Sejumlah Emak-emak Ngadu ke Polres PALI, Ada Apa?


Caption. Salah satu emak-emak yang datangi Mapolres PALI 



PALI. SININEWS.COM -- Sejumlah emak-emak asal Desa Prambatan kecamatan Abab kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ngadu ke Mapolres PALI, Selasa 20 September 2022.


Kedatangan emak-emak serta membawa anak kecil ke Mapolres PALI untuk mengadukan permasalahan arisan. 


Eva, salah satu emak-emak yang sambangi Mapolres PALI mengatakan bahwa diduga bandar arisan berinisial H tidak kooperatif. 


Pasalnya, menurut Eva arisan itu mandeg sementara dirinya belum menerima. 


"Arisan itu setiap bulan kami setor Rp1 juta dengan jumlah peserta 56 orang. Dan 7 bulan lagi arisan itu mandeg," ujar Eva. 


Diakui Eva bahwa saat ditanyakan haknya kepada bandar arisan bersangkutan, meminta diangsur untuk pembayaran hak kami. 


"Awalnya dia sanggup angsur setiap bulan, tetapi setelah kami sanggupi ternyata masih meleset. Oleh sebab itu kami datangi Polres," tukasnya.


Hal sama disampaikan Sriyanti bahwa peserta arisan yang belum menerima ada 7 orang, sekali narik kami mendapat Rp56 juta. 


"Memang pernah diangsur, tetapi macet. Dan sempat ada mediasi yang difasilitasi kepolisian, dimana bersangkutan sanggup mengembalikan uang kami dengan tempo terakhir hari ini, tapi lagi-lagi hari ini molor," katanya. 


Atas dasar itu, Sriyanti bersama empat emak-emak lainnya meminta kepolisian untuk memproses yang bersangkutan secara hukum. 


"Yang belum menerima arisan ada 7 orang tapi yang melapor ada 5 orang,  jumlah kerugian sebesar Rp123 juta karena sudah ada diangsur sedikit. Karena perjanjian yang telah dia sanggupi meleset, kami minta polisi proses yang bersangkutan secara hukum," pintanya. 


Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Efrannedy SIK melalui Kasat Reskrim AKP Marwan disampaikan salah satu anggota penyidik bahwa memang benar kepolisian sempat memfasilitasi kedua belah pihak. 


"Kedua belah pihak sudah sepakat  dimana pihak yang dilaporkan sanggup mengembalikan dana itu hari ini. Tetapi yang bersangkutan sudah kami hubungi bahwa dia masih di rumahnya, dan dia mengaku belum ada uang. Masalah ini akan kami naikkan kalau sampai batas akhir perjanjian tidak disanggupi," tandasnya. (sn/perry)

Share:

Antisipasi Penimbun BBM, SPBU Beracung Batasi Pembelian Pertalite dan Solar


Caption. Petugas SPBU Beracung saat mengecek kendaraan yang hendak mengisi BBM dengan alat khusus 


PALI. SININEWS.COM -- Antrean kendaraan di depan SPBUyang ada di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tetap saja terjadi hampir setiap hari. 


Banyak anggapan bahwa antrean panjang itu selain cara pengisian BBM yang ribet karena harus menggunakan aplikasi MyPertamina juga adanya dugaan oknum masyarakat yang sengaja mengepok (mengangkut) BBM bersubsidi menggunakan kendaraan roda empat atau roda dua. 


Anggapan itu ditepis pegawai SPBU Beracung kecamatan Talang Ubi yang mengaku bahwa pihaknya mencatat seluruh kendaraan yang mengisi BBM serta membatasi jumlah pembelian BBM. 


"Untuk antisipasi oknum penimbun BBM, kami batasi pembelian BBM jenis pertalite sebanyak 120 liter per hari dan 200 liter jenis solar," ungkap Warno, pegawai SPBU Beracung, Selasa (20/9/22).


Dalam memantau pembatasan pembelian BBM bersubsidi, Warno menyebut pihaknya menggunakan alat pengecek nomor polisi kendaraan. 


"Kami ada alat tersendiri yang langsung konek dengan pompa pengisian dan langsung konek ke pertamina. Jadi ketika ada kendaraan sudah habis kuota maka pompa pengisian tidak akan keluar," tukasnya. 


Hanya saja dikatakan Warno bahwa kendala jaringan yang menyebabkan antrean kendaraan bertambah.


"Kami harus mengecek kendaraan yang mengisi BBM satu per satu. Saat jaringan lelet kami harus menunggu hingga konek saat mengisi BBM. Otomatis kalau jaringan lelet, waktu pengisian lama menambah panjang antrean," terangnya. 


Untuk pasokan BBM, Warno katakan cukup aman, kuota dari Pertamina masuk setiap hari. 


"Pertalite aman, masuk 16 ton setiap hari. Solar juga masuk 8 ton per hari. Kuota itu kadang tidak habis dalam seharinya. Antrean panjang ini disebabkan aturan cara pengisian," imbuhnya. 


Sementara itu Husni Thamrin anggota DPRD kabupaten PALI menyarankan untuk mengurai antrean kendaraan, pihak SPBU agar menambah pompa pengisian.


"Tambahlah pompa pengisian dan buka pelayanan kalau bisa 24 jam agar tidak ada lagi antrean kendaraan," saran dewan dari partai Hanura itu. (sn/perry)

Share:

Hj Suryanti Ngesti Rahayu Ridho Terima Penghargaan Dan Pin Emas


PRABUMULIH, SININEWS.COM - Istri Wako Prabumulih, Ketua Tim PKK Prabumulih, Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu merupakan Bunda PAUD menerima penghargaan dan pin emas.

Hal itu diberikan Direktur PAUD, Pendidikan Dasar (PD) dan Pendidikan Menengah (PM), Andika Lutfi Barliannya.

“Penghargaan Wiyata Dharma Utama diberikan dari Kemendikbud, sebagai bentuk apresiasi atas pembinaan PAUD dilakukan Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu di Prabumulih,” ujarnya, Senin, 12 September 2022.

Harapannya, penghargaan dan juga pin emas bisa terus memotivasi dan memberikan semangat pembinaan PAUD di Kota Nanas ini agar terus makin baik.

“Tingkatkan terus peranannya dalam membina PAUD, agar PAUD lebih maju dan berkembang,” tukasnya.

Sementara itu, istri Walikota (Wako), Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini berterima kasih atas penghargaan dan pun emas diterima.

 “Semoga, kita terus bisa meningkatkan eksistensi pembinaan PAUD di Bumi Seinggok Sepemuyian ini,” ucapnya.

Ngesti, sebagaimana diketahui merupakan Bunda PAUD percontohan berada di Kelurahan Gunung Ibul Barat (GIB).

 “Prestasi ini, akan terus kita pertahankan dan kembangkan dalam rangka pembinaan PAUD sebagai pondasi dasar pendidikan,” tukas ibu tiga anak ini.

Akunya, penghargaan dan pun emas ini, jelas jadi motivasi dan semangat guna terus meningkatkan pembinaan PAUD di Prabumulih ini. “Iya, akan terus tingkatkan pembinaan PAUD di Prabumulih,” tutupnya (SN/Rill). 

Share:

Mobil Plat Merah Stop Isi BBM Bersubsidi, Sekda PALI Bakal Panggil OPD 'Bandel'

Caption. Kendaraan plat merah tengah antre di salah satu SPBU di PALI 



PALI. SININEWS.COM -- Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi harusnya diperuntukkan untuk golongan warga menengah kebawah. 


Tetapi faktanya, masih saja golongan atas dan kendaraan plat merah yang seharusnya mengisi BBM non subsidi kedapatan ikut antrean pengisian BBM jenis pertalite dan solar. 


Hal itu ditemukannya mobil dinas di lingkungan Pemkab PALI di SPBU tengah antre untuk mengisi BBM bersubsidi. 


Tentu saja, atas informasi adanya kendaraan plat merah yang mengisi BBM bersubsidi membuat Sekda PALI, Kartika Yanti, SH MH angkat bicara. 


Bahkan, perempuan pertama yang menjadi Sekda di Kabupaten PALI itu akan segera memanggil kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih menggunakan BBM bersubsidi. 


"Kan sudah ada ketentuan bahwa mobil plat merah tidak boleh diisi dengan BBM bersubsidi. Nanti akan kita panggil dan kita tegur. Malulah mobil dinas yang sudah dibiayai oleh pemerintah, justru mengantri BBM bersubsidi seperti masyarakat," tegas Sekda, saat dijumpai media ini, Senin 19 september 2022.


Ia menambahkan bahwa BBM bersubsidi disediakan pemerintah untuk rakyat.


"Bagi kendaraan yang peruntukannya BBM Non subsidi, maka isilah BBM non subsidi. Kalau kendaraannya menggunakan jenis solar, maka isilah dexlite. Kalau bensin, isilah pertamax. Karena semuanya itu sudah ada ketentuan yang berlaku," tambahnya. 


Terkait antrian BBM yang panjang, Ia menuturkan bahwa antrian BBM yang panjang tidak hanya di kabupaten PALI, tapi juga daerah lainnya. 


"Karena memang semua ingin mengisi bahan bakar yang murah," pungkasnya. (sn/perry)

Share:

Cepat Ungkap Kasus Pembunuhan, Polres PALI Banjir Karangan Bunga


Caption. Karangan bunga di depan Mapolres PALI dari Kades Simpang Tais 


PALI. SININEWS.COM -- Berhasil ungkap kasus pembunuhan dengan lokasi di Guci Beracung kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI, Polres PALI mendadak banjir karangan bunga. 


Ungkap kasus dengan korban warga Desa Simpang Tais kecamatan Talang Ubi dengan luka akibat senjata tajam dibeberapa bagian anggota tubuhnya itu kurang dari 2X24 jam. 


Karangan bunga pun berjejer di halaman Mapolres PALI yang dikirim dari berbagai elemen masyarakat. 


Salah satunya dari Kepala Desa Simpang Tais, Erika Peru. 


Kepada tim media ini, Kades Simpang Tais sampaikan apresiasi atas gerak cepat Polres PALI terutama Satuan Reskrim.


"Kami sangat berterimakasih kepada jajaran Satreskrim Polres PALI. Karena teka teki kasus meninggalnya warga kami bisa diungkap dengan cepat," kata Kades, Senin 19 september 2022.


Kades juga mewakili keluarga korban menyampaikan bahwa pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian korban. 


"Keluarga sudah ikhlas. Untuk proses hukum diserahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian," tandas Kades. 


Apresiasi sama disampaikan Aka Cholik Darlin, tokoh masyarakat Lematang yang mengangkat dua jempol atas kinerja jajaran Satreskrim Polres PALI. 


"Kami masih menunggu berita selanjutnya. Sebab motif tersangka masih menunggu keterangan dari Polres PALI secara resmi. Namun kami tetap salut atas kinerja Satreskrim Polres PALI," ucapnya. 


Diketahui bahwa kejadian berdarah itu pada Kamis malam 15 September 2022 sekitar pukul 22.30 WIB dan Polres PALI berhasil menangkap diduga pelakunya pada Sabtu 17 September 2022 sekitar pukul 09.00 WIB.


Penangkapan diduga pelaku di Lampung Tengah dan tersangka langsung dibawa ke Mapolres PALI.


Saat ini, tersangka masih jalani pemeriksaan. 


Kapolres PALI AKBP Efrannedy SIK menyatakan bakal gelar press release besok, 20 September 2022 untuk menerangkan motif pembunuhan yang menggemparkan warga PALI serta kronologi penangkapan tersangka. (sn/perry)

Share:

Hari Ini Harga Getah di PALI Bergairah


Caption. Aktivitas jual beli di pasar getah Desa Karta Dewa 


PALI. SININEWS.COM -- Setelah beberapa pekan harga getah karet terjun bebas dari angka Rp10ribu lebih per kilogram melorot hingga Rp7ribu per kilogram untuk kualitas mingguan, maka pada hari ini 19 September 2022 kembali bergairah. 


Hal itu diketahui saat pasaran getah di Desa Karta Dewa kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI yang rutin digelar setiap hari Senin. 


Harga getah mulai merangkak naik, terpantau mencapai Rp7.500 per kilogram. 


Tentu hal ini membawa angin segar bagi petani karet yang sempat gundah gulana pasca kenaikan harga BBM bersubsidi. 


Sebab, pasca BBM naik, hanya harga getah yang merosot tajam lantaran diduga akibat biaya angkut yang meningkat menyebabkan pembeli menurunkan harga getah. 


"Mudah-mudahan harga getah terus meningkat," harap Amrin, salah satu petani asal Karta Dewa. 


Diakui Amrin bahwa merangkaknya harga getah pada pasaran kali ini menambah gairah petani. 


"Ada secercah harapan harga getah naik lagi setelah hari ini alami peningkatan," tambahnya. 


Meski telah merangkak naik, Amrin tetap masih ada kekhawatiran harga getah mandek. 


"Sudah hal yang biasa, ketika turun langsung anjlok tapi saat naik bertahap sedikit-sedikit," tuturnya. 


Dia menyebut bahwa dengan harga Rp7.500 per kilo, petani karet masih belum seimbang pendapatannya, lantaran harga pangan masih tinggi. 


"Kalau diatas Rp10ribu per kilogram, mungkin sebanding dengan harga bahan pokok. Harapan kami, harga getah terus meningkat agar petani karet bisa sejahtera," harapnya.


Sementara itu, Munir salah satu pembeli getah menyebut dirinya menentukan harga menyesuaikan dari harga pabrik.


"Kalau dari pabrik harga naik, kami juga beli di petani pasti naik. Begitu juga sebaliknya kalau turun," katanya. (sn/perry)

Share:

Gerak Cepat Polres PALI Ungkap Kasus Guci, Fakar Lematang Angkat Dua Jempol


Caption. Ketua Umum Fakar Lematang Sumsel 


PALI. SININEWS.COM Dengan terungkapnya kasus dugaan pembunuhan di Guci Beracung kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI berkat gerak cepat jajaran Satreskrim Polres PALI mendapat apresiasi dari Fakar Lematang. 


Organisasi masyarakat yang cukup aktif di provinsi Sumatera Selatan itu acungkan dua jempol atas kinerja Polres PALI dan jajarannya. 


Apresiasi tinggi itu langsung disampaikan Aka Cholik Darlin, ketua umum Fakar Lematang Sumsel. 


Menurut putra asli Tanah Abang itu bahwa kinerja Polres PALI khususnya Satreskrim patut diberi pujian. 


"Kami acungkan dua jempol," ucap Aka Cholik, Sabtu 17 September 2022.


Untuk langkah selanjutnya, Aka Cholik akui bahwa masyarakat menunggu identitas tersangka, motifnya apa supaya kedepan menjadi pembelajaran bagi seluruh masyarakat. 


"Kupas tuntas kasus itu supaya jelas penyebab dan motifnya. Harapan kami  tidak ada lagi kejadian yang menggemparkan warga seperti itu," harap mantan anggota DPRD PALI itu. 


Diketahui bahwa jajaran Satreskrim Polres PALI berhasil membekuk diduga pelaku pembunuhan di Guci Beracung Kamis malam lalu. 


Tersangka ditangkap di Lampung Tengah, diduga hendak melarikan diri. 


Saat ini tersangka sudah dibawa di Mapolres PALI dan tengah menjalani pemeriksaan. 


Kapolres PALI AKBP Efrannedy SIK melalui Kasat Reskrim AKP Marwan SH mengatakan bahwa untuk motif dan kronologi kejadian maupun penangkapan akan dijelaskan melalui press release. 


"Tersangka masih kita interogasi. Untuk lebih jelasnya kita akan gelar press release rencananya lusa hari Senin," kata Kasat Reskrim Polres PALI. (sn/perry)

Share:

Pelaku Pembunuhan di Guci Akhirnya Ditangkap, Polres PALI Kejar Hingga ke Lampung Tengah

Caption. Polisi tengah olah TKP kejadian dugaan pembunuhan di Guci pada Kamis malam lalu


PALI. SININEWS.COM -- Kasus dugaan pembunuhan di Guci Beracung kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI pada Kamis tengah malam, 15 September 2022 lalu akhirnya terungkap. 


Jajaran Satreskrim Polres PALI berhasil menangkap pelaku pada Sabtu 17 september 2022 sekitar pukul 09.00 WIB. 


Dari data yang dihimpun tim media ini, tersangka berinisial N warga Talang Ubi.


Dalam upaya penangkapan tersangka ini, Satreskrim Polres PALI harus menempuh jarak cukup jauh. 


Dimana tersangka ini diduga kabur ke daerah Lampung Tengah. 


Namun, pelarian tersangka berakhir setelah jajaran Satreskrim Polres PALI menangkapnya di Lampung Tengah tanpa ada perlawanan. 


Kemudian tersangka dibawa ke Mapolres PALI. 


Saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan Polres PALI.


"Iya benar, tersangka sudah ditangkap," ujar Kapolres PALI AKBP Efrannedy SIK melalui Kasat Reskrim AKP Marwan SH sore ini. 


Ditambahkan Marwan bahwa untuk motif dan kronologi kejadian maupun penangkapan bakal digelar press release pada Senin lusa. 


"Nanti kita press release, rencananya hari Senin," terang Kasat Reskrim Polres PALI. 


Diketahui bahwa pada Kamis malam lalu warga Guci Beracung menemukan mayat bersimbah darah di pinggir jalan cor. 


Sontak, penemuan itu membuat warga sekitar gempar. 


Karena mayat itu penuh luka bekas senjata tajam. 


Polisi pun langsung olah TKP dan mengevakuasi korban ke RSUD Talang Ubi. 


Kemudian menyelidiki kasus tersebut dan kurang lebih 2x24 jam, kerja keras jajaran Satreskrim Polres PALI berhasil menangkap diduga pelaku pembunuhan itu. (sn/perry)

Share:

GOR Teluk Lubuk Butuh Renovasi, Dewan Muara Enim Ini Akan Perjuangkan


Caption. Anggota dewan Muara Enim dari PPP, Muhamad Napoleon


Muara Enim. SININEWS.COM -- Menyikapi permasalahan kondisi Gedung Olahraga (GOR) yang ada di Desa Teluk Lubuk kecamatan Simpang Belimbing kabupaten Muara Enim mendapat respon dari anggota Komisi 4 DPRD Muara Enim, Muhamad Napoleon ST. 


Politisi PPP itu menyatakan akan memperjuangkan usulan masyarakat Desa Teluk Lubuk. 


Usulan itu akan dibawa ke forum dewan saat rapat paripurna DPRD kabupaten Muara Enim.


Bahkan putra kelahiran Teluk Lubuk itu akan memanggil OPD terkait seperti Dinas PU dan Dinas Pemuda Olahraga kabupaten Muara Enim. 


"Kita akan usulkan pada anggaran tahun 2023 mendatang," ujar anggota dewan yang akrab disapa Ayong itu, Sabtu 17 september 2022.


Ditambahkan Ayong bahwa dirinya akan berkoordinasi dengan anggota dewan lainnya untuk mendorong realisasi renovasi bangunan GOR di Desa Teluk Lubuk yang sudah lapuk termakan usia. 


"GOR itu dibangun sudah lama, pada masa Bupati H Kalamudin, jadi sudah selayaknya bangunan itu direnovasi bahkan dibangun baru," terang dewan dari fraksi PPP itu. 


Ayong juga berharap respon pemerintah kabupaten Muara Enim untuk turun ke lokasi mengecek kondisi bangunan GOR yang letaknya berbatasan langsung dengan kabupaten PALI. 


"GOR itu kebanggaan warga Teluk Lubuk, lokasi persis diperbatasan dengan kabupaten PALI. Harusnya fisik bangunan itu kondisinya bagus agar mendapat pujian dari kabupaten lain," harapnya. 


Sebelumnya diketahui bahwa kondisi bangunan GOR Teluk Lubuk sangat memprihatinkan. 


Tribun GOR itu tampak sudah tanpa atap serta pagar banyak yang jebol. 


Kekhawatiran selalu timbul ketika masyarakat berolahraga sepakbola, lantaran tak jarang tendangannya kerap mengenai rumah warga sekitar.


Serta dari kondisi pagar GOR, masyarakat memasang papan serta kayu bulat pada beberapa titik pagar yang jebol meminimalisir bola mengenai rumah warga. 


Kades Teluk Lubuk pun berencana mengusulkan permasalahan itu ke Pemkab Muara Enim secara resmi dengan melayangkan surat berupa proposal. 


Kades juga meminta anggota DPRD Muara Enim mendorong terealisasinya usulan masyarakat. (sn/perry)

Share:

Ada Puluhan Titik Sumur Minyak Ilegal di PALI? Kapolres: Setahu Saya Ini Sudah Tidak Ada


Caption. Kapolres PALI 


PALI. SININEWS.COM -- Adanya isu sumur minyak ilegal sebanyak 60 titik yang tersebar di kabupaten PALI mencuat. 


Namun kabar burung itu disanggah Kapolres PALI AKBP Efrannedy SIK M.A.P.


Melalui pesan singkat whatsapp, mantan Kapolres Musi Rawas ini dengan tegas menyangkal adanya kabar adanya sumur ilegal di wilayah hukumnya.


"Setahu saya ini sudah tidak ada,"jawab pamen nomor satu di Mapolres PALI ini secara singkat, Sabtu 17 september 2022.


Dia pun menegaskan bahwa dirinya telah mengkonfirmasi langsung ke Pertamina.

"Dan saya juga sudah mengcek langsung ke Pertamina," tukas Kapolres PALI. 


Lanjut Kapolres bahwa jawaban pihak Pertamina juga nihil.


"Jawaban Pertamina nihil sumur illegal dan sumur tua pun tidak ada yang dikelola baik resmi atau pun secara illegal oleh masyarakat," tandasnya. 


Tentunya jika memang di PALI ini benar-benar masih ada kegiatan sumur ilegal, tambah Kapolres ia dan jajarannya akan menindak tegas para pelaku tanpa pandang bulu.


"Kita tidak akan segan tindak tegas pelakunya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya. 

Diketahui bersama beberapa waktu yang lalu Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Gedung Presisi Mapolda Sumsel di lantai 7, pada Senin 12 september 2022 lalu. 


Dalam kegiatan FGD itu, membahas mengenai pembahasan rancangan permen ESDM RI tentang pedoman pengelolaan dan pemproduksian minyak bumi sumur tradisional masyarakat di Provinsi Sumsel.


Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto,MH didampingi Wagub Sumsel H.Mawardi Yahya mengatakan ini merupakan kegiatan yang ke lima kalinya mengenai sumur minyak ilegal yang ada di wilayah hukum Sumsel. 


"Kegiatan ini merupakan kegiatan ke lima kalinya dalam membahas hal yang sama, mengenai sumur minyak ilegal yang ada di wilayah hukum Sumsel," Kata Kapolda Irjen Pol Drs Toni Hermanto, M.H pada saat itu.


Kemudian berdasarkan data keterangan dari LHK PALI bulan September 2022 status sumur Migas Di Kabupaten PALI terdiri dari:

1. PT.PERTAMINA EP ASSET 2 PENDOPO FIELD status sumur produksi 73 sumur,yang non produksi 912 sumur, total 985 sumur, 


2. PT.PERTAMINA EP ASSET 2 ADERA FIELD status sumur produksi 43 sumur, non produksi 349 sumur, total 392 sumur, 


3. PT.PERTAMINA HULU ENERGI RAJA TEMPIRAI FIELD status sumur produksi 5 sumur,non produksi 19 sumur, total 24 sumur, 


4. KSO PT.PETRO ENIM BETUN SELO status sumur produksi 0,non produksi 3 sumur, total 3 sumur, 


5. KSO PT.TECHWIN status sumur produksi 0,non produksi 60 sumur. 


Ditambahkan Kapolres Pali,jadi bedasarkan  Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pali,per-September ini ada 121 status sumur produksi dan 1.343 sumur yang non produksi. 


"Total keseluruhan baik sumur yang masih produksi dan non produksi ada 1.464 sumur, itu data yang kita dapat dari Dinas Lingkungan Hidup PALI." Pungkas adik Bupati Kabupaten Empat Lawang ini. (sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts