Jalani Hukuman Tiga Tahun, Habib Bahar bin Smith HBS Bebas Dari Lapas Khusus IIA Gunung Sindur


BOGOR, SININEWS.COM -Kegiatan  pembebasan Warga Binaan Lapas khusus klas IIA Gunung Sindur Habib Assayid Bahar bin Smith alias Habib Bahar bin Ali bin Smith, setelah menjalani tahanan pidana Tiga tahun pidana terkait penganiayaan.


Kegiatan itu, dilakukan, Minggu   (21/11/2021), di Lapas khusus klas II A Jl Pengayoman komlplek kemenhumkam DesaCibinong Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor


Unsur pengamanan yang terlibat  dalam pembebasan Habib  Bahar bin Smith, Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Pol Drs Suntana MSi, Gabungan Koramil Gunung Sindur, Parung, Kemang sekitar 24 orang, Danramil 0621- 20 / Gunung sindur Kapten Inf Mustofa, Satu SST Polres Bogor, Kapolsek Gunung Sindur AKP Birman


Berikut rangkaian, kegiatan Administrasi  pembebasan Habib Bahar bin Smith, dijemput dari ruangan Sel tahanan  menuju ruang Swab Covid 19 


Kemudian, menuju Ruang registrasi untuk dilaksanakan Roll surat bebas oleh petugas Registrasi, dilaksanakan pengecekan Identitas dan pencocokan berkas oleh Komandan Regu lapas.


Seterusnya, dibawa menuju Portir dan dilakukan pengecekan Identitas berkas oleh Petugas P2U. Berikutnya, keluar dari Lapas khusus  Kelas IIA Gunung Sindur di dampingi pengacara  Ichwan Tuankotta SH MH.


Kemudian,  Habib Bahar bin Smith di dampingi Pengacara Ichwan Tuan Kotta meninggal kan Lapas khusus kelas IIA gunung Sindur menuju kembali kediaman Kp Kaler RT 01/09 Desa Pabuaran Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor


Berikut data identitasnya, Nama  Habib Assayid Bahar bin Smith alias Habib Bahar bin Ali bin Smith, Tanggal lahir  23 September 1983, Agama Islam,  Alamat  Kp Kaler RT 01/09 Desa Pabuaran Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor


Kemudian, Data Registrasi Lapas Khusus klas IIA Gunung Sindur,  No. Registrasi  BI.176/20-BDG, No. Berkas  516201908080008, Kejahatan  Penganiayaan , Pasal : 333 dan 351 KUHP, Tanggal ekspirasi akhir  21/11/2021


Selanjutnya, Putusan PN,No. Putusan 219/PID.SUS/2019/PN BDG, Tanggal putusan : 09/07/2019 dan  Lama pidana 3 tahun.


Rangkaian monitoring kegiatan pembebasan Habib Bahar bin smith selesai selama pelaksanaan  situasi berjalan aman dan lancar kondusif.(ril)

Share:

Atlet Tinju Banyuasin Nyerah, Aljun Menang KO


OKU. SININEWS.COM -- Aljun Ramandanu atlet Tinju Kelas 56 kilogram asal kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil maju ke babak berikutnya pada Porprov XIII di OKU raya cabang olahraga Tinju setelah menekuk lawannya Alvin Hidayat asal Banyuasin pada Minggu (21/11/21).


Dari awal pertandingan, Aljun mendominasi pertarungan tersebut dan pada ronde ke tiga, lawan Aljun menyerah. 

Aljun pun dinyatakan wasit menang KO dan berhasil maju ke babak berikutnya untuk meraih medali. 

Usman Tess pelatih tinju kabupaten PALI bersyukur karena dua anak asuhnya pada pertandingan perdana di Porprov OKU raya berhasil lolos. 

"Alhamdulillah ini awal yang baik, dan mudah-mudahan bisa meraih medali emas. Juga pada besok (Senin) atlet tinju wanita akan berlaga, kita berharap bisa lolos juga. Untuk itu, kami meminta doa seluruh masyarakat PALI agar Kontingen PALI bisa meriah hasil terbaik," kata Usman Tess. (sn/perry)
Share:

Atlet Tinju PALI Pukul Jatuh Lawannya di Porprov OKU Raya


PALI. SININEWS.COM -- Atlet tinju asal kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) di kelas 46 kilogram, Yogi Desli Pratama berhasil memukul jatuh lawannya asal Palembang yang menghantarkan asuhan Pertina Kabupaten PALI yang dipimpin H Soemarjono dibawah pelatih Usman Tess itu menang KO.


M Fauzan  atlet asal Palembang tidak kuasa menahan pukulan yang dilancarkan Yogi meskipun berusaha melakukan perlawanan kembali setelah jatuh di ronde awal. 

Yogi akhirnya melangkah ke babak berikutnya dan akan berjuang membawa kemenangan untuk kabupaten PALI. 

"Ini awal yang baik bagi kita. Dan ini menjadi penyemangat bagi atlet lainnya untuk terus semangat dan bertanding dengan sportif demi nama kabupaten PALI," ucap Usman Tess. (sn/perry)
Share:

Luncurkan Program Pengentasan Kemiskinan, Sati Bentuk Kepedulian PTBA


MUARA ENIM
- Sebagai bentuk kepedulian, dan rasa tanggung jawab yang besar, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sebagai salah satu badan usaha milik negara, terus berupaya mejalankan program yang nantinya bisa mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Muara Enim khususnya. Program ini menyasar warga dari segala usia dengan menitikberatkan pemenuhan kebutuhan dasar mulai dari kesehatan, pendidikan, pekerjaan, pangan, air bersih, dan perumahan.

Untuk itu, PTBA Tbk secara resmi  melakukan peluncuran program yang dihadiri langsung oleh Penjabat Bupati Muara Enim DR.H. Nasrun Umar, SH.MM, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (forkompimda) Muara Enim, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (forkompimcam), para kepala desa dan lurah, forkom BPD dan forum RT/RW di Kecamatan Lawang Kidul.

Dikatakan Direktur Utama PTBA Suryo Eko Hadianto, program ini seiring dengan arahan Presiden Joko Widodo yang menargetkan kemiskinan ekstrim menjadi 0 persen atau zero extreme proverty pada akhir 2024.

“Program pengentasan kemiskinan ini juga sejalan dengan upaya perwujudan Noble Purpose MIND ID yakni We Explore The Natural Resources for Civilization, Prosperity and Brighter Future,” ujar Suryo Eko.

Adapun program pengentasan kemiskinan yang disiapkan oleh PTBA adalah, Program untuk usia tidak produktif 0-6 tahun atau Balita dan PAUD/TK, kemudian Program untuk usia tidak produktif 7-13 tahun atau usia SD dan SMP, Program untuk usia tidak produktif lebih dari 64 tahun atau lansia dan Program untuk usia produktif 15-18 tahun atau usia SMP dan SMA.

Selain itu juga, Program untuk usia produktif 19-22 tahun atau usia perguruan tinggi adalah Beasiswa Bidiksiba dan Pendidikan Gratis di AKIPBA. Dan Program untuk usia produktif 19-64 tahun adalah Sentra Industri Bukit Asam (SIBA).

Program pengentasan kemiskinan ini sendiri akan dimulai dari Kecamatan Lawang Kidul yang berdasarkan data hasil pemetaan PTBA terdapat masyarakat prasejahtera sejumlah 4.479 KK dari total 19.821 KK atau sebesar 22,60% dan sejumlah 16.412 orang dari total 70.090 orang atau 23,42%.

“Kita berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Muara Enim serta pemangku kepentingan lainnya. Diharapkan program ini akan berjalan berkesinambungan sehingga diharapkan dalam 3 hingga 4 tahun ke depan angka masyarakat prasejahtera di Kabupaten Muara Enim bisa berkurang,” pungaks Suryo Eko.(win)

Share:

Barista Cilik Layani Pelanggan Kedai Kopi


MUARA ENIM
- Ternyata kopi bukan hanya menjadi salah komoditi andalan untuk Kabupaten Muara Enim, namun hal lainnya terkait kopi juga bisa menjadi satu hal yang menarik untuk di kulik lagi lebih jauh. Salah satunya adalah cara menyeduh kopi itu sendiri. Pelaku penyeduh ini sendiri biasa dikenal dengan sebutan barista.

Kemampuan menyeduh kopi ini ternyata saat ini lagi diminati banyak orang. Tidak terkecuali anak anak usia dini. Ini terlihat dari tiga bocah cilik yang menunggu dan melayani tamu di Cafe Gerai Oleh Oleh Muara Enim (GOME). Mereka dengan sigap menyeduh kopi pesanan para tamu. Ketiga anak anak ini, pada acara launching GOME yang diresmikan langsung oleh Pj Bupati Muara Enim Jumat (19/11/2021) lalu, didaulat dan diikut sertakan dalam proses penyeduhan kopi. 

Muhammad Dafa Alfahri (12) siswa kelas VI Sekolah Dasar (SD) Negeri 13 ini mengatakan, tertarik untuk menjadi seorang penyeduh kopi karena proses penyeduhan yang menarik bagi dirinya. Dari situ, dirinya mulai belajar secara serius untuk belajar bagai mana menyeduh kopi secara benar. 

“Melihat proses penyeduhan kopinya yang buat tertarik. Dari situ akhirnya ingin belajar bagaimana menyeduh. Selain itu juga pengennya nanti bisa punya kedai kopi sendiri,” ujar bocah anak kedua dari anggota TNI ini usai menyelesaikan pesanan kopi tamu di cafe GOME, seraya mengatakan bahwa dirinya selain suka menyeduh dirinya juga suka meminum kopi. 

Selain Dafa, gadis cantik siswi kelas lima SD Negeri 6 bernama Bintang Nazhifah Banafsha (11) juga tertarik  untuk menjadi penyeduh kopi (barista - red) karena proses penyeduhan kopi yang dianggapnya seru untuk dipelajari serta bisa menambah pengetahuannya mengenai kopi secara keseluruhan.

“Awalnya lihat proses penyeduhan kopi di televisi. Selanjutny coba cari tau dimana tempat belajar untuk menyeduh kopi. Akhirnya ketemu bang Otek dan Bang Jali yang ngajarin biar bisa nyeduh kopi,” ujarnya. 

Sementara itu, barista termuda yang juga tertarik untuk belajar menyeduh kopi, Fatih (8) siswa kelas 2 SD Negeri 6 Rambang Dangku juga tertarik untuk belajar menyeduh kopi. “Seru bisa nyeduh kopi. Dirumah juga ayah sering mintak buatin kopi,” ujarnya seranya mengatakan bahwa ayahnya nanti mau buka cafe di Rambang.

Sementara itu, Bang Otek bersama rekannya Bang Jali, dua barista senior yang ada di Muara Enim mengatakan, mereka tertarik untuk melatih dan mengenalkan proses penyeduhan kopi kepada anak anak karena mereka ingin menunjukan kepada banyak orang bahwa, menyeduh kopi itu tidak sesulit fikiran orang. Dan ini di buktikan dengan mengajarkan proses penyeduhan kepada anak anak.

“Kita ingin masyarakat tau bahwa menyeduh kopi itu mudah. Dan siapapun bisa menyeduh kopi dengan cara yang benar agar bisa mendapatkan rasa yang tepat dari hasil penyeduhan kopi,” ujar Bang Otek didampingi Bang Jali sang pemilik Kedai Kopi Bang Jali Cemehe di daerah Air Lintang, yang dijadikan tempat pelatihan para barista muda ini.

Dengan mengajarkan proses penyeduhan manual (manual brewing) menggunakan filter dengan dua metode yakni V60 dan Vietnam Drip yang dianggap paling mudah untuk diaplikasikan bagi para pemula serta mudah dilakukan dirumah secara berulang ulang menggunakan alat yang sederhana.

“Pelatihan para barista muda ini baru pertama kita lakukan. Selama 20 hari kemarin, mereka kami ajarkan mulai dari mengenal jenis jenis kopi, peralatan yang digunakan untuk menyeduh, hingga hal yang berkaitan dengan kopi,” tambahnya.

Kedepan, lanjut mereka, apabila nanti banyak lagi anak anak yang berminat untuk ikut kelas penyeduhan, bukan tidak mungkin akan dibuat kelas khusus yang mengajarkan tidak hanya proses dasar penyeduhan kopi tapi juga ke tekhnik lainnya. “Jadi kemampuan mereka akan bertambah dan semakin banyak juga yang memahami mengenai kopi sejak usia dini,” pungkasnya.(win)

Share:

Bhakti Untuk Negeri, Sumbangsih PTBA Ke Masyarakat


MUARA ENIM
- Sebagai bagian dari anggota MIND ID, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dengan program Badan Usaha Milik Negeri (BUMN) Bakti Untuk Negeri beri sumbangsih terbaik pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kabupaten Muara Enim.

Bersamaan dengan upacara peringatan HUT ke-75 Kabupaten Muara Enim, Hari Korpri ke-50, Hari Kesehatan Nasional ke-57 Hari Guru Nasional ke-28, dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional ke-63, di Halaman Kantor Bupati Muara Enim, Jumat (19/11/2021), wujud Bakti Untuk Negeri dari PTBA diserahkan langsung Direktur Sumber Daya Manusia PTBA Dwi Fatan Lilyana didampingi Senior Manajer Corporate Social Responsibility (CSR) Hartono kepada Penjabat (Pj.) Bupati Muara Enim Dr. Nasrun Umar, SH, MM atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim.

Mewakili Manajemen PTBA, Hartono mengucapkan selamat hari jadi ke-75 untuk Kabupaten Muara Enim, dengan harapan Bumi Serasan Sekundang semakin maju, unggul, dan terdepan dalam segala bidang pembangunan.

Pada kesempatan yang baik ini, Hartono mengatakan bahwa sumbangsih ini merupakan dukungan dari PTBA untuk ikut mensukseskan pembangunan di Kabupaten Muara Enim. Tepat diusia ke-75 tahun Kabupaten Muara Enim, syukur Alhamdulillah Bukit Asam masih bisa berkontribusi untuk pembangunan di Kabupaten Muara Enim dengan bantuan yang memang diperlukan masyarakat dan Pemerintah Daerah.

Seperti bantuan 10 unit motor trail untuk Kodim 0404 Muara Enim, bantuan dana pembinaan untuk pelatih dan atlet wushu peraih medali perunggu pada PON ke-20 di Papua tahun 2021 senilai Rp 10 juta, bantuan dana pembinaan untuk tim dan atlet Peparnas ke-14 di Papua tahun 2021 senilai Rp 150 juta.

Kemudian, dana pembinaan tim dan pelatih Peparnas ke-14 tahun 2021 senilai Rp 70 juta, dana pembinaan atlet wushu peraih medali perunggu Pon ke-20 di Papua tahun 2021 senilai Rp 20 juta, hingga penyerahan bantuan tahap 1 sebanyak 400 unit meja dan kursi siswa untuk 28 pondok pesantren di Kabupaten Muara Enim.

Diharapkan dengan adanya bantuan tersebut, bisa memberikan manfaat bagi penerima sehingga bisa mendukung aktifitas dan kinerja sehari-hari masyarakat. "Hingga akhirnya, Muara Enim yang Sehat, Mandiri, Agamis, Sejahtera, dan Berdaya Saing bisa segera terwujud di Bumi Serasan Sekundang," ucapnya.

Sementara itu, Pj. Bupati Muara Enim Dr. Nasrun Umar, SH, MM, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan di Kabupaten Muara Enim hingga usia ke-75 tahun.

"Mari kita isi pembangunan di Kabupaten Muara Enim dengan kegiatan bermanfaat, tetap solid, produktif, dan tangguh untuk Kabupaten Muara Enim, Bangsa, dan Negara," pinta Pj. Bupati.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren La Roiba, Taufik Hidayat, mengucapkan terima kasih kepada PTBA atas bantuan yang diberikan untuk kepentingan dan kegiatan belajar di Pondok Pesantren yang diasuhnya.

Menurutnya bantuan meubeuler seperti meja dan kursi sangat dibutuhkan oleh Pondok Pesantren untuk mendukung kegiatan belajar mengajar para santri dan guru-guru.

"Semoga bantuan yang diberikan PTBA membawa keberkahan untuk kita semua, terima kasih PTBA dan semoga PTBA semakin maju dan berkembang," ucap Taufik Hidayat.(win)

Share:

Pertandingan Porprov OKU Raya, Tim Voli Pantai Prabumulih Kalah W.O?

 

Video : Klik video untuk menonton / 

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Tim Voli Pantai kontingen Kota Prabumulih dinyatakan kalah Wolk Out (W.O) saat menghadapi tim voli pantai Ogan Ilir (OI) pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke XIII di OKU Raya, Sabtu (20/11/21).

 

Dikutip dari berita prabumulihpos.com Wasit menyatakan kalah W.O setelah 15 menit kedua tim tidak hadir dalam pertandingan di lapangan Bidadari Danau Ranau.

 

Informasi yang berhasil dihimpun kedua tim voli pantai yakni berhadapan dengan Palembang dan Ogan Ilir.

 

Ditempat terpisah, Ketua Umum KONI Kota Prabumulih Beny Rizal ketika dihubungi belum mengetahui informasi kalah Wolk Out yang dialami tim Voli Pantai kontingen Prabumulih.

“Cubo tanyo dengan koprdinatornyo Fahri, Atlet laen katek (tidak ada) masalah” balasnya via Whatsapp seraya mengirimkan nomor kontak Fahri.

 

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan Fahri Koordinator Cabang Olahraga (Cabor) Voli Pantai Fahri ketika dihubungi belum bisa merespon untuk menanyakan penyebab ketidak hadiran tim voli oantai Prabumulih tak menghadiri pertandingan (tau/sn)

 

Share:

Manfaatkan Libur sekolah Bulan Desember para pelajar mulai daftarkan diri ke Kampung Inggris Tempirai-Pali


PALI. SININEWS.COM -- Sebentar lagi akan memasuki bulan Desember, itu berarti libur sekolah akan segera tiba. Para pelajar dari Kabupaten Pali dan daerah-daerah di Sumatera Selatan kini  mulai mendaftarkan diri di Kampung Inggris Tempirai-Pali baik secara online ataupun langsung datang ke kelas.


Tercatat sejak minggu lalu para pelajar dari berbagai sekolah datang ke AEC Center Desa Tempirai untuk mendaftarkan diri sebagai calon member Abri English Course pada bulan Desember ini, padahal pengumuman untuk dibukanya pendaftaran belum dibuka oleh manajemen AEC.

Dari Tanding Marga contohnya, pendaftar yang sekaligus adalah Putra Literasi dari SMA Negeri 2 Penukal Utara, Ratu Ari Imbowo ini menyampaikan untuk mengejar ketertinggalan dan mentargetkan untuk bisa speaking english selama 5 bulan kedepan, sebab sebentar lagi dia akan lulus dari SMA dan ingin melanjutkan ke jenjang berikutnya.


Lembaga Kursus dan Pelatihan Abri English adalah lembaga bahasa inggris yang telah memilki surat izin dari dinas pendidikan PALI dengan nomor 420/002DISDIK-IV/2020 dan menjadi role model/percontohan cara belajar bahasa Inggris di nusantara yg pertama kali diterapkan di Kabupaten PALI dengan dibuktikan banyaknya para member AEC (aecers) yang berani speak up di depan publik tanpa canggung dan malu dengan waktu yang kurang dari setahun.

Konsep ini telah diterapkan di LKP AEC Kampung Inggris Tempirai-PALI dan telah berhasil.


Pihak Manajemen LKP Abri English Course berharap kedepannya metode AEC KIT-PALI ini bisa dirasakan oleh masyarakat luar Tempirai dan juga dari luar PALI bahkan luar Sumsel.

Pihak Manajemen juga menyampaikan akan melanjutan pembukaan di ring 2 yang akan dibuka basecamp di Kota Pendopo tepatnya di Talang Nanas dengan harapan para anak anak disana bisa merasakan pula mudahnya speak up di depan umum, inilah harapan yg disampaikan oleh konseptor KIT PALI, Mohamad Junan Mokobuy sesuai dengan planning yang telah disepakati tahun lalu.


Namun untuk penerimaan para member kali ini cukup berbeda dibandingkan dengan tahun 2020 yaitu para calon aec wajib mengikuti beberapa tahapan sebelum menjadi member AEC, hal ini disampaikan Mister Abri agar menjaga kualitas AEC sendiri. 

Tercatat dari awal dibukanya lembaga, AEC telah memiliki 700 member lebih dari berbagai daerah di Sumatera Selatan, seperti Pali, Palembang, Banyuasin, Baturaja, Lahat, Muara Enim dan sebagainya. 

AEC adalah lembaga yang sangat berbeda dengan mayoritas lembaga lainnya sebab bagi direktur AEC, Mister Abri tidak mudah untuk mengeluarkan sertifikat sebelum menguasai apa yang telah ditargetkan dengan harapan setiap alumnus AEC akan terjamin memiliki bahasa Inggris yang handal kedepannya.(sn) 

Share:

Poktan di PALI Terima Bantuan Benih Padi dan Bimtek


PALI. SININEWS.COM -- Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi  Sumatera  Selatan(Sumsel) Bekerja  sama dengan Dinas  Pertanian  Kabupaten  PALI Menggelar  bimbingan teknis mengusung  tema "Perbenihan  dan  budidaya padi  mendukung  penukal abab  lematang  ilir(PALI) sebagai lumbung  pangan dan  penyerahan  bantuan  benih  padi  varietas ungggul  baru  badan  penelitian  dan  pengembangan pertanian  oleh Bupati PALI 


Acara  berlangsung  di kebun   buah, Simpang  Raja, Kelurahan  handayani  mulya,kecamatan  talang  ubi, kabupaten PALI, Jum'at (19/112021).


Ahmad Joni  SP .MM, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI, Dalam sambutanya  mengucapkan terima kasih  atas bantuan benih padi dari  pihak BPTP Provinsi Sumsel untuk kelompok  tani dikabupaten  PALI.


"Segera  bantuin benih  padi  ini  akan  kita tanamkan bersama  kelompok  tani dilahan  yang telah  disediakan, dan  juga dengan bimbingan  teknis(bintek) BPTP sumsel kami  harapkan para  kelompok  tani  yang  hadir  hari ini  dapat menyerap  ilmu dari  nara sumber  tentang cara  bertani yang baik dan memodern."tukas A. Joni


Dikatakan Lelaki yang  akrab  disapa kando  jon ini, bahwasnya kabupaten  PALI  memiliki lahan/lumbung padi  yang lumayan luas. 


"kelompok tani  kita  ada  100 lebih, dan perkelompok sudah  ada  tefoksi  masing-masing  dalam menggola  lumbung  padi, alhamduliah hasil panen padi  dipali berapa  tahun  ini  cukup  memuaskan."pungkasnya


Sementara  itu, Kepala  BPTP Provinsi  Sumsel, Dr. Atekan, Dalam sambutanya  mengatakan terima kasih  telah  disambut  baik  dikabupaten  PALI, tujuan gelaran acara menyerahkan  benih pada bibit unggul untuk  kelompok  tani yang  digandeng  dinas  pertanian. 


"kita  tahu lumbung  padi  dipali lumayan  luas, dari  itu kami  berikan bibit  padi yang  unggul  agar bisa menghasilkan panen  padi yang  lebih berkualitas. dan  juga nanti akan  ada  penyuluhan bimtek tentang cara-cara  modern untuk  menggola  persawahan."terang kepala  BPTP Sumsel  ini.


Dikesempatan  yang  sama Bupati  PALI Ir. Heri  Amalindo  MM ucapkan terima kasih kepada  BPTP Provinsi  Sumsel yang telah  memberikan bibit padi  unggul sebanyak 1 ton .


"bibit ini  segera  mungkin  kami  tanamkan melalui  Kelompak  Tani  dari  Dinas  Pertanian, serta juga adanya  bimtek penyuluhan dari  BPTP Sumsel  berkaitan  tentang pertanian, semoga dapat  bermanfaat dan  menambah ilmu  kelompok  tani  di bumi  serapat  serasan  ini."tandas  bupati. (bung harto/sn)

Share:

Cabor E-Sport Optimis Jadi Lumbung Medali Kontingen PALI di Porprov OKU Raya


PALI. SININEWS.COM -- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melapas Kontingen Porprov XIII OKU Raya Sumsel.


Ada lima Cabang Olahraga yang dilepas pada Sabtu (20/11/21) dan akan berlaga pada Porprov yaitu itu Atletik, Woodbaal, Badminton, E-Sport dan Tenis Meja.


Pelepasan berlangsung di halaman kantor KONI PALI, Komplek Pertamina, Kecamatan Talang Ubi.


Ketua Umum KONI PALI Heri Amalindo melalui ketua Kontingen Junaidi Anuar mengatakan selama dalam pertandingan harus tetap sportif.


"Sesuai pesan Bupati PALI tolong jaga nama baik kabupaten PALI. Jaga sportifitas, jaga kebersamaan, yang di bawa bukan Cabor tetapi Kabupaten PALI," tegasnya.


Sementara Ketua Cabor E-sport M. Anas menjelaskan keberangkatan atlet E-Sport yang akan bertanding di Porprov OKU Raya meliputi empat devisi.


"Ada empat divisi antara lain, Free Fire putra dan putri, Mobile Legend putra, dan PUBG putra dengan total keseluruhan atlet 20 orang," jelasnya.


Anas juga berharap Cabor E-sport dapat mengharumkan nama PALI dan optimis menjadi lumbung medali pada Porprov XIII OKU Raya ini serta para atlet dapat bertanding secara sehat.


"Tetap kompak, walaupun Cabor E-Sport baru di Kabupaten PALI namun kita optimis E-Sport bisa membawa hasil, sesuai yang kita harapkan, jaga sportifitas," pungkas Anas yang juga menjabat sebagai ketua PWI PALI. (sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts