Jambret HP Warga Prabumulih, Bocah Asal Gunung Raja Diringkus Polisi

PRABUMULIH – Pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) yang mencuri Telepon Selular (HP) milik Faiza (25) warga Jalan Bangau Gang Bakung. No. 50 Rt 05 Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih beberapa waktu lalu akhirnya ditangkap oleh tim Gurita Polsek Prabumulih Timur dan Polres Prabumulih yang di Back Up oleh Tim Gurita Polsek Prabumulih Barat, sabtu (24/3/18) sekitar pukul 23.00 wib

Pelaku Ferli (18) warga Dusun tiga Desa Gunung Raja Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim diamankan petugas bersama rekannya Ega Padipa (17) Warga Dusun Empat Desa Banuayu Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim

Kedua pelaku ditangkap berawal saat Ferli berboncengan dengan rekannya Ega sekitar pukul 22.00 wib mengambil HP milik korban yang berada di bagasi depan (box .red)

Saat korban hendak melintasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) tiba-tiba kedua pelaku mencurinya dengan cara mengambilnya di box motor kemudian melarikan diri ke arah Muara Enim

Petugas saat itu sedang melakukan patroli mendapatkan info dari masyarakat telah terjadi pencurian HP, Mendengar pengaduan masyarakat Tim Gurita langsung bergerak cepat dengan menghubungi Timsus Gurita Polsek Prabumulih Barat saat pelaku hendak melintasi wilayah hukum Polsek Prabumulih Barat

Tak lama kedua pelaku berhasil dilumpuhkan oleh petugas, saat introgasi pelaku mengaku sudah empat kali melakukan pencurian diwilayah hukum Prabumulih

Saat ini Pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Prabumulih Timur guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut (bio/sn01)
Share:

Ajak Masyarakat, KKN UIN Raden Fatah Palembang Gelar Perlombaan.

PRABUMULIH – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN 68) kelompok 72 di Kelurahan Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih menggelar beberapa kegiatan di Gedung Serbaguna, minggu (25/3/18)

Kegiatan yang digelar seperti lombah Fashion Show Muslim, Adzan dan Hafalan surat pendek yang didominasi anak-anak itu telah diikuti oleh ratusan peserta di berbagai kegiatan

Ketua Umum KKN UIN Raden Fatah Palembang, Deni Kurnia mengatakan kegiatan yang mereka gelar bertujuan untuk melihat potensi yang dimiliki oleh anak-anak yang ada di Kelurahan Gunung Kemala sehingga nanti dapat dikembangkan sesuai bakat yang di miliki

Para peserta lomba Fashion Show Muslim sangat antusias mengikuti jalannya acara, terlihat dari kegembiraan mereka yang berlenggak-lenggok di pentas Catwalk layaknya modeling yang memperagakan gerakan di depan para penonton

Kelucuan juga terlihat saat acara berlangsung, salah satu peserta malu dan tidak mau tampil didepan teman-temannya.

Tak hanya itu para peserta juga ada yang berlari karena malu dan gugup, Namun itu semua adalah bagian dari hiburan yang diperlihatkan anak – anak

Ketua Pelaksana Kegiatan Dita Agustiani saat diwawancarai wartawan ini mengatakan lebih dari 7 cabang perlombaan yang mereka gelar termasuk lomba Senam Lansia yang diikuti sekitar 60 peserta lansia

“selama seminggu ini kita terus mengadakan perlombaan, dan acara puncak dan pembagian hadiahnya kita pusatkan di Gedung serbaguna sekaligus salam perpisahan dengan KKN” ungkapnya (sn01).
Share:

Tekan Kriminalitas, Polres Prabumulih Gelar Razia

PRABUMULIH – Demi menekan angka kriminalitas dan tindak pidana 3C yang dianggap membahayakan keselamatan masyarakat umum, tim gabungan Polres Prabumulih dan Babinsa (TNI) melakukan patroli rutin, jum’at (23/3/18)

Tim yang dipimpin Kasat Shabara AKP Toni Arman, SH, Kasat Binmas AKP Dedi Rahmat Hidayat S.H dan Kanit Patroli Ipda Sardinata, S.H menyusuri sejumlah lokasi dengan rute Jalan Jenderal Sudirman dan Pasar Kota Prabumulih

Kegiatan patroli rutin yang digelar seusai sholat jum’at itu menargetkan tempat-tempat yang lembab dengan kegiatan melanggar hukum

Tanpa pandang bulu tim gabungan Polres Prabumulih dan Babinsa menggelar patroli dan razia di tempat usaha guna meminimalisir angka kejahatan di Prabumulih

Kapolres Prabumulih Andes Purwanti, SE.MM melalui Kasat Shabara AKP Toni Arman, SH dirinya bersama tim akan terus melakukan kegiatan patroli dibeberapa wilayah yang ada di Kota Prabumulih

“Kita akan terus patroli untuk memberikan keamanan masyarakat, saat ini wilayah Prabumulih sudah beberapa kali ada kejadian Toko yang dibobol maling” ungkapnya (sn01)
Share:

Dinilai Cemari 6 Sungai, Puluhan Warga Stop Operasional PT Titan

PALI--Puluhan warga menghentikan operasional angkutan barubara milik PT Titan Group di lokasi Stop field atau penampungan batubara milik perusahaan itu yang terletak di Desa Harapan Jaya Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),karena dinilai warga setempat telah mencemari beberapa sungai yang ada di sekitar stop field berada.

Sebab, dari tumpukan batubara yang berada disana, mengakibatkan warna air di beberapa sungai berubah menjadi hitam pekat dan warga tidak lagi bisa menggunakan air di sungai-sungai tersebut.

Dari keterangan Abdullah, warga setempat bahwa akibat pencemaran itu, warga sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan, namun pihak perusahaan selalu berkelit.

"Ada enam sungai yang tercemar, yakni Sungai Mampat, Sungai Jernih, Sungai Merbau, Sungai Ampian, Sungai Anak Pulau dan Sungai Bedare. Karena air sungai tersebut tadinya jernih sekarang hitam pekat," ucap Abdullah, Jumat (23/3).

Akibat pencemaran itu, dikatakan Abdullah ada beberapa kolam ikan warga yang isinya mati, serta sungai yang biasanya dilelang dan hasilnya masuk ke kas desa, tidak lagi menghasilkan ikan.

"Sebenarnya pihak perusahaan hari ini (Jumat,red) berjanji mengadakan pertemuan kembali,namun tidak menghasilkan keputusan karena hanya mengirim dua orang perwakilan. Untuk itu kami stop aktivitas PT Titan sampai ada kesepakatan untuk memberikan kompensasi kerugian warga," tandas Abdullah.

Sementara itu, Plt Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PALI, Yuhairuddin, melalui Kabid LH, Bakrin bahwa pihaknya akan segera meninjau lokasi untuk memastikan sejauh mana pencemaran yang disebabkan adanya stop field milik PT Titan.

Dan diakui Bakrin bahwa kejadian itu bukan kali pertama terjadi, namun telah terjadi sebelumnya. Pernah ada kesepakatan pada perjanjian sebelumnya bahwa pihak perusahaan akan menghentikan sementara operasional stop field, dan apabila akan beroperasi kembali harus ada ijin dari pemerintah kabupaten PALI.

Tetapi, kembali timbul permasalahan serupa akibat stop field beroperasi,dipastikan Bakrin bahwa Stop field tidak berijin karena selama ini pihanya tidak pernah mengeluarkan ijin beroperasi kembali penampungan batubara tersebut.

"Tidak ada ijin itu, dan pastinya kami akan ke lokasi. Kami juga sangat kesulitan menghubungi pihak perusahaan itu," tukas Bakrin.

 

Terpisah, Humas PT Titan Group Yayan Suhendri mengatakan, terkait dengan ijin atau ada kesepakatan pada perjanjian sebelumnya bahwa pihak perusahaan dan Pemkab melalui dinas terkait tidak ada perjanjian. Namun dirinya mengaku sebelum operasi stop field tersebut, ditijau terlebih dahulu  oleh dinas terkait, perusahaan juga sudah menyiapkan ijinnya.

"Ijin lokasi maupun ijin lainya, sudah kita siapkan," ujarnya.

Terkait masalah ganti rugi yang di kalim oleh warga masalah pencemaran jelas Yayan, diakuinya memang  ada sedikit permasalahan, namun pihak perusahaan siap akan memberikan ganti rugi, namun kembali lagi dilihat besar atau kecilnya dampak pencemaran itu.

"Kita sudah cek lokasi dan perusahaan siap ganti rugi, tapi harapan kami nilai ganti rugi disesuaikan yang wajar. Jangan sampai nantinya permintaan masyarakat tak sebanding dengan masalah yang ada," harapnya seraya mengatakan pihaknya berharap masyarakat dan pemeritah sama-sama memberikan solusi dan jalan keluar sehingga tidak ada pihak yang di rugikan.(red)
Share:

Siaga Pilkada, Ratusan Linmas di PALI Digembleng

PALI-- Persiapkan personil pengamanan Pemilihan umum gubernur dan wakil gubernur Sumatera Selatan yang tangguh, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggerakan Satuan Pelindung Masyarakat (Satlinmas) untuk digembleng dan dibekali pengetahuan agar bekerja sesuai fungsinya.

Sebanyak 1.020 anggota Linmas di seluruh wilayah Kabupaten PALI dididik melalui pelatihan pengetahuan yang bakal di bagi lima tahap sesuai jumlah kecamatan. Pada tahap pertama, dilakukan sosialisasi di Kecamatan Abab yang selanjutnya bakal bergilir di semua kecamatan.

Kepala Satpol-PP PALI, Manamin SH didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Satlinmas Satpol-PP Kabupaten PALI, Zulkopli SH, mengatakan bahwa, peran Linmas sebagai garda terdepan sebagai pengaman masyarakat dituntut untuk menjaga keamanan bukan hanya untuk mengamankan desanya masing-masing, melainkan mencakup keseluruhan. Diantaranya pengamanan Pemilukada Gubernur yang sudah dekat waktunya, yakni 27 Juni mendatang.

"Linmas wajib ikut serta dalam mensukseskan Pilgub Sumsel, dan hendaknya selalu siap siaga kapan pun dan dimana pun,terkhusus diwilayahnya masing-masing," kata Manamin.

Dijelaskan Kasatpol-PP bahwa pemberian bekal pengetahuan melalui sosialisasi adalah langkah awal  program kerja Satlinmas untuk mensukseskan Pilgub di Kabupaten PALI.

"Kita selalu berkoordinasi dengan TNI dan Polri dalam mengupayakan lingkungan tertib dan aman, serta mengawal proses demokrasi di Bumi Serepat Serasan sesuai keinginan pak Bupati agar Pilgub berjalan lancar," jelas Manamin

Sementara itu, Suryadi, salahsatu anggota Linmas asal Kecamatan Abab mengemukakan bahwa selama dirinya menjadi anggota Linmas, baru kali ini dirinya mendapatkan pelatihan pengetahuan tentang tata cara pengamanan.

"Tentu saja bermanfaat bagi kami, sebab rata-rata pendidikan anggota Linmas dibawah SMP, jadi kegiatan ini sangat membantu dan menambah pengetahuan kami. Dan kami minta agar pemerintah lalukakan kegiatan ini secara rutin," pinta Suryadi. (marsindo)
Share:

Lagi Warga Tanjung Telang Diringkus Petugas Akibat Narkoba

PRABUMULIH – Operasi Antik Musi 2018 kembali mengintai penyalagunaan narkoba salah satunya Hairul (36) warga Desa Tanjung Telang Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih telah diamankan petugas Polres Prabumulih, senin (19/3/18)

Penangkapan berawal dari informasi masyarakat dan hasil penyelidikan yang diduga pelaku kepemilikan narkotika jenis Shabu

Petugas yang melakukan penangkapan dan penggeledahan dirumah tersangka mendapati tiga paket kecil narkoba jenis shabu dengan berat brutto 0,99 Gram yang disimpan dalam kotak rokok, petugas juga menemukan seperangkat alat hisap dimeja kerjanya

Dalam dasar laporan polisi Lp/A - 40/III/2018/ Sumsel/Res Pbm, Tgl 19 Maret 2018.Tersangka telah menjadi Target Operasi (T.O) petugas

Selanjutnya pelaku bersama barang bukti telah di amankan dimapolres guna penyelidikan lebih lanjut (bio/sn01

Share:

Pererat Kerjasama, Awak Media di PALI Diajak Pertamina Ngopi Bareng

PALI--Untuk mempererat  kerjasama antara PT Pertamina Asset 2 Pendopo Field dengan awak media yang bertugas di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),pihak Pertamina Pendopo dan Pertamina EP Asset 2 Adera Field ajak puluhan wartawan ngopi bareng di caffe Daun Golf Handayani Kecamatan Talang Ubi,beberapa waktu lalu.

Field Manager PT Pertamina Asset 2 Field Pendopo Heri Aminanto melalui Asisten Manajer Legal Relation Pertamina  EP aset  2 Field Pendopo, Ferry PW mengatakan kegiatan ini merupakan ajang komunikasi dan silaturahmi antara Pertamina dan media yang bertugas di Kabupaten PALI.

"Kegiatan ini merupakan cara untuk kita terus  berkomunikasi  yang lebih erat lagi dalam menyampaikan informasi kepada seluruh pihak terkait serta warga,perusahaan dan pemerintah," ujarnya.

Pada kesempatan ini pula pihak Pertamina mengharapkan agar wartawan yang meliput di daerah PALI untuk menyampaikan copy surat tugas untuk pendataan wartawan dan media yang ingin bekerjasama dengan PT  Pertamina EP Pendopo.

Menggunakan usulan perusahaan media, harus menggunakan lembaga Profesi Wartawan, seperti PWI.

“PT Pertamina Asset 2 Field Pendopo,kerjanya bukan semata mata   di kabupaten PALI,  tetapi di Kabupaten - kabupaten  lainnya. juga  untuk meningkatkan wawasan wartawan  perusahaan migas wajib mengirim wartawan didaerah, untuk mengikuti media gathering atau lainnya ” ujarnya

“Saya berharap  kepada  PT pertamina bisa memberi informasi kepada kami bisa terlaksana dan verifikasi  biaya produksi migas, semoga  media di perusahaan bisa meningkat juga, dan kerja sama ini tetap bisa berjaalan dengan baik, ” inginnya (marsindo)
Share:

Kukuhkan Forum BPD dan Forum Pemangku Adat Kecamatan Tanah Abang, Bupati Bakal Anggarkan Satu Motor Satu Desa Untuk BPD

PALI--Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Ir H Heri Amalindo MM secara resmi mengukuhkan Forum Badan Permusyawaratan Desa (BPD)  dan Forum Pemangku Adat se-kecamatan Tanah Abang,Selasa malam (20/3) di gedung Harmoko Desa Raja Kecamatan Tanah Abang.

Pembentukan Forum BPD bertujuan memudahkan kinerja kepala desa, karena BPD bukan musuh bagi kepala desa melainkan mitra, seperti halnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dengan pemerintah  yang harus saling menunjang demi pembangunan suatu daerah. Begitu juga Forum Pemangku Adat yang fungsinya memelihara budaya asli lokal serta sebagai pembimbing bagi generasi muda.



Aka Cholik Darlin S.Pd.I MM, ketua umum Forum BPD dan Forum Pemangku Adat menjelaskan bahwa meskipun hujan mengiringi prosesi pengukuhan dua forum tersebut,namun tak mengurangi semangat anggota BPD serta pemangku adat yang hadir saat itu.

"Tugas BPD merupakan mitra yang harus saling mendukung pembangunan. Dan ada empat poin ikrar forum BPD, salahsatunya akan mendukung penuh Ir H Heri Amalindo MM untuk melanjutkan kepemimpinannya selama dua periode. Selain itu ada ikrar akan mendukung program pemerintah, ikrar itu harus dilaksanakan," ungkap Aka Cholik Darlin.



Sementara itu, Bupati PALI menyatakan sangat mengapresiasi dengan adanya Forum BPD dan Forum Pemangku Adat.

Bupati juga berjanji tahun 2018 ini bakal memberikan satu desa satu sepeda motor inventaris untuk BPD serta pemberian honor pemangku adat.

"Tadi kami adakan pertemuan dengan seluruh kepala desa, di desa ada Dana Desa dan dari APBD ada Alokasi Dana Desa (ADD) sebenar 10 persen dari DBH sebesar Rp 85 Milyar. Dan kami sudah koordinasi dengan Kapolres dan Kepala Kejari agar mencari celah agar BPD dan Pemangku Adat bisa mendapatkan honor dari ADD," jelas Bupati.



Dengan adanya Forum BPD dan Forum Pemangku Adat,diharapkan Bupati sebagai wadah komunikasi serta berkoordinasi untuk menyusun program-program BPD maupun Pemangku Adat. (marsindo)
Share:

Jembatan Gantung di Muara Enim Diresmikan, Pangdam Berharap Bisa Bermanfaat Bagi Masyarakat

Muara Enim-- Setelah 41 hari, akhirnya perbaikan Jembatan Gantung sepanjang 187x1.5 Meter yang melintang diatas Sungai Lematang sebagai penghubung Desa Berugo dengan Tanjung Dalam, Kec. Belimbing, Kab. Muara Enim, Prov. Sumsel, selesai diperbaiki oleh prajurit jajaran Kodam II/Swj, melalui program Karya Bakti.

Peresmikan penggunaannya, dilakukan hari ini, Selasa (20/3/2018) oleh Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos., didampingi oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Zulkarnain, Kadispenad (diwakili Kolonel Inf Fadjar Tjahjono), Bupati Muara Enim beserta Forkompimda Kab. Muara Enim, para pejabat di tingkat Kec/Desa se-wilayah Kab. Muara Enim, Para Tokoh Masyarakat/Agama/Adat/Pemuda beserta masyarakat setempat.

Kehadiran rombongan Pangdam II/Swj disambut meriah oleh warga setempat yang memenuhi kiri kanan jalan menuju lokasi kegiatan. “Saya merasa bangga dan mengucapkan terima kasih, atas kebersamaan serta sinergitas kita selama lebih kurang 41 hari ini, sehingga proses perbaikan Jembatan Gantung yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat ini dapat terselesaikan”, tutur Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos di awal sambutannya. "Semoga dengan dioperasionalkannya kembali Jembatan Gantung ini, akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat di sekitarnya, dapat memperlancar aktivitas sehari-hari para warga dan tentunya kesejahteraan rakyat semakin meningkat, terutama anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa, semoga setelah ini tidak lagi mengambil resiko atau membahayakan dirinya dengan bergelantungan menyeberangi jembatan, hanya untuk bisa menuju ke sekolah mereka atau kembali ke rumah masing-masing”, sambungnya.

“Ini adalah wujud nyata dari Kemanunggalan antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah dengan Rakyat, yang harus tetap kita bangun dan lestarikan, karena kita menyadari tanpa keikutsertaan Rakyat, TNI/Polri tidak akan dapat menjalankan tugas pokoknya secara optimal”, imbuhnya.

Keputusan untuk melakukan perbaikan Jembatan Gantung tersebut dinilai penting, karena Jembatan Gantung ini merupakan salah satu urat nadi aktivitas msyarakat, penghubung antara 2 Desa dan kegiatan semacam ini adalah salah satu bentuk implementasi tugas TNI dalam rangka mendukung tugas-tugas pemerintah di daerah untuk bersama-sama bersama komponen bangsa lainnya, mengatasi persoalan yang ada di wilayah.

Sebagaimana pernah diberitakan sebelumnya, bahwa sejak tahun 2016 lalu Jembatan Gantung ini tidak lagi bisa difungsikan sebagaimana mestinya, karena mengalami kerusakan sehingga menghambat aktivitas kedua warga Desa. Bahkan beberapa anak-anak sekolah, setiap harinya harus meniti serpihan-serpihan kerangka jembatan untuk menuju ke sekolah mereka yang berada di seberang sungai. Kisah para siswa beserta warga yang berjuang hingga mencapai daratan seberang inipun akhirnya diberitakan oleh salah satu stasiun TV hingga disaksikan oleh Kasad, Jenderal TNI Mulyono di Jakarta.

Informasi mengenai kerusakan jembatan dan kesulitan warga ini, selanjutnya disampaikan oleh Kasad langsung kepada Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos. Kasad meminta agar Kodam II/Swj membantu, apa yang bisa dibantu sehingga meringankan beban masyarakat. Seketika itu juga pimpinan TNI AD di wilayah Sumbagsel memerintahkan kepada Dandim 0404/Muara Enim untuk menemukan lokasinya, sekaligus melakukan survey.

Sehari kemudian, tepatnya pada tanggal 6/2/2018, diputuskan untuk dilakukan perbaikan melalui program Karya Bakti dengan mengerahkan Kodim 0404/Muara Enim yang diperkuat oleh satuan Yonzipur-2/SG, mengingat satuan ini merupakan salah satu unsur TNI AD di jajaran Kodam II/Swj yang berkemampuan melaksanakan fungsi teknis militer Zeni, baik di daerah pertempuran maupun daerah aman.

Kegiatan Karya Bakti Kodam II/Swj ini ternyata bukan pekerjaan yang ringan. Kencangnya hembusan angin menyebabkan badan jembatan yang dibangun oleh Pemkab Muara Enin di tahun 2006 silam selalu bergoyang, sehingga diperlukan penguatan pada konstruksi jembatan. Terlebih kondisi cuaca yang hujan beberapa hari terakhir, menyebabkan target perbaikan yang direncanakan memakan waktu 3 minggu, terpaksa harus mundur menjadi 41 hari.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Pangdam II/Swj mengucapkan terimakasih kepada para prajuritnya Kodim 0404/Muara Enim dan Yonzipur-2/SG beserta masyarakat yang telah bekerja secara optimal dan bergotong royong menyelesaikan sasaran Karya Bakti, kepada para Babinsa dan Babinkamtibmas sebagai ujung tombak pelaksanaan tugas di wilayah serta kepada semua pihak yang juga turut serta mendukung terselesainya kegiatan ini. Ia juga berpesan, agar nantinya Jembatan Gantung yang telah diperbaiki tersebut dipelihara dan dirawat dengan baik untuk memperpanjang usia pakai, serta difungsikan sebagaimana mestinya.

Jenderal Bintang Dua ini juga mengingatkan kepada para prajurit Kodam II/Swj, dimanapun berada harus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta siap membantu mengatasi setiap kesulitan rakyat di sekelilingnya. Ia juga meminta agar dalam bekerja selalu dilandasi oleh keikhlasan, hati nurani dan jangan pernah sekalipun mengharapkan imbalan atau pujian.

Berdasarkan data, jembatan ini sudah 3 kali diadakan peningkatan dan perbaikan oleh Pemkab Muara Enim, yakni pada tahun 2008, 2012 serta 2013. Namun pada akhir tahun 2016, kembali mengalami kerusakan. Jembatan penghubung 2 Desa ini, merupakan akses utama para siswa menuju ke sekolah dan para warga menuju ke Puskesmas atau Pasar Kalangan yang berada di Teluk Lubuk. Namun selama 2 tahun terakhir terjadi kerusakan Jembatan Gantung, masyarakat harus menggunakan jalan melambung hingga 8 Km atau menaiki sampan untuk dapat mencapai ke seberang.

Selain meresmikan Jembatan Gantung, pada kesempatan tersebut Pangdam II/Swj juga menyerahkan bantuan Sembako sebanyak 300 paket, yang disasarkan kepada warga masyarakat kurang mampu dan santunan kepada anak yatim di wilayah setempat. Acara yang dikemas sederhana itu berlangsung penuh kekeluargaan dan apresiasi yang diberikan oleh masyarakat begitu besar. Beberapa warga yang ikut menyaksikan kegiatan peresmian, mengaku senang dan berterimakasih kepada TNI telah mewujudkan harapan masyarakat di Desanya.

Bupati Muara Enim, Muzakir Sai Sohar dalam sambutannya, mewakili masyarakat mengucapkan terimakasih atas atensi yang telah diberikan oleh Pangdam II/Swj beserta unsur-unsurnya, dalam membantu kesulitan masyarakat di wilayahnya. Ia juga berpesan, agar masyarakat bisa menjaga dan memelihara jembatan yang sudah diperbaiki oleh Kodam II/Swj tersebut serta tetap memelihara kerukunan antar warga kedua Desa, untuk kepentingan bersama.(**)
Share:

Maling Motor Pedagang, Mirsal Diamankan Petugas

PRABUMULIH – Timsus Gurita Polres Prabumulih berhasil mengamankan pelaku pencurian dengan pemberatan (Curas) yakni Mirsal Apriansyah (19) warga Jalan baru Rt.05 Rw.01 Kelurahan Sukajadi Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, senin (19/3/18) sekitar pukul 23.30 wib

Berdasarkan Laporan Polisi No : Lp/B-156 :/ V / 2016 /Sumsel/Pbm/Res Pbm Tmr, tgl 21 Mei 2016 pelaku Mirsal ditangkap lantaran karena melakukan pencurian sepeda motor dengan kekerasan terhadap Ansori (45) warga jalan Lingkar Rt.11 Rw.01 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih.

Pelaku melancarkan aksinya dengan modus yang cukup nekat, dengan memberhentikan laju motor korbannya secara paksa pelaku bersama rekannya RS (DPO) meminta korban untuk diantar ke jalan Nigata Kelurahan Sukajadi dengan berboncengan tiga orang

Setelah sampai dijalan yang sepi kedua pelaku memberhentikan paksa dan langsung memukul Ansori (korban) dengan menggunakan kayu berulang kali, melihat kondisi korban yang sudah tak berdaya kedua pelaku langsung membawa lari motor Yamaha Mio J milik korban

Dari laporan korban, petugas kepolisian Tim Gurita Polres Prabumulih bersama Polsek Prabumulih Timur mendapat informasi tentang keberadaan pelaku

Tak butuh waktu lama Tim Gurita Polres Prabumulih dan Polsek Prabumulih Timur yang dipimpin langsung oleh Kateam dua AIPDA Suripto melakukan penggrebekan dirumah pelaku di Jalan Baru Rt.05 Rw.01 Kelurahan Sukajadi Kecamatan Prabumulih Timur dan menangkap pelaku beserta alat

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, SE.MM membenarkan penangkapan pelaku pencurian dengan kekerasan
“iya pelaku sudah kita amankan di Mapolres Prabumulih untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya”

Saat ini pelaku diancam dengan pasal 365 KUHP dengan hukuman kurangan selama-lamanya sembilan tahun penjara (bio/sn01)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts