Anggota Dewan PALI Dapil 3 Reses di Desa Modong
-
Dalam Seminggu, 2.000 Paket Sembako Mengalir Dari PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
MUARA ENIM, SININEWS.COM - Sebagai wujud kepedulian dan membantu meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19, PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
-
BPBD PALI Terus Pantau Kondisi Banjir
PALI-- Pantau kondisi banjir yang saat ini melanda hampir di seluruh wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Lematang Kecamatan Tanah Abang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
-
Gunakan Perahu, Dinsos PALI Bantu Korban Banjir
PALI--Sebanyak 110 paket sembako dibagikan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Sabtu (16/2) diperuntukkan bagi korban banjir di Desa Curup Kecamatan Tanah Abang
-
Jalan Menuju Karang Bindu Prabumulih hancur, 2 Mobi truk nyaris Terguling
PRABUMULIH – Kemacaten Parah kembali terjadi Jalan lintas Baturaja-Kota Prabumulih, kali ini jalur yang terparah berada diwilayah Kota Nanas tepatnya di depan SPPBE Desa Karang Bindusalahan
-
Diintai Selama Dua Minggu, Polres Prabumulih Tangkap Warga Karang Agung PALI
PRABUMULIH--Asnawai ((40) warga Desa Karang Agung Kecamatan Abab Kabupaten PALI ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih pada Kamis (14/2) sekitar pukul 09.00 WIB
Optimalkan Serap Aspirasi Masyarakat, Dewan PALI Dapil 3 Reses di Desa Modong dan Pengabuan
Pendekar Silat 'Hadang' Heri Amalindo
PALI. SININEWS.COM -- Sejumlah pendekar dari delapan perguruan pencak silat yang ada di Bumi Serepat Serasan menghadang Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) H Heri Amalindo di depan Gouset House pada Senin (21/3/22).
LAUCHING AWDI EXPOSE INVESTIGASI DPP ASOSIASI WARTAWAN DEMOKRASI INDONESIA BERJALAN LANCAR DAN SUKSES,
Irwan ST: Reses Bukan Hanya Acara Seremoni, Tapi Usulan Masyarakat Akan jadi Skala Prioritas
PALI. SININEWS.COM -- Wakil ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Irwan ST menegaskan bahwa kegiatan Reses bukan hanya dijadikan acara seremoni saja, tetapi usulan masyarakat yang disampaikan melalui reses akan menjadi skala prioritas pada pembahasan di DPRD.
Hal itu disampaikan Irwan ST saat menyampaikan sambutannya pada kegiatan Reses ke 1 di Dapil I sebagai koordinator pelaksanaan kegiatan itu, Senin (21/3/22) di halaman kantor Camat Talang Ubi.
"Hari ini adalah hari terakhir penginputan data, harapan kami usulan masyarakat bisa langsung terjawab dan akan menjadi skala prioritas kami pada pembahasan di DPRD. Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tapi usulan ini akan diperjuangkan agar dapat terwujud," ungkap politisi Partai Golkar tersebut.
Irwan ST juga menegaskan bahwa dirinya bersama anggota dewan lainnya akan bersama-sama membangun kabupaten PALI agar lebih maju lagi.
"Kita sama-sama membangun kabupaten PALI ini dengan sistem yang ada. Sebab ada dua sistem di pemerintahan yaitu eksekutif dan legislatif. Tentu dengan dua sistem ini kami dari legislatif akan bersama-sama dengan bupati bersinergi membangun kabupaten ini," tandasnya.
Dalam kegiatan yang bertujuan menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) I, yang meliputi kecamatan Talang Ubi, ada 11 anggota DPRD kabupaten PALI menggelar Reses pertamanya tahun 2022 yang dihadiri 10 anggota dewan, yaitu Irwan ST, H Kristian, Hoirillah, Safirin, Romy Suryadi, Zuliardi, Iip Fitriansyah, Aswawi Mansyur, Husni Thamrin dan Agustian Saputra.
Kegiatan reses tersebut juga dihadiri Camat Talang Ubi, seluruh kepala desa dalam wilayah kecamatan Talang Ubi, tokoh masyarakat dan stakeholder.
Dalam reses itu ada sejumlah usulan masyarakat yang langsung dijawab dewan. Antara lain usulan pembangunan gorong-gorong di kelurahan Talang Ubi Timur, dimana lokasi itu sudah dicek tim bahkan Wabup sendiri yang turun langsung.
"Usulan itu mudah-mudahan terealisasi karena yang mengecek adalah orang-orang yang berkompeten. Usulan tanah wakaf dan jalan setapak Insyaallah terwujud. Dan usulan pembangunan Masjid di Pahlawan, saya sumbang 100 sak semen," ujar Irwan ST. (sn/adv)
Ridho Bagikan Langsung Bansos Kepada Warga Yang Terdamapak Banjir
Pembagian tersebut didistribusikan kepada masyarakat di enam kelurahan dan empat desa yakni Kelurahan Mangga Besar sebanyak 30 KK, Prabumulih 50 KK, Karang Raja 109 KK, Sukaraja 334 KK, Majasari 179 KK, Jungai 42 KK, Karangan 15 KK, Karang Bindu 8 KK, Tanjung Menang 14 KK, dan Tanjung Raman 75 KK.
Walikota Prabumulh Ir. H Ridho Yahya MM dalam kesempatan wawancara dengan awak media menjelaskan pemerintah telah berusaha maksimal untuk mengatasi persoalan banjir yang dialami warga.
“Hari ini kita bagikan sebanyak 856 paket berupa 10 kg beras dan satu dus mie instan kepada saudara kita yang terkena banjir. Sebelumnya kemarin kita juga sudah memberikan bantuan nasi bungkus untuk warga yang tidak bisa masak karena kebanjiran,” ujar walikota.
Dalam kesempatan tersebut Walikota juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai. “Jangan jadikan sungai itu sebagai tong sampah. Kita lihat kemaren banyak sampah berserakan di bawah jembatan, itu salah satu yang menyebabkan banjir,” terang orang nomor satu di Kota Prabumulih ini.
Selanjutnya Ridho Yahya mengatakan Pemerintah kota akan berusaha mengatasi permasalahan tahunan ini.
Kita, katanya, akan berusaha mengatasi agar banjir ini tidak terulang lagi. “Salah satunya sungai akan kita luruskan dan dilakukan pengedaman agar aliran air lancar. Sebab terjadinya banjir itu karena adanya peninggian tanah atau pendangkalan sungai,” urainya.
Kondisi sungai yang berbelok dan ditambah lagi dengan tumpukan sampah dari masyarakat inilah yang menyebabkan banjir. “Insya Allah pada bulan Mei atau Juni dana telah cair untuk untuk melakukan normalisasi Sungai Kelekar,” tandasnya Ridho Yahya.
Wako Prabumulih Jadi Anggota Kehoramatan Ormas PP Kota Prabumulih
Hal tersebut di laksanakan di gedung Pemerintah Kota Prabumulih tepatnya di ruang kerja Walikota yang mana MPC Pemuda Pancasila Kota Prabumulih sekaligus laksanakan audiensi kepada Walikota Prabumulih.
“Kami keluarga besar Pemuda Pancasila Kota Prabumulih memohon kepada bapak Wali Kota Prabumulih agar berkenan menerima menjadi anggota kehormatan Pemuda Pancasila Kota Prabumulih,” ujarnya.
Melihat segudang prestasi yang didapatkan oleh Wali Kota Ridho, Rifki Baday meyakini bahwa Pemuda Pancasila bisa lebih bersinergi dalam melakukan tugas di tengah masyarakat, khususnya warga kota Prabumulih.
“Sudah banyak inovasi-inovasi dan terobosan yang dilakukan bapak wali kota untuk memajukan kota Prabumulih yang kita cintai sampai ini. Sejumlah inovasi inilah patut menjadi inspirasi bagi kita semua,” ungkap Rifki.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM menyambut hangat ajakan tersebut. Dalam hal ini, Wali Kota mengajak Pemuda Pancasila dan Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih untuk lebih bersinergi bersama dalam memajukan dan membangun Kota Prabumulih.
“Organisasi kita siap, sepanjang niatnya sama dan untuk meringankan beban masyarakat, mengharumkan nama kota Prabumulih. Selagi mengarah untuk perbaikan menjadi lebih baik lagi, organisasi apapun itu kita siap,” kata Ridho dibincangi awak media.
Sementara diketahui, dalam gelar audiensi anggota kehormatan Pemuda Pancasila tersebut, turut dihadiri Asisten I, Drs Aris Priadi SH MSi, Kepala Badan Kesbangpol, Muhammad Ali serta juga diikuti oleh Wakil Ketua, Sekjen dan Bendahara Kepengurusan MPC Pemuda Pancasila Prabumulih
Anggota DPR-RI Hj Sri Kustina Berharap PALI Jadi Daerah Dominasi Penghasil Padi di Sumsel
Palembang. SININEWS.COM -- Melihat potensi lahan pesawahan yang cukup luas didukung telah tersedianya sarana serta prasarana pendukung untuk mendongkrak hasil panen padi di wilayah Bumi Serepat Serasan, Ir Hj Sri Kustina anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dari Fraksi Partai Nasdem berharap kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang merupakan salah satu daerah yang berada di provinsi Sumatera Selatan untuk dijadikan salah satu daerah yang mendominasi produksi padi yang akan menopang kebutuhan beras di provinsi Sumatera Selatan.
Upaya mewujudkan PALI sebagai daerah penghasil beras, Ir Hj Sri Kustina bekerjasama dengan Kementerian Pertanian yang menjadi lingkup kemitraan Komisi IV DPR-RI yang mana saat ini anggota DPR-RI dari Dapil Sumsel II dipercaya duduk di Komisi IV mengajak 75 petani dan penyuluh yang ada di Bumi Serepat Serasan untuk ikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Tanaman Pangan, di Hotel Emilia Kota Palembang, Sabtu (19/3/22).
Kegiatan Bimtek sendiri dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan cukup ketat, meskipun kasus covid-19 di Sumatera Selatan telah melandai, namun pandemi masih saja berlangsung dan harus diantisipasi agar tidak terjadi cluster penyebaran covid-19.
"Saya berharap kabupaten PALI menjadi salah satu daerah yang mendominasi produksi padi di provinsi Sumatera Selatan. Kemudian saya mengajak petani dan penyuluh yang ada di kabupaten PALI untuk ikut Bimtek ini," harap anggota DPR-RI yang selalu rajin turun ke tengah-tengah masyarakat itu.
Dengan adanya Bimtek tersebut, Hj Sri Kustina yang merupakan istri Bupati PALI Ir H Heri Amalindo menginginkan petani dan penyuluh yang ikut kegiatan dapat menyerap ilmu yang diberikan pemateri atau narasumber untuk kemudian diimpelementasikan di lapangan sehingga hasil panen petani terus meningkat.
"Jika kita melihat data pertanian dari, BPS Sumatera Selatan, produksi padi di provinsi Sumatera Selatan tahun 2021 tercatat sebanyak 2,55 juta ton gabah kering giling, turun 7 persen dari tahun sebelumnya yaitu tahun 2020. Tentu saja, hal ini harus kita upayakan agar produksi gabah meningkat. Setelah saya lakukan reses pada sejumlah tempat di Dapil saya, banyak aspirasi masyarakat yang menginginkan produksi padi meningkat agar kesejahteraan petani juga ikut meningkat. Kemudian pada rapat bersama dengan Kementerian Pertanian, saya meminta agar digelar Bimtek terhadap petani dan alhamdulillah saat ini terlaksana," terangnya.
Selanjutnya ditambahkan Hj Sri Kustina bahwa saat ini Gerakan Indeks Pertanian (IP) 400 atau tanam dan panen padi 4 kali setahun menjadi sebuah cara baru untuk mengoptimalkan potensi pertanian. Dan ini akan berdampak langsung terhadap peningkatan produksi padi yang ujungnya peningkatan stok beras nasional.
"Dan gerakan ini adalah program prioritas dari kementerian pertanian RI saat ini dengan menerapkan pola budi daya maraton, karena kita harus menanam dan memanen sebanyak 4 kali dalam setahun. Dengan kemajuan sarana dan prasarana pertanian saat ini, IP 400 sangat mungkin untuk diwujudkan," tukasnya.
Dalam kesempatan itu juga, Hj Sri Kustina mengajak peserta untuk tetap tidak mengabaikan protokol kesehatan saat ikuti kegiatan dan selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
"Pakai selalu master, jaga jarak dan rajin cuci tangan setelah berinteraksi dengan orang lain. Rajin olahraga dan tetap konsumsi makanan bergizi serta selalu menjaga lingkungan bersih agar kita semua terhindar dari paparan covid-19. Saat ikuti kegiatan ini, perhatikan dengan seksama apa yang disampaikan narasumber yang merupakan ahli dibidangnya supaya sepulang dari kegiatan ini ilmu kita bertambah dan kemudian diterapkan dilapangan sehingga hasil panen kita terus meningkat yang pada akhirnya kesejahteraan bagi petani bisa benar-benar terwujud," pungkasnya. (sn/perry)
Banjir Datangan, Warga Khawatirkan Air Hingga Menjelang Maghrib Belum Menyusut
Lakukan Aksi Bejad Sembilan Kali, Warga Lawang Kidul Berhasil Di Amankan
Kapolsek Lawang Kidul, Muara Enim, Iptu Yogie Sugama Hasyim, melalui Kanit Reskrim, Aiptu Guntur, mengatakan tindakan amoral yang dilakukan H terungkap setelah korban berinisial RS bercerita kalau dirinya ingin pergi dari rumah karena takut bertemu H.
“Korban awalnya mau pergi dari rumah, lalu ada temannya yang menanyakan alasan korban ingin pergi,” katanya, Jumat (18/03/2022).
Yogie bilang, RS lalu menceritakan kalau dirinya sudah menjadi korban pencabulan H. Bahkan perbuatan itu sudah dilakukan hingga 9 kali, dan membuatnya takut karena selalu mengalami sakit ketika hendak buang air besar.
“Korban juga mengaku selama ini takut bercerita karena diancam akan dianiaya pelaku H,” katanya.
Setelah mendengar pengakuan temannya itu, saksi lalu menceritakan perbuatan H kepada orang tua korban kemudian kasus ini dilaporkan ke polisi
Petugas yang mendapatkan laporan langsung bergerak dan mengamankan pelaku,” katanya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, H diketahui sudah memiliki istri dan anak. Adapun motif sodomi tersebut karena yang bersangkutan memiliki kelainan seksual.
“Perbuatan itu sudah dilakukannya sekitar 9 kali. Kadang di pinggir sungai di dekat rumah mereka. Pelaku juga mengaku memiliki ketertarikan seksual kepada laki-laki meskipun sudah punya istri dan anak,” pungkasnya.











