Wako Prabumulih Hadiri Pengukuhan Persada SMANDA

 

PRABUMULIH -- Wakil Walikota Prabumulih, H Andriansyah Fikri mengukuhkan Ketua dan Pengurus Persaudaraan Alumni SMA Negeri 2 (Persada SMANDA) Prabumulih, Sabtu (19/1).

Pelaksanaan pengukuhan Persada SMANDA Prabumulih yang digelar di Gedung Kesenian Rumah Dinas Walikota Prabumulih tersebut, dihadiri oleh perwakilan alumni SMA Negeri 2 Prabumulih. Mulai dari angkatan pertama sampai angkatan sekarang.

Wakil Walikota, H Andriansyah Fikri yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Persada SMANDA dalam sambutannya menyampaikan bahwa persaudaraan tidak ada kata lepas, karena itu organisasi Persada SMANDA tidak mengunakan kata ikatan.

 

 

 

Suami dari Hj Reni Indayani ini menghimbau agar, seluruh alumni harus tetap menjaga persaudaraan. Meskipun para alumni berasal dari berbagai golongan dan memiliki banyak keanekaragaman.

"Walaupun alumni banyak beraneka ragam, corak dan pekerjaan. Tapi kita satu golongan dan tekad, sama-sama membangun Kota Prabumulih," terangnya.

Setelah dikukuhkan, Pria yang pernah menjabat Ketua DPRD Prabumulih ini berharap Persada SMANDA harus menunjukkan Eksistensinya yang positif kepada publik.

"Kami berharap organisasi ini tidak sekedar kumpul- kumpul, makan - makan, akan tetapi bertujuan untuk masyarakat. Ini adalah tahun politik, jadi jangan sampai kita terpecah-belah, siapapun yang terpilih, hormatilah," tegasnya.

Sementara itu, Kepala sekolah SMA Negeri 2 Prabumulih, Hj Tin Martini, dalam kesempatan yang sama menyampaikan ucapan terimakasih kepada panitia dan seluruh alumni yang sudah meluangkan waktu untuk hadir.

"Ini adalah satu bentuk ikatan yang telah terbentuk dan sudah mempunyai wadah, kami sebagai guru, kami sangat bangga karena sudah banyak bekerja, apalagi di setiap intansi ada alumni SMA Negeri 2," tuturnya.

Apalagi lanjut dia, saat ini ketua umum Persada SMANDA dijabat oleh Andriansyah Fikri, yang merupakan Wakil Walikota Prabumulih. “Pak Fikri adalah alumni dari SMA Negeri 2, kita guru sangat bangga karena alunmi SMA Negeri 2 menjadi wawako Prabumulih," ucapnya.

Ditambahkan Tin, begitu ia akrab disapa, berharap dengan adanya ikatan ini, SMANDA semakin kuat, bisa dan jaya. "Untuk tahun ini, kita akan mengadakan ujian sendiri, karena sudah mendapatkan bantuan dari alumni. Jadi saat ujian nanti kita tidak numpang lagi," tutupnya.

Acara tersebut dihadiri oleh Sekda Kota Prabumulih, M Kowi, Ketua DPRD Prabumulih yang diwakili oleh Wakil Ketua, HM. Daud Rotasi, Ketua MUI Prabumulih, kepala Sekdin Perkim, Kesbangpol, Kadishub. Acara tersebut juga di hiburan oleh penyanyi kondang DA Asia 4 Rara.(ADV/TH)
Share:

Sekda Prabumulih Kukuhkan Persada SMANDA

PRABUMULIH -- Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kota Prabumulih, H M Kowi kukuhkan Ketua dan Pengurus Persaudaraan Alumni SMA Negeri 2 (Persada SMANDA) Prabumulih, Sabtu (19/1).

Pelaksanaan pengukuhan Persada SMANDA Prabumulih yang digelar di Gedung Kesenian Rumah Dinas Walikota Prabumulih tersebut, dihadiri oleh perwakilan alumni SMA Negeri 2 Prabumulih. Mulai dari angkatan pertama sampai angkatan sekarang.

Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya yang diwakili Sekda Kota Prabumulih, H M Kowi dalam sambutannya berharap Persada SMANDA bisa menunjukkan Eksistensinya yang positif kepada publik khususnya di Prabumulih.



"Kami berharap organisasi ini tidak sekedar kumpul- kumpul, makan - makan, akan tetapi bertujuan untuk masyarakat," ungkapnya.

Sementara, Ketua Umum Persada SMANDA, H Andriansyah Fikri dalam sambutannya menyampaikan bahwa persaudaraan tidak ada kata lepas, oleh karena itu organisasi Persada SMANDA tidak mengunakan kata ikatan.

Suami dari Hj Reni Indayani ini menghimbau agar, seluruh alumni harus tetap menjaga persaudaraan. Meskipun para alumni berasal dari berbagai golongan dan memiliki banyak keanekaragaman.



"Walaupun alumni banyak beraneka ragam, corak dan pekerjaan. Tapi kita satu golongan dan tekad, sama-sama membangun Kota Prabumulih," terangnya.

Setelah dikukuhkan, Pria yang pernah menjabat Ketua DPRD Prabumulih ini berharap Persada SMANDA harus menunjukkan Eksistensinya yang positif kepada publik.

"Kami berharap organisasi ini tidak sekedar kumpul- kumpul, makan - makan, akan tetapi bertujuan untuk masyarakat. Ini adalah tahun politik, jadi jangan sampai kita terpecah-belah, siapapun yang terpilih, hormatilah," tegasnya.



Sementara itu, Kepala sekolah SMA Negeri 2 Prabumulih, Hj Tin Martini, dalam kesempatan yang sama menyampaikan ucapan terimakasih kepada panitia dan seluruh alumni yang sudah meluangkan waktu untuk hadir.

"Ini adalah satu bentuk ikatan yang telah terbentuk dan sudah mempunyai wadah, kami sebagai guru, kami sangat bangga karena sudah banyak bekerja, apalagi di setiap intansi ada alumni SMA Negeri 2," tuturnya.

Apalagi lanjut dia, saat ini ketua umum Persada SMANDA dijabat oleh Andriansyah Fikri, yang merupakan Wakil Walikota Prabumulih. “Pak Fikri adalah alumni dari SMA Negeri 2, kita guru sangat bangga karena alunmi SMA Negeri 2 menjadi wawako Prabumulih," ucapnya.



Ditambahkan Tin, begitu ia akrab disapa, berharap dengan adanya ikatan ini, SMANDA semakin kuat, bisa dan jaya. "Untuk tahun ini, kita akan mengadakan ujian sendiri, karena sudah mendapatkan bantuan dari alumni. Jadi saat ujian nanti kita tidak numpang lagi," tutupnya.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Prabumulih yang diwakili oleh Wakil Ketua, HM. Daud Rotasi, Ketua MUI Prabumulih, kepala Sekdin Perkim, Kesbangpol, Kadishub. Acara tersebut juga di hiburan oleh penyanyi kondang DA Asia 4 Rara.(Adv).
Share:

Heboh! Seorang Balita tewas dalam sumur

PALI-- Seorang Balita tewas tenggelam didalam sumur pada Jumat siang (18/1) kemarin,. SW anak yang baru berusia 3 tahun warga Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) jatuh ke dalam sumur sedalam 1, 5 meter di kebun karet diwilayah kelurahan Handayani Mulia kecamatan Talang ubi.

Kejadian naas tersebut sekitar jam 14:00 WIB saat ibu korban sedang tidur, sedangakan korban bemain di sekitaran sumur tempat korban tengelam.

"Ketika aku bangun tidur, anak aku tidak berada disekitar rumah, kemudian aku panggil-panggil, tapi tidak ada jawaban," ujar Ibu korban.

Setelah dicari, ibu korban melihat ada sesosok jasad dalam sumur yang diduga anaknya, kemudian ibu korban berteriak minta tolong.

Mendengar teriakan ibu korban, sontak warga sekitar pun mendatangi rumah korban, kemudian warga menuju sumur untuk memastikan korban tercebur atau tidaknya. Dan salahsatu warga langsung masuk ke dalam sumur. Saat di raba mengunakan kaki, ternyata korban benar tengelam dalam sumur dan langsung di angakat lalu di bawa ke rumah duka



Kapolres Muara Enim melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan Setiawan, membenarkan kejadian tersebut, sedangkan untuk informasi kronologis sementara, Kapolsek menjelaskan bahwa saat itu korban sedang bermain sendirian, sedangkan kakak laki-lakinya pergi sementara ibunya tidur di pondok tidak jauh dari sumur tersebut, setelah dievakuasi dari dalam sumur, korban langsung dibawa ke rumah duka Saat hendak di bawah ke RSUD, keluarga korban menolak.

"Mendapat laporan adanya kejadian tesebut, Anggota kita langsung menuju TKP dan ke rumah duka. Keluarga koraban menolak untuk dilakukan Visum, karena akan langsung di semayamkan, dan keluarga menerima sebagai musibah." terangnya. (red)
Share:

Lima Tahun Buron, Beri Prima Nyerah

PALI - Setelah buron selama lima tahun lamanya, atas kasus pencurian dan menusuk korbanya dengan pisau, Beri Prima (33), warga Talang Nanas, Kelurahan Talang Ubi Timur, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) akhirnya menyerahkan diri.

Pelaku Beri Prima menyerahkan diri ke Mapolsek Talang Ubi, Jumat (18/1) sekitar pukul 13.00 WIB, lantaran dirinya kebingungan untuk pulang kerumah, karena petugas telah mengetahui bahwa dirinya pelaku dalam aksi pencurian yang dilakukanya bersama rekanya H (DPO).

Dimana, kejadian yang berlangsung 15 Oktober 2014 lalu ini, berawal saat korban sedang tidur didalam kamar rumahnya. Tidak lama kemudian korban terbangun dari tidur dan melihat ada dua orang laki-laki sudah berada didekat korban.

Tiba-tiba kedua pelaku melihat korban terbangun dan pelaku langsung membekap mulut korban, kemudian pelaku Beri Prima mencekik leher korban sedangkan pelaku H memegang bagian kaki korban.

Karena korban terus memberontak dan berteriak, membuat pelaku Beri Prima menusuk korban dengan pisau ke arah tubuh korban sebanyak dua kali yang mengenai bagian bawa payudara korban sebelah kanan dan mengenai bagian perut sebelah kiri korban.

Selanjutnya kedua pelaku langsung kabur dengan membawa satu unit Ipad merk Advand warna putih milik korban. Sedangkan korban sendiri mengalami kritis akibat luka berat dan sempat dilarikan ke RSUD Talang Ubi dan dirujuk ke RSUD Prabumulih.

Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan Setiawan ST mengatakan, bahwa pihaknya akan menjerat pelaku dengan pasal 365 ayat (2) ke 4 KUHP, tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan dengan ancaman diatas lima tahun penjara.

"Anggota kita terus mengejar pelaku lainya yang saat ini keberadaanya telah kita ketahui. Kita menghimbau agar pelaku menyerahkan diri, sebelum anggota kita berhasil menangkapnya cepat atau lambat," tegasnya.

Sementara, pelaku Beri Prima mengaku bahwa dirinya siap bertngungjawab atas apa yang telah dilakukanya. "Saya bingung pak, jadi lebih baik saya menyerahkan diri dan menjalani proses hukum pak, dari pada kabur terus," akunya.
Share:

Taman tugu kecil sepi Pengunjung, Puluhan Pedagang gulung tikar

PRABUMULIH – Taman Tugu Kecil yang berada tepat disisi Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Tugu Kecil Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih dengan ciri khas Patung yang mirip dengan patung pancoran itu kini kondisinya sangat memprihatinkan.

Pasca dibangun pada 2015 silam dengan menggunakan dana APBD senilai 1,9 Miliar Rupiah tersebut, kini aktifitas di taman tugu kecil menjadi sepi dan tidak difungsikan.

Sejumlah pedagang yang semula menempati kios, mulai tutup lantaran diduga mengalami kerugian akibat kurangnya minat masyarakat untuk berkunjung ketempat ini.

Kondisi ini diperparah, setelah pada september 2018 lalu sejumlah rolling door kios raib dicuri oleh orang tak dikenal. Sungguh sangat disayangkan, aset bernilai miliaran rupiah kini terbengkalai.

Sejumlah kios pun tampak mengalami kerusakkan, salah satunya seperti plafon kios yang sudah hancur serta fasilitas kamar mandi yang tidak terawat dan penuh kotoran.


"Kios ditaman tugu kecil yang ditinggal pedagang lantaran sepi pengunjung kini ditutup"


Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya, MM seusai acara sertijab di Kantor Polres Prabumulih disinggung masalah tersebut, dirinya mengatakan selama satu minggu ini sering mengunjungi taman tersebut yang sudah mulai terlihat sepi

“beberapa minggu ini sudah saya cek, semua pedagang sudah mengosongkan tempat itu karena katanya jualan disini sudah sepi” tuturnya

Lanjut Ridho, jika pedagang sudah mengosongkan tempat itu (kios.red) berarti hak pengelolaannya harus dipindahkan kepihak ketiga karena sebelumnya, kata dia Pemerintah sudah memberikan hak pengelolaan kios tersebut selama 2 tahun kepada para pedagang

“kita sudah memberikan kesempatan selama 2 tahun untuk berdagang disana, jadi kita jangan disalahkan lagi” ucapnya

Tak hanya itu Ridho mengatakan akan mencari pihak ketiga sebagai pengelola beberapa kios tersebut dengan catatan harus bertanggung jawab dengan kebersihan, air, listrik, WC dan sewa sebagai tanggungjawab pengelola

Ini dilakukan agar taman tugu kecil tidak terbengkalai serta aktifitas ditempat tersebut bisa hidup kembali.

Ridho menambahkan, sebelum diserahkan ke pihak ketiga, Pemerintah Kota Prabumulih terlebih dahulu akan merenovasi kios-kios yang sudah rusak, memperbaiki lampu jalan serta fasilitas lainnya.

SIMAK VIDEONYA DISINI :

https://youtu.be/wj1o5G0uoFo
Share:

Barak Karyawan PT GBS Terbakar

PALI--Kebakaran terjadi di Barak atau perumahan pekerja PT Golden Blossom Sumatera (GBS) yang berada di wilayah Desa Prambatan Kecamatan Abab Kabupaten PALI pada Jumat pagi (18/1) sekitar pukul 07.00 WIB.

Akibatnya, bangunan yang dihuni beberapa kepala keluarga karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut rata dengan tanah.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materi ditaksir puluhan juta rupiah.

"Penyebab lagi diselidiki,
untuk korban jiwa alhamdulillah tidak ada. Nilai kerugian sedang ditaksir," ungkap Edi Paris, Humas PT GBS. (red)
Share:

Belum Panas, Warga PALI Kurang Puas Hasil Debat Pilpres Perdana

PALI -- Pasca debat pertama calon presiden dan calon wakil presiden yang digelar Kamis malam (17/1) sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di Kabupaten PALI mengaku belum merasa puas dengan isi perdebatan yang ditampilkan oleh kedua pasangan capres dan cawapres itu.

Seperti yang dikatakan, M. Anasrul tokoh pemuda di Kabupaten PALI. Menurutnya, baik paslon nomor 01 dan paslon nomor 02 sama-sama belum menyuguhkan seperti yang diharapkan warga.

"Terkesan normatif dan hanya formalitas saja debat pertama semalam. Terbukti dengan tema hukum, HAM, Korupsi dan Terorisme, harusnya kedua paslon bisa menunjukkan materi yang fundamental dan bernas. Sehingga, debat tersebut benar-benar menunjukkan kelas bahwa keduanya layak menjadi calon pemimpin bangsa ini," ungkap Ketua DPD KNPI Kabupaten PALI itu.

Ia juga menjelaskan, dengan tema yang diangkat semalam, harusnya bisa menggugah dan langsung menarik warga untuk menyatakan dukungan.

"Tema tersebut, banyak sekali referensi untuk ditampilkan. Seperti HAM, dimana kasus terbunuhnya aktivis HAM Munir yang sampai sekarang belum terungkap. Kemudian, yang terbaru kasus pidana dimana salahsatu penyidik KPK Novel Baswedan menerima tindakan kriminal, dan kasus tersebut seolah berjalan di tempat, karena belum ada titik terang yang terbuka. Harusnya materi ini disuguhkan. Karena kita ingin memiliki, pemerintah yang tegas di mata hukum, semua sama di mata hukum, tidak tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas," terangnya.

Dirinya berharap, pada saat debat kedua nanti kedua paslon mampu menyuguhkan yang lebih baik dari yang pertama.

"Kita berharap, debat kedua nanti kedua paslon blak-blakan serta tegas dalam menggambarkan visi dan misinya. Tidak normatif seperti semalam. Serta, kami minta tidak ada lagi kisi-kisi diberikan KPU untuk peserta debat, sehingga nanti terlihat mana pemimpin yang benar-benar cerdas, bukan jawaban dari timnya. Itu baru debat yang fair namanya," tukasnya.

Tidak hanya Anas, Husni, warga Golf Permai Kelurahan Handayani Mulya juga menilai bahwa debat capres dan cawapres semalam kurang menarik.

"Kurang menarik pak, karena tidak ada jawaban yang fresh keluar dari mulut kedua paslon. Semua jawaban sudah dipersiapkan oleh timnya. Jadi sedikit kurang menarik. Kemudian juga, debat semalam terkesan tidak beradu gagasan. Masih belum memuaskan kami yang pastinya pak," ungkapnya.
Share:

Buron Lima Tahun, Pelaku Curas Sadis Menyerahkan Diri

MUARA ENIM --Setelah lima tahun berlalu, akhirnya Beri Prima (33), warga Talang Nanas, Kelurahan Talang Ubi Timur, Kecamatan Talang Ubi, PALI, merupakan salah satu pelaku pencurian kekerasan dengan sadis menyerahkan diri ke Polsek Talang Ubi, Jumat (18/1) sekitar pukul 13.00 WIB.

Pelaku bersama seorang temannya berinisial H, terlibat kasus pencurian dengan kekerasan dirumah korban Hendri Gunawan (46), warga Golf Permai, Kelurahan Handayani, Kecamatan Talang Ubi, PALI pada 15 Oktober 2014 lalu sekitar pukul 01.30 WIB dini hari.

Dalam aksinya pelaku betindak sadis dengan cara menusuk korban menggunakan sebilah pisau tepat dibawah payu daranya dan bagian perutnya. Korban sempat dilarikan ke RSU Talang Ubi dan selanjutnya dirujuk RSUD Prabumulih hingga nyawanya selamat.

Aksi pencurian itu dilakukan pelaku bersama temannya berinisial H di rumah korban pada malam hari saat korban dan keluarganya sedang tertidur pulas. Pada saat pelaku melakukan aksinya, tiba tiba korban terbangun dari tidurnya dan melihat pelaku dan temannya sudah berada di dekatnya.

Melihat korban terbangun, pelaku berbuat nekat dengan membekap mulut dan mencekik lehar korban agar tidak berteriak. Sedangkan teman pelaku memegangi kaki korban. Karena korban terus meronta dan berteriak, akhirnya pelaku melukai tubuh korban dengan menusuknya menggunakan pisau mengenai bagian bawah payu dara dan perutnya.

Kemudian pelaku dan temannya melarikan diri dan berhasil membawa kabur 1 Ipad merek Advand milik korban. Korban mengalami kritis dan dilarikan keluarganya ke RSU Pendopo selanjutnya di rujuk ke RSUD Prabumulih hingga nayawanya berhasil terselamatkan.

Kejadian itu dilaporkan korban ke Polsek Talang Ubi. Atas laporan tersebut, petugas terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasuanya. Selama proses penyelidikan, ternyata pelaku sangat gelisah, sehingga dia mengambil keputusan untuk menyerahkan diri.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta, ketika dikonfirmasi, jumat (18/1) membenarkan kejadian itu. “Pelaku bersama barang buktinya telah diamankan, kasusnya masih dikembangkan untuk mengungkap pelaku satunya lagi,” jelasnya.
Share:

Bandar Narkoba Kampung Diciduk Petugas

MUARA ENIM -- Mengetahui semakin maraknya peredaran narkoba di lingkungan hukumnya, petuga kepolisian resort muara enim terus menjelahahi dan mencari sumber sumber beredarnya barang haram tersebut.

Menyelesaikan masalah tersebut, petugas Sat Narkoba juga berhasil seorang pengedar narkoba bernama Adi Aprizal (34), warga Kampung II, Desa Karang Raja, Kecamatan Kota Muara Enim, Muara Enim. Dia ditangkap petugas ketika berada di sebuah pondok di kebun karet di Desa Karang Raja, Jumat (18/1) sekitar pukul 03.30 WIB.

Di daerah tersebut ada sebuah pondok, Pondok tersebut selama ini selalu digunakannya untuk bertransaksi narkoba. Selain mengamankan pelaku petugas juga berhasil mengamankan barang bukti 16 pekat sabu sabu dan satu buah HP. Kini pelaku bersama barang buktinya telah diamankan di Mapolres Muara Enim.

Penangkapan pelaku bermula dari petugas mendapatkan informasi bahwa gubuk tersebut sering digunakan untuk bertransaksi narkoba. Lantas petugas melakukan pengintai. Pada saat itu pelaku tengah berada di dalamnya dan langsung diamankan petugas.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta, ketika dikonfirmasi, Jumat (18/1) membenarkan penangkapan itu. “Para pelaku bersama barang buktinya telah diamankan untuk menjalani proses hukum. Kasusnya masih dikembangkan,” jelasnya.
Share:

Asik Nyabu Di Kontrakan, Empat Orang Diamankan

MUARA ENIM -- Bagi masyarakat yang memiliki bedeng untuk dikontrakan supaya berhati hati dalam mengontrakannya. Soalnya rumah bedeng tersebut terkadang serung disalahgunakan sebagai tempat pesta narkoba, seperti yang terjadi sebuah bedeng kontrakan beralamat di Jalan Durian, Kelurahan Pasar III Kota Muara Enim.

Petugas Sat Narkoba Polres Muara Enim telah berhasil membekuk 4 orang berlainan jenis diduga tengah pesta narkoba jenis sabu sabu di dalam bedeng itu, Rabu (16/1) sekitar pukul 17.00 WIB.

Dari ke 4 orang yang diamankan, 2 diantaranya wanita diketahui bernama Noni Yuli Yanti (21), warga Jalan Yamin, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih dan Jaya Bakti (32) warga Kampung I, Desa Gunung Megang, Kecamatan Gunung Megang, Muara Enim.

Sedangkan dua orang peria yang diamankan diketahui bernama Imam Suranto (48), warga Kampung 6, Desa Ulak Bandung, Kecamatan Ujanmas, Muara Enim dan Rendi Karo (36), warga Dusun I Desa Lais, Kecamatan Ujanmas, Muara Enim.

Selain mengamankan keempat pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti 1 paket sabu sabu seberat 0,19 gram, 1 buah alat hisap berupa bong dan 2 buah HP. Kini keempat pelaku bersama barang buktinya telah diamankan di Mapolres Muara Enim untuk menjalani pemeriksaan.

Penangkapan pelaku bermula dari adanya informasi dari masyarakat  bahwa di bedeng tersebut sering digunakan untuk pesta narkoba. Petugas melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi tersebut. Pada saat itu pelaku ternyata sedang berada di dalamnya, pada saat dilakukan pemeriksaan ditemukan barang haram tersebut.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta, ketika dikonfirmasi, Jumat (18/1) membenarkan penangkapan itu. “Para pelaku bersama barang buktinya telah diamankan untuk menjalani proses hukum. Kasusnya masih dikembangkan,” jelasnya.(SN)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts