Cegah Karhutla, Tim Gabungan Patroli Keliling Kecamatan Penukal PALI

Cegah Karhutla, Tim Gabungan Patroli Keliling Kecamatan Penukal PALI


PALI-SiniNews.Com — Tim gabungan Polsek Penukal bersama personel Satbrimob Batalyon D menggelar patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Sabtu (19/9/2026).


Patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah ruas jalan di Kecamatan Penukal. Kegiatan tersebut bertujuan mencegah masyarakat membuka lahan atau kebun dengan cara membakar, yang berpotensi memicu terjadinya karhutla.


Kapolsek Penukal AKP Sumartono, SE mengatakan patroli dilakukan sebagai langkah pencegahan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya pembakaran lahan.


“Kami bersama tim melaksanakan patroli di wilayah Kecamatan Penukal untuk mencegah masyarakat melakukan pembakaran lahan maupun kebun. Kami juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” kata Sumartono.


Patroli dimulai sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai. Dalam kegiatan tersebut, personel menyampaikan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat yang ditemui sepanjang rute patroli.


Polisi juga mengingatkan bahwa pembukaan lahan dengan cara membakar dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan serta berpotensi menimbulkan persoalan hukum.


“Kami sampaikan kepada masyarakat bahwa membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar melanggar hukum dan dapat diproses sesuai dengan ketentuan Undang-Undang yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.»


Dalam patroli tersebut, Polsek Penukal menurunkan Aipda Oka Wiratama, Bripka Sucipto S dan Brigpol David. Sementara dari Satbrimob Batalyon D terdiri dari Briptu Windra, Bripda Rego Eka dan Bripda Heru.


Kegiatan patroli berlangsung hingga sekitar pukul 12.30 WIB. Selama pelaksanaan, situasi di wilayah Kecamatan Penukal dilaporkan berjalan aman, lancar dan kondusif.


Sumartono menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian bersama unsur terkait untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah terjadinya karhutla, khususnya di wilayah Kecamatan Penukal.


“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai langkah pencegahan karhutla sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan,” pungkasnya.(SN/Perry).

Share:

KNPI Cup 2026 Piala Bupati PALI U-15 Resmi Dibuka, Diikuti 29 Tim

KNPI Cup 2026 Piala Bupati PALI U-15 Resmi Dibuka, Diikuti 29 Tim


PALI-SiniNews.Com - Turnamen sepak bola KNPI Cup 2026 Piala Bupati PALI kategori U-15 resmi dibuka di Lapangan Gelora 10 November Komperta, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sabtu (19/9/2026).


Turnamen tersebut diikuti 29 tim yang merupakan perwakilan dari lima kecamatan di Kabupaten PALI. Kompetisi ini digelar selama enam hari, mulai 19 hingga 24 September 2026.


Pembukaan turnamen berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB dan dihadiri sejumlah pejabat serta tamu undangan. Di antaranya perwakilan Kapolres PALI AKP Hendrinadi, S.H., M.H., Staf Ahli Pemkab PALI Kamriadi, S.Pd., M.Si., Ketua DPD KNPI Kabupaten PALI Budi Khoirullah, Kadispora PALI Amrullah, serta sejumlah pejabat lainnya.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., mengatakan pihaknya menerjunkan personel untuk melakukan pengamanan selama kegiatan pembukaan maupun rangkaian pertandingan turnamen.


"Kami melaksanakan pengamanan secara terbuka dan tertutup untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan turnamen berjalan aman, tertib dan kondusif," kata Ardiansyah.


Dia menjelaskan, pengamanan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Kapolsek Talang Ubi Nomor Sprin/89/IX/PAM.3./2026 tentang Pengamanan Kegiatan Turnamen Sepak Bola KNPI Cup 2026 Piala Bupati PALI U-15.


Menurut Ardiansyah, turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para pemain muda, tetapi juga menjadi salah satu upaya mencari dan menjaring bibit-bibit potensial di bidang sepak bola di Kabupaten PALI.


"Turnamen ini menjadi kesempatan bagi para pemain usia U-15 untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menjadi wadah dalam mencari dan menjaring bibit-bibit unggul sepak bola di Kabupaten PALI," ujarnya.


Rangkaian pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Patriot Olahraga, pembacaan doa, laporan ketua panitia, pembacaan janji atlet dan wasit, serta sambutan sekaligus pembukaan turnamen. Kegiatan kemudian dilanjutkan foto bersama dan persiapan pertandingan.


Dalam kompetisi tersebut, panitia menyediakan hadiah bagi juara I, II dan III berupa uang pembinaan, piala dan sertifikat.


Ardiansyah menambahkan, personel kepolisian akan terus melakukan pengamanan selama turnamen berlangsung hingga pertandingan berakhir pada 24 September 2026.


"Kami berharap seluruh peserta, panitia, official dan penonton bersama-sama menjaga ketertiban selama pertandingan. Dengan begitu, seluruh rangkaian KNPI Cup dapat berlangsung aman dan lancar," katanya.


Pembukaan turnamen selesai sekitar pukul 17.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan aman, tertib dan kondusif.(SN/Perry).

Share:

Polsek Tanah Abang Gelar Razia Malam, Pengendara Tak Lengkap Ditegur

Polsek Tanah Abang Gelar Razia Malam, Pengendara Tak Lengkap Ditegur


PALI-SiniNews.Com - Polsek Tanah Abang, Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) berupa razia dan strong on the spot (SOC) di wilayah hukumnya, Sabtu (19/9/2026) malam. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Razia yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB hingga 21.00 WIB itu dipimpin Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., bersama sejumlah personel. Polisi menyasar potensi tindak pidana seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), premanisme, narkoba, minuman keras (miras), senjata tajam (sajam), hingga senjata api (senpi).


Dalam kegiatan tersebut, petugas juga memberikan teguran kepada sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang ditemukan tidak melengkapi kendaraan atau tidak membawa surat-surat kendaraan.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan mengatakan, kegiatan KRYD dan razia malam dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.


"Kegiatan KRYD dan razia ini kami laksanakan untuk mengantisipasi tindak pidana seperti curas, curat, curanmor, premanisme, narkoba, miras, sajam dan senpi, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat," kata Arzuan.


Sebelum razia dilaksanakan, personel terlebih dahulu mengikuti apel malam yang dipimpin Kanit Binmas Polsek Tanah Abang Aipda MGS Junaidi di depan Markas Polsek Tanah Abang.


Dalam kegiatan tersebut, kekuatan personel yang terlibat di antaranya Bripka Pirzan, Bripka Reji Diansyah dan Briptu Andri Syahputra.


Arzuan menyebut pelaksanaan razia berlangsung selama sekitar dua jam dan berjalan dengan aman, lancar serta kondusif. Polisi juga mengingatkan masyarakat agar selalu melengkapi dokumen kendaraan saat bepergian.


"Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pengendara, agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, membawa surat-surat kendaraan dan memastikan kelengkapan kendaraan sebelum bepergian," ujarnya.


Dia menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Tanah Abang.


"Kami ingin situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tanah Abang tetap aman, damai dan kondusif. Kehadiran anggota di lapangan juga diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat, khususnya pada malam hari," pungkasnya.


Hingga kegiatan selesai sekitar pukul 21.00 WIB, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tanah Abang dilaporkan dalam keadaan aman, kondusif dan terkendali.(SN/Perry).

Share:

Patroli Presisi Polres PALI Sasar Handayani Mulya, Situasi Aman dan Kondusif

Patroli Presisi Polres PALI Sasar Handayani Mulya, Situasi Aman dan Kondusif



PALI- SiniNews.Com- Tim Patroli Perintis Presisi Satuan Samapta Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengintensifkan patroli di wilayah Kecamatan Talang Ubi, Sabtu (19/9/2026). Patroli dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tindak pidana serta aksi 3C (curas, curat dan curanmor).


Patroli tersebut berlangsung selama tiga jam, mulai pukul 15.00 hingga 18.00 WIB. Dua personel, yakni Brigpol Aji Priyanto dan Bripda Hidayah Amin, 


Dalam kegiatan tersebut, personel menyambangi sejumlah kawasan di sekitar Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi. Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga melaksanakan patroli dialogis dengan masyarakat sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminal.


Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada SIK melalui Kasat Samapta AKP Asri Basyarudin SH mengatakan, kegiatan patroli dilakukan sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.


"Patroli Perintis Presisi ini kami laksanakan untuk mengantisipasi adanya gangguan kamtibmas, tindak pidana dan 3C di wilayah hukum Polres PALI," kata Asri.


Menurutnya, personel tidak hanya melakukan patroli dengan berkeliling wilayah, tetapi juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan kejadian yang menonjol atau membutuhkan bantuan kepolisian.


"Kami mengimbau masyarakat apabila mengetahui adanya kejadian menonjol agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian melalui call center 110, sehingga dapat segera ditindaklanjuti," ujarnya.


Asri menambahkan, patroli dialogis juga menjadi sarana bagi personel untuk berkomunikasi langsung dengan warga dan mengetahui kondisi keamanan di lingkungan yang menjadi sasaran patroli.


"Kehadiran Tim Patroli Perintis Presisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya tindak pidana," katanya.


Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah yang menjadi sasaran patroli terpantau aman, terkendali dan kondusif. Polres PALI memastikan kegiatan patroli preventif terus dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.(SN/Perry).

Share:

Buka Lahan dengan Cara Dibakar Bisa Dipidana, Polisi Ingatkan Warga PALI

Buka Lahan dengan Cara Dibakar Bisa Dipidana, Polisi Ingatkan Warga PALI


PALI-SiniNews.Com - Polsek Penukal, Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, menggelar sosialisasi dan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Babat, Kecamatan Penukal, Sabtu (19/9/2026). Warga diingatkan tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar.


Kegiatan tersebut dilakukan di tengah musim kemarau yang dinilai dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran lahan. Polisi menyampaikan larangan pembukaan lahan dengan cara membakar kepada masyarakat sekaligus mengajak warga berperan dalam mencegah karhutla.


Kapolsek Penukal AKP Sumartono SE mengatakan, kegiatan sosialisasi dan patroli tersebut merupakan langkah pencegahan agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Penukal.


 "Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Babat, agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Saat ini kita memasuki musim kemarau sehingga potensi terjadinya kebakaran harus diantisipasi bersama," kata Sumartono.


Dalam kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB hingga 12.30 WIB itu, personel Polsek Penukal juga memberikan edukasi mengenai dampak dan konsekuensi hukum apabila masyarakat sengaja membuka lahan dengan cara membakar.


Personel mengingatkan warga agar mencari cara yang lebih aman dan tidak menimbulkan risiko kebakaran. Salah satunya dengan memanfaatkan tanaman atau pohon karet yang sudah tua untuk ditebang dan dijual sehingga dapat memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga.


"Kami juga menyampaikan kepada masyarakat agar memanfaatkan pohon karet yang sudah tua. Jika hendak ditebang, bisa dijual sehingga memberikan nilai ekonomi dan tidak perlu dilakukan dengan cara membakar lahan," ujarnya.



Sosialisasi tersebut diikuti personel Polsek Penukal, yakni Aipda Oka Wiratama, Bripka Sucipto Suyono dan Brigpol Davit, serta masyarakat Desa Babat.


Polisi kembali menegaskan bahwa membuka lahan atau kebun dengan cara membakar dapat menimbulkan kebakaran yang meluas dan mengganggu lingkungan serta masyarakat sekitar. Tindakan tersebut juga dapat berhadapan dengan proses hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


 "Kami mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla. Jangan membuka lahan dengan cara membakar karena selain membahayakan lingkungan, perbuatan tersebut dapat diproses sesuai hukum yang berlaku," tegas Sumartono.



Kegiatan sosialisasi dan patroli berakhir sekitar pukul 12.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi di Desa Babat terpantau aman, lancar dan kondusif.(SN/Perry).

Share:

Polres PALI Cek Hotspot di Desa Perambatan, Lokasi Jauh dari Permukiman

Polres PALI Cek Hotspot di Desa Perambatan, Lokasi Jauh dari Permukiman


PALI- SiniNews.Com- Satu titik hotspot terdeteksi di wilayah hukum Polsek Penukal, Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Titik panas tersebut terpantau berada di Desa Perambatan, Kecamatan Abab, dengan radius sekitar 1.280 meter.


Pantauan hotspot itu terdeteksi pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 10.18 WIB melalui sistem STOP Karhutlah Polda Sumsel. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polres PALI langsung melakukan pengecekan ke lokasi berdasarkan titik koordinat yang diterima.


Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada SIK mengatakan, pengecekan dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk memastikan kondisi di sekitar titik hotspot sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


"Kami langsung menindaklanjuti informasi hotspot yang terpantau melalui STOP Karhutlah Polda Sumsel dengan melakukan pengecekan ke titik koordinat yang diberikan," kata Januar, Sabtu (19/9/2026).


Berdasarkan hasil pemantauan, titik hotspot berada pada koordinat S -3.14485 dan E 104.23702. Personel kemudian menyusuri akses jalan menuju lokasi dengan menggunakan panduan aplikasi pemetaan hingga tiba di titik koordinat yang terdeteksi.


"Personel sudah mendatangi titik koordinat dan melakukan pengecekan serta dokumentasi di lokasi. Langkah ini penting untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan dan menjadi bahan pemantauan selanjutnya," ujarnya.


Dalam pengecekan tersebut, petugas menemukan titik yang sesuai dengan koordinat hotspot. Namun, hingga pemeriksaan dilakukan, belum diketahui siapa pemilik lahan tersebut. Lokasi juga disebut cukup jauh dari kawasan permukiman warga.


Tiga personel Polri dikerahkan dalam pengecekan tersebut, yakni Aipda Gunawan Saputra SH, Aipda Zulkarnain dan Brigadir David. Dalam laporan hasil pengecekan, belum dilakukan pemeriksaan terhadap pemilik maupun saksi, pemasangan garis polisi, pengamanan barang bukti ataupun penangkapan.


Januar menegaskan, pemantauan titik hotspot akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan karhutla di wilayah PALI.


"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. Setiap informasi mengenai titik panas akan kami tindak lanjuti dengan pengecekan di lapangan agar potensi karhutla dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin," tegasnya.


Setelah melakukan pengecekan dan dokumentasi, personel kembali ke markas. Hingga laporan dibuat, tidak terdapat informasi tambahan mengenai adanya proses pemadaman maupun pihak yang bertanggung jawab atas lahan tersebut.(SN/Perry).

Share:

Karhutla Bakar 1 Hektare Lahan di Sukamaju PALI, Api Berhasil Dipadamkan

Karhutla Bakar 1 Hektare Lahan di Sukamaju PALI, Api Berhasil Dipadamkan


PALI-SiniNews.Com - Tim gabungan Satgas Karhutla melakukan patroli darat, ground checking, pemadaman hingga pendinginan di sejumlah lokasi rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan.


Dalam kegiatan yang digelar Sabtu (19/9/2026) itu, petugas menemukan lahan terbakar seluas kurang lebih 1 hektare di Desa Sukamaju, Kecamatan Talang Ubi. Pemilik lahan tersebut hingga kegiatan berlangsung belum diketahui.


Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada SIK melalui Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah SH mengatakan, tim langsung melakukan pengecekan dan penanganan setelah menemukan lokasi yang terindikasi mengalami kebakaran.


"Kami bersama tim Satgas Karhutla melakukan patroli darat dan ground checking di sejumlah lokasi yang dianggap rawan. Saat pengecekan di Desa Sukamaju, ditemukan lahan yang terbakar kurang lebih satu hektare dan kondisi api sudah padam," kata Ardiansyah, Sabtu (19/9/2026).


Selain Desa Sukamaju, personel gabungan juga melakukan patroli darat di kawasan Simpang Bandara, tepatnya di depan Perumahan Talang Pipa, Kecamatan Talang Ubi. Patroli dilakukan untuk mendeteksi lebih awal apabila terdapat titik api maupun indikasi kebakaran baru.


Sebanyak 26 personel terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari lima personel Brimob Den C PALI, tiga personel Polsek Talang Ubi, dua personel Koramil 404-03 Talang Ubi, 10 personel BPBD PALI dan enam personel Satpol PP PALI.


Ardiansyah mengatakan, petugas tidak hanya melakukan pemadaman, tetapi juga pendinginan untuk memastikan bara api tidak kembali menyala dan meluas ke area lainnya.


"Setiap lokasi yang ditemukan adanya bara atau api langsung kami lakukan pemadaman dan pendinginan. Kami juga mengecek kondisi lahan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi meluas," ujarnya.


Petugas kemudian memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta ikut mengawasi wilayah sekitar dan segera melaporkan apabila menemukan titik api.


"Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. Pencegahan karhutla membutuhkan peran bersama, sehingga masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap lokasi yang rawan terbakar," tegas Ardiansyah.


Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga sekitar 13.00 WIB. Selama pelaksanaan patroli, ground checking, pemadaman dan pendinginan, situasi dilaporkan aman, tertib dan lancar. Tim gabungan juga akan terus memantau lokasi rawan guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.(SN/Perry).

Share:

Cegah Karhutla di PALI, Polisi Minta Warga Tak Bakar Lahan Saat Musim Kemarau

Cegah Karhutla di PALI, Polisi Minta Warga Tak Bakar Lahan Saat Musim Kemarau


PALI-SiniNews.Com- Polsek Tanah Abang, Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menggelar patroli sekaligus sosialisasi larangan membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar di Desa Sukaraja, Kecamatan Tanah Abang, Sabtu (19/9/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mengingat wilayah PALI saat ini memasuki musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan SH mengatakan, kegiatan sosialisasi dilakukan dengan mendatangi masyarakat di Desa Sukaraja untuk mengingatkan warga agar tidak menggunakan api saat membuka maupun membersihkan lahan.


"Memasuki musim kemarau seperti saat ini, kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Cara tersebut dapat memicu terjadinya kebakaran yang sulit dikendalikan," kata Arzuan, Sabtu (19/9/2026).


Dalam kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 11.10 WIB hingga 12.10 WIB tersebut, personel Polsek Tanah Abang yang diwakili Bripka Reji Diansyah juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran lahan.


Menurut Arzuan, masyarakat dapat memanfaatkan cara lain yang lebih aman dan tidak menimbulkan risiko kebakaran. Salah satunya dengan memanfaatkan pohon karet yang sudah tua dan hendak ditebang untuk dijual sehingga memiliki nilai ekonomi bagi keluarga.


"Kami juga menyampaikan kepada warga agar memanfaatkan pohon karet yang sudah tua. Jika memang hendak ditebang, kayunya bisa dijual sehingga dapat membantu menambah perekonomian keluarga tanpa harus membuka lahan dengan cara dibakar," ujarnya.


Selain mengingatkan bahaya karhutla, polisi juga menegaskan bahwa pembukaan lahan dengan cara membakar dapat berhadapan dengan ketentuan hukum yang berlaku.


"Kami mengingatkan masyarakat bahwa membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar dapat melanggar hukum. Karena itu, kami meminta warga tidak melakukan pembakaran dan bersama-sama mencegah terjadinya karhutla," tegasnya.


Arzuan menambahkan, patroli dan sosialisasi tersebut akan terus dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mencegah terjadinya karhutla di wilayah Kecamatan Tanah Abang.


Kegiatan di Desa Sukaraja berlangsung aman, lancar dan kondusif. Polisi berharap masyarakat turut berperan aktif menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan, terutama selama musim kemarau.(SN/Perry).

Share:

Cegah Karhutla, Polsek Talang Ubi Sosialisasi Larangan Bakar Lahan di Simpang Tais

Cegah Karhutla, Polsek Talang Ubi Sosialisasi Larangan Bakar Lahan di Simpang Tais


PALI-SiniNews.Com - Polsek Talang Ubi mengingatkan masyarakat Desa Simpang Tais, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Imbauan tersebut disampaikan sebagai upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau.


Sosialisasi dilakukan Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah SH bersama Bhabinkamtibmas pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan berlangsung sekitar pukul 08.30 WIB hingga 09.00 WIB di wilayah Desa Simpang Tais.


Dalam kegiatan tersebut, petugas menyampaikan langsung kepada masyarakat mengenai risiko membuka lahan dengan cara membakar. Dua warga, Rio dan Windu, turut hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah SH mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah pencegahan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas pembukaan lahan yang berpotensi memicu kebakaran, terutama saat kondisi cuaca memasuki musim kemarau.


"Memasuki musim kemarau, kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Cara tersebut dapat menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan dan berpotensi meluas," kata Ardiansyah.


Menurutnya, masyarakat juga dapat memanfaatkan tanaman atau pohon karet yang sudah tua sebagai salah satu sumber tambahan perekonomian keluarga tanpa harus melakukan pembakaran lahan.


"Untuk pohon karet yang sudah tua dan hendak ditebang, masyarakat dapat memanfaatkannya dengan cara dijual sehingga bisa menambah perekonomian keluarga," ujarnya.


Petugas juga mengingatkan warga bahwa pembukaan lahan dengan cara membakar memiliki konsekuensi hukum. Masyarakat diminta menggunakan cara yang tidak menimbulkan risiko kebakaran maupun gangguan terhadap lingkungan sekitar.


"Kami juga menyampaikan bahwa membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar dapat melanggar hukum dan dapat diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," jelas Ardiansyah.


Ardiansyah menambahkan, sosialisasi dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian bersama masyarakat dalam mencegah karhutla di wilayah Kecamatan Talang Ubi.


"Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama mencegah karhutla dengan tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan maupun kebun," katanya.


Kegiatan sosialisasi berakhir sekitar pukul 09.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung situasi berjalan aman, lancar, dan kondusif.(SN/Perry).

Share:

Klub Domino ORADO IKM Dan Tiger Air Lintang Muara Enim Mengikuti Kejuaraan Domino Tingkat Provinsi


Tim Peserta Klub Tiger Air Lintang

Palembang, Sumsel. SININEWS.COM — Klub domino asal Kabupaten Muara Enim, ORADO IKM dan Tiger Air Lintang, resmi menerjunkan para atlet terbaiknya dalam Kejuaraan Domino 512 Organisasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Sumatera Selatan. Ajang bergengsi ini digelar di Ballroom Hotel Swarna Dwipa, Palembang, pada Sabtu (19/9/2026).


Kedua klub tersebut masing-masing mengutus 10 orang peserta untuk bersaing memperebutkan gelar juara. Kehadiran kontingen Muara Enim ini membawa tekad penuh untuk mengukir prestasi di tingkat provinsi.


Manajer Klub IKM, Indra, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada masyarakat serta keluarga besar Minang Kabupaten Muara Enim atas dukungan moral maupun materiil yang diberikan.



"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada segenap keluarga besar Minang Kabupaten Muara Enim yang telah ikut menyukseskan keberangkatan tim IKM. Doa dan restu ini akan kami manfaatkan semaksimal mungkin untuk mengharumkan nama IKM di kejuaraan 512 ini," ujar Indra.


Senada dengan hal tersebut, Ketua Klub Tiger Air Lintang, Rizal Fahlevi, turut menyatakan optimisme dan harapannya selama berlaga di Palembang.


"Semoga seluruh rangkaian perjalanan dan pertandingan berjalan lancar tanpa kekurangan suatu apa pun, serta kami dapat memberikan hasil yang terbaik," kata Rizal.


Turnamen Domino 512 ORADO Sumsel ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia. Selain sebagai ajang kompetisi, kejuaraan ini ditujukan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antarpenikmat dan penggiat olahraga domino di wilayah Sumatera Selatan.(sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts