Siaga Pilkada, Ratusan Linmas di PALI Digembleng

PALI-- Persiapkan personil pengamanan Pemilihan umum gubernur dan wakil gubernur Sumatera Selatan yang tangguh, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggerakan Satuan Pelindung Masyarakat (Satlinmas) untuk digembleng dan dibekali pengetahuan agar bekerja sesuai fungsinya.

Sebanyak 1.020 anggota Linmas di seluruh wilayah Kabupaten PALI dididik melalui pelatihan pengetahuan yang bakal di bagi lima tahap sesuai jumlah kecamatan. Pada tahap pertama, dilakukan sosialisasi di Kecamatan Abab yang selanjutnya bakal bergilir di semua kecamatan.

Kepala Satpol-PP PALI, Manamin SH didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Satlinmas Satpol-PP Kabupaten PALI, Zulkopli SH, mengatakan bahwa, peran Linmas sebagai garda terdepan sebagai pengaman masyarakat dituntut untuk menjaga keamanan bukan hanya untuk mengamankan desanya masing-masing, melainkan mencakup keseluruhan. Diantaranya pengamanan Pemilukada Gubernur yang sudah dekat waktunya, yakni 27 Juni mendatang.

"Linmas wajib ikut serta dalam mensukseskan Pilgub Sumsel, dan hendaknya selalu siap siaga kapan pun dan dimana pun,terkhusus diwilayahnya masing-masing," kata Manamin.

Dijelaskan Kasatpol-PP bahwa pemberian bekal pengetahuan melalui sosialisasi adalah langkah awal  program kerja Satlinmas untuk mensukseskan Pilgub di Kabupaten PALI.

"Kita selalu berkoordinasi dengan TNI dan Polri dalam mengupayakan lingkungan tertib dan aman, serta mengawal proses demokrasi di Bumi Serepat Serasan sesuai keinginan pak Bupati agar Pilgub berjalan lancar," jelas Manamin

Sementara itu, Suryadi, salahsatu anggota Linmas asal Kecamatan Abab mengemukakan bahwa selama dirinya menjadi anggota Linmas, baru kali ini dirinya mendapatkan pelatihan pengetahuan tentang tata cara pengamanan.

"Tentu saja bermanfaat bagi kami, sebab rata-rata pendidikan anggota Linmas dibawah SMP, jadi kegiatan ini sangat membantu dan menambah pengetahuan kami. Dan kami minta agar pemerintah lalukakan kegiatan ini secara rutin," pinta Suryadi. (marsindo)
Share:

Lagi Warga Tanjung Telang Diringkus Petugas Akibat Narkoba

PRABUMULIH – Operasi Antik Musi 2018 kembali mengintai penyalagunaan narkoba salah satunya Hairul (36) warga Desa Tanjung Telang Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih telah diamankan petugas Polres Prabumulih, senin (19/3/18)

Penangkapan berawal dari informasi masyarakat dan hasil penyelidikan yang diduga pelaku kepemilikan narkotika jenis Shabu

Petugas yang melakukan penangkapan dan penggeledahan dirumah tersangka mendapati tiga paket kecil narkoba jenis shabu dengan berat brutto 0,99 Gram yang disimpan dalam kotak rokok, petugas juga menemukan seperangkat alat hisap dimeja kerjanya

Dalam dasar laporan polisi Lp/A - 40/III/2018/ Sumsel/Res Pbm, Tgl 19 Maret 2018.Tersangka telah menjadi Target Operasi (T.O) petugas

Selanjutnya pelaku bersama barang bukti telah di amankan dimapolres guna penyelidikan lebih lanjut (bio/sn01

Share:

Pererat Kerjasama, Awak Media di PALI Diajak Pertamina Ngopi Bareng

PALI--Untuk mempererat  kerjasama antara PT Pertamina Asset 2 Pendopo Field dengan awak media yang bertugas di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),pihak Pertamina Pendopo dan Pertamina EP Asset 2 Adera Field ajak puluhan wartawan ngopi bareng di caffe Daun Golf Handayani Kecamatan Talang Ubi,beberapa waktu lalu.

Field Manager PT Pertamina Asset 2 Field Pendopo Heri Aminanto melalui Asisten Manajer Legal Relation Pertamina  EP aset  2 Field Pendopo, Ferry PW mengatakan kegiatan ini merupakan ajang komunikasi dan silaturahmi antara Pertamina dan media yang bertugas di Kabupaten PALI.

"Kegiatan ini merupakan cara untuk kita terus  berkomunikasi  yang lebih erat lagi dalam menyampaikan informasi kepada seluruh pihak terkait serta warga,perusahaan dan pemerintah," ujarnya.

Pada kesempatan ini pula pihak Pertamina mengharapkan agar wartawan yang meliput di daerah PALI untuk menyampaikan copy surat tugas untuk pendataan wartawan dan media yang ingin bekerjasama dengan PT  Pertamina EP Pendopo.

Menggunakan usulan perusahaan media, harus menggunakan lembaga Profesi Wartawan, seperti PWI.

“PT Pertamina Asset 2 Field Pendopo,kerjanya bukan semata mata   di kabupaten PALI,  tetapi di Kabupaten - kabupaten  lainnya. juga  untuk meningkatkan wawasan wartawan  perusahaan migas wajib mengirim wartawan didaerah, untuk mengikuti media gathering atau lainnya ” ujarnya

“Saya berharap  kepada  PT pertamina bisa memberi informasi kepada kami bisa terlaksana dan verifikasi  biaya produksi migas, semoga  media di perusahaan bisa meningkat juga, dan kerja sama ini tetap bisa berjaalan dengan baik, ” inginnya (marsindo)
Share:

Kukuhkan Forum BPD dan Forum Pemangku Adat Kecamatan Tanah Abang, Bupati Bakal Anggarkan Satu Motor Satu Desa Untuk BPD

PALI--Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Ir H Heri Amalindo MM secara resmi mengukuhkan Forum Badan Permusyawaratan Desa (BPD)  dan Forum Pemangku Adat se-kecamatan Tanah Abang,Selasa malam (20/3) di gedung Harmoko Desa Raja Kecamatan Tanah Abang.

Pembentukan Forum BPD bertujuan memudahkan kinerja kepala desa, karena BPD bukan musuh bagi kepala desa melainkan mitra, seperti halnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dengan pemerintah  yang harus saling menunjang demi pembangunan suatu daerah. Begitu juga Forum Pemangku Adat yang fungsinya memelihara budaya asli lokal serta sebagai pembimbing bagi generasi muda.



Aka Cholik Darlin S.Pd.I MM, ketua umum Forum BPD dan Forum Pemangku Adat menjelaskan bahwa meskipun hujan mengiringi prosesi pengukuhan dua forum tersebut,namun tak mengurangi semangat anggota BPD serta pemangku adat yang hadir saat itu.

"Tugas BPD merupakan mitra yang harus saling mendukung pembangunan. Dan ada empat poin ikrar forum BPD, salahsatunya akan mendukung penuh Ir H Heri Amalindo MM untuk melanjutkan kepemimpinannya selama dua periode. Selain itu ada ikrar akan mendukung program pemerintah, ikrar itu harus dilaksanakan," ungkap Aka Cholik Darlin.



Sementara itu, Bupati PALI menyatakan sangat mengapresiasi dengan adanya Forum BPD dan Forum Pemangku Adat.

Bupati juga berjanji tahun 2018 ini bakal memberikan satu desa satu sepeda motor inventaris untuk BPD serta pemberian honor pemangku adat.

"Tadi kami adakan pertemuan dengan seluruh kepala desa, di desa ada Dana Desa dan dari APBD ada Alokasi Dana Desa (ADD) sebenar 10 persen dari DBH sebesar Rp 85 Milyar. Dan kami sudah koordinasi dengan Kapolres dan Kepala Kejari agar mencari celah agar BPD dan Pemangku Adat bisa mendapatkan honor dari ADD," jelas Bupati.



Dengan adanya Forum BPD dan Forum Pemangku Adat,diharapkan Bupati sebagai wadah komunikasi serta berkoordinasi untuk menyusun program-program BPD maupun Pemangku Adat. (marsindo)
Share:

Jembatan Gantung di Muara Enim Diresmikan, Pangdam Berharap Bisa Bermanfaat Bagi Masyarakat

Muara Enim-- Setelah 41 hari, akhirnya perbaikan Jembatan Gantung sepanjang 187x1.5 Meter yang melintang diatas Sungai Lematang sebagai penghubung Desa Berugo dengan Tanjung Dalam, Kec. Belimbing, Kab. Muara Enim, Prov. Sumsel, selesai diperbaiki oleh prajurit jajaran Kodam II/Swj, melalui program Karya Bakti.

Peresmikan penggunaannya, dilakukan hari ini, Selasa (20/3/2018) oleh Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos., didampingi oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Zulkarnain, Kadispenad (diwakili Kolonel Inf Fadjar Tjahjono), Bupati Muara Enim beserta Forkompimda Kab. Muara Enim, para pejabat di tingkat Kec/Desa se-wilayah Kab. Muara Enim, Para Tokoh Masyarakat/Agama/Adat/Pemuda beserta masyarakat setempat.

Kehadiran rombongan Pangdam II/Swj disambut meriah oleh warga setempat yang memenuhi kiri kanan jalan menuju lokasi kegiatan. “Saya merasa bangga dan mengucapkan terima kasih, atas kebersamaan serta sinergitas kita selama lebih kurang 41 hari ini, sehingga proses perbaikan Jembatan Gantung yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat ini dapat terselesaikan”, tutur Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos di awal sambutannya. "Semoga dengan dioperasionalkannya kembali Jembatan Gantung ini, akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat di sekitarnya, dapat memperlancar aktivitas sehari-hari para warga dan tentunya kesejahteraan rakyat semakin meningkat, terutama anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa, semoga setelah ini tidak lagi mengambil resiko atau membahayakan dirinya dengan bergelantungan menyeberangi jembatan, hanya untuk bisa menuju ke sekolah mereka atau kembali ke rumah masing-masing”, sambungnya.

“Ini adalah wujud nyata dari Kemanunggalan antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah dengan Rakyat, yang harus tetap kita bangun dan lestarikan, karena kita menyadari tanpa keikutsertaan Rakyat, TNI/Polri tidak akan dapat menjalankan tugas pokoknya secara optimal”, imbuhnya.

Keputusan untuk melakukan perbaikan Jembatan Gantung tersebut dinilai penting, karena Jembatan Gantung ini merupakan salah satu urat nadi aktivitas msyarakat, penghubung antara 2 Desa dan kegiatan semacam ini adalah salah satu bentuk implementasi tugas TNI dalam rangka mendukung tugas-tugas pemerintah di daerah untuk bersama-sama bersama komponen bangsa lainnya, mengatasi persoalan yang ada di wilayah.

Sebagaimana pernah diberitakan sebelumnya, bahwa sejak tahun 2016 lalu Jembatan Gantung ini tidak lagi bisa difungsikan sebagaimana mestinya, karena mengalami kerusakan sehingga menghambat aktivitas kedua warga Desa. Bahkan beberapa anak-anak sekolah, setiap harinya harus meniti serpihan-serpihan kerangka jembatan untuk menuju ke sekolah mereka yang berada di seberang sungai. Kisah para siswa beserta warga yang berjuang hingga mencapai daratan seberang inipun akhirnya diberitakan oleh salah satu stasiun TV hingga disaksikan oleh Kasad, Jenderal TNI Mulyono di Jakarta.

Informasi mengenai kerusakan jembatan dan kesulitan warga ini, selanjutnya disampaikan oleh Kasad langsung kepada Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos. Kasad meminta agar Kodam II/Swj membantu, apa yang bisa dibantu sehingga meringankan beban masyarakat. Seketika itu juga pimpinan TNI AD di wilayah Sumbagsel memerintahkan kepada Dandim 0404/Muara Enim untuk menemukan lokasinya, sekaligus melakukan survey.

Sehari kemudian, tepatnya pada tanggal 6/2/2018, diputuskan untuk dilakukan perbaikan melalui program Karya Bakti dengan mengerahkan Kodim 0404/Muara Enim yang diperkuat oleh satuan Yonzipur-2/SG, mengingat satuan ini merupakan salah satu unsur TNI AD di jajaran Kodam II/Swj yang berkemampuan melaksanakan fungsi teknis militer Zeni, baik di daerah pertempuran maupun daerah aman.

Kegiatan Karya Bakti Kodam II/Swj ini ternyata bukan pekerjaan yang ringan. Kencangnya hembusan angin menyebabkan badan jembatan yang dibangun oleh Pemkab Muara Enin di tahun 2006 silam selalu bergoyang, sehingga diperlukan penguatan pada konstruksi jembatan. Terlebih kondisi cuaca yang hujan beberapa hari terakhir, menyebabkan target perbaikan yang direncanakan memakan waktu 3 minggu, terpaksa harus mundur menjadi 41 hari.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Pangdam II/Swj mengucapkan terimakasih kepada para prajuritnya Kodim 0404/Muara Enim dan Yonzipur-2/SG beserta masyarakat yang telah bekerja secara optimal dan bergotong royong menyelesaikan sasaran Karya Bakti, kepada para Babinsa dan Babinkamtibmas sebagai ujung tombak pelaksanaan tugas di wilayah serta kepada semua pihak yang juga turut serta mendukung terselesainya kegiatan ini. Ia juga berpesan, agar nantinya Jembatan Gantung yang telah diperbaiki tersebut dipelihara dan dirawat dengan baik untuk memperpanjang usia pakai, serta difungsikan sebagaimana mestinya.

Jenderal Bintang Dua ini juga mengingatkan kepada para prajurit Kodam II/Swj, dimanapun berada harus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta siap membantu mengatasi setiap kesulitan rakyat di sekelilingnya. Ia juga meminta agar dalam bekerja selalu dilandasi oleh keikhlasan, hati nurani dan jangan pernah sekalipun mengharapkan imbalan atau pujian.

Berdasarkan data, jembatan ini sudah 3 kali diadakan peningkatan dan perbaikan oleh Pemkab Muara Enim, yakni pada tahun 2008, 2012 serta 2013. Namun pada akhir tahun 2016, kembali mengalami kerusakan. Jembatan penghubung 2 Desa ini, merupakan akses utama para siswa menuju ke sekolah dan para warga menuju ke Puskesmas atau Pasar Kalangan yang berada di Teluk Lubuk. Namun selama 2 tahun terakhir terjadi kerusakan Jembatan Gantung, masyarakat harus menggunakan jalan melambung hingga 8 Km atau menaiki sampan untuk dapat mencapai ke seberang.

Selain meresmikan Jembatan Gantung, pada kesempatan tersebut Pangdam II/Swj juga menyerahkan bantuan Sembako sebanyak 300 paket, yang disasarkan kepada warga masyarakat kurang mampu dan santunan kepada anak yatim di wilayah setempat. Acara yang dikemas sederhana itu berlangsung penuh kekeluargaan dan apresiasi yang diberikan oleh masyarakat begitu besar. Beberapa warga yang ikut menyaksikan kegiatan peresmian, mengaku senang dan berterimakasih kepada TNI telah mewujudkan harapan masyarakat di Desanya.

Bupati Muara Enim, Muzakir Sai Sohar dalam sambutannya, mewakili masyarakat mengucapkan terimakasih atas atensi yang telah diberikan oleh Pangdam II/Swj beserta unsur-unsurnya, dalam membantu kesulitan masyarakat di wilayahnya. Ia juga berpesan, agar masyarakat bisa menjaga dan memelihara jembatan yang sudah diperbaiki oleh Kodam II/Swj tersebut serta tetap memelihara kerukunan antar warga kedua Desa, untuk kepentingan bersama.(**)
Share:

Maling Motor Pedagang, Mirsal Diamankan Petugas

PRABUMULIH – Timsus Gurita Polres Prabumulih berhasil mengamankan pelaku pencurian dengan pemberatan (Curas) yakni Mirsal Apriansyah (19) warga Jalan baru Rt.05 Rw.01 Kelurahan Sukajadi Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, senin (19/3/18) sekitar pukul 23.30 wib

Berdasarkan Laporan Polisi No : Lp/B-156 :/ V / 2016 /Sumsel/Pbm/Res Pbm Tmr, tgl 21 Mei 2016 pelaku Mirsal ditangkap lantaran karena melakukan pencurian sepeda motor dengan kekerasan terhadap Ansori (45) warga jalan Lingkar Rt.11 Rw.01 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih.

Pelaku melancarkan aksinya dengan modus yang cukup nekat, dengan memberhentikan laju motor korbannya secara paksa pelaku bersama rekannya RS (DPO) meminta korban untuk diantar ke jalan Nigata Kelurahan Sukajadi dengan berboncengan tiga orang

Setelah sampai dijalan yang sepi kedua pelaku memberhentikan paksa dan langsung memukul Ansori (korban) dengan menggunakan kayu berulang kali, melihat kondisi korban yang sudah tak berdaya kedua pelaku langsung membawa lari motor Yamaha Mio J milik korban

Dari laporan korban, petugas kepolisian Tim Gurita Polres Prabumulih bersama Polsek Prabumulih Timur mendapat informasi tentang keberadaan pelaku

Tak butuh waktu lama Tim Gurita Polres Prabumulih dan Polsek Prabumulih Timur yang dipimpin langsung oleh Kateam dua AIPDA Suripto melakukan penggrebekan dirumah pelaku di Jalan Baru Rt.05 Rw.01 Kelurahan Sukajadi Kecamatan Prabumulih Timur dan menangkap pelaku beserta alat

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, SE.MM membenarkan penangkapan pelaku pencurian dengan kekerasan
“iya pelaku sudah kita amankan di Mapolres Prabumulih untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya”

Saat ini pelaku diancam dengan pasal 365 KUHP dengan hukuman kurangan selama-lamanya sembilan tahun penjara (bio/sn01)
Share:

Didatangi Polisi Cilik, Kapolres Prabumulih Himbau Tertib Berlalu Lintas

PRABUMULIH - Taman Kanak-kanak (TK) Negeri Pembina yang berada di Kelurahan Patih Galung Samping Kantor Polsek Prabumulih Barat Kota Prabumulih melakukan kunjungan ke Polres Prabumulih, Selasa (20/3/2018).

Kunjungan TK Negeri Pembina ke Polres Prabumulih tersebut langsung diterima oleh Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, S.E., M.M didampingi oleh Kasat Lantas Polres Prabumulih AKP Novrizal Dwiyanto, S.H beserta staff Sat Lantas Polres Prabumulih.

Dalam kegiatan tersebut Kapolres Prabumulih menyampaikan kepada anak-anak TK Negeri Pembina untuk rajin serta disiplin dalam belajar agar dapat menggapai cita-cita yang diinginkan, ingatkan kedua orang tua dan keluarga dirumah untuk tertib berlalu lintas.

Kasat Lantas Polres Prabumulih AKP Novrizal Dwiyanto, S.H memberikan sosialisasi tentang arti rambu-rambu lalu lintas serta memberikan himbauan kepada adik-adik dan juga kepada guru-guru terkait tertib berlalu lintas.

” Untuk adik-adik ingatkan orang tuanya untuk memakai helm saat berkendara sepeda motor, jangan berkendara dengan kecepatan tinggi serta memperhatikan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya ” Ujar AKP Novrizal.

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, S.E., M.M melalui Kasat Lantas Polres Prabumulih AKP Novrizal Dwiyanto, S.H. mengatakan dengan sosialisasi yang dilakukan oleh Sat Lantas Polres Prabumulih kepada anak-anak sekolah-sekolah seperti ini bisa menumbuhkan rasa tertib berlalu lintas sejak usia dini, sehingga dapat meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan di Kota Prabumulih.
Share:

1,125 Kg Sabu dan Uang Ratusan Juta Berhasil Diamankan Satresnarkoba Polres Muara Enim

PALI-- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Muara Enim dipimpin langsung Kasat Narkoba AKP Darmawan, pada Selasa pagi (20/3) sekitar pukul 08:30 WIB menggrebek sebuah rumah diduga bandar narkoba di Desa Air Itam Timur Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Pada penggrebekan di rumah yang diketahui milik Aa (23) warga desa tersebut berhasil diamankan Barang Bukti berupa diduga narkoba jenis Sabu-sabu seberat 1,125 kilogram,uang tunai sebesar Rp 359.470.000,-,satu buah brankas, dua unit timbangan digital, tujuh bungkus besar klip plastik dan satu buah KTP atas nama tersangka.

Namun sayang, pada penggrebekan itu, tersangka berhasil melarikan diri meskipun polisi sempat melakukan penembakan.

"Kita turunkan 14 orang anggota  ditambah back up dari Polsek -polsek tetangga," ungkap Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP, saat lakukan press release di depan Mapolsek Talang Ubi,dihadiri Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM, ketua DPRD PALI, Drs Soemarjono dan Kepala Kejaksaan Negeri PALI, Yunitha Arifin, Selasa (20/3).

Diakui Kapolres bahwa sebelum penggrebekan, anggotanya telah melakukan pengintaian selama dua minggu terhadap dua tempat milik tersangka.

Dan BB yang di dapat terdapat di dua tempat, ada yang didalam brankas dan ada diluar brankas.

"Tersangka berhasil melarikan diri, anggota kami sempat melakukan penembakan ketika melihat tersangka lari. Namun karena suasana semakin ramai oleh warga, kami hentikan tembakan. BB kita amankan dan nilai Narkoba yang didapat berkisar nilanya Rp 2 Milyar," tandas Kapolres.

Diharapkan Kapolres bahwa dengan keberhasilan mengungkap kasus ini, bisa mendorong terbentuknya Polres di PALI.

"Kami berharap sesuai keinginan Bupati PALI dalam mempercepat terbentuknya Polres PALI pasca pengungkapan kasus ini. Dan dengan pengungkapan ini akan kita lakukan pengembangan selain kita buru tersangka ini," tandas Kapolres.

Sementara itu, Bupati PALI mengapresiasi kinerja Polres Muara Enim yang telah berhasil mengungkap kasus tersebut.

"Ini capaian yang luar biasa, dan kami sarankan kepada gembong narkoba untuk insyaf. Karena kita semua bakal mati, jangan racuni generasi muda kita dengan racun narkoba," ujar Bupati. (marsindo)
Share:

Diduga Disabotase, Pipa Minyak Milik Pertamina Pendopo Bocor

PALI--Kebocoran pipa minyak mentah milik PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field kembali terjadi, kali ini tidak tanggung-tanggung ada 7 titik yang secara bersamaan mengalami kebocoran akibat diduga disabotase pihak yang tidak bertanggungjawab.

Kejadian bocornya 7 titik pipa minyak milik Pertamina Pendopo ini pada Minggu (24/2) lalu, namun penanganannya sampai saat ini masih dilakukan pihak Pertamina.

Lokasi pipa minyak tersebut terletak di perbatasan antara Desa Talang Akar Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan Pal 3 Desa Setia Jaya kecamatan Jirak Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Kejadian itu diketahui saat line checker bernama Ryan melakukan pengecekan pada jalur pipa tersebut pada Minggu (24/2) sekitar pukul 18:40 WIB. Mengetahui ada kebocoran pipa minyak tersebut, Ryan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada HSSE dan dengan cepat tim penangulangan dampak insiden lingkungan  PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field melalui PT Elnusa OMTAP  melakukan langkah penanggulangan.

Sebagai langkah awal untuk menghentikan semangkin meluasnya ceceran minyak tersebut PT Elnusa OMTAP menutup kebocoran pipa tersebut dengan dicor/disemen pada titik yang bocor serta memasang oil boom pada hilir anak sungai supaya ceceran minyak tidak menggalir lebih jauh.

Selain itu juga dilakukan penyedotan ceceran minyak dengan menggunakan vacum truck dan pengambilan sisa minyak dengan mengunakan kantong limbah.

Pendopo Legal & Relation Ast. Man R. Ferry Prasetyo Wibowo saat di konfirmasi menyampaikan bahwasannya benar telah terjadi kebocoran pipa minyak di Pal 3 perbatasan Desa Setia Jaya Kecamatan Jirak Jaya Kabupaten Musi Banyuasin dengan Desa Talang Akar Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI akibat di sabotase oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Diketahui sebanyak 6 titik dengan jarak  lebih kurang 100 meter di gesek dan satu titik  flange sengaja dikendorkan,tentu kita sangat menyesalkan kejadian ini, sebagai tindak lanjut, kita langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Talang Ubi dan Polsek Sungai Keruh agar kejadian tersebut segera ditindak lanjuti," ungkap Ferry, Selasa (20/3).

Diakui Ferry bahwa kejadian tersebut beruntung segera diketahui sehingga insiden ini tidak menyebar jauh ke lokasi yang lebih luas. Namun demikian, sebanyak 8 barel minyak tumpah tetapi berhasil di recovery dengan penyedotan menggunakan vacum truck.

Dan belum lama ini, bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PALI, pihak Pertamina meninjau hasil pembersihan selama ini.

"Kami melalui PT Elnusa OMTAP akan terus melakukan  pembersihan  hingga lokasi tersebut benar-benar bersih,dan belum lama ini kami meninjau hasil pembersihan ceceran minyak tersebut bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Kabupaten PALI," pungkas Ferry.(marsindo)
Share:

Hindari Jerat Hukum, Bupati PALI Imbau Kades Agar Kelola Dana Desa Secara Transparan

 

PALI. Pentingnya penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) secara transparan, partisipatif dan akuntabel agar tidak tersandung hukum terus digelorakan pemerintah dan mengingatkan kepala desa sebagai pengguna anggaran agar melaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menggelar sosialisasi Percepatan penyaluran dana desa dan alokasi dana desa tahun 2018 dengan tema ‘Mari kita wujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, partisipatif dan akuntabel sebagai implementasi undang-undang no 6 tahun 2014 menuju desa Maju, mandiri dan sejahtera’,Selasa (20/3) di gedung Pesos komplek Pertamina Pendopo.



Dalam sosialisasi tersebut, Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Ir H Heri Amalindo MM mengingatkan agar seluruh kepala desa tidak main-main dalam penggunaan DD serta ADD.

Karena besarnya anggaran DD yang setiap tahunnya meningkat harus dibarengi dengan transparansi penggunaanya. Serta dikatakan Bupati bahwa selain anggaran DD yang sebentar lagi dikucurkan ke rekening desa,juga ada Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBD Kabupaten PALI sebesar Rp 85 Milyar.

"Jangan pernah main-main dalam penggunaan Dana Desa dan ADD, tetapi kepala desa juga jangan takut melakukan terobosan dan menyampaikan inovasi demi pembangunan," pesan Bupati saat menyampaikan sambutannya di acara sosialisasi percepatan penyaluran dana desa dan alokasi dana desa tahun 2018,yang di gelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) PALI, Selasa (20/3) di gedung Pesos komplek Pertamina Pendopo.

Agar tidak tersandung hukum, disarankan Bupati bahwa Kepala desa agar Sering-sering berkoordinasi dengan instansi terkait.

"Kami juga dalam menyalurkan ADD bakal melakukan kerjasama dengan pihak Kepolisian dan Kejaksaan, silahkan berkoordinasi ke instansi terkait bagi kepala desa agar tidak tersandung hukum," saran Bupati.



Bupati juga menjelaskan bahwa inti anggaran DD dan ADD tidak seluruh desa mendapat anggaran sama, terutama ADD bakal dibagi sesuai hasil tinjauan dan penilaian tim terpadu.

"Jadi ADD tidak dibagi rata, melainkan sesuai hasil peninjauan dan penilaian tim terpadu yang dibentuk pemerintah melalui DPMD," jelas Bupati.

Dari pantauaan, Sosialisasi tersebut dihadiri juga Ketua DPRD PALI DRS.Soemarjono, Kejari PALI Yunitha Arifin, Sejumlah Kepala OPD terkait, Kapolres Muara Enim yang diwakili Kapolsek se-kabupaten PALI serta puluhan Kades yang ada di Bumi Serepat Serasan.(marsindo)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts