Tuai Banyak Masalah, Nasib Tambang Batubara PT.STE di Benuang PALI Diujung Tanduk


Foto. Ilustrasi aktivitas tambang batubara 


PALI. SININEWS.COM -- Dinilai menuai banyak permasalahan, nasib tambang batubara milik PT.STE yang berada di Desa Benuang Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) nasibnya kini diujung tanduk.


Pasalnya, sejumlah permasalahan yang dihadapi PT.STE sampai saat ini belum kunjung selesai, dari dampak lingkungan pasca penambangan, gaji pekerja yang belum dibayar hingga upah pekerja yang dibawah UMK hingga hutang-hutang ke pihak ketiga yang masih nunggak.


Permasalahan PT.STE pun kini ditengahi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kanu PALI yang memfasilitasi pertemuan antara perusahaan tersebut dengan masyarakat Desa Benuang serta beberapa vendor atau pihak ketiga kemarin 13 Oktober 2025.


Pada pertemuan tersebut, perwakilan warga Desa Benuang mendesak PT.STE ditutup dan jangan beroperasi lagi karena selama melakukan aktivitas pertambangan dinilai tidak ada manfaatnya bagi masyarakat.


Seperti diungkapkan Fajrin salah satu perwakilan warga Benuang yang ikut serta pada pertemuan tersebut.


Fajrin merasa keberadaan tambang batubara PT.STE hanya membawa mudharat dan dampak lingkungan pasca penambangan sudah merusak lingkungan tanpa memperhatikan sekitar.


Fajrin juga meminta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PALI untuk turun ke lapangan meninjau dan sekaligus menutup aktivitas tambang batubara PT.STE.


"Coba tinjau ke lokasi tambang batubara PT.STE, lingkungan rusak akibat operasional perusahaan tersebut. Selain itu pekerja belum dibayar dan upah mereka dibawah UMK," ungkap Fajrin.


Sama halnya disampaikan Khairillah, warga lainnya yang mengaku sebagai vendor yang sampai saat ini PT.STE belum membayar kewajibannya setelah pihaknya melaksanakan pekerjaan sesuai kontrak.


"PT.STE ini tidak pernah ada itikad baik, apabila diajak bertemu hanya mendatangkan perwakilan yang tidak bisa memutuskan. Sementara kami butuh kepastian kapan kontrak kami dibayar. Kami tegaskan apabila hal ini berlarut-larut maka kami minta PT.STE ditutup dan kami juga akan menempuh jalur hukum," tandas Khairillah.


Sementara itu, anggota DPRD PALI asal Desa Benuang Herdianto meminta pihak perusahaan memenuhi permintaan masyarakat yang menginginkan adanya petinggi PT.STE hadir dan memberikan keputusan agar permasalahan ini bisa cepat selesai.



"Pada intinya masyarakat meminta dihadirkan pihak PT.STE yang bisa mengambil keputusan agar ada titik terang. Dan harapan kami ada kesepakatan bersama dihasilkan agar investasi di desa Benuang tetap berjalan dan masyarakat bisa mendapatkan manfaatnya," harap anggota dewan dari PKB itu.


Diketahui kemarin, DPRD PALI mengajak PT.STE dan masyarakat Desa Benuang duduk bersama. Pada pertemuan tersebut, ketua DPRD PALI H. Ubaidillah memimpin kegiatan tersebut didampingi Wakil ketua II Firdaus Hasbullah serta hadir anggota DPRD lainnya diantaranya Herdianto yang merupakan asli kelahiran Desa Benuang.(sn/perry)

Share:

Ganas Annar MUI Gelar Kajian Keluarga Harmonis Tanpa Narkoba


Ganas Annar MUI Gelar Kajian Keluarga Harmonis Tanpa Narkoba


Jakarta. SININEWS.COM - Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika Majelis Ulama Indonesia (Ganas Annar MUI) Dr. Titik Haryati dan Kepala Bidang Penyelenggara Peribadatan Masjid Istiqlal KH Bukhori Sail Attahiri mengadakan kegiatan kajian dan dakwah majelis taklim dengan mengangkat tema “Keluarga harmonis tanpa narkoba”.


Keterangan pers Ganas Annar MUI, Senin (13/10) menyebutkan, kajian dan dakwah terkait bahaya narkoba yang berlangsung pada 12 Oktober 2025 di Masjid Istiqlal Jakarta itu dihadiri lebih dari 500 ibu-ibu majelis taklim dari berbagai wilayah Jakarta.   


Tujuannya adalah memberikan kesadaran bagi para ibu majelis taklim agar mereka memiliki kepedulian dan kemampuan untuk melakukan pengawasan sejak dini bagi anggota keluarganya serta bagi masyarakat sekitar terkait bahaya narkoba.


Kepedulian dan komitmen majelis taklim sangat penting dalam upaya menciptakan Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar), wujud Asta Cita ke 7: “Memperkuat reformasi politik hukum dan birokrasi serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba.” (Program Prioritas Presiden RI Prabowo Subianto).


Dr. Titik yang juga Ketua Bidang Kesetaraan Gender, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Radikalisme, Perlindungan Penyalahgunaan Narkotika Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) menyatakan sangat prihatin dengan jumlah korban narkoba yang terus meningkat, tanpa melihat gender dan usia.


Korban penyalahgunaan narkoba harus ditangani secara tepat. Mereka harus dipulihkan dan disembuhkan dari ketergantungan dan kecanduan obat terlarang tersebut (Undang-Undang Narkotika No:35 Tahun 2009, Pasal 127).


Menurut Ketua Ganas Annar MUI, rehabilitasi adalah solusi tepat bagi pengguna narkoba dibawah ambang batas tertentu, dan bukan dipenjarakan, kecuali bagi pengedar dan gembong obat terlarang tersebut yang memang harus mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya.


Ia lebih lanjut mengharapkan agar anggota majelis taklim meneruskan informasi  mengenai bahaya narkoba kepada Ketua RT, Ketua RW, Kepala Desa dan Camat agar mereka mengedepankan upaya pencegahan dan layanan terpadu di daerahnya masing-masing.


Terkait kasus narkoba yang menimpa artis Ammar Zoni, Dr. Titik sangat menyayangkan, sebab dalam kondisi sedang menjalani hukuman di penjara, dia diduga masih terjerat aksi pengedaran narkoba, dan dalam kasus itu tidak hanya Ammar yang menanggung akibatnya, tetapi Lapas juga tercoreng karena narkoba bisa masuk Lapas Salemba.


"Berita di media bersliweran, seolah Ammar adalah penjahat, padahal dia ingin sembuh dan pulih dari ketergantungan terhadap narkoba. Dia justru korban yang harus ditolong dan memerlukan bimbingan untuk menjalani kehidupan normal lagi, apalagi dia sudah tidak punya orangtua dan tinggal berdua dengan adiknya,” tuturnya.


Dr. Titik lebih lanjut menekankan perlunya perlindungan hukum bagi pengguna narkoba melalui rehabilitasi sebagai hukumannya, dan bukan dipenjara, karena Lapas sepertinya belum mampu memberikan layanan rehabilitasi secara optimal.


Terkait hukuman penyalahgunaan narkoba secara umum, Ketua Ganas Annar MUI menilai adanya kesalahan hakim ketika membuat keputusan, sebab mereka tidak menerapkan Undang-Undang Narkoba No:35 tahun 2025, tetapi menggunakan KUHP.


Maka, menurut dia, penggguna narkoba jadinya dipenjara, padahal yang benar adalah hukuman rehabilitasi agar mereka sembuh dan pulih dari ketergantungan dan kecanduan terhadap narkoba.


"Mereka sejatinya mengalami sakit kejiwaan, dan jika direhabilitasi, mereka akan mendapatkan terapi, konseling dan pengobatan secara medis dan sosial,” katanya. (sn)

Share:

Tanggapi Penolakan Warga Benuang, FH Tegaskan Apabila Perusahaan Ngerti Pertambangan Pasti Diterima Masyarakat



Mediasi antara pihak PT.PEB dan perwakilan masyarakat Desa Benuang di ruang rapat paripurna DPRD PALI 


PALI. SININEWS.COM -- Adanya penolakan warga Benuang Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terhadap rencana pembukaan tambang batubara di wilayah desa tersebut oleh PT. Pendopo Energi Batubara (PEB) terus bergulir.

Kali ini permasalahan tersebut ditangani Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PALI yang turun tangan menjadi penengah yang langsung memanggil pihak PEB dan perwakilan masyarakat Desa Benuang pada Senin 13 Oktober 2025.

Pada pertemuan yang dipimpin Ketua DPRD PALI H.Ubaidillah dan didampingi Wakil ketua II Firdaus Hasbullah atau FH, perwakilan masyarakat dan pihak PT.PEB cukup alot dalam mediasi tersebut.

Namun dengan adanya penolakan tersebut, wakil ketua II DPRD PALI FH menyatakan bahwa apabila PT.PEB mengerti dan paham pertambangan pasti diterima masyarakat.

"Kalau perusahaan mengerti pasti diterima masyarakat apabila akan melakukan aktivitas pertambangan di wilayah Desa Benuang," tandas FH.

Karena menurut FH bahwa masyarakat juga menginginkan adanya investasi di wilayah desa Benuang apabila saling menguntungkan.

"Masyarakat juga ingin adanya investasi di desanya, kalau pihak investor mengerti," imbuhnya.

FH juga menegaskan apabila pihak perusahaan tidak mengerti keinginan masyarakat, dipastikan PT.PEB tidak akan bisa beroperasi di wilayah Desa Benuang.

"Sekalipun izin dikeluarkan Presiden, yakinlah apabila ditolak masyarakat perusahaan itu tidak akan bisa beroperasi di desa Benuang," tegasnya.

Diketahui bahwa rencana PT.PEB akan membuka tambang batubara di desa Benuang mendapat penolakan masyarakat setempat karena belum ada sosialisasi dari pihak perusahaan sementara persiapan pembukaan lahan tambang batubara sudah dilakukan.

Sosialisasi pernah dilakukan PT.PEB yang dihadiri langsung Wakil Bupati Iwan Tuaji, tetapi sosialisasi yang digelar beberapa hari lalu tetap saja mendapat penolakan.

Dan hingga berita ini diturunkan, mediasi antara PT.PEB dan perwakilan masyarakat Desa Benuang masih berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD PALI.(sn/perry)



Share:

Muara Enim Siap Mendulang Medali di Porprov Muba, Kontingen Pertama Resmi Dilepas


Muara Enim Siap Mendulang Medali di Porprov Muba, Kontingen Pertama Resmi Dilepas


Muara Enim, Sumsel. SININEWS.COM –  Kontingen pertama Kabupaten Muara Enim untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Selatan di Musi Banyuasin (Muba) resmi dilepas. Kontingen atlet yang membawa semangat juang untuk mendulang medali ini diberangkatkan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Ir. Yulius, didampingi Ketua KONI Kabupaten Muara Enim M. Zen Sukri beserta jajaran pengurus KONI lainnya, pada Senin (13/10/2025), bertempat di halaman Gedung Olahraga (GOR) Pancasila Kabupaten Muara Enim.


Pelepasan tahap pertama ini mencakup atlet dari Cabang Olahraga (Cabor) Bola Basket dan Cabor Bola Voli Indoor, beserta ofisial pendukung lainnya. Tim yang diberangkatkan juga dilengkapi oleh Tim Kesehatan, Tim Keamanan, serta Tim Panitia dari KONI Kabupaten Muara Enim.


Dalam sambutannya, Ketua Umum KONI Kabupaten Muara Enim, M. Zen Sukri, menyampaikan bahwa kontingen yang berangkat hari ini berjumlah total 48 orang, terdiri dari atlet Cabor Bola Voli dan Cabor Bola Basket, serta tim pendukung.


"Selanjutnya setelah ini, akan kembali diberangkatkan para Cabor dan Tim lainnya di tanggal 16/10/2025, setelah upacara pengukuhan," ujar M. Zen Sukri.


Sementara itu, Sekda Kabupaten Muara Enim, Ir. Yulius, yang mewakili Bupati Muara Enim, dalam kesempatan tersebut menyampaikan pesan-pesan penting kepada para kontingen. Ia menekankan agar seluruh atlet dan ofisial senantiasa menjaga nama baik Kabupaten Muara Enim, menjunjung tinggi sportifitas selama bertanding, serta yang paling utama adalah senantiasa menjaga kekompakan dan kesehatan selama berada di Kabupaten Muba dalam mengikuti ajang Porprov.


"Menang kalah itu hal yang biasa,yang penting tetap semangat dan lakukan yang terbaik untuk Kabupaten Muara Enim.Pungkas Sekda.


Pelepasan kontingen ini menandai dimulainya perjuangan atlet-atlet terbaik Muara Enim di ajang olahraga tingkat provinsi, dengan harapan dapat membawa pulang prestasi terbaik dan mengharumkan nama daerah.(sn/perry)

Share:

Dukung Program Ketapang, Polsek Penukal Abab Dampingi Penanaman Jagung di Spantan Jaya


Polsek Penukal Abab Dukung Program Ketahanan Pangan, Dampingi Penanaman Jagung di Desa Spantan Jaya


PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Penukal Abab turut hadir dan melakukan pendampingan kegiatan penanaman jagung di lahan pertanian Desa Spantan Jaya, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), pada Senin (13/10/2025) pagi.


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung di lahan seluas 1 hektar dan menggunakan bibit jagung hibrida BISI F1 Super sebanyak 25 kantong benih dengan metode tanam manual (tugal).


Turut hadir dalam kegiatan ini, Kanit Binmas Polsek Penukal Abab Aiptu Zeni Irwanto, Sekcam Penukal Heriyanto, S.E., Kepala Desa Spantan Jaya Amsori beserta perangkat desa, Kanit IK Aiptu Rudi Hartono, S.H., Kasium Bripka Oka Wiratama, Bhabinkamtibmas Aipda Mubarak, serta perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat.


Diketahui, dari total 21 desa di Kecamatan Penukal Abab, hingga saat ini sudah ada 15 desa yang melaksanakan penanaman jagung, sementara 6 desa lainnya masih dalam tahap persiapan.


Kapolsek Penukal Abab AKP Dedy Kurnia, S.H. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung kebijakan nasional di bidang ketahanan pangan.


> “Penanaman jagung ini menggunakan Dana Desa (DD) sesuai program pemerintah pusat dengan alokasi sekitar Rp 20 juta hingga Rp 25 juta per hektar. Kami dari Polsek Penukal Abab terus berkoordinasi dengan para kepala desa untuk memastikan pelaksanaan kegiatan ini berjalan transparan, akuntabel, dan hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujar AKP Dedy Kurnia, S.H.




Ia menegaskan, pihak kepolisian akan terus melakukan pendampingan dan pemantauan perkembangan tanaman jagung di seluruh desa agar pelaksanaannya sesuai dengan peruntukan dan tidak terjadi penyimpangan dana.


> “Kami berharap para kepala desa yang telah melaksanakan program penanaman jagung ini dapat mengelolanya dengan baik dan penuh tanggung jawab, karena sumber dananya berasal dari Dana Desa yang harus dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.




Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kapolsek Penukal Abab menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam pelaksanaan program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Penukal Abab.


> “Polres PALI berkomitmen mendukung penuh setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk program penanaman jagung ini. Kami mengimbau seluruh jajaran Polsek dan pemerintah desa untuk terus bersinergi menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkap AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, sebagaimana disampaikan oleh Kapolsek Penukal Abab AKP Dedy Kurnia, S.H.(sn/perry)

Share:

Perwira Tinggi TNI AL Raih Doktor Cumlaude Dari FEB Universitas Trisakti


Penyerahan surat keterangan lulus sebagai Doktor Ilmu Ekonomi dari Dekan FEB Universitas Trisakti Prof. Dr. Yolanda Masnita (kiri) kepada Laksamana Muda TNI Hudiarto Krisno Utomo (kanan), Sabtu 11 Oktober 2025 (Foto: Dok. FEB Usakti)

Jakarta. SININEWS.COM - Laksamana Muda TNI Hudiarto Krisno Utomo yang saat ini menjabat sebagai Panglima Koarmada III berhasil meraih Doktor Ilmu Ekonomi dengan predikat Cumlaude dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti (FEB Usakti)


Siaran pers FEB Usakti, Minggu (12/10) menyebutkan, sidang promosi doktor yang berlangsung khidmat dipimpin langsung oleh Ketua Sidang sekaligus Dekan FEB Usakti, Prof. Dr. Yolanda Masnita Siagian, MM, CMA, CPM (Asia), Sabtu 11 Oktober 2025.   


Adapun Promovendus dibimbing oleh Promotor Prof. Dr. Willy Arafah, DBA (pakar manajemen strategis) dengan tim penguji  Dr. Husna Leila Yusran dan penguji eksternal Admiral (Ret) Prof. Dr. Marsetio, MM (mantan Kepala Staf TNI AL). Kehadiran penguji dari kalangan eksternal menegaskan relevansi dan kualitas riset yang dihasilkan.


Kehadiran tim penguji berkaliber internasional pada sidang promosi doktor itu menunjukkan komitmen FEB Usakti dalam menjaga standar akademik tertinggi, sekaligus membuktikan keunggulan sebagai institusi pendidikan tinggi yang mampu mengakomodasi kebutuhan pendidikan profesional dan berkelas.


“Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi FEB Universitas Trisakti dengan bangga mempromosikan Laksamana Muda TNI Hudiarto Krisno Utomo sebagai Doktor dengan predikat Cumlaude,” kata Dekan FEB Usakti.


Ia menjelaskan, Laksamana Muda TNI Hudiarto berhasil mempertahankan disertasinya dengan judul: "Pengaruh Strategic Human Resources Competence, Organizational Commitment, dan Organizational Culture terhadap Organizational Performance Kolinlamil yang Dimediasi Strategic Change Management."


Disertasi tersebut tidak hanya memenuhi standar akademik yang ketat, tetapi juga memberikan kontribusi praktis yang signifikan bagi pengembangan organisasi pertahanan Indonesia, khususnya dalam manajemen sumber daya manusia strategis di lingkungan TNI AL.


Keberhasilan Laksamana Muda TNI Hudiarto meraih Doktor dengan predikat Cumlaude menjadi bukti nyata keunggulan Program Doktor Ilmu Ekonomi FEB Usakti dalam mengakomodasi keunikan setiap mahasiswa.


Program Doktor itu sendiri dirancang khusus untuk para profesional tingkat tinggi yang memiliki tanggung jawab besar namun tetap ingin mengembangkan kapasitas intelektual mereka.


"Kami memahami bahwa setiap mahasiswa doktor memiliki latar belakang, pengalaman, dan tantangan yang unik. Oleh karena itu kami menyediakan pendampingan personal yang intensif dengan tetap menjaga standar akademik internasional," kata Dr. Yolanda.


Keunggulan kompetitif


Dekan FEB Usakti lebih lanjut mengemukakan, Program Doktor FEB Usakti dikenal memiliki beberapa keunggulan kompetitif. Pertama, fleksibilitas jadwal tanpa mengorbankan kualitas.


Program ini dirancang untuk mengakomodasi jadwal para profesional sibuk, termasuk pejabat tinggi negara dan eksekutif korporasi, dengan tetap mempertahankan kualitas akademik yang tinggi.


Kedua, pembimbingan personal yang mendalam, dimana setiap mahasiswa doktor mendapatkan perhatian khusus dari promotor dan tim penguji yang berpengalaman serta memastikan penelitian yang dihasilkan berkualitas tinggi dan relevan dengan kebutuhan praktis.


Ketiga, jejaring akademik dan profesional berkelas, dimana mahasiswa doktor FEB Usakti tergabung dalam komunitas akademik yang terdiri dari praktisi senior, akademisi terkemuka, dan pemimpin di berbagai sektor strategis.


Keempat, riset yang aplikatif dan berdampak, dimana fokus program tidak hanya pada teori, tetapi juga pada aplikasi praktis yang dapat memberikan solusi nyata bagi organisasi dan masyarakat.


Kelima, standar internasional dengan konteks lokal, dimana kurikulum dan metodologi penelitian mengikuti standar internasional, namun tetap mempertimbangkan konteks dan kebutuhan Indonesia.


Menurut Dekan FEB Usakti, dengan meluluskan seorang perwira tinggi TNI AL dengan predikat Cumlaude, FEB Usakti membuktikan bahwa institusi ini tidak hanya menghasilkan akademisi, tetapi juga praktisi-akademisi yang mampu mengintegrasikan teori dan praktik untuk kemajuan organisasi dan bangsa ke depan.


"Keberhasilan mahasiswa kami adalah kebanggaan kami, dan kami berkomitmen mengembangkan program-program pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan zaman, namun tetap menjunjung tinggi integritas akademik dan keunggulan penelitian," ujarnya.


Ia menambahkan, Program Doktor Ilmu Ekonomi FEB Usakti terus membuka peluang bagi para profesional yang ingin mengembangkan diri secara akademik sambil tetap berkontribusi dalam peran kepemimpinan mereka.


Dengan track record yang solid dan sistem pendampingan personal, FEB Usakti menjadi pilihan utama bagi mereka yang menginginkan pendidikan doktoral berkualitas tinggi dengan fleksibilitas yang memadai.


Disebutkan pula bahwa FEB Usakti adalah salah satu fakultas ekonomi terkemuka di Indonesia dengan sejarah panjang dalam menghasilkan lulusan berkualitas.


Program Doktor Ilmu Ekonomi FEB Usakti sendiri telah terakreditasi dengan standar tinggi dan terus menghasilkan riset-riset yang berkontribusi pada pengembangan ilmu ekonomi dan manajemen di Indonesia. (sn)

Share:

Gagal Curi Kelapa Sawit, Pria Asal Simpang Tais Masuk Bui dan Sepeda Motor Disita


foto Tersangka dan barang bukti 


PALI. SININEWS.COM -- Pria asal Simpang Tais Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berinisial BA (43) terpaksa harus merasakan sel tahanan dan sepeda motornya disita setelah gagal mencuri buah kelapa sawit milik PT Surya Bumi Agro Langgeng karena ditangkap Polsek Talang Ubi.


Pria asal Simpang Tais tersebut ditangkap pada Sabtu, 11 Oktober 2025 sekira pukul 18.00 WIB, setelah pihak kepolisian menerima laporan dari pelapor HP (51),Asisten Divisi IV Kebun Tais PT. Suryabumi Agrolanggeng,dalam laporan itu disebutkan bahwa telah terjadi pencurian buah sawit di Divisi V Blok 01 perusahaan tersebut pada pukul 03.00 WIB dini hari.


Dari hasil penyelidikan dan tindakan cepat Unit Reskrim Polsek Talang Ubi, Polisi berhasil mengamankan pria asal Simpang Tais tersebut.


Sementara satu orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan masih dalam proses pengejaran.



Menurut keterangan saksi dilokasi,aksi pencurian itu pertama kali diketahui oleh petugas keamanan perusahaan saat melakukan patroli rutin. Mereka memergoki dua orang tengah mencuri buah sawit,satu pelaku sedang memanen tandan buah segar,sementara seorang lainnya menyusun hasil curian di atas sepeda motor.


Petugas keamanan segera menghubungi pihak Polsek Talang Ubi. 

Tak lama berselang,Tim Elang Unit Reskrim yang dipimpin Panit I dan Panit II Reskrim tiba di lokasi dan berhasil mengamankan satu pelaku beserta barang bukti, yaitu 31 tandan buah sawit, 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam BG 4497 SJ, serta 1 buah senter hitam tanpa merek.


Akibat kejadian tersebut, pihak perusahaan mengalami kerugian materil senilai Rp3.302.324.


Langkah Kepolisian

Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H. dalam keterangannya menyampaikan bahwa penangkapan tersebut merupakan hasil dari respon cepat dan koordinasi solid antara pihak keamanan perusahaan dan jajaran Polsek Talang Ubi.


> “Begitu mendapat informasi dari pihak perusahaan,tim kami langsung bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan satu pelaku beserta barang bukti.Saat ini,pelaku sudah diamankan di Polsek Talang Ubi dan tengah menjalani pemeriksaan intensif,kami juga terus memburu satu pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri,” jelas AKP Ardiansyah.


Lebih lanjut,AKP Ardiansyah menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah-wilayah rawan kejahatan, terutama di kawasan perkebunan dan pemukiman warga.


Menanggapi keberhasilan tersebut, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kapolsek Talang Ubi memberikan apresiasi terhadap kinerja cepat Unit Reskrim.


> “Kami mengapresiasi tindakan cepat anggota Polsek Talang Ubi dalam mengungkap kasus ini,tidak ada ruang bagi para pelaku kejahatan di wilayah hukum Polres PALI,Kami akan terus menindak tegas setiap bentuk pelanggaran hukum demi terciptanya rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,”tegas AKBP Yunar melalui AKP Ardiansyah. 



Saat ini, pelaku B.A. telah diamankan di Mapolsek Talang Ubi berikut barang bukti untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga tengah melakukan koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) guna melengkapi berkas perkara.


"Dengan pengungkapan kasus ini,kami menegaskan komitmen untuk menegakkan hukum secara profesional,transparan,dan humanis dalam menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten PALI,"pungkasnya.(sn/perry)

Share:

Cegah Gangguan Kamtibmas dan Pelanggaran Lalulintas, Polsek Talang Ubi Gelar Razia Terpadu


Polsek Talang Ubi Gelar KRYD, Cegah Gangguan Kamtibmas dan Pelanggaran Lalu Lintas


PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Talang Ubi, jajaran personel Polsek Talang Ubi kembali melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu malam (11/10/2025).


Kegiatan tersebut dipimpin oleh Aiptu Sumaryono, S.H bersama personel Polsek Talang Ubi yang tersprint berdasarkan Surat Perintah Kapolsek Talang Ubi Nomor: Sprin/90/X/OPS.1.2.3/2025 tanggal 10 Oktober 2025.


Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan apel KRYD di Mapolsek Talang Ubi, dilanjutkan pemeriksaan tahanan, serta patroli di sejumlah titik strategis, seperti Indomaret Handayani Mulya, Bank BRI, Bank BSI, dan Bank Sumsel Babel.


Selain itu, petugas juga memberikan himbauan kepada para pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat agar selalu berhati-hati, tidak menggunakan knalpot brong, serta melengkapi surat-surat kendaraan. Para pemuda yang sedang nongkrong juga diberikan teguran dan pembinaan agar menghindari tawuran dan segera pulang jika tidak ada keperluan mendesak.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.


> “Kegiatan KRYD ini dilaksanakan untuk menekan potensi tindak pidana dan pelanggaran lalu lintas di wilayah Talang Ubi. Kami terus berupaya meningkatkan kehadiran polisi di lapangan agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujar AKP Ardiansyah.




Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa hasil dari kegiatan KRYD kali ini berjalan aman, lancar, dan kondusif, meskipun masih ditemukan beberapa pengendara yang belum sepenuhnya mematuhi aturan berlalu lintas.


Menanggapi kegiatan tersebut, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K melalui Kapolsek Talang Ubi menyampaikan apresiasi kepada jajaran yang telah melaksanakan kegiatan dengan penuh dedikasi.


> “Kami mengapresiasi personel di lapangan yang telah melaksanakan KRYD secara humanis dan profesional. Kegiatan seperti ini harus terus digalakkan sebagai bentuk pencegahan dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas. Saya mengimbau kepada masyarakat agar ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan selalu mematuhi aturan berlalu lintas,” tegas Kapolres PALI melalui Kapolsek Talang Ubi.




Kegiatan yang berakhir sekitar pukul 22.00 WIB tersebut diakhiri dengan apel konsolidasi dan evaluasi (anev) guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan KRYD di waktu mendatang.


"Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kondisi Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas di Kecamatan Talang Ubi semakin terjaga dan masyarakat dapat merasakan kehadiran Polri yang humanis, sigap, dan responsif terhadap keamanan lingkungan,"pungkasnya.(sn/perry)

Share:

Ketum KONI Pusat Membuka Resmi PON Bela Diri/2025 Kudus


*Ketum KONI Pusat Membuka Resmi PON Bela Diri/2025 Kudus* 


SININEWS.COM -- Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri/2025 Kudus akhirnya resmi dibuka oleh Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman pada 11 Oktober 2025. 


Multievent olahraga kolaborasi KONI Pusat dengan Djarum Foundation ini mengangkat tema ‘Bela Diri itu Prestasi’.


Tujuannya, kolaborasi adalah memberikan atlet pengalaman kompetisi berkualitas nasional yang dibutuhkan untuk meraih prestasi pada ajang yang lebih tinggi. Indonesia perlu mempersiapkan atlet untuk mewujudkan target utama masuk peringkat lima besar Olimpiade pada tahun 2044. Termasuk juga memenuhi prestasi olahraga juga merupakan Asta Cita ke-4 Presiden RI Prabowo Subianto.


10 cabang olahraga, pencak silat, tarung derajat, karate, taekwondo, gulat, judo, jujitsu, sambo, kempo, hingga wushu. Terdata lebih dari 2.000 atlet tampil dari berbagai provinsi untuk berlaga pada 223 nomor pertandingan.


“Saya menyampaikan terima kasih, apresiasi, dan penghormatan yang setinggi-tingginya atas kolaborasi bersama Djarum Foundation dalam menyelenggarakan PON Bela Diri/2025 di Kudus,” kata Ketum KONI Pusat. Hadir di lokasi pimpinan Djarum Martin Hartono dan jajarannya.


Tentunya, mewakili masyarakat olahraga prestasi, Ketum KONI Pusat sampaikan apresiasi kepada masyarakat Kudus.


 “Terima kasih atas kehangatan dan dukungan masyarakat Kudus. Insya Allah akan dibayar dengan prestasi para atlet ke depan,” ujar Marciano.



Dampak positif kompetisi kepada atlet diukur dari prestasi di kancah internasional.


 “Ke depan, atlet-atlet bela diri yang mewakili Indonesia pada single/multi event internasional mulai SEA Games, Asian Games, sampai Olimpiade, adalah atlet-atlet, juara PON Bela Diri yang akan lahir di Kudus pada hari ini,” sambungnya. 


“Penyelenggaraan PON Bela Diri sangat strategis dalam upaya mewujudkan target peringkat 5 besar Olimpiade 2044 dan asta cita ke-4 Presiden Prabowo Subianto tentang prestasi olahraga,” terangnya. 


Cabang olahraga bela diri memiliki posisi strategis dalam multievent olahraga yang diikuti Indonesia. 


“Cabang olahraga bela diri adalah kontributor pada multievent olahraga yang diikuti Indonesia. Pada SEA Games 2021 di Vietnam menyumbang sekitar 74 medali atau 30,7% medali Indonesia, kemudian pada SEA Games 2023 Kamboja meningkat menjadi 131 medali atau 47,46%, meski pada Asian Games 2022 Hangzhou meraih 9 medali atau 25% medali kontingen,” jelasnya. 


Multievent olahraga berkualitas menjadi kebutuhan atlet agar performanya semakin baik, mereka akan tambah pengalaman tanding disertai evaluasi yang melibatkan sport science.


Ketum KONI Pusat menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontingen, atlet, pelatih serta ofisial KONI Provinsi yang didukung oleh pemerintah daerahnya masing-masing. Tanpa dukungan dan keterlibatan seluruh daerah, PON Bela Diri tidak mungkin terlaksana dengan sukses.


“Kita akan membuat PON Bela Diri yang lebih baik dan lebih menarik lagi. Saya berharap Djarum dapat gelar seluruh cabang olahraga bela diri,” tutupnya.


Menpora RI Erick Thohir diwakili Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Dr.Raden Isnanta memberikan apresiasi, menyebut PON Bela Diri bersejarah. 


“Kalau yang tercatat PON pertama di Solo sebagai alat perjuangan, selebihnya PON sebagai alat pemersatu, dan selanjutnya PON untuk prestasi,” katanya merujuk PON Bela Diri. 


“Atas nama Kemenpora, apresiasi atas penyelenggaraan ini, semoga penyelenggaraan aman, nyaman dan memunculkan prestasi,” sambungnya.


Penyerahan Bendera ke Brand Ambassador PON Bela Diri/2025 Kudus


Di puncak acara, Ketum KONI Pusat menyerahkan bendera secara seremoni kepada Brand Ambassador PON Bela Diri/2025 Kudus, yakni Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman. Kedua pesilat yang telah mempromosikan Silat ke seluruh dunia melalui Film Hollywood.


Sebelumnya, kedua tokoh tersebut menjadi bintang pada video promosi PON Bela Diri/2025 Kudus.


Animo Masyarakat Kudus Luar Biasa


Selanjutnya, setelah resmi dibuka oleh Ketum KONI Pusat, para hadirin dan sebagian masyarakat Kudus jalan bersama dari GOR Kaliputu ke alun-alun Kudus simpang 7. Bupati Kudus Dr. Ars Sam’ani Intakoris memimpin jalan bersama.


Di lokasi, Bupati Kudus menancapkan bendera sebagai tanda dukungan masyarakat Kudus mendukung PON Bela Diri/2025 Kudus.


Puncak acara adalah kembang api yang mewarnai langit Kudus.(sn)

Share:

Dukung Tata Kelola Pemerintahan Yang Transparan, Bhabinkamtibmas Desa Semangus Hadiri Musdes


Bhabinkamtibmas Desa Semangus Hadiri Musyawarah Desa, Dukung Tata Kelola Pemerintahan yang Transparan dan Partisipatif


PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan pemerintahan desa, Bhabinkamtibmas Desa Semangus, Briptu Ryan Avianto, menghadiri kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) di Balai Desa Semangus, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), pada Jumat (10/10/2025) pukul 14.00 WIB.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan unsur masyarakat, di antaranya Camat Talang Ubi yang diwakili oleh Atmo Maryono, S.H, Kepala Dinas DPMD yang diwakili oleh Abdul Qodir, S.E, Kepala Desa Semangus, Ketua BPD Benakat Minyak Dodi, Babinsa Desa Semangus Sertu Deri Wijaya, serta para perangkat desa, pendamping desa, dan tokoh masyarakat.


Musyawarah desa ini membahas berbagai agenda penting terkait arah pembangunan desa, pengelolaan dana desa, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam forum tersebut menjadi bentuk dukungan Polri terhadap terciptanya pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H. yang mewakili Kapolres PALI menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan Musdes merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam setiap sendi kehidupan masyarakat desa.


> “Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas, Polri berkomitmen mendukung setiap program pemerintah desa yang mengarah pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap proses pembangunan berjalan transparan, tertib, dan kondusif,” ujar AKP Ardiansyah, menyampaikan pesan Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K.




Kapolres PALI juga menegaskan bahwa stabilitas keamanan di tingkat desa merupakan fondasi utama bagi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah desa, TNI, dan Polri harus terus diperkuat.


> “Sinergitas tiga pilar desa — Pemerintah Desa, TNI, dan Polri — harus senantiasa dijaga. Keamanan adalah prasyarat utama bagi keberhasilan pembangunan, dan kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat adalah bentuk nyata pelayanan Polri yang humanis dan solutif,” lanjut Kapolres dalam pernyataan yang dibacakan oleh Kapolsek Talang Ubi.




Kegiatan Musdes diakhiri dengan sesi diskusi interaktif antara warga dan pihak pemerintah desa, yang berjalan tertib dan penuh semangat kebersamaan. 


"Kehadiran aparat keamanan dari Polsek Talang Ubi dalam kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat yang menilai Polri semakin dekat dengan rakyat,"pungkasnya.(sn/perry)

Share:

Catat Laba Rp467 Miliar hingga Kuartal III 2025, Kinerja BRI Insurance Tetap Solid di Tengah Tekanan Industri


Catat Laba Rp467 Miliar hingga Kuartal III 2025, Kinerja BRI Insurance Tetap Solid di Tengah Tekanan Industri


Jakarta. SININEWS.COM – PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) mencatat kinerja positif hingga akhir Kuartal III 2025 dengan membukukan premi bruto sebesar Rp3,12 triliun dan laba bersih Rp467 miliar. Di tengah dinamika ekonomi dan penerapan regulasi akuntansi baru, perseroan tetap mampu menjaga profit margin sebesar 15% dan hasil underwriting 31,23%, menunjukkan efisiensi operasional yang kuat serta ketahanan fundamental di tengah kondisi industri yang menantang.


Seluruh indikator kesehatan keuangan, termasuk profit margin, loss ratio, underwriting yield, return on equity (ROE), dan combined ratio, tercatat berada di atas rata-rata industri, menegaskan kualitas kinerja dan tata kelola risiko yang konsisten. Capaian ini memperkuat posisi BRI Insurance sebagai salah satu perusahaan asuransi umum nasional dengan profitabilitas dan pertumbuhan yang berkelanjutan.


Secara portofolio, segmen property menjadi kontributor utama dengan porsi 49,55% terhadap total pendapatan premi. Kanal bancassurance dan korporasi yang masih mendominasi pendapatan. Sementara itu, segmen mikro dan ultra mikro menunjukkan pertumbuhan kuat sebesar 10,30%, mendorong peningkatan laba sekaligus memperkuat komitmen BRI Insurance terhadap pengembangan inklusi keuangan nasional. Hingga September 2025, asuransi mikro telah menyumbang 23% dari total portofolio bisnis.


Direktur Utama BRI Insurance Rahmat Budi Legowo menuturkan bahwa capaian ini mencerminkan efektivitas strategi diversifikasi yang dijalankan perseroan secara konsisten. Menurutnya, ketahanan kinerja BRI Insurance di tengah tekanan ekonomi merupakan hasil dari disiplin dalam manajemen risiko dan efisiensi operasional yang berkelanjutan. 


“Kinerja positif BRI Insurance hingga kuartal ketiga tahun ini menegaskan kekuatan fundamental dan kemampuan kami menjaga profitabilitas di tengah penyesuaian PSAK 117. Pertumbuhan di segmen mikro dan korporasi menjadi bukti nyata bahwa strategi diversifikasi yang kami jalankan berjalan dengan baik,” ujarnya.


Adapun segmen korporasi turut mencatat pertumbuhan solid sebesar 15,62%, mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku industri terhadap kapasitas dan layanan proteksi BRI Insurance. Meski secara keseluruhan kinerja keuangan hingga September masih sedikit di bawah Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) akibat dampak penerapan PSAK 117 yang menekan pencatatan laba, prospek hingga akhir tahun tetap optimistis.


Rahmat Budi Legowo menambahkan, perseroan menargetkan premi bruto di atas Rp4,5 triliun pada akhir 2025 dengan fokus pada pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan. 


“Kami akan memperkuat akuisisi kanal keagenan, meningkatkan rasio renewal, serta memperluas bisnis non-agunan. Di saat yang sama, kami mendorong akselerasi bisnis ritel, terutama pada lini marine cargo dan motor vehicle, serta memperkuat pengelolaan bisnis captive untuk menjaga keseimbangan portofolio,” jelasnya.


Menatap tahun 2026, BRI Insurance juga tengah menyiapkan spin off unit usaha syariah sebagai bagian dari strategi ekspansi jangka panjang dan komitmen terhadap pengembangan industri keuangan syariah di Indonesia. Dengan fundamental yang solid dan portofolio yang kian beragam, BRI Insurance berkomitmen untuk terus “Bertransformasi Menjadi Asuransi yang Terpercaya dan Bertumbuh”, sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan industri asuransi nasional serta mendukung agenda literasi dan inklusi keuangan.(sn)

Share:

Dana Transfer Daerah Dipangkas, Wabup PALI Nyatakan Optimis Pembangunan Tak Terhambat


Wabup PALI nyatakan optimis pembangunan tak terhambat meski TKD dipangkas pemerintah pusat 


PALI. SININEWS.COM -- Adanya pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dipangkas pemerintah pusat tidak menjadikan Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berkecil hati, tetapi dengan Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah pembangunan akan tetap berjalan sesuai rencana.

Optimisme pembagunan akan tetap berjalan meski ada pemangkasan TKD dari pemerintah pusat disampaikan Bupati PALI Asgianto melalui Wakil Bupati Iwan Tuaji usai menghadiri sosialisasi rencana pertambangan batubara di Desa Benuang Kecamatan Talang Ubi pada Jum'at 10 Oktober 2025 kemarin di Balai Desa Benuang.

"Pemangkasan TKD itu seluruh Indonesia, kita harus bersyukur PALI ada sumber daya alam yang melimpah jadi kita tetap optimis pembangunan akan tetap berjalan sesuai visi misi pak Bupati," ungkap Wabup.

Ditambahkan Wabup bahwa optimisme tetap berjalannya pembangunan ditengah pemangkasan TKD khusus untuk Kabupaten PALI, karena sumber daya alam yang melimpah bisa untuk menopang anggaran yang dipangkas pemerintah pusat.

"Ini khusus kabupaten PALI, kalau kabupaten kota lain kami tidak tahu. Tapi yang jelas apa pun keputusan pemerintah pusat pak Bupati Asgianto akan tetap mendukung," imbuhnya.

Target prioritas pembangunan sesuai visi misi Bupati dan Wakil Bupati, Wabup Iwan Tuaji menyatakan fokus pada pembangunan ekonomi kerakyatan, pendidikan juga kesehatan.

"Membangun ekonomi kerakyatan jadi prioritas pembangunan visi misi pak Bupati, itu dulu yang paling penting. Selain itu menggerakkan UMKM serta kesehatan dan pendidikan," jelasnya.

Menyiasati pemangkasan TKD oleh pemerintah pusat Wabup menyebut bahwa akan mengutamakan kebutuhan masyarakat.

"Kita bersyukur punya SDA yang melimpah sehingga kita optimis. Dan kegiatan seremonial kalau memang itu harus dilakukan tetap kita laksanakan karena tidak ada masalah. Namun yang terpenting arah pembangunan pak Bupati adalah mendahulukan kebutuhan masyarakat," tutupnya.(sn/perry)

Share:

Berikan Himbauan Jaga Kamtibmas, Polsek Talang Ubi Gencar KRYD

Polsek Talang Ubi Gelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Ciptakan Kondisi Aman dan Kondusif di Wilayah Hukum PALI


PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) tetap aman serta menciptakan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polsek Talang Ubi, jajaran Polsek Talang Ubi melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Jumat malam (10/10/2025), yang dimulai pukul 20.30 WIB hingga selesai.


Kegiatan yang dipimpin oleh IPDA Dhora Astia Nuraga, S.H. ini diikuti oleh sejumlah personel Polsek Talang Ubi yang tersprint sesuai surat perintah Kapolsek Talang Ubi Nomor: Sprin/93/X/OPS.1.2.3/2025 tanggal 10 Oktober 2025.


Pelaksanaan KRYD diawali dengan apel di Mapolsek Talang Ubi, kemudian dilanjutkan dengan pengecekan dan kontrol tahanan serta patroli ke sejumlah titik rawan dan objek vital di wilayah hukum Talang Ubi, antara lain Bank BRI Handayani Mulya, Indomaret Handayani Mulya, Bank BSI Handayani Mulya, serta Alfamart Simpang Air Port.


Selain itu, personel juga memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya pengendara roda dua dan roda empat agar senantiasa berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, serta tidak menggunakan knalpot brong.

Petugas juga mengimbau para pemuda yang sedang berkumpul di malam hari untuk menghindari tawuran dan segera pulang apabila tidak memiliki keperluan penting guna mencegah potensi tindak kriminal.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polsek Talang Ubi dalam menjaga stabilitas kamtibmas dan keselamatan berlalu lintas di tengah masyarakat.


> “Kegiatan KRYD ini kami laksanakan untuk menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban, serta memastikan masyarakat merasa aman dalam beraktivitas. Kami juga memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya anak muda, agar lebih bijak dan peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujar AKP Ardiansyah.




Lebih lanjut, AKP Ardiansyah juga menyampaikan arahan Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., yang menegaskan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan rasa aman di wilayah Kabupaten PALI.


> “Bapak Kapolres PALI berpesan agar seluruh personel tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap kegiatan patroli dan razia, serta mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungannya. Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi juga tanggung jawab bersama,” kata AKP Ardiansyah menyampaikan pesan Kapolres.




Kegiatan KRYD yang berakhir pada pukul 22.00 WIB tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Usai pelaksanaan, dilaksanakan apel konsolidasi dan analisis-evaluasi (Anev) sebagai bentuk tindak lanjut dan penyempurnaan pelaksanaan kegiatan ke depan.


"Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan lalu lintas dan menjaga ketertiban umum semakin meningkat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan harmonis di wilayah hukum Polsek Talang Ubi,"pungkasnya.(sn/Perry)

Share:

Hari Ke-3 Giat Kwarcab PALI, Polsek Talang Ubi Terus Berikan Pengawalan

Polsek Talang Ubi Amankan Hari Ketiga Giat Prestasi Pramuka Ke-IV Kwarcab PALI, Kegiatan Berjalan Kondusif dan Edukatif


PALI. SININEWS.COM -- Jajaran Polsek Talang Ubi melaksanakan tugas pengamanan pada hari ketiga kegiatan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) PALI Giat Prestasi Serapat Serasan Ke-IV Tahun 2025 yang dipusatkan di Bumi Perkemahan Simpang Raja, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.


Kegiatan yang berlangsung sejak Rabu (8/10) hingga Sabtu (11/10) ini diikuti oleh sekitar 2.200 peserta dari berbagai tingkatan pendidikan, yakni 50 SD/MI, 30 SMP/MTs, dan 19 SMA/SMK/MA se-Kabupaten PALI. Rangkaian kegiatan berlangsung dinamis dengan berbagai lomba seperti LTKBB, Pionering, dan Pentas Seni, serta kegiatan pembinaan karakter seperti Senam Pagi Bersama, Apel Pagi, dan Api Unggun Persaudaraan.


Berdasarkan Surat Perintah Kapolres PALI Nomor Sprint/649/X/PAM 3.2025, pengamanan kegiatan dilaksanakan secara terpadu dan berlapis, melibatkan 16 personel Polsek Talang Ubi di bawah komando Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H. sebagai Kapam Kegiatan.


“Seluruh personel kami terjunkan untuk memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Alhamdulillah, hingga hari ketiga, situasi di lokasi masih terkendali dengan baik,” ujar AKP Ardiansyah saat dikonfirmasi di lokasi kegiatan, Jumat (10/10).


Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang lomba, tetapi wahana pembinaan generasi muda agar berkarakter tangguh, disiplin, dan berjiwa nasionalis.


> “Kami berupaya memberikan dukungan maksimal terhadap kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Pramuka adalah wadah pembentuk karakter bangsa yang sejalan dengan semangat Polri dalam membina generasi muda yang berintegritas dan cinta tanah air,” ungkap AKP Ardiansyah.




Lebih lanjut, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Talang Ubi, turut memberikan apresiasi dan pesan moral bagi seluruh peserta.


> “Kami sangat mengapresiasi antusiasme para peserta Giat Prestasi Pramuka Kwarcab PALI. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan bagi generasi penerus bangsa. Polres PALI berkomitmen untuk terus hadir mendukung kegiatan edukatif dan pembinaan anak muda yang menanamkan nilai-nilai kebangsaan serta semangat persaudaraan,” tutur Kapolres PALI dalam pesannya yang disampaikan oleh AKP Ardiansyah.




Hingga Jumat malam, kegiatan berjalan dengan aman dan lancar, ditandai dengan antusiasme tinggi peserta mengikuti Game Persaudaraan Senpra dan Acara Api Unggun yang menjadi simbol semangat kebersamaan antarpramuka se-Kabupaten PALI.


"Dengan berakhirnya kegiatan pada Sabtu (11/10), panitia akan menutup Giat Prestasi Ke-IV Tahun 2025 dengan penyerahan hadiah bagi pemenang berbagai lomba, disertai pesan kebangsaan dan motivasi untuk terus berprestasi di bidang kepanduan,"pungkasnya.

Share:

Tingkatan Profesionalisme Jurnalis, GAPKI–PWI Sepakat Lanjutkan Program Peningkatan Kompetensi Wartawan

GAPKI–PWI Sepakat Lanjutkan Program Peningkatan Kompetensi Wartawan


Jakarta. SININEWS.COM — Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat kembali mempererat tali silaturahmi melalui pertemuan yang digelar di kantor GAPKI, Jakarta, Jumat (10/10).


Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua Umum GAPKI Eddy Martono, Sekretaris Jenderal M. Hadi Sugeng, serta Pembina GAPKI Joko Supriyono. Dari PWI Pusat, hadir Ketua Umum Akhmad Munir, Sekretaris Jenderal Zulmansyah Sekedang, Ketua Bidang Kerja Sama Ariawan, dan sejumlah pengurus lainnya.


Ketua Umum GAPKI Eddy Martono menegaskan bahwa GAPKI selalu terbuka untuk memperkuat kemitraan dengan dunia pers. Menurutnya, PWI merupakan mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada publik, khususnya mengenai sektor kelapa sawit yang memiliki peran penting dalam perekonomian nasional.


“PWI adalah mitra strategis kami. Melalui kerja sama ini, kami berharap hubungan GAPKI dan PWI tetap harmonis dan terus memberikan kontribusi bagi kemajuan industri sawit nasional serta kemerdekaan pers,” ujar Eddy Martono.


Eddy melanjutkan kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus menegaskan komitmen berkelanjutan kedua pihak dalam membangun sinergi antara dunia industri dan pers nasional. 


Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menyampaikan apresiasi atas dukungan GAPKI dalam mendukung peningkatan kompetensi wartawan di berbagai daerah selama ini. 


Ketum PWI Pusat menilai, berbagai pelatihan bersama antara GAPKI dan PWI telah memberi dampak positif terhadap peningkatan profesionalisme jurnalis muda.


 “Diklat-diklat dan workshop antara GAPKI dan PWI di beberapa provinsi telah berjalan dengan baik. Ke depan, kami akan terus melanjutkan berbagai program kerja sama yang sudah disepakati untuk memperluas manfaatnya bagi insan pers anggota PWI," tutur Akhmad Munir didampingi Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang.


Sebelumnya, pada Peringatan Hari Pers Nasional 2024 di Ecovention Ancol, GAPKI dan PWI menandatangani Nota Kesepahaman untuk menjalin kerjasama dalam pelatihan jurnalistik. Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi wartawan, termasuk dalam memahami industri kelapa sawit Indonesia.


Penandatanganan Nota Kesepahaman ini disaksikan oleh Presiden RI Joko Widodo dan jajaran menteri, serta akan diikuti dengan Workshop Jurnalistik di lima kota di Indonesia, yaitu Jambi, Kendari, Tarakan, Sorong, dan Aceh. Ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan pemahaman publik tentang industri kelapa sawit serta meningkatkan kompetensi jurnalis muda di Indonesia.(rls)

Share:

Pernikahan Kakek Tarman Bikin Geger Jagat Maya, Endingnya Memilukan dan Memalukan

prosesi pernikahan kakek Tarman dengan Shela Arika yang viral (sumber tangkapan layar tiktok)

SININEWS.COM -- Pernikahan kakek Tarman (74) dengan seorang gadis Shela Arika (24) asal Pacitan Jawa Timur membuat geger seantero negeri setelah viral di media sosial karena jumlah mahar yang fantastis berupa cek senilai Rp 3 miliyar.


Namun pernikahan yang membuat geger dunia maya tersebut endingnya memilukan dan memalukan, pasalnya kisah pernikahan itu diterpa isu bahwa kakek Tarman diduga menipu pihak mempelai wanita sehingga keluarga mempelai wanita harus merasakan pilu yang mendalam menanggung malu tujuh turunan.


Lantaran, diterima kabar bahwa kakek Tarman saat ini kabur usai melakukan pernikahan. Bukan itu saja, kakek Tarman juga dikabarkan melarikan sepeda motor milik orang tua mempelai perempuan.


Dari informasi yang dihimpun tim media ini, peristiwa pernikahan kakek Tarman dan Shela menjadi perbincangan hangat di media sosial dan sebagian besar menduga kakek Tarman melakukan penipuan karena cek yang diberikan sebagai mas kawin ternyata kosong.


Serta mobil yang digunakan kakek Tarman adalah mobil rental yang ditinggalkannya di rumah mempelai perempuan.


Tetapi dari salah satu akun Tiktok, pihak keluarga menyatakan kakek Tarman bukan melarikan diri namun tengah Honeymoon atau bulan madu bersama Shela.


Cerita ini semakin menarik karena belum ada informasi valid dari pihak kepolisian, dan hingga berita ini diturunkan masih simpang siur di media sosial yang membahas cerita pernikahan viral tersebut.


Dari informasi yang dikutip di beberapa media bahwa kronologi pernikahan dan mahar fantastis bermula pada Rabu, 8 Oktober 2025, di Dusun Sidodadi, Desa Jeruk, Kecamatan Bandar, Pacitan, Jawa Timur.


Kakek Tarman, yang diketahui berasal dari Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, menikahi Shela Arika, seorang gadis asal Desa Jeruk, dengan perbedaan usia yang mencapai 50 tahun.


Pernikahan ini langsung menuai pergunjingan publik bukan hanya karena jarak usia yang terpaut jauh, tetapi juga karena mahar yang diserahkan diklaim fantastis. Maharnya berupa seperangkat alat shalat dan cek senilai Rp 3 miliar. 


Selain itu, mempelai pria sempat menghadiahi mobil Toyota Camry kepada mempelai wanita. Kepala Desa Jeruk, Haris Kuswanto, pada Kamis, 9 Oktober 2025, telah membenarkan adanya pernikahan tersebut. 


Benar, pernikahan itu di Dusun Sidodadi, Desa Jeruk. Mempelai pria bernama Tarman, usia 74 tahun, asal Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Sedangkan mempelai perempuan bernama Shela Arika, usia 24 tahun," ujar Haris Kuswanto.


Cek Mahar Palsu dan Modus Pelarian

Kebahagiaan yang ditunjukkan dalam foto-foto pernikahan viral itu seketika sirna. Kurang dari 24 jam setelah ijab qabul, keluarga mempelai wanita menemukan fakta pahit bahwa cek senilai miliaran rupiah yang dipamerkan Tarman ternyata tidak memiliki dana atau palsu.


Skandal ini diungkap oleh salah satu kerabat dekat korban melalui siaran langsung di media sosial TikTok. Ia menjelaskan bahwa cek tersebut, meski menggunakan logo salah satu bank swasta kenamaan, tidak dapat dicairkan. 


Fakta ini diperkuat dengan pernyataan yang menyebutkan bahwa mobil mewah Toyota Camry yang sempat dijadikan hadiah ternyata merupakan mobil rentalan.


Setelah kebohongannya terungkap, Mbah Tarman disebut-sebut langsung kabur. Tindakan pelariannya semakin memperburuk keadaan karena saat meninggalkan rumah, ia justru membawa kabur sepeda motor milik keluarga istrinya.


"Yang kabur pengantin prianya. Penipuan cek senilai Rp3 miliar. Kabur-kabur. Pengantin wanitanya sedih," ungkap akun TikTok @kandangpacitan22 saat siaran langsung. 


Ia juga menyebut bahwa keluarga Shela sempat mendapat peringatan dari tetangga dan kerabat, namun tidak digubris. 


Semuanya sudah mengingatkan, tetangga, sedulur-sedulur, cuma beliaunya tidak menggubris," tambahnya.


Kerugian Keluarga dan Jejak Hitam Terduga Pelaku

Keluarga mempelai perempuan kini menanggung kerugian ganda, tidak hanya kerugian material akibat motor yang dibawa kabur dan cek kosong, tetapi juga kerugian moral. 

Bahkan, terungkap pula bahwa seluruh biaya pelaksanaan pernikahan yang terlanjur viral itu dibiayai oleh pihak keluarga Shela Arika.


Usut punya usut, latar belakang Mbah Tarman diduga memiliki jejak rekam penipuan. Sejumlah netizen mengulik riwayat Tarman yang disebut pernah melakukan penipuan serupa, termasuk mengaku-aku sebagai pemilik perusahaan bus di Wonogiri dan pernah masuk penjara karena kasus penipuan jual beli pedang samurai.


Keberadaan Tarman Masih Misterius

Hingga berita ini dipublikasikan pada Jumat, 10 Oktober 2025, keberadaan Mbah Tarman masih menjadi misteri. Pihak keluarga korban telah berkoordinasi dengan aparat desa dan dikabarkan telah melaporkan insiden penipuan ini kepada kepolisian setempat. Mbah Tarman pun secara luas dilaporkan masih dalam pencarian.(sn)

Share:

Rapat Bersama Menteri ATR/BPN, Bupati Komitmen Tuntaskan RDTR Dorong Investasi di Muara Enim

Bupati Komitmen Tuntaskan RDTR Dorong Investasi di Muara Enim

.

SININEWS.COM - Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., rapat bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid di Ruang VIP Bandara SMB II Palembang, Kamis (9/10). Pada rapat yang dihadiri Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru bersama Bupati dan Walikota se-Sumatera Selatan tersebut, Bupati menegaskan komitmennya mempercepat penyelesaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) guna meningkatkan geliat invetasi di Kabupaten Muara Enim.

Bupati menyebutkan Kabupaten Muara Enim telah menetapkan 6 peraturan bupati (Perbup)terkait RDTR diantaranya Kawasan perkotaan dan industri di Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kawasan perkotaan di Kecamatan Semende Darat Laut (SDL), Lubai Ulu serta Empat Petulai Dangku (EPL) dengan status sudah terintegrasi sistem Online Single Submission (OSS).

.

Selain itu, Bupati juga memaparkan progres penyelesaian RDTR di kecamatan lainnya yakni Kawasan perkotaan kecamatan Rambang, Kawasan perkotaan Gelumbang dan Kawasan perkotaan Lembak serta kawasan perkotaan Kecamatan Belimbing yang sudah dilakukan penyusunan dokumen teknis. Sementara terkait Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) wilayah Kabupaten Muara Enim tahun 2018-2038 yang telah ditetapkan peraturan daerah nomor 13 tahun 2018 telah dilaksanakna proses revisi RTRW Kabupaten Muara Enim. Dokumen tersebut telah diajukan ke DPRD Kabupaten Muara Enim.

.

Lebih lanjut, Bupati menambahkan Pemerintah Kabupaten Muara Enim saat ini fokus pada percepatan pengadaan lahan untuk pembangunan 

5 jembatan layang tepatnya di Simpang Belimbing, Ujan Mas, Gunung Megang 1, Gunung Megang 2, dan Muara Enim. Adapun luas total lahan yang diperlukan untuk proyek ini mencapai 86.076 meter persegi. Melalui pertemuan itu, dirinya mengharapkan dukungan dari Kementerian ATR/BPN guna mendorong percepatan pengadaan lahan. Diharapkan penyelesaian pengadaan lahan secepat mungkin untuk menghindari hambatan dalam jadwal pembangunan. [prokopim-me]

Share:

Polsek Penukal Abab Turut Serta Tanam Jagung di Desa Tanjung Kurung, Wujud Sinergi Dukung Program Ketapang



PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka mendukung program pemerintah pusat menuju swasembada pangan nasional, Polsek Penukal Abab bersama Pemerintah Kecamatan Abab melaksanakan kegiatan penanaman jagung di lahan pertanian Desa Tanjung Kurung, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Jumat (10/10/2025) pagi.


Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini berlangsung dengan penuh semangat dan sinergi antara unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Penukal Abab AKP Dedy Kurnia, S.H, Camat Abab Razullik, S.H, Kepala Desa Tanjung Kurung Taufik, Babinsa Sertu Usep Buniyamin, PPL Pertanian Parlan, perangkat desa, serta anggota Polsek Penukal Abab dan perwakilan PKK Desa Tanjung Kurung.


Penanaman dilakukan secara manual (tugal) di atas lahan seluas 1 hektar dengan menggunakan bibit jagung hibrida BISI F1 Super sebanyak 25 kantong. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program pemerintah melalui Dana Desa (DD) dengan alokasi anggaran sebesar Rp 20 hingga 25 juta per hektar untuk mendukung ketahanan pangan berbasis desa.


Kapolsek Penukal Abab AKP Dedy Kurnia, S.H menjelaskan bahwa hingga saat ini dari total 21 desa di Kecamatan Penukal Abab, sudah 14 desa yang melaksanakan penanaman jagung, termasuk Desa Tanjung Kurung. Tujuh desa lainnya masih dalam tahap persiapan lahan dan penjadwalan.


> “Kami dari Polsek Penukal Abab terus mendorong dan mengawal program ini agar berjalan efektif, transparan, serta tepat sasaran. Karena program ini bersumber dari Dana Desa, maka penting bagi setiap kepala desa untuk memastikan hasilnya optimal dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar AKP Dedy Kurnia di sela kegiatan.




Lebih lanjut, ia menyampaikan pesan dari Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K, yang menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan di wilayah hukum Polres PALI.


> “Kapolres PALI berpesan agar seluruh jajaran kepolisian di tingkat Polsek terus hadir mendampingi masyarakat dalam setiap langkah pembangunan, termasuk sektor pertanian. Polri harus menjadi bagian dari solusi—mendukung, mengawasi, sekaligus memastikan bahwa setiap program pemerintah berjalan dengan baik dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,”terang AKP Dedy Kurnia menyampaikan arahan Kapolres PALI.(sn/perry)

Share:

Merasa Dirugikan, Warga Pinang Banjar Laporkan Kades Pinang Banjar ke Kejari Muba

Merasa Dirugikan, Warga Pinang Banjar Laporkan Kades Pinang Banjar ke Kejari Muba


MUBA. SININEWS.COM - Merasa resah dan dirugikan, Rudiyanto dan kawan-kawan selaku warga Pinang Banjar Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui kuasa hukum LBH GP Ansor Muba, membuat laporan pengaduan ke Kejaksaan Negeri Muba, Jumat (10/10/2025) pagi.


Hal itu disampaikan Fahmi SH MH, bersama Febra Hutama Yudha SH CMe, Fery Suryono SH, Gianto Wicaksono selaku Advokat, Pengacara, Konsultan Hukum & Ass Advokat (Paralegal) yang berkantor di Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Pemuda Ansor (LBH GP ANSOR) Kabupaten Musi Banyuasin.


"Kami membuat laporan pengaduan terkait kinerja dan kebijakan Kepala Desa Pinang Banjar yang dianggap meresahkan dan merugikan masyarakat, terkhusus kebijakan program TMMD Oktober 2025, dan galian jalan di Desa Pinang Banjar," jelas Fahmi SH MH.


Selain itu, mereka juga melaporkan adanya indikasi penyimpangan dana Ketahanan Pangan (Ketapang) Desa Pinang Banjar tahun 2023 dan tahun 2024.


"Bahwa, adanya indikasi sikap Kepala Desa Pinang Banjar tidak bijak dan tidak professional, dan terkesan tidak peduli dengan kondisi masyarakat, hususnya warga Dusun 1 Desa Pinang Banjar. Adanya indikasi ketidak transparanan Kepala Desa Pinang Banjar kepada Kodim / Koramil Sungai Lilin dan PUPR Muba, terkait status lahan yang akan digarap dalam program TMMD 2025, sehingga merugikan klien kami dan warga yang terdampak," bebernya.


Program TMMD, khususnya program pembangunan jalan dari Dusun 1 hingga Dusun 4 Desa Pinang Banjar, menurutnya, sangat merugikan masyarakat terutama kliennya. Laporan juga mengarah adanya indikasi penyimpangan program Ketahanan Pangan Desa Pinang Banjar pada tahun 2023 dan tahun 2024.


Oleh karena itu, LBH GP Ansor minta kepada Kajari Muba untuk melakukan pemeriksaan terhadap Kades Pinang Banjar tersebut.


"Apabila terbukti adanya penyimpangan dan atau penyalahgunaan wewenang jabatan dalam proses pelaksanaan Program TMMD Desa Pinang Banjar tahun 2025, serta Program Ketahanan Pangan Desa Pinang Banjar tahun 2023 dan tahun 52024, maka kami mohon kepada Bapak Kajari Musi Banyuasin untuk dapat menindak tegas oknum yang bersangkutan," tegasnya.  (sn)

Share:

KRYD Polsek Talang Ubi Sasar Sejumlah Bank

Polsek Talang Ubi Gelar KRYD untuk Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif di Wilayah Hukum PALI


PALI. SININEWS.COM – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Talang Ubi melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Kamis malam (09/10/2025) yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga 22.15 WIB.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh IPDA Indapit, S.H., M.H. bersama personel Polsek Talang Ubi yang tersprint berdasarkan Surat Perintah Kapolsek Talang Ubi Nomor: Sprin/88/X/OPS.1.2.3/2025 tentang razia terpadu dalam rangka mengantisipasi penyakit masyarakat (pekat), gangguan 3C (curat, curas, curanmor), serta potensi gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Talang Ubi.


Adapun sasaran patroli meliputi sejumlah lokasi vital di Kecamatan Talang Ubi, antara lain:


Indomaret Handayani


Bank BRI Handayani Mulya


Bank BSI Handayani Mulya


SPBU Beracung


Hotel Hafista


Hotel Charlee



Selama pelaksanaan patroli, personel memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menjaga keamanan lingkungan, serta tidak memberikan kesempatan bagi pelaku tindak kriminal untuk bertindak.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri, khususnya jajaran Polres PALI, dalam menjamin rasa aman masyarakat di wilayah Talang Ubi.


> “Seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kami juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Setelah kegiatan, kami laksanakan apel konsolidasi untuk melakukan analisa dan evaluasi guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan KRYD ke depan,” ujar AKP Ardiansyah.




Melalui kegiatan ini, Polsek Talang Ubi berharap dapat menciptakan situasi Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas yang lebih tertib dan aman.


Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Talang Ubi, menegaskan pentingnya sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan di wilayah hukum Polres PALI.


> “Kegiatan rutin seperti KRYD bukan sekadar patroli, tetapi juga wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan, karena stabilitas Kamtibmas adalah tanggung jawab bersama,” ungkap Kapolres PALI melalui Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah.(sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts