Situasi Terkini covid-19 di Sumsel pertanggal 8 Desember 2020

 



Share:

Diduga Lakukan Money Politic, Satu Unit Mobil Dibawa ke Bawaslu PALI


PALI. SININEWS.COM --  Satu unit mobil dengan plat BH 99 diamankan Satgas Anti Politik Uang yang dibentuk Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) nomor urut 1 Devi Harianto - Darmadi Suhaimi (DHDS) pada Selasa malam (8/12) sekitar pukul 23.30 WIB.


Selain kendaraan roda empat, tiga orang warga pun ikut diamankan.

Tiga orang warga diamankan ini berinisial Ag, Hk, dan Rg dengan kendaraan roda empat jenis Toyota Avanza warna silver bernopol BH 99.

Dimana, saat itu personil Satgas Anti Politik Uang bentukan Paslon 1 DHDD sedang berjaga tiap persimpangan jalan. 

Mobil Avanza tersebut dicurigai saat melintas pada malam hari di kawasan pemukiman warga. 

Melihat gerak-gerik mencurikan, mobil satgas anti politik uang lalu mencoba menghentikan kendaraan warga tersebut. 


"Saat ditanya, mereka di dalam mobil enggan membuka pintu. Jadi kami bawa ke Kantor Bawaslu PALI untuk dilaporkan dan diminta penggeledahan," jelas salah satu tim satgas anti politik uang, Selasa. 

Usai menunggu sekira hampir tiga jam, pukul 02.30 dini hari akhirnya dua komisioner dan sekretaris Bawaslu PALI tiba di kantor, sehingga bisa dilaporkan dan digeledah. 

Usai dilakukan penggeledahan oleh 3 orang pemilik kendaraan dengan disaksikan pihak Bawaslu PALI, aparat kemanan serta pelapor, ditemukan barang bukti sembilan (9) amplop putih berisikan uang yang berada dalam kantong kresek tersimpan didalam dasbor depan. 

Dalam penggeledahan tersebut, selain ditemukan amplop putih berisikan uang, juga didapati dua plat merah di bagian belakang mobil. 

"Ada Sembilan (9) amplop yang berisikan uang dan plat merah," kata Komisioner Bawaslu PALI Divisi Pengawasan, Iwan Dedi saat penggeledahan. (sn) 
Share:

Puluhan Warga Talang Batu Hadang Truk Molen PT.CAP. Kades Ancam Surati Perusahaan

HADANG : Sejumlah warga desa Talang Batu Kecamatan RKT melakukan penyetopan truk molen yang diklaim warga merusak jalan, sabtu (5/12)

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Puluhan warga Desa Talang Batu Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih beberapa waktu lalu melakukan aksi blokade jalan, hal tersebut didasari warga karena diduga mobil truk molen (semen) milik perusahaan PT.CAP telah merusak jalan, sabtu (5/12) 

Mobil pengangkut semen milik PT.Cindo Abadi Perkasa (CAP) mengerjakan proyek jalan provinsi di Desa Rambang Senuling yang melewati jalan Desa Talang Batu itu disoal warga.

Kepala Desa Talang Batu Sahril Kenedi mengungkapkan perusahaan yang menggunakan jalan desa hingga saat ini belum pernah berkordinasi dengan pemerintah setempat untuk izin melewati jalan yang kini aspalnya terkelupas dan bergelombang, selasa (8/12).

“Jalan selama ini bagus semenjak proyek (mobil semen) itu melewati jalan desa sekarang rusak, nah rakyat ini mengeluh seolah-olah kami pemerintah tidak ada tanggungjawab” jelas Kades. 

Masih kata Sahril, pihak perusahaan juga tidak meminta izin melalui surat atau pun lisan, diperkirakan sekitar tujuh titik jalan desa Talang Batu mengalami kerusakan parah akibat aktifitas truk dengan kapasitas berat. 

Pihak pemerintah Desa Talang Batu menegaskan akan menyurati pihak perusahaan dan meminta agar melakukan perbaikan pada jalan yang rusak. 

Sementara itu, Iskandar salah satu warga setempat mengaku memiliki bukti berupa foto sebelum dan sesudah jalan yang dilewati truk semen yang kini diduga salah satu penyebab rusaknya jalan desa Talang Batu.

“kemarin aku setop truk molen itu,aku tunjukan bukti foto jalan didepan rumah aku kepada sopir, setiap hari mengalami perubahan, berarti jelas kalau mobil ini yang merusak jalan kami” tegasnya saat dibincangi.

Terpisah, Pengusaha sekaligus pemilik PT.Cindo Abadi Perkasa (CAP) Deny Victoria saat dikonfirmasi melalui pesan singkat Whatsapp mengatakan pihaknya bersama warga setempat sudah memiliki kesepakatan untuk memperbaiki jalan yang dianggap rusak.

“yolah, sudah sepakat kemarin samo warga, sudah gawean (pekerjaan) nanti dibenari (perbaiki)” tulis Deny.

Masih kata Deny, Mobil truk molen semen miliknya hanya memiliki beban 2,5 kubik dan bukan hanya truknya saja yang melewati jalan tersebut” jelasnya, masih banyak truk-truk pasir yang juga ikut andil merusak jalan desa Talang Batu.

“Mobil pasir lebih berat dari molen, muatan molen kito Cuma 2,5 kubik. Tapi dak apo kagek (nanti) kito yang benari” tutupnya (tau/sn)

TONTON VIDEO LENGKAPNYA



Share:

Situasi Terkini covid-19 di PALI pertanggal 7 Desember 2020

 











Share:

KPU PALI Lepas Logistik Pilkada


PALI. SININEWS.COM -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) distribusikan logistik Pemilu kepala daerah (Pilkada) berupa kotak suara, surat suara sebanyak 
133.274, bilik suara serta alat kelengkapan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Senin (7/12) secara serentak dengan menggunakan jasa Pos Indonesia. 


Pendistribusian logistik disaksikan Bawaslu PALI, Kejari PALI, Polres, TNI dan Badan Kesbangpol PALI di halaman gudang logistik KPU di jalan Merdeka Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi. 

Dikatakan Sunario SE, Ketua KPU PALI bahwa distribusi logistik akan dilakukan langsung ke PPS dan direncanakan seluruh logistik tiba di TPS pada H-1.

"Nanti PPS yang mengantarkan logistik ke TPS masing-masing wilayahnya. Dan pada tanggal 8 Desember 2020, kami pastikan seluruh logistik sudah sampai di TPS," ungkap Sunario. 

Ditambahkannya bahwa pada pendistribusian logistik Pilkada, KPU meminta bantuan pihak kepolisian untuk mengawalnya. 

"Dikawal ketak kepolisian agar logistik yang dihantarkan benar-banar aman. Serta dalam pendistribusian diawasi Bawaslu. Setelah kita lepas pendistribusian logistik, besok kita monitoring," tukasnya. 

Diakuinya bahwa sebelumnya, KPU juga telah mendistribusikan Alat Pengaman  Diri (APK). 

"APK telah sampai ke seluruh TPS. Itu kita lakukan agar jalannya pemilihan protokol kesehatan bisa benar-benar maksimal diterapkan," terangnya. 

Sementara itu, ketua Bawaslu PALI Heru Muharam menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pengawalan dan pengawasan setiap tahapan Pilkada. 

"Sudah tugas kami mengawasi proses tahapan Pilkada. Bawaslu, Panwaslu kecamatan, PKD dan PTPS siap mengawal jalannya pendistribusian logistik hingga benar-benar sampai ke TPS," tandasnya.  (sn/perry)
Share:

Bawaslu PALI Awasi Proses Pendistribusian Logistik Pilkada


PALI. SININEWS.COM --  Distribusi logistik Pilkada PALI mulai dilakukan KPU Kabupaten PALI, namun demi menjaga pesta demokrasi yang bersih terutama logistik, Bawaslu PALI terus awasi proses pendistribusian dari dalam gudang logistik KPU, kemudian proses pengepakan dan memastikan segel dalam kotak suara masih dalam kondisi baik hingga diterima PPS. 


Dikatakan Ketua Bawaslu PALI Heru Muharam melalui divisi pengawasan Iwan Dedi didampingi divisi SDM Basrul SAP bahwa pengawasan tersebut dilakukan agar logistik Pilkada tidak lagi ada kendala ketika saat hari pemilihan. 

"Ini kewajiban kami dalam mengawasi setiap tahapan Pilkada, termasuk proses pendistribusian logistik. Kita awasi hingga sampai ke TPS sesuai jadwal yang ditentukan," ujar Iwan Dedi, Senin (7/12) saat mengawasi proses pengiriman logistik di gudang logistik KPU. 

Sementara itu, ketua KPU PALI Sunario SE menyatakan bahwa seluruh logistik Pilkada PALI serentak didistribusikan hari ini. 

"Kita menggunakan jasa Pos Indonesia untuk pendistribusian logistik. Logistik dari gudang langsung dikirim ke PPS, dan besok sudah sampai ke seluruh TPS," katanya. (sn/perry)

Share:

Situasi Terkini covid-19 di PALI pertanggal 6 Desember 2020

 






Share:

Fakar Lematang : Dinamit Seismik yang Tertanam di Desa Muara Sungai Tidak Diizinkan Diledakan


PALI. SININEWS.COM -- Kegiatan seismik yang melakukan pekerjaan di wilayah Prabumulih dan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menuai permasalahan. Pasalnya warga pemilik kebun di Desa Muara Sungai Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI yang dilintasi kegiatan seismik yang dikerjakan oleh PT Berau Geofisikal procesing (BGP) meminta pembayaran kompensasi lahan dan tanam tumbuh sebelum peledakan dinamit yang sudah dipasang pada lubang pengeboran. 


Dikatakan Hidayat, kepala Desa Muara Sungai yang mewakili warga pemilik lahan bahwa warga tidak akan mengizinkan pihak perusahaan untuk melanjutkan kegiatan seismik sebelum ganti rugi lahan dan tanam tumbuh akibat kegiatan itu dibayarkan. 

"Saya selaku kepala desa hanya menyampaikan keluhan dan keinginan masyarakat. Masyarakat takut apabila pekerjaan seismik dilanjutkan dan dinamit yang telah ditanam diledakan, selanjutnya siapa yang akan bertanggungjawab," ujar Kades, Minggu (6/12).

Untuk itu, Kades berharap pihak perusahaan selaku pelaksana pekerjaan seismik untuk memenuhi permintaan masyarakat. 

"Kami juga meminta bantuan organisasi masyarakat dalam hal ini Fakar Lematang untuk menjembatani permasalahan ini. Sebab pihak perusahaan sepertinya kurang komunikasi dengan pemerintah desa," tukasnya. 

Terpisah, Aka Cholik Darlin ketua umum Fakar Lematang Sumsel menyayangkan sikap PT BGP yang kurang tanggap dalam mengatasi keinginan warga yang lahannya digunakan kegiatan seismik. 

"Tentu dengan adanya kegiatan seismik kami semua warga Lematang sangat mendukung, karena program ini adalah program nasional. Namun dibalik itu, semestinya dalam suatu kegiatan atau pekerjaan jangan ada yang dirugikan. Untuk menanggapi keluhan warga, kami telah surati pihak perusahaan agar memenuhi permintaan warga pemilik lahan. Apabila tidak ada tanggapan, maka dinamit seismik yang tertanam di desa Muara Sungai tidak akan diizinkan diledakan," tandasnya.

Sementara itu, pihak perusahaan hingga saat ini belum memberikan klasifikasinya. (sn/perry) 
Share:

Masa Tenang, Bawaslu PALI Himbau Tim Pemenangan Paslon Hentikan Kampanye


PALI. SININEWS.COM -- Tahapan Kampanye telah usai sejak tanggal 5 Desember 2020 kemarin, dan saat ini jelang gelaran pesta demokrasi di Bumi Serepat Serasan seluruh pasangan calon serta tim pemenangannya harus menghentikan semua kegiatan kampanye karena telah memasuki masa tenang. 


Untuk memantau dan mengawasi pada masa tenang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melakukan patroli pengawasan dengan mengerahkan seluruh anggota Panwaslu Kecamatan, Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) dimasing-masing wilayah kerjanya. 

Dikemukakan Ketua Bawaslu PALI Heru Muharam melalui divisi pengawasan Iwan Dedi bahwa pada patroli pengawasan, Bawaslu juga menurunkan atribut Alat Peraga Kampanye (APK) yang masih terpasang.

"Kami telah memberikan himbauan kepada tim paslon agar stop berkampanye dan melepas atribut APK. Kami juga berkeliling patroli melepas APK yang masih terpasang dengan mengerahkan Panwaslu kecamatan dan PKD dibantu Linmas di lingkungan masing-masing," ungkap Iwan Dedi, Minggu (6/12).

Disamping itu, pada minggu tenang ini Bawaslu menekankan semua tim dari pengawas TPS, PKD, Panwascam dalam masa tenang ini untuk mengawasi dan melakukan pencegahan terjadinya politik uang, isu sara, hoax dan ujaran kebencian. 

"Pada minggu tenang ini seluruh Paslon dan timnya untuk tidak melakukan aktifitas kampanye dan lain-lainya. Bawaslu akan melakukan tindakan tegas ketika ada pelanggaran sesuai aturan yang ada," tandasnya. 

Bawaslu juga mengingatkan kepada tim pemenangan Paslon serta masyarakat untuk menjaga kesehatan jelang hari pemilihan dan tetap menerapkan protokol kesehatan. 

"Kita ketahui bahwa Pemilu kali ini berbeda karena kita masih dalam pandemi covid-19. Untuk itu seluruh tim pemenangan Paslon dan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan agar saat hari pemilihan kita tetap bugar. Kami juga mengajak seluruh masyarakat yang telah memenuhi syarat menjadi pemilih untuk datang ke TPS dan kita jaga proses Pilkada ini berjalan aman, damai dan sehat tanpa ada pelanggaran," ajaknya. (sn/perry)
Share:

Detik-Detik Korban Pembunuh4n di Desa Tanjung Telang, Keluarga Korban Meng4muk

 

PEMBUNUHAN : Keluarga korban pembunuhan histeris melihat Soldin tewas bersimbah darah didesa tanjung telang kota prabumulih, minggu pagi (6/12/20)

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Kejadian pembunuh4n di Dusun I Desa Tanjung Telang Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih menghebohkan warga, sekira pukul 07.00 Wib warga dikejutkan dengan pertengk4ran hingga berujung m4ut, minggu (6/12).

Soldin warga Dusun I Desa Tanjung Telang menjadi korban pembunuh4n dan pengeroy0kan oleh Jumat dan Erik yang merupakan ayah dan anak itu diduga karena masalah pencurian ayam. 

Dari informasi dihimpun dilapangan Korban diketahui sempat adu mulut dengan pelaku Jumat hingga terjadi perkelahian, mendengar kejadian itu Erik anak pelaku yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian langsung memb4bi buta meneb4skan par4ng kearah kepala belakang korban dan Jumat memuku1 dengan sebuah linggis hingga terk4par.

“Erik tadi tu baru selesai mengasah parang untuk begawe, lihat bapaknyo ribut dio langsung lari dan langsung k4pak Soldin” jelas Dodi salah satu warga desa Tanjung Telang saat dibincangi.

Melihat kejadin berd4rah itu keluarga korban menangis hi5teris dan adik korban sempat ingin mengejar pelaku hingga akhirnya berhasil diamankan warga.

Sementara itu, Rohana ibu kandung korban mengaku terkejut mendapati anaknya sudah tew4s bersimb4h d4rah dengan puluhan luk4 dikep4la belakang dan ditemukan pot0ngan pergel4ngan tangan kanan korban didalam jaket. 

"Ya Allah anak jantan ku banyak oiii ngapo m4ti, pokoknya pelaku itu hukum m4ti” ungkap Rohana sambil menangis. 

Hingga berita ini diturunkan sejumlah petugas kepolisian dari Polres Prabumulih telah berhasil mengevakuasi korban dan sejumlah saksi sudah dimintai keterangan (tau/sn)

TONTON VIDEO LENGKAPNYA



Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts