Resmikan Sekolah Madrasa Bupati Pali Janji bangun..

PALI – Peresmian Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 (MTSN) Kabupaten Pali diresmikan langsung oleh Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) Heri Amalindo, MM selasa (11/12/18)

Dalam acara itu turut hadir unsur muspida Kabupaten Pali dan beberapa tamu undangan, Bupati Pali Heri Amalindo, MM dalam sumbutannya mengatakan dirinya melalui Pemkab Pali berjanji akan membantu pembangunan sekolah MTSN 1 Madrasah Syanawiyah sebanyak 10 ruang kelas

“insyallah kita akan anggarkan bantuan pembangunan gedung sekolah sebanyak 10 kelas ditahun 2019 nanti” ucapnya

Selain itu Bupati Pali juga akan memperbaiki fasilatas lainnya seperti lapangan sekolah yang saat ini rusak bahkan berlumpur saat terjadi hujan

“kita juga akan bantu perbaiki lapangan sekolah ini agar para siswa menjadi semangat belajarnya”

Sementara itu H.Hasanudin mewakili Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumateta Selatan sangat berterima kasih atas bantuan Pemerintah Kabupaten Pali yang memperhatikan pendidikan di Pali dengan pembangunan sekolah-sekolah yang layak huni

Disamping itu Sekolah yang memiliki 108 siswa-siswi dan belasan tenaga pengajar diharapkan untuk tetap semangat dalam mendidik penerus bangsa
Share:

Pelayanan publik optimal, Polres Prabumulih Terima predikat WBK dari Menpan-RB

PRABUMULIH - Bertepatan dengan hari Anti Korupsi, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI (Kemenpan RB-RI) memberikan  penghargaan kepada 205 unit kerja di seluruh


Kementerian/Lembaga yang telah berhasil melakukan pembangunan Zona Integritas sebagai wujud  terhadap unit kerja yang berkomitmen melakukan percepatan implementasi reformasi birokrasi.



Pada tahun 2018 ini, dari 205 unit kerja yang berhasil melakukan pembangunan zona integritas, 5 unit kerja diantaranya mendapatkan predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Sementara 200 unit kerja lainnya mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Khusus untuk Kepolisian Negara Republik Indonesia sendiri sebanyak 60 Satker yang menerima predikat ini termasuk Polres Prabumulih.

Dalam sambutannya Wakil Presiden Republik Indonesia H.M Jusuf Kalla mengharapkan agar pelayanan yang baik bukan hanya dilakukan tingkat pusat akan tetapi dilaksanakan sampai unit kerja daerah, bukan melihat predikat WBK /WBBM akan tapi peningkatkan kecepatan dan mutu pelayanan yang harus selalu menjadi tujuan, maka dari itu diperlukan integritas di masing-masing Lembaga / Kementerian untuk mengembangkan pelayanan publik agar semakin efektif.


Setelah itu penghargaan diserahkan oleh Menpan RB-RI Drs Syafruddin kepada Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, S.I.K., M.H. beserta 204 penerima lainnya, bertempat di Hotel Sultan Jakarta, Senin (10/12/18)

“Terima kasih kepada rekan-rekan Personel Polres Prabumulih yang telah berjuang untuk membangun  Zona Integritas di Polres Prabumulih diantaranya melalui perubahan mind-set dan culture-set terutama pada peningkatan kualitas pelayanan publik yang cepat, tepat dan transparan tanpa ada unsur KKN, juga kepada seluruh masyarakat Kota Prabumulih yang telah mendukung Polres Prabumulih menjadi Wilayah Bebas Korupsi,” ujar Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, S.I.K., M.H. usai menerima predikat dalam acara yang dihadiri langsung oleh Wakil Presiden H.M Jusuf Kalla, Menpan-RB Drs Syafruddin, Wakapolri Komjen Pol Ari Dono S, pejabat Kementerian serta para pejabat dari lembaga lainnya.

Selain itu, AKBP Tito juga menuturkan jika penghargaan serta penganugerahan yang diterima Polres Prabumulih ini adalah merupakan sebagai kelanjutan dari perjuangan yang telah dilakukan selama ini diantaranya memeliharan dan bahkan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga predikat WBK meningkat menjadi Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Peningkatan kualitas pelayanan publik merupakan sebuah keniscayaan, apalagi di era kecepatan teknologi dan informasi yang mendunia didukung oleh era revolusi industri 4.0,  masyarakat secara cepat dapat melaporkan setiap peristiwa yang terjadi dan merupakan kewajiban Polri untuk menindaklanjutinya secara pro aktif.

Seperti diketahui, Polres Prabumulih pada bulan Februari 2018 telah ditunjuk untuk membangun  Zona Integritas dengan melakukan 6 program perubahan yaitu : Manajemen Perubahan, Penguatan Tata Laksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas, Penguatan Pengawasan dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

Setelah itu secara stimultan Polres Prabumulih berjuang melakukan transformasi melalui Komitmen Pemimpin dan Seluruh Personel, Pemahaman Pengisian Lembar Kerja Evaluasi Pembangunan Zona Integritas, Sarana dan Prasarana Pelayanan Aman dan Nyaman, Inovasi Pelayanan Publik, Manajemen Media, dan Aksi Nyata (Survei Eksternal).

Untuk itu Polres Prabumulih tetap berupaya dan memelihara integritas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna mendukung Reformasi Birokrasi Polri sehingga terwujudnya Polri yang Profesional, Modern dan Terpercaya. (Bio/sn)
Share:

Curah Hujan Tinggi, 10 Desa di PALI Terendam Banjir

PALI - Tingginya curah hujan di wilayah Bumi Serepat Serasan beberapa hari terakhir ini, membuat aliran sungai Lematang yang membentang di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) meluap hingga kepermukiman warga.

Akibatnya, sebagian rumah di 10 desa di Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI mengalami banjir seperti, Desa Bumi Ayu, Tanah Abang Selatan, Tanah Abang Utara, Muara Sungai, Curup, Sukaraja, Sedupi, Tanjung Dalam, Pandan dan Modong.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI Junaidi Anuar SE mengatakan, bahwa kedalaman air di desa ini hanya sekitar 30 centimeter, dan hanya di Desa Curup yang mencapai 1,5 meter.

"Hanya Desa Curup yang paling dalam. Jadi untuk keseluruhanya mencapai ratusan rumah warga yang tergenang dari 10 desa ini. Dan kita lakukan patroli rutin untuk melakukan pemantauan," ujarnya.

Dijelaskanya, patroli yang dilakukanya bersama TNI ini sebagai bentuk antisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Kita lakukan patroli melalui jalur air, agar melihat kondisi terakhir luapan aliran sungai Lematang," jelasnya.

Sementara, John (38), salah satu warga Desa Pandan mengatakan, bahwa luapan air ini sudah rutin terjadi di desanya sejak dahulu, karena meski di desanya tidak hujan namun di bagian hulu hujan maka air akan meluap.

"Sebenarnya sudah biasa pak meluap seperti ini dan setiap tahun pasti akan terjadi pak. Kami Harap pemerinta ada solusi atas kejadian ini, meskipun kami sudah terbiasa," katanya.
Share:

Curah Hujan Tinggi, 10 Desa di PALI Terendam Banjir

PALI -- Tingginya curah hujan di wilayah Bumi Serepat Serasan beberapa hari terakhir ini, membuat aliran sungai Lematang yang membentang di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) meluap hingga kepermukiman warga.

Akibatnya, sebagian rumah di 10 desa di Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI mengalami banjir seperti, Desa Bumi Ayu, Tanah Abang Selatan, Tanah Abang Utara, Muara Sungai, Curup, Sukaraja, Sedupi, Tanjung Dalam, Pandan dan Modong.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI Junaidi Anuar SE mengatakan, bahwa kedalaman air di desa ini hanya sekitar 30 centimeter, dan hanya di Desa Curup yang mencapai 1,5 meter.

"Hanya Desa Curup yang paling dalam. Jadi untuk keseluruhanya mencapai ratusan rumah warga yang tergenang dari 10 desa ini. Dan kita lakukan patroli rutin untuk melakukan pemantauan," ujarnya.

Dijelaskanya, patroli yang dilakukanya bersama TNI ini sebagai bentuk antisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Kita lakukan patroli melalui jalur air, agar melihat kondisi terakhir luapan aliran sungai Lematang," jelasnya.

Sementara, John (38), salah satu warga Desa Pandan mengatakan, bahwa luapan air ini sudah rutin terjadi di desanya sejak dahulu, karena meski di desanya tidak hujan namun di bagian hulu hujan maka air akan meluap.

"Sebenarnya sudah biasa pak meluap seperti ini dan setiap tahun pasti akan terjadi pak. Kami Harap pemerinta ada solusi atas kejadian ini, meskipun kami sudah terbiasa," katanya.
Share:

3 Warga Prabumulih Tewas ditembak Diduga Anggota TNI

PRABUMULIH – Diduga seorang oknum anggota TNI melakukan pembunuhan sadis terhadap tiga orang warga, hal itu terungkap ditempat kejadian perkara (TKP) Jalan Arui RT 05 RW 03 Kelurahan Gunung Ibul Barat sekitar pukul 13.00 wib, kamis (6/12)

Kejadian itu sontak membuat warga setempat heboh karena jeritan penghuni rumah meminta tolong setelah bunyi letusan senjata api dirumah salah satu korban

Diketahui tiga warga tersebut ditemukan tewas dengan posisi terlengkup yakni Deni Faisal (45) selaku pemilik rumah dan Zainal Imron alias Zainal (45) dan Luken (35) tewas dirumah sakit

Zainal dan Luken diketahui warga Karang Jaya Kecamatan Prabumulih Timur. Ketiga korban ditemukan tewas dengan luka tembak di bagian kepala belakang

Dari informasi yang didapat menurut keterangan istri korban Faisal didatangi tiga orang tamu dengan menggunakan mobil, sesampai dirumah korban (faisal.red) ketiganya mengetok pintu rumah

Setelah beberapa menit terjadi adu mulut dengan korban dan ketiga tamu yang merupakan teman korban, hingga saat ini belum diketahui penyebab masalah antara korban dan pelaku

Tak lama kemudian terdengar suara senjata api yang diduga ditembakan Pelaku Inisial C” yang diketahui juga merupakan anggota TNI menembakan senjatanya ke kepala faisal dan korban pun langsung tersungkur

Melihat kejadian naas itu dua temannya Zainal dan Luken panik dan mencoba lari dari TKP namun pelaku dengan beringas menembakan dua peluru kearah kepala zainal dan Luken, seketika kedua korban jatuh

Merasa panik pelaku yang diduga TNI itu melarikan diri dengan menggunakan mobil kearah jalan lingkar dan mencoba bunuh diri dengan cara menembakan ke kepalanya sendiri (sn)
Share:

Ceo Pertamina EP: Masjid Jangan Hanya Megah Tapi Harus Dimakmurkan

PALI. Presiden Direktur PT Pertamina Nanang Abdul Manaf menyampaikan pesan agar memakmurkan Masjid Al.Mukhlisin yang telah dibangun PT Pertamina EP Asset 2 Pertamina Pendopo Field yang letaknya dalam komplek perusahaan Migas plat merah tersebut, sebab sebuah masjid jangan hanya kemegahan luarnya saja, tetapi yang lebih penting adalah harus diramaikan dan dimakmurkan dengan Kegiatan-kegiatan keagamaan.

Pesan itu disampaikan saat Ceo Pertamina EP tersebut meresmikan Masjid yang dibangun sejak tahun 2015 tersebut pada Kamis malam (6/12).

"Masjid ini begitu megah dan menjadi salahsatu kebanggaan masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), tetapi jangan hanya tampilannya saja yang megah, namun harus dimakmurkan serta harus mampu mencetak insan yang religi," ucap Nanang.

Sebagai perusahaan BUMN, dijelaskan Nanang bahwa Pertamina EP membawa misi negara. Dimana selain meningkatkan produksi Migas juga berperan membangun masyarakat.

"Kami ingin tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, salahsatu bukti adalah membangun Masjid ini. Jadi masjid ini bukan hanya milik Pertamina, tetapi juga milik masyarakat yang menggunakan masjid ini bersama-sama untuk melaksanakan ibadah," terangnya.

Disamping menyampaikan pesan memakmurkan Masjid serta menjelaskan misi Pertamina EP, Nanang juga menekankan terhadap seluruh pekerja serta karyawan Pertamina Pendopo agar menjaga hubungan baik yang selama ini terjanlin dengan masyarakat, pemerintah daerah serta stakeholder.

"Kita dapat laporan bahwa semakin baiknya komunikasi serta hubungan antara Pertamina EP dengan masyarakat serta pemerintah daerah, itu harus tetap kita jaga. Hubungan baik dengan Pemda PALI terbukti beberapa waktu lalu telah diserahkannya sebagian aset Pertamina untuk kepentingan Pemda. Kita juga meminta dukungan masyarakat, karena tidak mungkin kita meningkatkan produksi Migas apabila tidak didukung masyarakat," harapnya.

Nanang juga menyebutkan bahwa Field Pendopo merupakan penghasil Migas 18 sampai 19 persen dari PT Pertamina EP yang ada. "Dan saat ini peluang untuk meningkatkan produksi masih terbuka, jadi kita terus berkarya agar Field Pendopo terus berkontribusi untuk Pertamina EP," ajaknya.Sementara itu, Field Manager (FM) Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field
Munir Yunus menerangkan proses pembangunan Masjid Al-Mukhlisin.

"Masjid ini dirintis sejak tahun 2014 dan 2015 mulai dilakukan pembangunannya, dan diakhir 2018, masjid ini sudah bisa digunakan. Masjid ini dirintis saat pak Ekareza menjadi FM di Pertamina Pendopo," terangnya.

Munir Yunus juga mengatakan bahwa selain masjid tersebut diperuntukkan untuk tempat ibadah, juga bakal didirikan TPA dan perpustakaan agar masjid yang telah dibangun hidup."Sebab sangat disayangkan apabila masjid semegah ini hanya jadi penghias," tandasnya.

Saat peresmian Masjid Al-Mukhlisin hadir juga Ekareza, mantan FM Pertamina Pendopo, ketua MUI PALI H.Mughni Zein serta sejumlah petinggi Pertamina EP Asset 2. Peresmian masjid itu juga diisi ceramah agama dengan mendatangkan Ustadz Aji Syaputra, juga memberikan santunan terhadap dua panti asuhan yang ada di kota Pendopo.(red/mrsnd)
Share:

Tumbuhkan minat baca, Pemkab Pali adakan Perpus Keliling

PALI - Genjot minat baca masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) perlu adanya upaya pemerintah untuk merangsang keinginan masyarakat dalam hal membaca. Seperti dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten PALI memberdayakan mobil perpustakaan keliling untuk terjun kelapangan mendatangi warga dengan membawa buku-buku pengetahuan.

"Kita terus berusaha meningkatkan minat baca masyarakat dengan cara berkeliling menggunakan mobil perpustakaan keliling bantuan dari Perpustakaan Nasional," terang Kusmayadi kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan PALI melalui sekretarisnya Hartiana, Kamis (6/12).

Target perpustakaan keliling dikatakan Hartiana ke sekolah-sekolah terutama SD dan SMP. Namun demikian, masyarakat umum yang datang untuk membaca di perpustakaan keliling tetap dilayani.

"Tujuan kita meningkatkan minat baca masyarakat, jadi siapa pun yang ingin membaca, kami terbuka untuk umum. Tetapi lokasi untuk membuka perpustakaan keliling kita utamakan di sekolah-sekolah," tambahnya.

Kedepannya, diakui Hartiana, bahwa pihaknya akan terus gencar turun ke lapangan dengan membawa banyak buku-buku pengetahuan.

"Dengan kita datangi, diharapkan akan minat baca masyarakat meningkat. Sebab, kita berkeinginan, dengan membaca, pengetahuan masyarakat kita akan terus bertambah," harapnya
Share:

Wabah Penyakit DBD, 74 terinfeksi dan sudah renggut 1 nyawa

PALI - Wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) memasuki musim penghujan ini terus menjalar tidak hanya di Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saja, melainkan sudah menyebar ke Kecamatan Talang Ubi.

Dari data Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi, pada bulan November saja, ada 74 pasien, satu diantaranya meninggal dunia. Dan awal Desember ini tercatat ada 10 pasien DBD satu diantaranya masih kategori kritis.

Informasi itu disampaikan Direktur RSUD Talang Ubi dr Fitri melalui Humasnya dr Nunik, Kamis (6/12). Menurutnya, pasien DBD terus meningkat saat memasuki musim penghujan. Dan sudah menyebar ke beberapa kecamatan di Kabupaten PALI.

"Data yang baru masuk dan saat ini dirawat inap ada 10 pasien, berasal dari Kecamatan Talang Ubi 5 Pasien, Kecamatan Penukal Utara 3 pasien dan dari Jirak 2 pasien," ujar dr Nunik.

Selain DBD, diakui dr Nunik bahwa pasien gangguan pencernaan juga cukup banyak disamping yang menderita jantung, darah tinggi, kencing manis, gangguan pernapasan dan demam.

"DBD atau penyakit lainnya menyerang disemua umur. Jadi bukan hanya Balita yang dirawat karena DBD, tetapi dewasa juga tidak sedikit. Begitu pun penyakit lainnya," tukasnya.

Selama Januari sampai Oktober 2018, dr Nunik menjelaskan bahwa pasien rawat inap mencapai 400 orang per bulannya, dan paling ramai di bulan Juli.

"Yang rawat jalan rata-rata 1.500 pasien setiap bulannya, kebanyakan gangguan pencernaan, tetapi tidak begitu fatal. Untuk itu, kami menyarankan agar masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan rutin memeriksakan kesehatannya sebelum jatuh sakit," sarannya
Share:

Terlibat kejar-kejaran Polisi berhasil ringkul Preman Pungli

PALI - M Yusuf (37) warga Desa Talang Bulang, Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) diamankan petugas kepolisian, selasa (4/12/18)

Dirinya diamankan lantaran melakukan kejahatan jalanan dengan melakukan pungutan liar (pungli) kesejumlah sopir truck yang melintas dijalan Talang bulang menuju Sekayu

Sucipto (52) warga asal Bekasi Jawa Barat itu mengaku sudah sering dipaksa pelaku untuk memberikan sejumlah uang, dirinya yang sering melintas untuk membawa barang ke PT.Pertamina Pendopo telah menjadi korban pungli



Sekitar pukul 17.00 Wib saat hendak melintas seorang pelaku memberhentikan laju mobilnya dan meminta paksa untuk memberikan sejumlah uang

Karena merasa dirugikan korban melaporkan kejadian tersebut kepihak berwajib. Dari laporan tersebut Kanit Reskrim Ipda Muh Arafah SH beserta Anggota satuan Reskrim Polsek Talang Ubi Menuju TKP dengan cara Menyamar ikut di dalam mobil

Tak lama pelaku yang sedang melakukan aksinya petugas melakukan penangkapan, pelaku yang merasa telah dibuntuti petugas langsung melarikan diri

Pelaku akhirnya berhasil ditangkap dan ditemukan beberapa barang bukti dari Pelaku satu lembar pecahan Rp.20.000, dua lembar pecahan Rp.10.000, empat lembar pecahan Rp.5.000, serta satu Unit Sepeda Motor Milik korban merk Yamaha Vega warna Hitam putih tanpa Plat nomor Polisi dan surat

Atas perbuatannya, pelaku terancam pasal 368 ayat (1) KUHP tentang pemerasan (pungli) di jalanan.
Share:

Tarik Wisatawan, Disbudpar PALI Buka Galeri Peninggalan Sejarah

PALI -- Destinasi wisata Candi Bumi Ayu yang letaknya di Desa Tanah Abang Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kini mempunyai Galeri yang menyimpan koleksi artepak serta peninggalan bersejarah terkait Candi Bumi Ayu.

Dan mulai awal Desember 2018 ini, gedung galeri tersebut telah dibuka untuk umum.

Hal itu dikatakan Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten PALI, Yunimawati melalui Kabid Kebudayaan, Palomina Emawati bahwa dibukanya galeri koleksi Candi Bumi Ayu untuk umum agar masyarakat PALI khusunya bisa melihat secara langsung dan membuka wawasan terkait sejarah Candi tersebut.

"Jangan hanya tahu ada Candi saja, tetapi diharapkan masyarakat bisa mengetahui sejarahnya. Terlebih saat ini, galeri telah dibuka yang isinya menyimpan ratusan koleksi peninggalan yang ditemukan disekitar Candi," ucap Ema sapaan Kabid Kebudayaan, Selasa (4/12).

Lebih jauh Ema menjelaskan bahwa dengan banyaknya pengunjung lokal untuk datang ke kawasan Candi Bumi Ayu dan masuk ke gedung galeri, diharapkan akan menyedot wisatawan luar wilayah PALI.

"Sebab, selain ada wujud Candi, juga di galeri tersebut tersimpan arca dan peta kawasan percandian juga dilengkapi dengan mini studio yang akan memutar film tentang sejarah Candi serta pendukung lainnya," tukasnya.

Meski dibuka, namun untuk peresmian diakui Ema bahwa akan dilaksanakan pada 2019 mendatang. "Rencananya akan diresmikan oleh Kementerian Pariwisata RI di tahun 2019. Dan dengan dibukanya galeri koleksi tersebut, diharapkan akan mendongkrak pengunjung luar daerah PALI," tutupnya
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts