Kasus Penipuan dan Penggelapan Modus Titip Setor Angsuran Leasing Berakhir Damai, Polsek Talang Ubi: Melalui Restorative Justice



PALI. SININEWS.COM – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Talang Ubi Polres PALI menunjukkan efektivitas pendekatan Restorative Justice dalam penyelesaian perkara tindak pidana penipuan dan penggelapan. Kasus yang semula berpotensi berlanjut ke proses peradilan kini berhasil diselesaikan melalui jalur musyawarah dengan mengedepankan asas keadilan restoratif.


Kronologi Perkara


Kasus ini bermula pada 6 Februari 2025, sekitar pukul 11.00 WIB, di kediaman korban yang beralamat di Simpang Bandara, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Korban, Aan Febrikana (28), mengajukan laporan setelah mengalami kerugian sebesar Rp6.715.000 akibat modus penipuan yang dilakukan oleh dua tersangka, Ronaldi (26) dan Riki Prayoga (21).


Para tersangka mengelabui korban dengan janji pembayaran angsuran sepeda motor yang lebih ringan serta potongan denda keterlambatan. Namun, alih-alih menyalurkan dana tersebut ke PT. Bussan Auto Finance, mereka justru tidak menyetorkan uang yang dipercayakan korban sejak September 2024 hingga Februari 2025.


Menyikapi laporan yang diajukan pada 18 Februari 2025, Polsek Talang Ubi bergerak cepat dengan melakukan serangkaian langkah penyelidikan dan penyidikan, yang pada akhirnya membuka ruang bagi mekanisme penyelesaian alternatif melalui Restorative Justice.


Pendekatan Restorative Justice dalam Penyelesaian Kasus


Setelah melalui proses hukum yang cermat dan mempertimbangkan aspek keadilan bagi kedua belah pihak, Polsek Talang Ubi menginisiasi dialog antara korban dan pelaku. Upaya mediasi ini membuahkan hasil dengan adanya kesepakatan damai yang ditandatangani pada 28 Februari 2025. Sebagai bagian dari solusi hukum yang lebih berorientasi pada pemulihan, korban secara resmi mencabut laporannya, yang kemudian diikuti dengan penghentian penyidikan berdasarkan ketentuan yang berlaku.


Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penyelesaian kasus melalui Restorative Justice merupakan manifestasi dari upaya kepolisian dalam mewujudkan sistem hukum yang lebih humanis, berorientasi pada pemulihan, dan tetap dalam koridor kepastian hukum.


"Pendekatan Restorative Justice bukan sekadar upaya menghentikan perkara, melainkan sebuah solusi yang memberikan kesempatan bagi pelaku untuk bertanggung jawab, serta bagi korban untuk mendapatkan keadilan secara lebih cepat dan efektif. Prinsip ini sejalan dengan semangat Polri dalam membangun sistem hukum yang lebih adaptif dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas," ujar AKBP Khairu Nasrudin.


Sementara itu, Kapolsek Talang Ubi menambahkan bahwa keberhasilan penyelesaian perkara ini melalui Restorative Justice menunjukkan bahwa hukum tidak hanya berbicara dalam kerangka penal, tetapi juga dalam bentuk keadilan yang bersifat korektif dan rehabilitatif.


"Keberhasilan penyelesaian kasus ini menjadi cerminan bahwa keadilan dapat diwujudkan melalui mekanisme yang lebih inklusif dan solutif. Dengan tetap mengacu pada prosedur hukum yang berlaku, kami memastikan bahwa penyelesaian ini memberikan manfaat bagi semua pihak dan tidak mengesampingkan aspek keadilan itu sendiri," tegasnya.


Kesimpulan


Kasus penipuan dan penggelapan yang berhasil diselesaikan oleh Polsek Talang Ubi melalui mekanisme Restorative Justice menjadi bukti nyata bahwa hukum dapat berjalan dengan lebih fleksibel tanpa mengorbankan prinsip keadilan. Dengan mengedepankan dialog dan mediasi yang konstruktif, pendekatan ini tidak hanya mencegah dampak hukum yang lebih panjang bagi pelaku, tetapi juga memulihkan kondisi psikologis dan ekonomi korban.


Langkah progresif ini diharapkan menjadi model bagi penyelesaian kasus-kasus serupa di masa mendatang, sejalan dengan visi kepolisian dalam membangun kepercayaan publik dan meningkatkan efektivitas sistem peradilan pidana di Indonesia.(sn/perry)

Share:

Gelar Operasi Pekat Musi 2025, Polsek Talang Ubi Fokus Cegah Tanggulangi Kejahatan Jalanan



PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif serta menekan angka kriminalitas, Polsek Talang Ubi melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam Operasi Pekat Musi 2025. 


Fokus utama operasi ini adalah menanggulangi kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) serta memastikan stabilitas keamanan di wilayah perbatasan antara Kabupaten PALI dan Muara Enim.


Operasi ini berlangsung pada Minggu, 2 Maret 2025, pukul 21.00 hingga 23.00 WIB, dengan melibatkan sejumlah personel yang bertugas di lapangan, AIPTU Mujito, S.H. (Perwira Pengawas),BRIPKA Budi Dwi K,BRIGPOL Rangga Suteja,BRIGPOL Arif Wahyudi Ramadhan dan BRIPTU Rachman Prabu Mulyanto. 


Adapun rute patroli mencakup wilayah hukum Polsek Talang Ubi, dengan fokus pengamanan di perbatasan Desa Talang Bulang (Kabupaten PALI) dan Desa Teluk Lubuk (Kabupaten Muara Enim). Dalam operasi ini, petugas melakukan pengawasan ketat di sepanjang jalan lintas PALI-Muara Enim untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas dan menindak setiap indikasi pelanggaran hukum.


Hasil dari patroli ini menunjukkan,bahwa kondisi keamanan disepanjang jalan lintas Kabupaten PALI dan perbatasan Kabupaten Muara Enim dalam keadaan lancar, aman, dan terkendali. 

Tidak ditemukan adanya indikasi tindak kriminal yang dapat mengganggu stabilitas wilayah.


Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H.,didampingi juga oleh Kasi Humas AKP Andiansyah,S.H.,menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di titik-titik rawan kejahatan merupakan bagian dari strategi proaktif dalam penegakan hukum.


"Operasi Pekat Musi 2025 bukan hanya sekadar kegiatan patroli biasa, tetapi merupakan upaya sistematis dalam mencegah tindak kriminalitas yang berpotensi meresahkan masyarakat.Kehadiran Polisi dilapangan harus benar-benar memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga,terutama di bulan suci Ramadhan," tegas AKBP Khairu Nasrudin kepada awak media ini pada Senin pagi (3/3/2025). 


Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat,agar selalu tetap waspada dan aktif melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.


Sementara itu, Kapolsek Talang Ubi Kompol Robi Sugara,S.H.,M.H.,M.Si.,menambahkan bahwa keberhasilan dalam menjaga keamanan tidak hanya bergantung pada aparat Kepolisian,tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat.


"Kami akan terus meningkatkan intensitas patroli dan razia di titik-titik rawan kriminalitas.Namun,keberhasilan dalam menciptakan kondisi aman dan kondusif tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian,dibutuhkan sinergi yang kuat antara masyarakat dan Kepolisian untuk membangun sistem keamanan berbasis partisipasi publik yang efektif,"ujar Kompol Robi Sugara.


Sebagai bagian dari strategi keamanan yang lebih komprehensif, Polsek Talang Ubi juga akan terus melakukan koordinasi lintas sektor guna memastikan bahwa setiap potensi ancaman dapat dideteksi dan ditindaklanjuti dengan cepat.


Dengan meningkatnya dinamika sosial menjelang bulan suci Ramadhan, Operasi Pekat Musi 2025 menjadi langkah konkret dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Patroli di perbatasan PALI-Muara Enim tidak hanya bertujuan untuk menindak potensi kejahatan jalanan, tetapi juga untuk membangun kepercayaan publik terhadap peran kepolisian dalam menjaga stabilitas sosial.


"Kedepan,kami berkomitmen untuk terus mengintensifkan kegiatan patroli,razia, serta edukasi hukum guna menciptakan atmosfer keamanan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat."pungkas Kapolsek Talang Ubi.(sn/perry)

Share:

Wartawan di PALI Lesu, Dana Publikasi Masih 'Beku'

foto. Ilustrasi 

PALI. SININEWS.COM - Belum adanya pesanan dari Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfoper) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terkait kegiatan di pemerintahan membuat wartawan yang bertugas di Bumi Serepat Serasan lesu untuk melakukan peliputan.


Apalagi saat ini mendekati hari Raya Idul Fitri, yang tentunya banyak kebutuhan yang harus dipenuhi oleh pewarta untuk keluarganya sementara dana publikasi masih 'beku'.


Imbas dari masih bekunya dana publikasi di kabupaten PALI, sejumlah kegiatan penting yang dilaksanakan pemerintah kabupaten PALI maupun DPRD terancam tidak terekspos.


"Transisi kepemimpinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten PALI para wartawan malah lesu dan paceklik penghasilan karena dana publikasi entah kapan bisa dieksekusi," ujar Joko Sadewo, ketua PWI PALI, Minggu 2 Maret 2025.


Menurut ketua PWI PALI bahwa efisiensi anggaran jadi kendala belum adanya pesanan dari Dinas Kominfoper.


"Belum dicairkannya anggaran publikasi disinyalir berkaitan dengan Surat Edaran Kepala Daerah PALI yang menindaklanjuti instruksi presiden terkait efisiensi anggaran. Sebelum dilakukan revisi terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sistem transaksi dalam aplikasi E-Katalog yang menjadi sarana pemesanan dengan pihak ketiga masih dikunci oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Pemkab PALI," sebutnya.


Sementara itu, Kepala Diskominfostaper PALI, Khairiman  mengakui bahwa pihaknya sebenarnya telah melakukan pemesanan beberapa media melalui E-Katalog bulan lalu. Namun, proses lebih lanjut terkendala gangguan pada sistem.


"Rencana semua media akan dilakukan pemesanan, tetapi saat ini aplikasi mengalami error atau gangguan," ujarnya baru-baru ini.


Senada dengan itu, Sekretaris DPRD PALI, H. Sangkut, menyebut bahwa hingga kini pihaknya belum bisa melakukan transaksi belanja publikasi karena akun Pejabat Pengadaan (PP) mengalami kendala teknis.


"Akun PP tidak bisa dibuka. Mungkin masih menunggu kebijakan efisiensi anggaran," katanya singkat.


Terpisah, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) PALI, Erik Septian, S.T., ketika dikonfirmasi, hanya merespons dengan mengirimkan Surat Edaran terkait penundaan transaksi anggaran. Surat tersebut ditandatangani oleh Pelaksana Harian (Plh) Bupati PALI, yakni Wakil Bupati Iwan Tuaji.


"Nunggu Pak Bupati balik dan instruksi lebih lanjut. Mungkin Senin ada kebijakan baru," ujarnya melalui pesan singkat WhatsApp.


Menyikapi masih bekunya anggaran publikasi di kabupaten PALI, Ketua Forum Masyarakat Bumi Serepat Serasan (Formas Busser), Rully Pabendra, menyesalkan kurangnya perhatian Pemkab PALI terhadap sektor publikasi.


"Media dan publikasi tidak seharusnya diabaikan, karenai informasi kepada publik adalah hak masyarakat yang harus dipenuhi oleh pemerintah. Ada banyak momen penting dan bersejarah yang harus segera dikabarkan kepada masyarakat. Ini bagian dari rekam jejak pemerintahan yang tak boleh diabaikan. Jika anggaran publikasi dibekukan, wajar jika media kurang tertarik meliputnya, terlebih karena sifatnya hanya seremoni," ujarnya.


Rully menegaskan bahwa efisiensi anggaran memang perlu didukung, tetapi harus dilakukan dengan bijak. Ia mengingatkan agar kebijakan pemangkasan anggaran tidak mengorbankan sektor yang memiliki dampak langsung terhadap transparansi dan pembangunan daerah.


"Alih-alih dikurangi, seharusnya anggaran publikasi justru ditambah. Peran media dalam mendukung pembangunan daerah sangat krusial, baik dalam menyampaikan informasi kebijakan maupun mengawal jalannya pemerintahan,"pungkasnya. (sn/perry)

Share:

Sedot Solar Dari Tangki Kendaraan Yang Dikemudikannya, Supir Ini Harus Berurusan Dengan Polisi


PALI. SININEWS COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Tanah Abang, Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),Polda Sumatera Selatan, berhasil mengungkap kasus penggelapan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar industri yang dilakukan oleh seorang sopir truk. Kejahatan ini telah berlangsung selama dua bulan terakhir, menyebabkan kerugian perusahaan hingga puluhan juta rupiah.


Kasus ini terungkap pada Sabtu, 1 Maret 2025, sekitar pukul 13.41 WIB, di depan sebuah warung di Jalan Servo Lintas Raya KM 32, Desa Sedupi, Kecamatan Tanah Abang. Pelaku berinisial SA(42), tertangkap tangan saat menyedot BBM dari tangki truk dump Quester DT 204 milik PT. Kumala Batara Utama (KBU) untuk kepentingan pribadi.


Dari hasil pemeriksaan,pelaku mengaku telah menjalankan aksinya hampir setiap hari selama dua bulan terakhir. Total kerugian yang dialami perusahaan mencapai Rp10.270.000. Dalam penggeledahan,Polisi mengamankan barang bukti berupa dua jerigen berisi solar serta satu unit mobil dump truck yang digunakan tersangka dalam operasionalnya.


Kapolsek Tanah Abang IPTU Arzuan S.H.,mengonfirmasi bahwa laporan dari pihak perusahaan segera ditindaklanjuti dengan respons cepat oleh tim Kepolisian.


"Begitu menerima laporan,kami langsung mengerahkan personel ke lokasi kejadian.Tersangka diamankan bersama barang bukti dan saat ini tengah menjalani proses hukum lebih lanjut,"ujar IPTU Arzuan.


Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan serta patroli untuk mencegah kejahatan serupa di wilayah hukum Polsek Tanah Abang.


Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin,S.I.K.,M.H.,didampingi juga oleh Kasi Humas Polres PALI dan Kordinator Media Mitra Polres PALI Akbar Angkasa S.Pd.M.Pd.,menegaskan bahwa penegakan hukum akan dilakukan secara profesional tanpa pandang bulu.


"Negara kita adalah negara hukum. Setiap pelanggaran akan ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku.Kami mengapresiasi kinerja jajaran Polsek Tanah Abang yang sigap dalam menangani kasus ini.Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih proaktif dalam melaporkan dugaan tindak pidana di lingkungan mereka," ujar AKBP Khairu Nasrudin kepada awak media ini pada Minggu (2/3/2025). 


Pengungkapan kasus ini menjadi pengingat penting bagi dunia usaha dan masyarakat bahwa pengawasan internal perusahaan harus diperketat. Kepolisian berharap agar setiap tindakan yang mencurigakan dapat segera dilaporkan guna mencegah kerugian yang lebih besar.


Tersangka kini telah diamankan di Polsek Tanah Abang untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. 

Jika terbukti bersalah,ia dapat dijerat dengan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan,yang ancaman hukumannya mencapai empat tahun penjara.


"Polres PALI dan jajarannya menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, serta terus mengupayakan langkah-langkah preventif guna mencegah tindak kejahatan serupa di masa mendatang."pungkas Kapolres.(sn/perry)

Share:

Wali Kota Prabumulih Gelar Buka Bersama dan Salat Tarawih di Rumah Dinas


PRABUMULIH, SININEWS.COM - Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, bersama Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Hj. Linda Arlan, menggelar acara buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan salat tarawih di Rumah Dinas Wali Kota Prabumulih pada Hari Sabtu (1/3/2025).

Acara ini dihadiri oleh jajaran kepala OPD, tokoh agama, serta tokoh masyarakat Kota Prabumulih. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sejak menjelang waktu berbuka, di mana para tamu yang hadir turut menikmati hidangan berbuka yang telah disiapkan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Prabumulih menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan di bulan suci Ramadan.

"Bulan Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mempererat ukhuwah Islamiyah. Melalui buka puasa bersama ini, kami berharap bisa semakin dekat dengan masyarakat dan membangun kebersamaan yang lebih kuat," ujar H. Arlan.

Setelah berbuka dan menunaikan salat Magrib berjamaah, acara dilanjutkan dengan salat Isya dan tarawih bersama di rumah dinas. Kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah agama yang memberikan pencerahan bagi para jamaah tentang pentingnya meningkatkan ibadah selama bulan Ramadan.

Para undangan yang hadir mengapresiasi kegiatan ini dan berharap acara serupa dapat terus diadakan di tahun-tahun mendatang. Mereka juga mengungkapkan rasa syukur bisa bersilaturahmi langsung dengan Wali Kota dan jajaran pemerintah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kebersamaan dan kekompakan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat, serta menjadikan Ramadan sebagai bulan penuh berkah bagi seluruh warga Kota Prabumulih.(RIL/SN)
 

Share:

Razia Terpadu Polres PALI Selain Targetkan Refresif Juga Kedepankan Pendekatan


PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka meningkatkan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta keselamatan dan ketertiban berlalu lintas (kamseltibcarlantas), Polres PALI menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) melalui razia terpadu. 


Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu malam (1/3) di Simpang Tiga Polres PALI, Jalan Merdeka, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.


Razia ini merupakan implementasi dari Surat Telegram Kapolda Sumatera Selatan Nomor STR/80/III/OPS.1.3./2024 dan Surat Perintah Kapolres PALI Nomor Sprin/190/II/PAM.5.1./2025. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penyalahgunaan senjata api dan senjata tajam, premanisme, peredaran narkotika, perjudian, minuman keras, serta aksi kejahatan jalanan lainnya.


Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin oleh KabagRen Polres PALI, AKP Yusuf Solehat,S.H.,M.H., serta dihadiri oleh Kanit Turjawali Sat Lantas Polres PALI, IPDA Muhammad Fadhli, dan KBO Sat Binmas Polres PALI, IPDA Dedi Irma, S.H. Sebanyak 59 personel yang tergabung dalam Tim Unit Kecil Lengkap (UKL) III Polres PALI diterjunkan dalam operasi ini.


Selama razia,petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan pengendara yang melintas,memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan,serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar segera pulang apabila tidak memiliki kepentingan mendesak guna meminimalisir risiko menjadi korban tindak kejahatan. 


Selain itu, pengendara kendaraan roda dua dan roda empat diingatkan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas,menghindari penggunaan knalpot brong, serta menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.


Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin S.I.K.,M.H.,yang didampingi juga oleh Kasi Humas Polres PALI AKP Ardiansyah dan Koordinator Media Mitra Humas Polres PALI Akbar S.Pd,M.Pd ,menegaskan bahwa razia ini merupakan bentuk komitmen Polres PALI dalam mewujudkan kondisi kamtibmas yang kondusif. 


“Kami tidak hanya menargetkan tindakan represif, tetapi juga mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif.Masyarakat harus merasa aman dalam beraktivitas tanpa khawatir terhadap ancaman kriminalitas,”ujarnya saat diwawancarai awak Media ini pada Minggu pagi (2/3/2025). 


Kapolres PALI juga menegaskan,bahwa pihaknya akan terus mengevaluasi efektivitas razia dan meningkatkan strategi operasional dalam menghadapi tantangan dinamika keamanan di wilayah hukum Polres PALI. 


“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat,untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.Keamanan adalah tanggung jawab bersama yang harus dijaga secara kolektif,”tambahnya.


Razia ini mendapatkan dukungan dari berbagai lapisan masyarakat,dikarenakan dapat menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,salah satunya disampaikan oleh warga setempat, Nunung (48) seorang ibu rumah tangga,betempat tinggal diseputaran Handayani Mulya yang menyatakan bahwa kehadiran aparat Kepolisian di titik-titik strategis sangat membantu dalam mencegah aksi kejahatan.

 

“Razia seperti ini sangat penting dan hendaknya secara berkelanjutan,Kami sebagai warga merasa lebih aman,terutama dimalam hari,dan kepada para pengendara,jika anda tidak melanggar aturan berlalu lintas,juga lengkap surat menyurat kendaraan, memiliki SIM serta memakai helm dan sabuk pengaman bagi para sopir,kenapa harus takut dan merasa risih dengan adanya razia ini, "ungkapnya saat diwawancarai wartawan terkait kegiatan razia ini. 


Rangkaian kegiatan ini berakhir pada pukul 22.00 WIB dalam situasi yang aman dan kondusif. 

Setelah razia,Tim UKL III menggelar apel konsolidasi guna melakukan analisis dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan,sebagai bahan penyempurnaan strategi keamanan di masa mendatang.


"Dengan adanya razia terpadu yang berkesinambungan,Polres PALI akan terus berupaya memberikan perlindungan optimal kepada masyarakat,serta menciptakan lingkungan yang aman dan tertib diwilayah hukum Bumi Serepat Serasan."pungkas Kapolres PALI.(sn/perry)

Share:

Jaga Stabilitas Keamanan, Polsek Penukal Abab Gelar KRYD


PALI. SININEWS.COM -- Dalam rangka memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),Polsek Penukal Abab Polres PALI,Polda Sumsel menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) berupa razia terpadu pada Sabtu malam,(1 Maret 2025).


Langkah ini merupakan bagian dari strategi pre-emptive dan preventive yang ditekankan oleh Polres PALI,guna menekan angka kriminalitas,khususnya tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) serta penyakit masyarakat lainnya.


Kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Penukal Abab,Aiptu Zeni Irwanto dan diikuti oleh tujuh personel Kepolisian. 


Apel persiapan dilaksanakan di Mako Polsek Penukal Abab,sebelum tim UKL III turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4),yang melintas di area depan markas Kepolisian.


Selama razia berlangsung,petugas berhasil memberikan teguran kepada 25 pengendara yang tidak memenuhi standar kelengkapan berkendara. 


Selain itu, satu unit kendaraan roda dua diamankan karena tidak memiliki dokumen resmi. Namun,dalam razia ini petugas tidak menemukan indikasi peredaran minuman keras (miras) maupun senjata tajam (sajam), yang menandakan adanya kepatuhan sebagian besar masyarakat terhadap regulasi hukum yang berlaku.


Kapolres PALI,AKBP Khairu Nasrudin S.I.K., M.H.,yang juga didampingi oleh Kasi Humas Polres PALI AKP Ardiansyah,S.H dan Koordinator Media Mitra Humas Polres PALI Akbar Angkasa,S.Pd.,M.Pd.,menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret kepolisian dalam menciptakan suasana yang kondusif dan menekan potensi gangguan kamtibmas.


> "Kami berkomitmen untuk menjaga situasi keamanan di wilayah hukum Polres PALI tetap stabil. KRYD ini adalah bagian dari upaya kami dalam menciptakan efek preventif terhadap potensi tindak kriminal. Kami juga mengajak masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya keamanan,termasuk mematuhi aturan lalu lintas dan menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum,"ungkap Kapolres kepada awak Media ini pada Minggu pagi (2/3/2025). 


Selain itu,Kapolres menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga keamanan lingkungan.


Menurutnya,kehadiran aparat Kepolisian harus diimbangi dengan partisipasi aktif masyarakat dalam mencegah potensi kejahatan.


> "Kami tidak bisa bekerja sendiri.Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan,baik dalam memberikan informasi maupun dalam membangun budaya patuh hukum,jika ada hal-hal yang mencurigakan dilingkungan sekitar,segera laporkan kepada Kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,"tambahnya.


Kegiatan ini mendapat apresiasi dari berbagai elemen masyarakat. 

Tokoh masyarakat setempat H.Syarifudin,menyambut baik langkah Kepolisian yang terus berupaya menjaga stabilitas keamanan diwilayah hukum Polsek Penukal Abab.


> "Kami sangat mengapresiasi inisiatif kepolisian dalam melakukan razia ini. Langkah ini tidak hanya memberikan rasa aman bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi warganya,"ujarnya.


Senada dengan itu, Andi Saputra selaku Ketua Karang Taruna Kecamatan Penukal Abab,menekankan bahwa pihaknya siap berkolaborasi dengan Kepolisian dalam membangun kesadaran dikalangan pemuda agar tidak terjerumus dalam aktivitas negatif seperti judi online dan penyalahgunaan alkohol.


> "Generasi muda harus lebih bijak dalam memanfaatkan waktu dan teknologi,dan Kami akan terus bekerja sama dengan Kepolisian untuk memberikan edukasi kepada para pemuda dan remaja,agar tidak terlibat dalam aktivitas yang merugikan diri sendiri maupun masyarakat,"tegasnya.


Sebagai bagian dari pendekatan persuasif,Kepolisian memberikan beberapa himbauan penting kepada masyarakat:


1. Pengendara diwajibkan membawa dokumen kendaraan yang lengkap, mematuhi aturan lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara.



2. Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas di luar rumah hingga larut malam tanpa kepentingan mendesak guna menghindari potensi menjadi korban kejahatan.



3. Pemuda diharapkan menjauhi praktik perjudian online serta menghindari kebiasaan berkumpul hingga larut malam yang dapat memicu tindakan kriminal atau menjadi sasaran kejahatan.



4. Jika menemukan aktivitas mencurigakan atau berpotensi mengganggu ketertiban umum, masyarakat diharapkan segera melapor ke pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti.


KRYD yang dilakukan oleh Polsek Penukal Abab membuktikan bahwa pendekatan preventif dan represif dalam menjaga keamanan masih menjadi strategi utama kepolisian. 


Dengan sinergi antara aparat Kepolisian dan masyarakat,diharapkan stabilitas kamtibmas di Kabupaten PALI dapat terus terjaga dengan baik.


"Kegiatan ini juga menegaskan,bahwa Kepolisian tidak hanya berperan sebagai penegak hukum,tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. " pungkas Kapolsek Penukal Abab.(sn/perry)

Share:

Cegah Pekat dan 3C, Polsek Penukal Utara Gelar Razia



PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Penukal Utara melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa razia terpadu pada Sabtu malam (1/3/2025).


Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah penyakit masyarakat (pekat), kejahatan jalanan seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta potensi gangguan kamtibmas lainnya.


Razia yang berlangsung sejak pukul 20.00 WIB di depan Mako Polsek Penukal Utara ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Penukal Utara,IPDA Budi Anhar, S.H., M.Si, dan melibatkan 10 personel yang telah ditugaskan sesuai surat perintah Kapolres PALI. 


Dalam kegiatan ini,petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengendara roda dua (R2) maupun roda empat (R4) yang melintas, serta memberikan imbauan kepada masyarakat,terutama remaja,agar tidak berada diluar rumah tanpa keperluan mendesak guna menghindari potensi menjadi korban atau pelaku tindak kriminal.


Hasil razia menunjukkan beberapa temuan penting, antara lain:


-10 pengendara mendapatkan teguran karena tidak melengkapi perlengkapan berkendara, seperti tidak memakai helm atau tidak membawa surat kendaraan.


-Tidak ditemukan kendaraan yang diamankan, baik karena tidak memiliki surat-surat maupun terkait dugaan kejahatan.


-Barang bukti yang disita nihil, tidak ditemukan minuman keras (miras) maupun senjata tajam (sajam).



Kapolsek Penukal Utara,IPDA Budi Anhar S.H.,M.Si,mengungkapkan bahwa operasi ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.


> "Kami ingin memastikan situasi di wilayah hukum Polsek Penukal Utara tetap aman dan kondusif.Masih ada pengendara yang kurang sadar akan pentingnya keselamatan berkendara, seperti tidak memakai helm dan tidak membawa surat-surat kendaraan.Selain itu,banyak anak muda yang masih nongkrong hingga larut malam, lyang bisa meningkatkan risiko keterlibatan dalam tindakan kriminal atau menjadi korban kejahatan," ujar IPDA Budi Anhar.


Sementara itu, Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin S.I.K.,M.H,yang didampingi juga oleh Kasi Humas AKP Ardiansyah,S.H.,dan Koordinator Media Mitra Humas Polres PALI Akbar Angkasa S.Pd,M.Pd.,mengapresiasi langkah preventif yang dilakukan jajarannya dalam menjaga keamanan di wilayah hukum PALI.


> "KRYD merupakan upaya kepolisian untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, khususnya di daerah rawan. Kami menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan berkendara dan menghindari aktivitas yang dapat memicu tindakan kriminal. Ke depan,kami akan terus meningkatkan patroli dan razia terpadu agar masyarakat merasa lebih aman dan nyaman,"tegas AKBP Khairu Nasrudin kepada awak Media ini pada Minggu (2/3/2023). 


Selain itu,beberapa warga yang ditemui dilokasi mengungkapkan dukungannya terhadap razia tersebut. 


Salah seorang pengendara,Hendri (35) warga Penukal Utara,mengatakan bahwa razia seperti ini penting untuk mencegah tindak kriminal di malam hari.


> "Kami sebagai warga tentu merasa lebih aman dengan adanya razia seperti ini.Harapannya,razia ini bisa rutin dilakukan agar lingkungan tetap kondusif,"ujarnya.


Dengan berakhirnya razia pada pukul 21.00 WIB, situasi tetap terkendali tanpa adanya insiden yang mengganggu ketertiban. 


"Polsek Penukal Utara berkomitmen,untuk terus melaksanakan kegiatan serupa guna menciptakan lingkungan yang aman dan tertib bagi seluruh masyarakat."pungkas Kapolsek Penukal Utara didampingi Kanitres IPDA Decky Candra Dinata. (sn/perry)

Share:

KRYD Polsek Talang Ubi Masih Temukan Pengendara Tak Patuh Aturan



PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas),serta meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Polsek Talang Ubi menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Jumat malam (1/3/2025). 


Kegiatan ini merupakan implementasi dari berbagai regulasi, termasuk Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Surat Telegram Kapolda Sumsel terkait peningkatan intensitas razia untuk mencegah tindak pidana serta gangguan lalu lintas.


Pelaksanaan KRYD dimulai dengan apel di Mapolsek Talang Ubi,Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi,Kabupaten PALI, pada pukul 21.00 WIB. 

Apel dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) Aiptu Sumaryono, S.H., dengan diikuti oleh seluruh personel yang terlibat dalam Surat Perintah Kapolsek Talang Ubi.


Sebagai bagian dari upaya preventif dan represif terhadap potensi gangguan keamanan,Polsek Talang Ubi melaksanakan sejumlah langkah strategis,antara lain:


1. Pemeriksaan kendaraan dan pengendara


Memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan guna memastikan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.


Mengidentifikasi kendaraan yang menggunakan knalpot brong dan memberikan teguran kepada pemiliknya.




2. Imbauan kepada masyarakat


Mengingatkan warga yang tidak memiliki kepentingan mendesak agar segera pulang untuk menghindari potensi kejahatan jalanan.


Menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap lingkungan sekitar.




3. Patroli di titik-titik rawan


Melaksanakan patroli di Bank BRI dan Bank BSI Handayani Mulya untuk memastikan keamanan perbankan.


Menyambangi perbatasan Desa Talang Bulang (Kabupaten PALI) dan Desa Teluk Lubuk (Kabupaten Muara Enim) guna mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas di daerah perbatasan.




4. Pendekatan persuasif terhadap kelompok masyarakat


Memberikan teguran kepada pemuda-pemudi yang berkumpul di tempat umum hingga larut malam untuk menghindari potensi menjadi korban atau pelaku tindak kriminal.


Mendorong masyarakat untuk proaktif dalam menjaga ketertiban dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan kepada kepolisian.


Kapolres PALI AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa KRYD merupakan langkah konkret dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif dan meningkatkan kesadaran hukum di tengah masyarakat.


"Kami terus berupaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres PALI melalui berbagai operasi kepolisian,salah satunya adalah KRYD ini.Kami ingin masyarakat merasa aman saat beraktivitas dan memastikan para pengguna jalan menaati aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,"ujar AKBP Khairu Nasrudin pada Minggu (02/03/2025). 


Sementara itu, Kapolsek Talang Ubi, Kompol Robi Sugara, S.H., M.H., M.Si., menekankan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun kedisiplinan dan kepatuhan hukum di masyarakat.


"KRYD bukan hanya tentang razia, tetapi juga edukasi kepada masyarakat. Kami ingin menciptakan kesadaran kolektif bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, kami berharap masyarakat semakin disiplin dalam berlalu lintas dan lebih waspada terhadap potensi kejahatan di sekitar mereka,"jelas Kompol Robi Sugara.


Meskipun secara umum KRYD berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif hingga berakhir pada pukul 22.45 WIB, petugas masih menemukan sejumlah pelanggaran, antara lain:


Pengendara kendaraan bermotor yang tidak memiliki kelengkapan surat-surat seperti SIM dan STNK.


Kurangnya kepedulian sebagian pengemudi terhadap aturan lalu lintas, yang berpotensi membahayakan keselamatan mereka sendiri dan pengguna jalan lainnya.


Sebagai tindak lanjut, Polsek Talang Ubi memberikan teguran dan imbauan kepada para pelanggar serta mengadakan apel konsolidasi pasca-KRYD untuk mengevaluasi efektivitas pelaksanaan kegiatan dan merancang strategi lanjutan guna meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap hukum.


"Dengan adanya kegiatan seperti KRYD,diharapkan masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan menaati peraturan lalu lintas,sehingga tercipta suasana yang lebih aman,nyaman,dan kondusif di Kabupaten PALI."pungkas Kompol Robi Sugara. (sn/perry)

Share:

Bukan Kolak Atau Pempek, Tapi Makanan Ini Yang Diburu Warga PALI Untuk Takjil Berbuka Puasa

Sumber foto. cookpad.com


PALI. SININEWS.COM -- Makanan satu ini tidak asing lagi bagi masyarakat di Kabupaten PALI serta daerah lainnya di Sumatera Selatan, dimana saat bulan suci Ramadhan bukan kolak atau pempek yang diburu melainkan rujak mie sebagai menu untuk berbuka puasa.


Pasalnya, setiap ada pasar beduk maupun bazar takjil ketika bulan suci Ramadhan di kabupaten PALI, rujak mie selalu ludes terjual.


Makanan dengan bahan dasar mie kuning dipadukan cuka pempek dengan topping timun dan kerupuk merah menjadi favorit masyarakat PALI.


Sebab, selain rasanya khas dan enak, rujak mie harganya sangat bersahabat dengan kantong juga mengenyangkan.


Rujak mie ini biasa dihidangkan masyarakat PALI saat acara sedekah maupun saat hari besar, dan ketika banyak dijual saat bulan puasa saat ini.


Masyarakat pun bila ingin membuat langsung sangat mudah dan tidak perlu repot.


Dari sejumlah artikel, resep rujak mie khas Sumsel tak banyak rempah yang harus disiapkan.


Cukup siapkan mie kuning dan kerupuk merah serta sedikit timun dan tahu.


Berikut resep lengkap membuat rujak mie sumber Cookpad.


Bahan-bahan untuk 4 porsi:

100 gr mie telur instant / mie kuning basah

100 gr sohun

4 buah tahu putih

50 gr tauge

secukupnya kerupuk

secukupnya mentimun

secukupnya ebi (dihaluskan)

secukupnya bawang goreng

Bahan Pempek:

100 gr ikan tenggiri (dihaluskan)

100 gr tepung tapioka

100 ml air

1 sdt garam

1 sdt gula

secukupnya penyedap rasa

Bahan Saus Cuko:

200 gr gula merah

30 gr bawang putih

30 gr cabai rawit

2 sdm gula

2 sdm cuka makan

1 sdt garam

500 ml air.


1.CARA MEMBUAT PEMPEK: 

1) Dengan menggunakan tangan, aduk ikan yang sudah dihaluskan, campur dengan air dan garam + gula + penyedap rasa, lanjutkan mengaduk hingga kalis. 

2) Tambahkan tepung tapioka, aduk asal campur rata saja (jangan menguleni adonan ikan yang sudah bercampur tepung terlalu lama). 

3) Lumuri tangan dengan tepung, ambil adonan secukupnya, bentuk bulat kemudian panjangkan hingga berbentuk pempek lenjer. 

4) Rebus adonan pempek dengan air yang cukup banyak hingga matang, ciri pempek yang sudah matang adalah adonan pempek mengapung.


Tips apabila repot membuat pempek, bisa diganti dengan tahu goreng.


2.CARA MEMBUAT SAUS CUKO: 

1) Haluskan bawang putih dan cabai rawit, lalu campur dengan cuka dan garam, biarkan selama 1 jam. 

2) Masak gula merah dan air, kemudian saring air gula merah hingga bersih. 

3) Masak kembali air gula merah dan adonan cabai hingga mendidih, tambahkan gula pasir.


3.Rebus sebentar mie dan sohun. Siram tauge dengan air panas hingga sedikit layu. Goreng pempek dan tahu hingga berkulit.


4PENYELESAIAN: 

tata di dalam piring mie, sohun, tauge, tahu dan pempek goreng, tambahkan kerupuk, cacahan mentimun, taburan ebi halus dan bawang goreng, kemudian siram dengan saus cuko.(sn/perry)



Share:

Dinas Koperasi UKM PALI Gelar Bazar Takjil, Pedagang Yang Mau Gabung Dipersilahkan


PALI. SININEWS.COM -- Menyemarakkan bulan suci Ramadhan tahun ini, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten PALI menggelar Bazar Takjil di halaman SMPN 1 Talang Ubi.


Dikatakan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten PALI, Rohman bahwa bazar takjil digelar selama satu bulan penuh.


"Hari pertama sudah kami buka, hal ini kita laksanakan untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan serta menjadi wadah pelaku UKM untuk menjajakan dagangannya terutama takjil maupun menu berbuka puasa atau sahur," ungkap Rohman, Sabtu 1 Maret 2025.


Dengan adanya bazar takjil ini diharapkan Rohman bisa meningkatkan pendapatan pelaku UKM.


"Bazar ini sebagai wadah pelaku UKM berniaga, diharapkan mampu menggerakkan ekonomi di bulan penuh berkah ini," harapnya.


Rohman juga mempersilahkan bagi pedagang maupun pelaku UKM yang mau gabung untuk mengisi stand yang disiapkan.


"Bazar ini terbuka bagi siapa saja yang ingin gabung. Dengan semakin ramainya yang berjualan maka saya yakin pengunjung pun akan semakin banyak karena banyak pilihan menu yang akan mengundang pembeli," tutupnya.(sn/perry)

Share:

Puluhan Anggota PAC Pemuda Pancasila Talang Ubi Turun ke Jalan, Kali Ini Bukan Demo Tapi Bagi-bagi Takjil


PALI. SININEWS.COM -- PAC Pemuda Pancasila (PP) Talang Ubi di hari pertama puasa turun ke jalan, tapi kali ini bukan menggelar aksi demo namun 
bagi-bagi takjil di Simpang Lima Pendopo kabupaten PALI pada Sabtu 1 Maret 2025.


Puluhan anggota PAC PP turun ke jalan membagikan takjil ke sejumlah masyarakat yang melintas di Simpang Lima.


Dari keterangan ketua PAC PP Talang Ubi, Telly bahwa pada kegiatan tersebut ada 500 paket takjil dibagikan.


"Alhamdulillah di awal bulan ramadhan tahun ini, kami dari PAC PEMUDA PANCASILA TALANG UBI masih diberi kesempatan lagi untuk berbagi sedikit rezeki dengan saudara-saudara kita yang menjalankan ibadah puasa berupa 500 takjil," sebut ketua PAC PP Talang Ubi.


Dengan kegiatan tersebut, ketua PAC PP Talang Ubi berharap bisa membantu masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.


"Sedikitnya masyarakat yang kebetulan mendapat bantuan dari kami tidak lagi membeli takjil untuk berbuka," harapnya. 


Pantauan media ini dilapangan, kegiatan tersebut berjalan tertib,dimana sebagian anggota PAC PP membagikan takjil dan sebagian lagi mengatur lalulintas.(sn/perry)

Share:

Warga Sinar Dewa Ditemukan Tewas Tergantung, Tali Melilit Dileher

foto. Ilustrasi 


PALI. SININEWS.COM -- Warga Sinar Dewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI mendadak gempar lantaran salah satu warga setempat ditemukan tewas tergantung didalam rumah dengan seutas tali masih terlilit.


Kejadian itu diketahui warga pada Sabtu 1 Maret 2025 sekitar pukul 16.00 Wib.


Dari keterangan Kepala Desa Sinar Dewa bahwa korban diketahui bernama Apit berusia sekitar 30 tahun warga Air Itam Kecamatan Penukal.


"Korban itu menunggu kebun orang, memang tempatnya di Sinar Dewa namun KTP korban masih warga Air Itam," ujar Kades.


Menurut Kades bahwa dari keterangan sejumlah saksi, sebelum kejadian korban sempat cek cok dengan istrinya.


"Info yang didapat, korban pagi-pagi sempat cek cok mulut dengan istrinya. Lalu masuk kamar, sementara istrinya menemani anaknya diluar rumah," imbuhnya.


Tetapi saat sang isteri masuk ke rumah, dia terkejut melihat suaminya sudah tergantung tak bernyawa.


"Korban diduga bunuh diri, dan saat ini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit pendopo. Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi pihak kepolisian," tandasnya. (sn/perry)

Share:

Hari Pertama Puasa,Pasar Beduk di Terminal Pendopo Diserbu Warga


PALI. SININEWS.COM -- Hari pertama puasa Sabtu 1 Maret 2025, Pasar Beduk di Terminal Pendopo kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI diserbu warga .


Tampak di Pasar Beduk Terminal Pendopo pedagang sibuk melayani pembeli yang berburu takjil dan makanan untuk berbuka puasa.


Bahkan ada beberapa pedagang yang baru saja menggelar lapaknya langsung ludes terjual.


"Untuk kolak dan makanan ringan lainnya sudah habis," ujar Heni salah satu pedagang takjil di Pasar Beduk di Terminal Pendopo.


Keberadaan Pasar Beduk Pendopo diakui Heni menjadi berkah tersendiri bagi pedagang musiman selama bulan Ramadhan.


"Ini menjadi berkah bagi kami untuk mengais rezeki, dan Alhamdulillah setiap tahun ramai. Dan keramaian ini bertahan hingga pertengahan bulan puasa," imbuhnya.


Sementara itu, Winda salah satu pengunjung pasar Beduk Terminal Pendopo mengaku setiap tahun dirinya berbelanja takjil disana.


"Dari pada memasak lebih hemat membeli untuk berbuka puasa. Sebab di Pasar Beduk ini lengkap dan kami bisa memilih makanan sesuai selera," katanya.


Ditambahkannya bahwa Pasar Beduk juga menjadi ajang silaturahmi dengan warga Pendopo lainnya.


"Kita bisa bertemu dengan teman-teman yang jarang bersua, dan keramaian di pasar Beduk ini menjadi hiburan warga sembari menunggu waktu berbuka puasa," ucapnya.(sn/perry)

Share:

Masuki Bulan Puasa, Polsek Tanah Abang Cek Pasokan dan Harga Bahan Pokok di Pasar



PALI. SININEWS COM  – Dalam rangka menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan 1446 H, Polsek Tanah Abang menggelar kegiatan pemantauan harga dan ketersediaan sembako di Pasar Sore Desa Tanah Abang Utara, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI.


Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (1/3) sekitar pukul 13.45 WIB, di bawah koordinasi Kapolsek Tanah Abang, IPTU Arzuan, SH, yang menugaskan Ka. SPK "B" Polsek Tanah Abang Aipda Sarwoedi, SH bersama sejumlah personel untuk melakukan monitoring harga dan mengedukasi pedagang serta masyarakat terkait stabilitas pasar. Turut serta dalam kegiatan ini Kanit IK Polsek Tanah Abang, Aipda Roy P. Saragih, dan Kanit Provos Polsek Tanah Abang, Aipda Akipsah.


Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga bahan pokok masih dalam batas wajar meskipun terdapat kenaikan pada beberapa komoditas. Berikut daftar harga beberapa kebutuhan pokok yang tercatat:


Beras: Rp14.000/kg


Daging Sapi: Rp150.000/kg


Tulang Sapi: Rp70.000/kg


Ayam Putih Potong: Rp38.000/kg


Ayam Merah: Rp45.000/kg


Cabe Merah: Rp80.000/kg


Cabe Rawit: Rp45.000/kg


Bawang Merah & Putih: Rp40.000/kg


Gula Pasir: Rp19.000/kg


Minyak Goreng Kemasan: Rp18.500/liter


Minyak Goreng Curah: Rp17.000/kg



Kapolsek Tanah Abang IPTU Arzuan, SH memastikan bahwa stok sembako di Pasar Sore Desa Tanah Abang Utara masih mencukupi.


"Kami terus berkoordinasi dengan pedagang dan instansi terkait untuk memantau pergerakan harga dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadan,"ujarnya.


Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa jajarannya akan terus mengawasi perkembangan harga bahan pokok untuk menghindari potensi lonjakan harga yang dapat berdampak pada daya beli masyarakat.


"Kami memastikan pemantauan harga ini akan terus dilakukan secara berkala agar tidak terjadi lonjakan harga yang tidak wajar. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying dan tetap bijak dalam berbelanja," ujar AKBP Khairu Nasrudin.


Lebih lanjut, beliau juga menyampaikan bahwa kepolisian akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar, terutama di momen meningkatnya permintaan selama Ramadan.


Selain langkah pengawasan dari Kepolisian,Pemerintah Kabupaten PALI juga memastikan bahwa stok sembako tetap aman. 

Meskipun terdapat kekhawatiran akan kenaikan harga beras, harga beras Bulog saat ini masih berada di kisaran Rp15.000/kg, yang dinilai masih dalam batas wajar.


"Kami telah menyiapkan langkah antisipatif guna menjaga stabilitas harga pangan.Jika diperlukan,kami akan menggelar operasi pasar untuk menekan lonjakan harga,"kata seorang pejabat Dinas Perdagangan Kabupaten PALI.


Dengan adanya pengawasan ketat dari pihak kepolisian, dukungan pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok dapat tetap terjaga. Langkah-langkah preventif ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan tanpa kekhawatiran akan lonjakan harga kebutuhan pokok.


Diharapkan masyarakat tetap mengikuti perkembangan harga dengan bijak dan tidak terpengaruh isu-isu yang dapat menyebabkan kepanikan di pasar. 


"Kepolisian dan Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus mengawal distribusi bahan pokok agar tetap stabil selama Ramadan dan Idulfitri mendatang."pungkas Kapolres PALI. (sn/perry)

Share:

Sejumlah Pengendara Diperiksa, Polsek Tanah Abang Masih Temukan Pengemudi Tak Patuh Aturan


PALI. SININEWS.COM – Menjaga keamanan dan ketertiban di akhir pekan, Polsek Tanah Abang menggelar SOC (Strong Operation Control) atau razia malam pada Jumat (28/2/2025) mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai. 


Kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Provos Polsek Tanah Abang, AIPDA Akipsah, bersama personel lainnya, dengan fokus mengantisipasi tindak pidana seperti Curas (pencurian dengan kekerasan), Curat (pencurian dengan pemberatan), Curanmor (pencurian kendaraan bermotor), premanisme, narkoba, minuman keras (miras), senjata tajam (sajam), dan senjata api (senpi).


Sebelum razia dimulai, terlebih dahulu digelar apel malam yang dipimpin oleh PS. Ka. SPK Polsek Tanah Abang di depan Mako Polsek Tanah Abang. 


Apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel dalam menjalankan tugas serta memberikan arahan teknis di lapangan.


Dalam pelaksanaan razia, Polsek Tanah Abang mengerahkan empat personel, yakni AIPDA Akipsah, AIPDA Dedi Dahlin, BRIPKA Erian Martodi, dan BRIPKA Beni Arshal. 


Mereka melakukan pemeriksaan kendaraan serta menindak pelanggaran yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat. 


Beberapa pengendara roda dua (R2) dan roda empat (R4) yang tidak membawa surat-surat kendaraan diberikan sanksi berupa teguran.


Kapolsek Tanah Abang IPTU Arzuan SH menegaskan bahwa kegiatan ini dilakukan secara humanis dan persuasif, dengan tujuan menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya pada malam minggu yang kerap menjadi momentum meningkatnya aktivitas masyarakat.


Hingga saat ini, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tanah Abang terpantau aman dan terkendali. 


Razia ini diharapkan dapat menekan angka kriminalitas serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan bersama.(sn/perry)

Share:

Rutin Gelar Razia Terpadu, Polsek Penukal Abab Keluarkan 15 Teguran Terhadap Pengendara Membandel


PALI. SININEWS.COM – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Penukal Abab melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa razia terpadu pada Jumat malam, 28 Februari 2025. 


Kegiatan yang dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Penukal Abab, AIPTU Zeni Irwanto, ini melibatkan tujuh personel dari Tim UKL III.


KRYD kali ini berfokus pada pencegahan penyakit masyarakat (Pekat), kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), serta gangguan kamtibmas lainnya. 


Kapolsek Penukal Abab AKP Dedy Kurnia, S.H., melalui Kanit Binmas, AIPTU Zeni Irwanto menyampaikan Razia dilakukan dengan memeriksa kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4) yang melintas di depan Mako Polsek Penukal Abab. 


Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengemudi untuk selalu membawa kelengkapan surat-surat kendaraan.


"Dalam operasi ini, Tim UKL III memberikan teguran kepada 15 pengendara yang tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat-surat kendaraan," Ungkapnya 


Lanjutnya, Selain itu, petugas juga mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di luar rumah tanpa kepentingan mendesak guna menghindari potensi menjadi korban kejahatan.


Tidak hanya itu, tim juga memberikan peringatan kepada para pemuda yang berkumpul di tempat umum agar tidak bermain judi online dan tidak pulang larut malam. 


"Mengingat bulan suci Ramadan, petugas juga menegaskan larangan bermain petasan serta aksi balap liar yang dapat mengganggu ketertiban dan kekhusyukan ibadah,"tuturnya 


Dengan adanya KRYD ini, AIPTU Zeni Irwanto berharap dapat menciptakan situasi yang lebih aman dan kondusif di wilayah hukumnya. 


“Kami terus mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan,” ujar AIPTU Zeni Irwanto.


Kegiatan serupa akan terus digelar secara rutin guna menekan angka kriminalitas dan menjaga ketertiban selama bulan Ramadan. 


Polisi mengajak seluruh warga untuk bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua.(sn/perry)

Share:

10 Personil Polsek Penukal Utara Gelar Razia, 12 Pengendara Kena Tegur


PALI. SININEWS.COM – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan oleh jajaran Polsek Penukal Utara melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). 


Pada Jumat malam, Tim UKL III menggelar razia terpadu di depan Mako Polsek Penukal Utara untuk mencegah penyakit masyarakat (pekat), kejahatan jalanan seperti curat, curas, dan curanmor (3C), serta gangguan kamtibmas lainnya.


Dipimpin langsung oleh Kapolsek Penukal Utara IPDA Budi Anhar, S.H., M.Si., apel persiapan dilaksanakan pukul 20.00 WIB di halaman Mako Polsek, pada (28/02/2025).


Sebanyak 10 personel yang tergabung dalam Tim UKL III dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4) yang melintas di wilayah tersebut.


Selama kegiatan berlangsung, petugas memberikan teguran kepada 12 pengendara yang tidak mematuhi aturan lalu lintas, seperti tidak menggunakan helm dan tidak membawa kelengkapan surat kendaraan. 


Selain itu, patroli juga menemukan sejumlah remaja yang nongkrong hingga larut malam sambil bermain ponsel.


Untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas, Tim UKL III mengimbau para pemuda agar tidak terlibat dalam aktivitas berisiko, seperti judi online dan begadang tanpa tujuan jelas. 


Mereka juga diingatkan untuk segera pulang jika tidak memiliki keperluan mendesak guna menghindari menjadi korban tindak kriminal.


Kapolsek Penukal Utara IPDA Budi Anhar, S.H., M.Si menegaskan bahwa KRYD akan terus ditingkatkan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Penukal Utara. 


"Dengan adanya patroli ini, diharapkan masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga ketertiban serta mematuhi aturan yang berlaku," ujarnya 


Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polsek Penukal Utara dalam menekan angka kriminalitas dan menciptakan rasa aman bagi warga. 


Dukungan dan kesadaran dari masyarakat diharapkan dapat semakin memperkuat upaya kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang tertib dan nyaman bagi semua.(sn/perry)

Share:

Polres PALI Pantau Pasar, Hasilnya Daging Sapi Naik


PALI. SININEWS.COM – Menjelang bulan suci Ramadhan 1446 H, Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Satuan Intelkam aktif melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok (Bapokting) di Pasar Talang Ubi. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga serta mencegah potensi spekulasi yang dapat merugikan masyarakat.


Kasat Intelkam Polres PALI, AKP Suandi, S.H., bersama Unit II Sat Intelkam turun langsung ke lapangan pada Jumat (28/2/2025) untuk melakukan monitoring dan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket). 


Dari hasil pemantauan, terdapat sejumlah komoditas yang mengalami fluktuasi harga, sementara sebagian besar bahan pokok masih dalam kondisi stabil dan tersedia dalam jumlah cukup.


Hasil monitoring mengindikasikan kenaikan harga pada beberapa bahan pokok, terutama cabai rawit merah yang naik dari Rp78.000,- menjadi Rp85.000,- per kilogram. Sementara itu, harga daging sapi segar mengalami kenaikan dari Rp130.000,- menjadi Rp150.000,- per kilogram. Komoditas lainnya, seperti telur ayam ras, juga mengalami sedikit kenaikan dari Rp26.000,- menjadi Rp28.000,- per kilogram.


Di sisi lain,harga beras premium (Rp14.500,-/kg), beras medium (Rp12.500,-/kg), gula pasir, dan minyak goreng masih terpantau stabil. Pasokan bahan pokok dari distributor juga dipastikan tetap lancar, tanpa indikasi kelangkaan di pasar.


Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H.,menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan secara ketat untuk mengantisipasi adanya praktik spekulasi dan penimbunan bahan pokok oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.


"Polres PALI berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Kami akan menindak tegas pelaku yang sengaja menimbun barang demi keuntungan sepihak. Jangan ada yang mencoba mengambil kesempatan dalam momentum menjelang Ramadhan ini,"ujar Kapolres.


Lebih lanjut,beliau mengimbau masyarakat agar tetap berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying yang dapat memperburuk kondisi pasar.


Polres PALI juga menggandeng Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten PALI guna memastikan distribusi bahan pokok tetap terkendali. Kepala Disperindag, Rizal Pahlevi, A.P., M.Si., menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan bersama jajaran kepolisian.


"Kami sudah berkoordinasi dengan para distributor dan pedagang besar untuk memastikan stok tetap tersedia. Jika terjadi lonjakan harga yang tidak wajar, kami siap menggelar operasi pasar guna menstabilkan harga," katanya.


Selain mengawasi harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadhan, Polres PALI juga memprediksi adanya lonjakan permintaan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H.


"Dalam beberapa pekan ke depan, konsumsi masyarakat diprediksi meningkat, terutama pada komoditas seperti beras, daging, telur, minyak goreng, dan gula pasir. Oleh karena itu, kami akan terus memonitor pasar agar tidak terjadi lonjakan harga yang merugikan konsumen," tambah AKP Suandi.


Sebagai bentuk upaya preventif, Polres PALI telah mengambil langkah-langkah konkret, antara lain:


1. Monitoring dan Pulbaket terhadap harga dan stok bahan pokok di pasar-pasar utama di Kabupaten PALI.



2. Koordinasi dengan Disperindag guna memastikan kelancaran distribusi barang.



3. Peningkatan pengawasan oleh Satreskrim untuk mendeteksi serta menindak praktik penimbunan bahan pokok.



4. Patroli rutin Sat Samapta di area pasar guna memastikan situasi tetap kondusif.



5. Imbauan kepada pedagang dan masyarakat untuk tetap menjaga stabilitas pasar dan tidak melakukan praktik curang.


"Dengan langkah-langkah strategis ini,Polres PALI berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan nyaman,tanpa perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok."pungkas Kapolres PALI.(sn/perry)

Share:

Polsek Talang Ubi Gelar Razia, Ditemukan Sejumlah Pengendara Melanggar


PALI. SININEWS.COM – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta kelancaran lalu lintas di wilayahnya, Polsek Talang Ubi melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Jumat malam, 28 Februari 2025. Razia ini digelar di Mapolsek Talang Ubi, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, dengan melibatkan personel yang terlibat dalam surat perintah tugas.


Kegiatan yang dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) IPDA Jan Harianto Sihombing, S.H., M.H., ini bertujuan untuk menekan angka kriminalitas serta meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas. Dalam razia tersebut, petugas melakukan pemeriksaan kendaraan yang melintas, memberikan imbauan kepada masyarakat untuk segera pulang jika tidak memiliki kepentingan mendesak, serta menegur pengendara yang tidak mematuhi aturan berlalu lintas, termasuk penggunaan knalpot brong yang kerap menjadi keluhan warga.


Selain razia di titik tertentu, petugas juga melakukan patroli ke wilayah perbatasan Desa Talang Bulang (Kabupaten PALI) dan Desa Teluk Lubuk (Kabupaten Muara Enim) guna mengantisipasi potensi tindak kriminalitas, seperti kejahatan jalanan dan aksi premanisme.


Kapolsek Talang Ubi, KOMPOL Robi Sugara, S.H., M.H., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polsek Talang Ubi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum mereka.


"Dalam razia ini, masih ditemukan beberapa pengendara yang kurang peduli terhadap kelengkapan kendaraan dan peraturan lalu lintas. Oleh karena itu, kami terus mengedukasi masyarakat agar lebih patuh terhadap aturan demi keselamatan bersama. Selain itu, kami juga mengingatkan warga agar tidak berkeliaran di malam hari jika tidak ada keperluan penting untuk mencegah menjadi korban tindak kriminal," ujar KOMPOL Robi Sugara.


Sementara itu, Kapolres PALI, AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K., M.H., mengapresiasi kinerja jajaran Polsek Talang Ubi dalam menjaga keamanan wilayahnya. Ia menekankan bahwa KRYD merupakan langkah proaktif kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.


"Kegiatan KRYD ini merupakan bagian dari strategi preventif untuk menekan angka kriminalitas dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap peraturan lalu lintas. Kami berharap masyarakat semakin disiplin dalam berkendara serta lebih waspada terhadap potensi kejahatan di sekitar mereka. Polres PALI akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap pelanggar hukum demi keamanan bersama," tegas AKBP Khairu Nasrudin.


Kegiatan KRYD berakhir pada pukul 22.00 WIB dengan situasi yang aman dan terkendali. Usai pelaksanaan, personel Polsek Talang Ubi melaksanakan apel konsolidasi untuk melakukan analisis dan evaluasi (Anev) guna meningkatkan efektivitas kegiatan serupa ke depannya.


"Dengan adanya razia rutin seperti ini,diharapkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalulintas dan keamanan lingkungan semakin meningkat,sehingga Kabupaten PALI tetap kondusif dan aman dari berbagai potensi gangguan Kamtibmas."pungkas Kompol Robi Sugara. (sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts