Wagub Sumsel Cik Ujang Letakkan Batu Pertama Masjid Baitul Huda di OKU Timur, Simbol Penguatan Nilai Keimanan


Wagub Sumsel Cik Ujang Letakkan Batu Pertama Masjid Baitul Huda di OKU Timur, Simbol Penguatan Nilai Keimanan


OKU Timur. SININEWS.COM — Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Baitul Huda di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten OKU Timur, Rabu (01/04/2026).


Dalam sambutannya, Cik Ujang menegaskan bahwa pembangunan masjid bukan sekadar mendirikan bangunan fisik, tetapi merupakan upaya mulia dalam membangun peradaban umat. Menurutnya, masjid memiliki peran penting sebagai pusat ibadah, pendidikan, silaturahmi, serta pembinaan akhlak dan karakter masyarakat.


“Oleh karena itu, peletakan batu pertama ini menjadi simbol dimulainya ikhtiar besar kita dalam memperkuat nilai-nilai keimanan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.


Ia juga menyambut baik serta memberikan apresiasi kepada panitia dan masyarakat Desa Mekar Jaya yang telah berinisiatif dan bergotong royong dalam mewujudkan pembangunan Masjid Baitul Huda. Menurutnya, semangat kebersamaan tersebut menjadi kekuatan utama dalam membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan umat.


Cik Ujang berharap pembangunan masjid dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan memiliki kualitas yang baik. Ia juga berharap masjid tersebut nantinya dapat dimakmurkan melalui berbagai kegiatan keagamaan, seperti pengajian, pendidikan Al-Qur’an, serta kegiatan sosial lainnya.


“Semoga setiap langkah dan kontribusi yang kita berikan dalam pembangunan masjid ini menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir hingga akhir hayat,” harapnya.


Dalam kesempatan itu, orang nomor dua di Sumatera Selatan tersebut turut memberikan bantuan berupa 100 sak semen dan 100 batang besi tulangan beton ukuran 8 mm.


Di tempat yang sama, Wakil Bupati OKU Timur, M. Adi Nugraha Purna Yudha, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wagub Cik Ujang. Ia juga mengapresiasi warga yang telah berhasil mengumpulkan dana pembangunan masjid secara swadaya.


“Akan timbul rasa memiliki dan kepedulian dari warga berkat adanya gotong royong dalam pembangunan masjid, termasuk kepedulian terhadap aset-aset yang ada di desa,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Masjid, H. Tuhana, melaporkan bahwa warga di Blok A yang berjumlah sekitar 80 kepala keluarga sepakat melakukan rehabilitasi total Masjid Baitul Huda yang telah berusia lebih dari 30 tahun dan kondisinya sudah kurang memadai.


“Saat ini total dana yang telah terkumpul mencapai Rp210 juta. Dana tersebut dihimpun selama enam tahun dari infak dan sedekah warga,” ungkapnya.


Ia menambahkan, rencana pembangunan masjid akan memiliki luas 17 meter x 17 meter dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp1,2 miliar.(sn)

Share:

Warga Ibukota PALI Kesal, Listrik Padam Sejak Jelang Subuh*

PALI. SININEWS.COM - Warga Kota Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi sejak menjelang subuh pada Kamis (2/3/2026). Pemadaman tersebut diduga dilakukan oleh PLN ULP Pendopo dan masih berlangsung hingga pagi hari.


Salah seorang warga Talang Ubi Selatan, Husi, mengaku aktivitas rumah tangganya terganggu akibat listrik yang tak kunjung menyala. Ia menyebut kesulitan melakukan berbagai pekerjaan seperti mencuci, memasak, hingga mengoperasikan mesin air untuk mengisi bak mandi.


“Sejak subuh listrik sudah padam. Kami jadi kesulitan melakukan pekerjaan sehari-hari,” ujarnya.


Hingga berita ini diturunkan sekitar pukul 08.30 WIB, aliran listrik belum juga kembali normal. Kondisi ini memicu keluhan warga yang berharap pihak PLN dapat segera mengatasi gangguan yang terjadi.


Warga juga meminta agar penanganan gangguan listrik dapat dilakukan lebih cepat, mengingat ketergantungan masyarakat terhadap listrik saat ini sangat tinggi.


“Hendaknya jika terjadi gangguan, jangan terlalu lama penanganannya. Kami sangat bergantung pada listrik,” tambahnya.


Selain itu, warga berharap PLN ULP Pendopo terus meningkatkan keandalan pasokan listrik di wilayah PALI, khususnya di kawasan ibukota kabupaten. Upaya mitigasi dan langkah preventif terhadap potensi gangguan, terutama yang dipengaruhi faktor cuaca atau kondisi jaringan, dinilai perlu ditingkatkan.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemadaman listrik tersebut disebabkan oleh putusnya kabel jaringan di kawasan Talang Mahjub, Kecamatan Talang Ubi. Saat ini, petugas PLN tengah melakukan perbaikan guna memulihkan kembali aliran listrik.(SN/PERRY)

Share:

Halal Bihalal Kelurahan Talang Ubi Barat Ada Yang Beda, Seragam Gotong Royong dari Bupati Dikenalkan



PALI. SININEWS.COM -- Acara Halal Bihalal di Kelurahan Talang Ubi Barat Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI berbeda dari biasanya, pasalnya kegiatan yang dihadiri Camat dan seluruh pegawai melalukan launching seragam gotong royong dari Bupati dan Ketua TP.PKK kabupaten PALI.


Kegiatan yang dilangsungkan pada Selasa 31 Maret 2026 di Kantor Lurah Talang Ubi Barat itu terlihat khidmat dan meriah karena selain seluruh pegawai dari staff kantor juga RT/RW kebagian seragam gotong royong, Kader Posyandu juga kebagian baju seragam dari Bupati dan Ketua TP.PKK Kabupaten PALI.



"Saya selaku sekretaris Camat dan Plt Lurah Talang Ubi Barat merasa bangga dan haru atas seragam baru Gotong Royong untuk RW/RT dan Posyandu serta PKK Kelurahan Talang Ubi Barat Posyandu di Kecamatan Talang Ubi PKK dan Posyandu," ungkap Sekcam sekaligus Plt Lurah Talang Ubi Barat Ritawati Anwar.


Ia juga menyampaikan terimakasihnya kepada Bupati dan Ketua TP PKK PALI atas seragam yang telah diberikan.


"Ini bukan sekadar pakaian, tapi simbol kekompakan kami dalam mendukung program pembangunan Bupati danKetua TP PKK PALI untuk masyarakat lebih sejahtera." imbuhnya.


Sementara itu, Camat Talang Ubi Atmo Maryono mewakili seluruh pengurus Lurah/RT/RW se-Kecamatan Talang ubi menyampaikan apresiasinya terhadap kepedulian Bupati dan Ketua TP.PKK Kabupaten PALI.


"Kami ucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Bupati Asgianto, ST atas perhatian dan dukungannya. Bantuan seragam baru ini merupakan bentuk apresiasi nyata yang meningkatkan kebanggaan dan semangat kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat." ucapnya.(sn/perry)

Share:

Polisi Tangkap Dua Terduga Pengedar Narkotika di Abab, Sita 15 Butir Ekstasi

PALI. SININEWS.COM — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis pil ekstasi di sebuah kontrakan di Desa Pengabuan, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI, pada Sabtu malam (28/3/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.


Kedua terduga pelaku tersebut yakni Pera Wiranda Wati (20), seorang pelajar/mahasiswa, dan Amal Sandi (21), seorang petani/pekebun. Keduanya merupakan warga Dusun VII, Desa Panta Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Saat ini, keduanya masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Satresnarkoba Polres PALI.


Dalam kegiatan penindakan tersebut, petugas menemukan barang bukti berupa 15 butir pil narkotika jenis ekstasi berlogo granat warna merah muda dengan berat bruto 6,08 gram yang dikemas dalam plastik klip bening. Selain itu, turut diamankan satu unit telepon genggam, satu unit sepeda motor jenis Honda CRF tanpa nomor polisi, serta satu buah celana kulot warna cokelat.


Kapolres PALI, AKBP Yunar H.P. Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K.melalui Kasat Resnarkoba Polres PALI AKP Dedy Suandy, S.H. menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan transaksi narkotika di lokasi tersebut.


"Berawal dari informasi masyarakat, anggota kami melakukan penyelidikan terhadap lokasi yang sering terjadi transaksi narkotika. Setelah dilakukan pemantauan, petugas kemudian melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap kedua terduga pelaku," ujar AKP Dedy Suandy.



Ia menambahkan, saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti pil ekstasi yang disimpan di dalam kantong celana salah satu terduga pelaku.


 "Barang bukti berupa pil narkotika jenis ekstasi tersebut ditemukan di dalam kantong celana salah satu terduga pelaku. Selanjutnya keduanya diamankan ke kantor Satresnarkoba Polres PALI guna menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," jelasnya.




Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres PALI. Penyidik juga berencana melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap barang bukti di Laboratorium Forensik Polda Sumatera Selatan, melakukan tes urine terhadap terduga pelaku, serta melengkapi berkas perkara untuk selanjutnya dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) sesuai prosedur hukum yang berlaku. (SN/PERRY)

Share:

Wabup Widia Ningsih Sambut dan Dukung SMSI Lahat Jelang Pelantikan


Wabup Widia Ningsih Sambut dan Dukung SMSI Lahat Jelang Pelantikan


Lahat. SININEWS.COM - Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih SH MH menyambut hangat audiensi Pengurus Daerah Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Lahat di ruang kerjanya. Senin (30/03).


Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers di Kabupaten Lahat.


Audiensi ini dipimpin langsung oleh Ketua SMSI Lahat Muchtahrim, yang hadir bersama Sekretaris Dafri Yozhari, Wakil Sekretaris Hulid Dias serta Kepala Departemen Teknologi dan Informasi SMSI Lahat, Irhamurin Tajir. 


Dalam pertemuan itu rombongan SMSI menyampaikan rencana pelantikan kepengurusan yang akan digelar pada 4 April 2026 mendatang di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Lahat.


Ketua SMSI Lahat menjelaskan bahwa pihaknya telah mempersiapkan berbagai rangkaian kegiatan untuk menyukseskan pelantikan tersebut, termasuk agenda pemberian penghargaan kepada Wakil Bupati Lahat sebagai “Sahabat Pers”. 


Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan dukungan Widia Ningsih terhadap perkembangan dunia jurnalistik di Kabupaten Lahat.


Menanggapi hal tersebut, Wabup Lahat menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas perhatian serta penghargaan yang akan diberikan. Ia menegaskan bahwa peran pers sangat penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara luas.


Dalam arahannya, Widia Ningsih juga menekankan kepada seluruh insan pers di Kabupaten Lahat agar senantiasa menyajikan berita yang faktual, berimbang, dan dapat dipercaya. Menurutnya, informasi yang akurat sangat berpengaruh dalam membangun opini publik yang sehat serta mendukung pembangunan daerah.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lahat tidak anti terhadap kritik. Justru, kritik yang bersifat membangun dinilai sebagai masukan berharga yang dapat membantu meningkatkan kinerja pemerintah dalam melayani masyarakat.


Audiensi ini diharapkan dapat memperkuat hubungan harmonis antara SMSI Lahat dan Pemerintah Kabupaten Lahat, sekaligus menjadi langkah awal dalam menciptakan ekosistem media yang profesional, independen, dan bertanggung jawab di Bumi Seganti Setungguan.(sn)

Share:

AP3 dan DPC Aliansi Nusantara Temukan Sejumlah Departemen Kosong, Pertamina Adera Didesak Segera Buka Loker


AP3 dan DPC Aliansi Nusantara Temukan Sejumlah Departemen Kosong, Pertamina Adera Didesak Segera Buka Loker



PALI. SININEWS.COM -- Asosiasi Pemuda Peduli PALI (AP3) bersama Dewan Pengurus Cabang (DPC) Aliansi Nusantara Kabupaten PALI secara tegas mendesak pihak PT Pertamina Adera Field Pengabuan Abab untuk segera melakukan rekrutmen tenaga kerja guna mengisi kekosongan pada setiap departemen yang ada.



Desakan ini bukan tanpa alasan, sebab  berdasarkan temuan di lapangan, terdapat sejumlah posisi yang dinilai belum terisi secara optimal. 


Ironisnya, hingga saat ini belum terlihat adanya langkah konkret dari pihak perusahaan untuk membuka peluang kerja tersebut secara terbuka dan transparan.


AP3 menegaskan bahwa prioritas utama dalam proses rekrutmen harus diberikan kepada putra-putri daerah Kabupaten PALI. 


Hal ini dinilai sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, sekaligus upaya nyata dalam mengurangi angka pengangguran lokal.



Sebelumnya, pihak AP3 telah melakukan koordinasi langsung dengan manajemen PT Pertamina Adera terkait kebutuhan rekrutmen tenaga kerja. 


Namun, jawaban yang diberikan dinilai tidak memuaskan dan terkesan normatif, dengan alasan bahwa proses tersebut masih dalam pembahasan internal manajemen.


“Alasan tersebut tidak bisa terus dijadikan dalih. Sudah terlalu lama masyarakat menunggu kepastian. Kami melihat ada indikasi lambannya respon perusahaan terhadap kebutuhan tenaga kerja lokal,” tegas perwakilan AP3.



Lebih lanjut, AP3 bersama Aliansi Nusantara menilai bahwa keterbukaan informasi dalam proses rekrutmen merupakan hal mutlak yang harus dijalankan oleh perusahaan. 


Tanpa transparansi, dikhawatirkan akan muncul dugaan praktik yang tidak sehat dan merugikan masyarakat lokal.

Oleh karena itu, AP3 dan DPC Aliansi Nusantara menyampaikan beberapa tuntutan tegas:

1. PT Pertamina Adera segera membuka rekrutmen tenaga kerja secara terbuka dan transparan.

2. Mengutamakan tenaga kerja lokal Kabupaten PALI sesuai dengan prinsip keadilan sosial.

3. Menyampaikan informasi resmi terkait kebutuhan tenaga kerja di setiap departemen kepada publik.

4. Menghentikan praktik tertutup yang berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat.



Hal itu juga berlanjut pada rekruitmen tenaga kerja PT. Tri Mulya Gemilang (TMG) agar pihak pertamina segera melakukan kordinasi langsung kepada pihak Perusahaan subkontraktor tersebut untuk segera melakukan rekrutmen ulang mengikuti tahapan demi tahapan yang berlaku sesuai dengan aturan yang ada. 


Jangan sampai menabrak regulasi dari perundang undang yang sudah menjadi ketetapan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.


Jika dalam waktu dekat tidak ada langkah nyata dari pihak perusahaan, AP3 dan Aliansi Nusantara menyatakan siap mengambil langkah lanjutan sebagai bentuk kontrol sosial dan keberpihakan terhadap masyarakat PALI.



“Ini bukan sekadar tuntutan organisasi, tetapi suara masyarakat. Jangan sampai perusahaan yang beroperasi di tanah PALI justru mengabaikan hak masyarakatnya sendiri,” tutup pernyataan tersebut.(sn)

Share:

Polsek Penukal Ungkap Kasus Pencurian Mesin Dompeng, Satu Pelaku Diamankan



PALI. SININEWS.COM — Jajaran Polsek Penukal, Polres PALI berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di wilayah hukumnya. Seorang terduga pelaku berinisial FS (34), warga Desa Babat, Kecamatan Penukal, berhasil diamankan bersama barang bukti berupa satu unit mesin dompeng hasil curian.

Kapolsek Penukal, AKP Dedy Kurnia, S.H, mengatakan pengungkapan kasus tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari korban atas hilangnya mesin dompeng miliknya. Peristiwa pencurian itu terjadi di belakang rumah korban yang berada di Dusun VIII, Desa Purun, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI.

“Benar, kami telah mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di wilayah hukum Polsek Penukal dan berhasil mengamankan satu orang tersangka beserta barang bukti,” ujar AKP Dedy Kurnia dalam keterangannya, Senin (30/3/2026).

Kasus tersebut bermula pada Minggu, 22 Maret 2026 sekitar pukul 07.00 WIB, saat korban Berinisial KW(45), seorang petani, mengetahui mesin dompeng miliknya yang disimpan di belakang rumah telah hilang. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sebesar Rp10 juta dan kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Penukal untuk ditindaklanjuti.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Penukal memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Jekicen, S.H., M.H bersama anggota Tim Srigala Unit Reskrim Polsek Penukal untuk melakukan penyelidikan. Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi memperoleh informasi mengenai keberadaan pelaku di kediamannya di Desa Purun.

Pada Jumat, 27 Maret 2026 sekitar pukul 21.45 WIB, petugas kemudian bergerak menuju lokasi dan melakukan penangkapan terhadap tersangka tanpa perlawanan. Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui telah melakukan pencurian mesin dompeng milik korban.

“Kami langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan, dan dari hasil penyelidikan diketahui keberadaan pelaku. Selanjutnya tim bergerak cepat dan berhasil mengamankan tersangka di rumahnya,” jelas IPDA Jekicen.

Saat ini, tersangka telah diamankan di Mapolsek Penukal guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga menyita satu unit mesin dompeng sebagai barang bukti dalam kasus tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Polsek Penukal menyatakan akan terus melengkapi berkas perkara, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk proses hukum selanjutnya. (SN/PERRY)

Share:

Polisi Tangkap Terduga Pengedar Sabu di Depan SDN 05 Desa Raja Barat



PALI. SININEWS.COM — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dan mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengedar di wilayah Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, Jumat malam (27/3/2026). Penangkapan dilakukan di depan gerbang SDN 05 Dusun I Desa Raja Barat, setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait maraknya transaksi narkoba di lokasi tersebut.

Tersangka yang diamankan diketahui bernama Jn alias K (32), seorang petani yang merupakan warga Dusun III Desa Raja, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI. Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa tiga paket kecil narkotika jenis sabu yang dibungkus dalam plastik klip bening dengan total berat bruto 1,06 gram, serta uang tunai sebesar Rp100.000 yang diduga hasil transaksi.

Kapolres PALI, AKBP Yunar H.P. Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Resnarkoba Polres PALI, AKP Dedy Suandy, S.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan lokasi tersebut kerap dijadikan tempat transaksi narkotika. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan dan pengintaian di sekitar lokasi.

 “Berdasarkan laporan masyarakat, anggota kami melakukan penyelidikan dan mendapati dua orang laki-laki dengan gelagat mencurigakan yang diduga sedang melakukan transaksi narkotika. Saat hendak diamankan, keduanya sempat melarikan diri, namun satu orang berhasil kami tangkap,” ujar AKP Dedy Suandy.

Setelah berhasil mengamankan tersangka, petugas melakukan penggeledahan di lokasi dan menemukan paket sabu yang diduga milik tersangka di sekitar tempat penangkapan. Dari hasil interogasi awal, tersangka mengakui bahwa barang haram tersebut rencananya akan dijual kepada seseorang yang berhasil melarikan diri saat penggerebekan berlangsung.

“Tersangka mengakui bahwa narkotika jenis sabu tersebut adalah miliknya dan akan dijual kepada calon pembeli yang melarikan diri. Saat ini, kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang terlibat,” tambahnya.

Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di kantor Satresnarkoba Polres PALI untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga akan melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap barang bukti, tes urine terhadap tersangka, serta melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkotika di lingkungan sekitar, guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan bebas dari narkoba.(SN/PERRY)

Share:

Jaga Kamtibmas Saat Libur Lebaran, Polsek Tanah Abang Laksanakan Monitoring di Candi Bumi Ayu



PALI. SININEWS.COM— Memasuki hari ke-8 perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026, jajaran Polsek Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), melaksanakan patroli dan monitoring situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lokasi wisata Candi Bumi Ayu, Sabtu (28/3/2026). Kegiatan tersebut dilakukan guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang memanfaatkan momentum libur Lebaran untuk berwisata.

Patroli yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB itu dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanah Abang, AKP Arzuan, S.H., bersama sejumlah personel, yakni Aipda Beni Arsal, Aipda Yudi Haryadi, S.H., dan Brigpol Marno. Kehadiran aparat kepolisian di kawasan wisata tersebut bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada para pengunjung.

Berdasarkan data di lapangan, jumlah pengunjung yang datang ke objek wisata Candi Bumi Ayu mencapai sekitar 200 orang, terdiri dari laki-laki dan perempuan yang datang bersama keluarga maupun rombongan. Selain itu, tercatat kendaraan roda empat sebanyak 10 unit dan kendaraan roda dua sebanyak 45 unit keluar masuk area wisata secara bergantian sepanjang hari.

Kapolsek Tanah Abang, AKP Arzuan, S.H., menegaskan bahwa kegiatan patroli dan monitoring dilakukan secara rutin selama masa libur Lebaran, khususnya di lokasi wisata yang menjadi tujuan masyarakat.

“Kami melaksanakan patroli dan monitoring secara intensif untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang berkunjung ke objek wisata selama libur Idulfitri,” ujar AKP Arzuan dalam keterangannya.

Selain melakukan pengamanan, personel kepolisian juga memberikan imbauan kepada pengelola dan petugas keamanan setempat agar bersama-sama menjaga ketertiban dan keselamatan pengunjung, termasuk mengawasi area parkir dan arus keluar masuk kendaraan.

Ia menambahkan bahwa hingga berakhirnya kegiatan pada sore hari, situasi di lokasi wisata Candi Bumi Ayu terpantau aman, tertib, dan tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan yang berlaku, serta saling menjaga keselamatan selama beraktivitas di tempat wisata,” tutupnya.

Kegiatan pengamanan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya selama momentum libur panjang Hari Raya Idulfitri, di mana mobilitas masyarakat cenderung meningkat.( SN/PERRY)

Share:

Tertipu Sales Motor, Warga Talang Puyang Lapor Polisi



PALI. SININEWS.COM -- Joko, warga Talang Puyang Kelurahan Talang Ubi Barat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) lapor ke polisi pada Jum'at 27 Maret 2026 lantaran merasa tertipu oleh oknum sales sepeda motor merek ternama.


Dimana warga Talang Puyang tersebut telah mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah akibat ulah oknum sales berinisial T itu.


Dari laporan Joko, bahwa kejadian yang menimpanya pada hari Senin tanggal 02 Februari 2026 sekira pukul 20.00 WIB yang terjadi di rumah pelapor.


Pada saat itu pelapor membeli 1 (satu) buah motor Yamaha Fazio melalui terlapor T yang merupakan sales di dealer Yamaha Thamrin Pendopo yang awalnya melalui sistem kredit selama 1 (satu) tahun, dan pada saat sudah melakukan pembayaran kredit selama 2 (dua) bulan pelapor langsung ingin melunasi kreditan motor melalui terlapor dan pada saat uang pelunasan sebesar Rp.17.500.000,- (tujuh belas juta lima ratus ribu rupiah) diberikan kepada terlapor secara cash di rumah pelapor.


Akan tetapi kemudian pelapor mendapatkan telpon dari pihak dealer Yamaha Thamrin tempat pelapor mengambil motor tersebut dan menanyakan pembayaran bulan ke-3 (tiga) yang belum pelapor bayarkan dan ternyata uang yang diberikan kepada terlapor untuk melunasi motor tidak sampai ke dealer dan motor pelapor statusnya masih kredit yang baru membayarkan motornya selama 2 (dua) bulan dan pelapor mendapatkan melalui sosial media Facebook ada korban lain yang mengalami kejadian tindak pidana yang sama yang dilakukan terlapor. (sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts