Alex Noerdin Lantik Pengurus KONI Pali

PALI -- Ketua Umum KONI Provinsi Sumatera Selatan Ir H Alex Noerdin mengukuhkan serta melantik pengurus KONI Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),  masa bakti 2018-2022 tahun 2018, di Gedung Prssos, Selasa (27/11).

Dalam sambutanya mantan Gubernur Sumatera Selatan ini mengungkapkan meskipun digelar sederhana, namun pelantikan ini mempunyai makna dan arti yang luar biasa. Asian Games sudah terlaksana, ribuan atlet, ribuan media masa dan tamu dari berbagai negara datang ke Sumsel. Apa lagi Sumsel telah dinobatkan menjadi Provinsi Olahraga di Indonesia bahkan di Asia.

“Sumsel adalah Provinsi pecinta olahraga karena kita satu-satunya yang memiliki kawasan olahraga terintegrasi di satu tempat yaitu Jakabaring Sport City (JSC), kita juga punya sarana olahraga berstandar internasional bahkan venuenya ada yang terbaik di Asia Pacific bakan terbaik.

mengakui kemajuan Kabupaten PALI baik di bidang infrastukur maupun bidang olarga dibawah kepemimpinan Bupati Heri Amalindo apa lagi Kabupaten satu satunya Kabupaten di Sumsel yang ada lapangan golf hanya di Kabupaten. Selain itu Alex juga melakukan sosialisasi event bola kaki  terbesar di Sumsel merebutkan Piala Alex Noerdin yang sudah tinggal hitungan bulan lagi.

"Piala Alex Noerdin tinggal hitungan bulan dan akan kedatangan pesepakbola asal Brazil, untuk bermain Coaching Clinic kepada 34 pesepakbola muda, yang akan dijaring dari 17 kabupaten/kota yang ada di Sumatera Selatan.” Tuturnya.

Dengan adanya Asian Games juga mendulang pembangunan sejumlah infrastruktur yang sangat fenomenal seperti Light Rail Transit (LRT) pertama di Indonesia yang diresmikan langsung tanggal 15 Juli oleh Presiden Jokowi, Fly Over, Underpass, Jembatan Musi IV dan VI, Jalan Tol serta rumah sakit berstandar internasional.

"Untuk itu kami mengundang seluruh Anggota KONI Kabupaten PALI yang baru di lantik untuk  melihat langdung

Light Rail Transit (LRT) pertama di Indonesia, Fly Over, Underpass, Jembatan Musi IV dan VI, Jalan Tol serta rumah sakit berstandar internasional. Menginap di Jakabaring Sport City (JSC), dan naik LRT. " Pungkasnya

Sementara itu, Bupati Kabupaten PALI Ir Heri Amalindo MM mengucapkan banyak terimakasih kepada Alex Noerdin atas peran sertanya selama ini dalam mendukung kemajuan PALI, apa lagi telah banyak membantu pembangunan infrastruktur di Kabupaten PALI, dan telah bersediah hadir untuk melantik pengurus KONI Kabupaten PALI 2018-2022.

“Kami mengucapakan terimah kasih banyak kepada Ketua Umum KONI Sumsel Ir H Alex Noerdin Gubernur Sumsel 2014-2018 yang telah banyak membantu pembangunan infrastruktur

di Kabupaten PALI, apa lagi sudah bersedia hadir kembali ke Kabupaten PALI, untuk melantik Pengurus KONI Kabupaten PALI masa bakti 2018-2022," Ujar Heri.
Share:

Nyambi Jual Sabu, Mariana Beserta Kurirnya Digelandang Polsek Talang Ubi

PALI -- Mariana (37) janda anak satu warga Desa Benuang Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) diringkus jajaran Reskrim Polsek Talang Ubi pada Senin (26/11) lantaran diduga selain menjual kopi di Jalan PT Servo KM 61 juga nyambi jual narkoba jenis sabu-sabu.

Selain Mariana, polisi juga menangkap Roni (33) yang diduga menjadi kurirnya. Keduanya langsung digelandang ke Mapolsek Talang Ubi beserta barang buktinya.

"Berawal ada informasi dari masyarakat yang resah akan adanya sebuah warung kopi milik tersangka Mariana yang diduga sering menjadi tempat transaksi narkoba. Kemudian, kita tindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan. Setelah adanya kecurigaan, lalu anggota kita lakukan penggrebekan dan langsung digeledah di warung kopi tersebut," ungkap Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto didampingi Kanit Reskrim Ipda Arafah, Selasa (27/11).

Saat digeledah, ditambahkan Okto didapati 5 paket narkoba diduga jenis sabu-sabu, timbangan digital, uang tunai Rp 600 ribu dan satu biar handphone.

"Saat penggrebekan, di TKP ada tersangka Roni yang juga kita geledah. Dari tangan Roni, kita temukan satu paket kecil diduga sabu-sabu yang disimpan pada bekas bungkus rokok. Selain itu, Roni juga kedapatan membawa senjata tajam jenis pisau," tukasnya.

Dari pengakuan tersangka Roni, dikatakan Okto bahwa dirinya hanya kepanjangan tangan atau kurir dari tersangka Mariana.

"Tersangka Roni berdalih bahwa dirinya hanya kurir, dengan iming-iming jika bisa menjual 5 paket kecil sabu-sabu akan di beri imbalan uang Rp 85 ribu. Barang haram itu rata-rata di jual di kalangan supir batu bara yang melintas di jalan tersebut. Selanjutnya, kedua tersangka akan kita limpahkan ke Kasat Reskrim Polres Muara Enim untuk pengembangan," tandas Okto.
Share:

DPPKBPPPA PALI Dorong Forum Anak Tunjang KLA di PALI

PALI -- Forum Anak adalah organisasi anak yang dibina oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, untuk menjembatani komunikasi dan interaksi antara pemerintah dengan anak-anak di seluruh Indonesia dalam rangka pemenuhan hak partisipasi anak.

Di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), forum anak telah dibentuk melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten PALI. Untuk menggerakkan forum anak agar bisa mewujudkan harapan sesuai rencana, DPPKBPPPA PALI terus melakukan pembinaan dengan cara sosialisasi serta penyuluhan terkait hak-hak anak serta memecahkan permasalahan anak.

"Kita telah bentuk forum anak dari tingkat kabupaten sampai desa, ini kita harapkan agar keberadaan forum anak bisa menunjang Kabupaten Layak Anak (KLA) di PALI," ujar Yenni Nopriani, kepala DPPKBPPPA PALI, Selasa (27/11).

Berbagai kegiatan telah dilakukan DPPKBPPPA PALI agar forum anak bisa menjadi motor dalam pemenuhan hak partisipasi anak.

"Seperti belum lama ini, kita bersama Papsedu dan duta genre Kabupaten PALI mengajak forum anak ini lakukan  penyuluhan PIK-R dalam memberikan wawasan terhadap remaja dengan sasaran pelajar terkait pendewasaan usia perkawinan untuk menekan tingginya pernikahan diusia dini," tukas Yenni.

Diharapkan Yenni bahwa dengan berbagai kegiatan untuk menggerakkan forum anak, permasalahan terkait kenakalan remaja, narkoba, pernikahan usia dini serta masalah lainnya bisa diminimalisir.

"Kasus perceraian, terjerumus pada dunia asusila, pergaulan bebas dan lainnya tidak akan terjadi apabila forum anak bergerak aktif menuju KLA dan Kabupaten PALI yang cemerlang," tutupnya.
Share:

DPPKBPPPA PALI Dorong Forum Anak Tunjang KLA di PALI

PALI - Forum Anak adalah organisasi anak yang dibina oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, untuk menjembatani komunikasi dan interaksi antara pemerintah dengan anak-anak di seluruh Indonesia dalam rangka pemenuhan hak partisipasi anak.

Di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), forum anak telah dibentuk melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten PALI. Untuk menggerakkan forum anak agar bisa mewujudkan harapan sesuai rencana, DPPKBPPPA PALI terus melakukan pembinaan dengan cara sosialisasi serta penyuluhan terkait hak-hak anak serta memecahkan permasalahan anak.

"Kita telah bentuk forum anak dari tingkat kabupaten sampai desa, ini kita harapkan agar keberadaan forum anak bisa menunjang Kabupaten Layak Anak (KLA) di PALI," ujar Yenni Nopriani, kepala DPPKBPPPA PALI, Selasa (27/11).

Berbagai kegiatan telah dilakukan DPPKBPPPA PALI agar forum anak bisa menjadi motor dalam pemenuhan hak partisipasi anak.

"Seperti belum lama ini, kita bersama Papsedu dan duta genre Kabupaten PALI mengajak forum anak ini lakukan penyuluhan PIK-R dalam memberikan wawasan terhadap remaja dengan sasaran pelajar terkait pendewasaan usia perkawinan untuk menekan tingginya pernikahan diusia dini," tukas Yenni.

Diharapkan Yenni bahwa dengan berbagai kegiatan untuk menggerakkan forum anak, permasalahan terkait kenakalan remaja, narkoba, pernikahan usia dini serta masalah lainnya bisa diminimalisir.

"Kasus perceraian, terjerumus pada dunia asusila, pergaulan bebas dan lainnya tidak akan terjadi apabila forum anak bergerak aktif menuju KLA dan Kabupaten PALI yang cemerlang," tutupnya.
Share:

BGP Bertolak ke Bali, ini tujuannya

PALI - Menambah wawasan terhadap Bujang Gadis PALI (BGP), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), memberangkatkan puluhan finalis BGP dari angkatan 2015,2016,2017 dan 2018 ke pulau Dewata Bali.

Sebelum bertolak, seluruh peserta kegiatan yang diberi nama wawasan nusantara dilepas secara resmi oleh Sekda PALI, Syahron Nazil yang mewakili Bupati, Senin malam (26/11) di rumah dinas Bupati PALI.

"Sebagai duta wisata dan duta pendidikan, tentunya kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan BGP dalam mengembangkan potensi di PALI, terutama wisatanya," ujar Yunimawati, Plt Kepala Disbudpar PALI.

Untuk peserta kegiatan wawasan nusantara, dijelaskan Yunimawati bahwa seluruh dari finalis BGP dari angkatan 2015. "Kegiatan ini merupakan apresiasi Bupati terhadap duta wisata dan duta pendidikan, yang tentunya kami harapkan sepulang dari pulau Bali, peserta bisa bertambah ilmunya. Dan saat di pulau Bali, seluruh peserta akan mengunjungi Dinas Pariwisata provinsi Bali untuk sharing juga mengunjungi beberapa tempat wisata di pulau dewata," tambahnya.

Sementara itu, Sekda PALI berpesan agar seluruh peserta menjaga kekompakan dan menjaga nama baik Kabupaten PALI.

"Tentunya keinginan Bupati adalah seluruh peserta menjadi motor dan motivator warga lainnya serta supaya menambah wawasan dalam pengembangan potensi yang ada di PALI terutama wisatanya. Sebab, di PALI banyak potensi yang perlu dikembangkan. Dimana diketahui bahwa di Sumsel ini hanya ada di PALI yang mempunyai destinasi wisata yang teregister, yakni candi Bumi Ayu," jelas Pesan Sekda.

Selain memberikan pesan tersebut, Sekda juga menekankan agar BGP yang tentunya menjadi cermin Kabupaten PALI yang harus mewakili budaya PALI.

"BGP harus memperlihatkan kesan yang bagus, jaga kesehatan serta yang terpenting dalam kegiatan wawasan nusantara ini adalah jangan rusak jadwal kegiatan dengan hal-hal kecil. Manfaatkan waktu yang telah terjadwal sebaik-baiknya dan sepulangnya nanti, bisa diterapkan di Kabupaten PALI ini," tutupnya. (sn)
Share:

APK Pemilu Mulai Disalurkan KPUD PALI

PALI - Alat Peraga Kampanye (APK) bagi seluruh Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu mulai disalurkan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Senin (26/11) di Gudang KPUD PALI.

Penyaluran APK Pemilu legislatif langsung dibagikan ketua KPUD PALI H. Hasyim didampingi seluruh komisioner disaksikan Bawaslu PALI.

"Untuk masing-masing Parpol menerima 10 buah Baliho dan 16 buah spanduk, dan alhamdulillah seluruh Parpol mengabil APK Pemilu," ujar H Hasyim.

Tak hanya APK Pemilu legislatif, H Hasyim juga menyebutkan bahwa APK Pilpres dan DPD juga serentak dibagikan.

"Namun untuk APK Pilpres dan DPD belum ada yang mengambil. Dan apabila ada tim sukses pasangan presiden maupun DPD yang akan mengambil silahkan hubungi kami atau datang langsung ke Gudang KPUD PALI disamping Mapolsek Talang Ubi sampai tiga hari sebelum hari H, tetapi kalau bisa secepatnya," tukasnya.

Sementara itu ketua Bawaslu PALI Heru Muharom melalui Divisi Pengawasan dan Hubungan Masyarakat serta antar Lembaga Iwan Dedi S. Kom menegaskan bahwa APK yang selama ini terpasang banyak yang tidak sesuai anjuran KPU.

Dan rencananya dikatakan Iwan Andi bahwa pada Desember, Bawaslu berencana menertibkan APK yang melanggar yang telah dipasang masing-masing Caleg maupun Parpol. "Tetapi sebelumnya kita akan rapat koordinasi dengan pihak terkait untuk mensosialisasikan APK yang diperbolehkan. Sebab, saat ini banyak APK tidak sesuai, dan akan kita tertibkan. Penertiban akan diutamakan pada tempat-tempat yang dilarang dan melanggar estetika keindahan kota," tandasnya
Share:

KONI Pali gelar turnamen sepak bola U15 se sumsel



PALI - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Asosiasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menggelar Piala Suratin U-15 se-Sumatera Selatan. Kegiatan tersebut merupakan pertama kalinya digelar di Bumi Serepat Serasan yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Gelora November Kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI itu dilaksanakan sejak Minggu (25/11) s.d tanggal 28 November 2018.


Drs. Darmawi, MSi ketua Askab PSSI Kabupaten PALI menerangkan bahwa dalam turnamen kali ini, ada tiga kabupaten yang mengirimkan utusannya, yakni Palembang, OKI, dan tuan rumah Kabupaten PALI.

"Ada empat club yang akan berlaga dalam piala Suratin U-15 se-Sumsel pada tahun 2018 ini. Yaitu dari PALI, Palembang, OKI, dan Mesuji Raya," terang Darmawi didampingi Ichsanudin, ketua panitia pelaksana Piala Suratin U-15.

Darmawi menjelaskan bahwa turnamen itu juga bertujuan untuk menjaring atlet sepak bola usia 15 tahun yang nantinya akan dipersiapkan untuk ke jenjang yang lebih tinggi.

"Nantinya juara akan mewakili Sumsel dalam turnamen tingkat nasional. Selain itu, para juara juga akan mendapatkan hadiah berupa Thropy dan uang pembinaan," terang pria yang juga menjabat Kepala Dinas Pemuda da Olahraga kabupaten PALI itu.

Sementara itu, Mahmud perwakilan dari Asprov PSSI Sumsel mengapresiasi kepada KONI PALI yang telah mampu menggelar turnamen Piala Suratin U-15 di PALI.

Meskipun, PALI termasuk Daerah Otonomi Baru (DOB), namun Mahmud menilai seperti sudah berpengalaman dalam melaksanakan turnamen.

"Terimakasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada KONI dan Pemkab PALI yang telah sukses menjadi tuan rumah turnamen Piala Suratin. Semoga olahraga sepak bola di PALI akan lebih maju dan lebih memasyarakat lagi," ungkapnya.

Di tempat yang sama, Bupati PALI yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Asisten 1 bidang pemerintahan dan Kesehjateraan Pemkab PALI berharap agar para atlet yang bertanding nanti dapat menampilkan yang terbaik, sehingga ke depannya bisa masuk dan menjadi bagian dari tim nasional Indonesia.

Dia berharap ke depan, agar kabupaten-kabupaten yang lain bisa ikut berpartisipasi dalam turnamen piala Suratin U-15.
"Selain itu, menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan digelar tahun 2019 di Prabumulih, PSSI diharapkan mampu menjadi tim sepakbola untuk bisa berlaga pada Porprov nanti. Menang kalah biasa, yang utama adalah junjung tinggi sportivitas kala bertanding," tutupnya (sn)
Share:

Minimalisir Penyebaran penyakit DBD, Dinkes Pali Fogging daerah rawan nyamuk

PALI - Setelah mendapat kabar tentang wabah penyakit Demam Berdarah yang saat ini tengah menjangkit di wilayah kecamatan Penukal Utara, Dinas Kesehatan kabupaten PALI kemarin (23/11/2018) telah mengirimkan tim untuk melakukan fogging ke kawasan desa Tempirai.

"Kemarin (23/11/2018) kami sudah menurunkan tim untuk melakukan foging. Namun karena kondisi kemarin turun hujan, maka tim hanya melakukan abatisasi, atau pemberian bubuk abate sekaligus menaburkannya ke tempat-tempat penampungan air milik warga setempat," ungkap Lydwirawan, Plt. Kepala Dinas Kesehatan kabupaten PALI, Sabtu (24/11/2018) usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD PALI.

Kendati demikian, pihaknya hari ini (Sabtu, red) kembali menurunkan tim untuk melakukan fogging ke wilayah tersebut.
"Ada tiga tim fogging, yaitu dari Puskesmas Talang Ubi, Puskesmas Penukal dan Puskesmas Tempirai. Namun, kemarin sebanyak 60 kg bubuk abate kita bagikan ke warga. Bubuk abate sendiri berfungsi untuk mematikan jentik-jentik nyamuk yang berkembang di tempat penampungan air," ungkapnya.

Dijelaskannya pula, dari hasil abatisasi kemarin, diketahui bahwa tempat penampungan air milik warga setempat menjadi tempat berkembangnya nyamuk aedes aegypty, penyebab penyakit Demam Berdarah.
"Setelah kami telusuri, nyamuk berasal dari tempat penampungan air yang tidak higienis sehingga menjadi tempat berkembang biak nyamuk," tambahnya.

Ia berpesan kepada warga PALI agar melakukan langkah 3 M, yakni mengubur barang bekas, menguras tempat penampungan air yang bisa menjadi tempat berkembangbiaknya jentik nyamuk serta menutup tempat penampungan air.

"Selain itu, jika ada warga yang sakit panas dua hari tidak ada perubahan, disarankan langsung dibawa ke RSUD PALI agar mendapat penanganan medis lebih baik. Sehingga, tidak menimbulkan korban jiwa. Karena, DB merupakan salahsatu penyakit yang mematikan di Indonesia," tutupnya.
Share:

Tak ingin remaja berprilaku menyimpang, DPPKBPPPA Pali gelar sosialisasi kesekolah

PALI - Mengatasi permasalahan remaja, seperti kenakalan remaja, pergaulan bebas, narkoba sampai pernikahan usia dini, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) PALI datangi sekolah-sekolah di lima kecamatan dalam wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Kegiatan tersebut sebagai upaya memberikan pemahaman terhadap remaja dengan sasaran pelajar SMA atau sederajat agar lebih matang dalam pola pikir untuk menghindari permasalahan remaja.

Dikatakan Yenni Nopriani, kepala DPPKBPPPA PALI bahwa melalui penyuluhan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) dan forum anak di sekolah bersama Papsedu di Kabupaten PALI serta duta Genre diharapkan remaja bisa meminimalisir kasus pernikahan diusia dini.

"Kita ketahui bahwa masih adanya kasus nikah usia dini terjadi di PALI, kita prihatin dengan masih terjadinya kasus itu. Karena, resiko yang paling tinggi terjadi akibat pernikahan usia dini adalah perceraian serta KDRT. Disamping itu, belum siapnya mental remaja dalam mengarungi rumah tangga memicu banyak resiko lainnya, seperti alat reproduksi yang belum siap," terang Yenni, Minggu (25/11).

Kegiatan tersebut diakui Yenni akan terus dilakukan di lima kecamatan dan ditargetkan akan selesai sebelum ulangan semester.

"Saat ini sudah tiga kecamatan kita laksanakan penyuluhan tersebut. Dan kami berharap kegiatan ini bisa berpengaruh untuk menurunkan permasalahan remaja," harapnya.

Diketahui bahwa Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-Remaja) adalah suatu wadah kegiatan program PKBR yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang Perencanaan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja serta kegiatan-kegiatan penunjang lainnya.
Share:

26 Warga Pali Positif terjangkit Demam Berdarah

PALI - Warga Bumi Serepat Serasan patut waspada ditengah cuaca yang tak menentu saat ini. Pasalnya, sebanyak 26 warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dipastikan positif terjakit penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Hal itu, dikatakan Direktur RSUD Talang Ubi, dr Tri Fitrianti, bahwa jumlah 26 orang tersebut merupakan data yang dimilikinya dalam satu bulan ini, dan satu pasien tak bisa terselamatkan lagi, akibat serangan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk ini.

"Sebanyak 26 orang total keseluruhan di November ini yang masuk ke RSUD Talang Ubi positif DBD. Termasuk hari ini sebanyak tujuh pasien yang baru masuk dan menjalani perawatan," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakanya, dari jumlah 26 pasien itu mayoritas berasal dari Desa Tempirai, Kecamatan Penukal Utara. "Mayoritas pasien dari Desa Tempirai, dan penyebabnya sendiri ialah banyaknya genangan air disekitar tempat tinggal yang tidak dibersihkan, sehingga menjadi sarang nyamuk," tambahnya.

Sementara, Kepala Desa Tempirai Selatan, Kecamatan Penukal Utara, Paradi mengakui banyaknya warga Desa Tempirai, Selatan dan Utara yang terserang DBD dan saat ini sedang menjalani pengobatan di rumah sakit.

"Sebagian ada yang meninggal. Dan satu pasien warga kami meninggal beberapa hari lalu. Kami minta fogging massal di desa. Karena untuk fogging rutin sudah dilakukan. Untuk kali ini kami minta secara massal," pungkasnya (sn)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts