MPPDT Gagas Sapta Pesona Keindahan, Usung Tempirai Menjadi Desa Wisata


Tempirai, PALI. SININEWS.COM  -- Organisasi Massa Masyarakat Peduli Pembangunan Desa Tempirai (MPPDT) menggelar aksi penanaman 105 bibit pohon  Tabebuya terdiri dari 45 bunga pink dan 60 kuning  bunga  di Desa Tempirai Raya pada lokasi pinggir jalan raya Dahau Desa Tempirai diarea Cerucup, Lubuk Padu dan Lokasi Wisata Pulau Pasir Putih pada hari Ahad (28/2/2021)


Kegiatan tersebut dihadiri oleh H.Asri AG-Ketua DPRD Kab.PALI, Efendi-Kadis Pariwisata PALI,Camat yang diwakili, Semua perangkat PemDes Tempirai Raya, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pemangku Adat, Tokoh Pemuda dan Civitas Akademika.


Ketua DPRD Kabupaten PALI Asri AG menyatakan sangat mendukung kegiatan penghijauan yang dilakukan oleh MPPDT. Sebab hal tersebut adalah upaya untuk melastarikan alam terkhusus Desa Tempirai yang akrab sekali dengan alam. 



"Pada perinsipnya kami mendukung kegiatan MPPDT ini, apalagi ini berkaitan dengan penghijauan . Nah, kami dari DPRD kabupaten PALI berasal dari fraksi PDIP, Minggu kemarin kami secara nasional sudah melakukan penanaman pohon di Celiwung tersebar seluruh wilayah Jakarta," ujarnya.


"Dan saya akan hadir apalagi ini berkaitan dengan melastarikan alam. Apalagi kita didesa  sangat menyatu dengan alam. Jadi kita harus melastarikan ini," tambahnya.


Sementara itu, Ketua Umum MPPDT, Subiyanto mengatakan, Kegiatan ini dilakukan MPPDT dengan menggalang Donasi dari orang-orang Tempirai dimanapun berada dan orang yang peduli dan berkomitmen untuk wujudkan mimpi besar Wang Tempirai untuk mewujudkan Desa Tempirai Raya yg MAJU dengan cara dijadikan Desa Wisata, 


"Hal ini secara paralel menunggu  proposal MPPDT yg sudah diajukan ke Bupati PALI," katanya.


Disamping itu kegiatan ini mendapat dukungan yg antusias dari masyarakat karena MPPDT mengusung tema sedekah oksigen yg sehat untuk masyarakat dan ciptakan SAPTA PESONA Keindahan pemandangan di Desa Tempirai yg insyaa ALLAH seperti bunga Sakura di Jepang.


Meski demikian, Jumlah donatur yg berpartisipasi sebanyak 78 orang selain pengurus MPPDT (Dewan Dewan Penasehat, Penyantun, Dewan Pakar, Pengurus, Pengawas dan BP MPPDT) juga partisipasi DPRD PALI Bpk H.Asri AG, Bpk Aswawi Mansyur dan beberapa pejabat Pemkab PALI.

Dari Donasi tsb MPPDT selain tanam 105 pohon Tabebuya juga memberikan contoh 10 pot warna merah-putih ditanam pohon palem putri untuk donasi dlm rangka HUT RI ke 76.



"Penanaman ini sebagai aktualisasi dari Think Big Start Small untuk jadikan Tempirai Raya desa wisata.

Tidak hanya itu, MPPDT akan terus berusaha semaksimal mungkin sesuai peran dan fungsi ormas MPPDT untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Terlebih memberikan edukasi publik dan advokasi kebijakan publik," tegasnya.



Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih banyak kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan juga menyerahkan kepada masyarakat Desa Tempirai Raya agar pohon Tabebuya dan pohon palem yg ada di rawat agar tumbuh dan berkembang baik memberikan oksigen yg sehat serta menghasilkan keindahan.... insyaa ALLAH diberikan kemudahan dan Keberkahan.


Warga Desa Tempirai Heru dan Abri sangat bersyukur adanya penanaman pohon tabebuya di Desa Tempirai ini. Tentunya tidak hanya menjadi penghijauan tetapi inj menjadi menjadikan Desa Tempirai menjadi Desa Wisata.


"Kami sangat apresiasi dan mendukung penanaman pohon tabebuya ini. Ini merupakan langkah inovasi menjadikan desa wisata. Tentunya kami sebagai generasi muda akan menjadi yang terdepan untuk melakukan perawatan dan menjaganya," tandasnya. (yogi)

Share:

Prabumulih Bakal Dibangun Gedung UPTP, Kemenaker RI Cek Lokasi di SMKN 2.

KUNKER : Dirjen Lattas Kemenaker Budi Hartawan bersama rombongan Wakil Walikota Prabumulih Andriansyah Fikri melakukan cek lokasi pembangunan UPTP (sabtu,27/2)

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Kota Prabumulih kembali menjadi salah satu kota di Sumatera Selatan yang akan mendapatkan bantuan Pembangunan Gedung UPTP (Unit Pelaksana Teknis Pusat) yang nantinya diharapkan Balai Latihan Kerja (BLK) mampu mencipatakan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Rombongan Direktorat Jenderal (Dirjen) Pembinaan Pelatihan dan Produktifitas ( Lattas) Kementerian Tenang Kerja Republik Indonesia Budi Hartawan melakukan kunjungan ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMKN 2) Kota Prabumulih untuk mengecek lokasi pembangunan, sabtu (27/2). 

Kunjungan kerja ini dilakukan dalam rangka memverifikasi usulan Pemerintah Kota Prabumulih terkait pembangunan UPTP - BLK ( Balai Latihan Kerja) Pusat di Kota Nanas. Diketahu lokasi pembangunan gedung UPTP -Balai Latihan Kerja terletak di Belakang SMKN 2 Prabumulih,Kelurahan Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Selatan,Kota Prabumulih,Sumatera Selatan.

Kedatangan Dirjen Bina Lattas Kemenaker RI dan rombongan sekira pukul 11.00 Wib di sambut Wakil Walikota Prabumulih,H Andriansyah Fikri dan didampingi Sekda Prabumulih,Elman ST, Asisten II Yusuf Arni, Asisten III HM Rasyid, Kadis Tenang Kerja Prabumulih Bambang Sukaton, Kepala Bappeda Abu Sohib,Kepala PUPR H Beni ,Kadin Kominfo Mulyadi Musa ,Camat Prabumulih Selatan Sukarno ,Lurah Tanjung Raman dan para undangan lainnya.

Dirjen Lattas Pembinaan Pelatihan Dan Produktifitas Kementerian Tenaga Kerja RI, Budi Hartawan menyebutkan Presiden memerintahkan untuk membangun Balai Latihan Kerja di 5 Provinsi ,salah satunya di Sumsel yang rencana letaknya di Kota Prabumulih. 

"Hari ini kita meninjau kesiapan lahan apakah Prabumulih bisa di bangun untuk BLK .Kami lihat lahan lokasinya sangat baik dan diputuskan Prabumulih akan segera di bangun BLK," ungkap Budi kepada Awak Media,Sabtu (27/2).

Budi Hartawan menilai Kota Prabumulih layak dipilih karena memiliki letak yang strategis dan aksesnya mudah. " Prabumulih suasana nya tenang sehingga bagus untuk belajar dan akses dari Palembang mudah dicapai," tuturnya.

Ditambahkannya, awalnya lahan yang disiapkan seluas 6 Ha, namun seiring melihat perkembangan banyaknya permintaan untuk pelatihan di bidang pertanian. Untuk itu kata dia , pihaknya dan Walikota Prabumulih berencana mengembangkan potensi pelatihan di bidang pertanian. 

"Tentu saja membutuhkan lahan yang sangat besar, Sekitar 10 Ha lagi, agar kita dapat melakukan uji coba untuk mengetahui bidang pertanian apa yang di butuhkan di Prabumulih ," ujarnya.

Menurutnya,pembangunan akan dilakukan secara bertahap yang dimulai dari pembangunan sesuai kejuruan yang kita pilih berdasarkan Sumber Daya Manusia yang ada dan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri yang ada di Prabumulih dan sekitarnya yang ada di Sumsel. 

"Kita bangun dulu 6 Ha. Baru kemudian kita kembangkan sehingga sarana dan prasarana cukup lengkap untuk melatih sesuatu standar kompetensi nasional yang sudah ada. Ini juga untuk peningkatan kompetensi tenaga kerja Prabumulih setelah keluar dari BLK mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha dan industri di Prabumulih," katanya. 

Sementara itu,energi positif inipun langsung disambut Wakil Walikota Prabumulih Andriansyah Fikri dan dirinya mengaku siap untuk memenuhi kebutuhan lahan yang di perlukan untuk mewujudkan pembangunan BLK pusat di Kota Seinggok-Sepemunyian.

 "Lahan yang ada seluas 6,8 Ha,dan kita akan menyiapkan lahan yang di butuhkan seluas 10 Ha lagi karena ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Prabumulih dan masyarakat Sumsel umumnya," bebernya. 

Fikri juga berharap agar pembangunan gedung yang mampu menciptakan tenang kerja siap pakai ini secepatnya direalisasikan. " Semoga pembangunan segera dilakukan di tahun ini," Harap Fikri.

Share:

Situasi Terkini Covid-19 Pertanggal 27 Februari 2021






 

Share:

12 Tahun Buronan, Pelaku Perampokan dan Pembunuhan Tewas Diterjang Timah Panas Petugas


SINI NEWS - Setelah dua belas tahun menjadi buronan dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres OKU Timur, akhirnya Kiswanto (46) warga Dusun Budian RT 05 RW 03 Desa Kelepu Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah tewas diterjang timah panas yang dilepaskan petugas karena mencoba melawan dan membahayakan petugas, Jum'at (26/02).


Menurut Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon Didampingi Kasat Reskrim AKP I Putu Suryawan melalui Kanit Pidum IPDA Alvin Siahaan, Kiswanto merupakan satu dari 10 pelaku perampokan yang terjadi pada hariari Selasa Tanggal 15 Januari 2008 pukul 19.00 WIB sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LP - B / 07 / I / 2008 / MDS II, Tanggal 15 Januari 2008


"Saat itu Kiswanto bersama sembulan orang pelaku lainnya melakukan perampokan di rumah salah satu anggota Polisi di Desa Margotani Kp III Kecamatan Madang Suku II Kabupaten OKU Timur. Dalam aksinya, pelaku menembak korbannya, merampas satu unit senjata api organik milik korban dan mengambil harta benda korban berupa uang tunai sebanyak 126 juta rupiah," ungkap IPDA Alvin.


Masih menurut Kanit termuda dijajaran Polres OKU Timur ini, sejumlah Laporan Kepolisian dengan kejadian dan tempat yang berbeda juga menyeret nama Kiswanto sebagai salah satu pelakunya.


"Tindak kejahatan pelaku juga tercatat dalam beberapa laporan kepolisian diantaranya, Laporan Polisi Nomor : LP - B / 07 / I / 2008 / MDS II, Tanggal 15 Januari 2008. Laporan Polisi Nomor : LP - B / 11 / III / 2013 / SEK SS III, Tanggal 03 Maret 2013. Laporan Polisi Nomor : LP - B / 12 / III / 2013 / SEK SS III, Tanggal 03 Maret 2013 dan Surat Daftar Pencarian Orang Nomor : DPO / 18 / II / 2008 / Reskrim, Tanggal 18 Februari 2008," terangnya.


Kronologis Penangkapan


Pada Hari Kamis Tanggal 25 Februari 2021 sekira pukul 09.00 WIB tepatnya dijalan didepan ATM Swalayan SEVO di Desa Kelepu Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah, Kiswanto berhasil ditangkap oleh Tim Opsnal Satuan Rererse Krimininal Polres OKU Timur. Namun pada saat di lakukan penangkapan tersangka melakukan perlawanan akan tetapi masih dapat di amankan, Selanjutnya setelah dilakukan penangkapan Tim Opsnal Satuan Rererse Krimininal Polres OKU Timur melakukan Intrograsi terhadap Tersangka dan Tersangka mengakui bahwa benar tersangka terlibat dalam perkara tersebut dan tersangka mengakui bahwa teman teman tersangka pada saat melakukan perkara tindak pidana adalah sebanyak 10 (sepuluh) orang.


Selanjutnya Tim Opsnal melakukan pengembangan tentang perkara  pencurian dengan kekerasan yang Mengakibatkan Korban Meninggal Dunia sesuai dengan Nomor Laporan Polisi Nomor : LP - B / 11 / III / 2013 / SEK SS III, Tanggal 03 Maret 2013 dan Laporan Polisi Nomor : LP - B / 12 / III / 2013 / SEK SS III, Tanggal 03 Maret 2013. Dalam pemeriksaan, tersangka mengakui bahwa benar tersangka melakukan Tindak Pidana Tersebut dan Selanjutnya Tim menanyakan siapa saja teman tersangka dalam melakukan Pencurian tersebut.


"Tersangka menyebutkan lima nama yang terlibat dalam perkara tersebut. Diantaranya, Warso (sudah Meninggal Dunia di Perkara lain), Indra (Sedang Menjalani Perkara Lain di Polresta Jambi), Arif, Ragil dan Syarif Hidayat," ucap IPDA Alvin. 


Berdasarkan keterangan pelaku tersebut, Tim Opsnal kemudian melakukan pengembangan dan mendapatkan keberadaan pelaku Syarif Hidayat. 


 "Pada hari Jum'at tanggal 26 Februari 2021 sekira pukul 09.00 WIB, petugas melakukan upaya penangkapan di rumah pelaku Syarif Hidayat. Pelaku berusaha melarikan diri, namun petugas yang tidak ingin kehilangan buruannya memberikan tindakan tegas terukur ke arah kaki pelaku untuk menghentikan pelarian pelaku," jelasnya.


IPDA Alvin melanjutkan, pada saat petugas berusaha mengejar pelaku Syarif Hidayat. Kiswanto berusaha mengambil kesempatan untuk melarikan diri. Kiswanto berusaha melawan dengan merebut senjata api milik petugas.


" Melihat hal tersebut, petugas kami merasa terancam dan petugas berhasil melumpuhkan tersangka Kiswanto menggunakan tindakan tegas dan terukur dengan melepaskan tembakan kearah pelaku. Petugas berusaha memberikan pertolongan medis terhadap pelaku. Namun karena jarak tempuh menuju rumah sakit terdekat cukup jauh tersangka Kiswanto mengalami pendarahaan dan nyawanya tidak dapat diselamatkan," pungkasnya.

Share:

Situasi Terkini Covid-19 Pertanggal 26 Februari 2021






 

Share:

Kepala Pengadilan Negeri Kelas 2 Prabumulih Lantik Kasubag Kepegawaian dan Ortala Prabumulih

PRABUMULIH, SININEWS.COM - .Putera asli prabumulih kelahiran Tanjung Raman , kembali di sumpah menjabat sebagai Kasubag Kepegawaian Organisasi dan Tata Laksana diruang sidang pengadilan negeri Oleh ketua pengadilan negeri kelas 2 prabumulih, jumat (26/2/21)

Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Piter Juliansyah, SH. Sebagai Kasubag Kepegawaian, Organisasi dan Kepegawaian dan Tata laksana Pengadilan Negeri Prabumulih kelas 2 prabumulih (26/2 2021 )

Ketua pengadilan negeri prabumulih ibu Yanti Suryani, SH.,MH Menyampaikan selamat datang dan begabung di pengadilan negeri kelas 2 prabumulih, mudah - mudahan jadi ibadah dan karier yang baik untuk kedepan nya.

" Piter Juliansyah " , mengucapkan terima kasih banyak untuk semua nya terutama untuk ibu Kepala pengadilan negeri kelas 2 prabumulih , panitia acara pelantikan dan pegawai semuanya , tamu undangan Wakil Pengadilan Negeri Lahat, ketua PWI Kota Prabumulih , Ketua LBH Sebenean Abi Sambran Dan para keluarga yang telah hadir dalam acara pelantikan hari ini, "ujar ya. (sn)

Share:

Tangkap Pembobol Toko di Pasar Pendopo, Tim Elang Dapat Kejutan


PALI. SININEWS.COM -- Dengan tertangkapnya dua kawanan pembobol toko sepatu di pasar Inpres Pendopo Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) puluhan pedagang di pasar tersebut merasa lega lantaran dua pelaku yang ditangkap Tim Elang unit Reskrim Polsek Talang Ubi dua hari lalu diduga kerap membobol toko lainnya yang telah meresahkan para pedagang.


Rasa terimakasih para pedagang di parar inpres Pendopo dibuktikan dengan karangan bunga yang terpasang persis dihadapan Mapolsek Talang Ubi. 


Tentu saja, aksi pedagang pasar Pendopo dengan mengirimkan karangan bunga menjadi kejutan seluruh anggota Polsek Talang Ubi, lantaran baru kali ini Polsek Talang Ubi terutama Tim Elang mendapat penghargaan seperti itu. 


"Penghargaan ini menjadi penyemangat kami untuk terus mengungkap kasus-kasus lainnya. Dan kami juga sampaikan terimakasih kepada seluruh pedagang pasar Inpres Pendopo yang telah menghargai jerih payah tim kami," ucap Kapolsek Talang Ubi Kompol Yuliansyah didampingi Kanit Reskrim Talang Ubi Ipda Bambang, Kamis (25/2/21).


Sebelumnya diberitakan bahwa Polsek Talang Ubi melalui Tim Elang unit Reskrim berhasil menggulung dua pelaku pembobol sebuah toko sepatu. Dua tersangka tersebut adalah Ardian dan Ucok. 


Bahkan penangkapan dari salah satu tersangka itu cukup dramatis. Dimana Tim Elang menerobos banjir setinggi lutut orang dewasa saat menangkap pelaku di rumahnya. (sn/perry)

Share:

Orientasi diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme wartawan

PRABUMULIH - Asisten 1 Pemerintah Kota Prabumulih, Drs Aris Priadi M.Si berharap wartawan yang ada di Kota Prabumulih dapat terus meningkatkan profesionalismenya. Hal ini diungkapkannya dalam sambutan di acara Orientasi yang di selengarakan PWI Kota Prabumulih di Gedung Kesenian Rumah Dinas Kota Prabumulih, Kamis (25/2).


"PWI Kota Prabumulih selalu memiliki kontribusi dan kita berharap agar wartawan lebih meningkatkan Personalisme" Ujarnya.


Menurut Aris, ada tiga hal yang dapat meningkatkan profesionalisme wartawan. "satu pendidikan, kedua pelatihan dan ketiga pengalaman," terang Aris. 


Pada kesempatan yang sama, ketua PWI Sumatera Selatan, H. Firdaus Komar, S.Pd, M.Si menjelaskan PWI merupakan salah satu organisasi yang telah teruji. Bahkan saat ini anggota PWI di Sumatera Selatan sudah mencapai kurang Lebih 1000 orang.


Untuk masuk menjadi anggota PWI, lanjutnya, tidaklah mudah. Ada persyaratan yang harus dipenuhi oleh wartawan yang bersangkutan salah satunya adalah profesionalisme. 


"Wartawan itu sama seperti emas, kadarnya tidak sama. Ada 24 karat, artinya memang profesional. Tetapi ada juga emas sepuhan, sama kuning tapi bukan emas, yang cak icak wartawan bae," tuturnya.

 

Sementara, Ketua PWI Kota Prabumulih Mulwadi atau yang akrab di sebut Kemong menyampaikan sedikitnya 28 peserta mengikuti Orientasi. Ia berharap dengan adanya orientasi tersebut dapat meningkatkan kualitas wartawan.


"Kami menggelar acara ini untuk meningkatkan kualitas seluruh wartawan. Ada 14 orang ikut orientasi biasa dan 14 orientasi muda," ungkapnya seraya berharap agar para peserta benar-benar diuji.(AA)

Share:

Situasi Terkini Covid-19 Pertanggal 25 Februari 2021






 

Share:

Buron Selama Tiga Tahun, Garong Ini Tak Berkutik Saat Diciduk Tim Elang


PALI. SININEWS.COM -- Sempat buron selama tiga tahun, sepak terjang Rudi warga Simpang Raja Kecacatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) akhirnya bertekuk lutut dihadapan tim Elang unit Reskrim Polsek Talang Ubi. Tersangka kasus perampokan rumah salah satu warga Desa Benakat Minyak ditangkap belum lama ini saat tersangka keluar dari persembunyiannya berada di Desa Sungai Baung kecamatan Talang Ubi. 


Diungkapkan Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi SIk melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Yuliasnyah disampaikan Wakapolsek AKP Rasyid Ali didampingi Kanit Reskrim Talang Ubi Ipda Bambang bahwa aksi kejahatan yang dilakukan tersangka bersama kawanannya pada tanggal 12 Juni 2018 lalu dengan TKP di Desa Desa Benakat Minyak. 

"Pelaku perampokan berjumlah empat orang. Pelaku Rudi ini berperan menyediakan sepeda motor untuk menuju rumah korban. Sesampainya di rumah korban, ke empat pelaku mencongkel pintu rumah belakang lalu masuk dan membangunkan korban kemudian mengancam korban dengan pisau dan golok agar menyerahkan barang-barang berharganya," terang Wakapolsek.

Namun saat ditodongkan pisau dan golok oleh empat pelaku, dikatakan Wakapolsek korban berteriak. "Empat pelaku panik saat korban berteriak, lalu kabur tanpa mendapatkan barang yang diinginkan," tukasnya. 

Ditambahkan Wakapolsek, atas kejadian itu korban pun melapor ke Mapolsek Talang Ubi. "Kemudian kita selidiki. Dan saat pelaku berada di Sungai Baung, kita lakukan penangkapan. Sementara tiga pelaku lainnya masih kita kejar. Atas aksi pelaku, dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman kurungan penjara diatas 5 tahun," tandasnya. 

Sementara dari pengakuan tersangka Rudi, bahwa selama pelariannya, dirinya bekerja di perkebunan kelapa sawit di wilayah Bengkulu.

"Aku lari ke Bengkulu selama hampir 3 tahun pak, dan baru saja pulang ditangkap polisi," katanya. (sn/perry)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts