Patroli Karhutlah, Kapolres PALI Minta seluruh Kapolsek Gencar Sosialisasikan Maklumat Kapolda


PALI. SININEWS.COM -- Mendekati puncak musim kemarau menjadi daerah rawan kebakaran hutan dan lahan Kabupaten PALI sering terpantau melalui satelit adanya titik Hospot.


Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triyadi, S.I.K, didampingi Dandim 0404/ME Letkol Inf Erwin Iswari, S.Sos, M.TR, Kepala BPBD Junaidi, S.E, Kepala Damkar Ibrahim, Kasat Pol PP ZulKifli, Danramil 404-03 Talang Ubi,Dan Yon D Brimobda Sumsel Personil Polres PALI, TNI, Yon D Brimobda Sumsel, BPBD Kabupaten PALI, Damkar Kabupaten PALI, Satpol PP Kabupaten PALI meninjau langsung salah satu lokasi yang terpantau di titik hotspot sekaligus memberikan penyuluhan pada masyarakat.


Selain memberikan pengarahan kepada masyarakat di beberapa Desa dan Kelurahan, Kapolres  juga menekankan kepada Kapolsek serta perangkat Kecamatan, serta Desa-desa, untuk terus menerus memantau kegiatan masyarakat terkait dengan kondisi kemarau didaerah ini masih banyak masyarakat yang membuka lahan kebun dengan cara membakar.


“Saya minta  Kapolsek tidak bosan-bosannya memberikan sosialisasi dan menyampaikan himbauan kepada masyarakat terkait dengan larangan membuka lahan dengan cara membakar, sampaikan isi Maklumat Kapolda Sumatera Selatan terkait masalah larangan membakar lahan dan kebun,” Ujar Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triyadi, S.I.K


Selanjutnya Rombongan Patroli dari Mapolres PALI melakukan Patroli  jarak jauh ke seluruh Kecamatan hingga di Kecamatan Tanah Abang, patroli ini dilakukan demi menekan pembakaran hutan dan lahan yang ada di Kabupaten PALI.(sn/perry)

Share:

PT. Pertamina Hulu Rokan Prabumulih Field Berikan Bantuan Penanganan Pandemi Covid-19 Kepada Pemkot Prabumulih

PRBUMULIH,BERITA-ONE.COM-PT. Pertamina Hulu Rokan Prabumulih Field kembali memberikan bantuan kepada Pemerintah Kota Prabumulih untuk Penanganan Pandemi Covid-19. berupa 

- 12 box Disinfektan

- 30 box (1500) Masker kesehatan

- 100 APD LENGKAP

- 1 Tabung Oksigen kapasitas 2000 cc

Bantuan diserahkan secara langsung Oleh HEAD OF COMMREL & CID Tuti Dwi Fatmayanti didampingi Manajer HSE serta unit terkait dan diterima oleh Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya di Ruang Kerjanya.

Walikota menyambut baik atas perhatian PT. Pertamina Hulu Rokan Prabumulih Field khususnya bantuan dalam penanganan Covid-19 ini. "Pertamina ini salah satu perusahaan besar yang  ada di Prabumulih dan memang sudah banyak memberikan bantuan kepada Pemerintah, khususnya Pemerintah Kota Prabumulih, Terima Kasih Daun Keladi Jangan Sungkan-Sungkan Bantu Lagi" ujar Walikota di sela-sela pembicaraan ketika menerima bantuan.

Menanggapi hal tersebut pihak Pertamina melalui HEAD OF COMMREL & CID Tuti Dwi Fatmayanti menyatakan bahwa setiap tahunnya Pertamina sudah menganggarkan dana-dana bantuan berupa CSR maupun anggaran induk untuk membantu dan mendukung kemajuan Kota Prabumulih.

Turut hadir mendampingi Walikota Prabumulih yaitu Kepala Dinas Kesehatan dr. Happy Tedjo, Direktur RSUD dr. Hesty Widyaningsih, Kepala Dinas Sosial Drs. A. Heryanto, MM, Kepala Bagian Kerjasama M. Golan Iskandar, S.ag. M.si. Kepala BPBD Sriyono, SH, dan Kasubag Protokol Herly Apriyani, SE.(sn/tau)

Share:

Wabup PALI Pimpin Apel Gelar Pasukan dalam Antisipasi Bencana Karhutlah,


PALI. SININEWS.COM -- Wakil Bupati Kabupaten PALI Drs. H. Soemarjono memimpin apel gelar pasukan kesiapsiagaan pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten PALI di Halaman Mako Polres PALI, Selasa (3/7/21).


Hadir dalam apel tersebut, Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triyadi, S.I.K, Dandim 0404/ME Letkol Inf Erwin Iswari, S.Sos, M.TR, Kepala BPBD Junaidi, S.E, Kepala Damkar Ibrahim, Kasat Pol PP ZulKifli, Danramil 404-03 Talang Ubi,Dan Yon D Brimobda Sumsel Personil Polres PALI, TNI, Yon D Brimobda Sumsel, BPBD Kabupaten PALI, Damkar Kabupaten PALI, Satpol PP Kabupaten PALI.


Apel gelar pasukan dan perlengkapan dalam rangka antisipasi darurat bencana alam, khususnya Karhutlah ini dilaksanakan bertujuan untuk menunjukan kesiapsiagaan dalam melaksanakan penanggulangan bencana.



“Apel gelar pasukan ini bertujuan untuk membangun sinergi dan mengkonsolidasi satuan pelaksanaan pengangulangan bencana alam khususnya Karhutla yang berada di wilayah Kabupaten PALI”. Ungkap Wakil Bupati PALI.


Persiapan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk memantapkan dan menyiap siagakan personil Polri/TNI dan instansi yang terkait, juga dalam membantu masyarakat dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam, khususnya Karhutla di wilayah Kabupaten PALI. 


Mengingat dampak yang ditimbulkan dari bencana alam sangat buruk khususnya Karhutla, maka penanggulangan becana alam harus dilakukan dengan menggunakan prinsip dan cara yang tepat dengan tujuan agar tidak terlalu berdampak buruk bagi. masayarakat. (sn/perry)

Share:

Jalan pada Lahan Transmigrasi Tempirai-PALI Segera Dibangun, Titik Nol Ditentukan


PALI. SININEWS.COM -- Proses pelaksanaan pembukaan lahan transmigrasi seluas 900 hektar di Desa Tempirai Selatan Kecamatan Penukal Utara kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memasuki tahap pembangunan sarana dan prasarana oleh pemerintah pusat. Tahap awal pembukaan lahan transmigrasi tahun 2021 ini adalah pembangunan jalan desa atau jalan lingkungan sepanjang 1,3 kilometer dengan lebar 6 meter. 

Persiapan pembangunan jalan desa pada lahan transmigrasi ditandai dengan penentuan titik nol yang disaksikan dari Dinas Transmigrasi provinsi Sumatera Selatan, Dinas Tenaga kerja dan transmigrasi kabupaten PAL, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Inspektorat juga dari pihak pelaksana pembangunan proyek tersebut serta Camat Penukal Utara dan kepala desa setempat.

Dikatakan Usmandani, kepala Disnakertrans PALI bahwa proyek pembangunan jalan direncanakan akan dimulai bulan Agustus 2021 ini. 

"Sebelum pelaksanaan proyek, ditentukan terlebih dahulu titik nolnya. Panjang jalan yang akan dibangun 1,3 kilometer yang mudah-mudahan selesai sesuai rencana, yakni dalam kontrak selama 90 hari kerja atau tiga bulan," ujar Usmandani saat mendampingi tim penentuan titik nol, Selasa (3/8/21).

Diakui Usmandani bahwa pada perencanaan sebelumnya, selain jalan ada proyek pembangunan balai dan sarana umum lainnya, namun akibat pandemi covid-19 dipangkas dan hanya mendapat pembangunan jalan desa. 

"Rencananya tahun 2021 ini dapat balai dan sarana umum lainnya. Tapi habis dipangkas akibat covid-19. Namun Insyaallah tahun 2022 mendatang pembukaan lahan transmigrasi dilanjutkan," tukasnya. 

Dengan berjalannya pembukaan lahan transmigrasi, Usmandani meminta seluruh elemen masyarakat mendukung proyek tersebut. 


"Dengan terbentuknya lahan transmigrasi nantinya akan banyak transmigran lokal dan dari luar PALI masuk ke sini. Disitulah akan ada perbauran dan sebelum transmigran terjun akan ada pelatihan, yang tentunya pengembangan ekonomi kerakyatan di sekitar desa Tempirai Raya akan tercipta. Untuk itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung agar program ini yang telah diupayakan sejak lama bisa berjalan lancar," ajaknya. 

Sementara Wardi perwakilan pelaksana menyebut bahwa apabila cuaca mendukung target pembangunan jalan diperkirakan hanya 60 hari. 

"Insyaallah setelah titik nol ditentukan kami akan langsung menerjunkan alat dan bekerja. Mudah-mudahan pada bulan september sudah selesai jadi ketika musim hujan tiba, pekerjaan pembangunan jalan sudah rampung karena pekerjaan hanya jalan dan satu jembatan," katanya. 

Terpisah, Sapikal Usman, kepala desa Tempirai Selatan menyatakan bahwa warganya siap mensukseskan terwujudnya wilayah transmigrasi di desanya.

"Ini merupakan keinginan masyarakat, jadi dengan terealisasinya program ini kami sangat bersyukur dan kami siap mendukung agar proses pembukaan lahan berjalan sesusai rencana," tekadnya. (sn/perry)


Share:

Pimpin Apel Gelar Pasukan, Kapolres PALI: Tujuan Ops Yustisi Agar Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes


PALI. SININEWS.COM -- Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triyadi, S.I.K memimpin apel gelar pasukan Operasi Yustisi di Halaman Mako Polres PALI Jalan Handayani Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Senin (02/8/2021)

Apel gelar pasukan gabungan untuk pelaksanaan operasi yustisi penerapan protokol kesehatan di wilayah Kabupaten PALI ini, turut dihadiri PJU Polres PALI, Anggota TNI, BPBD dan Satpol PP.

Dalam sambutannya Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triyadi, S.I.K. menyampaikan bahwa kegiatan Operasi Yustisi tersebut bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat khususnya Kabupaten PALI agar masyarakat tetap disiplin untuk mengikuti protokol kesehatan sehingga dapat menekan angka penyebaran covid – 19 di wilayah Kab. PALI

Dalam pelaksanaan Operasi Yustisi kali ini akan membagikan masker kepada masyarakat yang tidak memakai masker dan menghibau masyarakat agar tetap menggunakan masker guna mengurangi penyebaran Covid-19.

“Marilah kita sama sama dukung upaya pemerintah dalam menanggulangi pandemic covid 19, dengan cara mematuhi protokol Kesehatan,” tutup Kapolres. (sn/perry)
Share:

401 Hektar Lahan Sawit di Simpang Raja Masih Dikuasai Muara Enim, Puluhan Warga Desak Pemkab dan DPRD Ambil Alih


PALI. SININEWS.COM -- Puluhan warga yang tergabung pada aliansi Mahasiswa dan masyarakat Peduli Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) gruduk kantor Bupati PALI mendesak Pemkab PALI dan DPRD untuk mengambil alih aset kabupaten PALI yang masih belum diserahkan Pemerintah kabupaten Muara Enim sejak kabupaten PALI menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB). Yaitu lahan perkebunan kelapa sawit seluas 401 hektar yang saat ini masih dikelola PT Pemdas Agro Citra Buana yang hasilnya masih diambil kabupaten Muara Enim. 


Yogi S Memet, koordinator aksi demo itu menyampaikannya orasinya didepan kantor bupati agar Pemkab dan DPRD PALI mendesak Pemkab Muara Enim agar segera menyerahkan lahan perkebunan kelapa sawit aset PALI yang lokasinya di Simpang Raja kelurahan Handayani Mulya kecamatan Talang Ubi. 

"Kami mendapat informasi bahwa Perusahaan daerah Sarana kabupaten Muara Enim tengah memproses HGU pada lahan tersebut. Ini harus dihentikan karena itu aset PALI aset rakyat PALI yang seharusnya sudah lama diserahkan Pemkab Muara Enim ke PALI sejak DOB PALI disahkan," ungkap Yogi. 

Apabila tidak ada tindak lanjut, Yogi menegaskan bahwa aliansi Mahasiswa dan masyarakat peduli PALI akan menghentikan aktivitas pada lahan itu. 

"Kami ingin harus ada tindak lanjutnya dan kalau tidak ada kesepakatan kami akan memblokir kegiatan di lahan perkebunan kelapa sawit itu sampai aset itu diserahkan ke PALI," tandasnya. 

Sementara itu Ali Tarmizi, GM PT Pemdas dan PT Surya Agro Langgeng menyebut bahwa pihaknya menyebut bahwa lahan itu hibah dari Pemkab Muara Enim ke perusahaan daerah Muara Enim, dan kalaupun pindah kepemilikan pihaknya tidak jadi permasalahan.

"Kami hanya pengelola  hasilnya dibagi setiap tahun. Jadi siapapun kepemilikannya kami tidak jadi masalah. Terkait proses HGU memang tengah diurus oleh Perusda Muara Enim. Tapi saat ini bukan HGU tapi hak pakai yang tidak ada batas waktunya," katanya. 

Pada aksi demo itu, Bupati PALI H Heri Amalindo, ketua DPRD PALI H Asri AG, wakil ketua I Irwan ST dan wakil ketua II Budi Hairu menemui puluhan pendemo dan langsung mengajak pihak PT Pemdas untuk duduk bersama mencari solusinya.

"Kami sangat mendukung aksi ini, karena Pemkab selama ini telah berupaya namun belum ada titik terangnya. Ini aset kita, ini kekayaan kita ini potensi menjadi sumber pendapatan PALI. Terimakasih kepada masyarakat dan mahasiswa telah mengingatkan kami untuk semangat meminta aset ini," ujar Bupati. 

Bupati juga menekankan kepada PT Pemdas untuk tidak membayar hasil panen dari kebun kelapa sawit itu sebelum ada kepastian.

"Kalau hal ini tidak ada kepastian juga, kami siap berkemah di lokasi bersama adik-adik mahasiswa serta masyarakat untuk menghentikan aktivitas di kebun kelapa sawit itu. Bahkan kalau memang pihak perusahaan atau perusahaan daerah Muara Enim masih mempertahankan kelapa sawit, maka akan kami cabut batang kelapa sawit yang ditanam di lahan milik kabupaten PALI," tandas Bupati. 

Pada saat menemui pengunjuk rasa, Bupati tetap mengingatkan agar tidak lupa menerapkan protokol kesehatan. 

"Silahkan menyampaikan aspirasinya, tapi jangan lupa menerapkan protokol kesehatan karena pandemi covid-19 belum berakhir," pintanya.

Pada pertemuan antara pengunjuk rasa, pihak PT Pemdas dan Bupati juga DPRD  belum ada hasil yang memuaskan. Bupati meminta ada pertemuan lanjutan diadakan pada hari Kamis dengan mengundang Bupati Muara Enim atau Sekda juga manajemen pihak Pemdas di gedung DPRD PALI. (sn/perry)
Share:

Musorkot KONI Prabumulih Digugat, Ini Penjelasan Ketua KONI Sumsel, Siap Batalkan Jika...

PALEMBANG - Komite Olahraga Nasional (KONI) Sumatera Selatan (Sumsel) secara resmi telah menerima surat gugatan pembatalan putusan Musayawarah Kota (Musorkot) KONI Prabumulih 2021, pada Sabtu (31/07/2021) siang, di Palembang.

Surat gugatan yang diserahkan oleh Jun Manurung CS diterima langsung oleh Ketua Umum KONI Sumsel, Hendri Zainudin. Tampak dalam penyerahan berkas turut didampingi H. Eddy Riyanto Anggota DPRD Sumsel periode 2014-2019.

"Iya hari ini surat gugatan pembatalan putusan Musorkot KONI Prabumulih kita serahkan ke KONI Sumsel dan telah diterima secara langsung oleh Ketua Umum Bapak Hendri Zainudin," ujar Arafik Zamhari, S.Pd.I, kepada wartawan, usai penyerahan berkas gugatan.

Dikatakannya, dalam berkas gugatan pembatalan putusan Musorkot, pihaknya juga menyertakan bukti-bukti pelanggaran yang dilakukan oleh panitia penjaringan calon hingga bukti pelanggaran yang dilakukan oleh ketua Pimpinan Sidang dan anggota.

Tak hanya itu, tambah Mantan Ketua KNPI Prabumulih ini, pihaknya juga melampirkan berkas kronologi peristiwa pemicu kericuhan yang dilakukan oleh pimpinan sidang yang dinilai semena-mena dengan mengetok palu tanpa menerima interupsi peserta Musorkot.

"Dengan penyerahan gugatan hari ini kami berharap KONI Sumsel dapat bertindak adil untuk membatalkan hasil putusan Musorkot KONI Prabumulih 2021 demi masa depan keolahragaan nasional tanpa intervensi dan bebas kepentingan Politik. Karena sepengetahuan kita, pelaksanaan Musorkot pada Rabu, 28 Juli 2021 lalu sarat dengan kecurangan dan tekanan politik. Di dalam berkas juga kita lampirkan bukti-bukti pelanggaran yang dilakukan oleh Panitia dan Pimpinan sidang," papar Arafik.

Harapan yang sama juga kembali disampaikan oleh Jun Manurung. Menurutnya, gugatan pembatalan putusan Musorkot yang dilayangkan hari ini dimulai dari KONI Sumsel.

Kemudian, lanjut dia, usai gugatan ke KONI Provinsi, pihaknya juga akan menyerahkan berkas pengaduan pelanggaran UU berkaitan Musorkot KONI Prabumulih ke Kementerian Dalam Negeri, Menpan RB, BAORI, KPK, DPR RI, hingga MK.

Tak sampai disitu, Pemimpin Redaksi Posmetro.co.id ini juga mengaku akan melaporkan Ketua KONI Prabumulih Daud Rotasi, Panitia Penjaringan Ketua KONI, dan Pimpinan sidang serta Anggotanya ke Polda Sumsel terkait tindak pidana dugaan Suap pada ajang pemilihan ketua KONI Prabumulih yang dibalut dalam Musorkot.

"Iya, langkah itu akan kita tempuh mengingat pelaksanaan Musorkot yang amburadul dan terkesan pemaksaan. Demokrasi dikesampingkan yang kental justru pemaksaan. Dugaan suap Itu pasti. Karena yang pertama panitia memihak. Kedua melabrak aturan dan itu adalah bukti Ketua KONI, seluruh panitia penjaringan dan panitia sidang terkontaminasi gratifikasi sehingga perlu diusut demi organisasi yang bermartabat," tegasnya.

Ditempat terpisah, Ketua umum KONI Sumsel, Hendri Zainudin yang dikonfirmasi membenarkan telah menerima berkas gugatan penolakan putusan Musorkot KONI Prabumulih 2021, yang digelar di Grand Nikita Hotel pada Rabu, 28 Juli 2021 lalu.

Berkas gugatan itu, diterangkan Manager Sriwijaya FC ini telah diserahkan langsung oleh Arafik Zamhari dan kawan-kawan. Menurut HZ, (Hendri Zainudin, red) setelah berkas diterima, pihaknya akan segera membentuk tim guna melakukan pemeriksaan berkas serta investigasi dugaan kecurangan dan pelanggaran dalam Musorkot KONI Prabumulih.

HZ juga menegaskan pemeriksaan berkas akan dilakukan secara objektif dan profesional. Jika nantinya tim menyatakan menerima gugatan yang dilayangkan oleh penggugat maka Musorkot dinyatakan batal.

"Dokumen berkas gugatan putusan Musorkot sudah kita terima. Setelah ini tentu KONI akan membentuk tim guna melakukan pemeriksaan, penelusuran, investigasi lalu menyimpulkan untuk nantinya diputuskan. Yang pasti KONI Sumsel akan bekerja secara objektif dan profesional. Hasilnya nanti akan disampaikan ke Publik," pungkasnya.

Share:

Kinerja Semester 1 Subholding Upstream Pertamina Capai Target


Jakarta - Kinerja operasi Subholding Upstream Pertamina masih terus menunjukkan arah yang positif sejak dilakukan restrukturisasi. Hal ini dibuktikan dengan capaian kinerja operasi Semester 1 tahun 2021 yang masih on the track. 


Pencapaian produksi gas Subholding Upstream Pertamina sampai dengan Juni 2021 mencapai 2.665 MMSCFD atau 103% terhadap RKAP Ytd Juni 2021, sedangkan produksi minyak mencapai 390 MBOPD.


Sehingga untuk pencapaian produksi akumulatif minyak dan gas, Subholding Upstream Pertamina berhasil mencapai 850 MBOEPD atau 100% dari target RKAP Ytd Juni 2021. Capaian ini merupakan gabungan produksi dari lapangan domestik sebesar 699 MBOEPD dan dari lapangan internasional sebesar 151 MBOEPD.



"Banyak faktor yang mendukung atas capaian di semester 1 tahun 2021 ini, diantaranya melakukan kinerja operation excellence serta optimasi biaya di seluruh lapisan", ujar Taufik Aditiyawarman, Direktur Pengembangan dan Produksi PT Pertamina Hulu Energi pada saat acara Media Gathering Subholding Upstream Pertamina yang dilakukan secara virtual, Jumat (30/07). 


Sementara untuk pemboran sumur pengembangan, dari target 396 sumur di RKAP 2021, sampai dengan Juni 2021 telah selesai 101 sumur serta  20 sedang proses atau on going. Sedangkan untuk kegiatan Work Over, dari target 466 kegiatan, sampai dengan Juni 2021 telah selesai dilakukan sebanyak 241 kegiatan dan untuk well intervention telah selesai dilakukan sebanyak 5.085 sumur.


Selain itu, untuk menjaga keberlangsungan perusahaan dan tentunya untuk dapat terus berkontribusi dalam mencapai ketahanan energi nasional, Subholding Upstream terus berupaya melakukan kegiatan-kegiatan upaya penambahan cadangan melalui kegiatan seismik dan pemboran sumur eksplorasi. Sepanjang Januari hingga Juni 2021, realisasi luasan Seismik 3D telah mencapai 201 Km2 dan juga Seismik 2D sepanjang 1.186 Km.


Sedangkan untuk pemboran sumur eksplorasi, telah selesai sebanyak 6 sumur serta 3 sumur yang masih dalam pelaksanaan pemboran. Diharapkan pada akhir tahun secara total Subholding Upstream akan menyelesaikan sebanyak 19 sumur eksplorasi. 


Untuk penambahan cadangan, sampai dengan Semester 1 tahun 2021 ini Subholding Upstream telah membukukan penambahan cadangan 1P sebesar 36,3 MMBOE dan penambahan cadangan Contingency Resources 2C mencapai 37,8 MMBOE. 


"Guna memenuhi seluruh target yang telah disepakati dalam RKAP 2021 ini, kami akan terus menjaga dan meningkatkan kinerja serta memastikan seluruh rencana kerja dapat dilaksanakan dan diselesaikan tepat waktu serta pengunaan anggaran yang sesuai dengan yang telah ditetapkan. Selain itu, salah satu upaya lainnya adalah kami akan mengoptimalkan tambahan produksi dari Blok Rokan yang akan dikelola oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) per tanggal 09 Agustus 2021", tambahnya. 



Lebih lanjut, Taufik menjelaskan bahwa PHR merencanakan pengeboran kurang lebih 130 sumur pengembangan pada tahun 2021 yang termasuk sisa sumur dari CPI.  PHR juga mempersiapkan kurang lebih 290 sumur di tahun 2022. Ini adalah WK migas dengan investasi jumlah sumur terbanyak. 


Kegiatan pengeboran tersebut akan didukung dengan penyiapan tambahan 10 rig pemboran  sehingga secara total tersedia 16 rig pemboran serta 29 rig untuk kegiatan Work Over & Well Service yang merupakan mirroring dari kontrak sebelumnya. 


"Kami ucapkan terima kasih atas dukungan dari semua pihak, utamanya Kementerian ESDM dan Kementerian BUMN, PT Pertamina (Persero) selaku holding, serta SKK Migas dan seluruh pemangku kepentingan. Kami berharap dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, agar upaya dan usaha kami untuk menghasilkan energi untuk Bangsa Indonesia khususnya untuk dapat berkontribusi optimal dalam mencapai target nasional produksi minyak 1 juta BOPD dan produksi gas 12 BSCFD diberi kelancaran", tutup Taufik. (sn/ril)

Share:

Wartawan vs Pandemi : Tetap Mengabdi, Meski Terus Mengencangkan Ikat Pinggang



*Wartawan vs Pandemi : Tetap Mengabdi, Meski Terus Mengencangkan Ikat Pinggang*


*Oleh : Joko Sadewo)**


Gempuran pandemi Covid-19 telah berlangsung hampir 2 tahun ini, sejak mulai menginfeksi umat manusia awal 2020 lalu. Belum jelas kapan kiranya akan berakhir. Sedangkan kita, negri ini, terus dibuat kelimpungan dan gusar karenanya. Kian hari, angka warga yang suspect Covid 19 masih tinggi. Kelaparan mengancam, kematian pun masih mengintai.


Semua komponen bangsa dibuat kalang kabut akibat wabah ini. Kesehatan memburuk dan ekonomi pun terpuruk. Serta mengancam kesejahteraan hidup rakyat, di negri yang konon katanya kaya raya, gemah ripah loh jinawi.


Kondisi memprihatinkan itu tak terkecuali menerpa pegiat pers, kalangan wartawan. Para pewarta yang diminta terus berkarya dalam kondisi sesulit apapun, demi memastikan informasi valid tetap dapat diakses oleh publik. Tapi, siapa yang peduli mereka?


Wartawan atau pers, yang merupakan pilar keempat demokrasi, nasibnya tak sebaik 3 pilar demokrasi lain: Eksekutif, legislatif dan yudikatif. Mereka dijamin negara kesejahteraannya. Sedangkan wartawan, harus memikirkan sendiri periuk nasi, di tengah kesibukan memproduksi informasi untuk bangsa.


Di saat negara menyiapkan anggaran yang fantastis untuk penanggulangan dan pencegahan wabah, mengucurkan bantuan sosial bagi warga miskin terdampak, bahkan ketika politisi dan selebritis menyantuni para tukang ojek, wartawan melalui medianya tetap memberitakan. Padahal, kondisi kesejahteraan mereka pun tak jelas pula.


Keadaan memprihatinkan itu tak hanya dialami oleh wartawan yang notabene sebagai ujung tombak informasi di lapangan. Pemilik media pun, kecuali media raksasa berskala nasional, dibuat kelimpungan dilanda wabah. Jangankan mau menjamin kesejahteraan wartawannya, untuk mempertahankan eksistensi medianya pun, bukanlah perkara yang mudah.


Sebab, belanja iklan dari para mitra mulai langka, bahkan mereka cenderung mengalihkan anggarannya untuk kebutuhan lain, yang katanya lebih urgent. Tetapi, tetap menuntut media dan wartawan, agar mensupport mereka dengan pemberitaan yang terus berkesinambungan. Wah, mulia sekali ya, tugas wartawan!


Di tengah kesulitan wartawan pada ancaman stok beras yang menipis, susu anak yang hampir habis, atau resiko tertular Covid 19, lalu nyawa pun melayang, semestinya pemerintah turun tangan. Alih-alih memindahkan anggaran publikasi pada pos pengeluaran lain, justru harus ada semacam tambahan alokasi anggaran khusus. Sebab, wartawan bukanlah robot atau manusia super!


Saat ini, wartawan diberi tugas berat sebagai garda terdepan dalam menjernihkan informasi yang keruh, menangkal hoax, dan utamanya membantu pemerintah menyebarkan motivasi positif, agar semua elemen bangsa segera bangkit dari pandemi.


Lalu, bagaimana mungkin informasi itu bisa objektif disajikan, jika mereka terus asyik mengencangkan ikat pinggang? Kerjasama itu hendaknya bisa bersifat simbiose mutualisme. Saling menguntungkan semua pihak. Jika Pers sebagai pilar keempat mulai limbung lalu tumbang. Ini bisa jadi pertanda, akan robohnya ruang demokrasi di negri ini?



)* penulis adalah wartawan yang bertugas di Kabupaten PALI, Sumsel.

Share:

DPMD PALI Sosialisasikan Pilkades, Kapolres: Jadikan Ini Momentum Memilih Kades yang Cerdas


PALI. SININEWS.COM -- -Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), DPMPD menggelar sosialisasi tentang tahapan Pelaksanaan Kegiatan tersebut, Pemilihan akan dilaksanakan pada 27 Oktober 2021.


Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati PALI, Drs. H. Soemarjono, serta dihadiri Forkopimda kabupaten PALI, Kapolres PALI, AKBP Rizal Agus Triadi, S.I.K, Dandim 0404 Muara Enim PALI, Ketua KPU PALI, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para camat se-kabupaten PALI dan panitia Pilkades Dandim 0404 Muaraenim Prabumulih PALI ( MPP ).


Letkol Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr.(Han), mengatakan TNI dan Polri akan selalu Pemerintah kabupaten PALI, dalam menjaga kenyamanan dan keamanan Pilkades nantinya.


"Akan tetapi pihak Penyelenggara, agar selalu senantiasa, menjaga agar tahap Pilkades tetap kondusif, jangan sampai ada ricuh di masyarakat, " ujarnya, Kamis (29/7/2021).


Sambungnya, di Pilkades memang ada Perbedaan dalam memilih bakal calon Kades, akan tetapi buatlah Perbedaan ini menjadi Persatuan kita, demi menjaga Pesta Demokrasi Indonesia ini.


Ditempat yang sama AKBP Rizal Agus Triadi, S.I.K, Kapolres PALI, secara bersama "Ayo menjaga Kenyaman dan Keamanan", jadikan Pilkades momentum untuk memilih Kepala Desa yang cerdas.


Ia menghimbau kepada Panitia dan Pihak Penyelenggara, agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan apalagi masih di Pandemi Covid 19.


"Dan kalau bisa tempat disteril kan terlebih dahulu sebelum Pelaksanaannya, masyarakat yang memilih agar tetap menaati 5 M tersebut, " ucapnya.

Masih katanya, Panitia Pelaksana harus terus menghimbau kepada masyarakat agar selalu senantiasa menjaga Prokes yang ada, bila Perlu Panitia menyiapkan Masker, tempat cuci tangan, dan Handtaizer di tempat Pelaksanaan nantinya.


"Kami (Polri) bersama TNI akan menerjunkan tim keamanan dan tim keamanan desa serta keamanan Pemkab PALI, akan selalu menjaga keamanan agar kegiatan Pilkades berjalan dengan Kondusif, " tandasnya (sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts