Antisipasi Banjir, Aka Cholik Sarankan BPBD Dirikan Posko di Pesisir Sungai Lematang

PALI-- Hujan yang masih aktif mengguyur di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) membuat sungai Lematang meluap. Akibatnya, sejumlah desa yang ada di bantaran Sungai Lematang terkena imbasnya, terutama di desa Curup Kecamatan Tanah Abang.

Hampir separuh jumlah pemukiman di desa tersebut terendam dan membuat aktivitas warga terhambat.

Diakui Ballian, kepala desa Curup bahwa desanya terendam banjir sudah dua minggu,karena debit air Sungai Lematang meningkat dan meluap.

"Ada ratusan rumah yang teremdam, rata-rata yang berada di bantaran sungai. Kejadian ini sudah biasa terjadi saat penghujan, maka kami tidak kaget lagi, hanya saja aktivitas warga sedikit terganggu," ungkap Ballian,Senin (12/3).

Sementara itu, Junaidi Anuar, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI mengatakan bahwa pihaknya segera meluncur kelokasi banjir guna lakukan pemantauan. "Kami segera ke sana (desa Curup, red)," singkatnya.

Terpisah, Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (PALI) melalui wakil ketuanya, Aka Cholik Darlin S.Pd.I MM menyarankan kepada pemerintah Kabupaten PALI melalui BPBD agar mandirikan posko banjir yang lokasinya di daerah rawan banjir.

"Karena saat ini curah hujan masih tinggi,dan kami ingin BPBD bangun atau dirikan posko banjir disepanjang bantaran sungai Lematang terutama Di Desa Curup. Serta BPBD harus koordinasi dengan dinas terkait seperti dinas kesehatan dan dinas sosial. Sebab saat banjir,warga rentan terhadap penyakit dan juga perekonomian masyarakatnya di desa itu setengah lumpuh," sarannya.(marsindo)
Share:

PALI Semakin Tenar Atas Digelarnya Road Race Championship

PALI--Tak perlu dipungkiri lagi,berkat terselenggaranya event Kejuaraan Daerah (Kejurda) Seri I Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumsel Road Race Championship Bupati PALI Cup 2018,nama Daerah Otonomi Baru (DOB) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang baru memasuki usia ke-5 ini semakin melejit namanya.


Terbukti ketika usai terselenggaranya kegiatan tersebut yang di gelar selama dua hari yakni sejak Sabtu (10/3) sampai Minggu (11/3),warga luar dari Kabupaten PALI bahkan luar pulau Sumatera penasaran atas pencapaian kemajuan  yang sudah dicapai oleh Kabupaten yang tergolong masih di usia Balita.

Sebab, banyaknya peserta dari luar PALI dan luar provinsi Sumatera Selatan, otomatis membawa sponsor maupun pendukung dari masing-masing pembalapnya. Dengan demikian, pastilah dari mulut ke mulut orang yang datang ketika event berlangsung menyampaikan ke dunia luar saat pulang kembali bahkan tak sedikit yang mengunggahnya di media sosial saat event digelar dan meminta doa jagoannya untuk memboyong pulang hadiahnya demi membawa harum daerah tempat asal mereka.

Tentu, dengan banyaknya kabar baik yang disampaikan orang luar wilayah PALI,menjadi sarana murah untuk mempromosikan daerah baru ini, karena diantara teman maupun netizen di media sosial bertanya lokasi event dilangsungkan.


Seperti yang diutarakan Tedy Permana bersama timnya yang berasal dari Kabupaten Karawang Jawa Barat. Saat diwawancara media ini usai dirinya bertanding, Tedy sapaan akrab pemuda yang mengaku dikontrak Aswari Racing ini kagum atas perkembangan pesat yang dialami Kabupaten berjuluk Bumi Serepat Serasan itu.

"Tahun 2012 saya sekolah di SMA PGRI Pendopo, dulu jaman itu untuk menuju kota Pendopo dari Simpang Belimbing  jalanannya penuh debu ketika kemarau dan berlumpur saat penghujan. Tapi dua hari lalu ketika saya masuk lagi ke sini (PALI, red),saya kagum karena tadinya yang saya bayangkan adalah jalan penuh lubang dan lumpur saat masuk ke Pendopo, tapi rupanya dugaan saya itu salah besar, yang dapat jalan mulus tanpa ada hambatan," ujarnya.

Dan yang tak kalah hebatnya, diungkapkan Tedy, bahwa meskipun baru memasuki usia ke-5,tapi PALI mampu menggelar event Road Race dan memiliki sirkuit yang dinilainya sudah mendekati standar nasional.

"Saya sudah berkeliling kemana-mana, bahkan sirkuit di beberapa negara sudah saya jajal. Tapi di PALI, meskipun baru namun sudah berani mengadakan kejuaraan ekstrim ini bahkan sirkuitnya tak kalah dengan sirkuit yang pernah saya jajal. Salutnya,saya asli Karawang, namun kabupaten asal saya belum memiliki sirkuit padahal umur kabupaten itu jauh lebih tua dari PALI bahkan umur kabupaten itu sudah ratusan tahun," ungkapnya.


Setelah pulang ke daerahnya, Tedy akan selalu mengenang PALI dimana dulu dirinya pernah bersekolah dan akan mengabarkan ke sanak saudaranya serta akan menyampaikan ke pemerintah daerah di sana untuk meminta membangun sirkuit seperti yang dilakukan kabupaten PALI.

"Teman saya mengunggah saya di facebook, saat sebelum dan sesudah pertandingan. Dan respon bagus serta banyak yang mengkritik Pemda Karawang yang belum punya sirkuit, padahal banyak pembalap dari sana yang berprestasi, dan para netizen menyarankan agar pemerintah asal saya untuk menyediakan sirkuit seperti di kabupaten PALI, serta netizen  banyak bertanya letak kabupaten PALI dimana. Unggahan itu juga mengundang ribuan like, berarti secara tidak langsung, nama PALI sudah melekat pada orang yang melihat unggahan di media sosial itu," bebernya.

Diketahui sebelumnya bahwa event Kejurda Seri I IMI Sumsel Road Race Championship Bupati PALI Cup sendiri dibuka langsung Bupati Ir Heri Amalindo MM, dihadiri wakil ketua II DPRD PALI, Darmadi Suhaimi, dan sejumlah kepala OPD serta FKPD dilingkugan Pemkab PALI.



Sebelum membuka Kejurda tersebut, Bupati berpesan agar para peserta untuk menjaga sportititas.

"Silahkan pacu kemampuan kalian, tapi jaga sportivitas janga saling mencelakai, bersainglah secara sehat. Kami atas nama Pemkab PALI meminta permohonan maaf apabila dari kawan-kawan luar daerah PALI yang kurang berkenan dalam penyambutan kami.Karena pada ajang ini ada peserta juga dari provinsi tetangga seperti Bengkulu dan Jambi juga dari kabupaten tetangga yang ikut bertanding," kata Bupati.

Sementara menurut Ketua Panitia Penyelenggara Kegiatan Junaidi, bahwa diselenggarakannya kegiatan ini, selain untuk merayakan dua tahun Bupati Depenitif juga bertujuan mencari bibit - bibit pembalap lokal, sekaligus memperkenalkan Bumi Serepat Serasan yang merupakan Daerah Otonomi Baru (DOB) dikalangan masyarakat luar melalui event seperti ini.



"Ini salah satu upaya kita untuk memperkenalkan Kabupaten PALI kepada masyarakat luar, karena ini merupakan Kabupaten yang baru terbentuk, dengan adanya kegiatan sedikit demi sedikit Daerah Otonomi Baru ini bisa dikenal orang", ujar Junaidi

Dijelaskannya bahwa ajang tersebut digelar pada Sabtu dan Minggu (10-11/3/2018) di Sirkuit Gelora November Kota Pendopo dan bekerjasama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumsel, Montezs Sport Club Indonesia, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) PALI, serta pihak sponsor.

Selain itu, ditamahkan Junaidi, dengan adanya Road Race Championship Bupati PALI Cup 2018 ini, secara otomatis diharapkan nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya pedagang dan perhotelan yang ada di Bumi Serepat Serasan, sedangkan untuk pendanaan kegiatan murni berasal dari bantuan dari KONI PALI dan pihak ketiga yang sifatnya tidak mengikat.(adv/marsindo)
Share:

Tim Pop Polda Sumsel, Datangi Bhayangkara Polres Prabumulih

PRABUMULIH - Setelah sebelumnya Bhayangkara FC Polres Prabumulih bermain tandang ke Kota Palembang guna mengikuti pertandingan persahabatan melawan Tim Pop Polda Sumsel dan Palembang Old Stars di Lapangan Sepakbola Pakri Polda Sumsel, Jalan Bambang Utoyo Palembang, Rabu (21/2/2018).

Kali ini Tim Pop Polda Sumsel dan Palembang Old Stars serta Tim Sat Brimobda Polda Sumsel yang menyambangi Tim Bhayangkara FC Polres Prabumulih di lapangan Ria Jaya Komplek PT Pertamina Prabumulih, Minggu (11/3/2018)

Pada pertandingan pertama yang mempertemukan Tim Bhayangkara Muda Polres Prabumulih melawan Tim Sat Brimobda Polda Sumsel dimenangkan oleh Tim Bhayangkara Muda Polres Prabumulih dengan skor 2-1, Bhayangkara Muda Polres Prabumulih memecah kebuntuan terlebih dahulu melalui tendangan bebas dari jarak hampir setengah lapangan yang dilakukan oleh kapten tim Julizar Ariadi, tendangan bebas melengkung pemain yang akrab disapa Ari ini tidak dapat ditangkap kiper Tim Sat Brimobda Polda Sumsel sehingga membuat skor 1-0.

Unggul satu gol tidak membuat Tim Bhayangkara Muda Polres Prabumulih mengendurkan serangan, diakhir babak pertama Tim Bhayangkara Muda Polres Prabumulih menambah keunggulan melalui sontekan striker  andalan mereka Anja setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang tim Sat Brimobda Polda Sumsel.

Di babak kedua Tim Bhayangkara Muda Polres Prabumulih mengendurkan serangan dan melakuan rotasi pemain, hal ini dimanfaatkan oleh tim Sat Brimobda Polda Sumsel untuk melakukan serangan, dan berhasil memperkecil kekalahan mereka menjadi 2-1 setelah striker mereka atas nama Ibrohim memanfaat kesalahan kiper Tim Bhayangkara Muda Polres Prabumulih Raga yang mengira bola sudah keluar lapangan.

Pada pertandingan kedua saling berhadapan Tim Bhayangkara FC Polres Prabumulih melawan Tim Pop Polda Sumsel, pada pertandingan kedua ini berlangsung cukup seru, permainan yang berimbang serta jula beli serangan diperagakan oleh kedua tim, Tim Bhayangkara FC Polres Prabumulih sempat membuat peluang emas setelah tendangan bebas gelandang mereka atas nama Arif membentur mistas gawang Tim Pop Polda Sumsel, kuatnya pertahanan kedua tim membuat skor berakhir kacamata alias 0-0.

Dipertandingan ketiga bertemu antara Tim Bhayangkara Old Stars FC Polres Prabumulih melawan Palembang Old Stars yang diisi oleh gabungan mantan pemain PS Palembang, diantaranya Ketua Umum Palembang Old Stars FC Sumsel, AKBP H Syahril Musa, Asprov PSSI Sumsel, Robby Saud mantan PS Polri, Indra Sustiono asal PS Pusri, Dr Erwin juga asal PS Pusri, Dayat, Budi Budaya dan beberapa mantan pemain PS Palembang.

Palembang Old Stars yang unggul kualitas tehnik ini mampu unggul dengan skor 2-0 Tim Bhayangkara Old Stars FC Polres Prabumulih yang dikomandoi oleh Wakapolres Prabumulih Kompol Rocky Hasuhunan Marpaung, S.H., S.IK., M.H melalui gol Ardiansyah dan Dayat

Wakapolres Prabumulih Kompol Rocky Hasuhunan Marpaung, S.H.,S.IK., M.H didampingi oleh Ketua Umum Palembang Old Stars FC Sumsel, AKBP H Syahril Musa saat dikonfirmasi mengatakan kegiatan pertandingan persahabatan ini bertujuan guna silaturahmi antara anggota Polri di lingkungan Polda Sumsel serta para pemain sepakbola legendaris Sumsel.

“Semoga kegiatan ini dapat dilakukan secara rutin dan berkesinambungan guna memupuk rasa solidaritas serta sportifitas di bidang olahraga terutama sepakbola” Ujar Kompol Rocky.
Share:

Ingin Puas Nonton Road Race, Sejumlah Warga Naiki Tiang Papan Reklame

PALI. Seolah tak puas ingin menyaksikan adu balap motor di even Kejuaraan Daerah (Kejurda) seri I Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Selatan Road Race Championship Bupati PALI Cup 2018,sejumlah warga menaiki tiang papan reklame di sanggar Pramuka Komplek Pertamina Pendopo yang menjadi lokasi even tersebut.

Meski diperingatkan oleh petugas keamanan, namun kenekatan sejumlah warga yang didominasi anak-anak tak terbendung. Mereka menolak karena ingin melihat dengan jelas para pembalap dalam memacu sepeda motornya.

"Kami sudah peringatkan, namun mungkin saking antusiasnya masyarakat mengabaikan keselamatan. Namun tetap kita pantau sejumlah warga yang naik ke tiang papan reklame di sanggar pramuka, agar tidak ada warga yang jatuh," ujar Junaidi Anuar, ketua panitia even tersebut, Minggu (11/3).

Pertarungan balap motor saat berita ini diterbitkan masih berlangsung, persaingan sengit masih terlihat menambah keseruan even itu, dan membuat warga yang menonton bertambah sesak memenuhi lapangan gelora komplek Pertamina Pendopo. (marsindo)
Share:

Road Race Bupati PALI Cup Ajang Hiburan Rakyat

PALI--Selain mencari bibit-bibit pembalap dari wilayah Bumi Serepat Serasan, event Kejuaraan Daerah (Kejurda) Seri I Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Selatan Road Race Championship Bupati PALI Cup 2018 menjadi ajang hiburan rakyat murah meriah.

Lapangan gelora komplek Pertamina Pendopo Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) penuh sesak oleh warga yang penasaran menyaksikan secara langsung event yang jarang ini.

"Kami sewa mobil bak terbuka dari dusun pak,karena banyak saudara dan tetangga ingin ikut ke Pendopo melihat balap motor. Kami berharap agar kejuaraan road race dilaksanakan rutin agar kami mendapatkan hiburan gratis yang jarang kami temukan di kabupaten PALI," ujar Fika, salahsatu pengunjung yang mengaku dar Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara, Minggu (11/3).


Tak hanya Fika, bahkan Idrus (40) warga Desa Prambatan Kecamatan Abab rela menginap di salahsatu hotel di kota Pendopo karena anaknya meminta nonton adu kencang sepeda motor itu dari awal pembukaan.

"Dari kemarin kami di pendopo, dan terpaksa kami nginap di Pendopo karena tidak mau ketinggalan momen balap motor. Sebab anak kami yang kecil sangat hobi menonton balap motor," ungkapnya.

Dia berterimakasih kepada penyelenggara terutama pada Bupati PALI yang telah menggelar kejuaraan tersebut.

"Kami berharap kejuaraan ini terus dilaksanakan, dan kedepan pesertanya  bisa bertambah, kalau perlu undang se-indonesia agar PALI bisa lebih dikenal," pintanya.

Pertarungan adu cepat sepeda motor masih berlangsung saat berita ini diturunkan, dan sebelumnya Kejurda seri I IMI Sumsel Road Race Championship Bupati PALI Cup dibuka langsung Bupati PALI, Ir H. Heri Amalindo MM. (marsindo)
Share:

Jalan Masuk SMKN 1 Tanah Abang Bakal di Cor, Bukti Bupati Peduli Pendidikan

PALI--Kabar baik bagi masyarakat Kecamatan Tanah Abang khususnya yang memiliki anak yang saat ini bersekolah Di SMK Negeri 1 Tanah Abang, sebab tidak lama lagi, jalan masuk menuju Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Tanah Abang yang saat ini mengalami kerusakan akibat hujan yang masih aktif turun hampir merata mengguyur wilayah Bumi Serepat Serasan, bakal dibangun pemerintah kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Informasi disampaikan wakil ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PALI, Aka Cholik Darlin S.Pd.I MM.

Menurut anggota Dewan kelahiran Tanah Abang ini memastikan jalan menuju sekolah tersebut bakal di cor beton, sehingga pelajar di sekolah itu tidak lagi khawatir jalan licin atau berlumpur apabila penghujan tiba kalau jalan tersebut sudah selesai dibangun.

"Saat ini bersama kepala desa setempat  tengah mensosilisasikan bakal dibangunnya jalan cor beton menuju SMKN 1 Tanah Abang kepada masyarakat agar masyarakat mendukung, terutama yang mempunyai lahan di pinggir jalan menuju sekolah itu agar merelakan pohon karetnya untuk digarap," jelas Aka Cholik.

Aka Cholik juga mengapresiasi pemerintah Kabupaten PALI terutama Bupati yang memperhatikan dunia pendidikan serta merealisasikan janjinya dalam membangun infrastruktur publik.

"Beliau paham apa yang diinginkan masyarakatnya karena beliau sering blusukan dan bercengkerama secara langsung dengan warga. Terutama infrastruktur jalan dan dunia pendidikan. Dengan akan dibangunnya jalan masuk ke SMKN 1 Tanah Abang, menunjukan bahwa pak Bupati benar-benar melaksanakan programnya, dan beliau sudah patut disebut sang pelopor pembangunan di Bumi Serepat Serasan," ucapnya.

Untuk diketahui bahwa SMKN 1 Tanah merupakan satu-satunya sekolah kejuruan di kecamatan Tanah Abang yang siswanya sudah mencapai 300 lebih. Selain dari Kabupaten PALI,sekolah ini menjadi tujuan warga lain diluar PALI seperti dari Kabupaten Muara Enim dan Prabumulih untuk menyekolahkan anaknya bersekolah itu.

"Sejak sekolah ini berdiri tahun 2016,orang tua atau wali murid tidak susah lagi menyekolahkan anaknya ke SMK di perkotaan yang tentunya jarak tempuh cukup jauh dan memakan biaya tidak sedikit. Ini tentu sangat membantu masyarakat terutama di kecamatan Tanah Abang, bahkan dari Prabumulih atau Muara Enim juga banyak bersekolah di sekolah ini," ujar ketua komite SMKN 1 Tanah Abang, Hendri Setiawan.

Apalagi bangunan sekolah tersebut dilengkapi laboratorium serta fasilitas lainnya menjadikan sekolah itu favorit warga menyekolahkan anaknya di SMKN 1 Tanah Abang.

"Terlebih lagi beberapa minggu yang lalu tim dari Dinas Pekerjaan Umum telah mengukur jalan kurang lebih 1 kilometer yang bakal di cor beton, menambah semangat siswa untuk belajar dan menambah nilai lebih bagi sekolah ini menjadi tujuan favorit pelajar untuk bersekolah di disini," imbuhnya.

Selain ketua komite sekolah yang memberikan apresiasi, sejumlah kepala desa sekitar menyatakan sama, seperti  Kepala Desa Raja Aswin Markusuma dan kepala desa persiapan Raja Selatan Salpa Rabi Darlin. Namun kepala desa tersebut berharap jalan menuju sekolah itu terlebih dahulu diperbaiki pihak Pertamina Adera sembari menunggu Pemkab merealisasikan rencana pengecoran jalan tersebut.

"Permintaan perbaikan jalan oleh pihak PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field sudah kami sampaikan, dan alhamdulillah pihak perusahaan migas milik negara tersebut bersedia dan dalam waktu dekat ini segera dikerjakan sembari menunggu proses tender pengecoran jalan yang bakal dilakukan dinas PU," terang Kades. (marsindo)
Share:

Pedagang Keliling Tersenyum Lebar Berkat Road Race Bupati PALI Cup 2018

PALI--Diselenggarakannya Kejuaraan Daerah Seri Satu IMI Sumsel Road Race Championship Bupati PALI Cup 2018 di seputaran Stadion Gelora November Komperta Pendopo Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menjadi pintu rezeki bagi pedagang-pedagang baik yang berasal dari PALI maupun luar PALI.

Stadion Gelora November Komperta Pendopo di gunakan Kejuaraan Daerah Seri Satu IMI Sumsel Road Race Championship Bupati PALI Cup 2018, yang diselanggarakan Sabtu Minggu 10-11 Maret 2018.

Secara tidak langsung, panpel membuka pintu rezeki kepada para pedagang yang menjajakan baik makanan maupun minuman pada Kejuaraan Road Race Championship Bupati PALI Cup 2018 tersebut. Karena ratusan pedagang hadir mengepung Stadion Gelora November Komperta Pendopo untuk memberikan logistik berbayar kepada penonton.

Boger, seorang pedagang kaki lima asal Palembang menuturkan syarat yang harus ia penuhi untuk bisa berdagang di area Stadion Gelora November Komperta Pendopo saat ada gelaran Kejuaraan kepada wartawan

"Tidak ada syarat, cuma disuruh cari lapak dewek dewek, jaga kebersihan di tempat lapak masing masing, kami ucapkan terimakasih kepada bapak Bupati Heri Amalindo yang telah gelar

Kejuaraan Daerah Seri Satu IMI Sumsel Road Race Championship Bupati PALI Cup 2018," tutur Boger kepada wartawan, Minggu (11/2).

Hal serupa tentang tidak adanya syarat khusus juga dituturkan oleh Suryati, seorang pedagang asongan yang berjualan di seputaran Gelora November Komperta Pendopo. "Tidak ada syarat, cuma disuruh jaga kebersihan di lapak masing masing," kata Suryati kepada

Pasalnya, selain berdagang dan mendapatkan untung berlipat ganda dibandingkan hari biasa, pedagang juga bisa turut menyaksikan Kejuaraan Road Race Championship Bupati PALI Cup 2018 tersebut. Para pedagang tersebut pun mengaku senang dengan adanya kesempatan berjualan pada saat gelaran kejuaraan Bupati Heri Amalindo Cup

Apa lagi, keuntungan para pedagang kaki lima dan asongan yang Ia raup bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat dibandingkan dengan hari-hari biasa. Baik dari pedagang jersey, makanan, maupun minuman, mendapatkan untung yang lebih banyak ketimbang hari-hari biasa.

Adanya wajah-wajah pedagang pada gelaran Kejuaraan Daerah Seri Satu IMI Sumsel Road Race Championship Bupati PALI Cup 2018, bukan hanya sebagai hiburan yang merakyat bagi masyarakat umum maupun penonton, akan tetapi juga menjadi wadah dimana ekonomi kerakyatan diwujud nyatakan.

Multi fungsi dari gelaran Kejuaraan Daerah Seri Satu IMI Sumsel Road Race Championship Bupati PALI Cup 2018 sebagai hiburan yang merakyat hingga perwujudan ekonomi kerakyatan pun dibuktikan dengan keuntungan yang diraih oleh para pedagang tersebut.(red)
Share:

Simpan Sabu, IRT di Ringkus Polisi

PRABUMULIH – Satuan Reserse narkoba Polres Prabumulih kembali meringkus dua warga Prabumulih pecandu narkoba jenis shabu, yakni Dewi Herlina (40) warga Jalan Sumatera Gang Kecapi Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, jum’at (9/3/18)

Ibu rumah tangga ini diamankan anggota satres narkoba Polres Prabumulih dikediamannya sekitar pukul 12.30 wib karena kepemilikan narkoba jenis shabu dengan berat bruto 5,90 gram

Penangkapan berawal dari laporan masyarakat dengan dasar laporan Lp/A - 36/ III/ 2018/ Sumsel/ Res Pbm, Tgl 09 Maret 2018, petugas melakukan penggeledahan di bedengnya dan mendapati paketan sabu yang disimpan di atap bedeng miliknya

Tak hanya itu petugas Satres Narkoba Polres Prabumulih juga mengamankan seorang pria bernama Hemanto alias Nyot (54) warga Jalan Padat Karya Rt.05 Rw.01 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih

Nyot ditangkap petugas kepolisian sekitar pukul 16.00 wib di karena dirinya tertangkap tangan membuang kotak kacamata yang didalamnya berisi satu paket kecil narkoba jenis shabu dengan berat bruto 0,21 Gram

Kedua pelaku penyalagunaan narkobai beserta barang bukti diamankan di Mapolres Prabumulih guna penyelidikan lebih lanjut.

Sementara, Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti melalui Kasat Narkoba, Ali Asri saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan kedua pelaku.

"Benar sekali. Keduanya saat ini masih menjalani pemeriksaan," ungkapnya.(sn01)
Share:

Mushola Terbengkalai, Warga Gorong-gorong Galang Dana




PRABUMULIH – Terbengkalainya Musholah Babul Jannah puluhan warga Rt.01 Rw.04 Talang Gorong-gorong Kelurahan Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat bahu membahu membangun musholah dengan dana sukarela yang dikumpulkan setiap bulan

 

Pembangunan Musholah Babul Jannah yang sudah lama dibangun yang menggunakan dana APBD tahun 2015 lalu itu kini tak pernah diselesaikan oleh Pemerintah setempat

“kita ajak warga di kampung Talang Gorong-gorong untuk bantu dana pembangunan Musholah setiap bulannya 10 ribu perkeluarga” ungkap Jonihar ketua RT.01

 

Inisiatif warga Rt.01 Rw.04 mengumpulkan dana secara sukarela setiap bulan dan dana yang terkumpul setiap bulannya dipergunakan untuk membeli material bangunan secara bertahap dan dikerjakan oleh warga sendiri dengan bergotong royong

 

Edi Amsadi selaku Ketua Pengurus Musholah Babul Jannah mengatakan pihaknya sudah beberapa kali mengajukan permohonan kelanjutan pembangunan musholah tersebut, namun hingga kini tak ada respon yang baik dari mereka, namun hingga kini pihaknya tetap melakukan pungutan dana sukarela kepada warga untuk menyelesaikan bangunan musholah tersebut

“tiap bulan dana terkumpul langsung kita bangunkan ke musholah, kamarin kito selesai semen lantai” bebernya

 

Ust.Hendri selaku tokoh agama Gorong-gorong mengatakan pihaknya sangat terbantu dengan adanya Musholah Babul Jannah karena saat ini kegiatan Mengaji selalu dirumahnya dan memohon pihak pemerintah segera menyelesaikan pembangunan musholah itu sebab anak-anak didik dan warganya terlalu jauh jika ingin beribadah

“Kalo kami mau ibadah ke Gunung Kemala terlalu jauh bagi kami, sedangkan anak-ank didik kami banyak belajar dirumah karena belum ada musholah”(sn01)
Share:

Gara-gara Status Akun Fb Srikandi PALI, Forum Kades Datangi Mapolsek Talang Ubi

PALI.--Akun Sosial Media (Sosmed) Facebook atas nama @Srikandi PALI, yang menulis status bahwa 100% kepala desa di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) korupsi membuat gerah seluruh kepala desa yang ada di Bumi Serepat Serasan. Karena status itu dianggap mencemarkan nama baik kepala desa.

Bukan hanya menulis  seluruh kepala desa korupsi, namun menyebut juga seluruh kades di PALI sesuai fakta memiliki selingkuhan baru. Cuitan akun facebook atas nama Srikandi PALI tersebut membuat Forum Kepala Desa kabupaten PALI melalui perwakilannya terdiri dari beberapa kepala desa dari lima kecamatan mendatangi Markas Polsek Talang Ubi dengan di dampingi A. Gani Akhmad, pembina forum kepala desa yang saat ini menjabat kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten PALI.

"Kami datang ke sini (Mapolsek Talang Ubi, red) sebagai tindak lanjut atas status yang ditulis akun fb dengan nama Srikandi PALI. Karena ini telah mencemarkan nama baik kami sebagai kepala desa," ungkap Heru Martin, sekretaris forum kepala desa PALI yang juga kepala desa Talang Akar kacamatan Talang Ubi,Jumat (9/3).

Diakuinya, sebagai tindaklanjut kedatangan forum kepala desa PALI, akan kembali mendatangi Mapolsek Talang Ubi untuk melengkapi bukti-bukti pendukung lainnya.

"Kami bakal datang lagi ke Mapolsek Talang Ubi Senin mendatang,dan kami juga bakal akan menemui kepala dinas Kominfo PALI agar menelusuri pemilik akun tersebut. Sebenarnya tadi kami sudah datang ke Kominfo, tapi kepala dinasnya tidak berada di tempat,namun Senin mendatang kami akan kembali untuk mengetahui pemilik akun tersebut," tukasnya.

Sementara itu, A.Gani Akhmad meminta kepada pemilik akun agar meminta maaf dengan menulis permintaan maaf secara terbuka di dinding facebook.

"Karena kata-kata dala tulisan di fb itu tidak sepatutnya disebarkan di media sosial. Pemilik akun diharapkan secepatnya menarik kata-kata itu dan meminta maaf secara terbuka dan para kepala desa menginginkan bertemu langsung dengan pemilik akun dan meminta maaf secara langsung. Namun apabila hal ini tidak diindahkan, maka forum kades PALI akan membawa masalah ini ke ranah hukum," tandasnya. (marsindo)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts