Burung Samsuri Hilang Dicuri, Dua Pemuda di Ringkus

PRABUMULIH – Nasib sial yang dialami Samsuri (37) warga Jalan Masjid Baiturahman RT.04 RW.04 Kelurahan Cambai Kecamatan Cambai Kota Prabumulih, Burung miliknya yang selalu dirawat hilang beserta sangkarnya

Burung yang dimaksud adalah burung jenis Kacer beserta sangkarnya merk Ebot Jaya dibawa kabur dua pemuda yakni Genta (27) warga Jalan dian Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur dan Adithya (27) warga Jalan Arimbi Gang Sempurna Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur.

Dari kejadian tersebut Samsuri melaporkan kehilangan burungnya kepada Polsek Cambai, dengan dasar laporan korban LP/B-05/II/2018/Sumsel/Pbm/Sek Cambai tgl 9 Feb 2018 polisi langsung bergerak cepat dengan mengumpulkan beberapa informasi.

Sekitar pukul 15.00 wib petugas Unit Reskrim Polsek Cambai berhasil mengendus keberadaan pelaku yang kabur menggunakan motor Scoopy warna putih, kemudian petugas langsung mengejar pelaku dan berhasil menangkapnya disekitaran Kelurahan Mangga Besar Prabumulih, jum’at (9/2/2018)

Akibat ulahnya kedua pelaku berhasil diringkus oleh petugas dan telah diamankan di Polsek Cambai guna mempertanggungjawabkan perbuatannya

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwandi, SE.MM melalui Kapolsek Cambai IPDA Gharasa Zahra Zahira STrk mengatakan kedua pelaku akan diancam dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan hukuman selama-lamanya 7 tahun penjara (bio/SN01)
Share:

Ingin Generasi Muda Tetap Bisa Bersekolah, Prajurit Kodam II/Sriwijaya Perbaiki Jembatan

ME--Jembatan gantung yang melintang diatas Sungai Lematang penghubung Desa Berugo dan Tanjung Dalam, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, yang beberapa waktu lalu dikabarkan mengalami kerusakan dan menghambat aktivitas kedua warga desa, sejak sepekan ini mulai dilakukan perehaban.

Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos. yang menerima informasi tentang kerusakan jembatan ini, dengan cepat memerintahkan Dandim 0404/Muara Enim Letkol Inf Teady Aulia Mulya Aji, S.E., untuk meninjau dan melaksanakan survey (5/1/2018) guna tindak lanjut pelaksanaan perbaikan. Sementara itu pelaksana di lapangan, telah disiapkan prajurit dari Yonzipur 2/SG yang dikomandoi oleh Mayor Czi Zamroni.

Kondisi jembatan sepanjang sekitar 200 Meter dengan kelebaran 1,8 Meter yang dibangun oleh Pemkab Muara Enim pada tahun 2006 itu memang cukup rapuh, pada bagian alas hanya menyisakan beberapa keping papan, besi penyanggah banyak yang putus dan bebwrapa pipa penyanggah keropos sehingga tidak bisa lagi dilalui oleh masyarakat.

Respon cepat unsur-unsur Kodam II/Swj ini ternyata membuahkan hasil. Sehari setelah dilakukan survey dan sosialisasi, keesokan harinya (6/2/2017) para prajurit Kodam II/Swj, telah memulai pekerjaannya. Hari ini, Jumat (9/2/2018) Karya Bakti yang dilaksanakan oleh Kodim 0404/Muara Enim dan Yonzipur 2/SG bersama masyarakat ini, ditinjau langsung oleh Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos., didampingi Aster Kasdam II/Swj Kolonel Inf Rionardo.

Saat ditemui di lokasi Karya Bakti, Pangdam II/Swj menuturkan, mendapatkan informasi tentang kondisi jembatan ini langsung dari Bapak Kasad, "Selanjutnya saya perintahkan Dandim untuk mengecek posisinya, hari itu juga kita survey dan hari keduanya kita kerja. Saya dibantu oleh Pemda dan PT. MHP (Musi Hutan Persada), sama-sama bergotong royong untuk memperbaiki ini. Saya berharap dengan diperbaikinya jembatan ini, masyarakat disini termasuk yang diseberang sana bisa menggunakannya dengan baik, sehingga perekonomian akan lebih lancar".

Jembatan gantung itu begitu vital, karena harus berjalan melambung sekitar 8 Km jika kondisinya terputus. "Anak-anak sekolah yang dari sini tetap harus kesana, bisa dibayangkan kalau mereka menjadi korban, terjatuh dan sebagainya. Jadi, tujuan utama adalah kita menyelematkan generasi muda untuk tetap bisa bersekolah dan kami targetkan tiga minggu jembatan ini selesai diperbaiki", imbuh Pangdam II/Swj.

"Karya Bakti prajurit Kodam II/Swj dari Kodim 0404/Muara Enim dan Yonzipur-2/SG ini, bukan pekerjaan yang ringan. Hembusan angin yang kencang, menyebabkan badan jembatan selalu bergoyang sehingga diperlukan penguatan pada konstruksi jembatan. Berdasarkan data, jembatan ini sudah 2 kali diadakan perbaikan, pada tahun 2009 dan 2014. Namun pada akhir tahun 2016, kembali mengalami kerusakan." terang Dandim 0404/Muara Enim yang hadir di lokasi kegiatan mendampingi Pangdam II/Swj.

Menurut Kepala Desa Berugo Desi Aryani (28/1/2018), kerusakan jembatan tersebut sudah terjadi setahun lalu dan keberadaannya sangat dibutuhkan warga karena menjadi akses pergi ke kebun, aktivitas warga sehari-hari dan jalan terdekat anak-anak menuju ke sekolah. Memang ada alternatif lain, warga menyeberang sungai yaitu dengan menumpang ketek, namun harus mengeluarkan uang untuk ongkos.

Di sela-sela kunjungannya, Pimpinan TNI AD di wilayah Sumbagsel itu juga menyempatkan diri berpesan kepada para prajurit Kodim 0404/Muara Enim, Yonzipur 2/SG dan anggota Kepolisian agar bekerja dengan hati, penuh keikhlasan dan hanya mengharap Ridho dari Tuhan, bukan semata-mata mengejar jabatan. Dimanapun berada, mudah-mudahan ada manfaatnya dan selalu siap membantu setiap kesulitan masyarakat.

Melihat pekerjaan itu cukup beresiko, Pangdam II/Swj juga menekankan kepada prajurit dan warga yang membantu agar mengutamakan faktor keamanan. Sebelum mengakhiri kunjungannya, Pangdam II/Swj meminta pengertian kepada warga setempat, karena selama proses perbaikan untuk sementara masyarakat tidak bisa menggunakan jembatan dan mohon doa restu agar kegiatan dapat berjalan dengan aman.
----(Pendam II/Swj)----
Share:

Datangi PALI, Pangdam Respon Rencana Bangun Korem di Bumi Serepat Serasan

foto:Pangdam di dampingi Bupati PALI saat tinjau bakal lokasi Korem

 

PALI--Panglima Kodam (Pangdam) II Sriwijaya, Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos secara mendadak melakukan kunjungan ke Bumi Serepat Serasan, Jumat (9/2/2018).

Kunjungan Pangdam II Sriwijaya tersebut dalam rangka meninjau lokasi lahan yang mana direncanakan akan dibangunnya Kantor Komando Resort Militer (Korem) Garuda Dempo (Gapo).

Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos mengatakan bahwa kedatangan dirinya bersama anggotanya ke PALI setelah dirinya meninjau terlebih dahulu jembatan gantung yang hampir putus di kabupaten Muara Enim.

"Kemudian, setelah itu kami sekaligus meninjau lokasi yang sebelumnya Danrem melapor kepada saya terkait yang ditinjau ini. Dan saya melihat disuni, ternyata sangat-sangat bagus. Apalagi disana (Palembang, red) korem sudah terlalu banyak disana, ada kodim, ada juga kami (kodam Sriwijaya, red) jadi sangat potensial untuk bangun Korem disini," ucapnya.

Ia juga mengatakan, bahwa di PALI lokasinya sangat terpadu untuk berkomunikasi, karena posisinya ditengah-tengah Sumatera Selatan.

"Dan saya tahu disini dulu ada rumah sakit terbesar di Asia dan ada bandara, dan saya berharap pak bupati bisa mengembangkannya lagi," tambahnya.

Selanjutnya, pihaknya akan menindaklanjuti lahan yang disediakan Pemkab PALI tersebut ke pimpinannya.

"Dan akan kami tindaklanjuti, sudah dari dulu ada niat untuk bangun korem disini. Rencananya akan bangun Korem Garuda Dempo (Gapo) disini," tutupnya.

Ditempat yang sama, Bupati PALI H. Heri Amalindo menjelaskan bahwa pemkab PALI sangat mendukung dibangunnya Korem Gapo di Bumi Serepat Serasan.

Karena, diakui Ketua HKTI Provinsi Sumsel itu bahwa dengan adanya Korem di PALI tentunya akan meningkatkan serta mempercepat pembangunan di kabupaten PALI.

"Pemkab PALI sendiri akan menyediakan lahan sesuai kebutuhan, ya sekitar 4 s.d 5 hektare. Kita berharap, ini menjadi stimulan untuk percepatan pembangunan di kabupaten PALI menuju PALI Cemerlang Sumsel Gemilang," tutup suami dari Hj. Sri Kustina itu. (admin /marsindo)
Share:

Gara-gara Gondol Laptop,Sadam Husen Bakal Nyicip Dinginnya Sel

PALI.--Akibat curi laptop milik tetangganya sendiri Eka Lia (35), Sadam Usen (28) dan Zulkipli (27), dua pengangguran asal Dusun 1 Desa Modong kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI tersebut kini harus meringkuk di sel mapolsek Tanah Abang.

Kejadian bermula saat Angga, anak korban memutuskan untuk menginap di rumah neneknya pada tanggal 15 Januari 2018 silam. Kondisi rumah korban pun kosong. Namun, sebelum berangkat, sekitar pukul 22.00 WIB, Angga terlebih dahulu mengecek dan memastikan laptop aman di dalam lemari.

Mengetahui kondisi tersebut, datanglah. Dua penggangguran tersebut langsung beraksi dengan cara merusak pintu belakang rumah korban. Sementara, diketahui Laptop sudah raib itu ketika Angga pulang dari rumah neneknya sekitar pukul 09.00 WIB. Kemudian korban menanyakan kepada Firman bahwa yang telah mengambil laptop adalah  Ropul  dengan Sadam. Akhirnya, korban pun melaporkan kejadian ini dengan Polsek Tanah Abang dengan nomor laporan Lp / B / 09  / II / 2018 / Sumsel / Res m.e / Sek Tn. Abang tgl 06 Februari 2018.

Tersangka Sadam mengaku bahwa dirinya diamankan saat sedang di rumah.

"Lagi di rumah pak. Kalu pas beraksi, kami merusak pintu belakang rumah korban. Terus laptop hasil curiannyo kami jual ke Anto warga Desa Gaung Asam kecamatan Lembak sehargo Rp 1 juta, terus duitnyo kami bebagi," akunya di hadapan petugas.

Sementara, Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan, SIk melalui kabid Humas Polres Muara Enim AKP Arsyad disampaikan oleh Kapolsek Tanah Abang AKP Sibero membenarkan penangkapan kedua tersangka.

"Kedua pelaku diamankan pada hari Rabu (7/2/2018) sekitar pukul 21.00 wib, ketika kami mendapat informasi bahwa kedua pelaku sedang di rumahnya. Langsung saja, Kanit Reskrim bersama anggota lainnya mengamankan kedua pelaku," jelas Sibero.

Ia menerangkan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatan tersangka, dikenakan pasal 363 KUHP.

"Dikenakan pasal 363 KUHP, ancaman hukuman tujuh tahun penjara," pungkasnya.(admin)
Share:

PAUD Cerdas Kunjungi Polres Prabumulih

PRABUMULIH - PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Prabumulih Cerdas yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Depan Kantor DPRD Kota Prabumulih melakukan kunjungan ke Polres Prabumulih, Rabu (7/2/2018).

Kunjungan PAUD Prabumulih Cerdas ke Polres Prabumulih tersebut langsung diterima oleh Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, S.E., M.M didampingi Kasat Lantas Polres Prabumulih AKP Novrizal Dwiyanto, S.H beserta staff Sat Lantas Polres Prabumulih.

Dalam kegiatan tersebut Kapolres Prabumulih menyampaikan kepada anak-anak PAUD Prabumulih Cerdas untuk rajin serta disiplin dalam belajar agar dapat menggapai cita-cita yang diinginkan, ingatkan kedua orang tua dan keluarga dirumah untuk tertib berlalu lintas.

Kasat Lantas Polres Prabumulih AKP Novrizal Dwiyanto, S.H beserta anggotanya memberikan sosialisasi tentang arti rambu-rambu lalu lintas serta memberikan himbauan kepada adik-adik dan juga kepada guru-guru terkait tertib berlalu lintas.

” Untuk adik-adik ingatkan orang tuanya untuk memakai helm saat berkendara sepeda motor, jangan berkendara dengan kecepatan tinggi serta memperhatikan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya ” Ujar AKP Novrizal Dwiyanto, S.H.

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, S.E., M.M melalui Kasat Lantas Polres Prabumulih AKP Novrizal Dwiyanto, S.H. mengatakan dengan sosialisasi yang dilakukan oleh Sat Lantas Polres Prabumulih kepada anak-anak sekolah-sekolah seperti ini bisa menumbuhkan rasa tertib berlalu lintas sejak usia dini, sehingga dapat meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan di Kota Prabumulih (bio/SN01)
Share:

Dewan Di Prabumulih Yang Diduga Selingkuh Dengan Seorang Guru

PRABUMULIH – Oknum anggota DPRD Kota Prabumulih berinisial H diduga telah menikah sirih dengan wanita berinisial E (35) warga Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih.

Dasril Irawadi (44) suami sah E melaporkan kejadian tersebut ke Polda Sumsel, Selasa siang (6/2/2018) dengan bukti lapor LP/B/107/2018/SPKT tanggal 6 Februari 2018 itu melaporkan tindak pidana Nikah tanpa izin dan Zina pasal 279 KUHP dan 284 KUHP.

Dengan didampingi Pengacara Taufiq Darsono, SH.MH Dasril melaporkan Oknum DPRD Kota Prabumulih yang telah berselingkuh dengan istrinya tersebut.

Salah satu anggota Partai Nasdem Prabumulih mengatakan kejadian perselingkuhan Anggota Dewan ini sudah lama terjadi sejak pembentukan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) tahun lalu.

Cinta mereka bersemi disaat pertemuan dibeberapa kegiatan partai berlangsung, seperti tahun lalu katanya, seluruh anggota DPC mengadakan rapat kerja di Palembang beberapa hari, ibu Empat orang anak itu selalu terlihat bersama H. Disanalah muncul benih cinta mereka yang hingga saat ini masih terjalin.

“Kito sering ado rapat kerja keluar kota kami lihat mereka terlihat akrab, kadang kalo rapat selesai E tidak pernah pulang bareng dengan anggota lain,” ungkap sumber yang enggan disebutkan namanya ini.

Dilihat dari gerak-gerik E anggota pengurus lainnya hanya bisa diam dan tak menyangka hal itu dilakukan mereka berdua. (SN01)
Share:

Miliki Sabu, Alex Diringkus Petugas

 

PRABUMULIH – Penjualan narkoba sudah menjadi rahasia umum bagi masyarakat dengan keuntungan yang berlipat membuat sebagian masyarakat beralih profesi menjadi penjual untuk memenuhi kebutuhan hidup

Seperti yang dilakukan Kait Kuryadi (39) alias Alex warga Jalan Penukal Rt. 05 Rw. 04 Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih yang berprofesi sebagai pedagang harus berurusan dengan polisi, senin (6/2/2018)

Alex ditangkap karena dari pengaduan masyarakat ditempatnya sering bertransaksi jual beli narkotika jenis shabu

Tersangka yang telah menjadi bidikan team Satres Narkoba Polres Prabumulih berhasil diringkus dikediamannya sekitar pukul 10.00 wib, petugas yang melakukan penggeledahan mendapati sejumlah barang bukti berupa satu paket Shabu dengan berat brutto 7,43 Gram

Dari beberapa barang bukti yang diamankan, petugas juga mendapati uang Rp.1,4 Juta didalam lemari kamar tidurnya yang diduga adalah hasil penjualan narkoba dan alat komunikasi Handphone (HP) merek Nokia untuk menjalankan transaksi jual beli narkoba

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, SE.MM melalui Kasat Narkoba AKP M.Ali, SH membenarkan telah terjadi penangkapan pelaku penyalagunaan narkoba jenis shabu dan telah diamankan di Mapolres Prabumulih guna dilakukan penyelidikan,ujarnya (Bio/SN01)
Share:

Prihatin Kesehatan Warga, Kapolres Prabumulih Sosialisasi Ke Desa-Desa

 

PRABUMULIH - Polres Prabumulih kembali menunjukan bentuk kepeduliannya terhadap dunia kesehatan di Kota Prabumulih setelah sebelumnya tepatnya di penghujung tahun 2017 yang lalu Polres Prabumulih melaksanakan pengobatan gratis di Desa Karya Mulya Kecamatan Rambang Kapak Tengah Kota Prabumulih.

Kali ini Polres Prabumulih kembali melakukan kegiatan di bidang kesehatan yaitu melakukan sosialisasi pencegahan penyakit TBC, Difteri dan Kusta yang dipusatkan di gedung serba guna Desa Kemang Tanduk Kecamatan Rambang Kapak Tengah Kota Prabumulih, Senin (5/2/2018).

Hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut diantaranya Kapolres Prabumulih AKBP Andes Puwanti, S,E., M.M, Kapolsek Rambang Kapak Tengah Iptu Vetria Sukri, Camat RKT Toni Herlan, Kepala Puskesmas Tanjung Rambang dr Ersyika Ariani, Dokter Poli Umum Puskesmas Tanjung Rambang dr Wita Sastri Jerno, Kades Kemang Tanduk Adi Darminto, Bhabinkamtibmas Desa Kemang Tanduk Brigadir Aldi Kasmin serta warga sekitar Desa Kemang Tanduk yang berjumlah lebih kurang 400 orang.

Dalam sambutannya Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, S.E., M.M menyampaikan bahwa terlaksananya kegiatan sosialisasi pencegahan penyakit TBC, Difteri dan Kusta bermula saat Bhabinkamtibmas Desa Kemang Tanduk menerima laporan dari warga bahwa ada warga Desa Kemang Tanduk yang meninggal dunia dikarenakan terkena penyakit Kusta, selanjutnya Polres Prabumulih melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Prabumulih untuk melakukan sosialisasi pencegahan Kusta serta penyakit TBC, Difteri.

Selain itu juga Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, S.E., M.M mengajak warga Desa Kemang Tanduk untuk bersama-sama menjaga kamtibmas di Kota Prabumulih terutama di Desa Kemang Tanduk saat pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018.

” Kami dari Polres Prabumulih menghimbau kepada masyarakat untuk turut serta membantu pihak Kepolisian menjaga situasi Kota Prabumulih agar tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018 mendatang ” Ujar Kapolres. (Bio/SN01)

Share:

PT.GHEMMI Mengatasi Masalah Tanpa Solusi

PRABUMULIH – Masalah yang menerpa perusahaan yang bergerak dibidang Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) PT.Guo Hua Energy Musi Makmur (PT.GHEMMI) tak pernah selesai mulai dari Pencemaran Limbah air asam tambang yang dihasilkan dari pencucian batubara yang dibuang langsung kesungai dan membuat dua sungai warga Payuputat dan Gunung Kemala tercemar hingga konflik perbatasan antara wilayah Prabumulih - Muara Enim.

Hingga saat ini masalah itu tak pernah ada solusi dari pihak perusahaan, kali ini warga Gunung Kemala yang tergabung dengan Rt, Rw dan LSM LKM-GK kembali mendatangi kantor PT.GHEMMI menuntut perbaikan jalan Pal 6, senin (5/2/2018)

Sekitar 19 orang perwakilan warga Gunung Kemala mendatangi PT.GHEMMI di Desa Gunung Raja Muara Enim untuk bernegosiasi masalah pembangunan jalan Pal 6, audensi yang dihadiri Deputi GM Richard Leonardo itu belum memberikan hasil bagi para penuntut
“Kami belum bisa mengabulkan tuntutan bapak- bapak, karena tahun ini belum ada anggaran,”ungkap richard

Ketua RT.02 Ali Joyo mengatakan dirinya beserta Aliansi yang tergabung dalam LKM-GK akan tetap menuntut pengecoran jalan dan mengancam akan mengadakan aksi lanjutan

“Silahkan pihak perusahaan tidak mau membangun jalan Pal 6, mulai detik ini seluruh kendaraan yang berhubungan dengan PT.GHEMMI tidak boleh melewati jalan itu apapun alasannya dan kami akan pasang portal besi besok pagi” ungkapnya kesal

Sebelumnya dikatakan Richard pihaknya sudah ada kesepakatan kepada warga untuk menerima bantuan empat tenda walaupun belum ada berita acara resmi antara warga dan perusahaan dan hingga kini warga tetap pada tujuan utama meminta untuk pengerasan jalan

“Kita siap bantu empat unit tenda saja, jika mau perbaikan jalan kami belum bisa memastikan” ungkap Richard

Alwasi, Tokoh masyarakat Gunung Kemala mengatakan merasa aneh dengan perusahaan asal China itu, Perusahaan sebesar PT.GHEMMI tak mampu memberikan solusi bagi warga sedangkan jalan yang dituntut merupakan akses vital bagi mobil dan pegawai perusahaan itu
“Aneh saja perusahaan sebesar ini tak memiliki jalan sendiri dan tak mampu memperbaiki jalan, sedangan jalan yang dituntut merupakan akses terdekat perusahaan tapi tak pernah mau memperbaikinya” tuturnya

Dari hasil Audensi warga dan pihak perusahaan yang hingga kini belum ada solusi yang terbaik, warga Gunung Kemala akan tetap menutup jalan Pal 6 dan akan kembali mengadakan aksi

Lurah Gunung Kemala, Sumarden,SKM meminta pihak perusahaan memberikan solusi secepat mungkin karena hingga detik ini perusahaan terkesan mengulur-ulur waktu dan disinggungnya dana CSR kemasyarakat Gunung Kemala tak pernah ada yang terealisasi
“warga kami hanya menjadi penonton ditengah ribuan hektar lahan warga yang digarap menjadi tambang, sedangkan mereka yang bukan pribumi harus mengemis ditanah sendiri” tuturnya

10 tahun PT.GHEMMI bediri di Indonesia belum pernah memberikan sumbangsi yang berarti bagi masyarakat Gunung Kemala termasuk bantuan CSR” tambahnya (SN01)
Share:

Tuntutan Tak Dipenuhi, Warga Gunung Kemala Akan Porta Akses Jalan PT GHEMMI

 

PRABUMULIH – Terkait tuntutan masyarakat Kelurahan Gunung Kemala beberapa waktu yang lalu untuk pengerasan jalan Pal 6 masih belum menemui titik terang

Kali ini puluhan masyarakat Gunung Kemala mendatangi kantor PT.GHEMMI Desa Gunung Raja, Muara Enim yang didampingi oleh Lurah Gunung Kemala, senin (5/2/2018)

Dalam pertemuan itu pihak PT.GHEMMI yang diwakili Deputi GM Richard Leonardo dan Wanda selaku Humas masih belum bisa memberikan solusi terkait tuntutan masyarakat yang ingin mengecor jalan Pal 6.

Dikatakannya pihak PT. GHEMMI belum ada rencana untuk pengecoran jalan pal 6 untuk beberapa tahun kedepan karena bukan jalan utama untuk perusahaan

Sebelumnya pihak perusahaan sudah menawarkan Bantuan berupa empat unit tenda dan perbaikan masjid untuk Kelurahan Gunung Kemala,rabu (31/1/2018) namun warga yang tergabung dalam Aliansi LKM- GK menolak penawaran itu karena dianggap tidak memiliki manfaat yang lebih bagi masyarakat

“Perusahaan sebesar PT.GHEMMI hanya mampu memberikan bantuan tenda tak sebanding dengan jalan Pal 6 yang mereka lewati dan hancur karena mobil perusahaan”, ungkap Darmanto Ketua RW.01

Dalam pertemuan yang berjalan alot itu warga Gunung Kemala bersikeras menolak tawaran perusahaan asal China itu dan mengancam akan mengadakan Aksi lanjutan dengan akan memasang Portal dari besi guna memantau mobil perusahaan yang melintasi jalan yang dituntut

Lurah Gunung Kemala, Sumarden, SKM mengatakan akan mengundang pihak PT.GHEMMI ke kantornya guna membahas masalah dengan warganya dan berharap ada solusi secepatnya

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, SE.MM melalui Kapolsek AKP Sofyan Afandi, SH mengatakan jika masyarakat ingin melakukan kembali aksi harus mengurus surat perizinan hingga aksi dapat dijamin keamanannya.

“Silahkan kalau mau aksi tapi ingat jangan menabrak aturan dan jangan sekali-anarkis, anggota kami tidak segan menangkap warga yang berorasi dengan cara anarkis”tutupnya (SN01)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts