Koramil 0404-02 Prabumulih Berikan Layanan Wifi, Makan dan Minum Gratis Bagi Siswa Saat Belajar Daring

PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Koramil 0404/02 Prabumulih melaksanakan pendampingan dan pengawasan terhadap anak-anak Sekolah Dasar (SD) yang melakukan pembelajaran secara daring dengan menyediakan fasilitas WiFi gratis di kantor koramil 0404/02 Prabumulih Jalan Komplek DKT Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat. 

Selain fasilitas WiFi gratis, anak-anak juga dipandu langsung oleh seorang tutor dari Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang telah dilatih dan dididik di Kodim 0404/Muara Enim dan siswa juga diberikan makanan dan minuman susu gratis. 

Pembelajaran itu sendiri bertujuan untuk mencerdaskan anak-anak bangsa dimasa pandemi yang melakukan pembelajaran secara daring. 

"Selama pandemi covid 19 ini anak-anak kan sudah ingin belajar jadi ini mungkin bisa menjadi pemicu anak-anak untuk lebih giat lagi, mungkin juga ada anak-anak di desa yang mungkin tak ada jaringan wifi atau yang orang tuanya terbatas karena kuota untuk belajar bisa ke koramil untuk belajar online yang kita selenggarakan ini," Kata Danramil 0404/02 Prabumulih Kapten Arm Broto Santoso, senin (18/1/2021)

Broto mengatakan selain anak-anak SD dari kelas 1 hingga kelas 6 yang disediakan fasilitas WiFi gratis itu juga dapat digunakan untuk para pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Prabumulih di sore hari.

"Tak hanya anak SD saja, jadi jika ada anak SMA kita sediakan juga fasilitas WiFi gratis kita kasih waktu di sore hari, seperti untuk anak-anak di lingkungan sekitar ini dan diluar juga kita sampaikan melalui babinsa yang ingin belajar silahkan kesini," 

"Namun untuk jumlah kita batasi hanya sebatas 10 orang karena mengingat ini masih dimasa pandemi jadi kita juga harus menjaga jarak dak tidak ramai-ramai, " jelas Broto.

Lanjut Broto menuturkan, kegiatan pembelajaran ini sudah berlangsung pada beberapa bulan yang lalu dan pendampingan ini akan berlangsung selama pandemi saja.

"Jadi fasilitas yang kita sediakan ada WiFi gratis, seorang tutor dari Babinsa yang sudah dilatih dari Kodim Muara Enim dan snack untuk anak-anak agar mereka tidak terlalu tegang pada saat belajar dan biar mereka juga senang.

Lalu untuk pendampingan ini berlangsung selama pandemi saja kalau pandemi sudah tidak lagi dan anak sudah belajar di sekolah yah kitakan biasanya ada belajar ke sekolah-sekolah, " ucapnya. 

Sementara itu, Baiti salah satu orang tua yang ikut mengawasi anaknya belajar mengaku sangat terbantu dan senang adanya pendampingan belajar yang dilakukan oleh Koramil 0404/02 Prabumulih. 

"Kami senang sekali adanya kegiatan ini di Koramil kayak gini, kadang kan anak-anakan sering sekali beli kuota untuk menerima tugas dari guru, untuk sekarang pagi bisa kesini ada WiFi gratis ada bimbingannya juga dari bapak-bapak Babinsa yang ga bisa kan, jadi ini sangat bermanfaat sekali bagi anak dan orang tua juga sangat terbantu"

Senada yang dikatakan oleh Heriwati, dirinya mengaku sangat terbantu dan berharap terus dilakukan bimbingan terhadap anak-anak dimasa pandemi ini. 

"Jelas sangat terbantu, kami kan selaku ibu-ibu kalau pagi banyak kegiatan ya jadi kadang tidak sempat lagi mengawasi anak belajar, semenjak ada bimbingan dari Koramil ini anak-anak semangat sekali ingin belajar apalagi sering diberi hadiah dari bapak-bapak babinsa nya, " katanya. (sn)

SIMAK VIDEO LENGKAPNYA :



Share:

Situasi Terkini covid-19 di PALI pertanggal 18 Januari 2021

 






Share:

PERNYATAAN SIKAP! CENTER FOR DEMOCRACY AND CIVILIZATION STUDIES (CDCS)


Menyikapi berbagai kontroversi, perdebatan dan polemik yang muncul dalam pergantian kepemimpinan di institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia, maka dalam hal ini guna memberikan referensi, pandangan serta wawasan intelektual dalam khasanah akademik, CENTER FOR DEMOCRACY AND CIVILIZATION STUDIES (CDCS), sebagai sebuah lembaga kajian strategis, yang fokus pada ranah penelitian, pemikiran dan konsultasi di bidang demokrasi dan peradaban, menyatakan sikap sebagai berikut : 

1. Menolak berbagai upaya penolakan terhadap calon Kapolri yang diajukan oleh Presiden kepada Parlemen (DPR RI), yang dikaitkan dengan sentimen keyakinan personal. Hal ini tentu sangatlah tidak baik bagi perkembangan demokrasi dewasa ini. Sebab, sebagaimana diketahui bahwa kebebasan dalam hal keyakinan (beragama) merupakan hak fundamental yang dijamin, dilindungi oleh konstitusi dan azas fundamental negara. Sebagaimana diketahui, bahwa isue politik identitas sebagaimana yang juga muncul dalam regenerasi kepemimpinan di tubuh institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia saat ini, sangatlah dekonstruktif, dan tidak sehat bagi perkembangan peradaban dan demokrasi.  

2. Dalam studi peradaban dan demokrasi, hal – hal yang bersifat sensitif personal sebagaimana terkait dengan isue sekte keagamaan, seringkali dijadikan komoditas politis yang cukup hangat dan seksi, yang senyatanya memberangus ‘akal sehat’ dan menegasikan ‘objektifitas’ dari realitas yang sebenarnya. Dan oleh karena itu, dalam konteks pemilihan calon Kapolri, yang telah dipilh dan ditentukan oleh Presiden, haruslah diisi dengan dialog yang terkait tantangan dan harapan dari Kapolri baru nantinya, dalam menyikapi berbagai dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara yang semakain kompleks.

Artinya, sebagai sebuah lembaga studi dan riset ilmiah, lembaga CDCS mendukung perdebatan yang muncul di ruang publik, sepanjang dan selama hal tersebut tidak dikaitkan dengan hal sensitif personal, namun diisi dengan ruang dialog terkait hal – hal yang bersifat krusial, essensial serta substansial (non personal), baik terkait dengan kemampuan leadership/manajerial dari Kapolri baru nantinya, maupun terkait dengan bagaimana Kapolri baru nantinya menghadapi berbagai persoalan dan polemik dalam negeri yang semakin dekat dengan isue disintegrasi, polarisasi, serta distabilitas politik, hukum dan pemerintahan. Rasanya, ruang dialog publik akan lebih sehat dan kompetitif jikalau disajikan dengan hal – hal yang bersifat substantif tersebut,- 

3.   Mencermati proses dan prosedur yang berjalan hingga sampai dengan saat ini terkait dengan pergantian Kapolri, lembaga CDCS menilai bahwa kesemua proses tersebut telah dilalui berdasarkan tahapan dan prosedur yang diamanatkan oleh berbagai regulasi tekhnis terkait, khususnya sebagaimana yang ada di dalam UU No. 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dalam hal ini dapat dilihat bahwa pada sektor hulu, proses di dalam internal tubuh polri sebagaimana lazimnya proses rekomendasi dari Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi Polri (Wanjakti) serta referensi eksternal dari lembaga Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) telah dilalui, begitupun selanjutnya atas rekomendasi dan referensi tersebut Presiden yang telah dijamin oleh hukum dan konstitusi, memiliki hak mutlak yang melekat padanya, atau dalam hal ini dikenal dengan Hak Prerogatif Presiden dalam menentukan calon Kapolri (pilihannya), dan selanjutnya telah memilih dan menyetorkan nama pilihan-nya tersebut kepada parlemen/legislatif (DPR RI) untuk selanjutnya mengikuti fit and proper test, guna selanjutya disahkan melalui forum sidang paripurna DPR RI (sektor hilir). Dari kesemua proses dan prosedur yang dilalui tersebut, dapat dilihat bahwa paket pemilihan calon Kapolri saat ini dapatlah dipandang setidak-tidaknya sebagai sebuah proses yang legal dan konstitusional,-       

4.   Dan oleh karenanya, seiring proses yang berjalan sampai dengan saat ini, maka lembaga CDCS mendukung siapapun calon Kapolri yang diajukan oleh Presiden RI, serta untuk selanjutnya menjalani fit and proper test di hadapan Komisi III DPR RI,- 

5.   Demikian press release berupa pernyataan sikap resmi lembaga CDCS ini dibuat, semoga kiranya dapat memberikan pencerahan ditengah berbagai upaya penolakan, silang pendapat dan perdebatan yang terjadi.(ril)

Info Narahubung : 

1.   ALIEF DIAN PRATAMA, M.H. - Executive Director 

Contact Person – 0813.7774.4651  Email – alipdian90@gmail.com 

2.   RIO CHANDRA KESUMA, M.H., C.L.A. – Advisor & Researcher 

Contact Person – 0813.7764.1234 Email – riock@rocketmail.com

Share:

Turun Langsung Kelapangan! Lurah Bersama Ketua TP-PKK Kelurahan Majasari Lihat Langsung Kondisi Masjid Baitul Mutaqin


PRABUMULIH
- Lurah Majasari, Inggit Damayanti S.E tinjau langsung lokasi dan pembangunan Masjid Baitul Mutaqin Kelurahan Majasari, Senin (18/01)

Lurah Majasari Inggit Damayanti S.E bersama Ketua TP-PKK Kelurahan Majasari Asniliaty Ssi, Msi melihat langsung pembangunan Masjid Baitul Mutaqin Yang berada di Tanah merah Kelurahan Majasari.

Melihat kondisi masjid yang belum selesai di bangun namun sudah di gunakan oleh para ibu-ibu dan anak-anak mengaji membuat Lurah bersama ketua TP-PKK Kelurahan Majasari ini turun langsung ke lokasi pembangunan.

"Untuk melihat bahwa ada tempat untuk anak-anak belajar Al-Qur'an" Kata Lurah Majasari Inggit Damayanti SE, di bincangi di lokasi pembangunan.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa kelurahan akan berupaya untuk membantu masjid tersebut.

"Kagek kito bantu dengan minta tolong ke Pemerintah Kota Prabumulih, terus kita berupaya agar ada bantan untuk masjid Baitul Mutaqin ini" Jelasnya. (aay)

Share:

Gagal Curi Hp, Dua Pemuda Asal Sinar Dewa Malah Masuk Sel


PALI. SININEWS.COM -- Nasib sial dialami Darwis (23) dan Bahadur (18) warga Desa Sinar Dewa kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI karena niatnya untuk memiliki handphone gagal lantaran saat hendak mencuri kepergok warga setempat. Tentu saja, ulah kedua pemuda itu membawanya ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. 


Diungkapkan Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi melalui Kasat Reskrim AKP Rahmad Kusnedy pada Minggu (17/1/21) bahwa penangkapan pelaku berdasarkan  LP/B/03/I/202I/Sum-sel/Res. Penukal Abab Lematang Ilir/Sek. Tanah Abang Tanggal 14 Januari 2021.


"Dimana waktu kejadiannya pada hari Kamis (14/1/21) sekira pukul 12.00 WIB dengan TKP di depan toko Suharto pasar kalangan Desa Tanah Abang Utara Kecamatan Tanah Abang," ungkap Kasat Reskrim Polres PALI. 


Ditambahkan AKP Rahmad Kusnedy bahwa saat itu, korban bernama Sapriyadiansyah meninggalkan handphonenya di box luar sepeda motornya di depan toko Suharto, kemudian dua pelaku berusaha mengambil handphone yang ditinggalkan korban. 


"Tetapi saat pelaku mengambil handphone, rupanya pemilik toko mengetahui aksi pelaku dan meneriaki maling terhadap dua pelaku. Mendengar teriakan pemilik toko, sejumlah warga lalu mengamankan dua pelaku. Kemudian korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Tanah Abang," tukasnya. 


Pelaku dan sepeda motor pelaku beserta handphone hasil pencurian tersebut diamankan ke Polsek Tanah Abang untuk dimintai keterangan dan diproses lebih lanjut.


"Pelaku masih diinterogasi guna pengembangan. Barang bukti juga diamankan," tandas Rahmad Kusnedy. (sn/perry)

Share:

Diduga Hendak Mencuri di SD 11 Penukal dan Bawa Pistol, Pemuda Ini Digelandang Polisi


PALI. SININEWS.COM -- Satuan Reskrim Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui unit Reskrim Polsek Penukal Abab mengendus adanya rencana aksi pencurian di sebuah sekolah dasar yang ada di Penukal. Atas dasar itu, Satres Polres PALI melalui Kapolsek Penukal Abab memerintahkan Kanit Reskrim untuk meluncur ke lokasi guna penyelidikan. 


Benar saja, saat disekitar lokasi didapati Edo (18), warga Desa Spantan Jaya Kecamatan Penukal dengan gerak gerik mencurigakan. Lalu pemuda itu digeledah dan ternyata didapati satu pucuk senjata api rakitan laras pendek jenis patahan silinder isi satu. 

Hal itu diungkapkan Kapolres PALI, AKBP Rizal Agus Triadi, SIk melalui Kasat Reskrim AKP Rahmat Kusnedi, Senin (18/1/21) bahwa penangkapan tersangka Edo berdasarkan LP/A-01/I/2021/ Sumsel/Res. Penukal Abab Lematang Ilir/Sek. Penukal Abab, tanggal 12 Januari 2021.

"Menindaklanjuti informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang dicurigai hendak melakukan pencurian di depan SD Negeri 11 Penukal. Kapolsek Penukal Abab kemudian memerintahkan kepada Kanit Reskrim Polsek Penukal Abab beserta anggota tim Srigala Unit Reskrim langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan kemudian Kanit Reskrim Polsek Penukal Abab beserta anggota melakukan penggeledahan terhadap orang tersebut. Dari hasil penggledahan didapat barang bukti berupa satu pucuk Senpira laras pendek," ungkap Kasat Reskrim. 

Atas perbuatan tersangka, Kasat Reskrim menerangkan bahwa tersangka dikenakan pasal 1 ayat (1) UU Darurat RI No. 12 Tahun 1951.

"Atas perbuatan tersangka, diancam hukuman paling lama 10 tahun penjara. Selain itu, diamankan juga satu butir amunisi kalibar 3,8 mm," pungkasnya. (sn/perry)
Share:

Bagi Warga PALI Tidak Usah Jauh Pelesiran, Datang Kesini Dijamin 'Terpesona'


PALI. SININEWS.COM -- Prihatin dengan kurangnya objek wisata di Bumi Serepat Serasan, sekumpulan pemuda yang tergabung pada Pemuda Sadar Wisata (PSW)  membangun sebuah objek wisata di sekitar kawasan candi Bumi Ayu Kecamatan Tanah Abang diatas lahan milik keluarga salah satu anggota PSW. 


Hasilnya, meski sederhana namun objek wisata yang diberi nama Tebat Jambu itu menawarkan keindahan yang eksotis dan suasana tenang akan terasa bagi pengunjung yang datang serta dengan suasan alam yang masih 'perawan', pengunjung dijamin terpesona.

Tempat wisata yang telah dibuka sejak 1 Januari 2020 itu sangat mudah untuk dijangkau, hanya berjarak 30 meter dari sanggar Seni Candi Bumi Ayu.

Diungkapkan Arli Firgianto Amrad (27) pengola wiasata Tebat Jambu bahwa sejak pertama kali dibuka, dari catatan pengunjung yang teregister di pintu masuk sudah lebih dari 3.000 orang.

"Alhamdulillah, antusias pengunjung yang datang ke tempat kita ini cukup banyak dan sampai ribuan. Dari rekap terakhir itu sudah lebih dari 3.000 yang datang kesini," ungkapnya. Senin (18/1/21).

Untuk administrasi dan wisata yang ditawarkan, dijelaskan Arli pihaknya hanya menarik biaya sebesar Rp 2.000 per pengunjung, sedangkan parkir dan wisatanya gratis.

"Kita hanya mendata nama pengunjung atau perwakilan rombongan dan tempat asal. Untuk berwisata swafoto di gubuk buatan ataupun di jembatan hutan diatas air maupun untuk bersantai ria kita gratiskan, bahkan kita juga sediakan tikar untuk tempat duduk secara cuma-cuma. Sebenarnya kita juga ada camping ground, tetapi masih terkendala pandemi Covid, jadi belum sepenuhnya dilaksanakan," bebernya.

Diakuinya bahwa terciptanya wisata Tebat Jambu itu bermula dari kecenderungan kurangnya wisata alam diwilayah Kabupaten PALI dan menciptakan varian wisata dari wisata Candi Bumi Ayu.

"Kita dan teman-teman lainnya yang tergabung di pemuda sadar wisata ini merasa prihatin dengan kurangnya tempat wisata di wilayah kita terutama di Kabupaten PALI. Sehingga, kita memantapkan untuk melakukan hal ini, yang dampaknya juga dirasakan masyarakat lain, yang penting masyarakat umumnya di PALI tidak jauh-jauh lagi liburan baik dengan keluarga maupun  dengan temannya," jelasnya.

Untuk lahan sendiri, dirinya menjelaskan bahwa wisata tersebut terletak di kebun karet yang tak jauh dari aliran anak sungai milik keluarganya sendiri.

"Kalau kebun milik keluarga, tetapi disini kita membangunnya bersama teman-teman dari pemuda sadar wisata dengan modal dan ide kita yang tentunya pembangunannya masih terbatas dan bagi kami masih banyak yang harus dilengkapi," tuturnya.

Dengan modal pribadi, lanjutnya, tentu masih adanya kendala yang harus di maklumi para pengunjung.

"Kita juga merasa banyak yang kurang dan harus dilengkapi, tetapi tidak menyurutkan kita. Dari administrasi pengunjung kita bisa sedikit demi sedikit melengkapi. Yang paling sulit itu untuk hutan air, karena kita belum bisa mengatur debit air yang ada disebabkan belum adanya bendungan. Lalu, untuk akses dari sanggar seni hanya dapat dilalui roda dua, karena belum adanya jembatan. Semoga pemerintah dapat merampungkan pembangunan dan kita juga lebih mudah berkreasi menambah wisata Tebat Jambu ini," harapnya. (sn/perry)
Share:

Curah Hujan Masih Tinggi, Ini Upaya BPBD PALI Antisipasi Bencana


PALI. SININEWS.COM -- Puncak musim hujan di tahun 2021 diprediksi pada bulan Januari ini. Tentu saja, dengan tingginya intensitas curah  hujan di Bumi Serepat Serasan saat ini tidak jarang memicu berbagai masalah yang menyebabkan bencana, salah satunya banjir. 


Untuk antisipasi terjadinya bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menempatkan anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) pada setiap desa terutama wilayah rawan bencana. 


"Supaya memudahkan dan mempercepat penanganan saat terjadi situasi darurat seperti banjir melanda kita siagakan anggota TRC disetiap desa rawan bencana," ucap Junaidi Anuar, kepala BPBD PALI, Senin (18/1/21).


Diakui Juniadi bahwa dalam sepekan kedepan, berdasarkan prakiraan BMKG curah hujan masih tinggi mengguyur hampir diseluruh wilayah PALI. 


"Bagi warga yang berada di wilayah rawan banjir, terutama di sekitar sungai Lematang Kecamatan Tanah Abang dihimbau untuk tetap waspada. Laporkan ke BPBD atau ke TRC maupun ke Kepala Desa (Kades) apabila air sudah melebihi ambang batas. Namun dari pantauan kami, saat ini air Lematang mulai surut tetapi tidak menutup kemungkinan akan naik kembali karena curah hujan di hulu sungai masih tinggi," jabarnya. 


Junaidi juga menghimbau kepada seluruh warga PALI terutama yang sering bepergian menggunakan kendaraan agar menepi atau mencari tempat berteduh ketika hujan deras turun. 


"Bukan hanya banjir yang mengintai saat musim penghujan, namun juga longsor dan pohon tumbang. Untuk itu, bagi pengendara harap hati-hati dan lebih baik menepi atau berteduh ketika hujan disertai angin kencang terjadi," himbaunya. (sn/perry)

Share:

Usai Apel Pagi Kapolres Prabumulih Pimpin Pemeriksaan Tes Urin Dadakan Prabumulih 

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Secara mendadak Setelah Melaksanakankegiatan apel pagi di halaman mapolres Prabumulih, Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi , S.I.K., S.H., M.H., didampingi Wakapolres Prabumulih KOMPOL Masnoni, S.I.K., dan Sie Propam Polres Seruyan bekerjasama dengan Ur Dokkes Polres Prabumulih melaksanakan tes urine dadakan di Halaman Mapolres Prabumulih, Senin (18/01/2021) pukul 08.30 WIB. 

Kapolres Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi , S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan pengecekan kali ini ditujukan kepada perwira dan bintara Polres Prabumulih. 

Tambahnya, ini merupakan salah satu upaya untuk mencegah adanya penyalahgunaan narkoba di kalangan anggota. Langkah ini sebagai antisipasi agar anggota tidak terjerat kasus narkoba dan Kapolres Prabumulih Berkomitmen untuk di tahun 2021 ini zero pelanggaran baik itu penyalah gunaan narkotika apalagi sampai terlibat jaringan atau peredaran. 

“Ini merupakan keseriusan Polres Prabumulih dalam melawan peredaran narkoba, kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan kedepannya,” ujar Kapolres. 

Adapun pelaksanaan tes urine tersebut dilakukan dengan pengawasan ketat para Anggota Propam Polres Prabumulih. Hingga usai tes, tidak ditemukan adanya personil yang menyalahgunakan Narkoba. Akan tetapi, kegiatan pengawasan ketat akan tetap dilakukan agar personil Polres Sikka bebas dan bersih dari Narkoba.

Share:

Situasi Terkini covid-19 di PALI pertanggal 17 Januari 2021

 






Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts