Hujan Deras Turun Semalaman, Sejumlah Desa Di PALI Banjir

PALI-- Hujan yang turun cukup deras pada Rabu malam (14/3) hingga Kamis pagi (15/3) mengguyur hampir diseluruh wilayah Bumi Serepat Serasan menyebabkan banjir semakin meluas.

Sejumlah desa teremdam pasca hujan turun pada Kamis pagi, dimana sebelumya hanya di desa Curup Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saja.

Seperti di Desa Panta Dewa Kecamatan Talang ubi, Talang Puyang Talang Ubi, desa Purun Kecamatan Penukal, Tanah Abang dan Desa Persiapan Jerambah Besi.

Akibatnya, aktivitas warga sempat lumpuh dan banyak kendaraan roda dua mogok karena pengendara memaksa menerobos banjir.

 

Herman,salahsatu warga Desa Persiapan Jerambah Besi kecamatan Talang Ubi mengaku akibat banjir,isi kolam ikannya habis.

"Ikan didalam kolam habis semua karena kolam terendam banjir," keluh Herman.

Terpisah, Junaidi Anuar, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PALI mengaku bahwa banjir selain di desa Curup merupakan karena air hujan yang cukup deras, namun ketika hujan reda beberapa jam saja, air akan surut.

"Hanya lewat saja banjir itu," ucap Junaidi.

Tetapi diakui Junaidi, pihaknya mendirikan posko banjir di desa Curup sebagai antisipasi serta menanggulangi banjir yang diperkirakan belum akan berakhir di Desa tersebut.

"Kita sudah dirikan posko dari Rabu kemarin bersama Dinkes dan Dinsos di Desa Curup," katanya.(marsindo)
Share:

Polres Prabumulih Masuk Nominasi Wilayah Bebas Korupsi

PRABUMULIH - Personil Polres Prabumulih melaksanakan kegiatan penandatanganan Pakta Integritas yang dilaksanakan di halaman Polres Prabumulih, Rabu (14/3/201.

Polres Prabumulih sendiri menjadi satu-satunya Polres di wilayah Sumsel yang ditunjuk masuk penilaian zona Integritas menuju zona Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Penilaian WBK tersebut merupakan penunjukan langsung dari Polda yang selanjutnya akan dikirimkan ke Mabes Polri dan MenPAN RB.

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, S.E., M.M saat di konfirmasi mengatakan saat ini baru akan dilakukan penilaian.

Untuk menuju WBK sendiri, pihaknya sudah melakukan penandatanganan pakta integritas dengan seluruh anggota. Adapun penilaiannya sendiri, di mulai bulan April hingga November mendatang dan pada Desember nanti akan diumumkan.

"Kalau sudah ditetapkan berarti masuk WBK," ujar Kapolres.

Dalam hal penilaian tersebut, pihaknya pun sudah melayangkan surat ke Pemkot, ke Kejaksaan dan lainnya untuk memberitahukan karena ini terkait dengan pelayanan di wilayah hukum Prabumulih.

Untuk penilaian ini, pihaknya juga akan terus melakukan pelayanan dengan baik dan meningkatkan pelayanan. "Seperti pelayanan SKCK, pembuatan SIM dan lainnya memang harus sesuai standar dan harus dijauhi calo," jelasnya.

Pihaknya juga bakal melakukan inovasi dan akan diupayakan terkait dengan sarana-prasarana yang saat ini dalam tahap proses. "Seperti misalnya di Samsat ada kursi roda, ruang menyusui yang saat ini sudah ada dan bakal diperbaiki dan sekarang tahap proses, mudah-mudahan cepat selesai ," imbuhnya.

Dengan diraihnya WBK nantinya maka juga akan mempengaruhi kenaikan Tunkin (tunjangan kinerja) Polres Prabumulih. "Dengan diraihnya WBK ini nantinya juga akan mempengari kenaikan tunkin yang bakal naik satu grade," jelasnya.

Jika nantinya sudah meraih WBK dan dipertahankan selama lebih-kurang dua tahun, maka akan meningkat kembali menjadi WBBM (wilayah birokrasi bersih melayani).

Kami juga mengharapkan peran serta semua pihak dan masyarakat Kota Prabumulih untuk mendukung dan mengawasi agar Polres Prabumulih bisa meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi " Tungkas Kapolres (bio/sn01)
Share:

Rendam Ratusan Rumah,Aka Kholik Turun Tangan Dan Minta BPBD Dirikan Posko Banjir

PALI-- Banjir yang melanda di Desa Curup Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) belum menunjukkan tanda-tanda akan surut. Bahkan debit air semakin meningkat merendam ratusan rumah di desa tersebut karena intensitas curah hujan yang masih tinggi.

Ketinggian air rata-rata diatas pinggang orang dewasa bahkan ada yang lebih, membuat aktivitas warga yang kebanjiran lumpuh.

Kepala Desa Curup, Ballian mengharapkan pemerintah kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk segera mendirikan posko banjir di desanya terutama posko kesehatan.

"Sudah ada beberapa warga yang mengalami keluhan sakit, rata-rata perempuan,anak-anak dan Lansia. Tapi hingga saat ini dari Pemkab terutama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan dinas terkait baru sebatas pemantauan, belum ada tindaklanjut akan memberikan bantuan," ungkap Ballian,Rabu (14/3).

Diakuinya, meskipun separuh desanya terendam, namun belum ada satupun warga yang mengungsi. "Air sudah masuk rumah, walaupun bentuk rumah panggung. Artinya, banjir sudah kategori parah. Tetapi warga enggan mengungsi karena belum ada tempat untuk mengungsi, dan untuk beraktivitas, warga menggunakan perahu," jelasnya.

Semakin tingginya air merendam ratusan rumah di Desa Curup langsung mengundang perhatian salahsatu anggota dewan PALI,yakni Aka Cholik Darlin.

Wakil ketua Komisi I ini meminta BPBD untuk segera mendirikan posko dan harus berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan.

"Saat ini warga butuh obat-obatan serta dokter jaga. Karena warga banyak yang mengeluhkan gatal-gatal serta banyak Lansia yang mengaku kambuh rematiknya akibat banjir. Untuk itu, kami dari komisi I yang bermitra dengan BPBD untuk segera bangun Posko,ajak juga Dinkes dan Dinsos," pintanya.

Sementara itu, Junaidi Anuar kepala BPBD PALI bakal segera berkoordinasi dengan Dinkes PALI untuk terjun kelapangan.

"Tadi malam,(Selasa malam,red),kami sudah ke lokasi banjir, dan dari pantauan kami masih aman. Namun, kalau siang harinya air tambah tinggi, maka kami akan ajak Dinkes untuk ke lokasi. Kami juga menghimbau warga, terutama yang berada persis di bantaran Sungai Lematang untuk tetap waspada," tukasnya.(marsindo)
Share:

Simpan Sabu Di Magicom, Pria Ini Diamankan Polres Prabumulih

PRABUMULIH – Penangkapan pecandu narkoba kembali terjadi, kali jni Agus Suryanto (33) warga Jalan Surip Sumaharjo Gang Pagar Alam Rt.02 Rw.04 Kelurahan Pasar II Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih diamankan petugas kepolisian Polres Prabumulih, senin (12/3/18)

Penangkapan pelaku penyalagunaan narkoba jenis shabu bermula dari laporan masyarakat dan hasil penyelidikan pelaku sering melakukan transaksi narkoba

Berdasarkan bukti lapor Lp/A-38/III/2018/ Sumsel/Sat Resnarkoba Pbm, Tgl 12 Maret 2018 anggota Satres Narkoba Polres Prabumulih melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap tersangka sekitar pukul 17.30 wib

Dari hasil penggeledahan dirumah tersangka petugas berhasil mengamankan paketan kecil diduga narkotika jenis Shabu dengan berat bruto 0,20 Gram yang disimpan dalam tempat memasak nasi (Magic Com) dan seperangkat alat hisap yang juga turut diamankan

Selanjutnya tersangka beserta barang bukti Shabu diamankan di Mapolres Prabumulih guna penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut

Sementara, Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Melalui Kasat Narkoba AKP Ali Asri saat dikonfimasi membenarkan telah terjadi penaangkapan pelaku penyalagunaan narkoba
“iya benar sekarang sudah diamankan dan sedang dilakukan penyelidikan dan pengembangan kasus” tutupnya (Bio/sn01)
Share:

Pembobol Toko Eiger Tewas Tertembak, 2 Pelaku Kabur Kehutan

PRABUMULIH – Pelaku pembobolan toko Eiger Prabumulih dan toko Handphone Oppo yang berada di Kota Prabumulih beberapa waktu lalu akhirnya berhasil diamankan oleh Tim Polres Prabumulih

Pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) berhasil diamankan timsus Polres Prabumulih di Hotel Tetesan Embun Kecamatan Betung Kabupaten Musi Banyuasin. Dua dari empat pelaku berhasil dilumpuhkan dengan timah panas

Penangkapan kedua pelaku dilakukan bersama Tim Buser Polres Banyuasin, Buser Polsek Betung dan Buser Polsek Babat Toman

Kedua pelaku yang diamankan yakni Abdulrahman (23) warga Desa Selangit Kecamatan Selangit Musirawas Lubuk Linggau dan Angga (27) warga Desa Muara Beliti Kecamatan Muara Beliti Musi Rawas.

Salah satu pelaku bernama Angga (27) Meninggal Dunia karena ditembak, pelaku melawan petugas dengan senjata api saat hendak dilakukan penangkapan Dan satu pelaku lainnya terluka tembak pada kaki. Sementara dua pelaku lainnya melarikan diri ke hutan.

Selain kedua pelaku petugas kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa Dua pucuk Senjata Api Rakitan (Senpira) berikut dengan amunisinya dan satu unit mobil Honda Merk Mobilio warna Merah Maron.

Tak hanya itu saja petugas kepolisian berhasil mengamankan tas berisi pakaian pelaku, 1 karung plastik berisi sepatu merk Eiger, 1 tas berisi jam tangan merk Eiger, 1 karung berisi tas merk eiger , 1 tas berisi dompet, 1 tas berisi alat pertukangan yang digunakan untuk membongkar toko dan 8 unit Handpone.

Sementara, Pemilik Toko Eiger Prabumulih Syawal saat dikonfirmasi melalui telepon 08526888xxxx dirinya sedang berada diluar kota dan sudah mengetahui bahwa pelaku sudah diamankan oleh polisi

“Aku lagi diluar kota pak sekarang, aku sudah dapat kabar melalui telepon dari seseorang kalau pelakunya sudah tertangkap di Linggau” ungkapnya kepada wartawan sininews.com

Dirinya tak banyak berharap dan sangat berterima kasih kepada petugas kepolisian yang begitu cepat melumpuhkan pelaku
“aku anggap ini musibah bae buat aku, semoga pelakunya dihukum sesuai perlakuannya” bebernya (sn01)

 
Share:

Kawanan Rampok Bobol Toko Eiger Dan Oppo, Anggota Polres Prabumulih Jual Beli Tembakan

PRABUMULIH – Kawanan rampok satroni dua Tokoh dikawasan Kota Prabumulih, yakni toko Eiger yang berada dijalan Jenderal Sudirman Kelurahan Gunung Ibul Barat dan toko Handphone Oppo yang berada diwilayah Kelurahan Muara Dua, senin (12/3/18) sekitar pukul 03.00 wib dini hari

Para perampok beraksi diduga lebih dari satu orang dan menggunakan senjata api (Senpi), pelaku melancarkan aksinya menggunakan sebuah mobil mini bus

Kedua pintu tokoh tersebut terlihat telah dirusak oleh pelaku, dengan cara merusak gembok kunci tokoh dan memecahkan kaca

Akibat kejadian tersebut tokoh Eiger Prabumulih mengalami kerugian yang ditafsir jutaan rupiah, tas dan sepatu mahal tersebut ludes dibawa komplotan maling

Tak hanya itu saja toko aksesoris hape Oppo juga mengalami hal yang sama hanya saja toko tersebut tak banyak yang dibawah oleh perompok karena toko tersebut hanya melayani jasa servis handphone, namun terlihat kaca yang dipasang ditoko tersebut pecah



Aksi kawanan perampok tersebut sempat ketahuan oleh tim Buser Polres Prabumulih yang kebetulan melintas dikawasan tersebut. Lantaran curiga para perampok melintangkan kendaraan didepan toko Oppo dan merusak pintu, petugas kemudian melancarkan tembakkan kepada para pelaku.

Saling saut tembakkan terjadi kala proses penggagalan aksi perampokkan terjadi, meski seorang diri anggota buser ini tak gentar menghadapi kawanan perampok tersebut. Para perampok ini kemudian berhasil dipukul mundur dan kabur menggunakan mobil menuju arah Pasar Kota Prabumulih.


Sementara, Kasat Reskrim Polres Prabumulih saat dikonfirmasi mengatakan jika pihaknya telah menerjunkan anggota ke lapangan untuk melakukan olah TKP.

"Benar sekali kejadian tersebut ada. Team identifikasi sudah ke TKP untuk memeriksa apakah ada sidik jari atau benda yang ditinggalkan oleh pelaku," ungkapnya.

Saat ini, lanjut Kasat, pihaknya tengah melakukan penyelidikan dan terus mengejar para pelaku. "Apabila ada kejadian, masyarakat silahkan hubungi call center 110. Agar polisi bisa cepat bertindak," ujarnya.

Lebih jauh, Kasat menghimbau agar para pemilik toko memasang kamera cctv, untuk mengantisipasi tindak kejahatan serupa. "Kalau ada cctv, akan memudahkan petugas untuk mengidentifikasi para pelaku tindak kejahatan," tambahnya. (sn01)

Share:

PBB PALI Buka Pendaftaran Bacaleg, H.Amran: Ini Terbuka Bagi Umum

PALI-- Mulai besok, Selasa (13/3) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) membuka pendaftaran bagi seluruh warga yang ada di Bumi Serepat Serasan untuk ikut berpartisipasi menjadi Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) pada Pemilu 2019 mendatang.

Hal itu sebagai langkah cepat PBB PALI dalam menghadapi Pemilu 2019,setelah partai politik tersebut  disahkan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi peserta Pemilu tahun 2019 pada Minggu (4/3) lalu.

"Mulai Selasa (13/3) kami buka pendaftaran Bacaleg. Tidak ada kriteria khusus, kita buka bagi masyarakat umum serta dari internal kader sendiri. Namun kita juga sudah punya calon-calon potensial untuk maju di Pemilu legislatif 2019 mendatang. Tetapi juga kami masih tetap menerima masyarakat umum yang berkeinginan kuat serta berpotensi agar target satu kursi satu Dapil bisa dicapai," ujar H. Amran SH, ketua DPC PBB Kabupaten PALI, Senin (12/3).

Bagi warga yang ingin mendaftar, Dikatakan H. Amran untuk langsung mendatangi sekretariat PBB di jalan Merdeka, Talang Ubi Bawah.

"Pendaftaran tebuka bagi umum, jadi siapapun yang penting warga negara indonesia,kami siap terima," tandasnya. (marsindo)
Share:

Antisipasi Banjir, Aka Cholik Sarankan BPBD Dirikan Posko di Pesisir Sungai Lematang

PALI-- Hujan yang masih aktif mengguyur di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) membuat sungai Lematang meluap. Akibatnya, sejumlah desa yang ada di bantaran Sungai Lematang terkena imbasnya, terutama di desa Curup Kecamatan Tanah Abang.

Hampir separuh jumlah pemukiman di desa tersebut terendam dan membuat aktivitas warga terhambat.

Diakui Ballian, kepala desa Curup bahwa desanya terendam banjir sudah dua minggu,karena debit air Sungai Lematang meningkat dan meluap.

"Ada ratusan rumah yang teremdam, rata-rata yang berada di bantaran sungai. Kejadian ini sudah biasa terjadi saat penghujan, maka kami tidak kaget lagi, hanya saja aktivitas warga sedikit terganggu," ungkap Ballian,Senin (12/3).

Sementara itu, Junaidi Anuar, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI mengatakan bahwa pihaknya segera meluncur kelokasi banjir guna lakukan pemantauan. "Kami segera ke sana (desa Curup, red)," singkatnya.

Terpisah, Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (PALI) melalui wakil ketuanya, Aka Cholik Darlin S.Pd.I MM menyarankan kepada pemerintah Kabupaten PALI melalui BPBD agar mandirikan posko banjir yang lokasinya di daerah rawan banjir.

"Karena saat ini curah hujan masih tinggi,dan kami ingin BPBD bangun atau dirikan posko banjir disepanjang bantaran sungai Lematang terutama Di Desa Curup. Serta BPBD harus koordinasi dengan dinas terkait seperti dinas kesehatan dan dinas sosial. Sebab saat banjir,warga rentan terhadap penyakit dan juga perekonomian masyarakatnya di desa itu setengah lumpuh," sarannya.(marsindo)
Share:

PALI Semakin Tenar Atas Digelarnya Road Race Championship

PALI--Tak perlu dipungkiri lagi,berkat terselenggaranya event Kejuaraan Daerah (Kejurda) Seri I Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumsel Road Race Championship Bupati PALI Cup 2018,nama Daerah Otonomi Baru (DOB) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang baru memasuki usia ke-5 ini semakin melejit namanya.


Terbukti ketika usai terselenggaranya kegiatan tersebut yang di gelar selama dua hari yakni sejak Sabtu (10/3) sampai Minggu (11/3),warga luar dari Kabupaten PALI bahkan luar pulau Sumatera penasaran atas pencapaian kemajuan  yang sudah dicapai oleh Kabupaten yang tergolong masih di usia Balita.

Sebab, banyaknya peserta dari luar PALI dan luar provinsi Sumatera Selatan, otomatis membawa sponsor maupun pendukung dari masing-masing pembalapnya. Dengan demikian, pastilah dari mulut ke mulut orang yang datang ketika event berlangsung menyampaikan ke dunia luar saat pulang kembali bahkan tak sedikit yang mengunggahnya di media sosial saat event digelar dan meminta doa jagoannya untuk memboyong pulang hadiahnya demi membawa harum daerah tempat asal mereka.

Tentu, dengan banyaknya kabar baik yang disampaikan orang luar wilayah PALI,menjadi sarana murah untuk mempromosikan daerah baru ini, karena diantara teman maupun netizen di media sosial bertanya lokasi event dilangsungkan.


Seperti yang diutarakan Tedy Permana bersama timnya yang berasal dari Kabupaten Karawang Jawa Barat. Saat diwawancara media ini usai dirinya bertanding, Tedy sapaan akrab pemuda yang mengaku dikontrak Aswari Racing ini kagum atas perkembangan pesat yang dialami Kabupaten berjuluk Bumi Serepat Serasan itu.

"Tahun 2012 saya sekolah di SMA PGRI Pendopo, dulu jaman itu untuk menuju kota Pendopo dari Simpang Belimbing  jalanannya penuh debu ketika kemarau dan berlumpur saat penghujan. Tapi dua hari lalu ketika saya masuk lagi ke sini (PALI, red),saya kagum karena tadinya yang saya bayangkan adalah jalan penuh lubang dan lumpur saat masuk ke Pendopo, tapi rupanya dugaan saya itu salah besar, yang dapat jalan mulus tanpa ada hambatan," ujarnya.

Dan yang tak kalah hebatnya, diungkapkan Tedy, bahwa meskipun baru memasuki usia ke-5,tapi PALI mampu menggelar event Road Race dan memiliki sirkuit yang dinilainya sudah mendekati standar nasional.

"Saya sudah berkeliling kemana-mana, bahkan sirkuit di beberapa negara sudah saya jajal. Tapi di PALI, meskipun baru namun sudah berani mengadakan kejuaraan ekstrim ini bahkan sirkuitnya tak kalah dengan sirkuit yang pernah saya jajal. Salutnya,saya asli Karawang, namun kabupaten asal saya belum memiliki sirkuit padahal umur kabupaten itu jauh lebih tua dari PALI bahkan umur kabupaten itu sudah ratusan tahun," ungkapnya.


Setelah pulang ke daerahnya, Tedy akan selalu mengenang PALI dimana dulu dirinya pernah bersekolah dan akan mengabarkan ke sanak saudaranya serta akan menyampaikan ke pemerintah daerah di sana untuk meminta membangun sirkuit seperti yang dilakukan kabupaten PALI.

"Teman saya mengunggah saya di facebook, saat sebelum dan sesudah pertandingan. Dan respon bagus serta banyak yang mengkritik Pemda Karawang yang belum punya sirkuit, padahal banyak pembalap dari sana yang berprestasi, dan para netizen menyarankan agar pemerintah asal saya untuk menyediakan sirkuit seperti di kabupaten PALI, serta netizen  banyak bertanya letak kabupaten PALI dimana. Unggahan itu juga mengundang ribuan like, berarti secara tidak langsung, nama PALI sudah melekat pada orang yang melihat unggahan di media sosial itu," bebernya.

Diketahui sebelumnya bahwa event Kejurda Seri I IMI Sumsel Road Race Championship Bupati PALI Cup sendiri dibuka langsung Bupati Ir Heri Amalindo MM, dihadiri wakil ketua II DPRD PALI, Darmadi Suhaimi, dan sejumlah kepala OPD serta FKPD dilingkugan Pemkab PALI.



Sebelum membuka Kejurda tersebut, Bupati berpesan agar para peserta untuk menjaga sportititas.

"Silahkan pacu kemampuan kalian, tapi jaga sportivitas janga saling mencelakai, bersainglah secara sehat. Kami atas nama Pemkab PALI meminta permohonan maaf apabila dari kawan-kawan luar daerah PALI yang kurang berkenan dalam penyambutan kami.Karena pada ajang ini ada peserta juga dari provinsi tetangga seperti Bengkulu dan Jambi juga dari kabupaten tetangga yang ikut bertanding," kata Bupati.

Sementara menurut Ketua Panitia Penyelenggara Kegiatan Junaidi, bahwa diselenggarakannya kegiatan ini, selain untuk merayakan dua tahun Bupati Depenitif juga bertujuan mencari bibit - bibit pembalap lokal, sekaligus memperkenalkan Bumi Serepat Serasan yang merupakan Daerah Otonomi Baru (DOB) dikalangan masyarakat luar melalui event seperti ini.



"Ini salah satu upaya kita untuk memperkenalkan Kabupaten PALI kepada masyarakat luar, karena ini merupakan Kabupaten yang baru terbentuk, dengan adanya kegiatan sedikit demi sedikit Daerah Otonomi Baru ini bisa dikenal orang", ujar Junaidi

Dijelaskannya bahwa ajang tersebut digelar pada Sabtu dan Minggu (10-11/3/2018) di Sirkuit Gelora November Kota Pendopo dan bekerjasama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumsel, Montezs Sport Club Indonesia, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) PALI, serta pihak sponsor.

Selain itu, ditamahkan Junaidi, dengan adanya Road Race Championship Bupati PALI Cup 2018 ini, secara otomatis diharapkan nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya pedagang dan perhotelan yang ada di Bumi Serepat Serasan, sedangkan untuk pendanaan kegiatan murni berasal dari bantuan dari KONI PALI dan pihak ketiga yang sifatnya tidak mengikat.(adv/marsindo)
Share:

Tim Pop Polda Sumsel, Datangi Bhayangkara Polres Prabumulih

PRABUMULIH - Setelah sebelumnya Bhayangkara FC Polres Prabumulih bermain tandang ke Kota Palembang guna mengikuti pertandingan persahabatan melawan Tim Pop Polda Sumsel dan Palembang Old Stars di Lapangan Sepakbola Pakri Polda Sumsel, Jalan Bambang Utoyo Palembang, Rabu (21/2/2018).

Kali ini Tim Pop Polda Sumsel dan Palembang Old Stars serta Tim Sat Brimobda Polda Sumsel yang menyambangi Tim Bhayangkara FC Polres Prabumulih di lapangan Ria Jaya Komplek PT Pertamina Prabumulih, Minggu (11/3/2018)

Pada pertandingan pertama yang mempertemukan Tim Bhayangkara Muda Polres Prabumulih melawan Tim Sat Brimobda Polda Sumsel dimenangkan oleh Tim Bhayangkara Muda Polres Prabumulih dengan skor 2-1, Bhayangkara Muda Polres Prabumulih memecah kebuntuan terlebih dahulu melalui tendangan bebas dari jarak hampir setengah lapangan yang dilakukan oleh kapten tim Julizar Ariadi, tendangan bebas melengkung pemain yang akrab disapa Ari ini tidak dapat ditangkap kiper Tim Sat Brimobda Polda Sumsel sehingga membuat skor 1-0.

Unggul satu gol tidak membuat Tim Bhayangkara Muda Polres Prabumulih mengendurkan serangan, diakhir babak pertama Tim Bhayangkara Muda Polres Prabumulih menambah keunggulan melalui sontekan striker  andalan mereka Anja setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang tim Sat Brimobda Polda Sumsel.

Di babak kedua Tim Bhayangkara Muda Polres Prabumulih mengendurkan serangan dan melakuan rotasi pemain, hal ini dimanfaatkan oleh tim Sat Brimobda Polda Sumsel untuk melakukan serangan, dan berhasil memperkecil kekalahan mereka menjadi 2-1 setelah striker mereka atas nama Ibrohim memanfaat kesalahan kiper Tim Bhayangkara Muda Polres Prabumulih Raga yang mengira bola sudah keluar lapangan.

Pada pertandingan kedua saling berhadapan Tim Bhayangkara FC Polres Prabumulih melawan Tim Pop Polda Sumsel, pada pertandingan kedua ini berlangsung cukup seru, permainan yang berimbang serta jula beli serangan diperagakan oleh kedua tim, Tim Bhayangkara FC Polres Prabumulih sempat membuat peluang emas setelah tendangan bebas gelandang mereka atas nama Arif membentur mistas gawang Tim Pop Polda Sumsel, kuatnya pertahanan kedua tim membuat skor berakhir kacamata alias 0-0.

Dipertandingan ketiga bertemu antara Tim Bhayangkara Old Stars FC Polres Prabumulih melawan Palembang Old Stars yang diisi oleh gabungan mantan pemain PS Palembang, diantaranya Ketua Umum Palembang Old Stars FC Sumsel, AKBP H Syahril Musa, Asprov PSSI Sumsel, Robby Saud mantan PS Polri, Indra Sustiono asal PS Pusri, Dr Erwin juga asal PS Pusri, Dayat, Budi Budaya dan beberapa mantan pemain PS Palembang.

Palembang Old Stars yang unggul kualitas tehnik ini mampu unggul dengan skor 2-0 Tim Bhayangkara Old Stars FC Polres Prabumulih yang dikomandoi oleh Wakapolres Prabumulih Kompol Rocky Hasuhunan Marpaung, S.H., S.IK., M.H melalui gol Ardiansyah dan Dayat

Wakapolres Prabumulih Kompol Rocky Hasuhunan Marpaung, S.H.,S.IK., M.H didampingi oleh Ketua Umum Palembang Old Stars FC Sumsel, AKBP H Syahril Musa saat dikonfirmasi mengatakan kegiatan pertandingan persahabatan ini bertujuan guna silaturahmi antara anggota Polri di lingkungan Polda Sumsel serta para pemain sepakbola legendaris Sumsel.

“Semoga kegiatan ini dapat dilakukan secara rutin dan berkesinambungan guna memupuk rasa solidaritas serta sportifitas di bidang olahraga terutama sepakbola” Ujar Kompol Rocky.
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts