Musim Kemarau, Polisi Ingatkan Warga Pasar Bhayangkara Tak Bakar Lahan

Musim Kemarau, Polisi Ingatkan Warga Pasar Bhayangkara Tak Bakar Lahan


PALI--SiniNews.Com — Bhabinkamtibmas Polsek Talang Ubi, Polres PALI, mengingatkan masyarakat Kelurahan Pasar Bhayangkara, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Imbauan tersebut disampaikan sebagai upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau.


Sosialisasi dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Talang Ubi Brigpol Rahmad, SH, pada Senin (28/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, petugas bertemu dan menyampaikan imbauan secara langsung kepada masyarakat di Kelurahan Pasar Bhayangkara.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, SH mengatakan, sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya membuka lahan dengan cara membakar, terutama saat kondisi cuaca memasuki musim kemarau.


"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Saat musim kemarau, kondisi lahan yang kering dapat membuat api mudah menyebar dan berpotensi menimbulkan karhutla," kata Ardiansyah.


Dalam sosialisasi itu, Brigpol Rahmad juga memberikan imbauan kepada warga agar memanfaatkan lahan secara aman tanpa menggunakan metode pembakaran. Warga juga diarahkan untuk memanfaatkan pohon karet yang sudah tua sebagai sumber tambahan penghasilan.


"Masyarakat dapat memanfaatkan pohon karet yang sudah tua dan hendak ditebang dengan cara dijual, sehingga selain menjaga lingkungan dari risiko kebakaran, hasilnya juga dapat membantu menambah perekonomian keluarga," ujarnya.


Selain menyampaikan langkah pencegahan, petugas mengingatkan warga mengenai konsekuensi hukum apabila sengaja membuka lahan atau kebun dengan cara membakar. Masyarakat diminta memahami bahwa tindakan tersebut dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan keselamatan warga sekitar.


"Membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar merupakan tindakan yang melanggar hukum dan dapat diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegas Ardiansyah.


Sosialisasi tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 15.00 WIB. Kegiatan berjalan lancar dan kondusif. Polisi berharap imbauan yang diberikan dapat mendorong masyarakat berperan aktif dalam mencegah terjadinya karhutla di wilayah Kecamatan Talang Ubi.(SN/Perry).

Share:

Polisi Patroli Cegah Karhutla di Tanah Abang PALI, Warga Diimbau Tak Buka Lahan dengan Api

Polisi Patroli Cegah Karhutla di Tanah Abang PALI, Warga Diimbau Tak Buka Lahan dengan Api


PALI--SiniNews.Com— Polsek Tanah Abang bersama personel Satbrimob Batalyon D menggelar patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Senin (28/9/2026).


Patroli tersebut dilakukan dengan menyusuri sejumlah wilayah yang menjadi rute kegiatan, mulai dari sepanjang Jalan Tanah Abang Selatan hingga Desa Bumi Ayu. Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan maupun kebun dengan cara membakar.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, SH mengatakan, patroli dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Tanah Abang.


"Patroli ini kami laksanakan sebagai upaya pencegahan karhutla, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar," kata Arzuan.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Tanah Abang yang terlibat yakni Briptu Ihsan dan Bripda Ikpan K. Mereka bersama tiga personel Satbrimob Batalyon D, yakni Brigpol Dhefry, Bharaka Tahyal dan Bripda Ronal.


Petugas menyampaikan kepada masyarakat bahwa pembukaan lahan atau kebun dengan cara membakar dapat menimbulkan kebakaran yang meluas dan berdampak terhadap lingkungan maupun masyarakat sekitar.


"Pembukaan lahan atau kebun dengan cara dibakar merupakan tindakan yang melanggar hukum dan dapat diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Arzuan.


Patroli dan sosialisasi berlangsung sejak sekitar pukul 11.30 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Selama kegiatan, petugas melakukan pemantauan di sepanjang rute patroli sekaligus menyampaikan imbauan secara langsung kepada masyarakat.


Arzuan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan karhutla.


"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla. Jangan membuka lahan dengan cara membakar karena dapat membahayakan lingkungan dan masyarakat serta berpotensi berhadapan dengan proses hukum," pungkasnya.(SN/Perry).

Share:

Polres PALI dan Muara Enim Jalani Supervisi Ops Sikat I Musi 2026

Polres PALI dan Muara Enim Jalani Supervisi Ops Sikat I Musi 2026


PALI--SiniNews.Com — Biro Operasi Polda Sumatera Selatan melakukan supervisi terhadap pelaksanaan Operasi Sikat I Musi 2026 di wilayah hukum Polres PALI dan Polres Muara Enim. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan operasi sekaligus memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai sasaran dan ketentuan.


Supervisi berlangsung di Ruang Vicon Polres PALI, Senin (28/9/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Kegiatan dipimpin Kasubbagbinlatops Bagbinops Roops Polda Sumsel selaku Ketua Tim I Supervisi, Kompol Azizir Alim, S.H., M.M., didampingi Wakapolres PALI Kompol Suprawira, S.H., M.Si.


Sejumlah pejabat Polres PALI turut hadir, di antaranya Kabag Ops Kompol Andri Noviansyah, S.Kom., Kasihumas Iptu Thomson Angka Wibawa, S.H., Kasat Samapta AKP Asri Basyarudin, S.H., Kasat Intelkam Iptu Febriansyah, S.H., M.H., Kasi Keu Ipda Moch Said Busthomi, para perwira serta operator Operasi Sikat I Musi. Pejabat operasi dan operator dari Polres Muara Enim juga mengikuti kegiatan tersebut.


Tim Supervisi Biro Ops Polda Sumsel melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah aspek pelaksanaan operasi. Pemeriksaan meliputi administrasi operasi, kegiatan preemtif dan preventif, penegakan hukum, publikasi dan dokumentasi, dukungan operasional hingga administrasi posko.


Pada Satgas Gakkum, pemeriksaan antara lain mencakup data target operasi dan non-target operasi, kasus pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor serta premanisme. Tim juga mengecek data laporan polisi, tersangka, barang bukti, modus operandi, rekap pengungkapan kasus dan perkembangan penyidikan.


Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, SIK Melalui Wakapolres Kompol Suprawira, SH.,M.Si., mengatakan supervisi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan Operasi Sikat I Musi 2026 berjalan sesuai rencana.


"Supervisi ini menjadi bagian dari pengawasan dan evaluasi untuk mengetahui capaian pelaksanaan operasi, kendala yang dihadapi serta memastikan seluruh personel menjalankan tugas sesuai sasaran dan ketentuan yang telah ditetapkan," kata Suprawira.


Dia menambahkan, koordinasi antar-Satgas perlu terus ditingkatkan agar pelaksanaan operasi berjalan optimal.


"Kami akan menindaklanjuti setiap arahan dan petunjuk dari Tim Supervisi, termasuk meningkatkan koordinasi, kesiapan personel, disiplin administrasi dan pelaporan guna mendukung keberhasilan Operasi Sikat I Musi 2026," ujarnya.


Kegiatan supervisi berakhir sekitar pukul 12.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan kondusif.(SN/Perry).

Share:

Program TAS BRI Prabumulih Berhadiah Menginap di The Arista Palembang, Ini Ketentuannya


PRABUMULIH, SININEWS.COM – Ada kabar menarik bagi para pegawai BRI Branch Office (BO) Prabumulih. Melalui program Tawarkan Aset Lelang (TAS), pegawai yang berhasil menawarkan dan menjual aset lelang kepada masyarakat berkesempatan mendapatkan hadiah berupa pengalaman menginap di hotel bintang lima.

Program tersebut berlangsung mulai 8 Mei hingga 31 Desember 2026. Hadiah yang disiapkan berupa satu malam menginap di The Arista Palembang dengan tipe kamar Suite City View, yang tercantum memiliki nilai sekitar Rp1,7 juta per malam.

Program TAS ditujukan kepada seluruh pegawai BRI BO Prabumulih tanpa terkecuali. Mekanismenya memberikan apresiasi kepada pegawai yang mampu membantu memasarkan aset lelang BRI hingga berhasil terjual, baik melalui proses lelang maupun penjualan langsung kepada masyarakat.

 “Kesempatan bukan hanya tentang mendapatkan hadiah, tetapi juga bagaimana setiap kontribusi mampu menciptakan nilai dan membuka peluang baru," ujar Pimpinan Kantor Cabang BRI Prabumulih, R.P. Rafi Rafsanjani

Dalam ketentuannya, hadiah diberikan berdasarkan keberhasilan pegawai menjual aset lelang. Jika terdapat lima orang yang berhasil, masing-masing memperoleh satu hadiah. Sementara pegawai yang berhasil menawarkan dan menjual dua aset berkesempatan mendapatkan dua hadiah, dan seterusnya sesuai jumlah keberhasilan.

Aset yang ditawarkan dalam program ini cukup beragam, mulai dari rumah, ruko, tanah hingga kendaraan yang tersebar di berbagai wilayah.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong keterlibatan pegawai dalam memperkenalkan aset lelang kepada masyarakat. Dengan informasi yang lebih luas, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak pilihan ketika mencari aset dengan proses transaksi yang sesuai ketentuan.

Selain memberikan apresiasi kepada pegawai, program TAS juga membawa pesan bahwa aset lelang dapat menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang sedang mencari properti maupun kendaraan.

Bagi pegawai yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai program dan aset yang tersedia, informasi dapat diperoleh melalui PIC Aset Lelang, yakni Sdr. Nando di nomor +62 813-7998-033 dan Sdr. Rian di nomor +62 812-7900-3070.

Dengan periode program yang masih berlangsung hingga akhir Desember 2026, kesempatan mendapatkan hadiah menginap di hotel bintang lima tersebut terbuka selama memenuhi ketentuan program yang telah ditetapkan.

Share:

Cegah Kebakaran Lahan, Polisi dan Brimob Pantau Wilayah Penukal Utara

Cegah Kebakaran Lahan, Polisi dan Brimob Pantau Wilayah Penukal Utara



PALI -SiniNews.Com— Polsek Penukal Utara bersama personel Brimob melakukan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan.


Patroli digelar pada Minggu (27/9/2026) mulai sekitar pukul 14.30 WIB. Tim gabungan menyusuri jalur Desa Lubuk Tampui hingga Desa Prabumenang untuk mencegah masyarakat melakukan pembakaran lahan maupun kebun.


Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar, S.H., M.H. mengatakan, patroli tersebut merupakan langkah pencegahan untuk mengantisipasi terjadinya karhutla di wilayah hukumnya.


“Patroli ini kami lakukan sebagai upaya pencegahan karhutla di wilayah Kecamatan Penukal Utara. Kami juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar,” kata Budi Anhar.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Penukal Utara yang dilibatkan yakni Bripka Nofran, Brigadir Zainudin, dan Brigadir Fadli Suhara. Mereka melaksanakan patroli bersama tiga personel Brimob, yakni Bharada Dani, Bharada Erdi, dan Bharada Rio.


Patroli dilakukan dengan menyusuri sepanjang jalan yang menghubungkan Desa Lubuk Tampui menuju Desa Prabumenang. Selain memantau kondisi wilayah, petugas juga menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai larangan pembukaan lahan dengan cara dibakar.


Petugas mengingatkan masyarakat bahwa pembakaran lahan dapat memicu terjadinya kebakaran yang meluas dan berdampak terhadap lingkungan serta aktivitas masyarakat.


“Kami menyampaikan kepada masyarakat bahwa membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar merupakan perbuatan yang melanggar hukum dan dapat diproses sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” ujarnya.


Budi mengatakan pencegahan karhutla membutuhkan kerja sama antara aparat dan masyarakat. Menurutnya, kesadaran warga untuk tidak melakukan pembakaran lahan menjadi bagian penting dalam mencegah munculnya titik api.


“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan. Jika menemukan adanya titik api, segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani secepatnya,” katanya.


Patroli tersebut selesai dilaksanakan dalam kondisi aman, lancar, dan kondusif. Kegiatan itu menjadi bagian dari langkah preventif Polsek Penukal Utara bersama unsur terkait dalam mengantisipasi karhutla di wilayah Kecamatan Penukal Utara.(SN/Perry).

Share:

Antisipasi Karhutla, Polsek Tanah Abang dan Brimob Gelar Patroli

Antisipasi Karhutla, Polsek Tanah Abang dan Brimob Gelar Patroli



PALI -SiniNews.Com— Polsek Tanah Abang bersama personel Satbrimob Batalyon D melakukan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan.


Patroli tersebut dilakukan pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Tim menyusuri sejumlah ruas jalan dan wilayah permukiman untuk mencegah masyarakat melakukan pembakaran lahan maupun kebun.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, SH mengatakan, kegiatan patroli merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi terjadinya karhutla di wilayah Kecamatan Tanah Abang.


“Patroli ini kami lakukan sebagai upaya pencegahan karhutla sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar,” kata Arzuan.


Dalam patroli tersebut, personel Polsek Tanah Abang yang dilibatkan yakni Briptu Andri Syahputra dan Briptu Inola Rianda. Mereka melaksanakan patroli bersama tiga personel Satbrimob Batalyon D, yakni Brigpol Dhefry, Bharaka Tahyal, dan Bripda Ronal.


Tim menyusuri rute sepanjang kawasan Tanah Abang Selatan hingga Desa Bumi Ayu. Selain melakukan pemantauan, petugas juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat terkait bahaya pembakaran lahan.


Petugas mengingatkan bahwa membuka lahan atau kebun dengan cara membakar dapat menimbulkan kebakaran yang meluas serta berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.


“Kami mengingatkan masyarakat bahwa membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar merupakan perbuatan yang melanggar hukum dan dapat diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.


Arzuan mengatakan pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat. Warga diharapkan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan, terutama pada kondisi yang berpotensi memicu meluasnya api.


“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla. Jika menemukan adanya titik api atau aktivitas pembakaran lahan, segera sampaikan kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti,” katanya.


Kegiatan patroli dan sosialisasi tersebut berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Patroli dilakukan sebagai bagian dari upaya Polsek Tanah Abang bersama unsur terkait dalam mencegah terjadinya karhutla di wilayah Kecamatan Tanah Abang.(SN/Perry).

Share:

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pencurian 2 HP di Talang Ubi PALI

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pencurian 2 HP di Talang Ubi PALI



PALI-SiniNews.Com— Satreskrim Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, mengamankan seorang pria berinisial AS (24), yang diduga terlibat kasus pencurian dengan pemberatan di kawasan Talang Jawa, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi.


AS diamankan Tim Opsnal Beruang Hitam Satreskrim Polres PALI pada Minggu (20/9/2026). Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan atas laporan kehilangan dua unit handphone milik korban Muhammad Jakaria.


Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Dobi Hariyandri Pratama, S.Tr.K., M.Si., mengatakan, tersangka diamankan setelah pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap laporan dugaan pencurian tersebut.


“Setelah dilakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan terduga pelaku, tim Opsnal Beruang Hitam kemudian melakukan upaya penangkapan. Terduga pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan dan selanjutnya dibawa ke Polres PALI untuk menjalani proses hukum,” kata Dobi.


Kasus tersebut bermula pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 04.30 WIB di rumah korban di Talang Jawa RT 03 RW 03, Kelurahan Talang Ubi Barat. Saat itu, korban bersama AS disebut sedang bermain game menggunakan telepon seluler.


Sekitar pukul 02.00 WIB, korban kemudian tidur di teras rumah dan meletakkan handphone di samping kepalanya. Berdasarkan laporan, AS masih belum tidur. Sekitar pukul 04.00 WIB, AS juga tidur dan meletakkan telepon selulernya di lokasi yang sama.


Sekitar pukul 07.00 WIB, ibu korban membangunkan mereka. Saat itu, dua handphone diketahui sudah tidak berada di tempat semula. Korban bersama saksi kemudian mencari perangkat tersebut di dalam dan sekitar rumah, namun tidak ditemukan.


Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp3,3 juta dari dua unit handphone yang hilang. Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres PALI.


“Dari perkara ini, penyidik mengamankan barang bukti satu unit handphone merek Redmi. Penanganan perkara masih dilanjutkan dengan melengkapi administrasi penyidikan dan berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum,” ujarnya.


Dalam perkara tersebut, penyidik menerapkan Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.(SN/Perry).

Share:

Tim Karhutla Patroli Babat-Mangkunegara-Tanjung Kurung, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Tim Karhutla Patroli Babat-Mangkunegara-Tanjung Kurung, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan


PALI-SiniNews.Com— Tim patroli kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Polsek Penukal bersama personel Brimob melakukan patroli pencegahan di wilayah Kecamatan Penukal dan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan.


Patroli tersebut digelar pada Minggu (27/9/2026) mulai sekitar pukul 13.30 WIB hingga selesai. Kegiatan dilakukan dengan menyusuri sejumlah wilayah yang menjadi rute patroli untuk mencegah masyarakat membuka lahan atau kebun dengan cara membakar.


Kapolsek Penukal AKP Sumartono, SE mengatakan, patroli dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polsek Penukal.


“Patroli ini kami laksanakan sebagai upaya pencegahan karhutla, khususnya di wilayah Kecamatan Penukal dan Abab. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar,” kata Sumartono.


Dalam kegiatan tersebut, tim patroli melibatkan sejumlah personel, di antaranya IPDA Eduwar Pahlefi, SH, M.Si, CPHR, Aipda Mubarak, Aipda Supriyadi, Brigpol Bayu Hariansyah, SH, serta personel Brimob Posko Penukal.


Tim menyusuri rute sepanjang jalan Desa Babat, Kecamatan Penukal, menuju Desa Mangkunegara, Kecamatan Penukal. Patroli kemudian dilanjutkan ke Desa Tanjung Kurung, Kecamatan Abab.


Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar. Warga diingatkan bahwa tindakan tersebut dapat menimbulkan kebakaran yang meluas dan berdampak terhadap lingkungan maupun masyarakat.


“Kami juga menyampaikan kepada masyarakat bahwa membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar merupakan perbuatan yang melanggar hukum dan dapat diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.


Sumartono menambahkan, pencegahan karhutla membutuhkan peran serta masyarakat. Karena itu, warga diminta segera melaporkan apabila mengetahui adanya titik api atau aktivitas pembakaran lahan.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla. Jangan melakukan pembakaran lahan dan segera laporkan kepada petugas apabila menemukan adanya kebakaran,” katanya.


Kegiatan patroli dan sosialisasi tersebut berakhir sekitar pukul 15.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Penukal dan Abab terpantau aman, lancar, dan kondusif.(SN/Perry).

Share:

Apel Karhutla Digelar di Talang Ubi, 23 Personel Gabungan Dilibatkan

Apel Karhutla Digelar di Talang Ubi, 23 Personel Gabungan Dilibatkan


PALI-SiniNews.Com — Sebanyak 23 personel gabungan mengikuti apel personel penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Senin (28/9/2026).


Apel tersebut melibatkan personel dari Polri, Brimob, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Kegiatan ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Talang Ubi.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, SH mengatakan, apel personel dilakukan sebagai bentuk kesiapan unsur gabungan dalam menghadapi potensi karhutla di wilayah Kecamatan Talang Ubi.


“Apel personel ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Talang Ubi,” kata Ardiansyah.


Dalam apel tersebut, personel Polri yang terlibat sebanyak tiga orang. Selain itu, terdapat lima personel Brimob, 10 personel BPBD, dan lima personel Satpol PP.


Dengan demikian, total terdapat 23 personel gabungan yang mengikuti apel kesiapsiagaan tersebut. Sementara dari unsur TNI tidak terdapat personel yang dilibatkan dalam apel.


Menurut Ardiansyah, keterlibatan personel lintas instansi diperlukan untuk mendukung kesiapan dalam penanganan karhutla, khususnya apabila terjadi kebakaran yang membutuhkan penanganan bersama.


“Kami bersama personel gabungan tetap siap melakukan langkah-langkah penanganan apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Talang Ubi,” ujarnya.


Kesiapsiagaan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya menghadapi potensi karhutla, mengingat kebakaran lahan dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan masyarakat apabila tidak segera ditangani.


Ardiansyah juga menegaskan bahwa koordinasi antarinstansi menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan penanggulangan karhutla.


“Koordinasi dan kesiapan personel menjadi hal penting dalam menghadapi karhutla, sehingga apabila terjadi kejadian dapat segera dilakukan penanganan bersama,” katanya.


Apel personel karhutla di wilayah Kecamatan Talang Ubi tersebut berlangsung pada Senin, 28 September 2026, dengan melibatkan unsur Polri, Brimob, BPBD dan Satpol PP.(SN/Perry).

Share:

Delta-Kasmir Dari Klub KDM PP Raih Juara Pertama Kejuaraan ORADO Piala Panglima TNI di GOR Pancasila Muara Enim


Foto bersama para juara dan Dandim


​Muara Enim, Sumsel. SININEWS.COM – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-81, Kodim 0404/Muara Enim menggelar Kejuaraan Olahraga Domino (ORADO) Piala Panglima TNI yang berlangsung meriah dan lancar di GOR Pancasila Muara Enim, Minggu (27/9/2026).

​Ajang yang digelar serentak di seluruh Indonesia ini diikuti sebanyak 64 pasang peserta. Tak hanya diramaikan oleh klub-klub ORADO di Kabupaten Muara Enim, kompetisi ini juga diikuti perwakilan instansi serta peserta dari Kabupaten PALI dan Kota Prabumulih yang merupakan wilayah teritorial Kodim 0404/Muara Enim.


​Sejumlah klub ORADO tercatat menurunkan atlet-atlet terbaiknya dengan mengirimkan masing-masing tiga pasang pemain. Di antaranya yakni Klub Tiger Air Lintang, Klub Sedulur Domino Muara Enim, Klub Albesas, Klub Komunikasi Domino Muara Enim Pemuda Pancasila (KDM PP), Klub Ikatan Keluarga Minang, Klub Matador, Klub Komunikasi Domino Pasar II, Klub OGP Tanjung Enim, Klub Delapan Buto, serta Klub Tanjung Serian.


Penyerahan Hadiah kepada Juara Satu oleh Dandim 0404


​Sepanjang turnamen, suasana pertandingan berlangsung penuh kegembiraan bercampur ketegangan. Para peserta beradu strategi dengan fokus dan penuh keseriusan di meja pertandingan.

​Setelah melalui persaingan sengit, pasangan Delta dan Kasmir dari Klub KDM PP berhasil keluar sebagai Juara 1. Posisi Juara 2 diraih oleh pasangan Fihrin dan H. Deni dari Klub Tiger Air Lintang. Sementara Juara 3 disabet oleh pasangan Pendra dan Denis perwakilan dari Kabupaten PALI, serta Juara 4 diraih oleh pasangan Riky dan Anto dari Klub OGP Tanjung Enim.

​Masing-masing pemenang berhak mendapatkan uang pembinaan dan piagam penghargaan dari panitia. Ucapan selamat pun mengalir hangat dari para sahabat dan sesama komunitas pecinta domino di Muara Enim atas raihan prestasi para juara.

​Delta, peraih Juara 1, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya usai menerima hadiah.


Delta-Kasmir Saat Bertanding


​"Terima kasih atas doa dan dukungan dari tim, teman-teman pecinta olahraga domino Muara Enim, khususnya keluarga besar Klub KDM PP. Semoga kejuaraan ORADO besar seperti ini sering digelar agar ORADO di Kabupaten Muara Enim semakin berkembang dan melahirkan atlet-atlet profesional yang mampu mengharumkan nama kabupaten di tingkat provinsi maupun nasional," ungkap Delta.


​Senada dengan apa yang disampaikan Delta, Sadri selaku guru sekaligus pembimbing Klub KDM PP memberikan dorongan semangat bagi seluruh peserta, khususnya bagi para pemain dari klub yang dibimbingnya.


​"Untuk kawan-kawan yang belum berhasil, khususnya tim dari Klub KDM PP, tetap semangat dan terus berlatih. Kita nantikan kejuaraan besar lainnya di Kabupaten Muara Enim," ujar Sadri.


​Kemeriahan rangkaian acara diakhiri dengan pembagian doorprize berupa dua unit sepeda listrik yang berhasil didapatkan oleh Triman dari Klub Sedulur Domino Muara Enim dan Fihrin dari Klub Tiger Air Lintang.(sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts