Perbaikan Jalan Pertamina Disoal, Warga Tuntut Ganti Kerugian Kebun Terendam Banjir

GANTI RUGI : Asurman menunjukan lahan miliknya yang terdampak banjir akibat jembatan tersumbat dan perbaikan jembatan yang sedang berlangsung, kamis (3/12)

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Perbaikan jembatan milik PT.Pertamina Asset 2 Prabumulih (SP 3) di jalan Gunung Kemala menuju Desa Gunung Raja oleh perusahaan batubara PT.GHEMMI masih menimbulkan konflik, pasalnya sejumlah warga setempat yang merasa dirugikan akibat aktifitas perbaikan jembatan tersebut meminta ganti rugi, jumat (4/12).

Hal tersebut diungkapkan Asurman selaku pemilik kebun karet di Kelurahan Gunung Kemala yang mengklaim kebun karet miliknya tergenang air (banjir) akibat permbangunan jembatan yang dinilai tak sesuai dan diduga mementingkan kepentingan perusahaan.

“kami menuntut hak-hak lahan kami yang rusak, itu belum dipenuhi” jelasnya.

Beberapa tuntutan yang belum dipenuhi oleh pihak Pertamina antara lain ganti rugi lahan (kebun karet) sekitar 4 hektar yang terendam air akibat jembatan yang tersumbat sehingga air tak mengalir deras.

Hal tersebut menurut Asurman sudah terjadi bertahun-tahun hingga kini belum ada ganti rugi dan dirinya meminta agar pihak perusahaan menyelesaikan tuntutan tersebut sebelum pengerjaan jembatan selesai.

Terpisah, Tuti Legal Relation PT.Pertamina Asset II Prabumulih dikonfirmasi mengaku normalisasi sungai yang berada dikebun milik Asurman sudah dilakukan oleh mitra PT.Pertamina yakni PT.GHEMMI 

“setahu saya satu setengah tahun di Field Prabumulih belum ada surat pengaduan terkait hal ini, tapi saya cek lagi apakah dia pernah buay pengaduan ke kami (Pertamina)” jelasnya

Tak hanya itu warga juga menyoroti perbaikan jembatan yang dilakukan tidak memiliki jembatan atau jalan alternatif bagi warga sekitar yang akan melintas, hal tersebut sangat mengganggu aktifitas warga kekebun (tau/sn)

SIMAK VIDEO LENGKAPNYA



Share:

Banjir Rendam Kawasan Majasari


PRABUMULIH - Sebagian Wilayah Rt.06 Rw.04 Kelurahan  Majasari Kembali di rendam air Aliran sungai Kelekar, Kamis (03/12).

Lapangan yang berada di pinggir aliran sungai Kelekar kembali menjadi tempat wisata dadakan akibat datangnya air dari Ulu.

Topan, Warga yang rumahnya ikut tergenang air mengatakan saat ia berangkat bekerja pada pukul 10.00 WIB Air belum masuk ke perkarangan rumahnya.

"Pagi tadi pas aku nak pegi begawe belom naek sekitar jam 10an tapi pas aku balek begawe jam 3 banyu lah masok ke area rumah" Katanya. 

Lanjutnya ia menjelaskan banjir kali ini adalah banjir datangan, yang airnya berasal dari Ulu.

"Banjir yang kali ini ni datengan, banjer dari ulu mamper ke sini" Ujarnya.

Lebih lanjut, Eka warga Rt.06  menyampaikan air yang menggenangi lapangan lumayan dalam.

"Lumayan dalam jugo kk, sedengkol ibu aku di lapangan" Tukasnya.

Lebih lanjut lagi, ia mengungkapkan kambing miliknya tidak dapat di sebrangkan ke tempat biasanya akibat banjir.

"Dak pacak nyebrang kambeng aku, biasonyo tu di sebrang tapi oleh banjir dak di sebrang ke" Ungkapnya

Ia berharap agar pinggiran sungai kelekar cepat di Dam agar tidak banjir lagi dan peliharan kambingnya dapat di sebrangkan.

"Semoga bae cepet di Dam jadi dk banjir lagi kelekar biar kambing aku pacak di sebrangke cak biaso" Jelasnya.(Ar)

Share:

Situasi Terkini covid-19 di PALI pertanggal 3 Desember 2020

 



Share:

Dua Pasang Calon Deklarasi Siap Menang Siap Kalah


INDRALAYA--Pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Ogan Ilir (OI) masing-masing nomor urut 1, Panca Wijaya Akbar-Ardani dan paslon nomor urut 2, Ilyas Panji Alam - Endang PU Ishak menyatakan siap menang atau kalah pada Pilkada serentak Kabupaten OI yang dijadwalkan berlangsung Rabu 9 Desember mendatang.

Kesiapan tersebut disampaikan kedua paslon saat bersama-sama menggelar ikrar di Aula Mapolres OI, Kamis (3/12) siang. Pernyataan ini juga disaksikan Kapolres Ogan Ilir, AKBP Imam Tarmudi dan Pabung Kodim 0402/OKI-OI, Mayor Inf Heribertus.

Kedua paslon tersebut mengikrarkan diri siap menang, siap kalah, akan menyelesaikan segala permasalahan terkait Pilkada dengan jalur hukum dan perundangan yang berlaku, akan terus mematuhi protokol kesehatan di setiap tahapan Pilkada, akan terus menjaga situasi Kamtibmas di Kabupaten Ogan Ilir tetap kondusif di setiap tahapan agar pelaksanaan berjalan dengan aman, damai dan sehat. 

"Akan terus mengimbau dan mengendalikan para pendukung atau simpatisan agr tidak melakukan tindakan anarkis atau yang bertentangan dengan hukum dan Undang Undang yang berlaku," ujar masing-masing kedua paslon Panca-Ardhani, Ilyas-Endang. Pernyataan ini juga disaksikan Kapolres Ogan Ilir, AKBP Imam Tarmudi dan Pabung Kodim 0402/OKI-OI, Mayor Inf Heribertus.(Ber)

Share:

Pertajam Pemahaman PTPS, Bawaslu Gelar Bimtek kedua


PALI. SININEWS.COM -- Bawaslu Kabupaten PALI melalui Panwaslu kecamatan  menggelar Bimtek ke dua kepada jajaran Pengawas TPS, Kamis (3/12) yang digelar serentak di masing-masing kecamatan. 

Dijelaskan Ketua Bawaslu PALI Heru Muharam melalui Kordiv SDM Basrul SAP bahwa Bimtek kedua dilakukan dalam rangka meningkatkan dan mempertajam pemahaman para PTPS terhadap tugas, kewenangan dan kewajibannya serta mensimulasikan alat kerja pengawasan, seperti form A dan aplikasi Siwaslu sebagai instrumen pelaporan.

"Ini dilakukan agar PTPS benar-benar memahami tugas dan fungsinya sebagai pengawas di TPS," ungkap Basrul. 

Kemudian ditambahkan Basrul bahwa  pembagian timeline pelaporan dan fokus  pengawasan yang dilakukan PTPS yaitu pengawasan distribusi logistik,  tahapan minggu tenang dan pemungutan, penghitungan serta  rekapitulasi surat suara yang di dalam tahapan memiliki potensi pelanggaran dan langkah yang dilakukan bila terjadi pelanggaran. 



"Selain itu juga pengawasan penyebaran. Formulir C, pemberitahuan kepada pemilih yang harus dipantau PTPS. Kita berharap bimtek ini seluruh jajaran memilik frame dan pemahaman yang sama terhadap regulasi yang ada termasuk PKPU Nomor 18 dan 19 Tahun 2020," tandasnyam

Basrul juga berpesan agar seluruh PTPS tetap menjaga netralitas dan integritas sebagai penyelenggara Pemilu. 

"Tentunya tidak ringan tugas PTPS dalam melakukan pengawasan. Ada beberapa hal pokok yang harus diperhatikan selaku PTPS dalam menjalankan tugasnya di lapangan, satu hal yang harus dipegang teguh adalah jaga netralitas. PTPS adalah garda terdepan dalam melakukan pengawasan. Apabila ada dugaan pelanggaran ditemukan, segera berkoordinasi dengan Pengawas Kelurahan/Desa serta ke Panwaslu Kecamatan," tandasnya. (sn/perry)

Share:

Geger! Warga Sungai Medang Temukan Mayat Diduga Gantung Diri. Ini Kronolonginya

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Warga Kelurahan Sungai Medang Kecamatan Cambai Kota Prabumulih geger telah ditemukan seorang mayat laki-laki diduga gantung diri dipohon Rambutan belakang rumah warga, kamis (3/12/20) 

Kejadian tersebut diketahui pertama kali oleh Hademan (41) warga Rt.01 Rw.05 Kelurahan Sungai Medang yang melihat sesosok mayat pria tergeletak dibawah pohon rambutan

“sudah ujan tadi aku keluar rumah, pas aku lihat di pohon rambutan ado wong lah tergeletak dak pake baju” jelas Hademan saksi mata dilapangan Informasi yang didapat dilapangan 

Korban Sarmadii (35) warga Rt.02 Rw.04 Kelurahan Sungai Medang dugaan sementara meninggal dunia dengan cara gantung diri, namun karena tali yang diikat dikayu terlalu kecil dan menahan beban korban yang berat sehingga korban jatuh tergeletak dibawah pohon rambutan 

Sementara itu, Lurah Sungai Medang Dedy Arman dikonfirmasi membenarkan warganya meninggal dunia pagi tadi usai ujan deras yang melanda wilayah tersebut 

“Menurut keterangan keluarga korban, Sarmedi ini semalam itu merasa ketakutan dikejar-kejar orang” ucap Lurah menirukan pembicaraan keluarga korban 

Keluarga lainnya sempat memberikan solusi agar korban bersembunyi ditempat kakaknya, namun ia menolak, tak lama siang hari diketahui sesosok mayat ditemukan telah tewas dibawah pohon rambutan

“Kejadian gantung dirinya jauh dari rumahnya sekitar 300 meter” lanjut Lurah seraya mengatakan korban yang memiliki anak dua itu tak ada tanda gangguan jiwa 

Hingga berita ini diturunkan petugas Kepolisian Polsek Cambai telah melakukan evakuasi korban dan dibawah kerumah sakit umum kota Praabumulih (tau/sn)

Share:

Ruas Jalan Beracung Terendam, Lalulintas Tersendat


PALI. SININEWS.COM -- Guyuran hujan yang cukup deras pada Kamis (3/12) dini hari sampai pagi di wilayah Bumi Serepat Serasan mengakibatkan sejumlah titik di ibukota Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terendam banjir. Salah satunya merendam jalan Merdeka di wilayah Beracung Kelurahan Talang Ubi Selatan Kecamatan Talang Ubi yang menjadi jalur utama warga PALI beraktivitas.


Alhasil, jalur lalulintas di jalan tersebut macet dan antrean kendaraan mencapai lebih 1 kilometer karena banyak kendaraan roda dua mogok tak kuasa menembus derasnya aliran air yang ketinggiannya mencapai lebih setengah meter. 

Bahkan tak sedikit pengendara sepeda motor dan kendaraan roda empat harus memutar arah lantaran takut kendaraannya terjebak banjir. 

"Kami tadi dari arah Simpang Raja menuju Simpang Lima Pendopo, tapi melihat banjir yang deras dan debitnya cukup tinggi, akhirnya kami putuskan untuk balik kanan daripada motor kami mati terendam," ujar Dina salah satu warga yang hendak melintas. 

Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi melalui Kasat Kasat Sabhara Iptu Vendria mengatakan bahwa untuk mengurai kemacetan pihak kepolisian terjun langsung ke lokasi banjir. 

"Untuk saat ini tidak ada pengalihan arus lalu lintas. Secara perlahan alur lalulintas masih bisa berjalan. Hanya saja secara bergantian," jelasnya. 


Ditambahkannya bahwa ada beberapa titik jalur lalu lintas yang terendam akibat banjir dan kepolisian menempatkan beberapa anggotanya untuk mengatur lalulintas. 

"Kami juga ikut membantu masyarakat yang terjebak banjir serta mengatur arus lalu lintas supaya aktivitas masyarakat lancar," tandasnya. 

Dari pantauan media ini, banjir kali ini bukan hanya merendam ruas jalan umum, namun juga di beberapa tempat merendam ratusan rumah warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI dibantu Satpol.PP, Kepolisian dan Dishub berupaya membantu masyarakat yang terdampak banjir. (sn/perry)
Share:

Viral! Walikota Prabumulih Siap Uji Vaksin Covid-19


PRABUMULIH,SININEWS.COM,-- Saat ini masyarakat Indonesia tengah menanti kehadiran vaksin Covid-19, yang kini sedang dalam persiapan. 

Begitu juga Kota Prabumulih,Sumatera Selatan. Namun masyarakat banyak yang takut akan keamanan vaksin tersebut.

Untuk meyakinkan hal tersebut, Walikota Prabumulih ,Ir H Rudho Yahya,MM mengaku siap menjadi relawan pertama  yang melakukan tes vaksinasi.


" Insyaallah Saya siap dijadikan sampel  pertama untuk vaksinasi terlebih dahulu jika masyarakat ragu dan takut," beber Ridho Kepada Wartawan,Rabu (02/12/2020).


Namun kata Ridho,sejatinya uji coba tenaga kesehatan dan masyarakat yang terlebih dahulu di vaksinasi.


"  Jika saya dulu berati pemimpin dulu yang cari selamat..semestinya masyarakat dahulu yang harus sehat. Tapi jika keinginan masyarakat saya siap. Jika saya meninggal berarti itu sudah takdir saya," tegasnya.

Melalui uji coba vaksin ini,Ridho ingin masyarakat sehat dan bebas dari virus covid-19.

". Saya ingin masyarakat Prabumulih sehat dan terhindar dari covid-19," harap Ridho. 

Share:

Anggota Dewan Jambi Puji Program Walikota Prabumulih

Foto : Ir.A.M Fauzi wakil ketua dprd kota jambi, rabu (2/12)

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya,MM kembali terima kunjungan dari 11 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Jambi ke kantor Pemerintahan Kota Prabumulih, rabu (2/12/20)

Dalam kunjungan itu Ridho Yahya memaparkan sejumlah program ungggulan yang saat ini sedang berjalan dikota Nanas, salah satunya pembangunan rumah bagi pekerja penyapu jalan hingga bantuan bedah rumah yang dananya diambil dari pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) 

Anggota Dewan Jambi yang melakukan Studi banding bersama Dinas Pertanian dan Dinas Perindustrian Perdangan Kota Prabumulih tentang ketahanan pangan di tengah pandemi Covid 19 

"Luar biasa jadi program pak Wali memang menyentuh masyarakat, ini yang akan kami contoh kedepan dan diterapkan di Jambi” jelas Ir.M.A Fauzi Wakil Ketua DPRD Kota Jambi saat dibincangi wartawan usai pemaparan oleh walikota di ruang rapat pemkot Prabumulih 

Agenda Study Banding belasan anggota Dewan itu kali ini kepincut dengan program bedah rumah dan pemasangan gas alam yang ada di Kota Prabumulih, dirinya menilai dikota Jambi juga menerapkan hal yang sama namun tak sebanyak yang dilakukan di prabumulih

“kami juga ada program yang sama tapi tidak sebanyak di Prabumulih, pemasangan gas kami hanya 6000 an sedangkan Prabumulih 46.000 sambungan, padahal kota kami besar” sambung Fauzi 

Sementara itu, Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya,MM sangat menyambut baik anggota dewan yang berdatangan mengunjungi prabumulih setelah sebelumnya anggota dewan dari Kota Bengkulu yang datang belajar ke Pemerintahan Prabumulih 

“Berbagi sesuatu yang baik kan pahala” jelas ridho seraya mengatakan ada beberapa kiat-kiat kebijakan memotong sedikit gaji ASN di lingkungan Prabumulih dengan tujuan untuk disumbangkan kemasyarakat melalui program bedah rumah"

"untuk infak tidak bisa asal potong, gaji pegawai hanya berapa nanti mereka ribut, nah itu semua ada tehniknya kalau mau diterapkan di Kota Jambi” canda Ridho kepada sejumlah awak media (tau/sn)

Share:

Situasi Terkini covid-19 di PALI pertanggal 2 Desember 2020

 



Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts