Curi Kambing, Selain Dapat Medali Pria Ini Terima Bonus Tidur di Sel

PALI-- Irmansyah (25) warga Mangku Negara Timur Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dianugerahi medali berupa seekor kambing yang dikalungkan dilehernya oleh warga setempat serta mendapat bonus menginap di hotel prodeo lantaran kenekatannya mengambil kambing milik Ahmad (60) warga desa yang sama disiang bolong.

Hadiah tersebut Irmansyah terima setelah Jajaran Polsek Penukal Abab meringkusnya pada Kamis (3/1/2019) sekitar pukul 15.30 WIB, saat pria yang saat ini menyandang status tersangka kedapatan membawa seekor kambing yang dimasukan kedalam karung bersama temannya, tetapi teman Irmansyah yang saat hendak ditangkap berhasil kabur.

Setelah berhasil ditangkap, warga pun geram, terutama pemilik hewan ternak tersebut, dengan spontan langsung mengikat kambing yang dicuri tersangka kemudian mengalungkannya keleher tersangka.

Diungkapkan Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Penukal Abab Iptu Alpian bahwa kejadian tersebut bermula ketika Andi sedang berada di kebunnya tiba-tiba dari jarak sekitas 70 meter, terlihat oleh Andi ada 2 orang yang mencurigakan sedang mengikat kambing dan ada yang sedang memegang karung.

Setelah itu, barulah Andi menyadari kalau kambing milik orang tuanya Ahmad akan di curi. Kemudian Andi menelpon orang tuanya dan setelah itu orang tua Andi langsung pergi ke kebunnya, namun pelaku yang berjumlah 2 orang tersebut lansung melarikan diri.

Atas kejadian tersebut korban melaporkan kejadian ke Polsek Penukal Abab untuk di tindak lanjuti. Dan pada Kamis (3/1) dengan di pimpin langsung oleh Kapolsek Penukal Abab dan Kanit Reskrim Ipda Agus Widodo beserta anggota reskrim langsung melakukan pengejaran.

"Dan pada saat tiba di Jalan PT. Indojaya Desa Gunung Menang Timur, tiba-tiba ada motor beat warna hitam yang dikedarai oleh 2 orang tengah membawa karung. Kemudian kedua orang tersebut memberhentikan motornya dan berlari ke semak belukar. Kemudian kita lakukan pengejaran, dan satu pelaku berhasil di tangkap yaitu Irmansyah berikut BB berupa 1 buah karung yang berisikan 1 ekor kambing. Sedangkan seorang pelaku berhasil melarikan diri," jelas Alpian, Jumat (4/1).

Pelaku dan BB langsung digelandang ke Mapolsek Penukal Abab. "Saat ini pelaku masih kita interogasi guna pengembangan. Sementara untuk BB, selain kambing, sepeda motor yang digunakan pelaku juga kita amankan serta Sajam jenis golok," tandas Alpian. (red)
Share:

Sempat Viral karena diduga Hura-hura, Ridho kirim Bantuan korban Tsunami di Banten

PRABUMULIH – Polemik beberapa waktu lalu yang sempat viral dimedia sosial karena Pemerintah Kota Prabumulih diduga berhura-hura diacara Peringatan Tahun Baru lalu sedangkan saudara sesama di pulau Banten dan Lampung berkecimpung dengan bencana Tsunami yang menghantam kota itu

Nah, menjawab hal tersebut Pemerintah Kota Prabumulih dalam waktu dekat akan memberikan bantuan untuk korban tsunami di lampung dan banten. Hal ini diungkapkan Walikota Prabumulih seusai menghadiri hari amal bakti ke 73 kementerian agama di Pendopoan Rumah Dinas Walikota Prabumulih, Kamis (3/1/19)

Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya,MM mengatakan bantuan yang akan diberikan adalah bukan berupa uang melainkan barang dan keperluan lainnya.

"Kita akan beri sembako dan beras. Total bantuan dari Pemkot itu sekitar Rp 100 juta," Ujar Ridho.

Tak hanya Pemkot, ucap Ridho, sejumlah masyarakat serta organisasi yang ada di Kota Prabumulih pun turut mengumpulkan sumbangan untuk membantu korban tsunami

"Dimalam konser peringatan tahun baru kemarin masyarakat banyak yang nyumbang, sekitar Rp.2 juta lebih terkumpul, belum ditambah organisasi yang ada di Prabumulih yang juga turut menyumbang” ucapnya

Disinggung mengenai rencana pembangunan rumah korban tsunami di Kota Lampung, Ridho menuturkan rencana tersebut untuk sementara waktu belum bisa direalisasikan lantaran masih melihat kondisi dilapangan.

"Belum kalau yang itu. Karena kita khawatir tanah disana masih goyang," tuturnya.

Menurut Ridho, bantuan yang diberikan itu merupakan bentuk perhatian dari Pemerintah Kota khususnya masyarakat Kota Prabumulih terhadap korban tsunami.

"Ini bentuk perhatian kita terhadap saudara kita yang terkena musibah di lampung dan banten," terangnya. (sn)
Share:

Dinas LH Keruk Sampah Dalam Terminal

PALI-- Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) akhirnya mengangkut sampah yang menumpuk dalam bak sampah yang letaknya berdekatan dengan ruang tunggu calon penumpang di terminal Pendopo Kecamatan Talang Ubi setelah adanya laporan masyarakat, Kamis (3/1).

Dikatakan Yuhairudin ,Plt Kepala Dinas LH PALI bahwa pihaknya semaksimal mungkin ini bisa cepat tanggap dalam menindaklanjuti keluhan warga, terlebih dalam membersihlan lingkungan agar masyrakat Kabupten PALI nyaman dalam melakukan aktivitasnya.

"Setelah mendapat informasi dari warga bahwa ada dua kotak sampah yang telah dipenuhi sampah yang terletak di terminal Pendopo,  Kita langsung mengerahkan petugas untuk turun ke lapangan membersihkan kotak sampah yang telah di penuhi kotoran itu," terang Yuhairudin.

Terpisah, Ida salah satu warga yang tidak jauh dari lokasi kotak sampah tersebut mengapresiasi apa yang dilakukan Dinas LH.

"Respon cepat pihak LH kami apresiasi, dan kami minta, selain sampahnya dikeruk, juga bak sampah itu dipindahkan dari tempat dimana banyak warga menunggu angkutan umum. Sekali lagi, kami sangat berterimakasih atas respon cepat Dinas LH," ucapnya. (red/marsindo)
Share:

Antusiasme Warga PALI Tinggi, KNPI Sampaikan Ini

PALI -- M. Anasrul, Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kabupaten PALI mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat kabupaten PALI yang telah dengan ikhlas memberikan donasinya baik berupa materi maupun berupa pakaian layak pakai untuk nantinya diberikan kepada korban Tsunami Selat Sunda di wilayah Kalianda Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung dan wilayah Pandeglang Provinsi Banten.

Dalam keterangannya ke sejumlah media, pria yang kerap disapa Anas ini menuturkan bahwa aksi penggalangan dana yang dilakukan oleh Pemuda PALI Peduli berjumlah Rp 13.180.000,00 serta ada beberapa karung pakaian layak pakai yang terkumpul.

"InshaAllah Minggu depan kita akan distribusikan bantuan tersebut secara langsung. Hal itu dikarenakan masih ada warga yang konfirmasi kepada kami yang masih ingin memberikan donasi kepada korban Tsunami Selat Sunda," ungkap ketua MASIKA ICMI PALI itu, Kamis (3/1/2018).



Dirinya juga menjelaskan bahwa kegiatan sosial berupa aksi penggalangan dana serta puncaknya yaitu Gala Musik Amal 2018 tersebut atas dukungan dan motivasi dari Bupati PALI Ir. H. Heri Amalindo, MM.

"Aksi penggalangan dana dilakukan selama lebih kurang empat hari serta puncaknya Gala Musik Amal 2018 pada malam pergantian tahun baru terselenggara atas dukungan dan motivasi dari Bupati PALI yang selalu memberikan arahan kepada para pemuda di Kabupaten PALI," katanya.

"Serta kegiatan tersebut juga terselenggara atas partisipasi Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Kabupaten PALI, seperti Gerakan Anak PALI Pecinta Alam (GAPPALA), GANN, Gerakan Pemuda Pemudi PALI Peduli (GP4), Generasi Muda Wong Pendopo Sumsel (GMWP SS), OSIS SMAN 1 Talang Ubi, SMAN 2 Talang Ubi, dan SMA YKPP, All Bikers se- PALI, dan ada pula Seni Budaya Kuda Lumping Suko Laras," tambahnya.

Ini juga lanjut Anas, menjadi awal yang baik bagi persatuan dan kesatuan kalangan pemuda di Bumi Serepat Serasan.

"Saya berharap, kabupaten PALI akan selalu dilindungi Allah SWT dari segala bencana Alam serta menjadi daerah yang dirahmati dan diberkahi oleh Allah SWT menjadi daerah baldatun toyyibatun war rabbun ghofur," tutupnya
Share:

Jaga Kebersamaan Umat

MUARA ENIM - Bupati Muara Enim H Ahmad Yani, pimpin upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama (Kemenag) ke-73, tingkat Kabupaten Muara Enim, di Lapangan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Muara Enim, Kamis (3/1).

Acara ini turut dihadiri Wakil Bupati H Juarsah, Kepala Kemenag Muara Enim H Abdul Harris Putra, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Imigrasi Kelas II Non TPI Muara Enim Telmaizul Syatri, para Kepala OPD di lingkup Pemkab Muara Enim, serta pegawai, guru dan siswa-siswi MI, MTs, MA di bawah naungan Kantor Kemenag Muara Enim.

Dalam amanatnya, Bupati Ahmad Yani, membacakan sambutan Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifundin, mengatakan peringatan HAB ini dalam kesederhanaan, keprihatinan, dan kepedulian.

Indonesia masih berkabung atas peristiwa alam di wilayah Lombok, Palu, Banten dan Lampung. Untuk itu, dia mengajak bersama-sama prihatin dan peduli untuk membantu saudara-saudara yang mengalami musibah. “Seluruh bangsa Indonesia merupakan satu kesatuan dalam derita dan bahagia, dalam sukacita maupun dukalara,” tuturnya.

Kemudian, sejalan dengan tema HAB Kemenag tahun ini yaitu 'Jaga Kebersamaan Umat', dirinya mengajak seluruh jajaran Kemenag, di tahun politik sekarang ini untuk menebar kebersamaan.

“Saya mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama kabupaten/kota di Indoensia, di tahun politik sekarang ini, mari senantiasa menebarkan energi kebersamaan, merawat kerukunan, dan menempatkan diri di atas dan untuk semua kelompok dan golongan kepentingan,” tutur Yani.

Memasuki tahun 2019, kata dia, ada enam sasaran strategis program Kemenag RI yang telah digariskan. Pertama, peningkatan kualitas kehidupan umat beragam. Kedua, peningkatan harmoni sosial dan kerukunan umat beragama. Ketiga, peningkatan kualitas pelayanan keagamaan.

Kemudian, keempat peningkatan akses layanan pendidikan. Kelima, peningkatan mutu pendidikan agama dan keagamaan. Dan, keenam peningkatan kualitas tata kelola pembangunan bidang agama.

Lebih jauh, kata Yani, masih membacakan sambutan Menteri Agama RI. Ke depan, program bimbingan perkawinan dan konseling keluarga supaya dijalankan lebih masif. “Ketahanan keluarga belakangan ini menghadapi ancaman guncangan dan kerapuhan. Seperti terlihat dari tingginya angka perceraian, perkawinan usia dini, dan kekerasan dalam rumah tangga,” bebernya.

Untuk itu, ia minta agar Program Bimbingan Perkawinan dan Konseling Keluarga dijalankan secara lebih masif bekerjasama dengan organisasi mitra Kementerian Agama dan ormas keagamaan lainnya.
Share:

Stok Darah Minim, PMI Kota Prabumulih Gelar Baksos

PRABUMULIH - Kebutuhan dara bagi semua Rumah Sakit sangatlah penting dikarenakan para pasien yang meminta dan membutuhkan dara ini sangatlah banyak. Tetapi bagaimana kalau ketersediaan itu tidak mencukupi dan sangat minim.


Kejadian ini pun di alami oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Prabumulih, dikarenakan stok dara yang di miliki oleh PMI kota Prabumulih, sangat sedikit bahkan kekurangan stok dara yang Bergolongan AB.


Stok dara yang di butuhkan oleh PMI Kota Prabumulih ini, kian menipis dikarenakan minimnya kesadaran masyarajat untuk mendonorkan darahnya.


Sekretaris PMI Kota Prabumulih H Usman Jakfar mengatakan kegiatan bakti sosial donor darah sudah lama tidak dilakukan di kota prabumulih.


"Terakhir dilakukan di Desa Prabu Menang," Ujar Usman pada hari Kamis 03/01/2019.


Selama ini, kata Usman, pihaknya selalu memanfaatkan setiap momen acara baik Pemerintahan maupun swasta untuk melakukan kegiatan donor darah.


"Kalau stok darah habis, opsi terakhir kita panggil pihak keluarga yang memiliki darah yang sama," ungkapnya.


Adapun solusi yang dilakukan terhadap minimnya stok darah di Prabumulih, kata Usman, terhitung minggu depan Walikota Prabumulih mengambil kebijakkan untuk menggelar kegiatan donor darah di awal bulan saat pelaksanaan apel mingguan.


"Darah ini banyak digunakan kalau ada kasus kecelakaan dan persalinan." Terangnya.


Lebih jauh, Usman menuturkan, dari semua golongan darah yang ada, darah AB merupakan golongan darah yang sulit didapatkan. "Dari 20 pendonor itu paling ada 2 sampai 3 kantong saja untuk golongan AB," tuturnya.


Usman menambahkan, kedepan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan mendekati stakeholder agar dapat berpartisipasi dalam bakti sosial donor darah.


"Karema masih banyak warga yang takut untuk donor darah," tambahnya.
Share:

Penusuk Amoy Dibekuk

MUARA ENIM --Petugas Resrim Polsek Gunung Megang , akhirnya berhasil membekuk pelaku penusukan menggunakan pisau secara berulang kali kepada  Dimonsyah alis Amoy (30), warga Dusun III, Desa Aur Duri, Kecamatan Rambang Dangku, Muara Enim, yang terjadi pada 15 Mei 2018 lalu sekitar pukul 07.30 WIB.

Aksi penusukan itu dilakukan pelaku ketika korban melintas di jalan desa Sumaja Makmur, Kecamatan Gunung Megang, Muara Enim. Pelaku diketahui bernama Hendra (32), warga desa yang sama, dibekuk pada Rabu (2/1) sekitar pukul 14.15 WIB.

Kejadian itu bermula dari korban hendak mengantar anaknya pergi ke sekoah. Pada saat dalam perjalanan, pelaku mencegat laju kendaraan sepeda motor yang dikemudikan korban. Setelah korban berhenti, pelaku langsung menyerang korban dengan menggunakan senjata tajam.

Pelaku berhasil menusuk tubuh korban secara berulang kali sebanyak 5 tusukan mengenai bagian dada, perut, pinggul dan tangan kanan.  Korban sempat dirawat di RSU HM Rabain Muara Enim. Sedangkan pelaku berhasil melarikan diri dan menjadi DPO Polsek Gunung Megang.

Kemudian pada hari penangkapan itu, pelaku tengah pulang kerumah istrinya. Kepulangan pelaku terhendus oleh petugas Polsek Gunung Megang yang meluncur ke rumahnya dan melakukan penangkapan.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta ketika dikonfirmasi, Kamis (3/1) membenarkan penangkapan itu. “Pelaku telah diamankan, dalam kasus ini dijerat pasal 351 KUHP,” jelasnya.
Share:

Tangkap DPO Pemerasan, Polisi Dapat Sabu

MUARA ENIM --Sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui. Pepatah itulah dialami petugas Reskrim Polsek Lawang Kidul. Saat menangkap DPO pelaku pemerasan, malah mendapatkan narkoba jenis sabu sabu.

Pelaku diketahui bernama Mustam (27), warga Gang Bangka RT 02, Kelurahan Pasar Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Muara Enim. Pelaku ditangkap dirumahnya, Rabu (2/1) sekitar pukul 14.30 WIB.

Selain berhasil mengamankan pelaku, petugas juga berhasil mengamankan  2 buah pirek  sabu seberat 2,62 gram dan 3 buah plastik klip bekas sisa sabu sabu, satu botol bong alat hisap sabu dan sebuah tas yang digunakan menyimpan barang haram tersebut. Kini pelaku bersama barang buktinya diamankan di Mapolsek Lawang Kidul.

Penangkapan pelaku bermula dari adanya informasi dari masyarakat bahwa pelaku yang merupakan DPO kasus pemerasan tersebut tengaha berada di rumahnya. Lalu petugas melncur kerumah pelaku dan berhasil membekuknya tanpa perlawanan.

Kemudian petugas menggeledah rumahnya hingga berhasil menemukan barang haram didalam tas warna hitam tersimpan  dikamarnya. Pelaku mengaku bahwa  narkoba tersebut miliknya.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta, ketika dikonfirmasi, Kamis (3/1) membenarkan penangkapan tersebut. “Pelaku bersama barang buktinya telah diamankan di Mapolsek Lawang Kidul,” jelasnya.
Share:

Jumlah UMKM Bertambah

MUARA ENIM - Jumlah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Kabupaten Muara Enim terus bertambah setiap tahunnya. Soalnya Pemerintah Kabupaten Muara Enim saat ini sedang getol getolnya  mengembangkan sektor pariwisata.


              Kepala Dinas Koperasi dan SDM, Surdin mengatakan jumlah UMKM di Kabupaten Muara Enim sebanyak  5.336 UMKM baik mikro, kecil ataupun menengah bila dibanding 2017 berjumlah 5.221 UMKM.

Menurutnya,  jumlah tersebut dipengaruhi dengan kondisi ekonomi masyarakat dan potensi wisata di kabupaten Muara Enim. Ada juga produk UMKM yang merupakan hasil kerajinan sehingga bisa dijadikan buah tangan.

Dia  memprediksi jumlah UMKM akan terus bertambah mengingat pemerintah kabupaten muara enim  juga sedang fokus mengembangkan pariwisata. Kemudian diibantu juga dengan sektor lainnya, sehingga setiap sektor bisa mengembangkan UMKM.

Karena, UMKM bukan sekedar berdiri namun juga dibina dan dibantu dari segi pendanaan yang bersifat pinjaman. "Untuk pembinaan kami juga bekerjasama dengan instansi lain contohnya disnaker atau BLK untuk pelatihan, juga dari sektor pemasaran," jelasnya, beberapa hari lalu.

Dijelaskannya  UMKM yang mati suri  mengalami permasalahan di perjalanannya. Hal tersebut dipengaruhi sektor ekonomi masyarakat. Misal sektor makanan kecil.

Meski Demikian  UMKM merupakan sektor yang akan dikembangkan di kabupaten muara enim, karena otomatis akan menambah lapangan pekerjaan. "Angka pengangguran pun jelas akan berkurang," harapnya.
Share:

Pengelolaan GS Diserahkan ke Diskop

MUARA ENIM--Pengelolaan program Gerbang Serasan (GS) diserahkan ke Dinas Koperasi (Diskop) dan UKM. Itu dilakukan untuk meningkatkan kinerja lembaga tersebut dalam meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil guna mewujudkan visi Muara Enim untuk rakyat yang agamis, bersaya saing, mandiri dan sejahtera.

Penyerahan tersebut berlangsung dalam rapat evaluasi pelaksanaan program Gerbang Serasan dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan  Pemkab Muara Enim, Amrullah, Kamis (3/1).

Rapat tersebut dibuka Wakil Bupati Muara Enim, H Juarsah SH. Rapat tersebut dihadiri juga Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Surdin serta pimpinan perbankan BSB, BRI dan BPR selaku lembaga penyalur kredit program Gerbang Serasan.

Wakil Bupati Muara Enim, H Juarsah SH, pada rapat itu mengatakan, bahwa program Gerbang Serasan sangat selaras dengan visi dan misi bupati dan wakil bupati Muara Enim dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan untuk  menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangan Muara Enim, Amrullah mengatakan, pelaksanaan program Gerbang Serasan tahun 2018  diperuntukkan pada masyarakat Muara Enim  sebagai pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi (UMKMK) di Muara Enim.

Pelaksanaan penyaluran kredit program Gerbang Serasan dilakukan melalui Bank Sumsel Babel, Bank BRI dan Prusda Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Dijelaskannya, realisasi kredit yang disalurkan pada tahun 2018 sebesar Rp 214 miliar, dan realisasi subsidi bunga yang dilakukan Pemkab Muara Enim sebesar Rp 20 miliar dengan jumlah UMKMK sebanyak 7.150.

Dari jumlah itu 7.150 tersebut apabila setiap UMKMK  merekrut tenaga kerja sebanyak 3 orang, maka jumlah tenaga kerja yang tersalurkan telah mencapai 21 ribu orang lebih.

Dijelaskannya, pada pelaksanaan kredit program Gerbang Serasan mendapatkan subsidi bunga dan asuransi melalui anggaran APBD Muara Enim  melalui dana hibah dikelola oleh BPKAD.

Pada rapat tersebut, masing masing pimpinan maupun perwakilan bank penyalur kredit program Gerbang Serasan  diberikan kesempatan untuk menyampaikan laporannya.

Pemimpin Cabang Bank Sumsel Babel (BSB) Muara Enim, Normandi, pada tahun 2018 lalu, jumlah kredit yang disalurkan melalui program Gerbang Serasan sebanyak 28.074.059.438. Dari jumlah yang disalurkan, kendala yang dihadapi masih banyak yang mengalami outstanding (kredit macet-red) mencapai Rp 19,100 miliar.

Sementara itu, perwakilan Bank BRI mengatakan, jumlah penyaluran kredit program Gerbang Serasan mulai tahun 2015-2018 mencapai 745 debitur  jumlah dana Rp 1,8 miliyar.

Sedangkan Dirut BPR, Syafril mengatakan pihaknya mulai menyalurkan kredit program Gerang Serasan tahun 2017 dengan jumlah dana Rp 2.828 miliyar dengan jumlah  26 nasabah.  Hingga akhir tahun 2018 yang mengalami   outstanding hanya tinggal 926 juta.
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts