Pedagang Harus Jamin Ukuran Timbangan

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Untuk memberikan rasa puas, juga jaminan akan kebenaran serta keteriban dan kepastian hukum, pedagang harus rutin menngujir atau menyesuaikan ukuran tera yang mereka gunakan karena hal ini merupakan hak pembeli.

 Jaga Hak Konsumen Disdag Gelar Sidang Tera/Tera Ulang Alat Ukur

Dan untuk melindungi kepentingan umum pada transaksi jual beli dipasar dalam kabupaten Muara Enim, Dinas Perdagangan Kabupaten Muara Enim menggelar sidang tera/ tera ulang terhadap alat Ukur, takar, timbang dan Perlengkapannya(UTTP) yang dipergunakan oleh Pedagang.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Muara Enim Syarfuddin. S Sos, Msi mengatakan, kegiatan tera/tera ulang adalah upaya melaksanakan amanah Undang- undang no. 2 tahu  1981 tentang Metrologi legal.

“Ini bertujuan untuk melindungi kepentigan umum dan perlu adanya jaminan dalam kebenaran pengukuran serta adanya ketertiban dan kepastian hukum dalam pemakaian satuan  ukuran, standar satuan,metoda pengukuran alat ukur.takar.timbang dan perlengkapannya (UTTP),” terangnya.

Syarfuddin menyebutkan, sejak terbitnya Surat Keterangan Kemampuan Pelayanan Tera/Tera Ulang (SKKPTTU) alat UTTP dari Direktorat Metrologi Kementrian Perdagangan RI tanggal 31 Desember 2019, maka Unit Metrologi legal dinas Perdagangan Kabupaten Muara Enim sudah dapat melakukan tera/tera ulang secara mandiri baik terhadap alat UTTP yang digunakan oleh pedagang Pompa Ukur di SPBU maupun jembatan timbangan elektronik dan lainnya.

“Kegiatan tera/tera ulang adalah untuk mengembalikan sifat asli kemetrologian( kepekaan, kebenaran, eksentrisitas dan repetability pengukuran ) pada alat timbangan tersebut. Sehingga di dapat ukuran yang benar kemudian diberikan tanda tera/tera batas sesuai hasil pengujian oleh pegawai yang berhak,” tambahnya.

Disamping itu kegiatan tera/ tera ulang juga untuk menambah pendapat asli daerah sesuai dengan Peraturan Daerah Kabuoaten Muara Enim no. 11 tahun 2018 tentang retribusi pelayanan tera)tera ulang imbuhnya.

Sementara itu, Kabid Metrologi Dinas Perdagangan Kabupaten Muara Enim Hj. Elly Yuliar.ST, mengatakan sebelum diadakan kegiatan sidang tera/tera ulang,  para pedagang diberikan sosialisasi terlebih dahulu terkait UU no. 2 tahun 1981 tentang Metrologi legal. 

“Kuta juga melakukan pengawasan terhadap alat UTTP yang dipakai oleh pedagang. Apakah sudah ditera/tera ulang atau belum, dan apakah masa berlakunya sudah habis atau belum, dan diminta kepada pedagang agar tidak menggunakan timbangan plastik ,”sebutnya.

Dalam pelaksanaan sidang tera/teta ulang yanh figekarbpada 26 hingga 2 Juli 2020 lalu,  para pedagang dihimbau untuk mengikuti protokol kesehatan ( pakai masket.cuci tangan pakai sabun, jaga jarak) serta tetap menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan pasar.

“Kegiatan ini akan terus dilaksanakan agar pedagang/Pelaku usaha memahami hakekat berjualan sehingga tidak merugikan pembeli. Dan memang di setiap agama pun menganjurkan untuk jujur dalam berniaga. “Mari kita ciptakan Pasar Muara Enim yang Tertib Ukur, bersih dan sehat,”pungkas.
Share:

5 Karyawan PT TEL Reaktif Covid-19

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Merespon informasi yang beredar di masyarakat bahwa salah satu pekerjanya dinyatakan positif terkena Covid-19, PT Tanjungenim Lestari Pulp and Papper langsung mengambil langkah dengan melakukan swab test terhadap 104 karyawannya yang sempat kontak erat dengan pasien. Hasilnya, 4 orang diantaranya dinyatakan reaktif.

Dikatakan Kepala Divisi Stakeholder Relation, Mochamad Amrodji, ke empat karyawan yang dinyatakan reaktif covid-19 saat di lakukan tes, langsung diarahkan untuk mendapat pemeriksaan lebih lanjut di RS rujukan dan sisanya dilakukan karantina mandiri.

“Tidak hanya para karyawan, area kerja yang pekerjanya terbanyak positif dari hasil pemeriksaan juga kita lakukan isolasi. Dan juga kita mengintensifkan koordinasi disemua lini dengan melibatkan semua unsur untuk mengawas ketatap penerapan protokol covid-19 di lingkungan perusahaan dengan penanganan sesuai protokol,” ujarnya dalam siaran pers.

Meskipun saat ini ada lima karyawan yang dinyataan reaktif, lanjut Amrodji, kinerja dan rutinitas perusahaan tetap. “Produksi masih tetap berjalan normal seperti biasa,” tambahnya. 

Ke empat karyawan yang dinyataakan reaktif saat dilakukan pemeriksaan oleh RS Pertamedika Prabumulih ini berasal dari bagian pengadaan/pembelian barang. “Mereka semua dari satu bagian wilayah kerja,” terangnya lagi seraya menambahkan satu dari mereka merupakan warga Muara Enim dan tiga lainnya merupakan warga pendatang.

Menyebarnya informasi bahwa ada satu pekerja PT TEL reaktif covid-18 berawal dari satu pekerja warga PALI yang terpapar dari keluarganya yang meninggal dubia karena covid-19. Kemudian setelah diketahui, sejak tanggal 2 Juli pekerja tersebut sudah tidak masuk kerja dan dikarantina di RS Rabain. Setelah hasil swabnya keluar, kemudian pasien diserahkan oleh pohak RS Rabain ke gugus tugas pemanganan covid Kabupaten PALI untuk ditindak lanjuti.
Share:

Situasi Perkembangan Covid-19 Pertanggal 17 Juli 2020, Prabumulih Ada Penambahan!


SUMSEL, SININEWS.COM - Situasi terkini perkembangan Covid-19 dibeberapa wilayah di Sumatera Selatan menunjukan peningkatan, diantaranya di Kota Prabumulih, tertanggal 17 Juli 2020 ada penambahan 2 Pasien Terkonfirmasi positif Covid-19

Hal tersebut dibenarkan Juru Bicara (Jubir) Tim gugus tugas Covid-19 Sumsel Yusri. Dalam komunikasi melalu pesan singkat Whatsapp dirinya mengirim lampiran berkas Press Realese situasi terkini kepada tim media sininews.com dan didapat penambahan 2 pasien baru di wilayah Kota Prabumulih

Dari data yang didapat Kota Prabumulih mengalami peningkatan yakni 8 orang terkonfirmasi positif yang masih dalam perawatan

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih dr.Happy Tedjo saat dikonfirmasi langsung keruangannya, jumat (17/7/20) membenarkan adanya penambahan pasien positif

"Ya untuk saat ini (hari jumat) pasien positif ada 6 orang, untuj penambahan aku belum dapat surat resminya"jelasnya seraya mengatakan satu pasien dirawat di RS.Bunda dan empat pasien dirawat di RS.Pertamina Prabumulih

Diketahui Tim Gugus Tugas Covid-19 Prabumulih melakukan Tracking dibeberapa tempat dan melakukan tes Rapit di Bapeda dan ditemukan pasien positif

"Pegawai Bapeda kemarin di Rapid tes, yang itu katanya kontak kebawah jugo"

Informasi yang didapat dari tim gugus tugas covid-19 Sumsel diantaranya :
ODP.
Jumlah ODP = 9.581 orang
Jumlah ODP selesai pemantauan = 8.194 orang
Jumlah ODP masih dalam pemantauan = 1.387 orang

PDP.
Jumlah PDP keseluruhan = 1.304 orang

PDP Selesai Pengawasan = 818 orang
Proses Pengawasan = 486 orang

Kasus Konfirmasi Positif Baru Covid-19 (per 17 Juli 2020) : 70 Orang. 


Rincian : Palembang :63 orang,
Muara Enim : 1 orang,
Pagar Alam: 1 orang
Prabumulih : 2 Orang
Musi Rawas : 1 orang
OKUS: 1 Orang
OKI: 1 Orang.

Kasus sembuh per 17 Juli 2020 : 14 orang 
Palembang : 11 orang
Lubuk Linggai: 2 orang
Prabumulih: 1 orang

Jumlah Total Sembuh : 1.395 orang
OKI : 67 orang,
Palembang : 795 orang
OKU : 40 orang
Pagaralam: 1 orang
Kota Prabumulih : 34 orang
Lubuk Linggau : 97 orang
Banyuasin : 112 orang
Musi Banyuasin : 41 orang
Muara Enim : 31 orang
Ogan Ilir : 61 orang
Musi Rawas : 31 orang
Muratara : 22 orang
Lahat : 18 orang
PALI : 19 orang
OKUT : 12 orang
Empat Lawang : 2 orang
OKU Selatan : 1 orang
Luar wilayah : 11 orang)

Meninggal per 17 Juli 2020 : 1 orang ( Palembang: 1 orang) 
Jumlah Total Meninggal = 136 Orang
Palembang : 88 Orang
OKUT : 2 orang
Banyuasin : 20 orang
Prabumulih : 4 orang
OKI : 3 orang
Muara Enim : 3 orang
Musi Rawas : 2 orang
Ogan Ilir : 3 orang
OKUS : 1 orang
Musi Banyuasin : 3 orang
PALI : 4 orang
Muratara : 1 orang
Pagaralam : 1 orang
Luar Wilayah : 1 orang

Total Kasus Positif : 2.899 orang
Kasus Selesai : 1.531 orang (Sembuh :1.395 orang, Meninggal : 136 orang,) Kasus Aktif : 1.368 orang 

Demikian disampaikan, atas perhatian,kewaspadaan dan kerjasama kita semua diucapkan terima kasih. Palembang, 17 Juli 2020 Mengetahui An. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease-19 (Covid-19) Jubir

Sumber Valid : http://dinkes.sumselprov.go.id/2020/07/update-situasi-covid-19-sumsel-17-juli-2020/

Share:

Perkembangan Terkini Covid-19 Pali Pertanggal 17 Juli 2020







Share:

Miliki Sabu, Halim Pemain Orgen Tuggal Diringkus Polisi dirumah Rahman

Foto : Dua pelaku penyalagunaan narkoba diamankan polisi, jumat (17/7/20)
PRABUMULIH, SININEWS.COM – Lagi Satres Narkoba Polres Prabumulih mengamankan dua pria pengguna narkoba jenis dengan berat brutto 0,17 gram, di kediaman Arman warga Sungai Medang Kecamatan Cambai Kota Prabumulih, senin (15/7/20) sekira pukul 15.30 Wib 

Kedua pelaku yang diamankan yakni Halim (38) warga Kelurahan Payuputat Kecamatan Prabumulih Barat dan Abdul Rahman (28) warga Kelurahan Sungai Medang ditangkap petugas dikediamannya 

Saat penangkapan petugas menggeledah dan menemukan satu paket kecil sabu berat bruto 0,17 gram yang disimpan kantong celana sebelah kanan

Tak sampai disitu petugas yang mengintrogasi Rahaman mengaku paket sabu tersebut didapatnya dari saudara Halim yang merupakan pemain Orgen Tuggal (Qeyboardisk) 

Sementara itu, Kapolres Prabumulih I Wayan sudharmaya, Sik.MH melalui Kasat Narkoba Polres Prabumulih AKP Zon Prama, SH membenarkan telah terjadi penangkapan dua pemakai narkotika jenis sabu 

“benar pelaku sudah kita amankan beserta barang bukti untuk nantinya dilakukan penyelidikan lebih lanjut” jelasnya 

Berdasarkan laporan polisiLp/A - 79 / VII/ 2020/ Sumsel / Sat Resnarkoba Pbm, Tgl 15 Juli 2020 penyalagunaan narkoba keduanya dapat diancam dengan hukuman paling lama 12 tahun penjara dengan denda paling sedikit Rp.800jt (ril/tau).   
Share:

Tanah Labil, Satu Rumah di Sedupi Roboh

PALI -- Kediaman Halimun warga Dusun 5 Desa Sedupi Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) roboh pada Kamis malam (16/7) sekitar pukul 22.00 WIB.

Menurut Amran, Kepala Desa Sedupi bahwa musibah tersebut akibat tanah diatas bangunan rumah milik Halimun alami longsor.

"Beruntung tidak ada korban jiwa. Tetapi kondisi rumah tersebut rusak parah," kata Kades, Jumat (17/7).

Diakui Kades bahwa tanah diatas bangunan rumah yang roboh memang labil karena ada bekas galian. 

"Atas kejadian ini kami berharap instansi terkait untuk bisa membantu meringankan musibah yang dialami korban," harapnya. 

Terpisah Junaidi Anuar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI menyatakan pihaknya telah meluncur ke lokasi. 

"Sudah di monitor dan tim meluncur ke lokasi," kata Junaidi. (sn) 




Share:

Data Terkini Covid-19 di PALI, 66 Terkonfimasi 19 Sembuh 4 Meninggal

PALI -- Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir dr Zamir menyebut bahwa data terakhir perkembangan kasus terkonfimasi positif virus corona pada Jumat (17/7) berjumlah 66 kasus, 19 diantaranya dinyatakan sembuh dan 4 meninggal. 

"Kemarin ada penambahan dua kasus setelah keluar hasil swab dari BBLK Palembang, jadi jumlah terkonfimasi ada 66 kasus," ungkap dr Zamir. 

Ditambahkan dr Zamir bahwa yang terkonfimasi saat ini di isolasi di rumah sehat ada 9 orang. 

"Ada juga yang dirawat di Palembang, ada yang di Prabumulih. Yang kondisi stabil diisolasi mandiri di rumahnya tetapi kita awasi dan kita pantau rutin," tukasnya. 

Dengan terus bertambahnya kasus terkonfimasi Covid-19 dr Zamir mengimbau warga agar tidak menyepelekan virus corona. Sebab, dengan angka tersebut, PALI ada di urutan ke 3 di Sumsel setelah Palembang dan Linggau dari jumlah angka kesakitan per jumlah penduduk. 

"Covid-19 nyata adanya, untuk itu jangan anggap remeh. Kita harus bersatu halau corona dengan mentaati protokol kesehatan," himbaunya. (sn) 
Share:

PT.Tel Karantina Karyawan Yang Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Pernyataan Lengkapnya

Foto : Mochammad Ambrodji Kepala Devisi PT.Tel, jumat (18/7/20)
MUARA ENIM – SININEWS.COM – Salah satu pekerja PT.Tanjung Enim Lestari Pulp & Paper (Tel) di Desa Banuayu Kecamatan Empat Petulai Dangku Kabupaten Muara Enim dikabarkan terinfeksi Virus Corona (Covid-19), jumat (18/7/29) 

Kejadian tersebut bermula dari seorang pekerja PT.Tel yang merupakan warga Kabupaten Pali salah satu keluarganya terinfeksi virus corona, sejak tanggal 2 Juli 2020 Karyawan PT.Tel tersebut menjalani proses karantina di RS.Rabain Muara Enim

Berdasarkan hasil tes swab pada tanggal 10 Juli 2020, maka pekerja tersebut dinyatakan positif covid19. Pada hari tersebut juga yang bersangkutan diserahterimakan kepada tim gugus kendali covid-19 Kab. PALI untuk menjalani karantina di rumah sehat Kab. PALI. 

Menyingkapi kasus tersebut pihak perusahaan PT TELPP berinisiatif untuk mengambil langkah-langkah bekerjasama dengan RS Pertamedika Prabumulih melakukan tes swab terhadap 104 orang karyawan yang memiliki kontak erat dengan pasien tersebut. Diketahui dari sejumlah karyawan yang mengikuti swab test didapat 4 orang pekerja yang terdeteksi positif Covid-19. 

Sementara itu, Mochamad Ambrodji selaku Kepala Devisi PT.Tel saat dikonfirmasi melalui sambungan Whatsapp membenarkan adanya kasus positif terhadap karyawannya

“untuk memutus rantai penyebarab Covid-19 ini kami bekerjasama dengan RS.Pertamedika dan telah melakukan 104 karyawan untuk di tes swab” jelasnya kepada media ini 

Masih kata Ambrodji, perusahan telah mengambil langkah yang tepat diantaranya Melanjutkan isolasi terhadap area kerja di mana pekerjanya terbanyak reaktif positif Covid19 dan dilakukan karantina mandiri bagi para pekerja lainnya di area tersebut serta 4 pekerja reaktif positif Covid-19 diwajibkan menjalani pemeriksaan lebih lanjut ke rumah sakit rujukan.

Tak hanya itu, pihak perusahaan Mengintensifkan koordinasi disemua lini dengan melibatkan semua unsur perwakilan pekerja dan menejemen sebagai bagian dari Tim Khusus Tanggap Darurat Pencegahan Covid19 PT TELPP dalam rangka pengawasan ketat terhadap penerapan protokol pencegahan covid-19 secara ketat di lingkungan perusahaan baik di lingkungan pabrik maupun di perumahan

“Menejemen PT.Tel memastikan bahwa penanganan yang dilakukan telah sesuai dengan standard protocol Covid-19 yang berlaku guna memutus rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan Perusahaan” tutup Achamad Ambrodji (tau/sn)
Share:

Perkembangan Terkini Covid-19 Pali Pertanggal 16 Juli 2020






Share:

Perkembangan Terkini Covid-19 Pali Pertanggal 15 Juli 2020







Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts