Pemkab PALI Bedah Rumah 1.200 Unit Tahun Depan


Ketua TP.PKK dan Kepala Dinas Perkim PALI meninjau program bedah rumah



PALI. SININEWS.COM -- Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dibawah kepemimpinan Bupati Asgianto dan Wakil Bupati Iwan Tuaji menargetkan pada program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun depan sebanyak 1.200 unit yang tersebar di seluruh kecamatan.


Informasi itu disampaikan Bupati Asgianto melalui Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kabupaten PALI Jefran Azyap Putra, Rabu 15 Oktober 2025 yang menyatakan bahwa jumlah penerima manfaat program RTLH meningkat dibandingkan tahun ini.


Menurut Jefran bahwa usai menyelesaikan program RTLH tahun ini, Dinas Perkim Kabupaten PALI menargetkan 1.200 unit rumah yang akan dibedah tahun depan.


"Kita targetkan 1.200 unit rumah yang akan dibedah melalui program RTLH, dan jumlah itu sudah kami usulkan," ungkap Jefran.


Disebutkan Jefran bahwa yang sudah masuk data penerima program RTLH tahun 2026 ada 540 unit terdiri dari 420 rumah untuk direhab dan 120 unit untuk bangun baru.


"Apabila tidak ada pemangkasan, data penerima program RTLH tahun depan yang sudah masuk ada 420 unit rehab dan 120 unit bangun baru. Namun untuk mencapai target kita sudah usulkan melalui CSR sebanyak 1.200 unit," sebutnya.


Jumlah penerima manfaat program RTLH dijelaskan Jefran meningkat dibandingkan tahun 2025 yang hanya membangun 373 unit rumah.


"Tahun ini ada 373 unit rumah yang mendapatkan program RTLH, terdiri dari 30 unit bangun baru dan sisanya rehab. Penerima tersebar di seluruh kecamatan," jelasnya.


Ditambahkannya bahwa mekanisme program RTLH berupa bantuan stimulan yang ditransfer melalui rekening penerima manfaat yang jumlahnya Rp 20 juta untuk rehab dan Rp 40 juta untuk bangun baru.


"Nantinya bantuan stimulan yang masuk ke rekening penerima harus dibelanjakan material bangunan. Bantuan itu diluar tambahan untuk upah yang nilainya Rp 2,5 juta untuk upah rehab dan Rp 5 juta untuk upah bangun baru," imbuhnya.


Untuk program RTLH tahun 2025, Jefran menyatakan sudah 80 persen dari jumlah penerima telah rampung dan siap huni, untuk memastikan adanya rumah yang telah rampung dibangun atau direhab ketua TP.PKK langsung yang melakukan peninjauan dan memberikan bantuan tambahan berupa paket sembako.


"Alhamdulillah telah 80 persen selesai dan akhir tahun ini bisa rampung semua. Untuk rumah yang sudah selesai, Ketua TP.PKK kabupaten PALI belum lama ini meninjau sekaligus memberikan tambahan bantuan. Harapan kami dengan bantuan program RTLH masyarakat yang kurang mampu dan selama ini sulit mendapatkan rumah yang layak huni bisa terbantu," tutupnya.(sn/perry)

Share:

Bupati PALI Geram, Banyak Perusahaan Abaikan Undangan Bahas Transparansi CSR


Bupati PALI


PALI. SININEWS.COM -- Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Asgianto ST terlihat geram saat menghadiri kegiatan forum CSR Tanggung Jawab Lingkungan Sosial (TJSL) ketika mengetahui banyak perusahaan hanya mengutus perwakilan yang tidak bisa mengambil keputusan, dimana kegiatan tersebut digelar di Hotel Srikandi, Rabu 15 Oktober 2025.


Bupati Asgianto merasa kecewa lantaran pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten PALI menunjukan ketidakseriusannya dalam membahas CSR yang seharusnya pimpinan yang bisa memberikan keputusan tetapi hanya mendatangkan perwakilan.


"Kalau memang tidak ada kontribusi untuk PALI silahkan angkat kaki dari sini. Saya merasa kecewa atas sejumlah perusahaan yang hanya mengutus perwakilan. Kalau tahu seperti ini lebih baik dibatalkan saja," kata Bupati dengan nada kesal.


Ditambahkan Bupati bahwa yang hadir pada acara tersebut seharusnya pemangku kebijakan, karena pada pembahasan CSR tersebut diminta transparan dan melalui forum CSR dengan memilih jenis pembagunan yang ditawarkan oleh Pemerintah Kabupaten PALI yang tentunya untuk kepentingan masyarakat.


"Jangan seperti ini, jangan cari makan di PALI tetapi tidak mau membangun PALI. Makanya untuk kedepan mari kita buka bersama dana CSR kemana-mana, dan bagi perusahaan yang tidak mengeluarkan dana CSR pasti kena sanksi," tandasnya.


Sebab dikatakan Bupati, untuk penyaluran dana CSR pihak perusahaan diminta memilih program yang bisa dikerjakan oleh perusahaan.


"Salah satunya program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), PALI masih ada 6.874 rumah yang butuh dibedah. Kemudian Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) dan pembangunan lainnya yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat yang mana pihak perusahaan harus memilih salah satunya untuk penyaluran dana CSR, jangan melalui oknum yang mengatasnamakan masyarakat tetapi yang menikmati hanya segelintir orang," tegas Bupati.


Diketahui bahwa Pemda PALI secara resmi mengundang perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten PALI untuk membahas CSR TJSL.


Sedikitnya ada 30 perusahaan yang hadir dan hampir seluruh OPD, namun yang membuat Bupati geram karena ada beberapa perusahaan mengutus perwakilan. (sn/perry)

Share:

Tuntut Transparansi CSR, Bupati Asgianto Kumpulkan Perusahaan Yang Beroperasi di PALI


Bupati Asgianto kumpulkan perusahaan yang beroperasi di PALI bahas transparansi CSR



PALI. SININEWS.COM -- Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Asgianto ST mengumpulkan puluhan perusahaan yang beroperasi di Bumi Serepat Serasan untuk memberikan pilihan dalam menyalurkan dana CSR Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).


Sedikitnya ada 30 perusahaan yang hadir memenuhi undangan dari Bupati Asgianto yang membahas dana CSR TJSL yang diminta harus transparan dan diberikan jangan melalui oknum-oknum yang mengatasnamakan masyarakat tetapi dinikmati hanya segelintir orang.


Selain puluhan perusahaan, hampir seluruh kepala OPD juga tampak hadir pada pembahasan dana CSR TJSL yang digelar di Hotel Srikandi Kecamatan Talang Ubi, Rabu 15 Oktober 2025.


Pada kesempatan itu, Bupati Asgianto menekankan kepada perusahaan dalam menyalurkan dana CSR kedepan harus transparan dan memilih mana yang sanggup untuk dibangun, jangan melalui oknum-oknum yang mengatasnamakan masarakat.


"Kedepan saya minta dana CSR melalui forum CSR agar kita dapat menayangkan dana yang sudah disalurkan dan masyarakat mengetahui kemana saja dana tersebut serta siapa yang menerima. Hal ini demi memutus praktek premanisme serta pemerasan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab," ungkap Bupati.


Ada beberapa pilihan yang disodorkan kepada perusahaan untuk menyalurkan dana CSR, dimana Bupati Asgianto meminta pihak perusahaan memilih salah satu jenis pembangunan yang bisa dikerjakan oleh perusahaan.


Diantaranya program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menurut Bupati Asgianto masih ada 6.874 rumah di PALI yang butuh dibedah. 


Selain itu Bupati juga menawarkan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS), pembagunan baru ruang kelas, laboratorium, jalan dan jembatan serta pilihan lainnya yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.


"Kita ketahui bahwa saat ini Transfer Keuangan Daerah (TKD) dipangkas, oleh sebab itu saya menjalankan perintah pak Presiden untuk menggali potensi salah satunya menggerakkan perusahaan agar transparan dalam menyalurkan CSR supaya keberadaan investasi di kabupaten PALI bisa memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat," tandas Bupati.(sn/perry)

Share:

Dikomandoi DLH PALI, Sejumlah OPD Geruduk Pasar Pendopo Sapu Bersih Saluran Air Hingga Sampah


DLH dan Disperindag, BPBD serta Kelurahan Talang Ubi Timur gotong royong di pasar Pendopo 


PALI. SININEWS.COM -- Dipelopori oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sejumlah OPD dilingkungan Pemkab PALI serta Kelurahan Talang Ubi Timur menggeruduk pasar Inpres Pendopo pada Selasa 14 Oktober 2025.


Kedatangan sejumlah OPD dengan komando DLH PALI ke pasar Pendopo rupanya melakukan gotong royong membersihkan parit atau drainase hingga sampah pada los-los pasar agar saluran air bisa lancar mengalir.


Adapun OPD yang terlibat pada kegiatan gotong royong tersebut adalah Disperindag, BPBD serta kelurahan Talang Ubi Timur.


Dikatakan Lurah Talang Ubi Timur Rita Anwar bahwa kegiatan gotong royong tersebut diinisiasi oleh DLH Kabupaten PALI dalam mengatasi sampah dan saluran air.


"Dinas LH mengajak kerjasama Kelurahan Talang Ubi Timur dan Disperindag serta BPBD melakukan gotong royong membersihkan drainase dipinggir los-los pertokoan serta sampah yang ada didalam los pasar," ungkap Misz Rita sapaan akrab Lurah Talang Ubi Timur.


Gagasan melakukan gotong royong dengan melibatkan sejumlah OPD dikemukakan Lurah Misz Rita harus dibudayakan agar permasalahan sampah serta lingkungan bisa diatasi.


"Dengan cara seperti ini akan meringankan pekerjaan, sebab masalah sampah bukan hanya tanggung jawab Dinas LH saja melainkan tugas kita bersama," imbuhnya.(sn/perry)

Share:

SKK Migas dan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Tandatangani Nota Kesepakatan Sinergi Kegiatan Hulu Migas


SKK Migas dan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Tandatangani Nota Kesepakatan Sinergi Kegiatan Hulu Migas


Jakarta. SININEWS.COM -- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menandatangani Nota Kesepakatan tentang Sinergi Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi di Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, Senin, 13 Oktober 2025. 


Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Musi Banyuasin, H. M. Toha Tohet, SH dan Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Eka Bayu Setta, di kantor SKK Migas,  Gedung Wisma Mulia, Jakarta.


Nota kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan SKK Migas dalam mendukung keberlanjutan kegiatan usaha hulu migas serta optimalisasi manfaatnya bagi masyarakat setempat.


Dalam sambutannya, Bupati H. M. Toha Tohet, S.H  menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menyambut baik langkah strategis ini sebagai wujud sinergi yang konkret antara sektor industri migas dengan pembangunan daerah.


“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya memperkuat kegiatan hulu migas di Musi Banyuasin, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui peningkatan ekonomi lokal, lapangan kerja, dan program tanggung jawab sosial,” Kata Bupati Toha Tohet.


Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Eka Bayu Setta, menegaskan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah merupakan bagian dari strategi nasional untuk menjaga keberlanjutan operasi hulu migas.


“SKK Migas berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam memastikan kegiatan hulu migas berjalan dengan baik, aman, dan memberikan manfaat maksimal bagi pembangunan daerah,” ungkap Eka Bayu Setta.


Melalui kesepakatan ini, kedua pihak akan meningkatkan koordinasi dalam mendukung operasional hulu migas  termasuk aspek perizinan, pengembangan kapasitas masyarakat, serta dukungan terhadap infrastruktur penunjang di wilayah operasi migas.


Nota kesempakatan ini juga dihadiri oleh Tenaga Ahli Komwas SKK Migas, Angga Wirya, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Yunianto, Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Heru Setyadi dan Kepala Divisi Formalitas, George Nicolas Simanjuntak.


Penandatanganan ini juga menjadi bagian dari upaya SKK Migas dalam mendorong pencapaian target produksi nasional serta memperkuat hubungan kemitraan antara pusat dan daerah demi kemandirian energi Indonesia.(sn)

Share:

Tutupi Badan Jalan, Damkar PALI Sapu Bersih Pohon Tumbang di Talang Rimbo


PALI. SININEWS.COM -- Arus lalulintas di jalan Raya Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tepatnya di Talang Rimbo Kecamatan Talang Ubi sempat tersendat lantaran adanya pohon tumbang menutupi jalan tersebut pada Selasa sore 14 Oktober 2025 sekitar pukul 17.00 Wib.


Namun kejadian tersebut tidak berlangsung lama lantaran tim dari Dinas Damkar PALI turun tangan dan langsung menyapu jalan tersebut sehingga arus lalulintas kembali lancar.


Dikatakan Kepala Dinas Damkar PALI melalui Kabid Suyadi bahwa pihaknya langsung menuju lokasi setelah mendapat laporan.


"Kami langsung menuju lokasi kejadian dengan menerjunkan beberapa anggotanya kita lengkap dengan peralatan untuk mengevakuasi pohon yang tumbang," kata Suyadi.


Dan sekitar setengah jam bekerja, Suyadi menyebut pohon tumbang berhasil dibersihkan.


"Alhamdulillah jalan kembali bersih dan arus lalulintas kembali lancar," imbuhnya.(sn/perry)

Share:

Dua Anak di Sungai Baung Terjangkit DBD, Warga Apresiasi Langkah Cepat Dinkes PALI


petugas Dinkes PALI tengah melakukan fogging di Desa Sungai Baung 


PALI. SININEWS.COM -- Langkah cepat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam menindaklanjuti adanya dua anak asal Desa Sungai Baung Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) mendapat apresiasi dari warga.


Pasalnya, Dinkes kabupaten PALI langsung merespon permintaan warga yang mengajukan permohonan dilakukannya pengasapan atau fogging di lingkungan yang terdapat dua anak yang terjangkit DBD.


Dan pada Senin 13 Oktober 2025 kemarin, Dinkes PALI mendatangi desa Sungai Baung untuk melakukan fogging di lingkungan yang terdapat dua anak yang terjangkit DBD.

 
"Kami sampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Bupati PALI Asgianto melalui Dinkes PALI yang langsung merespon adanya keresahan warga karena takut tertular DBD akibat banyak nyamuk dilingkungan kami," ucap Suwito salah satu warga Sungai Baung, Selasa 14 Oktober 2025.

Ditambahkannya bahwa dengan cepat tanggap Dinkes PALI melakukan fogging warga sekitar tak merasa khawatir lagi tertular penyakit yang disebarkan melalui gigitan nyamuk.

"Kekhawatiran warga mereda karena lingkungan kami sudah difogging. Awalnya kami takut tertular karena nyamuk dilingkungan kami cukup banyak," imbuhnya.

Dengan dilakukannya fogging, Suwito berharap tidak ada lagi warga terjangkit DBD.

"Dua anak yang terkena DBD saat ini sudah membaik dan harapan kami tidak ada lagi korban berikutnya. Kami juga akan menjaga lingkungan tetap bersih supaya tidak ada nyamuk bersarang," tutupnya. (sn/perry)


saat ini kondisi anak yang terkena DBD sudah membaik 
Share:

Adiwinata : Jelang Keberangkatan Atlit Musi Rawas PORPROV ke XV Muba 2025, Minim Anggaran


Adiwinata : Jelang Keberangkatan Atlit Musi Rawas PORPROV ke XV Muba 2025, Minim Anggaran


MUSI RAWAS. SININEWS.COM - Pekan Olahraga Provinsi Sumsel (PORPROV) ke XV yang berlangsung di Musi Banyuasin (Muba) mulai tanggal 18 hingga 31 Oktober 2025 mempertandingkan 34 Cabang Olahraga (Cabor) diikuti 17 Kabupaten/Kota se Sumsel. dan rencananya akan dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Selatan. 


Kepala Dinas Pemuda & Olahraga (Kadispora) Kabupaten Musi Rawas Adiwinata saat dimintai komentarnya melalui sambungan telpon, Selasa (14/10/25) mengatakan, Terkait keberangkatan atlit Musi Rawas PORPROV ke XV di Muba, cabor yang kami kirim sebanyak 26 Cabor dari 34 Cabor yang dipertandingkan PORPROV Muba XV 2025. karna minimnya anggaran. 

" Anggaran dari Dispora hanya Rp 1 Milyar, dan dari Koni Mura Rp 1 Milyar, total keseluruhan anggaran Rp 2 Milyar,"ungkap Adi sapaan akrabnya. 


Lanjut Adi seraya menambahkan, Terkait dana publikasi media, Dispora hanya menganggarkan Rp 10 juta. Kami juga sudah mengundang pihak Kominfo rapat tadi, bagaimana teknisnya cara pembagian terkait anggaran dana publikasi tersebut. 

" Masalah pemberitaan atlit terkait Cabor yang bertanding nanti, Dispora akan mengirimkan datanya, dan kami kirim ke Kominfo, silahkan media untuk mempublikasikannya,"kata Adi. 

Saat ditanya media ini, Apakah dari Dispora tidak mengirim Wartawan untuk meliput Cabor yang diikuti atlit Musi Rawas ? Dirinya menjawab, dari Dispora tidak ada media yang diiukutkan untuk meliput atlit Musi Rawas. 

"Ya itu tadi, karna minimnya anggaran yang diberikan kepada Dispora," pungkasnya. 


Sementara itu Ketua KONI Kabupaten Musi Rawas, Elba Roma saat diwawancarai wartawan ini diruang kerjanya beberapa waktu yang lalu mengatakan, KONI Musi Rawas sudah sejak beberapa bulan ini telah melakukan persiapan dalam menyambut perhelatan PORPROV ke XV Muba 2025, dan kini persiapan tersebut telah mendekati 90 persen.

“  PORPROV ke XV Muba 2025, KONI Musi Rawas mengirimkan 160 atlit. Official, Pelatih sebanyak 175, total keseluruhan berjumlah 235. Sedangkan Cabang Olahraga (Cabor) yang kita ikuti sebanyak 27 Cabor, dengan target 40 medali emas,"ucap Elba sapaan akrabnya. 


Lanjut Elba mengatakan, PORPROV ke XIV di Kabupaten Lahat, Kontingen Musi Rawas berhasil meraih medali 16 emas, 49 perak, 76 perunggau, berada di peringkat 13.

" Insya Allah, PORPROV Muba 2025, Kita menargetkan masuk 6 besar, "ungkap Elba dengan nada optimis. 


Lebih lanjut Elba mengatakan, Berbagai tahapan sudah kita laksanakan, seperti rapat koordinasi, Verifikasi data, hingga pengecekan faktual sudah dilaksanakan dan tinggal lagi penyempurnaan sebelum hari keberangkatan.


Saat ditanya terkait Cabor andalan yang bisa mendulang medali banyak bagi kontinen Musi Rawas ? Dirinya tidak menyebutkan cabor unggulan secara spesifik. Namun, ia menegaskan bahwa setiap cabor memiliki peluang memperoleh medali. Bahkan, semua atlet diharapkan bisa memberikan kontribusi terbaik dan bisa mengharumkan nama Musi Rawas. 

“ Dirinya berharap para atlet yang berlaga mampu tampil maksimal, menjaga sportivitas, dan memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Musi Rawas,"harap Elba. 


Saat ditanya kembali terkait bonus atlit ? Dirinya menjawab, Bahwa untuk Bonus atlit sudah kita persiapkan, tapi besarannya belum tahu, nanti saya akan cek ke Dispora berapa besarannya. 

" Yang pasti, Atlit yang sudah mengharumkan nama baik Musi Rawas, setelah selesai PORPROV akan ada penyerahan Bonus,"pungkasnya. (sn/SMSI Musi Rawas)

Share:

Tambang Batubara PT.STE Harus Stop Sementara, Kepala DLH PALI: Kalau Masih Beroperasi Laporkan


Kepala DLH PALI


PALI. SININEWS.COM -- Dengan adanya rekomendasi sanksi administrasi dan denda, aktivitas tambang batubara milik PT.STE yang berlokasi di Desa Benuang Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), aktivitas perusahaan tersebut harus stop sementara.


Perintah itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten PALI Dr. Ariansyah usai menerima pertemuan antara PT.STE dengan masyarakat Desa Benuang yang difasilitasi DPRD PALI kemarin 13 Oktober 2025 di ruang rapat paripurna.


Dengan tegas, Ariansyah meminta masyarakat apabila terlihat adanya aktivitas pertambangan di wilayah kerja PT.STE untuk segera melaporkan ke DLH Kabupaten PALI.


"Kalau ada masyarakat melihat aktivitas tambang di PT.STE, maka laporkan ke saya atau langsung ke kantor DLH PALI," ungkap Ariansyah.


Karena menurut Ariansyah bahwa setelah keluarnya rekomendasi sanksi administrasi dan denda dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), PT.STE harus menghentikan sementara aktivitas mereka.


"Aktivitas PT.STE jangan beroperasi terlebih dahulu karena sudah ada rekomendasi sanksi," imbuhnya.


Ditegaskannya apabila sanksi administrasi dan denda sudah keluar dari Kementerian LH kemudian pihak STE tidak memenuhinya maka DLH Kabupaten PALI akan mengeluarkan rekomendasi untuk mencabut izin tambang perusahaan tersebut.


"Izin tambang bisa dicabut apabila sanksi sudah keluar dan pihak perusahaan tidak memenuhinya. Karena kita akan mengeluarkan rekomendasi untuk mencabut izin tambang PT.STE," tegasnya.


Menyikapi polemik PT.STE, tokoh Pemuda PALI Yogi S Memet menyatakan akan menggelar aksi demontrasi apabila pihak PT.STE tidak mengindahkan perintah dari DLH untuk menghentikan sementara aktivitas pertambangan di perusahaan tersebut.



"PT. STE harus stop dulu beroperasi, apalagi sesuai statment kepala LH PALI, perusahaan ini diduga sudah melakukan pencemaran lingkungan. Sesuai UU LH tahun no 32 tahun 2009. Cabut izin perusahaan yang melakukan kejahatan lingkungan. Kalau mereka tetap beroperasi, kita akan gelar aksi di tambang, biar masa yang tutup. Kedepan kita berharap agar perusahaan yang ada di PALI untuk patuh aturan, jangan asal operasi, clear ke dulu, izin, Amdal serta lingkungan dijaga," tandasnya. (sn/perry)

Share:

Ketua DPRD PALI Akui Nasib Tambang Batubara PT.STE di Benuang Nunggu Detik-detik Penutupan


Ketua DPRD PALI


PALI. SININEWS.COM -- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) H.Ubaidillah mengaku bahwa operasional tambang batubara di Desa Benuang Kecamatan Talang Ubi tinggal menunggu detik-detik penutupan.


Informasi itu disampaikan Ketua DPRD PALI usai memfasilitasi pertemuan antara pihak PT.STE dengan masyarakat kemarin 13 Oktober 2025 di ruang rapat paripurna DPRD PALI.


"Perusahaan PT.STE sudah warning tinggal menunggu detik-detik penutupan karena sudah banyak permasalahan di kabupaten PALI," ungkap H.Ubaidillah.



Salah satunya disebutkan ketua DPRD PALI adalah angkutan batubara PT.STE masih banyak menggunakan jalan umum.


"Sanksi PT.STE diberikan dari pemerintah pusat karena sudah banyak melakukan pelanggaran di PALI, terutama mobilisasi angkutan batubara masih melalui jalan umum," tandasnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dr.Ariansyah membenarkan pihak PT.STE telah menerima rekomendasi sanksi administrasi dan sanksi denda.


"Pengelolaan lingkungan hidup di PT.STE tidak sesuai. Keputusan sanksi denda dan administrasi dari kementerian LH masih kita tunggu. Selama mereka menerima sanksi mereka tidak boleh melakukan penambangan. Apabila sanksi denda dan administrasi sudah turun kemudian mereka tidak bisa memenuhinya maka kita akan merekomendasikan untuk izinnya dicabut," tandas Ariansyah.(sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts