KPPS di PALI Lakukan Rapid Tes Serentak


PALI. SININEWS.COM -- Mewujudkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Bumi Serepat Serasan berjalan sukses aman dan sehat ditengah pandemi covid-19, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) wajibkan seluruh anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) jalani rapid tes yang digelar serentak pada Kamis (26/11).

Dikemukakan Sunario SE, ketua KPU PALI bahwa hal itu bertujuan untuk memastikan seluruh penyelenggara pemilu sehat dan bebas dari covid-19. 

"Ada 2.856 anggota KPPS di kabupaten PALI yang bertugas di 408 TPS. Mereka wajib ikuti rapid tes," ungkap Sunario. 

Pelaksanaan rapid tes sendiri dikatakan Sunario dilakukan di sekretariat PPK masing-masing agar tidak terjadi kerumunan. 

"Kita di tuntut untuk memperketat penerapan protokol kesehatan. Disamping harus bebas corona, juga harus memperhatikan protokol kesehatan sesuai standar covid-19. Jadi untuk hindari kerumunan saat kegiatan rapid tes serentak, kami instruksikan agar pelaksanaannya dilakukan di masing-masing kecamatan," tukasnya. 

Apabila hasilnya ada yang reaktif, ditegaskan Sunario bahwa yang bersangkutan harus jalani isolasi mandiri selama tiga hari dan meminum obat atau vitamin. 

"Setelah tiga hari isolasi mandiri, maka yang bersangkutan harus rapid tes lagi. Apabila rapid tes kedua hasilnya tetap reaktif maka harus dilakukan PAW atau pergantian. Ini dilakukan supaya seluruh penyelenggara benar-benar bebas dari virus corona," tandasnya.

Sementara itu, Heru Muharam ketua Bawaslu PALI akui bahwa pihaknya juga memantau proses rapid tes serentak terhadap KPPS. 

"Kita juga ikut merekap nama-nama yang hasilnya reaktif. Kemudian kita pantau kembali saat rapid tes kedua tiga hari kemudian," kata Ketua Bawaslu PALI. (sn/perry)


Share:

Kesal Terhadap Pertamina Adera, Warga Tanam Pisang di Jalan Rusak


PALI. SININEWS.COM --  Warga Talang Kampai dusun IV desa Benuang kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ramai-ramai menanam pisang pada titik jalan desa mereka yang rusak. Aksi tersebut menurut warga setempat adalah bentuk kekesalan terhadap perusahaan Migas PT Pertamina EP Asset Adera Field yang dinilainya hanya numpang melintas untuk menuju sumur minyak milik perusahaan plat merah itu yang tidak jauh dari desa tersebut.


"Selain dilalui perusahaan, jalan Kampai ini juga merupakan akses perekonomian masyarakat sekitar, jika jalan ini rusak, maka aktivitas masyarakat akan terganggu, terutama saat mengeluarkan hasil tani," keluh Burlian, salah satu warga setempat, Kamis (26/11).

Padahal dikatakan Burlian bahwa desa tersebut masih wilayah kerja perusahaan Migas yang masih aktif. 

"Setiap hari kendaraan perusahaan melintas di jalan desa kami, namun mereka mengabaikan kepentingan umum dan terkesan hanya numpang lewat," tukasnya.


Sementara itu, Hairillah anggota DPRD Kabupaten PALI dari fraksi PDI-P yang yang saat itu meninjau langsung ke lokasi, meminta agar hadirnya perusahaan Migas terutama milik negara disuatu wilayah, dapat berdampak positif bagi masayarakat sekitar dan dapat membantu daerah.

"Perusahaan ini sudah puluhan tahun berada dan beroprasi wilayah Talang Kampai, seharusnya sudah banyak dampak positif yang dirasakan masyarakat dengan keberadaan perusahaan Migas, apalagi perusahaan BUMN. Seharusnya lebih besar dampaknya untuk masyarakat," ucapnya. 

Sebagai wakil rakyat, dirinya akan berusaha untuk memperjuangkan keinginan masyarakatnya, terhadap keberadaan perusahaan Migas yang beroprasi diwilayah tersebut.

"Saat keinginan atau harapan masyarakat terkait keberadaan perusahaan plat merah tersebut tidak sesuai, atau bahkan malah merugikan masyarakat, wajar jika ada bentuk protes sebagai orang awam dari masyarakat," tambahnya 

Terpisah, Nursella Humas Pertamina Adera mengaku bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala desa untuk membantu perbaikan jalan di Talang Kampai. 

"Sebelum ditanam pisang, kami sedang koordinasi dengan pak Kades untuk perbaikan dan saat ini sedang menunggu alatnya yang masih digunakan di Desa Panta Dewa," terang Nursella. (sn/perry)
Share:

Lelang Sungai Tahunan, Tambah Pendapatan Desa

TEMPIRAI, SININEWS.COM -- Sebagaimana diketahui bahwa Lelang Lebak lebung di suatu daerah/Desa merupakan tradisi turun temurun yang diperkuat oleh Peraturan Pemerintah, sehingga Sungai atau Lebung yang terbentuk oleh alam atas Anugerah Tuhan Yang Maha Esa, semua itu diperuntukan kemaslahatan umat manusia. 

Lelang sungai tahunan ini digelar di Balai Desa Tempirai Timur Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, (PALI) pada Rabu (25/11) yang mana kegiatan ini dibuka oleh Bupati Kabupaten PALI diwakili Staf Ahli bidang Ekonomi dan Pembangunan Sunardin,SH didampingi PLT .Kadin Perikanan Mariono, SE,Msi, Kabid Pemdes DPMD Rizal Fahlevi, Kaban Dispenda Amrullah, Ka.Provos Satpol PP. Subiono, dan Jajaran Muspika Kecamatan Penukal Utara, Kepala Desa, Para Perangkat Desa, BPD dan lainnya. 

Dalam sambutannya Sunardin Staf ahli Bupati ini, mengajak Masyarakat calon Pengemin Sungai dapat tertib dan taat aturan Lelang Sungai sebagai mana tertuang dalam Peraturan Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Nomor 51 tahun 2017 Peraturan Bupati Perubahan nomor 42 tahun 2020 tentang Tata Tertib Lelang Sungai dan Lebung. 

Lebih lanjut, Mantan Kadinhub PALI ini, menghimbau pada Masyarakat agar tetap patuhi protokol Kesehatan untuk mencegah virus Carona dan memutus rantai penyebarannya, "serta hendaknya kita selalu bersatu padu dalam mendorong Pembangunan PALI kedepan," pintanya. Dengan Nada yang sama Kepala Desa Tempirai Selatan Safikal Usman dan Kepala Desa Tempirai Utara Hermanto sahiman, mengapreasi atas dukungan Masyarakat sehingga kegiatan Lelang sungai ini berjalan lancar.

"Lelang sungai tahun ini, antusias Masyarakat ada sedikit peningkatan sehingga dari 23 objek sungai diwilayah Desa Tempirai Selatan dan 21 objek Sungai terpapar diwilayah Desa Tempirai, Desa Tempirai Utara serta Desa Tempirai Timur, sehingga Pendapatan Desa se Tempirai Raya meningkat 30% dari tahun sebelumnya. Untuk Objek Sungai Danau Burung Besar saja bisa mencapai 95 juta," ujar Hermanto

Share:

KPC-PEN Bersama Kominfo Prabumulih Akan Gelar Webinar Gratis. Ini Cara Daftarnya

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) bersama Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Prabumulih akan menggelar webinar dengan tema Vaksin Aman Masyarakat Sehat pada Jumat 27 November 2020 mendatang melalui aplikasi Zoom 

Dengan Narasumber Kadis Kominfo Prabumulih Drs Mulyadi Musa, M.Si bersama dr Murwarni Emasrisa Latifah bertugas di RSUD Prabumulih mengajak masyarakat lebih peduli kepada kesehatan terutama Pandemi yang saat ini sedang merajalela di Prabumulih bahkan dunia ‘

"Tema yang kita angkat yakni tentang Vaksin Aman, Masyarakat Sehat,” kata Kadis Kominfo Prabumulih Drs Mulyadi Musa, hal ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang Vaksin yang aman Kegiatan ini bekerjasama dengan KPCPEN adalah sebagai publikasi dan diseminasi informasi untuk mengedukasi masyarakat dalam penanganan Covid-19.

Diharapkan masyarakat memahami kebijakan Pemerintah dalam memberikan imunisasi Covid-19 dan pemahaman tentang bagaimana agar tidak mudah terhasut dengan berita-berita hoaks tentang calon vaksin Covid-19 yang sampai saat ini uji klinisnya masih berlangsung ‘

"’Masyarakat lebih memahami jenis-jenis kekeliruan informasi, disinformasi, misinformasi, dan lain-lain, pembicara pun akan mengulas manfaat. jenis, dan cara kerja vaksin. Juga akan menyampaikan informasi dasar tentang vaksin, terutama mengenai manfaat-manfaat dasar imunisasi untuk melindungi tubuh dan mencegah penularan” Lanjut Mulyadi

Webinar via zoom ini terbuka untuk siapa saja atau gratis. Cukup mendaftar https://s.id/wbinar-Prabumulih dan https://s.id/kpcpen-prabumulih. Nanti dikirim link tautannya dan peserta akan mendapatkan pesan melalui email dan peserta juga akan mendapatkan E-Sertifikat (sn/tau)

Share:

Diduga Cemburu Istri Selingkuh, Pria Ini Habisi Nyawa "Periskor"

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Seorang pria di Prabumulih tewas mengenaskan di ruang 3 Karaoke Diva, kejadian nahas tersebut sekira pukul 14.00 wib diduga akibat cemburu, rabu (25/11) 

Pelaku diketahui adalah Rivat (43) warga Jalan Kerinci Vina Asri 2 Blok B No 2 Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur. Pelaku nekat menggorok leher korban Ario Fernando (34) warga Perumahan Guru Jalan Tangkuban Perahu Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur karena terbakar api cemburu hingga korban tewas dengan luka tiga liang serta gorokan dilehernya. 

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIk MH melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman SH didampingi Kapolsek Prabumulih Barat AKP Suryadi SH mengatakan, kronologi kejadian bermula ketika pelaku mengetahui bahwa istrinya berada di Karaoke Diva dengan pria idaman lain (Periskor)

“Setelah dicek oleh pelaku ternyata benar istrinya berada di Room 3 bersama korban. Dikarenakan pelaku cemburu langsung emosi dan menghujamkan pisau sebanyak 3 kali, lalu menggorok leher korban,” terang Kasat Reskrim. 

Selanjutnya, kata AKP Rahman saat kejadian tersebut korban meminta bantuan kepada orang yang ada di sekitar room karaoke tersebut untuk melerai kejadian tersebut, namun untuk korban diketahui telah meninggal dunia. “Untuk korban telah dibawa ke RSUD Prabumulih guna Otopsi lebih lanjut,” tukasnya.(tau/ks)

Share:

Digelar Secara Virtual, Kapolres Prabumulih Ikuti Apel Kasatwil Tahun 2020

PRABUMULIH, SININEWS.COM- Kepolisian Republik Indonesia menggelar Apel Kasatwil 2020 yang menghadirkan para Kapolda se-Indonesia terkait persiapan pengamanan Pilkada 2020. Bertempat di ruang Vidcon Rumdin Polres Prabumulih, Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi, S.I.K., S.H., M.H., beserta seluruh Pejabat utama Polres Prabumulih mengikuti kegiatan vidcon Apel Kasatwil 2020 secara virtual, Rabu (25/11/20) pagi.

Kegiatan vicon di Aula rumah dinas Mapolres Prabumulih tersebut juga dihadiri oleh para PJU Polres Prabumulij dan Kapolsek Jajaran Polres Prabumulih. Apel Kasatwil yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si yang dilaksanakan dengan metode virtual melalui sarana Vicon bertempat di di ruang Ruppatama Mabes Polri yang secara serentak di ikuti seluruh Polda maupun Polres jararan se-Indonesia, dengan tema 

“Kesiapan Polri dalam pengamanan tahap inti pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 di tengah Pandemi Covid-19 serta pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 guna mendukung program pemulihan ekonomi nasional. 

 Ada beberapa penekanan dari Kapolri yaitu diantaranya agar meningkatkan kegiatan Bakti sosial atau kegiatan kemanusiaan serta tingkatkan soliditas dan sinergitas bersama stake holder harus mengkristal dalam hati sanubari.

“Apel Kasatwil ini dalam rangka kesiapan Polri dalam pengamanan tahap inti pemungutan suara pilkada serentak 2020 ditengan Pandemi Covid-19 serta dikaitkan dengan pengamanan perayaan Natal dan Tahun baru 2021 guna mendukung pemulihan ekonimi nasional,” 

Sekedar diketahui bahwa tahapan pemungutan suara pada Pilkada tahun 2020 sudah ditetapkan akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 secara serentak diseluruh indonesia.

Share:

Situasi Terkini covid-19 di PALI pertanggal 25 November 2020

 



Share:

Semangat Seorang Guru Hantarkan Lima Anaknya Sandang Gelar Sarjana, Begini Kisahnya


PALI. SININEWS.COM -- Hari ini (Rabu tanggal 25 November 2020) adalah tepat peringatan Hari Guru Nasional (HGN). Dimana penetapan HGN sendiri berkaitan dengan riwayat berdirinya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).


Tetapi tahukah bahwa dahulu menjadi seorang guru tidak diminati banyak orang, lantaran minimnya honor tenaga pengajar kala itu meski pun berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). 

Tetapi ada cerita yang cukup menginspirasi banyak orang, yakni perjuangan hidup seorang guru asal Desa Pengabuan Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang saat ini telah pensiun sejak tahun 2008 lalu. 

Hj Siti Nuryahati istri dari Idham Kesuma yang menjadi tenaga pengajar sejak tahun 1960an. Beliau mempunyai lima orang anak. 

Meski kala itu penghasilan guru sangat minim, tetapi Hj Siti Nurhayati berjuang keras untuk tetap bekerja menunaikan kewajibannya menjadi seorang guru di SDN 1 Pengabuan tahun 1970an yang kini sekolah itu berubah nama menjadi SDN 6 Abab. 

Ditengah kesibukannya menjadi guru, Hj Siti Nurhayati juga harus banting tulang menghidupi keluarganya dan berjuang keras menyekolahkan lima orang anaknya. 

Berkat kerja keras serta  tekad bulatnya untuk menghantarkan anak-anaknya jauh lebih baik dari dirinya, akhirnya lima orang anaknya itu berhasil menyandang gelar Sarjana meskipun ditengah himpitan ekonomi kala itu yang hanya mengandalkan gaji seorang guru. 

"Ibu adalah seorang malaikat. Walaupun kala itu keluarga kami sering menahan keinginan lain karena gaji guru hanya cukup untuk makan saja. Tetapi berkat kerja keras Ibu, kami anak-anaknya saat ini bisa mandiri dan semuanya telah sarjana," kenang Trisno Kesuma, salah satu anak Hj Siti Nurhayati yang saat ini bekerja di salah satu perusahaan Migas. 

Diceritakan Trisno bahwa Ibunya mempunyai lima orang anak termasuk dirinya. "Pada tahun 90 an, perjuangan ibu sangat berat. Yang mana ada empat anaknya tengah menempuh pendidikan di Pergguruan tinggi dan satu anaknya duduk di bangku SMA," terangnya. 

Tetapi dikatakan Trisno bahwa ucapan ibunya hingga kini masih diingat bahwa jangan mengalah dengan keadaan dan tekad bulatnya agar seluruh anaknya harus sukses. 

"Pada zaman itu tidak banyak orang yang mau jadi guru di SD karna gaji guru waktu itu kecil dan sangat kecil, tidak mencukupi buat kehidupan keluarga. Namun ibu tetap semangat demi tekadnya yang kuat hingga berhasil mendidik anak-anaknya hingga jadi sarjana serta saat ini ada tiga anaknya berstatus ASN," tambahnya. 

Bahkan bukan hanya menghantarkan anak-anaknya jadi sarjana, Trisno juga menyebut telah banyak mencetak orang-orang sukses yang pernah belajar di SDN 1 Pengabuan. 

"Terkadang orang banyak lupa dengan jasa gurunya. Tetapi itu tidak menghalangi ibu untuk tetap mengabdi ketika beliau masih menjadi guru. Hal itulah yang membuat kami bangga menjadi anak seorang guru. Dan kami pun ingin berbuat supaya ibu bangga, yang akhirnya semua anaknya sepakat untuk menerbangkan ibu ke Tanah Suci Makkah," urainya. 

Penulis: Perry 






Share:

Lawan Money Politik, Desa Anti Politik Uang Dibentuk Bawaslu PALI


PALI. SININEWS.COM -- Demi menciptakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) jujur, adil, bermartabat serta sehat tanpa adanya kecurangan atau pelanggaran, yang salah satunya money politik atau politik uang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bentuk Desa Anti Politik Uang (Desantiku). 


Launching Desantiku dilakukan Ketua Bawaslu PALI Heru Muharam diwakili Kordiv Pengawasan Iwan Dedi belum lama ini di Desa Sukamaju  Kecamatan Talang Ubi yang merupakan perwakilan desa-desa anti politik uang dari 5 kecamatan.

"Desantiku dibentuk dengan tujuan memberikan edukasi kepada masyarakat melalui perwakilan dari pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat untuk dapat melakukan pencegahan terhadap  money politik atau politik uang bersama Bawaslu," ungkap Iwan Dedi saat dihubungi media ini, Rabu (25/11).

Disamping mengedukasi masyarakat, Iwan Dedi juga menerangkan bahwa Desantiku merupakan cara pencegahan yang di lakukan oleh Bawaslu Kabupaten PALI untuk tolak dan lawan politik uang.


"Selain cara tersebut, Bawaslu PALI  akan selalu monitoring aktivitas tim pemenangan paslon dan aktivitas masyarakat dalam rangka menghadapi Pilkada 2020 melalui Pengawas tingkat Desa/Kelurahan (PKD)," terangnya. 

Membentuk Desantiku diakui Iwan Dedi akan di laksanakan di 5 kecamatàn dan launching dilaksanakan di satu desa yang mewakili, yakni di Desa Sukamaju. 

"Desantiku ada di 5 kecamatan. Untuk cegah politik uang, Bawaslu juga melakukan upaya lain dengan menugaskan PKD pengawas desa untuk melakukan spreding disetiap rumah yang ada di desa masing-masing wilayah kerjanya, juga lakukan patroli rutin perkecamatan, penyebaran leaflet, sticker dan pemasangan baliho pencegahan. Dengan upaya itu, kami berharap jalannya Pilkada PALI tetap kondusif tanpa adanya kecurangan," harapnya. (sn/perry)
Share:

Ketua KPU PALI Tongkrongi Proses Sortir dan Pelipatan Surat suara Pilkada, Ratusan Lembar Rusak


PALI. SININEWS.COM -- Penyortiran dan pelipatan surat suara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Bumi Serepat Serasan mulai dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).


 Pada proses penyortiran di hari pertama dan hari kedua, ketua KPU PALI Sunario SE langsung memantau kegiatan yang dilakukan di gudang logistik KPU PALI di jalan Merdeka KM 9 Kelurahan Handayani Mulya.


Proses sortir dan pelipatan surat suara melibatkan pegawai honorer KPU PALI dan warga sekitar. Pada proses itu, KPU menemukan surat suara rusak.


Tentu saja, atas temuan itu KPU PALI mengumpulkan surat suara yang rusak untuk kemudian meminta pihak percetakan mencetak ulangnya. 

"Bentuk kerusakan itu berupa terlipatnya  surat suara saat pencetakan membuat surat suara terlihat tintanya mengotori gambar Paslon dan tulisan yang ada kurang jelas. Kalau yang robek tidak ada. Surat suara yang rusak kita kumpulkan dan dihitung," ungkap Sunario ketua KPU PALI, Rabu (25/11).

Untuk jumlah surat suara rusak pada proses pelipatan hari pertama, Sunario menyebutkan ada 969 lembar. 

"Hasil kegiatan sortir dan lipat surat suara tanggal 24 november 2020 kemarin, surat suara yang dilipat ada 26.962 lembar, surat suara rusak 969 lembar, surat suara kurang 69 lembar.
Total surat suara 28.000 dari 14 box," terangnya. 

Direncanakan pelipatan surat suara akan rampung pada Kamis (26/11). Sebab dikemukakan Sunario bahwa proses penyortiran dan pelipatan dilakukan siang sampai malam hari. 

"Insyaallah satu hari lagi selesai. Untuk surat suara rusak, nantinya kita akan rekap dan kita kembalikan ke pihak percetakan untuk selanjutnya dicetak ulang agar jumlah surat suara tidak berkurang sesuai jumlah DPT ditambah 2,5 persen dari DPT per TPS," tandasnya. (sn/perry)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts