Tingkatkan PBH, Herman Deru Imbau Perusahaan Buat NPWP Dalam Provinsi Sumatera Selatan

PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru meminta para pengusaha yang ada di daerah ini untuk  membuat Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) melalui kantor pelayanan pajak  yang ada di Sumatera Selatan.

“Jadi bagi para pengusaha yang ada di Sumsel selain  mendaftar kan NPWP  di kantor pajak  pusat, seharusnya  mendaftar NPWP-nya di daerah ini agar ada kontribusi untuk masyarakat di Sumsel,” ungkap Herman Deru, disela-sela menerima audensi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Selatan,  Imam Arifin rangka pekan panutan penyampaian SPT Tahunan PPH, bertempat diruang audensi Gubernur, Senin (25/2) siang.

Yang terjadi selama ini lanjut Herman Deru, NPWP perusahaan yang berada di Sumsel lebih banyak terdaftar di kantor pajak luar Provinsi Sumsel. Sehingga mengakibatkan, Sumsel tidak mendapatkan bagian hasil dari pembayaran pajak melainkan masuk ke kas daerah lain , dimana NPWP dikeluarkan.

“Saya meminta masyarakat pengusaha, BUMN, BUMD yang bergerak di Sumsel dapat memberikan kontribusinya  bagi daerah ini melalui pembayaran pajaknya,” harap Herman Deru.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Selatan,  Imam Arifin menegaskan  tujuannya melakukan audensi untuk melaporkan sejumlah agenda diantaranya meminta bantuan pada Gubernur selaku kepala daerah untuk mengingatkan warga Sumsel agar dapat  menyampaikan SPT tahunan melalui e-filing paling lambat 31 Maret 2019 mendatang.

“Ini rutin setiap tahun kami lakukan,  sekaligus meminta Gubernur untuk dapat secara langsung memberikan contoh menyampaikan SPT tahunan melalui e-filing,  pada minggu kedua atau ketiga di bulan Maret 2019 mendatang,” tambahnya.

Dia memaparkan untuk target penerimaan pajak pada tahun ini, melalui Kanwil Pajak Sumselbabel sebesar Rp 15,07 Triliun. Target tersebut  terealisasi sekitar 92 persen.  atau naik sebesar 15 persen  dari target tahun sebelumnya.

“Sektor penyumbang pajak terbesar di Sumsel adalah sektor perdagangan, pertambangan,  perkebunan serta ekspor dan impor,” imbuhnya.

Dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan penandatanganan kesepahaman bersama atau MoU terkait dengan

Konfirmasi Status Wajib Pajak yang nantinya akan berisikan pertukaran data antara pemerintah pusat dan daerah untuk mengoptimalkan penerimaan pajak dari pengusaha yang ada di Sumsel
Share:

Seleksi Calon Petugas Haji

MUARA ENIM -- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Muara Enim, gelar tes tertulis calon petugas haji 2019. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Sumsel H Darami, bertempat di Balai An-Nazkir Kantor Kemenag Muara Enim, Senin (25/2).

“Setiap peserta seleksi petugas haji harus mengikuti aturan-aturan yang telah ditetapkan panitia,” tegas H Darami, saat sampaikan sambutan.

Menurut Darami, tes tersebut berlangsung selama satu setengah jam, mulai pukul 8.00 hingga 9.30 Wib. “Seleksi ini serentak dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Sumsel,” tambah dia.

Kepala Kantor Kemenag Muara Enim, H Abdul Harris Putra didampingi Kasubbag TU, H Solihan menuturkan, jumlah peserta seleksi calon petugas haji Kabupaten Muara Enim sebanyak 10 orang.

“Dua orang mengikuti tes Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), tiga orang seleksi Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH), dan lima orang lainnya ikuti seleksi Tim Pembimbing Haji Indonesia (TPHI),” beber Harris.

Lanjut Harris, kesepuluh orang yang mengikuti tes tertulis tersebut, sebelumnya sudah lebih dulu mengikuti seleksi administrasi. “Mereka ini sudah lulus seleksi administrasi. Hari ini seleksi lanjutan yakni tes tertulis,” katanya.

Sementara itu, selama pelaksanaan tes, peserta seleksi dilarang membawa smartphone. Hal ini dilakukan supaya berjalannya proses seleksi petugas haji tidak ada kecurangan.
Share:

Sepulang antar anak sekolah, rumah warga ini hangus terbakar


PRABUMULIH – Warga Jalan Ry.p1 Rw.03 Kelurahan Sukaraja Kecamatan Prabumulih Selatan tadi pagi dihebohkan dengan adanya api yang nyaris menghanguskan rumah Eko Prayitno (41) sekitar pukul 09.00 Wib pagi, senin (25/2/19)

Kejadian kebakaran itu diketahui istri korban yang sebelumnya mengantar anak ke Sekolah, sesampainya dirumah istri korban mencurigai mencium bau seperti terbakar, merasa curiga korban pun mengecek kedalam rumah

Seketika korban menjerit minta tolong kepada warga karena api sudah membakar atap plafon tepatnya dikamar belakang rumah korban

Seketika mendengar jeritan korban minta tolong, warga pun berdatangan untuk memadamkan api

“kami denger wong jerit minta tolong, jadi kami keluar rumah” ucap Evi yang merupakan tetangga korban

Dari kejadian tersebut beberapa perabotan dirumah korban habis terbakar dan kerugian yang dialami korban ditafsir sekitar Rp.25 juta

Dari lokasi kejadian terlihat satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kota Prabumulih diterjunkan guna memadamkan api yang terus menjalar kerumah korban yang diduga karena konsleting listrik (SN)

Share:

Begal Motor Dibekuk

MUARA ENIM--Hanya dalam hitungan jam, petugas Unit Reskrim Polsek Gelumbang berhasil membekuk satu dari 2 pelaku begal motor dengan korban Eru Ratna Dewi (36), warga Dusun I, Desa Sebau, Kecamatan Gelumbang, Muara Enim, Minggu (24/2) sekitar pukul 09.00WIB.
              Pelaku diketahui bernama Heryansyah (26), warga Desa Tanjung Miring, Kecamatan Sungai Rotan, Muara Enim. Pelaku bersama temannya membegal korban ketika  mengendarai sepeda motor honda scoopy BG 3613 DAF, melintas antara jalan Desa Sebau dan Desa Jambu, Kecamatan Gelumbang, Muara Enim, Minggu (24/2) sekitar pukul 08.30WIB.
             Kejadian itu pada saat korban tengah melintas di jalan desa tersebut. Tiba tiba muncul pelaku dan temannya dengan menggunakan penutup wajah masker menyetop korban.
            Pelaku meminta korban untuk menyerahkan sepeda motornya. Saat itu pelaku berupaya meminta pertolongan dengan mengambil Hp untuk menelpon. 
         Namun pelaku langsung menodongkan senjata api rakitan jenis pistol kearah korban. Pelaku meminta korban untuk tidak ada barang barang yang dibawa jika ingin selamat.
             Lantas korban pasrah memberikan HP, uang tunai Rp 409.500 serta sepeda motornya untuk diambil pelaku. Ketika pelaku hendak pergi membawa kabur sepeda motor tersebut, korban berteriak minta tolong yang terdengar oleh suami korban.
              Lalu, suami korban menghubungi menepon warga di Desa Sebau, memberitahukan bahwa istrinya telah dibegal. Lantas warga secara beramai ramai mengepung pelaku dengan membelokir jalan menuju keluar desa.
           Selanjutnya, Kepala Desa Sebau menghubungi Kapolsek Gelumbang mengatakan telah terjadi begal dan pelaku sudah dikepung warga. Lalu petugas Polsek Gelumbang langsung meluncur ke lokasi kejadian.
               Ketika sampai di lokasi kejadian, petugas bersama dengan warga menyisir hutan tempat pelarian pelaku yang telah dikepung. Akhirnya pelaku berhasil dibekuk petugas bersama warga. Sedangkan teman pelaku berhasil meloloskan diri.
                 Petugas juga berhasil mengamankan barang bukti sepeda motor honda scoopy, HP milik korban, satu puncuk senjata api rakitan  dengan satu buah amunisi serta 1 buah kunti T.
                  Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta dan Kapolsek Gelumbang, AKP Indrowono, ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan itu.
              “Pelaku bersama barang buktinya telah diamankan. Sedangkan teman pelaku yang telah diketahui identitasnya masih dilakukan pengejaran. Dalam kasus ini pelaku dijejar pasal 365 KUHP,” jelasnya. (SN)
Share:

Rumput Liar, Kuasai Jalan di PALI

PALI--Sejumlah ruas jalan umum yang ada di wilayah Bumi Serepat Serasan kodisinya banyak yang menyempit akibat ditumbuhi rumput belukar dikiri dan kanan jalan. Tentu kondisi itu membahayakan pengguna jalan karena selain badan jalan menyempit, juga jarak pandang terhalang rerumputan yang menjulang tinggi terlebih pada jalan berkelok atau tikungan.

"Kalau berlintasan dengan kendaraan lain, kami harus memperlambat kendaraan," ujar Mustofa, pengemudi sebuah mobil saat melintas di Jalan umum antara Desa Purun dan Babat Kecamatan Abab, Senin (25/2).

Sama halnya diutarakan Jamal, pengguna jalan lainnya bahwa pemerintah dan perusahaan harus bersinergi dalam mengatasi permasalahan tersebut.

"Semasa armada batubara menuju pelabuhan Desa Prambatan Kecamatan Abab, jalur yang dilintasi selalu dibersihkan oleh perusahaan dalam hal itu PT EPI. Tetapi setelah batubara ditutup, jalan sempit tidak terurus akibat belukar tumbuh subur dikiri kanan jalan. Kami berharap ada upaya dari pemerintah atau perusahaan lain yang sering lalulalang di jalan yang telah menyempit untuk dibersihkan dengan melakukan tebas bayang," pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUBM kabupaten PALI Etty Murniaty sebelumnya mengatakan bahwa pihaknya telah menganggarkan perawatan jalan. "Untuk tebas bayang pinggiran jalan, kita akan laksanakan secara swakelola," ujarnya.

Terpisah Bupati PALI Heri Amalindo dalam kesempatan lain menyarankan seluruh kepala desa agar menganggarkan pembersihan jalan menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD).

"Kepala desa bisa anggarkan melalui ADD untuk pembersihan tebas bayang jalan, jangan sampai mengganggu kenyamanan warga," sarannya.(SN)
Share:

Dapat Ikan Mas 3,8 Kilogram, Miko Bawa Pulang Motor

MUARA ENIM -- Setelah mencoba menebar umpan dengan menggunakan pancing sejak pagi, Miko (21) pemuda asal Lahat ini akhirnya berhasil mengangkat ikan mas dengan berat kurang lebih 3,85 kilogram pada pukul 10.20 wib.

Dirinya berhasil mengungguli 200 lebih pemancing lainnya yang juga sama sama mengadu peruntungan untuk mendapatkan ikan terbesar yang sudah ditebar panitia pada acara Muara Enim Fishereis yang merupakan bagian dari agemda Colorfull Muara Enim, Minggu (24/2) di Kolam Retensi Adipura.

Sebagai pemancing yang berhasil mengangkat ikan terberat, oleh panitia Miko diganjar hadiah utama berupa satu unit sepeda motor yang diserahkan langsung oleh Bupati Muara Enim, H Ahmad Yani pada puncak pelksanaan kegiatan.

Selain Miko, yang Perolehan ikan terbesar kedua adalah Debi yang juga dari Lahat dengan berat ikan 3,8 kilogram dan mendapatkan hadiah berupa lemari es. dan pada posisi ketuga ditempati oleh Caca dengan perolehan ikan seberta 3,6 kilogram dan diganjar hadiah televisi.

Dalam sambutannya, Bupati Muara Enim Ahmad Yani mengatakan, ajang SMF 2019 DIlaksanakan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah kabupaten Muara Enim terhadap jasa para Masyarakat perikanan dalam upaya pemenuhan kebutuhan protein dan
gizi bagi seluruh lapisan masayarakat.

"Ajang ini juga untuk menggali potensi wisatawan, karena selain masyarakat lokal juga berhasil mendatangkan peserta jauh dari sejumlah daerah,"kata Yani

Hal ini, Lanjut Yani sesuai tujuan untuk meningkatkan Kunjungan wisatawan yang diharapkan akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan menumbuhkan Kreativitas Rakyat.

Karena itu, Yani mengharapkan seluruh hadirin khususnya panitia lomba dan peserta lomba untuk menjadi pioner pioner yang dapat mengajak seluruh lapisan masyarakat agar dapat mengenalkan budaya local serta
mempromosikan objek objek wisata yang ada di Kabupaten Muara Enim.

"Saya harapkan melalui kegiatan Serunya Muara Enim Fisheies ini dapat meningkatkan Kunjungan Wisatawan ke Muara Enim yang akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan menumbuhkan
Kreativitas Rakyat,"jelasnya

Tak cuma itu, piahknya juga mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat agar bersama
menjaga kelestarian alam.

Kepala Dinas Perikanan Ir Teguh Sumitro menambahkan ajang ini diharapkan dapat meningkatkan rasa kepedulian masyarakat untuk menjaga kelestarian perairan umum.

"Yaitu dengan tidak membuang sampah ke perairan umum terutama Perairan sungai dan danau, Serta saluran air lainnya apalagi sampah yang dibuang tersebut sampah anorganik yang sulit hancur. Seperti sampah yang berbahan plastik,"ungkapnya

Menurut Teguh, Jika lingkungan perairan bersih maka secara otomatis akan berdampak pula pada kenyamanan dan keindahan yang berdampak terhadap keinginan masyarakat luar untuk datang ke Muara Enim dan
secara otomastis akan meningkatkan perekonomian bagi masyarakat sendiri.

"Untuk itu sekali lagi saya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat mari kita jaga bersama lingkungan perairan di daerah kita masing masing khususnya di
wilayah Kabupaten Muara Enim,"pungkasnya.

Festival SMF 2019 kali ini diikuti sedikitnya 450 peserta yang berasal dari Kabupaten Muara Enim, Lahat, Baturaja, Prabumulih, Palembang hingga dari luar daerah seperti Bengkulu ,Lampung hingga Jakarta.

Dalam ajang ini, panitia dari Dinas Perikanan Kabupaten Muara Enim menyiapkan kurang lebih 1,5 ton ikan untuk menjadi santapan kail para peserta pemancing.

Selain lomba memancing, SMF 2019 juga dimeriahkan berbagai lomba lainnya seperti lomba memasak kreatif serba ikan yang digagas oleh Ketua Tim Penggerak PKK Muara Enim, Hj Sumarni Ahmad Yani. Lalu juga ada kontes ikan cupang, ikan hias, posko kesehatan gratis, serta pameran dan bazaar produk unggulan pertanian dan perkebunan.


Share:

Curi Kabel Listrik, Kaki Rasihan Ditembak

MUARA ENIM--Petugas Unit Reskrim Polsek Gunung Megang mengamankan Achmad Rasihan (41) warga Desa Belimbing Jaya, Kecamatan Belimbing, Muara Enim, Jumat (22/2) sekitar pukul 10.00 WIB.
               Pelaku diamankan petugas terlibat kasus pencurian kabel listrik di areak proyek pembangunan PLTU Sumsel 1, Desa Belimbing Jaya, Kecamatan Belimbing, Muara Enim pada 18 Januari 2019 lalu.
                Sedangkan teman pelaku yang telah diketahui identitasnya, belum tertangkap karena melarikan diri. Pada penangkapan itu, pelaku ditembak petugas pada betis kaki kanannya karena mencoba melarikan diri.
               Pelaku melakukan pencurian kabel listrik di lokasi proyek tersebut bersama temannya mulai dari tiang nomor 54 sampai tiang nomor 62. Kasus tersebut dilaporkan pihak pengelola proyek ke Polsek Gunung Megang.
          Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Polsek Gunung Megang melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengetahui keberadaan pelaku. Pada saat hendak dilakukan penangkapan, pelaku berupaya melarikan diri, sehingga petugas menembaknya. Kini pelaku bersama barang buktinya diamankan di Mapolsek Gunung Megang untuk menjalani pemeriksaan.
                 Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta, ketika dikonfirmasi, Minggu (24/2) membenarkan penangkapan itu. “Pelaku bersama barang buktinya telah diamankan, sedangkan satu pelaku lagi masih dalam pengejaran. Dalam kasus ini pelaku dijerat pasal 363 KUHP,” jelasnya. 
Share:

Waspadai banjir, BPBD PALI himbau warga


PALI - Banyaknya anak-anak bermain air digenangan banjir harus diwaspadai masyarakat Bumi Serepat Serasan yang wilayahnya saat ini mengalami banjir. Karena apabila dibiarkan, bukan tidak mungkin hal itu akan menelan korban jiwa.

Antisipasi kejadian tidak diinginkan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Junaidi Anuar, mengimbau para orang tua yang wilayahnya terendam banjir untuk tidak melepas anak-anaknya mandi ditengah banjir meskipun itu dekat dengan rumah mereka.

Sebab dijelaskan Junaidi Anuar bahwa saat ini kondisi melanda hampir di seluruh wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Lematang Kecamatan Tanah Abang, terutama yang paling parah terkena imbas banjir adalah Desa Curup.

"Jangan biarkan anak-anak kita dilepas begitu saja, selain air cukup dalam juga arus banjir lumayan deras. Jadi kami ajak warga agar tetap awasi anak-anak kita, agar kita terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Mandi ditengah banjir juga memicu banyak penyakit  diantaranya gatal-gatal serta diare," himbau Juniadi Anuar, Minggu (24/2).

Selama musim penghujan ini, diakui Junaidi Anuar pihaknya terus melakukan monitoring di wilayah terdampak banjir.
Antisipasi kejadian tidak diinginkan, Kepala BPBD PALI, Junaidi Anuar menghimbau agar masyarakat tetap waspada, karena akhir Februari ini diprediksi menjadi puncak musim penghujan.

"Sungai Lematang masih meluap, meski banyak warga yang ada di wilayah pinggiran sungai Lematang terbiasa dengan kondisi seperti itu, namun warga harus tetap waspada. Karena Puncak penghujan ini, disamping intensitas hujan cukup tinggi, yang berakibat banjir,  juga angin kencang dan petir yang sering mengiringi hujan turun mengancam keselamatan warga," tukasnya.

Junaidi mengharapkan kerjasama semua pihak terutama kepala desa yang mempunyai wilayah agar segara melaporkan bila terjadi hal yang diluar kebiasaan.

"TRC BPBD secara rutin melakukan monitoring dan patroli darat, namun tetap kita butuh informasi dari masyarakat terutama Kadesnya agar sesegera mungkin melaporkan ke kami apabila banjir sudah mengancam keselamatan warga," tandasnya.(SN)
Share:

Galuh Adiwinata Luncurkan Debut Single “Ku Tak Ingin”

SINI News -- Blantika musik Indonesia kembali diramaikan oleh penyanyi pendatang baru. Penyanyi yang satu ini hadir di kancah musik tanah air datang di sebuah kota di wilayah Sumatera Selatan, yaitu Prabumulih.

Adalah Galuh Adiwinata yang hadir dengan single perdananya berjudul “Ku Tak Ingin” dibawah naungan musik distribusi Stoodio Indonesia.

Lagu bernuansa pop jazz akustik yang diberi judul “Ku Tak Ingin” diciptakan oleh Galuh sendiri untuk lirik dan nada, bekerja sama dengan Harry Toledo untuk aransemennya dan diambil dari debut album Galuh yang berisi 7 lagu berjudul ‘18’.

Lagu “Ku Tak Ingin”  menceritakan tentang hubungan pasangan yang tidak ingin berpisah dan takut saling takut kehilangan.

Nama Harry Toledo yang menjadi music director album ‘18’ sudah sangat dikenal di industri musik Indonesia dan juga internasional.

Pemain bass dari band Cherokee ini pernah bekerja sama dengan grup musik dan musisi nasional dan internasional antara lain Ireng Maulana n' Friends, Cherokee, Bali Longe 1 & 2, Bob James, Phil Perry, Kenny Rankin, Harvey Mason, Jack Lee, Asia Beat, Incognito dan Akira Jimbo.

Galuh Adiwinata yang kelahiran Prabumulih, 27 Juni 2000 ini sudah mempunyai banyak pengalaman tampil di berbagai acara dan event di Sumatera Selatan terutama di kota kelahirannya, Prabumulih.

Bahkan terakhir dia bernyanyi disalah satu venue jazz terkemuka Motion Blue Jakarta.
Saat ini Galuh yang mengidolakan penyanyi Kunto Aji dan John Mayer ini sedang menjalani pendidikan di BINUS University Jakarta, jurusan Game Application and Technology.

Alasan Galuh mengambil jurusan ini karena dirinya menyukai games dan desing-design animasi.

Semoga single perdana Galuh Adiwinata “Ku Tak Ingin” bisa diterima dengan baik oleh media-media dan juga para pendengar musik Indonesia.(ril)
Share:

Cinta Buta? Yudha Gelapkan motor sang Kekasih


PRABUMULIH – Cinta itu memang buta, pepatah itu patut disematkan pada pria asal Jalan Kerinci Rt.03 Rw.01 Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, pasalnya Yuda Pratama Ramdoni (24) menggelapkan Motor sang Kekasih, kamis (21/2/19)

Kekasihnya yang sudah lama menjalin hubungan selama enam bulan itu dikhianati dengan cara membawa kabur Motor Beat milik korban yang masih duduk dibangku sekolah menengah atas (SMA) swasta di Prabumulih

“aku pinjam motor cewek aku pak, terus aku gadaike untuk beli baju dan hura-hura” Ucap Yudha saat dibincangi wartawan di halaman Polres Prabumulih

Modus penggelapan pelaku dengan cara meminjam motor kekasihnya yang berpura-pura untuk melihat temannya, tanpa rasa curiga korban pun memberikan motornya
"Pelaku (yang pegang motor) menunjukan barang bukti Honda Beat yang dibawa kabur"

Entah apa yang difikirkan pelaku tiba-tiba membawa kabur motor kekasihnya dan digadaikan kedaerah Desa Pengabuan Kabupaten PALI seharga Rp.3,5 juta

Setelah lama menunggu kabar motor tersebut yang tak kunjung dikembalikan korban pun melaporkan kejadian itu kepada polisi dengan bukti lapor LP/B-45/II/2019 /Sumsel/Pbm/Sek Pbm Tmr, Senin,11 Febuari 2019.

Berdasarkan bukti lapor itulah Timsus Gurita Polsek Prabumulih Timur melakukan pengejaran dengan mengumpulkan beberapa informasi keberadaan pelaku.

Tak butuh waktu lama petugas pun berhasil mengamankan Yudha di sebuah kontrakan milik temannya didaerah belakang sekolah SMK Pratiwi, jum’at (22/2/19) yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim AIPTU Eem Supriyatna, tanpa perlawanan pelaku berhasil digiring ke Mapolres

Sementara itu, Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk S.I.K., M.H melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Alhadi Ajansyah ,S.H mengatakan “saat ini pelaku berikut barang bukti 1 unit sepeda motor milik korban sudah diamankan di Polsek Prabumulih Timur untuk penyidikan lebih lanjut” (SN)

SIMAK VIDEONYA :


Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts