Samsat PALI dan Polsek Talang Ubi Gelar Razia PKB

PALI--Petugas Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten PALI bersama jajaran unit lalu lintas (Lantas) Polsek Talang Ubi menggelar razia kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat di Simpang Lima Pendopo PALI, Selasa (28/8).

Satu persatu kendaraan yang melintas diperiksa kelengkapan kendaraan terutama pajaknya. Dan yang kedapatan surat kendaraannya mati pajak didata serta disuruh segera mengurus pajaknya.

"Kita bekerja sama dengan unit Lantas Polsek Talang Ubi untuk lakukan penertiban pajak kendaraan bermotor (PKB). Sementara ini kita hanya beri teguran kepada penunggak pajak kendaraan dan kita suruh untuk mengurus pajaknya," ungkap Tubagus, kepala Samsat PALI.

Ditambahkan Tubagus bahwa kegiatan tersebut bakal gencar dilakukan, dan apabila kedepan masih banyak ditemukan penunggak pajak kendaraan, maka bakal dilakukan tindakan tegas.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat yang mempunyai kendaraan bermotor yang pajaknya sudah mati untuk segera mengurusnya sebelum tindakan tegas dilakukan Samsat PALI.

"Ini demi kelancaran pembangunan di Kabupaten PALI, karena dengan membayar pajak kendaraan bermotor, berarti masyarakat berperanserta dalam pembangunan. Kita akan terus berupaya meningkatkan pemasukan pajak kendaraan bermotor dengan rutin mensosialisasikan dan merazia kendaraan bermotor bersama Satlantas,” tukasnya.

Sementara Iptu Nurdin, Kanit Lantas mengaku bahwa meski Samsat hanya memberi teguran, tetapi pihaknya mengeluarkan surat tilang terhadap satu unit angkutan barang yang melanggar lalulintas.

"Kita tilang satu kendaraan karena selain pajaknya mati, juga melanggar lalulintas," terang Nurdin. (SN)
Share:

Kerap Banjir, Warga Minta Dibangun Tanggul

PALI - Sering dikepung banjir saat musim penghujan, pentingnya sebuah tanggul penahan air sangat diperlukan oleh warga Desa Curup Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk melindungi 430 rumah yang dihuni lebih kurang 1860 jiwa dari bahaya banjir.

Sebab, letak geografis desa tersebut memang berada didataran rendah serta persih ada di bantaran sungai Lematang.

Surat pengajuan pembangunan tanggul penahan air diakui Ballian, kepala desa setempat sudah disampaikan ke pemerintah Kabupaten PALI melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) PALI.

"Sepanjang 1,7 kilometer kami usulkan, dan kalau mau dibangun, saat sekarang ini cukup bagus, mumpung musim kemarau dimana debit air sungai sedang surut," ungkap Ballian, Selasa (28/8).

Ditambahkannya bahwa tanggul penahan akan melindungi pemukiman warga dari air sungai yang saat penghujan selalu meluap.

"Desa kami selalu banjir, bahkan sampai berbulan-bulan, dan yang paling parah tahun 2016 yang mencapai 9 bulan kami kebanjiran mengakibatkan perekonomian masyarakat sebagian lumpuh. Kami berharap, meski tanggul permanen belum bisa direalisasikan karena anggarannya besar, tetapi kami minta dibuatkan tanggul dari tanah dahulu agar ketika air sungai meluap, tidak langsung masuk ke pemukiman," pintanya.

Sementara itu, Etty Murniaty, kepala Dinas PU Kabupaten PALI menyebut bahwa memang ada wacana pembuatan tanggul penahan untuk mengatasi banjir di Desa Curup.

"Tapi harus ada perencanaan yang serius, mengingat itu berkaitan dengan penanganan sungai juga. Tetapi kedepan mudah-mudahan bisa kita anggarkan," ucapnya. SN
Share:

Tekan Angka Kematian dengan Dua Perbup

PALI--Menurunkan angka kematian ibu dan anak saat melahirkan salahsatu upaya pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang ada di Bumi Serepat Serasan.

Sebagai penunjang upaya tersebut Pemkab PALI mengeluarkan dua Peraturan Bupati (Perbup), yakni Perbup tentang persalinan ditenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan serta Perbup pemberian ASI ekslusif dan ruang laktasi tahun 2018.

Sebab, menurut data Pemkab PALI jumlah kematian ibu saat melahirkan di tahun 2015 berjumlah 4 orang, tahun 2016 ada 3 orang dan tahun 2017 menurun menjadi 2 orang. Tetapi jumlah kematian bayi cukup tinggi, tercatat dari bulan Januari sampai Juni 2018 ada 11 bayi meninggal.

"Ada 11 kematian bayi saat kelahiran di PALI karena tidak melalui tenaga kesehatan dan tidak ditempat fasilitas kesehatan," ungkap dr H Muzakir, kepala Dinkes PALI  saat mensosilisasikan dua Perbup tersebut, Selasa (28/8) di RM Nasional Simpang Lima Pendopo.

Kadinkes juga menyarankan agar setiap persalinan untuk ditangani oleh tenaga kesehatan serta ditempat fasilitas kesehatan. Kalaupun ada dukun beranak, jangan dilepas begitu saja, harus ada pendampingan dari  tenaga kesehatan.

"Perbup ini dikeluarkan agar kesadaran masyarakat terpacu dan harapan kita derajat kesehatan masyarakat bisa meningkat. Kami juga menyarankan, agar seluruh perkantoran baik itu kantor pemerintahan maupun perusahaan agar menyediakan ruang laktasi," tukasnya.

Sementara itu, Asinten III, Ruswani yang mewakili Bupati mengemukakan bahwa tujuan Perbup dikeluarkan agar dapat menimbulkan kesadaran masyarakat untuk lebih memahami bagaimana pentingnya persalinan yang harus ditangani tenaga kesehatan serta harus ditempat fasilitas kesehatan.

"Kami sangat mendukung seluruh program dari Dinkes untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat PALI. Kami juga berharap adanya masukan serta saran untuk mewujudkannya. Kami juga mengharapkan selain pemberian makanan tambahan juga harus diberikan ASI ekslusif oleh ibu terhadap bayinya," harapnya. (red)
Share:

Ditengah Dahaga Warga, Pertamina Pendopo Bawa Ini..

PALI-- Kekeringan yang saat ini melanda beberapa wilayah Bumi Serepat Serasan termasuk di Ibukota Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yakni di Talang Ubi menggugah perusahaan Migas plat merah yang beroperasi diwilayah tersebut, sebab, warga sekitar kesulitan mendapatkan air bersih.

Kepedulian PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field perlu diapresiasi, ditengah dahaga warga, perusahaan tersebut membawa air bersih yang memang saat ini sulit didapat akibat mata air yang biasa dipakai kering karena musim kemarau.

"Kepedulian Pertamina harus dicontoh perusahaan lain, karena saat ini kami sangat butuh air bersih. Hampir satu bulan ini kami harus membeli air isi ulang untuk memenuhi kebutuhan minum dan memasak," ungkap Heri, salahsatu warga Talang Puyang Kelurahan Talang Ubi Barat Kecamatan Talang Ubi yang mendapat bantuan air bersih dari Pertamina Pendopo, Kamis (23/8).

Sementara itu, Ferry Prasetyo Wibowo, Asmen LR Pertamina Pendopo mengaku bahwa bantuan air bersih diberikan kepada wilayah yang berada di Kecamatan Talang Ubi yang alami krisis air bersih .

"Bantuan air bersih ini diberikan kepada warga yang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih karena sumber mata air yang selama ini dipakai sudah kering," kata Ferry saat pembagian air bersih di Talang Puyang, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi.

Penyaluran bantuan air bersih tersebut ditambahkan Ferry merupakan bentuk Kepedulian Pertamina EP Pendopo kepada warga Pendopo sekaligus sebagai wujud pemenuhan tanggung jawab sosial masyarakat oleh perusahaan.

Dengan bantuan tersebut diharapkannya dapat memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat dan bisa  mengatasi permasalahan kekeringan.

"Di Talang Puyang kita bagikan tiga tangki atau kurang lebih sekitar 15.000 Liter air bersih. Selanjutnya akan dibagikan juga air bersih secara bergiliran di kelurahan yang lain dalam wilayah kecamatan Talang Ubi yang memang kekurangan air bersih," tukasnya.(red)
Share:

Kote Preman Kambuhan Prabumulih Ini Kembali Ditangkap Polisi

PRABUMULIH - Heriyanto alias Kote (29) warga Jalan Jenderal Sudirman RT 01 RW 02 Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat kembali diamankan team Gabungan Gurita Polres Prabumulih dan Polsek Prabumulih Timur, selasa (21/8/18)

Tersangka yang masuk dalam Daftar pencarian Orang (DPO) Pencurian dengan Pemberatan (Curat) diduga mencuri Minyak Kondesat milik PT.Pertamina Asset 2, pelaku Kote nama panggilannya itu kembali diamankan petugas setelah sebelumnya pernah digiring ke Mapolsek karena kasus pungutan liar (Pungli).



Kejadian bermula saat petugas keamanan PT.Pertamina mengamankan satu unit mobil Truck Colt Diesel dengan Bak terbuka yang telah dimodifikasi dengan berbentuk tabung tengki untuk menampung minyak Kondesat yang diduga hasil pencurian, sebelumnya pihak perusahaan telah melaporkan kejadian pencurian tersebut kepihak yang berwajib

Dari laporan tersebuy petugas berhasil mengamankan empat orang pelaku yakni Weliansyah, Herli Ahmad yang saat itu membantu pencurian minyak milik PT.Pertamina, tak lama berselang polisi juga meringkus Deris (30) dan Dono (35) pada hari Sabtu 19 April 2018 lalu.

Dari hasil pengembangan kasus dan introgasi para pelaku Tim Gabungan melakukan pengejaran terhadap Kotek dan berhasil menangkapnya dekat dikawansan Tugu Nanas Jalan Lingkar Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat

Sementara itu, Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk, SIK.MH melalui Kasat Reskrim Polres Prabumulih AKP Eryadi Yuswanto, SH membenarkan penangkapan terhadap buroran

“ benar pelaku dan barang bukti sudah kita amankan di Satreskrim Polres Prabumulih untuk dilakukan pemeriksaan” tutupnya (bio/sn01)
Share:

Jangan Khawatir Terhadap Hewan Kurban, Dinas Peternakan Nyatakan Sehat Semua

PALI--Masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tidak perlu khawatir lagi akan hewan yang akan dikurbankan mengalami kelainan kesehatan. Sebab, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menyatakan bahwa hewan kurban, baik itu yang masih dijajakan penjual maupun yang telah disiapkan masyarakat untuk berkurban telah diperiksa tim dari instansi tersebut.

Dan hasil dari pemeriksaan tersebut dinyatakan sehat karena tidak ditemukan satu hewan pun yang terindikasi sakit atau terinfeksi  virus.

"Sejak H-10, tim kita berkeliling ke lima kecamatan untuk melakukan pengecekan sekaligus pemeriksaan terhadap hewan yang akan dikurbankan," ungkap Riswani, Plt Dinas Perikanan dan Peternakan PALI, Senin (20/8).

Memastikan hewan bersangkutan sehat, Ruswani menyatakan bahwa setiap hewan diberi label sehat yang dikalungkan pada masing-masing hewan.

"Jadi apabila ada label sehat yang terdapat pada hewan, menandakan bahwa hewan tersebut sudah melalui pemeriksaan tim kita," tambahnya.

Mengenai pasokan hewan kurban, diakui Ruswani mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat PALI yang akan berkurban.

"Rata-rata hewan kurban didatangkan dari luar PALI, seperti dari Lampung. Namun, meski dari luar PALI, kita tetap periksa kesehatannya agar masyarakat yang akan berkurban tidak ragu. Sampai saat ini, kami pantau, hewan kurban masih banyak tersedia, terbukti masih banyaknya penjual hewan kurban yang mendirikan lapak dipinggir-pinggir jalan di kota Pendopo maupun di kecamatan-kecamatan lainnya," jelasnya. (red)
Share:

Lebaran Haji Tidak Ada Tambahan Libur, Begini Penjelasannya..

PALI--Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menegaskan bahwa tidak ada tambahan libur pada Hari raya Idul Adha pada Rabu (23/8). Dan seluruh pegawai dilingkugan Pemkab PALI, baik itu ASN maupun Tenaga Kerja Sukarela (TKS) dihimbau agar mentaati aturan tersebut.

Himbauan itu disampaikan langsung Asisten I, Rizal Pahlefi, Senin (20/8). Dikatakannya bahwa libur lebaran Idul Adha sesuai kalender.

"Jadi tidak ada libur tambahan, pada Kamis (24/8) seluruh pegawai sudah beraktivitas sebagaimana biasanya," ungkap Rizal Pahlepi.

Sangsi administrasi bakal diterapkan bagi pegawai yang dengan sengaja mangkir kerja setelah libur Idul Adha berakhir.

"Kita akan lakukan Sidak setelah libur dimasing-masing OPD. ini kita lakukan agar pelayanan terhadap masyarakat tidak terganggu dan untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai," tukasnya.

Untuk itu, Asisten I menyarankan kepada seluruh pegawai dilingkugan Pemkab PALI agar memanfaatkan libur hari raya Idul Adha dengan tidak bepergian keluar kota.

"Kecuali memang ada dinas luar, tetapi apabila tidak ada keperluan diluar kedinasan, manfaatkan libur lebaran ini kumpul bersama keluarga dan bersilaturahmi dilingkungan kita tinggal agar saat hari kerja kita tidak terlambat. Kita juga akan berkoordinasi dengan masing-masing kepala OPD untuk mengingatkan bawahannya," pungkasnya. (red)
Share:

Upacara HUT RI ke 73 di Kota Prabumulih Berjalan Khidmat

PRABUMULIH - Upacara  peringatan kemerdekaan HUT RI ke 73 di Kota Prabumulih berlangsung Berlangsung Khidmat dan Meriah khidmat dan Meriah. Jika tahun-tahun sebelumnya upacara digelar di Rumah Dinas Walikota Prabumulih, kali ini digelar di halaman Kantor Walikota Prabumulih.

Penjabat (Pj) Walikota Prabumulih H Richard Chahyadi AP MSi bertindak sebagai inspektur dalam upacara pengibaran maupun penurunan bendera merah putih tersebut.



 

Upacara diikuti oleh ASN di lingkungan Pemkot Prabumulih, perwakilan pelajar tingkat SD, SMP dan SMA/SMK kota Prabumulih dan organisasi masyarakat juga turut mengikuti upacara tersebut.

Sementara di barisan tamu undangan tampak hadir Ketua DPRD beserta jajarannya, Kapolres Prabumulih, Danyonzipur, Dansubdenpom Prabumulih, Ketua Pengadilan Negeri, Kajari Prabumulih, Kepala BNN, Kepala Rutan Prabumulih, serta sejumlah Pejabat Pemkot Prabumulih mulai dari Sekretaris Daerah seluruh Assisten dan staf ahli, para Kepala OPD, seluruh Camat dan Lurah Se-kota Prabumulih, Guru dan seluruh pimpinan perusahaan BUMN dan BUMD di kota Prabumulih, beserta juga tamu undangan lainnya.



Di katakan Richard, peringatan hari kemerdekaan ini memiliki makna yang sangat besar sekali, karena dari kemerdekaan inilah Pemerintah bisa berbuat untuk masyarakat, terutama untuk kepentingan orang banyak.

"Maka dari itu kita harus bahu membahu dan saling membantu dalam mensejahterahkan serta meningkatkan ekonomi seluruh masyarakat dan membangun kota Prabumulih ini," terangnya.

Sementara sebelum digelarnya upacara peringatan kemerdekaan HUT RI ke 73 di lapangan Pemkot Prabumulih, Pj Walikota Prabumulih, H Richard Chahyadi AP Msi beserta unsur muspida dan pejabat Pemkot Prabumulih lebih dulu menghadiri upacara pemberian remisi terhadap warga binaan Rutan Kelas IIB Prabumulih.



Kemudian, setelah upacara, Pj Walikota Prabumulih beserta rombongan menggelar upacara dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa Kota Prabumulih di Kelurahan Patih Galung.

Sedangkan kemeriahan dari rangkaian peringatan HUT RI ke 73 tersebut Pemerintah Kota Prabumulih turut menggelar beberapa perlombaan mulai dari lomba permainan rakyat yakni balap karung, tarik tambang, perlombaan panjat pinang, lomba gerak jalan tingkat pelajar dan umum.



Serta beberapa rangkaian kegiatan lainnya seperti rapat paripurna istimewa DPRD kota Prabumulih atau  pidato kenegaraan Presiden RI, Renungan Suci, Upacara Pemberian Remisi Terhadap Warga Binaan Rutan, upacara penaikan dan penurunan bendera merah putih, serta terakhir resepsi kenegaraan. (ADV/SN 01)
Share:

Air PDAM Kering, Pemkab PALI Salurkan Air Bersih



PALI-- Alami kekurangan air bersih selama satu pekan lebih, karena air PDAM tersendat, warga Pendopo Kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI akhirnya mendapat pasokan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerjasama dengan Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) PALI serta dari pihak PDAM sendiri.

Sebanyak tujuh tangki air telah disalurkan siang ini, Jumat (17/8) usai melaksanakan upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan RI di kelurahan Bhayangkara Kecamatan Talang Ubi, setelah sebelumnya di Sumberojo dan Talang Ojan terlebih dahulu mendapat pasokan air bersih.

"Kita fokuskan dalam kota Pendopo yang akhir-akhir ini banyak keluhan warga yang kekurangan air bersih," ungkap Junaidi Anuar, kepala BPBD PALI.

Empat mobil tangki air milik Dinas PBK diturunkan agar keluhan warga bisa teratasi.

"Besok akan kita lanjutkan, dan kita akan kerja keras dalam memenuhi kebutuhan air bersih meski armada yang dimiliki  terbatas," tukasnya.

Krisis air bersih yang dialami masyarakat Pendopo terutama pelanggan PDAM diakui Rozani, tokoh masyarakat Talang Pipa Kelurahan Talang Ubi Barat. Dalam beberapa hari ini, dirinya dan masyarakat lain harus mengeluarkan dana lebih dalam memenuhi air bersih, karena air PDAM seminggu terakhir ini tidak mengalir.

"Kalaupun mengalir hanya sebentar karena informasinya harus digilir. Jadi kami sangat terbantu dengan turun tangannya Pemkab PALI dengan merespon keluhan kami," ucapnya.

Sama halnya, diutarakan Ari, warga Handayani, meski wilayahnya belum kebagian bantuan air bersih dari Pemkab PALI, tetapi dirinya merespon positif apa yang dilakukan Pemkab melalui BPBD dan Dinas PBK.

"Kami berharap ini bisa sedikit membantu warga yang kekurangan air bersih. Dan kami minta kepada pengelola PDAM yang saat ini asetnya masih digenggam Muara Enim, apabila tidak mampu melayani pelanggan yang ada di Pendopo, serahkan saja aset PDAM ke Pemkab PALI, karena seharusnya, aset tersebut sudah diserahkan sesuai undang-undang nomor 7 tahun 2013 tentang Pembentukan PALI," tandasnya. (red)
Share:

Pemkab PALI Gelar Upacara Peringatan HUT RI di Dua Lokasi Berbeda

PALI-- Pelaksanaan upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten PALI berlangsung sukses dan khidmat, Jumat (17/8). Tempatnya sendiri berlangsung di dua lokasi yang berbeda, yakni Kecamatan Abab dengan tempat pelaksanaan di halaman kantor Camat Abab, serta di kecamatan Talang Ubi dengan tempat pelaksanaan di Gelora November Komperta Pendopo.

Untuk di kecamatan Abab, yang menjadi inspektur upacara adalah Bupati PALI Ir. H. Heri Amalindo. Sementara yang menjadi inspektur upacara di Kecamatan Talang Ubi yakni Wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony, SKom.

Selain jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tampak pula hadir unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) di lingkungan kabupaten PALI, seperti jajaran DPRD Kabupaten PALI, TNI, Polri, Kejaksaan, BUMD, Perusahaan Swasta, Ormas, serta Organisasi Kepemudaan di lingkungan kabupaten PALI.

Bupati PALI dalam keterangannya saat dibincangi sejumlah media mengungkapkan bahwa detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia harus dimaknai sebagai bersatunya para pejuang kita dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah pada saat itu.

"Tentu hal ini yang harus selalu kita kenang, bagaimana mereka (para pahlawan,red) tidak segan-segannya menumpahkan darah mereka, bahkan meski harus kehilangan nyawa sekalipun untuk menjadikan Indonesia menjadi negara yang merdeka. Semangat ini yang harus kita jaga, semangat persatuan dan kesatuan," ungkap Bupati.

Ia berharap, dengan berlandaskan semangat persatuan dan kesatuan di masyarakat kabupaten PALI, bisa mempercepat pembangunan yang merata di Bumi Serepat Serasan menuju PALI Serasi NIA (Sentra Ekonomi Rakyat Agamis Sejahtera Inovatif Nyaman Indah dan Aman).

Dalam kesempatan itu pula, Bupati PALI menegaskan siap menyukseskan gelaran ASIAN Games 2018 yang dilaksanakan di Jakarta-Palembang.

"Kepada para atlet, berjuanglah untuk mencapai puncak tertinggi prestasi demi mengharumkan nama bangsa di mata Internasional. Serta berharap pelaksanaan ASIAN Games, tidak hanya sukses acara, tetapi juga sukses prestasi dan sukses ekonomi pembangunan bagi Indonesia," tutupnya.

Sementara itu, di tempat terpisah Wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony mengatakan bahwa momentum hari kemerdekaan ke-73 dimaknai sebagai tanda untuk mengenang sejarah bahwa Republik Indonesia didirikan atas jasa para syuhada, pejuang dan pahlawan yang telah gugur di medan perang.

"Sebagai penerus bangsa, kita wajib untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sudah final ini, berlandaskan Pancasila dan UUD, serta dan Bhineka Tunggal Ika," ungkap Politisi PDI Perjuangan itu.

Sebagai informasi, dalam rangka menghormati para pejuang veteran di kabupaten PALI, pihak Pemkab PALI memberikan penghargaan terhadap para pejuang veteran serta istri veteran yang ada di kabupaten PALI dengan cara memberikan bantuan kepada mereka. Disampingnya itu, ada pula kegiatan bedah rumah kepada warga PALI di Desa Betung kecamatan Abab. (red)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts