Desa Curup Terendam Banjir

PALI -- Ratusan rumah di Desa Curup Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terendam banjir akibat luapan sungai Lematang yang tidak bisa menampung debit air hujan yang akhir-akhir ini intensitasnya cukup tinggi.

Diakui Ballian, Kepala Desa setempat bahwa terendamnya ratusan rumah di wilayahnya sudah berlangsung hampir satu pekan.

"Saat ini ketinggian air sudah surut, tetapi dengan kondisi hujan yang turun tiap hari, bukan tidak mungkin air akan kembali naik," ungkap Ballian, Senin (21/1).

Selama banjir, dikatakan Kades bahwa banyak warga tidak melakukan aktivitasnya, sebab selain rumah, kebun atau sawah milik warga juga terendam banjir. "Kalau yang kebunnya kebanjiran, warga hanya diam di rumah," ujarnya.

Sementara itu, Junaidi Anuar, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI menyebutkan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan banjir di Desa Curup dan wilayah lain yang menjadi langganan banjir.

"Petugas kita ditempatkan di Desa Curup, jadi apabila banjir tersebut sudah mengancam keselamatan warga, kami akan segera evakuasi. Saat ini masih kategori aman dan hasil pantauan kita, banjir di Curup mulai surut," terangnya.
Share:

Penataan Pasar Secara Komprehensip

MUARA ENIM --Bupati Muara Enim, Ir H Ahmad Yani MM, menegaskan bahwa penempatan gedung pasar pagi yang telah selesain dibangun akan dilakukan pada tahun 2019 ini. Namun penataannya akan dilakukan secara komprehensip, sehingga tidak semerawut lagi.

Penegasan itu disampaikan bupati disela sela acara arak arakan piala adipura ke 13, Kamis (17/7) kepada awak media. “Penataan pasar itu kita lakukan secara komprehensip, mulai dari masalah nparkir kendaraan, penataan tempat stokc file sampah hingga masalah drainase yang ada di kawasan pasar, supaya jika turun hijan nairnya tidak tergenang lagi,” jelas bupati.

Untuk itu, lanjutnya, perlu ndilakukan singkronisasi dan kordinasi antara instasi terkait yang terlibat dalam penataan pasar tersebut. “Semua OPD terkait untuk berkordinasi seperti Dinas Perhubungan masalah penataan parker kendaraannya, Dinas PUPR masalah penataan infratsruktur fisiknya dan Lingkungan Hidup masalah pengelolaan sampahnya, sehingga pasar tersebut benar benar tertata rapid an bersih,” jelasnya.

Terkait masalah pengelolaan sampah di pemukiman warga yang ada di kelurahan kelurahan, pihaknya pada anggaran perubahan 2019 ini, akan mengadaan kendaraan sepeda motor pengangkut sampah dibagikan masing masing kelurahan  yang ada dalam Kota Muara Enim.

Karena sepeda motor pengangkut sampah yang ada saat ini kondisinya sudah banyak tidak layak pakai. “Pada anggaran perubahan nanti agar BLH mengalokasikan anggaran pengadaan motor sampah untuk masing masing kelurahan,” jelasnya.(SN)
Share:

Pencuri Dinamo Stasiun PT GS Dibekuk

MUARA ENIM --Petugas Polsek Penukal Abab, akhirnya berhasil membekuk Hendra (31), warga Dusun IV, Desa Karang Agung, Kecamatan Abab, PALI, Jumat (18/1) sekitar pukul 02.00 WIB. Dia ditangkap terlibat pencurian dinamo di stasiun pengumpul minyak PT Goldent Spick (PT GS) di Desa Karang Agung, yang terjadi pada 7 Oktober 2018 lalu.

Kini pelaku bersama barang buktinya dinamo, satu unit altermator dan 10 batang stang rod diamankan di Polsek Penukal Abab, untuk menjalani proses hukum.

Pelaku mengambil barang barang tersebut di stasiun tersebut dan dijualnya kembali. Kejadian itu dilaporkan pihak perusahaan kepada petugas Polsek Penukal Abab. Menindak lanjuti laporan tersebut petugas melakukan penyelidikan, hingga akhirnya pelaku berhasil dibekuk.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta dan Kapolsek Penukal Abab, Iptu Alpian, ketika dikonfirmasi, Minggu (20/1) membenarkan penangkapan itu. “Yang bersangkutan bersama barang buktinya  telah diamankan untuk menjalani proses hukum,” jelasnya.(SN)
Share:

Mabok Duren Di Curug Tenang

PRABUMULIH -- Dalam waktu dekat, Pemerintah kabupaten Muara Enim akan melaksanakan Festival Durian yang rencananya akan dilaksanakan pada 30 Januari 2019 mendatang di, Curug Tenang Desa Bedegung Kecamatan Tanjung Agung.

Bagi anda pecinta kuliner, tentunya ini merupakan kesempatan yang bagus untuk bisa menikmati berbagai macam jenis durian dari berbagai daerah serta ilahan olahan buah durian lainnya yang juga nantinya akan di hadirkan disana.

Pada kesempatan tersebut, pengunjung hanya cukup membayar Rp. 25.000,- saja sudah bisa mengunjungi festival dan makan durian sepuasnya yang disediakan oleh panitia.

“Pada kesempatan itu juga, rencananya para pengunjung tidak hanya disuguhkan kuliner durian, namun juga disiapkan acara-acara menarik, seperti lomba mewarnai dan menggambar buah durian dan lomba olahan buah durian,” ujar Plt Kabag Humas Ely, seraya menambahkan tak ketinggalan hiburan Live Musik.

Dijelaskan Ely, Festival Durian Muara Enim 2019 ini juga sebagai bagian dari upaya promosi pariwisata khususnya mengangkat Kawasan Wisata Air Terjun Curug Tenang.

“Tidak hanya Festival Durian saja, nantinya masih ada 25 festival lainnya yang akan di gelar sepanjang Tahun 2019 nanti,” pungkasnya.(SN)
Share:

Kaki Terkilir, Rara Lida Terpaksa Digendong Menuju Kamar Hotel

PRABUMULIH -- Tiyara Ramadhani atau kerap disapa Rara Lida mengalami cedera pada salah satu kakinya seusai menghibur para penonton di taman prabujaya Kota Prabumulih.

Saat dibawa ke hotel tempat ia menginap, Rara tampak mengerang kesakitan. Bahkan ia terpaksa harus digendong oleh salah satu panitia acara.

Kondisi itu dimanfaatkan oleh para penggemar Rara yang sejak pagi sudah menunggu di hotel. Para penggemar yang diketahui berasal dari Desa Sugiwaras dan Belimbing itu tak menyia-nyiakan kesempatan dan langsung memegang serta menciumi Rara.

Akibat cedera, para penggemar terpaksa harus menunggu sebelum foto bersama karena Rara sendiri harus menjalani pengobatan tradisional urut untuk menyembuhkan kakinya yang terkilir.

Rastim, panitia acara mengatakan Rara mengalami cedera sesaat sebelum bertolak menuju hotel. Lantaran bergegas meninggalkan penggemar yang terus bertambah, Rara terjatuh saat hendak naik ke mobil.

"Tadi jatuh pas mau naik mobil. Mudah-mudahan tidak apa-apa ya," ujar Rastim, Minggu (20/1).

Kedatangan Rara sendiri ke Kota Prabumulih selain menghibur para penggemar juga untuk menerima reward dari Pemerintah Kota Prabumulih atas prestasi yang ditorehkannya saat mengikuti kontes dangdut Lida dan DA Asia 4.

Dimana Rara berhasil meraih peringkat kedua dalam dua ajang bergengsi itu dan mengharumkan nama Indonesia khususnya Kota Prabumulih.(SN)
Share:

Demi Sekolah Pilih Tinggal Di Prabumulih. Rara Lida Diputus Kontrak Indosiar?

PRABUMULIH -- Meski tengah disibukkan dengan rutinitas tarik suara pasca dikontrak stasiun televisi swasta, namun Tiyara Ramadhani atau kerap disapa Rara Lida tetap mengutamakan sekolah.

Saat dibincangi oleh SINI News, Rara Lida mengatakan akan tinggal di Kota Prabumulih selama dua bulan. Hal ini dilakukan untuk, mempersiapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolah.

"UNBK, persiapan selama dua bulan ini Rara stanby di Prabumulih untuk ikut ujian," ujar Rara, Minggu (20/1).

Dijelaskan Rara, selama dua bulan tersebut ia kan mengikuti semua kegiatan sekolah untuk persiapan UNBK, seperti ikut praktik pra UNBK.

"Pokoknya ikut kegiatan sekolah. Jadi stay disini karena tidak bisa diganggu gugat kan ujian sudah berbasis online dan sudah berbasis nasional," jelasnya.

Terkait hal itu, Rara menuturkan dirinya sudah koordinasi dengan pihak manajemen stasiun televisi swasta yang telah mengontraknya agar selama persiapan UNBK Rara bisa fokus di Prabumulih.

"Sudah kompromi dan disetujui pihak manajemen. Pihak indosiar juga alhamdulillah mensuport anak-anak yang lagi ujian sekolah dan kuliah," tuturnya.(SN)
Share:

Buat Kontestan Sumsel, Ini Senjata Ampuh dari Rara Lida Agar Bisa Juara

PRABUMULIH -- Sejumlah kontestan perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel) siap bertarung dalam Liga Dangdut (Lida) 2 yang diselenggarakan oleh stasiun televisi swasta nasional tahun ini.

Nah, agar dapat bersaing dan menjadi yang terbaik dalam ajang pencarian dangdut tersebut, Rara Lida memberikan senjata ampuh untuk kontestan asal Sumsel.

"Yang pertama itu semangat, belajar terus, fokus dan berdoa," ujar Rara, Minggu (20/1).

Diterangkan Rara, apabila kontestan asal Sumsel ingin sukses dalam membawakan lagu harus tetap fokus. "Kalau kita fokus in shaa Allah semua bisa dilewati," ungkapnya.

Tapi, kata Rara, yang tak kalah penting juga yakni harus menjaga kesehatan badan selama kompetisi berlangsung. "Tapi yang penting kesehatan. Kalau tidak stabil, maksudnya menurun, itu semaksimal apapun dan sehebat apapun kita, hasilnya tidak akan baik," terangnya.

Untuk itu, jelas Rara, kontestan harus mengutamakan kesehatan yakni dengan cara makan yang teratur serta istirahat yang cukup. "Sering-sering belajar, cari ilmu dari guru-guru, sharing ilmu dan jangan pelit ilmu agar tahu kelemahan kita,"

Disinggung tidak adanya kontestan asal Kota Prabumulih, Rara berharap kedepan Kota Prabumulih bisa melahirkan bibit-bibit yang bisa membanggakan Kota nanas ini dan bisa sampai ke Indonesia bahkan duni.

"Pokoknya Rara yakin Pemerintah di Prabumulih ini selalu suport dan mendukung anak-anak yang berprestasi," pungkasnya.(SN)
Share:

Harumkan Kota Prabumulih, Rara Lida dapat Reward

PRABUMULIH -- Tiara Ramadhani atau biasa disapa Rara Lida, mendapat reward dari Pemerintah Kota Prabumulih. Reward berupa uang tunai sebesar Rp 25 juta, diserahkan seusai senam bersama di taman Kota Prabujaya, Minggu (20/1).

Sebelumnya, Rara Lida berhasil menjadi juara dua dalam ajang kompetisi liga dangdut (Lida) dan kembali meraih juara dua dalam ajang internasional kompetisi dangdut (DA) Asia.

Dihadapan ribuan masyarakat yang hadir, Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya mengaku akan mensuport putra putri daerah yang berprestasi dan berhasil mengharumkan nama Kota Prabumulih ditingkat Nasional.

"Bukan hanya Rara, untuk semua masyarakat Prabumulih yang berpretasi juga sama. Akan kita berikan penghargaan nantinya. Ayo berlomba-lomba dalam meraih prestasi," ujar Ridho.

Sementara, Rara Lida saat dibincangi seusai acara mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Pemerintah Kota Prabumulih khususnya kepada Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya dan Wakil Walikota, H Andriansyah Fikri.

"Ini suatu kebanggaan tersendiri buat Rara, bisa mendapat reward, mendapat apresiasi dari Pemkot Prabumulih serta jajarannya," ungkapnya.

Lebih jauh, Rara Lida memohon maaf kepada seluruh masyarakat Kota Prabumulih karena baru bisa pulang ke kota nanas tersebut.

"Tidak bisa pulang karena waktu belum memungkinkan. Alhamdulillah sekarang bisa silaturahmi dengan masyarakatnKota Prabumulih. Tapi tidak bisa lama juga karena Rara akan kepalembang," tuturnya.(SN)
Share:

Bank Sumsel Babel Cabang Pembantu Tanah Abang Segera Beroperasi, Begini Tanggapan Warga

PALI-- Sebentar lagi Bank Sumsel Babel Cabang Pembantu Tanah Abang bakal beroperasi, hal ini tentu disambut antusias masyarakat yang ada disekitar Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Sebab, bangunan bank tampak telah rampung dikerjakan dan siap melayani nasabahnya.

Seperti dikatakan Dewa, salahsatu warga Desa Raja bahwa dirinya mengaku senang dengan berdirinya Bank Sumsel Babel di Kecamatan Tanah Abang.

"Tentu akan mempermudah masyarakat dalam bertransaksi perbankan, karena selama ini kami nasabah bank sumselbabel apabila ingin bertransaksi harus ke Pendopo atau ke Kota Prabumulih," ungkap Dewa, Minggu (20/1).

Sama halnya diutarakan Aka Cholik Darlin, tokoh masyarakat Tanah Abang yang juga mantan anggota DPRD PALI, bahwa keberadaan Bank Sumsel Babel sudah lama ditunggu masyarakat Tanah Abang.

"Alhamdulillah Bank Sumsel Babel Cabang Pembantu Tanah Abang sudah terwujud. InsyaAllah dari informasi yang saya dapat, dalam minggu ini akan segera bisa melayani masyarakat Tanah Abang dan sekitarnya," kata Aka Cholik.

Aka Cholik juga menceritakan bahwa terwujudnya Bank Sumsel Babel berdiri di Tanah Abang adalah berkat sebuah semangat dari almarhum H Marta Dinata, mantan Ketua DPRD PALI.

"Saat itu kami berdua dari DPRD PALI, yakni saya dan almarhum H Marta berkunjung langsung ke Kantor Bank Sumsel Babel menemui pak Abraham. Ketika Pemkab PALI menanam saham ke Bank Sumsel saat itu baru 10 M melalui APBD," ujar Aka Cholik.

Saat menemui kepala Bank Sumsel Babel, diakui Aka Cholik bahwa dirinya dan H Marta meminta agar segera di bangun Cabang Pembantu Tanah Abang, supaya para ASN/PNS, Calon Jemaah Haji serta Masyarakat yang ingin transaksi perbankan mudah dan aman.

"Saya meminta di Simpang 4 Raja, Almarhum H Marta bersikeras agar di Simpang 4 Tanah Abang, Alhamdulillah keinginan beliau terwujud. Saya juga mengapresiasi Bupati PALI yang terus semangat mewujudkan PALI Cemerlang, salasatunya bersinergi bersama bank daerah membentuk cabang pembantu," tutupnya. (red)
Share:

Dibilang Sombong! Ini Komentar Rara Lida

PRABUMULIH – Tiara Ramadhanti warga asli Kota Prabumulih Sumatera Selatan yang beberapa waktu lalu berhasil menjadi Runner Up di LIDA 2 dan Dangdut Academy Asia itu pulang kampung, dirinya bersama rombongan bertolak ke Taman Kota Prabujaya untuk mengikuti senam pagi bersama Walikota dan Wakil Walikota Prabumulih yang dihadiri oleh ribuan masyarakat Kota Prabumulih, minggu pagi (20/1/19)

Dalam kesempatan itu tim SINI News berhasil mewawancarai beliau disela waktu istrahatnya. Dirinya menanggapi beberapa keluhan Fans fanatik Ralova di Prabumulih yang mengaggap dirinya sombong

“banyak fans saya bilang katanya Rara itu sombong, sudah jarang pulang kampung, padahal Rara kan sibuk disana, apalagi sudah ada kontrak” ucapnya memohon maaf kepada Ralova (fans.red)

Permohonan maaf Rara itu disampaikannya usai senam pagi bersama warga Prabumulih, karena dirinya menilai dukungan masyarakat indonesia dan khususnya Prabumulih sangat dibutuhkan untuk karirnya kedepan

Diketahui Rara dikontrak selama Lima tahun kedepan Oleh Pihak Indosiar dan akan terus diperpanjang masa kontraknya tergangung performanya. Tak hanya itu jadwal yang semakin padat membuat Rara tak bisa selalu sering menyapa para fansnya

“Memang banyak yang ngomong kalu Rara sudah lupo dengan kami (ralova.red) padahal kami sudah dukung terus,” ucapnya menirukan keluhan fansnya di media sosial. “sebenarnyo kalu biso tiap hari Rara pasti pulang kampung” lanjutnya

Dari kesuksesan Rara membawa nama Kota Prabumulih di pentas dangdut LIDA 2 dan DA Asia beberapa waktu lalu dirinya mengaku mendapatkan Penghargaan (Reward) dari Walikota Prabumulih yang membuat dirinya merasa bangga dan terus termotifasi

“allhamdulillah syukur ya Rara diberi Reward dari walikota, ini menjadi motifasi saya untuk terus berkarir" terangnya

Dengan prestasi yang gemilang dan mendapatkan beberap Reward Rara dengan santun tetap memohon maaf kepada para fansnya yang terus mendukung karirnya dalam dunia musik (SN)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts