Curi Motor Dimasjid, Pelaku Dihujani Peluruh Dikedua Kaki

PRABUMULIH – Pelaku pencurian sepeda motor akhir-akhir ini semakin menggila seperti yang terjadi di halaman parkir Masjid Abdurahman Kecamatan Cambai Kota Prabumulih petugas kepolisian berhasil melumpuhkan pelaku saat sedang beraksi

Dari adanya laporan warga yang sudah resah karena sering terjadinya pencurian sepeda motor saat sedang shalat, timsus gurita melakukan pengamanan tertutup dengan menyebar anggota berpakaian preman disejumlah titik rawan curanmor


"Kapolres Prabumulih Tito Hutauruk menunjukan barang bukti pelaku saat konferensi pers di RS Umum Kota Prabumulih"


foto : dok.sininews


 

Saat itu, Sastra (42) warga Desa Putak Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim ini melakukan aksinya ketika Jemaah Masjid Abdurahman sedang melakukan ibadah shalat Jum’at

Pelaku terpaksa dilumpuhkan oleh timah panas petugas karena mencoba kabur dan melawan saat hendak diamankan, dengan melakukan tindakan tegas terukur timsus gurita satreskrim Polres Prabumulih berhasil menembak kedua kaki pelaku dibagian betis serta tangan kiri

Pelaku kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Prabumulih guna dilakukan perawatan.

Selain pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor merk mio gt warna merah hitam nomor polisi BG 6109 CR, Id pegawai Pertamina, kunci motor, kunci T, masker, hp dan jam tangan.

Sementara itu, Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutahuruk, SIK.MH dalam konferensi persnya mengatakan penangkapan pelaku sangat dramatis karena pelaku mencoba kabur saat hendak ditangkap

“pelaku sudah kita lumpuhkan karena sudah meresahkan warga, pelaku sudah lima kali beraksi di Prabumulih ” tuturnya (TAU)
Share:

Lakukan Tiga Giat Sekaligus, Polsek Tanah Abang Nyatakan Wilayahnya Kondusif

PALI -- Jajaran Polsek Tanah Abang gelar razia disejumlah warung kopi di Desa Tanah Abang Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Kamis (18/10).

Dalam razia yang dipimpin langsung Kapolsek Tanah Abang, AKP Sofyan Ardeni menemukan tiga pelajar SMA yang kedapatan berada di sebuah warung kopi saat jam belajar.

"Ketiga pelajar dari SMA PGRI Tanah Abang itu langsung kita bawa ke Mapolsek. Kita lakukan pembinaan terhadap pelajar yang membolos itu dan memberi hukuman ringan dengan menyuruh menghornat bendera merah putih, menyanyikan lagu Indonesia Raya kemudian kita panggil kepala sekolahnya agar mereka jera serta pihak sekolah lebih intensif lagi dalam pengawasan terhadap para pelajar," ungkap Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Tanah Abang, AKP Sofyan Ardeni, Jumat (19/10).



Selain melakukan razia, anggotanya dari Satuan Sabhara juga melakukan pengamanan di Bank BRI Tanah Abang.

"Bripda M.Jaim Dani dari Satsabhara lakukan pengamanan di Bank BRI unit Tanah Abang, selama giat berlangsung situasi aman dan kondusif," tukasnya.

Giat selanjutnya ditambahkan Sofyan bahwa dari anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tanah Abang, Bripka Sarwo Edi menyambangi kediaman salahsatu Caleg.

"Kali ini rumah Caleg DPRD Kabupaten PALI, Asista yang ada di Desa Curup Caleg dari PBB Dapil 3. Anggota kita  menyampaikan pesan kamtibmas untuk mewujudkan Pileg dan Pilpres dengan rasa aman,damai dan sejuk serta menjaga persatuan dan kesatuan. Selama giat berlangsung Sitausi kondusif dan ini kita harapkan akan terus terjaga hingga Pemilu selesai," harapnya. (red)
Share:

Perlancar Akses Warga, Pemkab PALI Bongkar Jembatan Ini

PALI -- Jembatan yang membentang di jalan poros Sinar Dewa-Simpang Raja Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dibongkar Pemerintah Kabupaten PALI lantaran bakal dibangun jembatan baru. Sebab, diketahui sebelumnya, jembatan yang terbuat dari pipa besi tersebut dibangun pihak Pertamina puluhan tahun silam, telah banyak lapuk termakan usia.

Jembatan itu sempat putus beberapa bulan lalu lantaran ada mobil angkutan barang terperosok karena besi yang menjadi lantai jembatan ambrol.

"Tahun ini ada beberapa jembatan yang kita bangun, salahsatunya jembatan yang ada di Desa Persiapan Jerambah Besi yang menghubungkan jalan poros. Pembangunan jembatan itu telah direncanakan sebelumnya karena memang jembatan tersebut menjadi akses vital bagi masyarakat PALI," terang Etty Murniaty, kepala Dinas PU, belum lama ini.

Tak tanggung-tanggung, proyek pembangunan jembatan tersebut sebesar Rp 5,9 milyar lebih, sebab diakui Etty bahwa pekerjaan jembatan tersebut berada dijalur poros yang tentunya memerlukan konstruksi yang kokoh.

"Akses strategis masyarakat PALI dalam melakukan aktivitasnya serta akses perputaran ekonomi, jadi untuk membangun jembatan yang jadi mobilisasi masyarakat harus dibangun kokoh," tukasnya.

Terpisah, Medi, salahsatu pengguna jalan yang setiap harinya melintasi jembatan tersebut menyatakan bahwa dirinya dan masyarakat lain merasa lebih nyaman karena jembatan yang biasa dilaluinya kini pembangunannya dimulai.

"Kami rasakan sebelumnya, ketika jembatan itu belum dibangun, rasa was-was selalu datang saat kendaraan kami melintas diatasnya. Pernah juga kami putar arah karena belum lama ini jembatan itu ambrol. Dengan dibangunnya jembatan itu, diharapkan roda ekonomi masyarakat PALI bisa lebih meningkat karena akses lebih mudah," harap Medi.
Share:

Vandalisme di PALI Marak

PALI -- Aksi corat-coret oleh pihak yang tidak bertanggung jawab pada fasilitas umum seperti jembatan makin marak terjadi di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Terlihat disejumlah jembatan yang telah dibangun pemerintah Kabupaten PALI hilang keasriannya kerena dikotori aksi vandalisme dengan coretan cat semprot.

Menanggapi hal itu, sejumlah tokoh mengutuk keras aksi tersebut dan meminta pelakunya menghentikan kebiasaan buruk tersebut serta warga sekitar ikut berperan menjaga dan mengawasi fasilitas umum agar tidak diganggu pelaku vandalisme.

Seperti dikatakan Budianto, tokoh pemuda kota Pendopo. Dengan tegas dirinya meminta pihak terkait agar rutin melakukan patroli disejumlah tempat yang sering dijadikan ajang kumpul-kumpul remaja yang berujung pada aksi vandalisme.

"Biasanya remaja yang melakukan itu, apalagi saat pengumuman kelulusan sekolah. Kami pernah tegur pelajar konvoi, mereka mengecat rambut serta baju seragam dan kotori tempat-tempat umum dengan mencoret-coret menggunakan cat semprot," ungkap Budianto.

Untuk itu, dia meminta pihak terkait seperti Satpol.PP untuk rutin patroli. Dan apabila menemukan pelaku vandalisme agar ditindak tegas supaya jera.

"Selain vandalisme, sejumlah fasilitas umum juga dikotori banyaknya bekas bungkus sirup obat batuk dan bekas kaleng lem aibon. Seperti contoh di tribun Gelora, Kalimancala sejumlah tempat umum lainnya. Ini harus dicegah, bukan hanya oleh aparat, tapi kita semua juga harus berperan, terutama keluarga untuk mengawasi anggota keluarganya," harapnya.

Sementara itu, Zulkopli, Plt Kepala Satpol.PP PALI menyebutkan bahwa pihaknya selalu rutin lakukan patroli, dan hasilnya banyak menemukan remaja yang tengah melakukan penyalahgunaan sirup obat batuk serta menghisap lem merek aibon. Tetapi kalau untuk pelaku vandalisme, pihaknya kesulitan untuk menangkap tangan pelakunya.

"Segera kita akan sisir, dan kalau ada yang melihat pelaku tengah melakukan coret-coret atau pengrusakan fasilitas publik, segera hubungi kami," tandasnya. (red)
Share:

Peduli Palu, KNPI Pali Serahkan Dana Bantuan ke ACT Sumsel

PALI -- Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten PALI, kamis (18/10) menyerahkan donasi bantuan ke Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Selatan di kota Palembang untuk warga PALU, Sigli dan Donggala korban bencana Gempa dan Tsunami yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

M. Anasrul, ketua DPD KNPI Kabupaten PALI didampingi Sekretaris Beni Stiawan dan Wakil Ketua Dafid Susanto menjelaskan bahwa bantuan yang diserahkan tersebut merupakan hasil penggalangan dana yang dilakukan beberapa waktu lalu oleh KNPI PALI, Pramuka SMA Negeri 1 Talang Ubi, MASIKA ICMI PALI, Remaja Masjid, jurnalis PALI dan organisasi kepemudaan di Kabupaten PALI.

Ia juga menjelaskan bahwa bantuan yang diserahkan berupa uang tunai dan pakaian bekas layak pakai.

"Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh warga PALI yang telah memberikan bantuan donasinya untuk meringankan beban saudara kita di PALU, Sigli dan Donggala. Semoga bisa bermanfaat. Bagi para relawan yang telah melakukan aksi penggalangan dana, semoga ini semua menjadi ladang pahala untuk kita, Aamiin Ya Rabbal'alamin," tutup ketua MASIKA ICMI PALI itu.

Ditempat yang sama, salah satu relawan ACT mengucapkan terimakasih atas kepercayaannya dalam menyerahkan donasi melalui ACT. "Terimakasih, semoga ini semua bisa meringankan beban saudara kita yang terkena musibah di Indonesia, Aamiin Ya Rabbal alamin," katanya
Share:

Wujudkan Program KB, DPPKBPPPA PALI Jemput Bola Sampai Kepelosok

PALI -- Wujudkan program Keluarga Berencana (KB) salahsatunya menekan pertumbuhan penduduk, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus melakukan pelayanan KB secara gratis dengan cara jemput bola ke desa-desa bahkan ke daerah yang sulit dijangkau.

Dikatakan Yenni Nopriani, kepala DPPKBPPPA PALI bahwa kerja keras pihaknya hingga Oktober 2018 ini mencapai 82,03 persen dari jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) yang ada di Bumi Serepat Serasan.

Dijelaskan Yenni, bahwa saat ini, tercatat Pasangan Usia Subur (PUS)  ada 37.575 jiwa, dan yang sudah masuk akseptor berjumlah 30.825 jiwa.

"Kita kerahkan petugas DPPKBPPPA PALI untuk ajak masyarakat terutama PUS agar ikut program KB. Selain itu juga, kita turun langsung ke lapangan guna pelayanan KB secara gratis," ungkap Yenni, Kamis (18/10).

Selain itu juga, Yenni mengatakan pihaknya melaksanakan penyuluhan melalui Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) langsung door to door.

"Sambangi rumah ke rumah memberikan pelayanan sekaligus pemahaman terkait program KB menuju keluarga kecil bahagia. Juga memberikan pengetahuan masyarakat agar menghapus istilah banyak anak banyak rezeki, yang tentunya istilah itu bakal membawa masalah kedepannya," imbuhnya.

Pembinaan akseptor KB juga dilakukan agar masyarakat yang telah mengikuti program KB tidak hanya sekedar ikut-ikutan, tetapi diarahkan agar menggunakan alat kontrasepsi KB secara berkala.

"Kita bina termasuk mengarahkan membentuk kelompok usaha, seperti Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada disekitar. Dengan membina akseptor KB membentuk kelompok usaha, diharapkan mereka mandiri dan mempunyai tambahan penghasilan untuk menopang kebutuhannya sehari-hari," pungkasnya.
Share:

Terlibat Kejar-Kejaran, Polisi Berhasil Ringkus IRT Pengedar Sabu

PRABUMULIH - Sat Narkoba Polres Prabumulih pimpinan AKP M Ali Asri, S.H kembali berhasil melakukan ungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu di Kota Prabumulih, Selasa (18/10/2018) sekira pukul 13.00 Wib.

Petugas dari Sat Narkoba Polres Prabumulih yang kali ini dipimpin Kanit Idik I Sat Narkoba Ipda Sardina, S.H terlibat kejar-kejaran saat akan melakukan penangkapan terhadap seorang pria berinisial AG (26 tahun) yang diduga sebagai salah satu pengedar narkoba jenis sabu di belakang sekolah SD Negeri 35 yang berlokasi di RT 03 RW 08 Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih, Kamis (18/10/2018).

Petugas yang melakukan pengejaran sambil memberikan tembakan peringatan ke atas namun pelaku  AG (26 tahun) berhasil melarikan diri langsung dengan masuk ke dalam semak belukar di sekitar lokasi dan meninggalkan istrinya.


"Barang bukti yang didapat dirumah pelaku saat petugas melakukan penggeledahan"


Kemudian petugas dari Sat Narkoba Polres Prabumulih dengan disaksikan oleh  petugas RT setempat melakukan penggeledahan dirumah pelaku berhasil mengamankan barang bukti narkoba berupa satu paket sedang sabu seberat 2,83 gram, 7 paket kecil seberat 2,41 gram dengan berat total 5,24 gram.

Selain itu juga petugas dari Sat Narkoba Polres Prabumulih mengamankan istri pelaku atas nama Apin Caroline (25), warga Jalan Rama RT 03 RW 08 Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Hutauruk,S.I.K., M.H melalui Kasat Narkoba, AKP M. Ali Asri, S.H didampingi Kanit Idik 1 Ipda Sardinata,S.H membenarkan adanya kejadian penangkapan tersebut.

“Benar, penangkapan berawal ketika anggota opsnal Restik Polres Prabumulih mendapat informasi bahwa akan ada transaksi narkoba jenis sabu di belakang SD Negeri 35 Prabumulih, tepatnya disalah satu rumah milik terduga salah satu pengedar sabu inisial AG,” ungkapnya

" Pelaku AG berhasil melarikan diri akan tetapi istri pelaku bersama barang bukti satu paket sedang sabu seberat 2,83 gram, 7 paket kecil seberat 2,41 gram dengan berat total 5,24 gram sudah kita amankan di Polres Prabumulih untuk dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut "Tungkas AKP M Ali Asri, S.H.(Bio/rel)
Share:

Sempat Adu Jotos, Anggota Satpol.PP PALI Lolos Dari Kawanan Begal

PALI -- Raymonando, anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol.PP) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang tinggal di Dusun III Setuntung Desa Suka Maju Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI berhasil lolos dari kepungan empat orang kawanan begal saat Nando, panggilan anggota Satpol.PP itu melintas di jalan poros antara Talang Ojan-Setuntung, tempatnya di Tebing Telentang, saat dirinya lepas tugas, Rabu (17/8) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kepada media ini, Nando menceritakan  kronologi kejadian yang nyaris kehilangan sepeda motornya itu. Bermula ketika dirinya melintas di lokasi kejadian dihentikan dua orang tak dikenal dengan modus meminjam korek api untuk menyalakan rokok.

Kemudian, Nando menghentikan laju kendaraannya dan menjawab bahwa dirinya tidak merokok. Tetapi, tiba-tiba salahsatu pelaku menendang Nando mengarah ke badannya.

Namun tendangan salahsatu pelaku itu ditangkisnya kemudian Nando balik menyerang kedua pelaku begal itu, membuat salahsatu kawanan begal terjatuh.

"Setelah satu dari begal itu jatuh, muncul lagi dua orang begal bertopeng membawa parang yang langsung menyerang saya. Namun saya menghindar dan balik menyerang mereka," ungkap Nando, Kamis (18/10).

Karena dirinya terus menyerang, diakui Nando keempat kawanan begal terdesak dan salahsatu dari mereka mengeluarkan senjata api rakitan kemudian menembaknya. Namun, senpira itu tidak meletus.

"Pistol yang ditodongkan tidak meletus, kemudian mereka kabur masuk ke hutan. Empat pelaku itu, dua diantaranya tidak bertopeng, dan kalau bertemu pasti saya mengenali wajahnya," terang Nando.

Pasca kejadian itu, Nando langsung pulang ke rumahnya. Namun dirinya tidak melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

"Saya tidak mau memperpanjang masalah ini, karena saya selamat dan tidak ada barang yang dibawa kabur begal itu. Tapi atas kejadian itu, saya akan lebih waspada lagi," kata pemuda yang baru saja selesai mengikuti Pembinaan Mental dan Fisik (Bintalsik) yang digelar Satpol.PP di lapangan terbang eks Stanvack belum lama ini.
Share:

Tenang Saja, Buah Impor Tetap Murah Meski Dolar Melambung

PALI -- Semakin perkasanya nilai tukar Dolar Amerika Serikat terhadap mata uang Rupiah rupanya tidak mempengaruhi harga buah impor di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Sebab, dari pantauan media ini di sejumlah pedagang buah-buahan di Pasar Inpres Pendopo Kecamatan Talang Ubi, Kamis (18/10), harga buah impor masih terbilang stabil.

Seperti harga apel merah yang berstempel New Zealand masih dihargai Rp 40.000/kg dan harga buah Pear putih dikisaran harga Rp 35.000/kg.

"Tidak ada kenaikan harga buah impor, mungkin karena pasokan barang cukup melimpah membuat harga buah impor tak bergerak," ungkap Mustajab salahsatu pedagang buah di Pasar Inpres Pendopo.

Meski harganya tidak meningkat, tetapi diakui Mustajab bahwa pembeli tetap sepi. "Kendala kita bukan diharganya, namun pembeli sepi. Ramainya pembeli buah impor saat hari-hari besar saja, seperti pas lebaran. Kalau saat ini, kita tidak berani mengambil barang banyak-banyak karena risikonya banyak buah busuk akibat kurang laku," katanya.

Sita, salahsatu pengunjung pasar mengatakan bahwa untuk saat ini jangankan membeli buah-buahan, memenuhi kebutuhan sehari-hari saja, keluarganya kewalahan akibat penghasilannya sebagai buruh nyadap karet belum meningkat.

"Walaupun harga buah-buahan tidak naik, tapi kami rasa cukup mahal. Juga kami tanam pisang disekitar rumah, jadi kami tidak perlu lagi buah impor," katanya
Share:

Sambangi Caleg, Begini Yang Dilakukan Polsek Tanah Abang Jelang Pemilu 2019

PALI-Jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 mendatang, Bhabinkamtibmas Polsek Tanah Abang berkeliling menyambangi Calon Legislatif (Caleg) yang sudah ditetapkan KPU dalam Daftar Calon Tetap (DCT) sebagai peserta Pileg mendatang.

Tujuan kegiatan tersebut dikatakan Kapolsek Tanah Abang AKP Sofyan Ardeni adalah agar para Caleg ikut berperan dalam memelihara situasi yang kondusif.

"Hari ini, sekitar pukul 11.00 WIB, anggota kita Brigpol Ratno mendatangi rumah Beni Setiawan. ST di Dusun II Desa Raja Selatan Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI, yang tercatat di DCT Dapil 3 dari partai Demokrat , tetapi yang bersangkutan tengah tugas diluar kota. Namun, tetap kita berikan saran agar pihak keluarga menyampaikan pesan itu kepada Caleg tersebut agar melaksanakan tahapan Pileg sesuai aturan," ujar Sofyan, Kamis (18/10).

Kegiatan tersebut juga diakui Sofyan sebagai komitmen kepolisian dalam mewujudkan Pemilu 2019, baik itu Pileg ataupun Pilpres di PALI berjalan damai.

"Kita selalu sampaikan kepada masyarakat serta Caleg bersangkutan agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan demi terciptanya Pemilu damai," tukasnya.

Apabila ada kendala terkait tahapan Pemilu, Sofyan membuka lebar pengaduan atau saran melalui Bhabinkamtibmas.

"Kita akan tampung semua keluhan apabila ada permasalahan, agar setiap permasalahan bisa ditanggulangi cepat dan tidak melebar yang berimbas terganggunya ketertiban umum," tandasnya. (red)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts