Api Ngamuk di Desa Raja, Pemilik Rumah Alami Luka Bakar


PALI. SININEWS.COM - Kebakaran terjadi lagi di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) siang ini 22 Mei 2025 sekitar pukul 12.20 WIB, dimana kali ini api ngamuk di Desa Raja Kecamatan Tanah Abang tepatnya di Dusun 7.


Sontak saja, atas kejadian tersebut warga pun berhamburan keluar rumah dan menuju titik lokasi serta berupaya melakukan pemadaman dengan alat seadanya serta melaporkan insiden itu ke Kepala Desa serta Dinas Damkar kabupaten PALI.


Pada kejadian itu, Sukeni (50) pemilik rumah alami luka bakar akibat berusaha menyelamatkan harta bendanya dari dalam rumah.


Dari keterangan warga setempat bahwa penyebab api belum diketahui dari mana asalnya.


"Entah dari mana asalnya api berkobar di rumah tersebut dan langsung membesar," ujar Rudi salah satu warga setempat.


Ditambah Rudi bahwa saat kejadian pemilik rumah tengah berada di dalam rumahnya yang langsung berusaha menyelamatkan harta bendanya.


"Pemilik rumah berusaha menyelamatkan harta bendanya, tetapi naas dia terluka terkena api dan langsung dilarikan ke puskesmas," imbuhnya.


Api bisa dipadamkan dan tidak merembet ke rumah lainnya setelah mobil Damkar dari Pertamina dan Dinas Damkar datang.


"Awalnya warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya dibantu Bentor Damkar milik Pemdes. Tak lama datang mobil Damkar dari Pertamina dan Dinas Damkar PALI sehingga api bisa dipadamkan," terang Rudi.


Sementara dari keterangan Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan kabupaten PALI Ibrahim Cik Ading menyatakan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya langsung meluncur ke lokasi.


"Penyebab kebakaran diduga dari korsleting listrik, beruntung tidak ada korban jiwa, tapi pemilik rumah alami luka bakar dan saat ini dibawa ke Puskesmas. Untuk kerugian ditaksir mencapai Rp 100 jutaan," ungkap Ibrahim. (sn/perry)

Share:

Polres PALI Ungkap 82 Kasus dan Tangkap 50 Tersangka Selama Ops Sikat Musi 2025


PALI. SININEWS.COM – Kepolisian Resor (Polres) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar konferensi pers hasil pelaksanaan Operasi Sikat Musi I Tahun 2025 yang digelar selama 16 hari, terhitung sejak 5 Mei hingga 20 Mei 2025. Operasi ini merupakan bagian dari Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan yang dilaksanakan serentak di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan, dengan fokus utama pada pemberantasan kejahatan jalanan seperti curat (pencurian dengan pemberatan), curas (pencurian dengan kekerasan), curanmor (pencurian kendaraan bermotor), serta premanisme.


Bertempat di halaman depan Mako Polres PALI, Kamis (22/5/2025) pukul 13.30 WIB, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., secara resmi membeberkan capaian selama operasi tersebut. Turut hadir dalam acara ini para pejabat utama Polres, kapolsek jajaran, dan awak media.


Dalam keterangannya, Kapolres mengungkapkan bahwa selama operasi berlangsung, pihaknya berhasil mengungkap total 82 kasus, yang terdiri dari 44 kasus kejahatan jalanan (3C) dengan 50 tersangka, serta 38 kasus premanisme dengan jumlah 38 tersangka.


> “Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh jajaran. Kami mengedepankan tindakan represif yang didukung oleh intelijen, demi menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di tengah masyarakat,” ujar AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait.




Tak hanya itu, dalam kesempatan yang sama, Polres PALI juga menyerahkan kembali barang bukti berupa satu unit sepeda motor kepada pemiliknya, Purwo Suwito, warga Talang Akar. Motor tersebut sebelumnya dilaporkan hilang dicuri saat pemiliknya tertidur lelap di rumahnya pada dini hari.


Dengan mata berkaca-kaca, Purwo menyampaikan rasa syukurnya kepada jajaran kepolisian.


> “Saya sangat berterima kasih kepada Pak Kapolres dan seluruh tim yang bergerak cepat. Alhamdulillah motor saya kembali. Ini luar biasa, saya salut dengan kinerja Polres PALI. Bravo Polri!” tuturnya penuh haru.




Kapolres PALI menutup konferensi pers dengan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada dan aktif menjaga keamanan lingkungan.


> “Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polres PALI, untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas,patuhi peraturan berlalu lintas,jaga ketertiban bersama, mari bersinergi jauhi Narkoba serta tindakan kriminal lainnya,jangan melanggar hukum kalau tidak mau dihukum dan Laporkan setiap tindak kejahatan,karena partisipasi publik adalah kunci utama dalam menjaga ketertiban dan keamanan,”pungkas pejabat nomor satu ini dihadapan para awak media. 


Keberhasilan Polres PALI ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat dan diharapkan menjadi motivasi dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten PALI ke depan.(sn/perry)

Share:

Bupati H Edison Hadir Langsung Kegiatan Launching Program 100 Hari Kerja dan Pekan Kebudayaan Daerah 2025.

MUARA ENIM, SININEWS.COM -- Bupati Muara Enim, H. Edison, SH, M.Hum, bersama Wakil Bupati Hj. Sumarni, M.Si, menghadiri langsung acara Launching Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim, Rabu (21/05/2025), yang digelar di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim.

Acara tersebut sekaligus dirangkaikan dengan pembukaan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kabupaten Muara Enim Tahun 2025, yang mengusung tema: "Melalui Pekan Kebudayaan Daerah Kita Ekspresikan Potensi Budaya Lokal."

Dalam sambutannya, Bupati Edison menegaskan bahwa Program Muara Enim MEMBARA akan diwujudkan dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, dengan fokus utama pada sektor pendidikan dan kesehatan.

“Kita prioritaskan kebutuhan pendidikan, mulai dari penyediaan transportasi untuk kepala sekolah, motor untuk SD dan mobil untuk SMP. Sementara bagi siswa-siswi, semua perlengkapan sekolah seperti seragam dan buku LKS akan digratiskan,” jelasnya.

Wakil Bupati Hj. Sumarni turut menekankan pentingnya pemerataan kesejahteraan bagi masyarakat lokal.

“Muara Enim ini kaya, dan kekayaan itu seharusnya dinikmati oleh masyarakatnya sendiri, bukan oleh orang luar. Dengan Program MEMBARA ini, mari kita wujudkan masyarakat Muara Enim yang sejahtera,” ujarnya penuh semangat.

Usai menyampaikan sambutan, Bupati dan Wakil Bupati turut menandatangani simbolis dimulainya Penerimaan Peserta Didik Baru Gratis. Mereka juga meninjau langsung pameran kebudayaan dan memberikan penilaian pada lomba menu makanan tradisional yang menjadi bagian dari rangkaian acara.

Kegiatan ini menjadi tonggak awal implementasi program kerja pemerintah daerah dan sekaligus bentuk komitmen dalam melestarikan budaya lokal serta meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Muara Enim.


Dari pantauan di lokasi acara, kegiatan berjalan meriah dengan penampilan tari tarian dan nyanyian serta solawat dalam penyambutan kedatangan Bupati Muara Enim H Edison SH MHum dan Wakil Bupati Muara Enim Hj Sumarni Msi beserta Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim dan rombongan. (ADV)

Share:

Kerap Resahkan Warga, Polsek Talang Ubi Bubarkan Balap Liar di Sumberrejo


Polsek Talang Ubi Bubarkan Balap Liar di Jalan Raya Sumberjo: Kapolres PALI Apresiasi Respons Cepat Anggota di Lapangan


Talang Ubi. SININEWS.COM – Kepolisian Sektor Talang Ubi kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban masyarakat dengan melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dan menindak tegas laporan warga terkait aksi balap liar yang meresahkan di Jalan Raya Sumberjo, Kelurahan Talang Ubi Utara, Kabupaten PALI.


Kegiatan yang dimulai pada pukul 20.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Pawas IPTU Darlansyah, SH, bersama tim gabungan dari KSPK, Reskrim, dan Samapta. Dalam patroli ini, tim menyisir berbagai titik rawan termasuk perbankan, minimarket, hingga perbatasan antar kabupaten. Namun puncak perhatian tertuju pada respons cepat terhadap laporan RT 12 Sumberjo mengenai aksi balap liar yang dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.


Sekira pukul 21.30 WIB, petugas bergerak cepat ke lokasi dan langsung membubarkan aktivitas balap liar tersebut. Selain itu, masyarakat sekitar diberikan himbauan tegas dan edukatif terkait bahaya aksi balap liar, pentingnya menaati aturan lalu lintas, serta ajakan untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.


Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Talang Ubi, KOMPOL Robi Sugara, SH, MH, M.Si, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah cepat dan sigap yang dilakukan anggotanya.


> “Kami menegaskan bahwa tidak ada ruang untuk aksi balap liar di wilayah hukum Polres PALI. Hal ini bukan sekadar melanggar hukum, tapi juga ancaman nyata bagi keselamatan masyarakat. Saya apresiasi respon cepat Polsek Talang Ubi dalam membubarkan aksi tersebut. Kegiatan seperti ini akan terus kami intensifkan demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” tegas Kapolres sebagaimana disampaikan oleh Kapolsek Talang Ubi.




Lebih lanjut, KOMPOL Robi Sugara menjelaskan bahwa kegiatan KRYD ini bukan hanya sebagai bentuk penegakan hukum, tetapi juga bagian dari upaya preventif dalam membangun kesadaran hukum masyarakat. Petugas memberikan teguran kepada pengendara yang tidak melengkapi surat-surat kendaraan serta mengedukasi para pemuda yang nongkrong larut malam untuk segera pulang demi menghindari potensi menjadi korban maupun pelaku tindak kriminal.


“Melalui KRYD, kami ingin menanamkan budaya tertib lalu lintas dan menjaga lingkungan sosial yang aman dari gangguan kamtibmas. Kita semua punya tanggung jawab untuk menjaga ketertiban, bukan hanya polisi, tapi seluruh elemen masyarakat,” ujar Kompol Robi.


Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 23.00 WIB tersebut ditutup dengan apel konsolidasi untuk evaluasi dan perencanaan kegiatan lanjutan. Situasi selama pelaksanaan dinyatakan aman dan kondusif.


"Dengan semakin aktifnya Polsek Talang Ubi dan dukungan masyarakat,diharapkan upaya preventif seperti ini dapat mencegah tindak kriminalitas dan pelanggaran lalu lintas yang mengancam keselamatan bersama."pungkas Kompol Robi Sugara.(sn/perry)

Share:

Bupati PALI Tinjau Sumur Minyak Pertamina Adera


PALI. SININEWS.COM — Dalam rangka memperkuat potensi daerah di sektor energi dan pariwisata, Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Asgianto, ST, melaksanakan kunjungan kerja ke Kecamatan Tanah Abang yang mendapat pengamanan penuh dari jajaran Polsek Tanah Abang, Rabu (21/5/2025).


Kunjungan dimulai sekitar pukul 14.00 WIB dengan agenda utama meninjau Sumur #51 milik PT Pertamina UBEP Adera di Desa Muara Sungai dan melanjutkan kegiatan promosi wisata di situs bersejarah Candi Bumi Ayu, Desa Bumi Ayu.


Dalam kunjungan ke Sumur #51, Bupati Asgianto membuat video singkat sebagai bentuk dukungan dan promosi terhadap keberadaan BUMN di wilayahnya. 


Ia menekankan pentingnya keberadaan PT Pertamina sebagai salah satu penggerak ekonomi lokal yang mendukung pembangunan daerah. 


“Sumur ini adalah aset vital pemerintah yang memberi kontribusi nyata bagi perekonomian PALI,” ujar Bupati dalam keterangannya.


Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Tanah Abang H. Darmawan, SH, Pimpinan PT Pertamina UBEP Adera Ubaidilah, Mayor Inf. Mochammad Hasyim dari Security Pertamina, perwakilan Polsek Tanah Abang Aipda Roy. P. Saragih, serta para kepala desa se-Kecamatan Tanah Abang.


Setelah kegiatan di Pertamina, rombongan melanjutkan kunjungan ke Candi Bumi Ayu sekitar pukul 15.00 WIB. Di lokasi wisata bersejarah tersebut, Bupati kembali membuat video promosi untuk meningkatkan minat wisatawan terhadap situs cagar budaya yang menjadi kebanggaan Kabupaten PALI. 


“Wisata dan budaya harus bersinergi dengan ekonomi rakyat. Potensi seperti Candi Bumi Ayu harus kita promosikan lebih masif,” tegas Bupati.


Kegiatan berakhir pukul 16.40 WIB dengan situasi berjalan lancar, aman dan kondusif. 


Polsek Tanah Abang turut berperan penting dalam menjamin keamanan jalannya seluruh rangkaian acara.


Kunker ini menandai langkah strategis Pemkab PALI dalam mengangkat potensi daerah baik dari sektor energi maupun pariwisata guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal, khususnya di Desa Muara Sungai dan Bumi Ayu.(sn/perry)

Share:

Pemda PALI Targetkan Bedah Rumah 4.179 Unit RTLH


PALI. SININEWS.COM -- Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menargetkan penyelesaian 4.179 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) agar masyarakat nyaman menempati kediamannya tanpa was-was.


Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perkim Kabupaten PALI, Jefran saat launching program bedah rumah terhadap RTLH di Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi, tadi pagi 21 Mei 2025.


Menurut Jefran bahwa target bedah rumah kali ini berbarengan dengan program program pusat 3 juta rumah.


"Program bedah rumah kali ini berbarengan program pusat 3 juta rumah, di PALI ditargetkan ada 4.179 unit rumah yang akan dibedah," ujar Jefran.


Jefran juga menyebut bahwa kedepan dipastikan akan bertambah warga penerima manfaat program bedah rumah RTLH.


"Pasti kedepan akan bertambah warga penerima bantuan ini. Untuk ukuran rumah semuanya sama yakni 6x6 dengan dua kamar dan satu dapur," sebutnya.


Selain bedah rumah terhadap RTLH, Jefran juga menyatakan bahwa pemerintah kabupaten PALI akan merelokasi ke kawasan yang lebih layak bagi pemukiman warga yang terdampak pada pekerjaan perluas lan sungai.


"Bagi pemukiman warga yang terdampak pada perluasan sungai, nanti kita akan relokasi ke kawasan yang lebih layak," ucapnya.(sn/perry)

Share:

Bupati PALI Keluarkan Edaran Penertiban Hewan Berkaki Empat, Warga Sambut Hangat


PALI. SININEWS.COM -- Untuk menertibkan hewan berkaki empat agar tidak menimbulkan permasalahan ditengah-tengah masyarakat, Bupati PALI Asgianto ST mengeluarkan surat edaran nomor: 520/96/SE/DIPERTA/2025.

Dalam surat edaran tersebut, Bupati PALI menghimbau kepada seluruh masyarakat yang memiliki hewan ternak berkaki empat untuk memelihara ketertiban umum agar tidak mengganggu kegiatan masyarakat lainnya.

Pada edaran itu, pemilik hewan ternak berkaki empat untuk menjaga hewan peliharaannya untuk tidak berkeliaran di jalan umum, fasilitas umum dan pekarangan warga lain.

Lalu menyiapkan kandang sesuai standar jenis hewan dan jumlah hewan peliharaannya.

Kemudian menjaga kebersihan lingkungan dengan rutin membersihkan kotoran dan sisa makanan agar tidak mengganggu masyarakat lain.

Dan memberikan vaksin terhadap hewan peliharaannya agar sehat juga menghindari segala bentuk gangguan yang ditimbulkan oleh hewan peliharaannya.

Bupati juga memerintahkan kepada seluruh Kepala Desa atau lurah dan camat agar mensosialisasikan isi surat edaran itu serta melakukan pemantauan dan pembinaan kepada pemilik hewan peliharaan berkaki empat.

Adanya surat edaran itu, warga pun menganut baik untuk mengentaskan konflik antara pemilik hewan ternak berkaki empat dan pemilik lahan perkebunan yang rusak akibat hewan berkeliaran.

"Saya sangat senang dengan keluarnya edaran ini, sebab sering kali kawanan sapi masuk ke kebun ubi dan merusak isi kebun. Tetapi saat kita mengadu ke pemerintah desa, tidak ada solusi atau penyelesaian karena terkendala aturan," ungkap Imron, petani asal Simpang Raja.(sn/perry)





Share:

Berani Ancam Perempuan Gunakan Senjata Api, Pria Ini Diciduk Polsek Penukal Abab


PALI. SININEWS.COM -- Unit Reskrim Polsek Penukal Abab Polres PALI Polda Sumsel berhasil mengungkap kasus tindak pidana pengancaman dengan senjata api yang terjadi di wilayah hukum mereka. 

Seorang petani berinisial HR (42) ditangkap setelah melakukan aksi pengancaman terhadap seorang perempuan di kawasan perkebunan karet Desa Sungai Langan, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI.


Kejadian bermula pada Sabtu, 28 Desember 2024 sekitar pukul 15.00 WIB. Pelaku menghadang korban Yusnaini (39), seorang petani asal Desa Tanah Abang, di kebun karet wilayah Talang Kukui. Dengan menodongkan senjata api rakitan jenis kecepek, pelaku mengancam korban sambil mengeluarkan kata-kata bernada intimidatif. 


“Nak mati kamu ape endak tekapar disikak kalu dak galak baleklah,” ujar pelaku, sebagaimana disampaikan oleh korban dalam laporan ke Polsek.


Merasa nyawanya terancam, korban segera melarikan diri dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Penukal Abab. Laporan tersebut tercatat dengan nomor: LP/B/167/XII/2024/SPKT/POLSEK PENUKAL ABAB/POLRES PALI/POLDA SUMSEL.


Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Penukal Abab AKP Dedy Kurnia, S.H. langsung memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Hartoyo, S.H. beserta Tim Srigala untuk melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan mengarah pada keberadaan tersangka di pondok kebun miliknya di Dusun III Desa Sungai Langan.


“Pada Senin malam, 19 Mei 2025 sekitar pukul 23.00 WIB, Tim Srigala berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan. Saat diinterogasi, pelaku mengakui seluruh perbuatannya,” ungkap AKP Dedy Kurnia, S.H.


Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:


1 pucuk kecepek laras panjang


1 senapan angin merek Sanaji


1 botol mesiu (sandawa)


10 butir peluru potongan timah


50 butir peluru senapan angin


10 potongan kecil kep warna merah muda dalam botol minyak rambut


1 sekop dari pipa paralon


Segumpalan sabut kelapa



Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kapolsek Penukal Abab menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tersebut.


 “Kami berkomitmen penuh untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Tidak ada tempat bagi aksi-aksi kriminalitas, apalagi yang melibatkan senjata api rakitan di wilayah hukum Polres PALI,” ujar AKP Dedy Kurnia mewakili Kapolres.


Saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Penukal Abab untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi akan menjerat tersangka dengan Pasal 335 Ayat (1) ke-1 KUHP tentang pengancaman serta Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api ilegal.


"Polres PALI mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan tindakan yang mencurigakan, guna bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing." pungkas AKP Dedy.(sn/perry)

Share:

Wujudkan Program Satu Desa Satu Produk, Bupati PALI Kunjungi Kampung Jengkol

Wujudkan Program Satu Desa Satu Produk, Bupati PALI Kunjungi Kampung Jengkol Lorong Asrama 


PALI. SININEWS.COM -- Dalam mewujudkan program satu desa satu produk, Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Asgianto ST bertandang ke Kampung Jengkol di Kelurahan Talang Ubi Timur, Rabu 21 Mei 2025.

Kedatangan Bupati PALI ke Kampung Jengkol untuk mendorong pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk mengembangkan usahanya.

Kedatangan Bupati PALI ke Kampung Kenal didampingi Lurah Talang Ubi Timur Rita Anwar serta sejumlah pegawai pemerintahan kabupaten PALI.

Pada kesempatan itu, Bupati PALI Asgianto menyatakan bahwa pemerintahan yang dipimpinnya tengah mendata di seluruh desa dan kelurahan produk-produk yang menjadi unggulan dan menjadi khas kabupaten PALI.

"Saat ini saya mengunjungi kampung jengkol di Talang Ubi Timur, keripik jengkol ini merupakan olahan khas PALI yang harus terus dikembangkan," ungkap Bupati.

Bupati juga akan mendorong pelaku UKM untuk terus mengembangkan usahanya dalam mewujudkan program satu desa satu produk.

"Jadi kedepan kita dorong pelaku UKM untuk menciptakan produk unggulan agar program yang kita canangkan bisa terwujud," harapnya.

Agar program satu desa satu produk terwujud dan pelaku UKM bisa maju, Bupati mengajak semua lapisan masyarakat untuk mendukung.

"Untuk itu saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung terciptanya program satu desa satu produk supaya UMKM di kabupaten PALI semakin maju," ajaknya.

Sementara itu, Lurah Rita Anwar menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan terhadap pelaku UKM yang hingga saat ini masih aktif melakukan kegiatan usahanya.

"Salah satunya kampung jengkol ini, yang nantinya akan kita patenkan menjadi produk unggulan di Kelurahan Talang Ubi Timur. Jadi ketika masyarakat mendengar kampung jengkol akan tertuju di kelurahan kami," kata Lurah yang selalu aktif menggerakkan masyarakatnya itu.(sn/perry)
Share:

Ketika Tempe Dituding Jadi Penyebab Keracunan MBG, Pelaku Usaha Bereaksi


PALI. SININEWS.COM -- Hasil laboratorium yang menyebut tempe mengandung bakteri Staphylococcus aureus dalam kasus keracunan massal di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), sebagaimana disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan beberapa hari lalu, memicu reaksi keras dari para pelaku usaha tempe setempat.


Staphylococcus aureus merupakan bakteri yang secara alami terdapat pada kulit manusia. Bakteri ini dapat berpindah ke makanan melalui kontak langsung, seperti dari tangan yang tidak bersih atau peralatan masak yang terkontaminasi. Namun, bakteri ini umumnya akan mati jika makanan dimasak pada suhu tinggi, seperti saat digoreng atau direbus.


Eka Balgis Talang Jepit, pedagang tempe di pasar tradisional PALI, menyampaikan kekecewaannya atas pemberitaan yang langsung mengaitkan tempe sebagai penyebab keracunan.


“Kami sangat menyayangkan kalau tempe langsung disalahkan. Ini bisa membuat masyarakat takut makan tempe, padahal tempe sudah turun-temurun menjadi makanan pokok yang bergizi dan terjangkau,” ujarnya Rabu (21/5/2025).


Ia menambahkan, kemungkinan besar kontaminasi terjadi setelah proses memasak, bukan pada tempe mentah.


“Masalahnya bukan pada tempenya, tetapi bisa saja pada penanganan setelah tempe dimasak,” tambahnya.


Para pelaku usaha tempe menduga bahwa kontaminasi bakteri terjadi setelah proses penggorengan, terutama dalam tahap distribusi atau penjamahan makanan yang tidak higienis.


“Kami sebagai produsen dan penjual sudah sangat hati-hati dalam proses produksi. Tempe mentah atau fermentasinya harus benar-benar bersih baik dari kacang kedelai maupun dari tangan. Kalau terkontaminasi, misalnya oleh garam atau minyak, tempe tidak akan jadi,” jelas Rika Apriyani, penjual tempe Pasar Tradisional Pendopo Pali.


Rika menambahkan bahwa tempe yang sudah semangit atau hampir busuk masih sering diminta oleh pelanggan untuk diolah menjadi campuran sayur atau masakan lainnya karena masih memiliki peminat tersendiri.


Karena itu, para pelaku usaha meminta agar pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, dan pihak terkait tidak terburu-buru menyalahkan tempe.


“Kami berharap investigasi dilakukan secara objektif dan menyeluruh sebelum mengambil kesimpulan. Jangan sampai masyarakat salah paham dan para pelaku usaha tempe menjadi korban ” tegas Rika.


Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI, H. Andre Fajar Wijaya, membenarkan bahwa hasil uji laboratorium menunjukkan adanya Staphylococcus aureus dalam jumlah melebihi ambang batas pada sampel tempe goreng yang diuji.


“Secara teori, memang benar bahwa Staphylococcus aureus bisa mengontaminasi makanan dari tangan penjamah yang tidak menggunakan alat pelindung, atau dari peralatan makan yang tidak bersih. Namun, Dinas Kesehatan tidak bisa menyatakan secara pasti kapan kontaminasi terjadi, karena hasil laboratorium hanya menyebutkan keberadaan bakteri tersebut,” jelas Andre.


Ia menambahkan bahwa hasil tersebut dikeluarkan oleh Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BLKM) Palembang, institusi resmi yang berwenang dalam pengujian makanan.


Kasus ini telah menimbulkan keresahan di masyarakat serta berdampak langsung terhadap penjualan tempe di sejumlah pasar tradisional di PALI. Para pedagang berharap penanganan kasus ini dilakukan secara adil dan berbasis bukti agar tidak merugikan pelaku usaha secara sepihak.(sn/perry)

Share:

Puluhan Pegawai Puskemas Tanah Abang Geruduk Dinkes PALI



PALI. SININEWS.COM - Puluhan pegawai dari Puskesmas Tanah abang menggeruduk Dinas Kesehatan Kabupaten PALI pada Rabu 21 Mei 2025.


Kedatangan hampir seluruh pegawai Puskesmas Tanah Abang untuk menuntut kepala Puskesmas Tanah Abang di lengserkan atau dievaluasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten PALI.


Tuntutan itu sami sampaikan karena dinilai tidak profesional dan arogan.


"Kepala Puskesmas Tanah Abang tidak segan-segan mempermalukan pegawai di depan umum sehingga banyak pegawai trauma," ungkap salah satu pegawai.


Untuk itu mereka meminta Bupati dan Dinas terkait untuk mengevaluasi  Kepala Puskesmas Tanah abang. 


"Kami meminta ganti saja Kepala Puskesmas Tanah Abang," pintanya.


Berikut ini 7 tuntutan pegawai Puskesmas Tanah abang kepada Pemda PALI dan Dinas terkait. 

1. Adanya setor balik jasa JKN sebesar 25% (uang sudah masuk kerekening sesuai dengan seharusnya, tetapi setelah itu kami disuruh setor balik secara cash sebesar 25% dari jumlah uang yang masuk) setor balik BOK sebesar 20% (uang masuk 75.000,- disuruh setor balik 15.000). kami tidak tahu kemana uang setor balik itu/ tidak transparan dan tidak jujur. Uang dikumpulkan kebendahara JKN (Ibu Heryani) atas perintah pimpinan Puskesmas kalau tidak setor balik dengan ancaman tidak ditanda tangan logbook untuk E-kinerja.

2. Pimpinan yang arogan (marah-marah didepan pasien, tempat umum/ diruang terbuka)

3. Kami tidak setuju suami istri satu kantor karena aturan memang tidak boleh suami istri satu kantor (suami dalam pengaruh istri, sedang ada masalah keluarga diluapkan/marah-marah dibawa kepuskes)

4. Kami bekerja dibawah tekanan (memberi perintah dengan omongan kasar/marah dan pada saat libur tetap ditekan dengan pekerjaan yang tidak terlalu urgent)

5. Urusan pegawai dipersulit (pegawai sudah bekerja dengan baik giliran pegawai minta tanda tangan E-kinerja tidak diberi)

6. Tidak ada rasa empati dengan pegawai

7. Arogan mengambil keputusan tanpa memberitahu yang bersangkutan, tidak suka sama staf langsung dipermalukan didepan banyak staf diapel pagi sore, selalu merendahkan staf, tidak menghargai staf.


Usai pertemuan tersebut sejumlah awak media mencegat Kepala Ka dinkes Andre Fajar wijaya namun beliau menolak memberikan keterangan karena buru-buru akan mengikuti sidang di kantor Bupati (sn/perry)

Share:

Dukung Ops Sikat Musi 2025, Satsamapta Polres PALI Buktikan Dengan Kegiatan Ini


PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka mendukung Operasi Sikat 1 Musi 2025, Sat Samapta Polres PALI kembali menggelar Patroli Perintis Presisi di wilayah rawan gangguan kamtibmas, Selasa (20/05/2025). 


Patroli kali ini difokuskan di sekitaran area PT SERVO Unit-64 Kabupaten PALI, yang dinilai sebagai titik strategis pengawasan keamanan.


Patroli yang dipimpin oleh AIPDA Wawan Agus Handoko, A.Md., bersama empat personel lainnya yakni BRIPDA Achmad Alhadi, BRIPDA Muhamad Vijai, BRIPDA M. Ismail Syaputra Maliki, dan BRIPDA Dion Vima A., menyusuri area kerumunan yang dinilai berpotensi menjadi titik aksi premanisme dan kriminalitas.


Mengacu pada Sprint Patroli Nomor: Sprin / 12 / IV / 2025 / SAMAPTA, kegiatan ini bertujuan memastikan tidak ada gangguan keamanan yang dapat mengancam kenyamanan masyarakat dan aktivitas industri di wilayah tersebut. 


Para personel juga melakukan sambang dan koordinasi langsung dengan anggota pengamanan yang bertugas di PT SERVO untuk memperkuat sinergi dalam menciptakan wilayah yang aman dan kondusif.


"Kegiatan ini menjadi bagian penting dari Operasi Sikat 1 Musi 2025, dengan sasaran utama tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, Curanmor) serta premanisme yang kerap meresahkan masyarakat," jelas Kasat Samapta Polres PALI, AKP Hermanto, A.Md.


Dengan kehadiran patroli di lapangan, masyarakat dan pihak perusahaan merasa lebih tenang dan terlindungi. 


Tim patroli memastikan bahwa hingga saat ini, situasi di Kabupaten PALI, khususnya di sekitar PT SERVO, dalam keadaan kondusif dan terkendali.


Langkah ini menjadi komitmen Polres PALI dalam memberikan rasa aman kepada seluruh warga, sekaligus menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga stabilitas wilayah, terutama di kawasan yang menjadi pusat aktivitas ekonomi daerah.(sn/perry)

Share:

Bobol Rumah Lewat Atap, Pria Ini Nyerah Ditangan Tim Beruang Hitam




PALI. SININEWS.COM — Aksi nekat seorang pria membobol rumah warga lewat atap dapur akhirnya berujung di jeruji besi. Satreskrim Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menangkap pelaku pencurian dengan pemberatan yang meresahkan warga di Desa Sungai Ibul, Kecamatan Talang Ubi.


Pelaku berinisial E.A. (29), seorang buruh harian, ditangkap di rumahnya sendiri di Dusun II Desa Sungai Ibul, Selasa (20/5/2025), setelah menjadi buronan selama lebih dari dua minggu sejak kejadian pada 28 April 2025.


Modus Tak Biasa: Masuk Lewat Atap, Kabur Lewat Pintu


Peristiwa bermula saat rumah korban, Riska Arista Citra (30), dalam keadaan kosong sekitar pukul 09.00 WIB. Pelaku masuk dari atap dapur dengan cara mencongkel genteng menggunakan dua buah palu. Setelah berhasil masuk, pelaku merusak meja kompor, membuka lemari di kamar korban, dan mengambil uang tunai Rp2.700.000 dari dalam dompet.


Namun apes, pelaku keluar lewat pintu belakang rumah dengan merusak kusen pintu dan tertangkap mata dua saksi, yakni Kopar (60), seorang Linmas desa, dan Itun (55), warga setempat. Mereka sempat melihat pelaku kabur dari rumah korban.


Korban yang mengetahui rumahnya dibobol langsung melapor ke Polres PALI. Laporan tercatat dengan nomor: LP/B/132/IV/2025/SPKT/Polres PALI/Polda Sumsel. 


Kasat Reskrim Polres PALI AKP Nasron Junaidi,S.H., M.H., yang menerima informasi mengenai keberadaan pelaku langsung menggerakkan unit Reskrim. Di bawah komando Kanit Idik I Pidum, IPDA La Ode Ananta Yudhistira, S.Tr.K., Tim Opsnal Beruang Hitam yang diketuai AIPDA Paryanto melakukan briefing dan penyergapan.


Tanpa perlawanan, pelaku diamankan dan mengakui seluruh perbuatannya dalam interogasi awal. 

Dari tangan pelaku,Polisi menyita satu buah palu bergagang kayu yang digunakan dalam aksinya. 


Saat ini, pelaku telah dibawa ke Mapolres PALI untuk proses hukum lebih lanjut.


Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Nasron Junaidi menyampaikan bahwa keberhasilan ini adalah wujud nyata keseriusan kepolisian dalam menindak kejahatan.


> "Kami tidak mentoleransi segala bentuk tindak kriminal. Keamanan warga adalah prioritas utama. Tim Reskrim Polres PALI, termasuk unit Beruang Hitam, akan terus bergerak cepat dan tegas terhadap para pelaku kejahatan. Ini adalah komitmen untuk menjaga stabilitas dan rasa aman masyarakat,"tegas AKP Nasron.


Pelaku kini dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-5 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, subsider Pasal 367 KUHP, dan terancam hukuman maksimal 7 tahun penjara.


"Polres PALI mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Sinergi antara warga dan aparat kepolisian adalah kunci menciptakan wilayah yang aman, nyaman, dan bebas dari kriminalitas.(sn/perry)

Share:

Nota Kesepahaman Ditandatangani, Pembangunan Jalan Khusus Angkutan Batu Bara dan 5 Jalan Layang Muara Enim Siap Dimulai


MUARA ENIM, SININEWS - Tepat di 100 hari kepemimpinannya, Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru dan Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., memastikan jalan khusus angkutan batu bara dan jembatan layang (fly over) perlintasan sebidang jalur kereta api di Kabupaten Muara Enim siap dibangun. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MOU) bersama percepatan pembangunan kedua proyek strategis dambaan masyarakat Bumi Serasan Sekundang tersebut oleh Gubernur, Bupati Muara Enim, Bupati Lahat, PT. Kereta Api Indonesia, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan dan Para Perusahaan Pertambangan Batu Bara di Ruang Pangpripta Nusantara, Kantor Bappeda Muara Enim, Selasa (20/05).

Gubernur didampingi Asisten Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc., menyampaikan pembangunan ini sangat mendesak karena tidak hanya berdampak pada kenyamanan maupun keselamatan masyarakat dalam berlalu lintas yang selama ini terganggu, namun juga sejalan dalam mendukung akselerasi target produksi batu bara nasional di Sumatera Selatan. Apalagi menurutnya saat ini sedang dibangun pula Terminal Logistik Bongkar Batu Bara di Keramasan, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang sehingga kehadiran jalan khusus maupun jalan layang perlintasan sebidang nantinya akan mendorong peningkatan kapasitas terminal yang menjadi bagian dari proyek strategis nasional tersebut. Gubernur berharap seluruh pihak yang telah menyepakati percepatan pembangunan dalam nota kesepahaman dapat berkomitmen segera merampungkan kedua proyek sehingga memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah, terutama kenyamanan dan kepentingan masyarakat umum.

Dalam kesempatan tetsebut Gubernur-pun mengapresiasi Bupati yang dinilai responsif dan aktif berkordinasi menyegerakan kesepakatan bersama ini. Sementara itu Bupati didampingi Wakil Bupati, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., menyampaikan terima kasih atas dukungan Gubernur maupun komitmen dari semua pihak sehingga pembangunan dapat segera dimulai. Dirinya bersyukur permasalahan yang selama ini menjadi dilema berkepanjangan di Kabupaten Muara Enim mendapatkan titik terang dan solusi terbaik. (RIL/SN)
 

Share:

Pertamina Pendopo Gelar Sosialisasi Security Awareness, Kapolsek Talang Ubi Berikan Petuah Berharga


PALI. SININEWS.COM - Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan di lingkungan kerja dan sekitar area operasional, PT Pertamina EP Field Pendopo menggelar kegiatan Sosialisasi Security Awareness pada Selasa (20/5/2025) pukul 10.30 WIB bertempat di Gedung Arsendora, Talang Ubi.


Kegiatan yang dihadiri puluhan peserta dari berbagai unsur ini menggambarkan komitmen Pertamina dalam membangun sistem keamanan yang kokoh dan bersinergi. 


Hadir dalam acara tersebut Kapolsek Talang Ubi KOMPOL Robi Sugara, SH, MH, M.Si; Danramil 404-03 Talang Ubi KAPTEN CZI Sujarwo; serta perwakilan internal security PT Pertamina EP Pendopo, yakni KAPTEN INF Madjuri dan KAPTEN Rudolf Barus.


Dalam sambutannya, Kapolsek Talang Ubi menekankan pentingnya peran tenaga pengamanan sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas dan kenyamanan di lingkungan kerja. 


“Kita harus menjadi tenaga pengamanan yang hebat, profesional, dan menjalankan tugas sesuai standar Sistem Manajemen Pengamanan (SMP). Dengan begitu, suasana kerja yang aman dan kondusif dapat terwujud,” tegasnya.


Tak hanya internal perusahaan, kegiatan ini juga mengajak masyarakat sekitar untuk lebih peduli terhadap lingkungan, terutama dalam hal keamanan. 


Ditekankan bahwa masyarakat dapat menjadi mitra penting dalam upaya pencegahan potensi gangguan seperti pencurian, sabotase, hingga bahaya kebocoran pipa.


“Keselamatan dan keamanan adalah tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi antara perusahaan, aparat keamanan, dan masyarakat sangat diperlukan,” ungkap Kapolsek.


Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergitas antara PT Pertamina EP Field Pendopo dengan aparat keamanan seperti Polsek dan Koramil Talang Ubi, demi menciptakan sistem keamanan yang tangguh, berkelanjutan, dan inklusif.


Dengan pelibatan aktif seluruh stakeholder, PT Pertamina EP Pendopo menunjukkan bahwa menjaga keamanan bukan sekadar kewajiban internal, tetapi komitmen kolektif demi operasional yang selamat dan berdaya saing.(sn/perry)

Share:

Gedung Serba Guna Dibobol, Kades Sinar Dewa Lapor Polisi

Gedung Serba Guna Dibobol, Kades Sinar Dewa Lapor Polisi


PALI. SININEWS.COM -- Gedung Serbaguna Desa Sinar Dewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dibobol maling tadi malam, Minggu 19 Mei 2025.

Sejumlah barang raib digondol maling, padahal barang itu merupakan aset desa yang merupakan milik bersama warga Desa Sinar Dewa.

Atas kejadian itu, Kepala Desa Sinar Dewa Bambang Wibowo melaporkan ke Mapolres PALI.

Laporan dengan bukti LP Nomor: STTLP/B1/161/V/2025/POLRES PALI sudah diterima dan tengah diproses kepolisian.

Dari keterangan Hadi, salah satu warga Sinar Dewa bahwa sejumlah barang hilang adalah 1 buah speaker aktif, 3 buah terpal tenda dan 1 buah drum plastik.

"Yang baru diketahui barang hilang itu speaker aktif, terpal dan drum plastik,' ungkap Hadi, Selasa 21 Mei 2025.

Sementara itu, Bambang Wibowo Kades Sinar Dewa menyebut bahwa kejadian itu baru diketahui Senin petang.

"Kejadian diperkirakan malam Minggu, tapi baru ketahuan kemarin saat saya pulang dari Pendopo saya curiga karena pintu gedung terbuka," ucap Kades.

Kades mengaku bahwa maling masuk diduga dengan cara gotong mencongkel pintu gedung.

"Pintu gedung sudah terbuka, dan saat dicek pintu ada bekas dicongkel," sebutnya.

Untuk barang yang hilang, Kades mengatakan saat ini masih dicek.

"Sementara yang baru kita ketahui ada tiga barang, yakni speaker aktif, terpal tenda dan drum plastik. Namun masih kita cek lagi dan menghitung aset desa yang ada dalam gedung tersebut. Kami berharap tidak ada lagi kejadian serupa serta meminta kepolisian bisa cepat mengungkap," tutup Kades. (sn/perry)


Share:

Fokus Jaga Keamanan di Jalan Lintas PALI, Polsek Talang Ubi Gelar Patroli Malam


Polsek Talang Ubi Gelar Apel Malam dan Patroli Wilayah, Wujudkan Keamanan dan Ketertiban di Jalan Lintas PALI


PALI. SININEWS.COM– Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya, Polsek Talang Ubi melaksanakan kegiatan Apel Malam yang dilanjutkan dengan Patroli Rutin pada Senin malam (19/5). Kegiatan tersebut dimulai pukul 20.00 WIB hingga selesai dan menyisir sejumlah titik strategis di sepanjang Jalan Lintas Kabupaten PALI.


Dipimpin langsung oleh Aipda Denny Irawan, S.H bersama tiga personel lainnya yakni Bripda Muhammad Ridho, Bripda M. Aulia Ikhsan, dan Bripda Rizky Alparezi, patroli ini menyasar rute dari Simpang Lima Pendopo hingga perbatasan Belimbing, Muaraenim.


Kapolsek Talang Ubi, Kompol Robi Sugara, S.H., M.H., M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan patroli ini difokuskan pada upaya pencegahan gangguan Kamtibmas, khususnya potensi tindak kriminalitas jalanan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).


> “Kami melaksanakan patroli malam untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Selain itu, personel juga memberikan himbauan kepada warga, khususnya anak-anak muda dan pelajar agar tidak bergadang hingga larut malam demi menghindari potensi negatif,” ujar Kompol Robi Sugara.


Tak hanya itu, tim patroli juga melakukan pengecekan terhadap fasilitas umum vital, seperti mesin ATM Cabang Talang Ubi Pendopo, guna memastikan tidak ada aktivitas mencurigakan.


Hasil dari kegiatan patroli menunjukkan situasi yang kondusif dan terkendali. Jalan lintas dari Simpang Lima hingga Desa Simpang Tais terpantau lancar, aman, dan tidak ditemukan adanya gangguan keamanan.


Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K, yang disampaikan melalui Kapolsek Talang Ubi.


> “Upaya ini merupakan bentuk nyata dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan hadir di tengah masyarakat. Saya mengapresiasi langkah cepat dan responsif jajaran Polsek Talang Ubi yang terus aktif menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah hukumnya."pungkas Kapolres PALI melalui Kompol Robi Sugara.(sn/perry)

Share:

Kapolsek Talang Ubi Dorong Siswa Jadi Generasi Unggul dan Andil Jaga Kamtibmas


Kapolsek Talang Ubi Hadiri Wisuda SMK YPIP: Dorong Siswa Jadi Generasi Unggul dan Menjaga Kamtibmas


PALI. SININEWS.COM – Kapolsek Talang Ubi KOMPOL Robi Sugara, S.H., M.H., M.Si. menghadiri acara kelulusan siswa-siswi SMK YPIP Talang Ubi Tahun Ajaran 2024/2025 yang digelar pada Senin (19/5/2025) di Gedung Pesos Komperta Pendopo, Kecamatan Talang Ubi. Kehadiran Kapolsek mewakili Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K sebagai bentuk komitmen Polres PALI dalam mendukung dunia pendidikan sekaligus menjalin kemitraan yang erat dengan masyarakat.


Acara tersebut berlangsung khidmat dan penuh antusiasme dengan dihadiri oleh berbagai unsur forkopimda dan tokoh masyarakat, termasuk Anggota DPRD PALI Juparman, Camat Talang Ubi Atmo Maryono, S.H., Lurah Talang Ubi Utara Suharja, A.Ma.Pd.Or., Ketua Yayasan YPIP Firdaus, S.Pd., Kepala SMK YPIP Ade Irawan, S.Pd., serta para guru, siswa dan orang tua.


Sebanyak 177 siswa, terdiri dari 73 laki-laki dan 104 perempuan, resmi dilepas dalam momen penuh haru dan semangat dengan mengusung tema: “Jangan Pernah Menyerah Dengan Mimpimu Karena Mimpi Terbesar Ada Pada Dirimu.”


Dalam sambutannya, KOMPOL Robi Sugara menyampaikan pesan khusus dari Kapolres PALI, yang menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi membangun masa depan bangsa.


> “Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. menitipkan pesan kepada seluruh siswa untuk tidak berhenti bermimpi dan berjuang. Pendidikan bukan hanya tentang nilai, tetapi tentang membentuk karakter dan integritas. Generasi muda harus mampu menjadi agen perubahan serta garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar KOMPOL Robi.




Tak hanya memberikan motivasi, Kapolsek juga menegaskan bahwa generasi muda adalah aset bangsa yang harus dipersiapkan untuk menghadapi tantangan zaman. Ia mengajak seluruh wisudawan untuk aktif berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.


> “Kalian adalah harapan bangsa. Jadilah pribadi yang unggul, tangguh, dan berkarakter. Jadikan ilmu yang didapat sebagai bekal untuk membangun masa depan dan menjaga nama baik almamater di mana pun kalian berada,” tambahnya.




Acara kelulusan ini turut dimeriahkan oleh penampilan marawis, parade jurusan, pencak silat, marching band, serta pengalungan samir dan pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi. Suasana haru tercipta saat siswa-siswi memberikan persembahan terakhir kepada para guru yang telah mendidik mereka selama tiga tahun.


Kegiatan berakhir sekitar pukul 14.00 WIB dalam situasi aman dan tertib, dengan pengamanan yang dilakukan oleh personel Polsek Talang Ubi.


Kapolsek Talang Ubi menegaskan bahwa kehadiran pihak kepolisian dalam kegiatan ini adalah bentuk nyata sinergi antara Polri dan dunia pendidikan.


> “Kami hadir untuk memberikan rasa aman dan memastikan bahwa setiap kegiatan masyarakat, termasuk di dunia pendidikan, dapat berlangsung dengan tertib dan lancar,” tegas KOMPOL Robi.


Dengan semangat dan dukungan dari semua pihak, diharapkan para lulusan SMK YPIP Talang Ubi mampu melangkah ke masa depan dengan percaya diri, membawa nama baik sekolah, dan menjadi generasi penerus bangsa yang berdaya saing tinggi.(sn/perry)

Share:

Pusat Oleh-oleh Khas PALI Hadir di Talang Bulang, Aneka Olahan Nanas Penuhi Etalase


Pusat Oleh-oleh Khas PALI Hadir di Talang Bulang, Aneka Olahan Nanas Penuhi Etalase 



PALI. SININEWS.COM -- Pusat Oleh-oleh khas kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kini hadir di jalan lintas tepatnya di Desa Talang Bulang Kecamatan Talang Ubi dengan menyajikan berbagai macam olahan makanan yang berbahan dasar berasal dari desa tersebut, salah satunya olahan nanas.

Pusat oleh-oleh khas PALI di Desa Talang Bulang dibuka perdana pada Senin 19 Mei 2025 yang dihadiri langsung Kepala Dinas Koperasi dan UKM Raden Abdurohman.

Dikemukakan Kepala Desa Talang Bulang Menriadi bahwa pusat oleh-oleh khas PALI sengaja dibuka di desanya setelah melihat peluang yang cukup menjanjikan mengingat wilayahnya menjadi jalur utama warga beraktivitas serta menjadi lintas antar kabupaten bahkan provinsi.

"Desa kami menjadi perlintasan antar kabupaten juga antar provinsi, untuk itu kami melihat peluang itu dan kami sepakat mendirikan pusat oleh-oleh di sini," ujar Kades.

Diakui Kades bahwa selain menjadi jalur lintas, potensi sumberdaya alam yang melimpah di desanya yakni nanas bisa dikembangkan menjadi lebih memiliki nilai lebih dibandingkan harus dijual berbentuk buah.

"Nanas banyak dibudidayakan oleh petani kita, maka dari itu kita bentuk kelompok ibu-ibu untuk mengolah nanas menjadi berbagai macam panganan," imbuhnya.

Dengan berdirinya pusat oleh-oleh di Talang Bulang Kades berharap menjadi wadah masyarakat meningkatkan perekonomiannya.

"Kami prediksi pusat oleh-oleh ini akan menjadi tujuan warga luar PALI membeli buah tangan, dan pada tempat ini kami tampung semua produk olahan dari masyarakat yang tentunya harapan kami bisa meningkatkan dan menambah penghasilan masyarakat di desa ini," harap Kades.

Sementara itu, Ketua TP.PKK Desa Talang Bulang Hartini mengemukakan bahwa dasar melimpahnya nanas di desanya menjadi penggagas tim Ibu-ibu untuk mengembangkan potensi tersebut.

"Kami melihat nanas disini melimpah, kemudian kami kembangkan menjadi berbagai macam olahan dan kami dirikan pusat oleh-oleh ini sebagian wadah pemasaran. Untuk kualitas dan harga kami bisa bersaing, kalau tidak percaya silahkan datang sendiri," ucap Istri Kades Talang Bulang.

Ditempat sama, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Raden Abdurohman merasa yakin pusat oleh-oleh akan ramai dikunjungi warga luar.

Dan untuk mendorong agar pusat oleh-oleh berkembang, Raden Abdurohman akan mengusulkan semua OPD apabila ingin membawa oleh-oleh khas PALI atau memberikan cinderamata kepada tamu untuk membeli di Talang Bulang.

"Kita akan usulkan agar semua OPD untuk berbelanja disini apabila mau keluar daerah sebagai oleh-oleh atau memberikan cinderamata kepada tamu yang datang. Insyaallah kalau itu terlaksana, pusat oleh-oleh ini akan maju dan UKM kita yang akan mendapatkan keinginannya," terang Rohman.(sn/perry)
Share:

Pastikan Keamanan Kawasan Jalan Lintas, Polsek Talang Ubi Gelar Patroli Malam



PALI. SININEWS.COM – Demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di wilayah hukumnya, Polsek Talang Ubi kembali menggelar Apel Malam yang dilanjutkan dengan patroli menyisir kawasan rawan sepanjang Jalan Lintas dari Simpang Lima hingga Desa Simpang Tais, Kecamatan Talang Ubi, Minggu malam (18/5/2025).


Kegiatan yang dimulai pukul 21.00 WIB hingga selesai pukul 23.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Pawas Ipda Ikrom Ardiansyah, S.H., didampingi KSPK Aipda Candra Franata, serta dua personel lainnya yakni Bripda Ryan dan Bripda Fahledo.


Dalam pelaksanaan patroli, personel menyusuri titik-titik strategis seperti fasilitas perbankan (ATM), toko swalayan Indomaret dan Alfamart, serta sejumlah area publik yang berpotensi menjadi lokasi kerawanan gangguan kamtibmas.


“Tujuan kegiatan ini adalah menciptakan rasa aman bagi masyarakat, sekaligus mengedukasi warga agar turut serta menjaga keamanan lingkungan. Kami memberikan imbauan secara langsung untuk bersama-sama menciptakan suasana yang damai dan kondusif,” jelas Kompol Robi Sugara, S.H., M.H., M.Si., Kapolsek Talang Ubi.


Lebih lanjut, Kapolsek menyampaikan bahwa hasil patroli menunjukkan situasi sepanjang jalur yang dilintasi dalam kondisi aman, lancar, dan terkendali. Tidak ditemukan gangguan mencolok ataupun aktivitas mencurigakan selama giat berlangsung.


Sementara itu, Kapolres Pali AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kapolsek Talang Ubi, memberikan apresiasi atas kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas malam hari.


> “Saya mengapresiasi jajaran Polsek Talang Ubi yang terus aktif melaksanakan patroli rutin malam hari. Kegiatan ini sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Pali, khususnya dalam mencegah potensi kriminalitas di jam rawan. Kehadiran polisi di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata pelayanan prima kami kepada publik,” ujar AKBP Yunar sebagaimana disampaikan Kompol Robi Sugara.




Dengan kegiatan patroli berkala seperti ini, jajaran Polres Pali berharap masyarakat semakin merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas, serta terbangun sinergitas antara polisi dan warga dalam menciptakan kamtibmas yang berkelanjutan.(sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts