Tempati Sekretariat Baru, SMSI Musi Rawas Gelar Yasinan

Tempati Sekretariat Baru, SMSI Musi Rawas Gelar Yasinan


MUSI RAWAS. SININEWS.COM - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Musi Rawas gelar rapat perdana sekaligus membaca surah yasin bersama dengan seluruh jajaran pengurus, Kominfo Musi Rawas, PWI Musi Rawas, SMSI Lubuklinggau serta SMSI Muratara bertempat di kantor Sekretariat SMSI Musi Rawas Ruko Agropolitan Center Muara Beliti, Kamis (25/9/25) Pk. 11.00 Wib 


Plt Ketua SMSI Musi Rawas Iman Santoso dalam sambutannya mengatakan, Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud yang sudah membantu memfasilitasi meminjamkan gedung sekretariat untuk SMSI Musi Rawas, Kadis Kominfo Musi Rawas Adi Irawan melalui Kasi Bidang Pengawasan Danil, PWI Musi Rawas, SMSI Muratara serta seluruh jajaran pengurus SMSI Musi Rawas yang sudah meluangkan waktunya untuk menghadiri rapat perdana dan sekaligus membaca surah Yasin bersama agar kantor yang bakal ditempati ini bisa menyejukkan hati kawan-kawan pengurus sekaligus mendo'akan Almarhum Agus Hubya Handoyo semoga amal ibadah beliau semasa hidupnya di terima disisi Allah Swt. 

" Semoga dengan adanya kantor baru ini, Kawan - kawan bisa melaksanakan aktifitas keseharian dalam menjalankan tugasnya sebagai jurnalis, dan ada tempat untuk beristirahat dan saling bertukar pikiran sesama pemimpin media agar organisasi ini kedepannya lebih dikenal lagi,"ucap Iman sapaan akrabnya. 


Lanjut Iman mengatakan, Dirinya selaku Plt ketua SMSI Musi Rawas beserta jajaran siap membantu kinerja Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud beserta jajarannya dalam membangun Kabupaten Musi Rawas yang lebih baik lagi.

" Dan dirinya juga membuka pintu lebar-lebar kepada teman-teman jurnalis yang bertugas di Musi Rawas yang ingin bergabung di SMSI Musi Rawas,"ungkap Iman. 


Lebih lanjut Iman mengatakan, Dirinya meminta kepada seluruh jajaran pengurus SMSI Musi Rawas agar tetap kompak dan menjalin rasa kekeluargaan, Agar SMSI Musi Rawas dapat diterima baik dipemerintahan maupun masyarakat luas. 


Ditempat yang sama, Kadis Kominfo Musi Rawas Adi Irawan melalui Kasi bidang pengawasan Danil mengatakan, Sebelumya saya mewakili kadis Kominfo mengucapkan terima kasih banyak kepada jajaran pengurus SMSI Musi Rawas yang sudah mengundang kami dalam acara yasinan menempati kantor  baru. 

" Semoga dengan adanya kantor yang baru ini, seluruh jajaran pengurus SMSI Musi Rawas makin kompak dan bisa memberikan kontribusi hal yang positif dalam pemberitaan demi mewujudkan Musi Rawas MANTAB BERKELANJUTAN,"ungkap Danil. (SMSI Musi Rawas)

Share:

Hadiri Musdes Penetapan RKPDes 2026 Air Itam, Polsek Penukal Abab Sebut Kehadiran Kepolisian Bentuk Dukungan Pembangunan Desa

Polsek Penukal Abab Hadiri Musyawarah Desa Penetapan RKPDes 2026 di Desa Air Itam


PALI. SININEWS.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Penukal Abab menghadiri kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penetapan usulan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Desa Air Itam, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, Kamis (25/9/2025).


Dalam kegiatan tersebut, Polsek Penukal Abab diwakili oleh Bhabinkamtibmas Aipda Zulkarnain. Hadir pula sejumlah unsur forkopimcam dan elemen masyarakat, antara lain Camat Penukal yang diwakili oleh Zainal Ashari, Kepala Desa Air Itam Agus Salim, Ketua BPD Alamsa, perwakilan Danramil melalui Bhabinsa Serka Sihaan, serta pendamping desa Darmawan.


Musyawarah Desa ini diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, serta sambutan-sambutan dari Kepala Desa, Ketua BPD, dan perwakilan Kecamatan. Agenda dilanjutkan dengan pembacaan hasil usulan RKPDes, penandatanganan berita acara, dan ditutup secara resmi oleh panitia.


Kapolsek Penukal Abab, AKP Dedy Kurnia, S.H., yang mewakili Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan Musdes merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan desa yang partisipatif dan transparan.


> “Bapak Kapolres PALI menegaskan bahwa Polri, khususnya melalui peran Bhabinkamtibmas, akan senantiasa hadir dan mendukung setiap program pembangunan desa. RKPDes adalah instrumen penting dalam merancang arah pembangunan yang berbasis kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, keterlibatan semua pihak menjadi kunci tercapainya pemerataan pembangunan yang berkeadilan,” ujar Kapolsek Penukal Abab.




Lebih lanjut, AKP Dedy Kurnia menambahkan bahwa sinergitas antara pemerintah desa, TNI-Polri, dan masyarakat harus terus diperkuat demi menciptakan pembangunan yang berkesinambungan sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah hukum Polsek Penukal Abab.


"Dengan terselenggaranya Musdes ini,diharapkan usulan-usulan yang telah disepakati dapat segera ditindaklanjuti dalam perencanaan pembangunan desa tahun 2026, sehinggamanfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat Desa Air Itam,"pungkasnya.(sn/perry)

Share:

Cek Lahan dan Alsintan, Polres PALI Dukung Panen Raya Jagung 03 di Polda Sumsel


Polres PALI Dukung Panen Raya Jagung Serentak Q3 di Polda Sumsel


PALI. SININEWS.COM  – Jajaran Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus menunjukkan dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan nasional. Pada Kamis (25/9/2025), Kabag SDM Polres PALI Kompol Sutrisman, S.H., M.H. bersama Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., M.H. serta anggota, melaksanakan pengecekan sekaligus membawa alat Corn Sealer dari Bidang Alsintan Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten PALI.


Alat tersebut akan digunakan untuk mendukung kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Triwulan III yang digelar oleh Polda Sumsel dan diikuti seluruh Polres jajaran.


Menurut Kabag SDM Kompol Sutrisman, keterlibatan Polres PALI dalam kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata kontribusi Polri dalam mendorong ketahanan pangan di daerah.


> “Kami bersama jajaran memastikan kesiapan sarana panen, termasuk ketersediaan Corn Sealer dari Disperta, agar pelaksanaan panen raya nanti berjalan lancar dan optimal,” ujarnya.




Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kabag SDM menegaskan, program panen raya jagung ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan masyarakat.


> “Polres PALI berkomitmen mendukung penuh program ketahanan pangan. Panen raya jagung serentak ini tidak hanya simbol keberhasilan pertanian, tetapi juga bukti nyata kepedulian bersama dalam menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.




Dengan langkah tersebut, diharapkan Kabupaten PALI dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap produksi jagung di Sumatera Selatan. 


"Sekaligus memperkuat peran Polri sebagai pengayom masyarakat yang senantiasa hadir dalam setiap aspek pembangunan,"pungkasnya.(sn/perry)

Share:

Sinergi Pemerintah dan Polri Dukung Ketahanan Pangan, Kapolsek Penukal Abab Ikut Tanam Jagung

Penanaman Jagung di Desa Prambatan: Wujud Sinergi Pemerintah dan Polri Dukung Ketahanan Pangan


PALI. SININEWS.COM – Program ketahanan pangan berbasis pertanian jagung terus digencarkan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Kamis (25/9/2025), Desa Prambatan, Kecamatan Penukal Abab menjadi desa kelima di wilayah tersebut yang melaksanakan penanaman jagung di atas lahan seluas 1 hektar.


Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB itu diikuti oleh unsur Forkopimcam, perangkat desa, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta jajaran Polsek Penukal Abab. Penanaman dilakukan secara manual (tugal) menggunakan benih jagung hibrida BISI F1 Super sebanyak 25 kantong.


Kapolsek Penukal Abab, AKP Dedy Kurnia, S.H, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program pemerintah pusat yang mengalokasikan dana desa sebesar Rp20–25 juta per hektar untuk mendukung ketahanan pangan.


> “Penanaman jagung ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata pemanfaatan dana desa untuk sektor pertanian. Polsek Penukal Abab berkomitmen mendampingi pemerintah desa agar program ini benar-benar menghasilkan sesuai harapan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar AKP Dedy Kurnia.




Ia menambahkan, dari 21 desa di Kecamatan Penukal Abab, baru 5 desa yang telah melakukan penanaman jagung, yakni Desa Betung Barat, Gunung Raja, Air Itam Timur, Air Itam, dan Prambatan. Sementara itu, 16 desa lainnya diharapkan segera menyusul.


Kegiatan penanaman di Desa Prambatan turut dihadiri Camat Abab Razuliik, S.H., Kepala Desa Prambatan Armansol beserta perangkat desa, Bhabinsa Serma Wahyu Khadavi, perwakilan PKK, BPD, serta personel Polsek Penukal Abab. Seluruh rangkaian acara berjalan aman dan lancar hingga selesai pada pukul 11.00 WIB.


Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Penukal Abab, menyampaikan bahwa jajaran kepolisian siap mendukung penuh program pemerintah di bidang ketahanan pangan.


> “Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat. Program penanaman jagung ini harus dijalankan dengan sungguh-sungguh, karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Kami berharap para kepala desa yang sudah memulai dapat serius merawat tanaman ini hingga panen, dan yang belum segera bergerak. Polsek Penukal Abab akan terus bersinergi dengan pemerintah desa untuk memastikan keberhasilan program ini,” tegas Kapolres PALI melalui AKP Dedy Kurnia.



Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, TNI, dan masyarakat, program ketahanan pangan berbasis pertanian jagung di Kabupaten PALI.


"Diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup petani sekaligus memperkuat kemandirian pangan di tingkat desa,"pungkasnya.(sn/perry)

Share:

Hadiri Sosialisasi Benih Jagung Unggul, Polres PALI Tertegas Dukung Program Ketapang


Sosialisasi Benih Jagung Unggul di PALI, Polres PALI Tegaskan Komitmen Dukung Program “Satu Desa Satu Hektar Tanam Jagung”


PALI. SININEWS.COM – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus digencarkan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Melalui program strategis “Satu Desa Satu Hektar Tanam Jagung”, pemerintah bersama Polres PALI, TNI, serta jajaran terkait melakukan sosialisasi benih jagung unggul kepada petani. Kegiatan berlangsung pada Kamis (25/9/2025) di kantor BPP Talang Rimbo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag SDM Polres PALI Kompol Sutrisman, S.H., M.M., Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI Ahmad Jhoni, S.P., M.M., perwakilan TNI, insan pers, serta tamu undangan lainnya.


Dalam sosialisasi ini, para petani dibekali pemahaman tentang pentingnya penggunaan benih unggul, teknik budidaya yang tepat, serta langkah konkret meningkatkan produktivitas pertanian. Program ini diharapkan mampu menjawab tantangan rendahnya hasil panen akibat penggunaan benih non-unggul dan teknik tanam yang belum optimal.


Kapolres PALI: Jagung Jadi Pilar Ketahanan Pangan


Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kabag SDM Polres PALI Kompol Sutrisman menegaskan bahwa Polri siap bersinergi dengan pemerintah dalam menyukseskan program tersebut.


> “Jagung adalah komoditas strategis yang dapat menjadi pilar ketahanan pangan sekaligus penopang perekonomian masyarakat PALI. Polres PALI mendukung penuh program ‘Satu Desa Satu Hektar Tanam Jagung’ sebagai bentuk nyata kontribusi kepolisian terhadap kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap para petani semakin memahami pentingnya benih unggul demi hasil panen yang lebih baik,” tegas Kompol Sutrisman mewakili Kapolres PALI.




Kapolsek Talang Ubi: Polri Hadir untuk Mendampingi Masyarakat


Sementara itu, Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H. menambahkan bahwa pihaknya siap turun langsung untuk mendampingi masyarakat desa dalam setiap tahapan program ini.


> “Polsek Talang Ubi akan terus hadir bersama masyarakat, tidak hanya dalam hal keamanan tetapi juga dalam mendukung program pembangunan dan ketahanan pangan. Sosialisasi benih jagung unggul ini menjadi langkah awal yang penting agar masyarakat termotivasi menanam dengan teknik yang benar,” ujarnya.




Dorong Ekonomi Kerakyatan


Melalui program ini, pemerintah daerah dan Polres PALI berharap produksi jagung dapat meningkat, sehingga mendongkrak ekonomi masyarakat desa dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten PALI. 


"Kegiatan yang berlangsung aman dan kondusif ini ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh peserta,"pungkasnya. (sn/perry)

Share:

Kawal Tanam Jagung di Muara Dua, Bukti Polsek Tanah Abang Dukung Program Ketapang

Penanaman Jagung Perdana di Desa Muara Dua, Polsek Tanah Abang Kawal Langsung Program Ketahanan Pangan


PALI. SININEWS.COM – Program ketahanan pangan nasional melalui gerakan penanaman jagung terus digalakkan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Kamis (25/9/2025), Desa Muara Dua Kecamatan Tanah Abang resmi memulai penanaman perdana jagung di lahan seluas satu hektar yang dikelola melalui Dana Desa (DD).


Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.30 WIB itu dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari Kepala Dinas PMD Kabupaten PALI Edy Irwan, SE., M.Si beserta staf, Kapolsek Tanah Abang IPTU Arzuan, S.H., perwakilan Camat Tanah Abang, Kepala Desa Muara Dua, penyuluh pertanian lapangan, hingga perangkat desa, BPD, PKK, Babinsa, serta para pendamping desa.


Adapun sarana yang digunakan antara lain benih jagung hibrida F1 Super Bisi 18 bermerek Cap Kapal Terbang, dengan pola tanam manual menggunakan tugal. Penanaman perdana selesai pada pukul 11.30 WIB dengan kondisi aman, lancar, dan kondusif, sebelum kemudian dilanjutkan oleh perangkat desa dan TP PKK.


Kapolsek Tanah Abang IPTU Arzuan, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan pemerintah pusat yang dialokasikan melalui Dana Desa, dengan kisaran anggaran Rp20 juta hingga Rp25 juta per hektar.


“Dari 17 desa di wilayah Kecamatan Tanah Abang, sebanyak 14 desa sudah merealisasikan penanaman jagung, sementara tiga desa lainnya masih dalam tahap persiapan. Polsek Tanah Abang akan terus mendukung dan mengawal program ini agar berjalan transparan, tepat sasaran, dan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelas IPTU Arzuan.


Lebih lanjut, IPTU Arzuan juga menyampaikan pesan Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., bahwa Polri siap menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam memastikan program ketahanan pangan berjalan sukses.


“Kapolres PALI melalui kami menegaskan bahwa setiap rupiah dari Dana Desa harus digunakan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan rakyat. Program penanaman jagung ini bukan hanya soal menanam, tetapi juga soal membangun kemandirian ekonomi desa, menjaga stabilitas pangan, serta menciptakan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan,”ujar Kapolsek Tanah Abang menyampaikan arahan Kapolres.


Dengan adanya pendampingan intensif dari Polsek Tanah Abang bersama jajaran terkait, diharapkan program penanaman jagung ini dapat menghasilkan panen yang optimal, transparan dalam pengelolaan anggaran.


"Serta berkontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan di Kabupaten PALI,"pungkasnya.(sn/perry)

Share:

Bersumber Dana Desa, Lima Desa di Penukal Abab Tanam Jagung Topang Program Ketapang

Lima Desa di Kecamatan Penukal Abab Mulai Tanam Jagung, Program Didanai Dana Desa


PALI. SININEWS.COM – Program ketahanan pangan berbasis pertanian terus digalakkan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Pada Kamis (25/9/2025), Desa Prambatan Kecamatan Abab resmi memulai penanaman jagung di lahan seluas 1 hektar, yang menjadi bagian dari program nasional Satu Desa Satu Hektar.


Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 11.00 WIB dengan lancar dan kondusif. Penanaman dilakukan secara manual (tugal) menggunakan 25 kantong benih jagung hibrida F1 Super jenis BISI.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Camat Abab Razuliik, S.H., Kepala Desa Prambatan Armansol beserta perangkat desa, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Ketua BPD Desa Prambatan, PKK Desa Prambatan, serta TNI–Polri yang diwakili jajaran Polsek Penukal Abab dan Babinsa.


Kapolsek Penukal Abab AKP Dedy Kurnia, S.H., melalui Kanit Reskrim IPDA Jekicen, S.H., M.H., menyampaikan bahwa hingga saat ini sudah ada lima desa di Kecamatan Abab yang melaksanakan penanaman jagung. Kelima desa tersebut yakni Desa Betung Barat, Desa Gunung Raja, Desa Air Itam Timur, Desa Air Itam, dan Desa Prambatan. Sementara itu, masih terdapat 16 desa lain yang belum memulai.


Menurut data yang dihimpun, biaya penanaman jagung ini bersumber dari Dana Desa (DD) dengan alokasi Rp20 juta hingga Rp25 juta per hektar. Dengan demikian, akuntabilitas dan transparansi pengelolaan dana menjadi perhatian penting.


Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Penukal Abab AKP Dedy Kurnia, S.H., menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus mendukung dan mengawal program pemerintah ini.


> “Penanaman jagung di Desa Prambatan menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan aparat keamanan dalam mewujudkan ketahanan pangan. Kami berharap para kepala desa benar-benar serius mengelola lahan pertanian yang didanai oleh Dana Desa, sehingga hasilnya maksimal dan dapat dipertanggungjawabkan. Polri bersama TNI akan terus berkolaborasi dalam pendampingan, serta memastikan program ini berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran,” ujar Kapolres melalui Kapolsek Penukal Abab.




Dengan dimulainya penanaman di Desa Prambatan, Kecamatan Abab kini mencatat capaian awal dari program ketahanan pangan berbasis jagung. 


"Kedepan,Polsek Penukal Abab berkomitmen untuk terus memantau perkembangan pertumbuhan jagung di desa-desa binaannya, serta melaporkan secara berkala kepada pimpinan,"pungkasnya.(sn/perry)

Share:

Tani Merdeka Bergerak, Peringati Hari Tani Nasional Tanam Jagung di Simpang Tais

Peringati Hari Tani Nasional, Kelompok Tani Merdeka Gelar Penanaman Jagung di Desa Simpang Tais


PALI. SININEWS.COM -- Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional Tahun 2025 sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional, Kelompok Tani Merdeka Desa Simpang Tais, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melaksanakan kegiatan penanaman jagung, Kamis (25/9/2025).


Acara berlangsung pukul 09.00 WIB dengan dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, antara lain Kabag SDM Polres PALI Kompol Sutrisman, S.H., M.M., Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI Ahmad Jhoni, S.P., M.M., jajaran personel Polsek Talang Ubi, Bhabinsa Koramil Talang Ubi, Kepala Desa Simpang Tais Erika Peru, penyuluh pertanian, tamu undangan, serta insan pers.


Susunan acara dimulai dengan doa bersama, sambutan dari Ketua Kelompok Tani, Kepala Desa, serta perwakilan dari Dinas Pertanian. Puncak kegiatan ditandai dengan penanaman jagung secara simbolis oleh para pejabat dan undangan, dilanjutkan penanaman bersama di lahan seluas 1,5 hektare menggunakan bibit unggul Bisi 18. Bibit tersebut dikenal memiliki produktivitas tinggi dan sesuai dengan kondisi lahan pertanian di wilayah PALI.


Ketua Kelompok Tani Merdeka menegaskan bahwa seluruh kegiatan ini murni dari dana swadaya petani sebagai bentuk kemandirian dan semangat gotong royong dalam meningkatkan hasil pertanian.


Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas semangat petani Desa Simpang Tais.


> “Polres PALI beserta jajaran akan selalu mendukung upaya masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan. Penanaman jagung ini tidak hanya bermanfaat bagi kesejahteraan petani, tetapi juga menjadi percontohan bagi desa lain dalam mengoptimalkan potensi lahan yang ada. Semangat gotong royong dan kemandirian yang ditunjukkan Kelompok Tani Merdeka merupakan wujud nyata kontribusi masyarakat terhadap pembangunan daerah,” ujar Kapolres.




Sementara itu, Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H. menambahkan bahwa kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif.


> “Polsek Talang Ubi akan terus bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah daerah dalam mengawal serta menyukseskan program ketahanan pangan, khususnya di sektor pertanian. Apa yang dilakukan Kelompok Tani Merdeka ini patut kita jadikan inspirasi bagi wilayah lain di Kabupaten PALI,” jelasnya.




Kegiatan penanaman jagung ini diharapkan menjadi momentum penting bagi petani PALI untuk terus berinovasi dan meningkatkan produktivitas, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal maupun nasional.(sn/perry)

Share:

Produsen Kentang Terbesar di Sumsel, Muara Enim Siapkan Rantau Dedap Jadi Sentra Penangkaran Benih Kentang Varietas Unggul

Produsen Kentang Terbesar di Sumsel, Muara Enim Siapkan Rantau Dedap Jadi Sentra Penangkaran Benih Kentang Varietas Unggul


Muara Enim. SININEWS.COM -- Sebagai produsen kentang terbesar di Provinsi Sumatera Selatan, Pemkab. Muara Enim melalui Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan (TPHP) merencanakan kawasan Rantau Dedap, Desa Segamit, termasuk beberapa kawasan potensial lainnya di Kecamatan Semende Darat Ulu dan Semende Darat Tengah menjadi sentra penangkaran benih kentang varietas unggul sehingga mampu mandiri menghasilkan benih kentang sendiri tanpa harus didatangkan dari luar. Hal tersebut mendapat dukungan Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., saat Panen Raya Kentang Kelompok Tani Gemilang di Dusun IV Rantau Dedap, Desa Segamit, Kecamatan Semende Darat Ulu, Rabu (24/09). 

.

Bupati didampingi Ketua TP. PKK Kabupaten Muara Enim, Hj. Heni Pertiwi Edison, S.Pd., menilai langkah strategis tersebut selain dapat menekan biaya produksi, diharapkan pula mampu mendatangkan sumber pendapatan kelompok tani melalui penjualan benih yang nantinya dapat dijual ke daerah lain. Dirinya yakin dengan potensi yang ada, Kabupaten Muara Enim akan mampu memantapkan diri sebagai daerah pemasok kentang utama skala regional dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

.

Sementara itu Sekretaris Dinas TPHP, Budi Jhonson Hutapea, S.P., M.Si., menjelaskan bahwa Kabupaten Muara Enim merupakan daerah penghasil kentang terbesar di Sumatera Selatan diikuti Kota Pagaralam. Setidaknya produksi tahun lalu mencapai 765 ton dengan luas lahan 39 hektare, sedangkan Januari hingga Agustus 2025 ini telah mencapai 348 ton pada luas lahan produksi 25 hektare.  Guna meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi, Pemkab. Muara Enim berkomitmen memberikan perhatian dan pendampingan, baik melalui bantuan pupuk, peralatan maupun pelatihan. Diakhir kegiatan ini Bupatipun menyerahkan bantuan mesin jahit program pemberdayaan dan pengembangan UMKM Membara kepada masyarakat. [diskominfosp-me]

Share:

Kapolres PALI Hadiri Peletakan Batu Pertama Rumah Tahfidz dan Yatim di Penukal Utara


Peletakan Batu Pertama Rumah Tahfidz dan Rumah Yatim di Penukal Utara, Wujud Komitmen Membangun Generasi Qur’ani


PALI. SININEWS.COM – Suasana khidmat menyelimuti Desa Tempirai Selatan, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Rabu (24/9/2025). Bertempat di Komplek Yayasan Insan Kamil Umar Ruib, dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Tahfidz Al-Qur’an dan Rumah Yatim Syaripudin Umar.


Acara ini dihadiri sejumlah tokoh nasional, daerah, dan pemuka masyarakat. Hadir di antaranya Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, Analis Kebijakan Madya Utama Sumsel Dr. H. Rosidin, M.Pd.I, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten PALI Dr. H. Deni Friansyah, Ketua Yayasan YAPIKA Umar Ruib Dr. Subiyanto, S.Sos., S.H., M.Kn., serta jajaran pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan insan pers.


Dalam sambutannya, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait menegaskan pentingnya peran Rumah Tahfidz dalam memperkuat pondasi moral generasi muda.


> “Membangun rumah tahfidz berarti membangun peradaban. Kami mendukung penuh program ini, karena penguatan nilai-nilai Qur’ani akan menjadi benteng anak-anak kita dari pengaruh negatif zaman. InsyaAllah, dari tempat ini akan lahir generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap memimpin bangsa di masa depan,” ujar Kapolres.




Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea menilai pembangunan ini bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga investasi jangka panjang dalam pembangunan karakter.


> “Anak-anak yatim dan para penghafal Qur’an adalah aset bangsa. Dengan adanya lembaga ini, mereka memiliki wadah untuk tumbuh dalam lingkungan yang mendidik dan bernilai tinggi,” ungkapnya.




Senada, Kepala Kemenag PALI Dr. H. Deni Friansyah menambahkan bahwa Rumah Tahfidz Al-Qur’an juga akan menjadi pusat syiar Islam di wilayah PALI.


> “Kami berharap, rumah tahfidz ini dapat melahirkan kader-kader Qur’ani sekaligus menjadi pusat dakwah yang inklusif dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” tuturnya.




Acara berlangsung meriah namun tetap penuh kekhidmatan. Rangkaian acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tarian, hingga sambutan dari berbagai pihak. Acara ditutup dengan doa bersama dan prosesi peletakan batu pertama.


Kapolsek Penukal Utara, IPDA Budi Anhar, S.H., M.Si., bersama jajaran turut mengamankan jalannya kegiatan hingga selesai pukul 18.00 WIB. Situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.


Pembangunan Rumah Tahfidz Al-Qur’an dan Rumah Yatim ini diharapkan menjadi wadah penting dalam:

1.Mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.


2.Menyediakan sarana pendidikan Al-Qur’an yang terarah.


3.Membina masyarakat dengan nilai-nilai Islami.


4.Memberdayakan potensi generasi muda.


5.Menjadi pusat dakwah dan syiar Islam di Kabupaten PALI.




Dengan semangat kebersamaan, para tokoh yang hadir sepakat bahwa pembangunan ini merupakan tonggak penting dalam upaya melahirkan generasi unggul, beriman, dan berilmu.(sn/perry)

Share:

Demi Pertahankan Juara 1 Tingkat Provinsi, Kadin PPKBPPPA PALI Terjun Langsung Bina Kampung Berkualitas

Demi Pertahankan Juara 1 Tingkat Provinsi, Kadin PPKBPPPA PALI Terjun Langsung Bina Kampung Berkualitas 



PALI. SININEWS.COM - Demi mempertahankan juara 1 tingkat Provinsi dan juara 3 harapan Nasional, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terjun langsung ke desa-desa melakukan pembinaan.



Pembinaan yang dilakukan Kepala DPPKBPPPA PALI Mariono SE dengan turun ke desa-desa dengan cara pembinaan Kampung Berkualitas juga pembinaan cegah stunting.


Adapun desa yang dikunjungi Kepala DPPKBPPPA PALI antara lain Desa Pengabuan, Betung Barat Kecamatan Abab, Modong dan Sedupi Kecamatan Tanah Abang, Lubuk Tampui dan Muara Ikan Kecamatan Penukal Utara serta desa lainnya.


"Kami turun ke desa-desa disamping melakukan pembinaan kampung berkualitas juga pembinaan cegah stunting dengan tema cegah pernikahan dini dan (Dashat) dapur sehat atasi stunting melibatkan ketua Dashat desa sekaligus ketua TP. PKK Desa," ungkap Mariono, Rabu 24 September 2025.


Dengan rajin melakukan pembinaan, Mariono berharap PALI bisa mempertahankan capaian yang telah diperoleh tahun sebelumnya.



"InyaAllah kedepan PALI bisa mempertahankan Kampung Berkualitas, Kampung KB dan menurunkan dampak resiko stunting," harapnya.(sn/perry)

Share:

Cegah Stunting, DPPKBPPPA PALI Bagikan Makanan Tambahan Terhadap Bumil dan Balita

Cegah Stunting, DPPKBPPPA PALI Bagikan Makanan Tambahan Terhadap Bumil dan Balita 



PALI. SININEWS.COM -- Dalam mencegah dan menangani kasus stunting di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) terus bergerak membagikan makanan tambahan bagi Ibu Hamil (Bumil), Ibu Menyusui dan keluarga yang memiliki Balita.


Pembagian makanan tambahan tersebut, DPPKBPPPA PALI melalui program Dapur Sehat Atasi Stunting yang kali ini digelar di Desa Kota Baru Kecamatan Penukal Utara pada Rabu 23 September 2025.


Pembagian makanan tambahan melalui program Dapur Sehat Atasi Stunting dilakukan langsung Kepala DPPKBPPPA PALI Mariono SE yang mewakili Bupati Asgianto ST.


Bukan hanya membagikan makanan tambahan, DPPKBPPPA PALI juga melakukan sosialisasi dan penyuluhan  Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) terhadap warga Desa Kota Baru.


"Program ini Selaras dengan arahan Bupati PALI dalam menekan dan mencegah kasus stunting di wilayah Bumi Serepat Serasan," ungkap Mariono.


Pada penyaluran makanan tambahan melalui program Dapur Sehat Atasi Stunting, Mariono menyebut bahwa sasarannya adalah Bumil, Ibu Menyusui dan Balita serta Batuta.


"Kita cegah stunting sejak dini, untuk itu program Dapur Sehat diluncurkan untuk membagikan makanan tambahan bergizi lengkap," imbuhnya.


Dengan pembagian makanan tambahan tersebut, Mariono berharap apa yang dicita-citakan PALI zero stunting bisa terwujud.


"Terhindar dari stunting akan menjadi faktor utama melahirkan generasi sehat dan cerdas. Dan melalui program ini membantu masyarakat yang rentan terhadap stunting dapat terpenuhi gizi sehari-harinya," harap Mariono. (sn/perry)

Share:

Dua Penggilingan Padi di Tanah Abang Digaet Bulog, Pengelola Ketiban Rezeki Petani Ikut 'Cengeh'

Dua Penggilingan Padi di Tanah Abang Digaet Bulog, Pengelola Ketiban Rezeki Petani Ikut 'Cengeh'


PALI. SININEWS.COM -- Dua penggilingan padi yang ada di kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yakni yang ada di Desa Raja dan Desa Pandan pada musim panen tahun ini digaet atau bekerjasama dengan Bulog Lahat untuk melakukan proses pengolahan gabah menjadi beras.


Bukan hanya digaet untuk melakukan pengolahan gabah menjadi beras saja, pengelola penggilingan padi yang juga tergabung pada kelompok tani setempat dipercaya untuk melakukan pembelian gabah ke petani dengan harga sesuai ketentuan pemerintah yakni minimal Rp 6.500 per kilogram.


Dengan digaetnya dua penggilingan padi di Kecamatan Tanah Abang sekaligus melakukan pembelian gabah, petani pun terdampak manfaatnya lantaran padi hasil panen mereka ditampung Bulog melalui pengelolaan penggilingan padi dengan harga maksimal yang tentunya sangat menguntungkan petani.


Dikatakan Endi Rosidi, pengelola penggilingan padi Desa Raja bahwa dengan adanya kerjasama dengan Bulog Lahat, bukan hanya pengelola yang mendapatkan keuntungan tetapi warga sekitar pun ketiban rezeki karena bisa turut bekerja pada proses pembelian hingga pengemasan gabah menjadi beras.


"Dengan adanya kerjasama ini kami mendapatkan pekerjaan pengolahan gabah menjadi beras. Dan pada proses pembelian gabah dari petani, ada upah angkut dari lahan ke pabrik penggilingan yang diambil warga setempat. Artinya dengan kerjasama ini membuka peluang pekerjaan bagi warga sekitar," ungkap Endi Rosidi.


Pada proses pembelian gabah dari petani, pengelola penggilingan hanya melakukan penimbangan sementara untuk pembayaran langsung di transfer dari Bulog ke rekening petani.


"Kami hanya melihat kualitas gabah yang sudah dipanen, kemudian apabila sudah sesuai spek dari Bulog maka langsung ditimbang dan dibayar oleh Bulog melalui rekening petani dengan harga Rp 6.500/kg. Dengan demikian tidak ada lagi praktek calo maupun tengkulak yang masuk, yang tentunya menguntungkan petani," jelasnya.


Sementara itu, Efri Engga perwakilan dari BPP Tanah Abang menyebutkan bahwa kerjasama antara Bulog dengan Penggilingan Padi Lematang Indah (Pandan) dan Karya Bersama (Raja) dalam bentuk pelayanan jasa pascapanen, mulai dari penyerapan gabah dari petani, pengeringan, sampai penggilingan. 


"Untuk Penggilingan yang bekerjasama dengan Bulog disebut maklon Bulog," sebut Engga, Rabu 23 September 2025.



Dijelaskan Engga untuk dana pembelian gabah langsung dari Bulog di transfer ke petani, dalam hal ini maklon sebagai perantara.


"Tidak ada lagi praktek calo atau tengkulak yang biasa mempermainkan harga gabah. Sekarang petani bisa menjual ke Bulog langsung melalui maklon dengan harga sesuai ketentuan pemerintah pusat," jelasnya.



Untuk kerjasama antara pengelola penggilingan padi dengan Bulog tentu sangat menguntungkan karena berdasarkan volume gabah yang diserap.



"Dan beras hasil penggilingan dijemput oleh pihak Bulog ke penggilingan apabila sudah mencap 10 ton beras. Kalaupun diantar oleh pengelola penggilingan, ongkos kirim diganti sesuai jarak tempuhnya," imbuhnya.



Hasil pengolahan gabah menjadi beras yang dihasilkan sepenuhnya milik Bulog dan pengemasan langsung dari pihak Bulog.


"Beras petani dari Pandan, Modong, Raja serta wilayah sekitar dikemas oleh Bulog menjadi beras SPHP yang nantinya disalurkan kembali ke masyarakat," ucapnya.


Untuk kapasitas atau produksi dalam satu bulan,  penggilingan bisa memproduksi 30 ton beras per bulan, artinya dalam 1 musim panen IP-100 (2 bulan) bisa memproduksi beras 60-70 ton.


"Selain kerjasama dengan Bulog, ada kelompok petani di Pandan dan Raja juga memproduksi beras yang sudah dipatenkan, yakni Beras Pandan Sri dan Beras Raja Sri. Dimana penjualan beras tersebut secara free market (online dan offline). Harganya sesuai HET dari kualitas premium, Madiun hingga Menir. Untuk pemasaran saat ini sepertinya lingkup Kecamatan terlebihdahulu karena butuh modal lebih besar utk serap gabah, support kemasan yang bagus sebagai penunjang pemasaran dan oelatihan untuk meningkatkan kapasitas pengelola," tutupnya.(sn/perry)

Share:

Wujud Nyata Program Ketahanan Pangan di Kabupaten PALI, Tanah Abang Jaya Lakukan Penanaman Jagung




PALI. SININEWS.COM – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus digalakkan di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Pada Rabu (24/9/2025) pagi, kegiatan penanaman jagung dilaksanakan di lahan pertanian seluas 1 hektar di Dusun II Desa Tanah Abang Jaya, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI.


Kegiatan ini dihadiri Kapolsek Tanah Abang IPTU Arzuan, S.H., Camat Tanah Abang yang diwakili Kasi Kesos Ibu Pipin Husna, S.Kep., Ketua TP PKK Kecamatan Tanah Abang Ibu Sri Utami Dadang, Kepala Desa Tanah Abang Jaya Bambang Krisna beserta perangkat desa, PPL pertanian, unsur Babinsa, dan TP PKK Desa Tanah Abang Jaya.


Adapun sarana dan prasarana yang digunakan yakni benih jagung hibrida Syngenta NK7328 SUMO, tali nilon untuk ajir, dan metode penanaman manual (tugal). Kegiatan penanaman dimulai pukul 09.40 WIB dan selesai pukul 11.40 WIB dalam suasana aman, lancar, dan kondusif.


Penanaman jagung ini dibiayai dari Dana Desa (DD) sesuai ketentuan program pemerintah pusat sebesar Rp20 juta hingga Rp25 juta per hektar. Dari 17 desa di Kecamatan Tanah Abang, tercatat sudah 13 desa yang memulai program penanaman jagung, termasuk Desa Tanah Abang Jaya.


Kapolsek Tanah Abang IPTU Arzuan, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari wujud sinergitas antara pemerintah desa, TNI, dan Polri dalam mendukung program ketahanan pangan di daerah.


> “Sejalan dengan arahan Bapak Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., kami Polsek Tanah Abang berkomitmen untuk mengawal sekaligus memastikan program ketahanan pangan ini berjalan optimal. Kapolres menegaskan bahwa penggunaan Dana Desa untuk sektor pertanian, termasuk penanaman jagung, harus benar-benar dipertanggungjawabkan agar hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah desa untuk mengawasi perkembangan di lapangan,” ujar IPTU Arzuan, S.H.




Dengan adanya program ini, diharapkan hasil panen jagung nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga stabilitas ketahanan pangan di Kabupaten PALI.(sn/perry)

Share:

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Penukal Utara Hadir Penanaman Jagung di Lubuk Tampui

Polsek Penukal Utara Bersama Pemerintah Desa Laksanakan Penanaman Jagung di Desa Lubuk Tampui


PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Penukal Utara bersama Pemerintah Kecamatan dan Desa melaksanakan kegiatan penanaman jagung di lahan pertanian Desa Lubuk Tampui, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Rabu (24/09).


Kegiatan ini dimulai pukul 10.00 WIB dengan melibatkan berbagai unsur, antara lain Kapolsek Penukal Utara IPDA Budi Anhar, S.H., M.Si., Camat Penukal Fahrudin, P.Psi., Kepala Desa Lubuk Tampui Budiman, Bhabinkamtibmas Bripka Fitriawan, PPL Pertanian Nurul Yakin, S.P., perangkat desa, ibu-ibu PKK, serta kelompok tani setempat.


Adapun sarana dan prasarana penanaman meliputi lahan seluas 1 hektar dengan menggunakan benih jagung hibrida F1 Super (BISI 25 kantong), yang ditanam secara manual dengan metode tugal. Program ini didanai dari Dana Desa (DD) sebesar Rp20–25 juta per hektar sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat.


Kapolsek Penukal Utara IPDA Budi Anhar menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya wujud dukungan Polri terhadap program pemerintah, tetapi juga langkah nyata dalam mempererat sinergitas dengan masyarakat.


> “Kami dari Polsek Penukal Utara akan terus mendukung penuh setiap program pembangunan desa, termasuk ketahanan pangan. Ke depan, kami akan tetap melakukan monitoring bersama pemerintah desa agar hasil panen dapat optimal serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.




Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga ikut serta dalam penguatan program strategis pemerintah.


> “Program ketahanan pangan adalah salah satu fokus utama pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Polres PALI melalui jajaran Polsek akan terus berkolaborasi dengan pemerintah desa dan kelompok tani, agar pelaksanaan program ini berjalan transparan, tepat sasaran, dan memberikan hasil yang maksimal,” tegas Kapolres.




Beliau juga menambahkan pentingnya akuntabilitas penggunaan Dana Desa (DD).


> “Setiap program yang menggunakan anggaran negara harus dipertanggungjawabkan dengan baik. Oleh karena itu, kami berharap kepala desa dan perangkatnya serius mengawal penanaman jagung ini agar hasilnya sesuai target. Polri akan mengawal, mendampingi, sekaligus memastikan bahwa semua berjalan sesuai aturan,”pungkasnya.(sn/perry)

Share:

Seruan Dukungan bagi Partisipasi Taiwan dalam ICAO

Oleh Chen Shih-kai


Chen Shih-kai adalah Menteri Perhubungan dan Komunikasi Repulic of China (Taiwan)


Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) menyelenggarakan Sidang Majelis setiap tiga tahun sekali. Forum ini menjadi wadah penting untuk melakukan pertemuan multilateral dan diskusi dalam merumuskan regulasi serta standar penerbangan sipil global.


Hasil keputusan Sidang Majelis dipatuhi oleh negara-negara anggota guna menjamin pertumbuhan penerbangan sipil internasional yang aman, tertib, dan berkelanjutan.


Sidang Majelis ICAO ke-42 dijadwalkan berlangsung pada 23 September hingga 3 Oktober 2025 di markas ICA) di Montreal, Kanada, dengan mengusung rencana strategis jangka panjang bertajuk “Safe Skies, Sustainable Future”.


ICAO menekankan komitmen untuk bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan, baik negara anggota, nonanggota, lembaga swadaya masyarakat (LSM), maupun sektor swasta untuk membangun sistem penerbangan internasional yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.


Sejalan dengan tujuan tersebut, Taiwan menyerukan agar ICAO memberi kesempatan bagi partisipasi penuh Taiwan dalam Sidang Majelis, pertemuan teknis, dan mekanisme lainnya guna menjamin kebutuhan keselamatan dan pembangunan penerbangan regional, sekaligus mewujudkan langit yang aman menuju masa depan berkelanjutan.


Pentingnya FIR Taipei

 

Wilayah Informasi Penerbangan Taipei (Taipei FIR) mencakup salah satu jalur udara tersibuk di Asia Timur, dan merupakan bagian integral dari lebih dari 300 FIR dalam jaringan ICAO. Dalam kaitan ini, Otoritas Penerbangan Sipil Taiwan (CAA) merupakan satu-satunya lembaga yang bertanggung jawab mengawasi FIR Taipei.


CAA menyediakan layanan informasi penerbangan yang komprehensif serta mengelola rute udara demi menjamin keselamatan dan efisiensi semua penerbangan yang masuk, keluar, maupun transit melalui wilayah ini.


Dari perspektif manajemen risiko dan keselamatan, ICAO seharusnya memberi kesempatan kepada CAA untuk berpartisipasi, sejajar dengan otoritas pengelola FIR lainnya. Hal ini penting agar FIR Taipei dapat berkomunikasi langsung dengan FIR lain maupun dengan ICAO, sehingga arus informasi dapat tersampaikan secara cepat dan tepat.


Namun demikian, dalam beberapa tahun terakhir, Tiongkok kerap mendeklarasikan zona bahaya sementara, melakukan reservasi wilayah udara, dan menetapkan area latihan militer di FIR Taipei, meski tidak memiliki kewenangan atas wilayah tersebut.


Langkah ini dilakukan tanpa memenuhi ketentuan ICAO mengenai pemberitahuan minimal tujuh hari sebelumnya, sehingga menimbulkan gangguan serius terhadap keselamatan penerbangan, baik di FIR Taipei maupun di FIR sekitarnya.


Komitmen Taiwan bagi Penerbangan Global

 

Industri penerbangan internasional saat ini menghadapi beragam tantangan, baik yang bersumber dari faktor alam maupun ulah manusia, seperti perubahan iklim, krisis energi, hingga ketegangan geopolitik global.


Taiwan yang mengelola lalu lintas padat di FIR Taipei berupaya konsisten menjadi pemangku kepentingan yang bertanggung jawab dalam komunitas penerbangan internasional.


CAA telah meluncurkan Program Keselamatan Negara (State Safety Program), mengadopsi standar ICAO, serta bekerja sama dengan pemangku kepentingan industri untuk membangun sistem pengawasan keselamatan. Hasilnya, Taiwan mencatat kinerja keselamatan yang sangat baik.


Khusus pada periode 2020 - 2024, tingkat kecelakaan pesawat bermesin turbofan maupun turboprop mencapai nol kasus per sejuta penerbangan.


Industri penerbangan Taiwan juga memperoleh pengakuan global. EVA Air, misalnya, dinobatkan sebagai salah satu maskapai layanan penuh paling aman di dunia oleh AirlineRatings.com, dan menempati peringkat ketujuh maskapai paling aman pada 2025.


Selain itu, untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, CAA telah memasukkan Skema Pengimbangan dan Pengurangan Karbon untuk Penerbangan Internasional (CORSIA) ke dalam hukum nasional, serta meluncurkan program percontohan bahan bakar penerbangan berkelanjutan pada April 2025.


Langkah ini menegaskan tekad Taiwan untuk berkontribusi nyata dalam transformasi menuju target nol emisi bersih. Tetapi, meski berbagai upaya telah dilakukan, akses Taiwan terhadap informasi penting masih terbatas karena tidak diizinkan mengikuti pertemuan teknis maupun pelatihan yang diselenggarakan ICAO.


Dalam kaitan ini, sudah seharusnya ICAO menjalankan prinsip “No One Left Behind” dengan membuka ruang partisipasi yang setara bagi Taiwan.


Momentum Penting Merangkul Taiwan


Keselamatan penerbangan tidak mengenal batas negara. Selama puluhan tahun, Taiwan melalui CAA konsisten menegakkan standar tertinggi dalam pelayanan dan keselamatan di FIR Taipei, sekaligus mematuhi standar serta rekomendasi ICAO.


Sebagai bagian dari komunitas penerbangan internasional, Taiwan memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga keselamatan penerbangan regional maupun global.


Partisipasi Taiwan dalam ICAO akan memungkinkan kolaborasi yang lebih erat dengan negara-negara lain, sehingga mampu memberi kontribusi positif bagi perkembangan penerbangan global dan kesejahteraan umat manusia.


Dengan tema “Safe Skies, Sustainable Future”, Sidang Majelis ICAO ke-42 menjadi momentum penting bagi organisasi ini untuk merangkul Taiwan.


Melalui partisipasi yang bermakna, Taiwan dapat berbagi keahlian profesional demi mewujudkan visi ICAO, yakni menciptakan langit yang lebih aman sekaligus masa depan penerbangan yang lebih berkelanjutan.


CAA Taiwan berkomitmen bekerja sama dengan komunitas internasional untuk mengimplementasikan Standar dan Praktik yang Direkomendasikan (SARPs).

Share:

Wujudkan Kamtibmas, Polsek Talang Ubi Kembali Gelar KRYD

Polsek Talang Ubi Gelar KRYD, Wujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat


PALI. SININEWS.COM– Polsek Talang Ubi melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Selasa malam (23/9/2025) sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) serta kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Kecamatan Talang Ubi.


Kegiatan yang dipimpin oleh IPDA Indapit, S.H., M.H. ini berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga 22.00 WIB dengan menyasar sejumlah titik rawan, di antaranya Bank BRI, Indomaret Handayani, Simpang 5, Komperta, Billiard Beracung, Hotel Hafista, dan SPBU Beracung.


Selain patroli, personel Polsek Talang Ubi juga memberikan himbauan langsung kepada masyarakat, khususnya anak-anak muda yang nongkrong hingga larut malam, agar segera pulang ke rumah masing-masing bila tidak ada kepentingan mendesak. Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif guna mencegah terjadinya tindak kriminal.


Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan KRYD berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Menurutnya, selain patroli dan razia, pihaknya juga menekankan himbauan kepada masyarakat untuk menjauhi segala bentuk penyakit masyarakat seperti perjudian, narkoba, dan minuman keras.


> “Kami berpesan kepada masyarakat agar senantiasa waspada terhadap keamanan diri dan harta benda, khususnya kendaraan bermotor. Tempat hiburan juga kami ingatkan untuk tidak menjadi wadah peredaran miras, narkoba, maupun perjudian. Segera laporkan kepada pihak kepolisian apabila ada hal yang mencurigakan,” ujar AKP Ardiansyah.




Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi arahan Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. yang terus menekankan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat.


> “Melalui Kapolsek Talang Ubi, saya menegaskan bahwa Polres PALI beserta jajaran akan terus konsisten menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. KRYD bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman, menciptakan ketertiban, dan mendukung terciptanya ruang publik yang sehat bagi masyarakat,” tegas AKBP Yunar.




Dengan adanya kegiatan rutin yang ditingkatkan ini, diharapkan masyarakat Kecamatan Talang Ubi merasa lebih aman dan nyaman dalam beraktivitas sehari-hari. 


"Sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan," pungkasnya.(sn/perry)

Share:

Bupati Edison Dukung Penuh KONI Muara Enim Ikuti Porprov XV MUBA

Bupati Edison Dukung Penuh KONI Muara Enim Ikuti Porprov XV MUBA 

Muara Enim. SININEWS.COM -- Komite Olahraga Nasional Indonesia  (KONI) Muara Enin laksanakan Paparan Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV di Sekayu (Musi Banyu Asin) bertempat di Ruang Rapat Bupati Muara Enim Selasa, (23/09/25)

Hadir dalam acara ini M.Zeh Sukri selaku ketua KONI yang diwakili Suprayitno S.H.i selaku Sekretaris Umum KONI, Drs Andi Wijaya Assiten 1, Kepala Bapeda, Kadinkes, Kabag Hukum, Kadin Kominfo, Kadin Dispora.

Dalam Paparan, Suprayitno menyampaikan ada 34 (Cabang Olahraga)  Cabor yang  di pertandingan, namun hanya  27 Cabor yang di ikuti Kabupaten Muara Enim dengan alasan Cabor tersebut di KONI Muara Enim Belum ada Pengurusnya dengan menyiapkan, 330 atlit, 100 pelatih, 34 Atlit mandiri dan 80 orang Panitia, jadi total kontingan kabupaten Muara Enim akan memberangkatkan 544 orang.

Persiapan atlit yang akan diberangkatkan pada Porprov MUBA 2025 telah melaksanakan seleksi , Training Center (TC) dan Try Out , target medali yang akan dikejar Tim Kabupaten Muara Enim adalah sebagai berikut Medali emas : 59, Perak 42, perunggu 34. Dan target Peringkat ke 5

Lanjut Sekum KONI, untuk kesiapan Akomodasi/Penginapan Transportasi, dan Konsumsi tim kontingan Kabupaten Muara Enim sudah selesai dan harapan kita dapat menjadi tuan rumah Porprov XVI. Tutup Suprayitno

H Edison S.H, M.Hum Bupati Muara Enim  setelah mendengarkan paparan dari Pengurus KONI Muara Enim, menyampaikan, Kesiapan dan target dalam porprov XV MUBA merupakan Bonus bagi Kabupaten Muara Enim, namun yang  lebih  penting Bupati berharap atlit yang di berangkatkan ke MUBA lebih memprioritaskan ke atlit dari Muara Enim, jangan membeli atau menyewa atlit luar.

Bupati Edison juga akan mendukung penuh kegiatan Porprov XV di MUBA, dengan menginstruksikan OPD ubtuk mendamping atlit-atlit bertanding di Sekayu, bukan saja Dispora tetapi Dinas PUPR, Dinas Kominfo ubtuk memberikan motivasi kepada atlit 

Terakhir, Bupati Edison mengingatkan ubtuk bekerja lebih maksimal lagi mengingat waktu sudah mepet, dan segera membuat bahan ubtuk paparan yang akan di sampaikan pada wajtu pengiaulan sebagai Tuan Rumah Porprov XVI. ujar Bupati Muara Enim H Edison SH MHum.(sn)

Share:

Hadiri Tanam Jagung di Desa Raja, Polsek Tanah Abang Dorong Optimalisasi Program Ketahanan Pangan

Penanaman Jagung Perdana di Desa Raja, Polsek Tanah Abang Dorong Optimalisasi Program Ketahanan Pangan


PALI. SININEWS.COM – Polsek Tanah Abang bersama Pemerintah Desa Raja dan unsur terkait melaksanakan kegiatan penanaman jagung perdana di Dusun V Desa Raja, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Selasa (23/9/2025).


Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh Kapolsek Tanah Abang IPTU Arzuan, S.H., Camat Tanah Abang yang diwakili Kasi Pemdes Kecamatan Tanah Abang Mustar Alimin, S.H., Kepala Desa Raja Aswin Markosuma, Ketua BPD Khoirudin, PPL Pertanian Tri Julianto, serta unsur TNI-Polri, perangkat desa, dan TP PKK Desa Raja Barat.


Lahan yang ditanami memiliki luas 1,5 hektare dengan menggunakan bibit jagung hibrida bantuan dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. Penanaman dilakukan secara manual (tugal) dengan dukungan sarana seperti tali nilon untuk ajir. Penanaman simbolis selesai sekitar pukul 10.20 WIB dan dilanjutkan oleh perangkat desa serta ibu-ibu PKK.


Menurut data Polsek Tanah Abang, dari 17 desa di wilayah Kecamatan Tanah Abang, sebanyak 12 desa sudah memulai program penanaman jagung, termasuk Desa Raja. Adapun sumber pembiayaan kegiatan ini berasal dari Dana Desa (DD) dengan alokasi Rp20 juta hingga Rp25 juta per hektare, sesuai arahan program Pemerintah Pusat.


Kapolsek Tanah Abang IPTU Arzuan, S.H. menyampaikan bahwa Polri tidak hanya fokus pada pemeliharaan keamanan, tetapi juga hadir dalam mendukung program ketahanan pangan. “Polsek Tanah Abang akan terus bersinergi dengan Pemerintah Desa dan para petani untuk memastikan keberhasilan program ini. Kami akan lakukan monitoring agar setiap tahapan berjalan sesuai aturan dan hasil panen bisa dipertanggungjawabkan,” ujar IPTU Arzuan.


Lebih lanjut, Kapolsek menyampaikan pesan Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.


> “Program ketahanan pangan ini adalah bentuk nyata sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan Polri. Saya berharap agar para kepala desa benar-benar serius mengawal pelaksanaan penanaman jagung, karena ini menggunakan Dana Desa yang harus dipertanggungjawabkan. Keberhasilan program ini akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,"pungkas Kapolres PALI sebagaimana disampaikan Kapolsek Tanah Abang.(sn/perry)

Share:

Talang Ubi Timur Wakili PALI Jadi Salah Satu Lokasi Penilaian Adipura

Talang Ubi Timur Wakili PALI Jadi Nominasi Penilaian Adipura 


PALI. SININEWS.COM -- Kelurahan Talang Ubi Timur Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil menjadi salah satu lokasi khusus penilaian Adipura dari pemerintah pusat yang mewakili kabupaten berjuluk Bumi Serepat Serasan.


Tim penilai pun mengunjungi Kelurahan Talang Ubi Timur pada Selasa 23 September 2025 yang langsung disambut Lurah Ritawati Anwar atau akrab disapa Misz Rita serta jajarannya.


Titik lokasi penilaian pun bukan hanya dilakukan di sekitar kantor Kelurahan Talang Ubi Timur, melainkan sejumlah titik yang menjadi pusat pemukiman warga dan keramaian.


Dikatakan Lurah Talang Ubi Timur, Misz Rita bahwa wilayahnya kedatangan tim penilai dari Kementerian Lingkungan Hidup sebagai lokasi khusus penilaian Adipura.


"Dengan menjadi lokasi khusus penilaian Adipura yang dinilai kebersihan pemukiman menjadi pemicu kami untuk terus menjaga lingkungan tetap bersih dan mengajak masyarakat untuk bisa memilih dan memilah sampah dari rumah," ungkap Lurah.


Dan dengan adanya penilaian Adipura, Lurah berharap wilayahnya bebas dari sampah sehingga lingkungan tetap bersih juga sehat.


"Kita berharap Kelurahan Talang Ubi Timur bisa bebas dari sampah dan dengan penilaian ini masyarakat semakin sadar akan kebersihan," imbuhnya.


Untuk diketahui bahwa titik lokasi khusus penilaian Adipura yang telah ditentukan Kementrian Lingkungan Hidup bukan hanya di Kelurahan Talang Ubi Timur saja, melainkan ada sejumlah titik lainnya.


Diantaranya jalan Simpang Lima - Talang Kerangan, sejumlah perkantoran, sekolah juga Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA).



Tim penilai penghargaan Adipura selain dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI juga dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumatra Selatan didampingi Dinas Lingkungan Hidup  (DLH ) Kabupaten PALI.


Pada penilaian tersebut, Kadis DLH Kabupaten PALI Dr. Aryansyah. MT yang diwakili Kabid Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran Lihan mendampingi dari Deputi Kementerian Lingkungan Hidup Jansen Oloan Silalahi Adella Distyra dan Nova Regina. 



Jansen Oloan Silalahi menyampaikan ada beberapa titik sekolah yang mendekati masuk Adipura dan juga termasuk kelurahan Talang Ubi Timur dan selainnya masih dalam perbaikan.


"Semoga kedepannya bisa lebih baik lagi sehingga penilaian Adipura bisa sempurna," ungkapnya.


Untuk diketahui bahwa penilaian Adipura adalah program penghargaan yang diberikan kepada daerah yang memiliki sistem pengelolaan sampah dan kebersihan kota yang baik. Berikut beberapa aspek yang dinilai dalam program Adipura:

- Sistem Pengelolaan Sampah*: Penilaian ini mencakup pengurangan sampah dari sumber, penerapan pemilahan, serta daur ulang berbasis masyarakat, dengan bobot penilaian sebesar 50%.

- Alokasi Anggaran dan Kebijakan Daerah*: Penilaian ini mencakup kebijakan daerah dalam mengelola sampah, termasuk alokasi anggaran untuk pengelolaan sampah, dengan bobot penilaian sebesar 20%.

- Kesiapan SDM dan Infrastruktur*: Penilaian ini mencakup kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur dalam mengelola sampah, dengan bobot penilaian sebesar 30%.


Penilaian Adipura tidak lagi hanya menilai estetika kota, tetapi secara komprehensif mengevaluasi sistem pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan. Daerah yang masih menggunakan metode open dumping dalam pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) otomatis dikeluarkan dari klasifikasi penerima Adipura.


Tahapan Penilaian Adipura:


- Pengisian Data: Daerah mengisi data terkait pengelolaan sampah dan kebersihan kota.

- Klasifikasi Kota: Kota diklasifikasikan berdasarkan kriteria tertentu.

- Pemantauan: Pemantauan dilakukan untuk memantau pengelolaan sampah dan kebersihan kota.

- Penilaian Komprehensif: Penilaian komprehensif dilakukan terhadap sistem pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan.


Timeline Penilaian Adipura 2025:


- Juli 2025: Proses penilaian dimulai dengan sosialisasi di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota.

- Oktober 2025: Pembinaan pengelolaan sampah dan kebersihan kota.

- November 2025 - Januari 2026: Pemantauan dan verifikasi lapangan.

- Februari 2026: Pengumuman pemenang Adipura.(sn/perry)

-

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts