Diduga Curi Hp Bareng Pacar, Janda Muda Ini Diciduk Reskrim Polres PALI


PALI. SININEWS.COM -- Unit Pidana Umum (Pidum) Satres Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) amankan IK (26) yang berstatus janda beranak satu warga Desa Sinar Dewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI karena diduga sebagai pelaku pencurian di sebuah rumah yang merupakan tetangga tersangka IK. Aksi IK ini rupanya tidak sendiri melainkan bersama sang pacar yang telah ditangkap lebih dahulu oleh Polisi dan saat ini mendekam di Lapas Muara Enim untuk menjalani hukumannya. 


Hal itu diutarakan Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi melalui Kasat Reskrim AKP Rahmad Kusnedy didampingi Kanit Pidum Ipda Arzuan, Rabu (27/1/21).

"Pelaku ini jadi DPO lebih kurang 5 bulan. Karena aksi yang dilakukan pelaku ini berlangsung pada Minggu (6/9/2020) lalu. Pelaku ini beraksi bersama pacarnya berinisial DP yang lebih dulu ditangkap. Peran pelaku IK ini sebagai pengawas yang menunggu di luar rumah korban sambil mengawasi situasi sekitar. Sementara pacarnya masuk melalui jendela rumah korban yang kebetulan tidak dikunci. Setelah berhasil menggondol handphone, dua pelaku kabur," terang AKP Rahmad Kusnedy. 

Ditambahkan Kasat Reskrim bahwa saat pacarnya berhasil ditangkap, pelaku IK melarikan diri dan ditetapkan sebagai DPO. 

"Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat akan keberadaan pelaku yang telah lama menghilang di sebuah kebun, maka tim Kelambit dipimpin Kanit Pidum langsung melakukan penangkapan," tukasnya. 

Sementara itu dari pengakuan tersangka IK bahwa dirinya hanya mendapatkan bagian hasil pencurian sebesar Rp 200 ribu.

"Setelah mengetahui pacar aku ditangkap polisi, aku kabur ke Bandung dan bekerja disana selama 5 bulan. Kemudian aku pulang dan saat menunggu durian di kebun aku ditangkap polisi," katanya. (sn/perry) 
Share:

Simpan Sabu 7,76 Gram, Pria Asal Semangus Ditangkap Polisi


PALI. SININEWS.COM -- Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Tim Elang Reskrim Polsek Talang Ubi berhasil menangkap AS (48) warga Desa Semangus Kecamatan Talang Ubi yang diduga sebagai pengedar narkoba jenis sabu-sabu serta AD (20) warga Talang Tumbur Kelurahan Talang Ubi Barat yang kedapatan mengantongi satu paket kecil narkoba diduga jenis sabu-sabu. 


Diungkapkan Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi SIK didampingi Kasat Res Narkoba Polres PALI AKP Andri Noviansyah, Kapolsek Talang Ubi Kompol Yuliasnyah dan Kanit Reskrim Talang Ubi Ipda Bambang menyebutkan bahwa dua pelaku ditangkap di rumah tersangka AS di Desa Semangus pada Jumat (22/1/21) lalu. 

"Awalnya diamankan tersangka AS, kemudian dari hasil pengembangan kita tangkap tersangka lain yaitu AD," ungkap Kapolres, Selasa (26/1/21).

Ditambahkan Kapolres bahwa dari penangkapan dua pelaku diamankan juga satu paket besar narkoba diduga jenis sabu-sabu seberat 7,76 gram yang disimpan dalam jok sepeda motor serta satu paket kecil seberat 0,18 gram.

"Pelaku dikenakan pasal 114 ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara diatas 5 tahun atau denda Rp 100 milyar, " tandas Kapolres. 

Kapolres juga menjelaskan bahwa memberantas peredaran narkoba sudah menjadi atensi dirinya demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya barang haram itu. 

"Kami juga butuh kerjasama semua elemen masyarakat dalam membasmi peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Mudah-mudahan kita bisa ungkap kasus yang lebih besar lagi," tukasnya. 

Sementara dari pengakuan AS bahwa barang haram itu dibelinya dari anaknya. Dimana satu paket besar dia beli seharga Rp 10 juta. 

"Aku pecah-pecah jadi beberapa paket kecil. Dari modal Rp 10 juta bisa untung Rp 2 juta. Aku baru dua bulan ini jual sabu, dan itupun dipasok dari anak aku," katanya. (sn/perry)
Share:

Bupati Urung Divaksin Covid-19, Kapolres PALI Yang Siap Gantikan Jadi Orang Pertama Disuntik


PALI. SININEWS.COM -- Setelah vaksin covid-19 datang ke Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Senin sore (25/1/21) kemarin berjumlah 2.520 yang langsung disimpan di gudang Dinas Kesehatan (Dinkes), Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi SIK menyatakan bahwa dirinya siap jadi orang pertama untuk disuntik vaksin sinovac.


Hal itu diutarakan Kapolres saat meninjau vaksin sinovac, Selasa (26/1/21) didampingi Kepala Dinkes PALI Mudakir serta sejumlah petinggi Polres PALI. 

"Karena pak Bupati tidak bisa di vaksin karena riwayat beliau pernah terkonfirmasi covid-19, maka saya siap jadi orang pertama disuntik vaksin. Hal ini dilakukan untuk meyakinkan masyarakat terhadap vaksin covid-19," ungkap Kapolres. 

Untuk penjagaan penyimpanan vaksin, Kapolres menyebutkan bahwa ditugaskan dua personil di kantor Dinkes. 

"Selama vaksin belum digunakan dan masih berada di gudang Dinkes, maka saya tempatkan dua anggota untuk menjaganya. Bahkan untuk membuka kotak penyimpanan saja harus sepengetahuan pihak yang berwenang. Sudah kami cek vaksin sinovac, dan kondisinya layak," terangnya. 

Sementara itu, Kepala Dinkes PALI Mudakir mengatakan bahwa Dinkes telah mendata penerima vaksin sinovac. 

"Riwayat pak bupati tidak diperbolehkan menerima vaksin sinovac, jadi sesuai kesiapan pak Kapolres, beliau jadi orang pertama yang diberi vaksin. Selanjutnya akan disusul ketua DPRD, Sekda, Kadinkes, Kejari dan kepala OPD yang ada di kabupaten PALI," ungkap Mudakir. 

Pemberian vaksin selanjutnya, Mudakir menambahkan bahwa pihaknya telah mendata untuk 1.000 orang tenaga kesehatan (nakes). 

"Tahap awal pemberian vaksin diberikan kepada 1.000 orang nakes. Namun apabila ada yang hamil, menyusui, hipertensi atau ada riwayat penyakit lainnya akan dialihkan kepada nakes yang benar-benar siap. Pemberian vaksin direncanakan pada pekan depan dan akan dilakukan dimasing-masing puskesmas. Pada masing-masing puskesmas disiapkan vaksinator sebanyak lima orang," tutupnya. (sn/perry)
Share:

Dua Jemaah Tablig Asal Muara Enim Tewas Tertabrak Kereta Api, Satu orang Kritis.

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Tiga orang Jemaah Tablig asal Muara Enim tertabrak kereta api jurusan Palembang – Muara Enim tadi pagi sekira pukul 10.00 Wib usai melakukan dakwa dari Masjid Baiturahman Pangkul menuju Nurul Huda tepatnya diwilayah Cambai Kecamatan Cambai Kota Prabumulih, selasa (26/1/21).

Informasi yang didapat dilapangan dua orang jemaah tablig atas nama Ahmad Sabar (50) warga Dusun VI Pinang Belarik Kecamatan Ujan Mas dan Supardi (60) warga Desa Tegal Rejo Rt.03 Rw.01 Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim tewas ditempat.

Satu orang lainnya kritis bernama Subhan warga Desa Jiwa Baru Kabupaten Muara Enim dilarikan kerumah sakit umum daerah kota Prabumulih (RSUD). Menurut Aswan (48) Jemaah Tablig yang juga tergabung dalam rombongan itu mengaku berjalan (berdakwah) dari Palembang menuju Muara Enim dengan berpindah-pindah tempat ibadah, setelah sebelumnya singgah dimasjid Nurul Huda Pangkul dan akan berpindah kemasjid Baiturahman selama tiga hari bermalam.

Usai bermalam rombongan jemaah tablig hendak bergeser melalui jalur darat ditepian Rel Kereta Api Cambai, saat diperjalanan kereta api Penumpang dari Palembang menuju Muara Enim menghantam rombongan tersebut. 

"Tadi ado sepur penumpang pas lagi gerimis aku jerit kalau ado sepur lewat” ucap Aswan menirukan kejadian naas itu seraya mengatakan Salah satu tubuh korban hancur. 

Sementara itu, Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi melalui Kapolsek Cambai Ipda Branata mengatakan korban sempat pindah jalur saat ada Kereta Api arah Palembang melintas karena hujan gerimis diduga mengurangi pendengaran korban yang berjalan kaki disisi rel.

“Tiga korban ini diketahui tidak fokus dengan kereta yang ada dibelakang, mereka melihat dari arah depan, sehingga kereta langsung menghatamnya dari belakang walaupun sempat melompat” jelas Kapolsek.

Masih kata Kapolsek, pihak kepolisiam masih melakukan penyelidikan dilokasi kejadian dan telah membawa ketiga korban kerumah sakit. (Tau/snn)

Share:

Kisah Piluh, Suami Cacat dan Istri Pengidap Hiperteroid Berjuang Hidup ditengah Pandemi

ORANG PINGGIRAN : Kisah piluh keluarga Adi Usaman yang cacat akibat tersetrum saat bekerja dan sang istri yang mengidap Hiperteroid, minggu (24/1)

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Hampir genap empat tahun sudah tragedi kecelakaan pada malam Jumat, 13 Maret 2017 silam yang merenggut ketangguhan pemimpin keluarga Adi Usman saat dirinya tersengat listrik diwaktu bekerja disalah satu Wedding Organizer (WO) di Prabumulih, kini meninggalkan kisah kelam.

Ayah dari dua orang putra dan putri yang tinggal di Graha Lingkar RT.04 RW.09 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur itu tak bisa berbuat banyak.

Dengan berjalan terbata-bata, selangkah demi selangkah yang tak mampu lagi melangkah kuat Adi Usman mencoba membantu sang istri bekerja merumput kebun tetangga demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Kejadian yang bermula saat dirinya bekerja dipelaminan dan melakukan pekerjaan diatas tenda, Adi tak sengajah tersengat aliran listrik yang membuat dirinya harus memulai dari awal, mulai dari berjalan, berdiri dan makan minum sekalipun harus dibantu sang istri Farida (26) karena dirinya nyaris cacat akibat panasnya arus listrik yang memakan tubuhnya waktu itu.

Kini empat tahun telah dilewati, sang istri yang kini juga mengidap penyakit Hiperteroid tak mampu berbuat banyak. Penyakit hipertiroidisme atau hipertiroid adalah penyakit akibat kadar hormon tiroid terlalu tinggi di dalam tubuh.Kondisi kelebihan hormon tiroid yang dapat menimbulkan gejala jantung berdebar, tangan gemetar, dan berat badan turun drastis yang menyerangnya sewaktu-waktu.

Hal tersebut tak membuat keluarganya patah semangat dalam berjuang mencari nafkah walau saat ini rumah dengan dinding papan dengan ukuran kurang lebih 5 x 5 meter itu terdapat ribuan doa dan harapan dari kedua anaknya yang rindu akan tempat tinggal yang layak huni. 

Program pemerintah yang didapatnya seperti KIS,KIP dan PKH tak membuatnya menjadi kaya namun dapat mengukir sedikit senyum dikala sakit yang dideritanya mampu dihadapi dengan bantuan kartu sakti.

Kini kisah nyata ditepian kota dengan pembangunan yang pesat di Kota Nanas, terselip doa dan harapan dari tatapan mata yang lemas.(tau/sn)

SIMAK VIDEO LENGKAPNYA :



Share:

Situasi Terkini covid-19 di PALI pertanggal 25 Januari 2021

 






Share:

Situasi Terkini covid-19 di PALI pertanggal 24 Januari 2021

 






Share:

Rumah Adik Anggota Dewan PALI Terbakar


PALI. SININEWS.COM --  Kebakaran terjadi di Desa Karang Agung Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang menghanguskan rumah milik Maryati (41) warga desa tersebut Minggu  pagi (24/1/21) sekitar pukul 06.30 WIB. Sontak kejadian tersebut membuat warga setempat berhamburan ke luar rumah dan mendekati lokasi kejadian. 


Tetapi beruntung dalam kejadian itu tidak menelan korban jiwa lantaran pemilik rumah tengah berada di bawah rumah yang memang bentuk rumah yang terbakar berbentuk panggung semi permanen.

Meski demikian, korban yang juga adik kandung dari anggota DPRD PALI Sudarmi ST itu alami kerugian ditaksir ratusan juta rupiah lantaran tidak ada satupun barang yang bisa diselamatkan. 

Dari keterangan Edo, salah satu warga yang ikut membantu memadamkan api mengaku bahwa api terlihat sudah membesar dan menghanguskan seisi rumah. 


"Tidak tahu pasti apa penyebabnya, karena saat kami datang api sudah besar. Kemudian warga berjibaku memadamkan api dengan alat seadanya serta menghubungi Damkar. Api berhasil dipadamkan warga secara gotong royong di bantu petugas pemadam kebakaran sehingga tidak menjalar rumah warga di permukiman yang cukup padat," ujar Edo.

Sementara itu korban mengatakan bahwa saat kejadian penghuni rumah berada di bawah rumah.

"Tidak ada barang yang bisa diselamatkan karena api langsung besar, sehingga kami takut untuk masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan barang berharga," kata korban.

Usai api dipadamkan warga secara gotong royong membersikan puing-puing.  Belum diketahui penyebab kebakaran itu. Dalam kejadian musibah kebakaran itu, satu unit pemadam kebakaran field PT Adera dikerahkan di tambah mobil Dinas Pemadam kebakaran Kabupaten PALI. (sn/perry)


Share:

PDI Perjuangan DPC Prabumulih Tanam Ratusan Pohon di Sungai Kelekar


TANAM : Pengurus DPC Kota Prabumulih Partai PDI Perjuangan menanam 300 batang pohon diseoanjang bibir sungai kelekar wilayah Kelurahan Muara Dua, sabtu (23/1/21)

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Puluhan kader dan Pengurus Partai PDI Perjuangan Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Kota Prabumulih gelar tanam ratusan pohon disepanjang sungai kelekar, sabtu (23/1/21), kegiatan itu digelar memperingati hari jadi PDIP ke 48.

Sungai kelekar Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur tepatnya jembatan penghubung Muara Dua menjadi salah satu titik penanaman ratusan pohon seperti Pohon Pelawi, Mahoni, Tembesi dan lainnya yang diharapkan dapat menahan abarasi dibibir sungai. 

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Prabumulih Ir.Dipe Anom didampingi Wakil Ketua Bidang Polhukam DPD PDIP Sumsel yang juga merupakan Wakil Walikota Prabumulih, H Andriansyah Fikri SH serta Sekretaris DPC dan anggota Fraksi PDIP, Akbar Sirait dan Purwaka beserta srikandi Partai PDIP Perjuangan Reny Indayani. 

"Ini merupakan rangkaian HUT partai (PDIP) yang mana bertepatan juga dengan hari ulang tahun ibu Hj Megawati Seokarno Putri Ketua Umum PDI Perjuangan,” ujar Ketua DPC PDIP Kota Prabumulih, Ir Dipe.

Masih kata Dipe sapaan akrbanya itu penanaman pohon tersebut merupakan instruksi dari Ketum PDIP, Megawati Soekarno Putri kepada seluruh kader didaerah untuk mencintai bumi dengan gerakan penghijauan. 

“ini dinstruksikan di seluruh Indonesia untuk melakukan gerakan penghijauan,” ungkapnya sembari mengatakan gerakan penghijauan tersebut sudah berulang kali dilakukan oleh PDI Perjuangan setiap perayaan HUT PDI Perjuangan. 

Dipe juga berharap, gerakan penanaman pohon yang dilakukan DPC PDIP tersebut dapat menjadi contoh bagi masyarakat agar sama-sama melindungi dan menjaga kelestarian alam dilingkungan masing-masing. 

Sementara itu, Andriansyah Fikri,SH ketua Bidang Polhukam sekaligus Wakil Walikota Prabumulih yang turut serta dalam penanaman 300 batang pohon disepanjang sungai kelekar wilayah Kelurahan Muara Dua mengatakan Kegiatan tersebut dilakukan secara serentak dan melibatkan semua elemen pengurus partai. 

"kita melibatkan semua pengurus partai, hal tersebut bertujuan untuk menjaga alam kita yang saat ini sering terjadi bencana, jadi dimomen ulang tahun partai sekaligus Ultah Megawati memberikan contoh kepada yang lain” tutup Fikri (tau/sn).

Share:

Situasi Terkini covid-19 di PALI pertanggal 23 Januari 2021

 






Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts