Prabumulih Siap Laksanakan Porseniwada 4-6 Oktober Mendatang


PRABUMULIH, SININEWS.COM - Persiapan Pekan Olahraga dan Seni Wartawan Daerah (Porseniwada) Ke 2 Sumatera Selatan yang bakal diselenggarakan di Kota Prabumulih pada Tanggal 4 Hingga 6 Oktober 2022 mendatang kian Matang.

Hal demikian diterangkan oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel H Firdaus Komar usai rapat Kordinasi Pemantapan Pelaksanaan Porseniwada bersama Seluruh OPD yang terlibat di Ruang Rapat Lantai 1, Gedung Pemkot Prabumulih, Jumat Sore (16/09/2022).

"Sebenarnya acara ini merupakan salah satu cara kita menyambut Hari Pers Nasional yang jatuh pada 9 Februari lalu, namun karena kita menyesuaikan dan acara ini juga merupakan rangkaian dari acara HUT Kota Prabumulih, jadinya acara ini di gelar pada Oktober mendatang. Alhamdulilah Persiapan demi persiapan sudah Matang. Tadi kita bersama Pihak terkait lebih membahas Pemantapan Konsep acaranya," terangnya.

Selain itu, Pria yang Akrab di sapa Firkom ini menjelaskan bahwa, dalam acara tersebut tidak hanya di isi dengan Pertandingan-pertandingan olahraga antar wartawan saja, namun juga ada pameran-pameran yang bakal meramaikan acara tersebut.

"Jadi nantinya para atlit yang notabennya sebagi jurnalis akan hadir di sini dari seluruh wilayah yang ada di Provinsi Sumsel. Serta Kita sudah berkordinasi dengan Pihak Diskominfo Provinsi untuk mengadakan Pameran, yang di ikuti oleh seluruh Diskominfo Se-Sumsel," katanya.

Dalam kesempatan itu dirinya juga menerangkan, acara tersebut bakal dipusatkan di Gedung Islamic Center Kota Prabumulih dan disana juga akan diramaikan dengan Pameran ataupun Stan-stan UMKM Lokal.

"Iya ada banyak hiburannya nanti, ada stan-satan dari Diskominfo Se-Sumsel dan ada juga Stan-stan dari UMKM lokal sini. Kita juga berkerjasama dengan pihak-pihak lain untuk ikut menyemarakan acara tersebut, bahkan Ketua PWI Pusat bapak Atal Sembiring Depari dan Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra serta Gubernur Sumsel bapak Herman Deru juga bakal hadir di sini," tukasnya.(ril/sn) 

Share:

Besok Listrik Padam di Sejumlah Wilayah PALI, Dimana Sajakah Itu?


Caption. Edaran PLN


PALI. SININEWS.COM -- Bagi warga yang ada di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) besok 17 september 2022 mulai pukul 10.00 WIB harus siap-siap karena aliran listrik PLN akan padam. 


Pemadaman itu akibat adanya pemeliharaan jaringan rutin yang dilakukan PT PLN (Persero) UP3 Lahat-ULP Pendopo. 


Hal itu diketahui pada pemberitahuan resmi yang dikeluarkan PLN Pendopo hari ini dan telah tersebar di media sosial serta diunggah oleh beberapa akun facebook.


Namun untuk pemadaman besok, tidak seluruh wilayah di PALI akan mati lampu, namun sebagian titik yang terdampak pemeliharaan jaringan saja. 


Dari pemberitahuan resmi itu, PLN Pendopo menyebutkan wilayah yang akan dilakukan pemadaman. 


Yaitu: Talang Bulang, Talang Rimbo, Simpang Tais, Talang Kelapa, Simpang Raja, Sungai Limpah, Simpang Bandara, Handayani Mulya, Golf, Beracung, Pahlawan, Talang Jepit, Talang Ubi Bawah. 


Lalu Talang Subur, Kalimancalak,  Gang Masjid, Simpang Lima, Kebun Sayur, Jalan Baru, Simpang 4, Tebing Atmojo, Bhayangkara, Terminal, Talang Pipa. 


Kemudian Bukit Kurun, Talang Jawa, Talang Baru, Talang Puyang, Talang Tumbur, Tebing Kawat, Tebing Itam, Sungai Baung, Simpang Pintu, Benakat Minyak, Talang Padang, Simpang Solar, Tumpang Sari. 


Selanjutnya Semangus, Bumi Makmur, Talang Nanas, Pelita, Talang Tanding, Rejosari, Sumberejo,Talang Ojan, Stasiun 5, Maju jaya, Suka Damai, Bulukurim, Talang Ali, Pal3, Talang Akar. 


Sementara di luar PALI yang dilakukan pemadaman adalah Belimbing, Belimbing Dalam, Cinta Kasih, Darmo kasih  Teluk Lubuk, Sungai 2 dan sekitarnya. 


Dalam pemberitahuan itu juga, pihak PLN menghimbau bagi watga yang menggunakan genset agar memisahkan jaringan mesin listrik itu dengan jaringan PLN. 


Pemadaman sendiri dilakukan sejak pukul 10.00 WIB hingga selesai. Apabila teoah selesai, maka jaringan listrik akan normal kembali.  (sn/perry)

Share:

Rupanya Ini Penyebab Antrean Kendaraan Mengular di SPBU Beracung PALI


Caption. Antrean kendaraan di depan SPBU Beracung 


PALI. SININEWS.COM -- Diberlakukannya penggunaan aplikasi MyPertamina saat mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di setiap SPBU menjadi penyebab utama antrean kendaraan di depan SPBU Beracung kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI. 


Hal itu diakui Warno salah satu pegawai SPBU Beracung, Jum'at 16 september 2022.


"Sejak awal bulan ini, penggunaan aplikasi MyPertamina diberlakukan saat mengisi BBM," ujar Warno. 


Karena warga yang banyak belum paham penggunaan aplikasi itu, menyebabkan pengisian BBM lambat. 


"Kami harus menjelaskan terlebih dahulu kepada warga yang belum paham. Oleh sebab itu pengisian BBM lambat akibatnya kendaraan mengular," tambahnya.


Upaya mempercepat pelayanan dikatakan Warno telah dilakukan pihak SPBU. 


"Bagi yang belum mengunduh aplikasi MyPertamina, kami lakukan pencatatan nomor polisi kendaraan, sebab kalau kami minta unduh aplikasi itu di SPBU tambah lama pelayanan kami," terangnya. 


Sementara jumlah kuota BBM bersubsidi, baik solar dan pertalite disebutkan Warno aman.


"Kadang 16 ton, kadang 24 ton untuk pertalite. Sedangkan solar masih 8 ton. Kuota itu tidak pernah habis," sebutnya. 


Menyikapi permintaan anggota DPRD PALI untuk membuka pelayanan hingga tengah malam, Warno mengemukakan dirinya hanya jalankan tugas dari bosnya. 


"Kalau ada perintah bos, kami bisa buka hingga tengah malam," tandasnya. 


Diketahui sebelumnya bahwa anggota DPRD PALI, Husni Thamrin meminta pihak SPBU menambah pompa pengisian agar pelayanan lebih cepat. 


Dan meminta pihak SPBU membuka pelayanan dari pagi hingga tengah malam. 


Karena akibat antrean di SPBU Beracung yang lokasinya berapa di pusat kota Pendopo, kemacetan lalu lintas tak bisa dihindari terutama saat jam sibuk. (sn/perry)

Share:

Sample Air Sungai Bungen Tercemar? DLH PALI: Tunggu Hasilnya Paling Lama 2 Pekan


Caption. DLH PALI saat mengambil sample air sungai Bungen 


PALI. SININEWS.COM -- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bersama pihak kepolisian dari Polres PALI turun ke lapangan mengecek aliran sungai Bungen, Jum'at 16 september 2022.


Sungai yang membentang di kecamatan Tanah Abang itu dikeluhkan warga lantaran warna air berubah jadi keruh pekat ketika hujan turun. 


Warga menduga aliran air sungai Bungen tercemar sehingga meminta DLH kabupaten PALI turun tangan. 


Saat turun ke lapangan, DLH dan dari Polres PALI didampingi salah satu perusahaan batu bara, yaitu PT Servo Lintas Raya. 


DLH pun mengambil sample air sungai Bungen untuk kemudian dikirim ke laboratorium DLH provinsi Sumatera Selatan. 


"Sample kita kirim ke DLH propinsi untuk diteliti, apakah tercemar atau tidak," ujar Bakrin, Kepala DLH PALI. 


Untuk hasilnya, Bakrin menyebut bahwa paling lama 14 hari. 


"Dua pekan paling lama hasilnya diketahui, nanti kita akan umumkan apakah tercemar atau tidaknya," tukas Bakrin. 


Diketahui bahwa beberapa hari lalu mencuat keluhan warga sekitar sungai Bungen. 


Warga mengeluhkan air sungai Bungen berubah warna yang tadinya jernih saat ini keruh. 


Warga pun tidak bisa memanfaatkan air sungai Bungen lantaran takut air sungai itu tercemar.


Keluhan warga pun direspon anggota DPRD kabupaten PALI dari komisi II yang disampaikan Saipul Hamid. 


Saipul Hamid mendesak DLH PALI turun untuk mengusut permasalahan itu.


Warga saat ini menunggu hasil sample yang dibawa DLH dan meminta transparan. (sn/perry)

Share:

Polisi Usut Temuan Mayat di Guci Beracung, Begini Keterangannya


Caption. Polisi saat olah TKP dan evakuasi korban 


PALI. SININEWS.COM -- Penemuan mayat bersimbah darah di wilayah Guci Beracung kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI pada Kamis malam 15 september 2022 sekitar pukul 22.30 WIB terus diusut polisi. 


Satuan Reskrim Polres PALI terus bekerja keras mengumpulkan keterangan saksi-saksi setelah olah TKP. 


Dari keterangan Kapolres PALI AKBP Efrannedy SIK melalui Kasat Reskrim AKP Marwan SH disampaikan Kanit Pidum  Ipda Sefri SH bahwa korban bernama Paridin warga Simpang Tais kecamatan Talang Ubi. 


"Kami bekerja hingga pagi hari, dari olah TKP, mengevakuasi korban hingga mengumpulkan keterangan saksi," ujar Kanit Pidum Polres PALI, Jum'at 16 September 2022.


Diakuinya, korban meninggal diduga akibat kekerasan bukan korban begal. 


"Diduga korban pembunuhan, karena sepeda motor dan barang berharga milik korban tidak ada yang hilang," tukasnya. 


Dari luka korban, Kanit Pidum menduga akibat senjata tajam. 


"Luka tusuk dibagian lambung sebanyak 7 luka, di leher bekas sabetan sajam dan ditelapak tangan luka diduga menangkis sajam," terangnya. 


Kanit Pidum berharap kasus ini segera terungkap. 


"Kasus ini terus kami selidiki, mudah-mudahan cepat terungkap siapa pelaku dan motifnya apa," tandasnya. 


Saat ini dikatakan Kanit Pidum bahwa koeban sudah diserahkan ke pihak keluarga dan tadi siang sudah dimakamkan. 


"Korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarganya di desa Simpang Tais," tutupnya. 


Diketahui bahwa kemarin malam warga Beracung geger lantaran warga menemukan jasad bersimbah darah tergeletak di pinggir jalan cor beton di wilayah Guci. 


Lokasi kejadian sekitar 1 kilometer dari jalan utama kabupaten PALI. (sn/perry)

Share:

Antrean Kendaraan di SPBU Mengular Tiap Hari, Begini Solusi yang Disarankan Dewan PALI


Caption. Arus lalulintas didepan SPBU Beracung yang tersendat laknat antrean kendaraan 


PALI. SININEWS.COM -- Meski harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi (pertalite dan solar) telah naik, tetapi kendaraan masih saja terlihat mengular di depan SPBU yang ada di kabupaten PALI propinsi Sumatera Selatan. 


Contoh di SPBU Beracung Kecamatan Talang Ubi. Yang lokasinya persis di bukit kabupaten PALI. 


Sudah hampir satu bulan ini, setiap pagi hingga siang hari selama BBM tersedia, antrean kendaraan baik roda dua atau roda empat mengular di depan SPBU itu. 


Tentu saja, atas kondisi itu, selain pengendara yang terlibat antrean tampak kesal juga pengendara lainnya terganggu. 


Pasalnya, jalan didepan SPBU itu cukup sempit mengakibatkan arus lalulintas tersendat bahkan kerap terjadi kemacetan. 


Kemacetan terjadi saat jam masuk kerja dan jam pulang kerja.


Dimana pada waktu sibuk itu, banyak warga memulai aktivitasnya, baik untuk menuju kantor tempat bekerja, petani yang akan ke kebun maupun anak sekolah. 


Atas kondisi itu, anggota DPRD kabupaten PALI, Husni Thamrin angkat bicara. 


Politisi partai Hanura kabupaten PALI itu meminta Dinas Perhubungan (Dishub) untuk membantu mengatur arus lalulintas. 


"Dishub harus turun, terutama pagi dari jam 07.00 hingga jam 09.00 WIB. Kemacetan sering terjadi saat jam-jam tersebut," ujar Husni Thamrin. 


Tugas Dishub mengatur lalulintas di depan SPBU Beracung untuk mengurai kemacetan. 


"Kalau ada Dishub, lalulintas bisa diatur dan kemacetan bisa dihindari supaya aktivitas lancar," tukasnya. 


Disamping meminta Dishub atur lalulintas, Husni Thamrin juga menyarankan pihak SPBU untuk menambah pompa pengisian BBM.


"Tambah lagi pompa pengisian supaya pelayanan tambah cepat," sarannya. 


Juga meminta pihak SPBU membuka pelayanan hingga malam hari, minimal hingga pukul 00.00 WIB. 


"Kalau memang pasokan mencukupi, buka pelayanan hingga tengah malam dan bukanya jangan terlalu siang," sarannya lagi. 


Kepada pemerintah pusat, Husni Thamrin berharap menambah kuota BBM bersubsidi di kabupaten PALI. 


"PALI ini daerah berkembang yang tentunya selain jumlah penduduk bertambah, kendaraan bermotor juga semakin banyak. Untuk itu kami minta tambah kuota BBM," harapnya. 


Sementara itu, Ruli salah satu pengendara sepeda motor mengaku rela antre lama karena di lingkungannya sudah langka yang menjual BBM eceran. 


"Kalaupun ada harganya mencapai Rp13ribu, sementara di SPBU Rp10ribu. Jadi kami rela antre karena lebih hemat," katanya yang mengaku berasal dari wilayah Talang Tumbur kelurahan Talang Ubi Barat. (sn/perry)

Share:

GOR Teluk Lubuk Memprihatinkan, Warga Minta Pemkab Muara Enim Renovasi


Caption. Kondisi tribun GOR Teluk Lubuk tanpa atap lagi


Muara Enim. SININEWS.COM -- Kondisi Gedung Olahraga (GOR) Desa Teluk Lubuk Kecamatan Belimbing Kabupaten Muara Enim saat ini cukup memprihatinkan. 


Pasalnya, tribun pada GOR tersebut sudah tidak layak lagi karena semua atap sudah rusak. 

Pagar GOR pun banyak yang jebol termakan usia, yang tentunya mengganggu konsentrasi warga yang bermain sepak bola karena khawatir tendangan mereka mengenai rumah warga. 

Bastoni salah satu warga setempat menyebut bahwa bangunan GOR itu dikerjakan pada jaman Bupati Muara Enim H. Kalamudin.

"Sudah lama GOR ini dibangun, sekitar tahun 1980an," ujar Bastoni, Jum'at 16 September 2022.

Dijelaskan Bustoni bahwa kondisi memprihatinkan bukan hanya pada bangunan tribun, namun juga pada pagar GOR. 

"Sudah sering bola menyasar mengenai rumah warga akibat pagar yang banyak jebol, bahkan ada yang dipasang kayu supaya bisa menahan bola," tukas Bustoni. 

Atas kondisi itu, Bustoni meminta pemerintah kabupaten Muara Enim untuk merenovasi GOR Teluk Lubuk. 

"Kami sangat berharap GOR ini dibangun atau direnovasi supaya warga leluasa menyalurkan hobi olahraga tanpa ada takut mengganggu atau merusak rumah warga sekitar GOR," pintanya. 

Sementara itu, Kepala Desa Teluk Lubuk Raswan menyatakan bahwa pemerintah desa akan mendorong permintaan warganya melalui surat resmi ke Pemda Muara Enim. 

"Segera kami layangkan surat berupa proposal permintaan renovasi GOR melalui dinas terkait, dalam hal ini dinas PU dan dinas Pemuda Olahraga. Kami juga berharap DPRD Muara Enim mendorong Pemkab untuk merenovasi GOR kebanggaan warga Teluk Lubuk," tandas Kades. (sn/perry)


Share:

Jasad Bersimbah Darah Hebohkan Warga PALI, Diduga Korban Pembunuhan


Caption. gambar korban yang hebohkan warga PALI 


PALI. SININEWS.COM -- Warga di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terutama di sekitar Guci Beracung kecamatan Talang Ubi heboh. 


Pasalnya, pada Kamis malam 15 September 2022 sekitar pukul 22.30 WIB, warga menemukan jasad bersimbah darah tergeletak di pinggir jalan wilayah Guci Beracung. 

Dari keterangan yang berhasil dihimpun tim media ini, korban ditemukan sudah tak bernyawa dengan luka disejumlah tubuhnya bekas senjata tajam.

Warga pun melaporkan temuan itu ke kepolisian. 

"Korban ditemukan menjelang tengah malam, diduga korban pembunuhan," ujar salah satu warga sekitar, hari ini 16 september 2022.

Setelah ada laporan, ditambahkannya polisi pun datang dan langsung olah TKP. 

"Korban dibawa ke RSUD Talang Ubi oleh polisi," tukasnya. 

Untuk identitas korban, diakuinya bahwa warga Simpang Tais kecamatan Talang Ubi. 

"Info yang saya dengar warga Simpang Tais bernama Paridin," sebutnya. 

Kejadian yang menggemparkan warga PALI itu pun bertambah heboh setelah beberapa akun sosial media mengunggah gambar korban.

"Kejadian malam ini di jalan guci m**i dis******h," tulis akun facebook ifanErlangga lengkap dengan unggahan foto korban. 

Unggahan itupun sontak dibagikan akun facebook Ivaldy Saputra. 

"Numpang nge-share min," tulisnya yang dibagikan di gruop facebook Berita PALI Terkini. 

Sementara itu, dari keterangan salah satu anggota Polsek Talang Ubi membenarkan kejadian itu. 

"Iya benar, ada penemuan mayat," kata anggota Polsek Talang Ubi secara singkat melalui pesan whatsapp.

Terpisah, Kepala Desa Simpang Tais belum memberikan keterangannya atas kebenaran bahwa korban adalah warganya. (sn/perry)

Share:

Berpeluang jadi Peserta Pemilu Pertama, PKB PALI Panaskan Mesin

Caption. Pengurus DPC PKB PALI 


PALI. SININEWS.COM -- Dengan lolosnya admistrasi sipol atau MS (Memenuhi Sayarat) terhadap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam verifikasi administrasi yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) disambut antusias kader Parpol itu hingga ke tingkat bawah. 


Sebab, status MS itu berpeluang besar PKB jadi peserta Pemilu tahun 2024 mendatang. 


Salah satu akar PKB yang semangat menyambut status itu adalah DPC PKB kabupaten PALI Sumatera Selatan. 


Melalui ketua DPC PKB Aka Cholik Darlin bahwa status MS menunjukkan PKB partai yang sudah siap secara struktural.


Disebutkan Aka Cholik bahwa PKB dari DPRA (Dewan Pengurus Ranting) hingga DPP memiliki kader dan simpatisan yang kultural yaitu warga Nahdiyin. Sehingga secara pengurus lengkap.


"Ini awal yang sangat baik bahwa perahu PKB sudah siap mengikuti kompetisi Pemilu 2024," ujar putra Lematang Tanah Abang itu, Kamis 15 september 2022.


Dengan status MS itu, Aka Cholik menyatakan PKB PALI mulai panaskan mesin partai dan siap menggaet simpatisan masyarakat agar bisa menambatkan pilihannya pada PKB saat Pemilu mendatang. 


"Mesin partai di PALI sudah hidup sejak lama dan saat ini kita panaskan agar bisa meraih kursi wakil rakyat di kabupaten PALI," tandasnya. 


Dalam mencapai target itu, Aka Cholik mengaku PKB Kabupaten PALI membuka lebar-lebar pintu masuk bagi putra putri terbaik PALI untuk bergabung di PKB. 



"Masih terbuka untuk kader exsternal yang ingin bergabung bersama PKB, baik sebagai kader maupun sebagai calon DPRD di beberapa Dapil di PALI," ajaknya. 


Pada pesta demokrasi 2024 mendatang, Aka Cholik juga bertekad PKB PALI fokus untuk Gus Muhaimin Presiden RI. 


"Selain itu, kita juga fokus merebut kursi di DPRD PALI minimal satu kursi satu Dapil,"  ujar mantan anggota DPRD PALI itu. 


Masih kata Aka Cholik, dengan keberhasilan PKB raih status MS, Ia mengucapkan selamat sukses untuk team sipol PKB di seluruh Indonesia.


"Karena berkat kerja keras dan kekompakan team,  PKB menjadi partai pertama lolos verifikasi administrasi peserta pemilu 2024," ucapnya. (sn/perry)

Share:

Unik! Boneka Cantik Ini Terbuat Dari Pelepah Pisang, Tidak Percaya?


Caption. Kostum boneka barby terbuat dari pelepah pisang 


PALI. SININEWS.COM -- Pelepah pisang yang telah mengering biasanya hanya dianggap sampah tanaman. 


Pasalnya, masyarakat memanfaatkan pisang hanya buah dan daunnya saja sesuai kebutuhan.


Sehingga pelepahnya hanya dibuang-buang bahkan tidak pernah dilirik sama sekali. 


Namun, siapa sangka ditangan seorang ibu rumah tangga yang kreatif, pelepah pisang disulap menjadi sebuah boneka. 


Dia adalah Eleni, wanita yang kesehariannya hanya sebagai ibu rumah tangga itu melihat potensi yang bisa dikembangkan dan bisa menjadi nilai ekonomi.


Wanita kelahiran tahun 1994 yang tinggal di Tebing Sanip Talang Subur kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI itu melihat pelepah pisang bisa dikreasikan. 


Salah satu yang telah dibuat istri dari Rizky itu adalah boneka. 


Memang saat ini, boneka itu belum sepenuhnya terbuat dari pelepah pisang, namun gaun yang dikenakan juga aksesorinya dirangkai dari pelelah dan daun pisang kering. 


Tetapi hal itu sudah menjadi karya unik dan bisa ditiru warga lainnya dan bisa dikembangkan sehingga kerajinan itu bisa menghasilkan cuan. 


Menurut Eleni idenya itu berawal saat dirinya diminta anaknya mengerjakan tugas sekolah.


"Berawal dari itulah  timbul ide membuat pakaian boneka dari daun dan pelepah pisang kering," ujar Eleni, Kamis 15 september 2022.


Dia berharap ide yang saat ini sudah menjadi karya sebuah kostum boneka menjadi inspirasi masyarakat lainnya untuk dikembangkan. 


"Kami juga akan mencoba dan mengembangkan kreasi ini. Dan bisa menjadi inspirasi masyarakat setempat," harapnya.(sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts