DPTHP-2, KPUD PALI Tetapkan 131.528 Pemilih

PALI - Berdasarkan surat edaran ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI nomor 1099/PL.02.1-SD/01/KPU/IX/2018 atas rekomendasi Bawaslu dan masukan Parpol peserta Pemilu pada saat rapat pleno terbuka Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP)-1, KPUD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali lakukan rapat pleno terbuka rekapitulasi DPTHP-2 dalam Pemilu tahun 2019 yang dilaksanakan Senin (12/11) di sekretariat KPUD PALI.

Dalam rekapitulasi tersebut, KPUD menetapkan DPTHP-2 jumlah pemilih sebanyak 131.528. "Dengan rincian pemilih laki-laki berjumlah 65.288 pemilih dan jumlah pemilih perempuan ada 66.240 pemilih yang tersebar di 589 TPS, 71 desa/kelurahan dan 5 kecamatan," jelas H Hasyim, ketua KPUD PALI.

Ditambahkannya bahwa rekapitulasi pemilih potensial non KTP-el dari hasil tanggapan masyarakat terhadap DPTHP-1 dengan jumlah pemilih sebanyak 1.197 dengan rincian pemilih laki-laki berjumlah 589 pemilih, dan pemilih perempuan berjumlah 608 pemilih.

"Sementara rekapitulasi daftar pemilih dari hasil perbaikan DPTHP-1 den dengan jumlah pemilih baru sebanyak 7.553 pemilih dengan rincian pemilih laki-laki sebanyak 3.509 pemilih dan pemilih perempuan berjumlah 4.044 pemilih. Pemilih tidak memenuhi syarat sebanyak 1.028 dengan rincian pemilih laki-laki berjumlah 474 pemilih dan pemilih perempuan berjumlah 554 pemilih," jelas ketua KPUD PALI.

Sedangkan untuk perbaikan data pemilih sebanyak 1.345 dengan rincian pemilih laki-laki berjumlah 419 dan pemilih perempuan berjumlah 926 pemilih.

"Salinan Berita acara rekapitulasi DPTHP-2, rekapitulasi daftar potensial pemilih non KTP-el dalam DPTHP-1 dan rekapitulasi DPTHP-2 disampaikan ke KPU provinsi Sumatera Selatan, Bawaslu Kabupaten PALI, Parpol peserta Pemilu dan perangkat Pemkab PALI," pungkasnya.

Pada rapat pleno terbuka tersebut, seluruh perwakilan Parpol peserta Pemilu ikuti penyampaian DPTHP-2 itu yang dihadiri juga Komisioner KPUD PALI, Adi Chandra, Adella Rosita, Sentosa dan Avintri Sandi serta dari Bawaslu PALI diwakili salahsatu Komisionernya, Basrul SAP, Kepolisian, TNI dan dari perwakilan Pemkab PALI (sn)
Share:

Gorong-gorong Jebol, Warga Minta Pemprov Segera Perbaiki

PALI - Gorong-gorong yang ada Desa Panta Dewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) jebol dan mengakibatkan lalulintas di jalan penghubung dua kabupaten PALI dan Muba tersendat. Padahal pembangunan gorong-gorong tersebut baru beberapa bulan selesai dikerjakan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Dikatakan Suwandi, kepala Desa Panta Dewa bahwa jebolnya gorong-gorong tersebut terjadi pada Minggu malam (11/11), memaksa truk angkutan barang harus memutar arah karena gorong-gorong tersebut dikhawatirkan tidak mampu menahan beban kendaraan.

"Kalau mobil kecil dan sepeda motor masih bisa melintas, tetapi kalau mobil truk apalagi ada muatan harus mutar arah dan mencari jalan lain," ungkap Suwandi, Senin (12/11).

Saat ini, diakui Kades, warga memasang patok pada lubang gorong-gorong yang jebol untuk meminimalisir pengendara terjebak. "Kami berharap pada pihak pelaksana pekerjaan gorong-gorong itu untuk segera memperbaiki. Sebab, gorong-gorong itu masih dalam perawatan karena pekerjaannya baru selesai sekitar lima bulan lalu," harapnya.

Terpisah, Asgianto anggota Dewan Provinsi Sumsel menyatakan bahwa pihaknya langsung menyampaikan kondisi gorong-gorong di Desa Panta Dewa yang jebol.

"Kemungkinan jebolnya gorong-gorong tersebut akibat curah hujan yang cukup tinggi dan jalan disekitar lokasi belum stabil. Tetapi kita langsung sampaikan ke Dinas PU provinsi untuk segera dilakukan perbaikan," ujarnya. (sn)
Share:

Dewan PALI Komentari Pemprov Cabut Pergub Angkutan Batu bara

PALI - Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) H Amran menyarankan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk mencari solusi terkait pencabutan Pergub nomor 23 tahun 2012 tentang tatacara angkutan batu bara di jalan umum.

Sebab, menurut katua DPC PBB PALI itu, penghentian angkutan batu bara untuk tidak melalui jalan umum menjadi dilema baru, sebab ratusan bahkan ribuan warga Provinsi Sumsel terkena imbas dari keputusan tersebut.

"Pada dasarnya kami sangat mendukung keputusan tersebut, tetapi Pemprov juga harus bijak dalam hal ini. Sebab, tidak sedikit warga yang menganggur dan dirugikan dari keputusan itu," ungkap H Amran, Senin (12/11).

Dikatakan H Amran, disisi lain banyaknya permasalahan terkait jalan umum yang banyak rusak akibat dilalui armada batubara, yang tentunya dikeluhkan masyarakat, juga ada ribuan warga bergantung pada jalannya operasional angkutan batu bara.

"Banyak pengemudi yang nganggur, rumah makan tutup bahkan ratusan mobil truk yang biasa mengangkut batu bara terancam ditarik dealer karena melalui kredit. Selain itu, pendapatan negara juga berkurang akibat operasional angkutan batu bara terhenti," tambahnya.

Solusi saat ini yang perlu diambil Pemprov adalah disampaikan H Amran kembali memperbolehkan jalan umum dilalui angkutan batu bara dengan catatan harus menekankan kepada perusahaan angkutan batu bara untuk membuat jalan khusus sendiri.

"Jadi sementara perusahaan angkutan batu bara belum bisa membuat jalan sendiri, kami sarankan agar Pemprov mengizinkan kembali jalan umum dilalui. Tetapi harus komitmen dan Pemprov tegas untuk memberi tenggang waktunya terhadap perusahaan untuk membuat jalan khusus," sarannya.

Sementara itu, Bani (40), pengemudi angkutan batu bara asal Talang Ubi mengaku saat ini masih belum menemukan pekerjaan baru pasca angkutan batu bara di stop. "Saya dan kawan-kawan lainnya masih menunggu kabar dari pihak pengelola angkutan, tetapi kalau sampai berlarut-larut, saya akan kembalikan mobil yang biasa menghidupi keluaga kami ke leasing, sebab saya tidak lagi sanggup membayat angsurannya," katanya pasrah
Share:

BPBD PALI Himbau Warga Waspadai Banjir dan Longsor

PALI - Intensitas hujan akhir-akhir ini cukup tinggi di wilayah Bumi Serepat Serasan, hal ini tentu harus diwaspadai masyarakat yang ada di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Sebab, turunnya hujan sering disertai angin kencang dan petir.

Selain itu, banjir juga mengintai wilayah Kabupaten PALI, terutama Daerah Aliran Sungai (DAS) Lematang. Sebab, bahaya banjir tidak bisa diprediksi, karena bisa datang kapan saja, terlebih ada banjir kiriman dari hulu sungai Lematang.

"Kami himbau agar seluruh warga PALI tetap waspada terhadap bahaya banjir, terutama warga disekitar DAS Lematang. Karena selain banjir, juga rawan terhadap longsor," ungkap Junaidi Anuar, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PALI, Senin (12/11).

Meski belum ada daerah yang mengalami banjir atau longsor, tetapi saat ini pihak BPBD dikatakan Junaidi tetap lakukan monitoring dan siap siaga selama 24 jam.

"Kita belum mendirikan posko di daerah rawan banjir dan longsor, tetapi BPBD senantiasa monitorng dan siagakan petugas di posko induk, didepan kantor BPBD," tukasnya.

Untuk menanggulangi bencana banjir atau longsor juga bencana lainnya secara cepat, diharapkan Junaidi kepada Camat, kepala desa atau masyarakat agar secepatnya menghubungi pihak BPBD ketika terjadi bencana.

"Cepat disampaikan, maka kami akan cepat datang ke lokasi kejadian dan bencana bisa cepat ditangani," tutupnya.

Sementara itu, Ballian, kepala Desa Curup Kecamatan Tanah abang yang desanya setiap tahun terkena imbas banjir akibat arus sungai Lematang meluap menyatakan bahwa warganya sudah biasa hadapi banjir kala musim hujan.

"Tetapi yang kami harapkan adalah bantuan kesehatan, sebab biasanya saat banjir, warga banyak keluhkan sakit perut dan gatal-gatal. Kalau hadapi banjir, kami sudah biasa," tutur Kades
(sn)
Share:

Ditimpa Hujan Deras, Akses Jalan Desa Ini Nyaris Putus

PALI -- Akses jalan masuk maupun keluar untuk warga Desa Sungai Ibul Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) nyaris putus lantaran arus sungai Penukal meluap karena ditimpa hujan deras sejak Jumat malam (9/11). Terendamnya akses jalan juga dipicu adanya pembangunan jembatan di desa tersebut, dimana jembatan sementara nyaris tidak terlihat akibat tergenang arus sungai Penukal.

Bahkan, pada Minggu (11/11), debit air  sungai Penukal semakin tinggi, melumpuhkan aktivitas warga. "Ini karena jembatan belum jadi, dan jembatan sementara dibangun cukup rendah mengakibatkan jembatan sementara tidak bisa dilalui," ungkap Edi, warga setempat.

Meski hujan tidak turun pada Sabtu malam, tetapi diakui Edi bahwa banjir yang semakin tinggi diakibatkan kiriman dari hulu sungai Penukal dan diperkirakan apabila hujan kembali turun air akan semakin tinggi.

"Kalaupun tidak turun hujan lagi, mungkin air akan surut dua harian. Untuk itu kami minta pihak pelaksana pembangunan jembatan tersebut untuk meninggikan jembatan sementara agar warga bisa beraktivitas," harap Edi.
Share:

Jelang Pemilu, Seluruh Parpol di PALI Deklarasikan Kampanye Damai

PALI -- Menemukan komitmen peserta Pemilu terhadap pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan undang-undang Dasar 1945 serta  melaksanakan kampanye yang damai demokratis dan mengedukasi pemilih dan melaksanakan kampanye tanpa hoaks, politisasi Sara dan politik uang serta memperkenalkan dan mensosialisasikan peserta Pemilu tahun 2019, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) PALI ajak seluruh Parpol ikuti deklarasi kampanye damai.

Deklarasi kampanye damai dilaksanakan usai upacara peringatan hari Pahlawan, Sabtu (10/11) di halaman Kantor Bupati PALI Jalan Merdeka KM 10 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi.

"Tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah kampanye anti Sara, hoaks dan untuk menjadikan pemilih yang berdaulat agar negara kuat," ujar H Hasyim, ketua KPUD PALI.

Dijelaskan H Hasyim bahwa KPU telah telah menetapkan 16 partai politik, dua Pasangan calon presiden dan wakil presiden dan 807 calon anggota DPD sebagai peserta Pemilu tahun 2019.

"KPU juga telah menetapkan daftar calon tetap atau DCT anggota DPR DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota pada tanggal 20 September 2018 sesuai dengan tahapan penyelenggaraan Pemilu 2019 dan masa kampanye telah dimulai pada tanggal 23 September 2018 sampai dengan tanggal 13 April 2019," jelas ketua KPUD.

Selama masa kampanye, ditambahkan H Hasyim bahwa peserta pemilu dapat melakukan kegiatan meraih simpatik pemilih dengan metode sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

"Dimaksudkan untuk meyakinkan pemilih dengan menawarkan visi misi program dan atau citra diri peserta pemilu," tambahnya.

Kegiatan deklarasi kampanye damai  juga diutarakan ketua KPUD PALI merupakan upaya KPU untuk memberikan pendidikan politik kepada pemilih dan diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi pemilih.

"Kita berharap agar peserta pemilu dapat meningkat melalui kegiatan kampanye yang tertib, tidak melakukan politisasi Sara tidak menyebarkan berita hoaks atau bohong, tidak melakukan politik uang dan tidak saling menghujat atau menghina. Dan kami menyarankan kepada seluruh Parpol agar memanfaatkan masa kampanye sebaik-baiknya untuk meyakinkan pemilih dengan menawarkan visi misi dan program peserta pemilu," jabarnya
Share:

Jangan Semata Upacara Tapi Harus Mampu menggali Semangat Baru

PALI - Peringatan hari Pahlawan tahun 2018 di Bumi Serepat Serasan dipusatkan di halaman Kantor Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Jalan Merdeka KM 10 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi, Sabtu (10/11) dengan menggelar upacara pengibaran bendera merah putih.

Sekda PALI, Syahron Nazil didaulat sebagai Inspektur upacara dan diikuti hampir seluruh kepala OPD, FKPD dan pegawai dilingkungan Pemkab PALI juga sejumlah pelajar.

"Peringatan hari Pahlawan ini bukan semata menggelar upacara, tetapi harus syarat makna dan harus dapat menggali serta mampu menjadi semangat baru dari nilai nilai kepahlawanan," pesan Sekda.

Semangat baru itu dikatakan Sekda adalah semangat dalam membangun negara ini. Sebab, saat ini, jiwa kepahlawanan adalah bagaimana cara anak bangsa ini terus berkarya dan terus berupaya memajukan republik ini.

"Semangat pahlawan menjadi momentum bagi bangsa Indonesia. Setiap etape perjuangan berlanjut ke etape berikutnya, karena setiap jaman ada pahlawannya dan setiap pahlawan berdedikasi sesuai jamannya," terang Sekda.

Usai menggelar upacara, Sekda PALI diikuti peserta upacara langsung menuju Taman Makam Pahlawan untuk melakukan tabur bunga sebagai tanda penghormatan kepada pahlawan yang telah berjuang demi bangsa ini. Sn
Share:

Pinjam Motor Lalu Digadaikan, Dodi Diamankan Polsek Tanah Abang

PALI-- Jajaran Polsek Tanah Abang meringkus Dodi Sartono (24) warga Desa Pandan Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) lantaran diduga telah melakukan tindak pidana penggelapan satu unit sepeda motor milik Beti Laila (40) warga desa Suka Raja Kecamatan Tanah Abang.

Dodi ditangkap Polsek Tanah Abang pada Sabtu (10/11) sekitar pukul 03.00 WIB berdasarkan laporan korban dengan bukti LP / B / 63 / X /2018 / Sumsel/ Res ME / Sek T.Abang tgl 06 oktober 2018.

Dijelaskan Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Tanah Abang AKP Sofyan Ardeni yang pimpin langsung penangkapan pelaku ini bahwa kejadian tindak pidana itu dilakukan pelaku pada Jumat (8/11) sekira pukul 10.00 WIBi.

Berawal pelaku berangkat dari rumahnya yang berada di Desa Pandan menuju ke Desa Suka Raja dengan cara menumpang mobil truck yang melintas, setelah tiba di rumah korban, pelaku memanggil suami korban namun suami korban sedang keluar rumah dan mengatakan bahwa tidak ada angkutan kayu dikarenakan pelaku bekerja dengan korban sebagai sopir mobil truck pengangkut kayu.

"Saat itu pelaku langsung kerumah orang tuanya yang berada di Desa Sedupi Kec. Tanah Abang, setelah pukul 12.00 WIB, pelaku kembali lagi kerumah korban saat itu suami korban masih belum pulang. Tetapi pelaku langsung masuk kedalam rumah dan saat itu pelaku sempat memanggil korban untuk meminjam sepeda motor," ungkap Sofyan.

Setelah itu, ditambahkan Sofyan, pelaku langsung membawa sepeda motor korban dan membawanya kearah Desa Raja, untuk menemui temannya bernama Depi untuk meminjam uang.

"Namun Depi tidak dapat meminjami uang dengan alasan tidak ada uang, kemudian pelaku langsung pulang kerumahnya yang berada di Desa Pandan. Kemudian pelaku ke Desa Modong untuk bertemu Lukman untuk menggadaikan sepeda motor tersebut," tambahnya.

Atas dasar laporan korban itulah, kemudian jajaran Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan, dan setelah diketahui pelaku sedang berada di rumahnya, Kapolsek langsung memerintahkan Kanit Reskrim dan anggota untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku.

"Kita pimpin langsung penangkapan pelaku tersebut, dan saat melakukan penangkapan, tersangka tidak melakukan perlawanan kemudian bawa pelaku dan diamankan di Polsek Tanah Abang bersama barang buktinya berupa satu unit sepeda motor," tandasnya. sn
Share:

Peringati Hari Pahlawan, Kapolres : Semangat Pahlawan Didada ku

PRABUMULIH – Upacara peringatan Hari Pahlawan ke 73 tahun 2018 di gelar jajaran Polres Polres Prabumulih, Polda Sumatera Selatan, Sabtu (10/11/2018) pagi di lapangan Apel Mapolres Prabumulih.

Kapolres Mataram, AKBP Tito Hutauruk, S.I.K., M.H, selaku inspektur upacara membacakan amanat Menteri Sosial RI, Agus Gumiwang Kartasasmita.

Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita dalam amanatnya menegaskan, peringatan hari Pahlawan yang setiap tanggal, 10 Nopember diperingati bangsa Indonesia, adalah untuk mengenang peristiwa pertempuran 73 tahun yang silam yang merupakan pertempuran fisik pertama setelah bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya.

Semangat juang pantang menyerah dan pengorbanan yang tanpa pamrih oleh para pahlawan telah mewariskan Negara Kesatuan Republik Indonesia harus menjadi contoh dan tauladan bagi kita semua sebagai generasi penerus bangsa,

Prosesi peringatan Hari Pahlawan, diseluruh Indonesia termasuk di Kota Prabumulih juga dilakukan upacara pengibaran bendera merah putih serta mengheningkan cipta secara serentak selama 60 detik.

Hal ini dimaksudkan untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan serta memperkuat nilai-nilai kepahlawanan, mempertebal rasa cinta tanah air dan meneguhkan semangat pengabdian bagi bangsa dan negara di hati sanubari Indonesia.

Substansi dari setiap peringatan Hari Pahlawan harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

Tema Hari Pahlawan Tahun 2018 adalah “Semangat Pahlawan Di Dadaku” mengandung makna, sesuai ftrahnya dalam diri setiap insan tertanam nilai-nilai kepahlawanan.

“Siapapun dapat menjadi pahlawan, setiap warga negara Indonesia tanpa terkecuali dapat berinisiatif mengabdikan hal yang bermanfaat untuk kemashlahatan diri, lingkungan sekitar, bangsa dan negara,”

Selain itu, juga peringatan Hari Pahlawan, menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk melakukan instropeksi diri. Sampai seberapa jauh setiap komponen bangsa dapat mewarisi nilai-nilai kepahlawanan, melanjutkan perjuangan, mengisi kemerdekaan demi mencapai negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur.

Upacara peringatan Hari Pahlawan, diikuti seluruh Personil Jajaran Kepolisian Polres Prabumulih dan Polsek jajaran serta ASN Polres Prabumulih. (Bio/rel)
Share:

Gandeng Bawaslu Provinsi, Pengembangan Pengawasan Pemilu Partisipatif Terus Digelorakan

PALI -- Kegiatan Sosialisasi Pengembangan Pengawasan Pemilu Partisipatif dalam rangka pelaksanaan Pemilu 2019 di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) PALI, kali ini kegiatan yang dihadiri Bupati di wakili Ir. Arya Darmawan, Kapolsek Talang Ubi, Kompol Okto Iwan Setiawan, Kejari PALI, OPD, Kesbangpol, seluruh pimpinan partai politik, tokoh agama, tokoh masyrakat, tokoh pemuda, karang taruna dan pelajar pramuka digelar di Gedung Pesos Komplek Pertamina Pendopo, kemarin Kamis (8/11).

Pelaksanaan kegiatan tersebut menggandeng nara sumber dari KPUD PALI dalam hal ini diwakili Divisi Parmas, Adella Rosita dan Junaidi SE, Komisioner Bawaslu Provinsi Sumsel.

Dijelaskan ketua Bawaslu PALI, Heru Muharom didampingi komisioner lainnya Basrul SAP dan Iwan Dedi bahwa kegiatan tersebut bertujuan menyampaikan bagaimana pentingnya pengawasan partisipatif untuk dilaksanakan karen Pemilu semua warga Indonesia

"Kita ajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan proses dan tahapan Pemilu. Sebab, pengawasan yang dilaksanakan bersama sangatlah penting menuju suksesnya Pemilu 2019 mendatang," ungkap Heru Muharom.

Pada kegiatan tersebut, Bawaslu PALI juga banyak melontarkan kuis yang disampaikan nara sumber untuk membuat suasana jadi semarak dan semangat mengikuti acara tersebut.

Sementara itu, Bupati PALI diwakili Staff Ahli, Arya Darmawan mengajak semua elemen ikut serta mengawasi pemilu 2019 untuk sama-sama menjaga proses Pemilu baik itu Pileg atau Pilpres agar terhindar dari pelanggaran. "Sehingga keamanan di Kabupaten PALI  terjamin dan tetap kondusif," ajaknya.

Senada diucapkan Junaidi SE, Komisoner Bawaslu Sumsel, bahwa dalam pelaksanaan pengawasan Pemilu, Bawaslu tidak sendiri, tetapi bersama, KPU, DKPP, GAKUMDU, Kepolisian,Danramil, Satpol.pp serta elemen lainnya.

"Kita akan melakukan sekuat tenaga, usaha dan pemikiran untuk menjaga dan melaksanakan Pemilu Jujur, adil, mandiri dengan hasil berintegritas dan legitimate sesuai harapan masyarakat, bangsa dan negara ini," harap Junaidi.
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts