Pemkot Prabumulih dan KKP Panen Ikan Bioflok Perdana

PRABUMULIH - Pemerintah Kota Prabumulih bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan panen perdana hasil pengembangan ikan lele sistem bioflok bantuan dari KKP yang diserahkan pada 14 Desember 2017 lalu.

Panen lele bioflok dilakukan di dua kelompok tani yakni Insan Sejahtera Pondok Pesantren Al Furqon Kelurahan Tanjung Rambang Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) dan pokdakan air manau Kelurahan Sukaraja Kecamatan prabumulih Selatan Kota Prabumulih, Rabu (28/3).



Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Prabumulih, H Richard Cahyadi dalam sambutannya yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda), M Kowi mengatakan Pemkot Prabumulih akan terus berupaya untuk meningkatkan perikanan di Kota Prabumulih.

"Kita akan mencari dana bantuan dari berbagai sumber agar kegiatan perikanan di Kota Prabumulih terus berkembang dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.

Sementara, Direktur Jenderal (Dirjen) Perikanan Budidaya KKP, Slamet Subjakto mengatakan kedatangannya ke Kota Prabumulih ialah untuk memenuhi janji di bulan Desember tahun lalu saat memberikan bantuan lele bioflok.

"Kita berjanji kalau dikerjakan dengan baik dan bisa panen, kami akan kembali kesini. Jadi kedatangan kami kesini adalah untuk memenuhi janji tersebut," ujar Slamet.



Dari tinjauan yang dilakukan di dua kelompok tani, kata Slamet, pengembangan ikan lele sistem bioflok di Kota Prabumulih berjalan dengan baik. "Ini merupakan satu bentuk penerimaan bantuan yang dikerjakan dengan sangat baik. Mesin pelet yang kita bantu bagus begitupun lele bioflok," ungkapnya.

Oleh karna itu, atas nama menteri KKP, Susi Pujiastuti, mengapresiasi dan mengucapkan rasa bangga terhadap masyarakat Kota Prabumulih yang dengan serius memanfaatkan bantuan yang telah diberikan.

"Inilah kebanggaan kami. Kepuasan kami itu, karena bantuan yang diberikan dijalankan dengan baik," terangnya.

Slamet berharap, kedepan kelompok tani yang mendapat bantuan dapat terus mengembangkan usahanya. "Harapan kedepan bantuan yang ada di kembangkan lagi, ditambah lagi lubang biofloknya dengan usaha sendiri," bebernya.

 



Slamet berjanji, apabila bantuan mesin pelet yang telah diberikan tersebut dapat memberi manfaat lebih bagi masyarakat dan dapat menekan kos produksi lele, ditahun selanjutnya KKP akan memberikan bantuan kembali.

"Kalau serius, in shaa Allah ditahun 2019 akan diberi bantuan lagi dan itu akan terus berlanjut," tuturnya.

Inspektur Jenderal (Irjen) KKP, Muhammad Yusuf menambahkan tujuan utama dari pemberian bantuan tersebut agar masyarakat Kota Prabumulih ada peningkatan dari segi kehidupan, keahlian dan pengetahuan.

"Sekarang kan susah cari kerja. Jadi kita bantu bioflok agar masyarakat sejahtera," tambahnya.



Selain melakukan tinjuan dan panen lele bioflok di dua kelompok tani di Kota Prabumulih, pada kesempatan tersebut juga KKP memberikan bantuan indukan ikan lele kepada 10 kelompok tani.(SN01)
Share:

Kejari PALI Bikin Jus Dari Narkoba, Ini Maksudnya..

PALI--Sabu-sabu seberat 62,28 gram dan 172 butir ekstasi dijadikan jus oleh Kejaksaan Negeri (Kejari)  Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dihadapan Wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony, wakil Ketua DPRD PALI Darmadi Suhaimi, Kapores Muara Enim PALI AKBP After Juwono serta sejumlah kepala OPD dilingkungan Pemkab PALI.

 

Pembuatan jus dari Narkoba ini bukan untuk dikonsumsi maupun demo resep baru oleh aparat penegak hukum ini, melainkan dalam rangka pemusnahan Barang Bukti (BB) hasil tindak pidana umum sejak tahun 2016 sampai awal Januari 2018.

Selain Narkoba yang mendominasi pemusnahan BB tersebut,  juga ada senjata api rakitan jenis kecepek sebanyak 8 pucuk,laras pendek 12 pucuk berikut amunisi sebanyak 24 butir,Sanjata tajam sebanyak 17 bilah,kunci T 2 buah serta uang palsu pecahan 100.000 sebanyak 15 lembar, dan pecahan 50.000 ada 5 lembar serta alat dadu dan rekapan judi togel ikut juga dimusnahkan.

Yunitha Arifin SH.MH kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten PALI menyebutkan bahwa BB tersebut berasal dari beberapa berkas tindak pidana umum masa 2016 sampai dengan tahun 2018 awal Januari.

"Dominannya sudah kita lihat,ada bermacam-macam,diataranya ada Narkoba sabu-sabu, ekstasi, ada uang palsu, senjata api rakitan dan Kunci T," ungkap Kajari.

Sementara itu, Wabup PALI berharap agar pihak penegak hukum dan pemerintah bisa terus bersinergi untuk memerangi angka kejahatan terutama peredaran narkoba.

Pemusnahan tersebut dikatakan Wabup  menunjukkan bahwa narkoba masih tinggi di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, hal itu menjadi atensi bersama untuk melawannya.

"Peredaran narkoba yang semakin tinggi berarti akan mengancam sumber daya manusia yang ada di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, untuk itu harus kita perangi. Kalau narkoba kita biarkan maka akan merasuki anak-anak muda kita," ujar Wabup.

Wabup juga menghimbau agar peran masyarakat dalam memerangi narkoba harus aktif,jangan malah melindungi bandar-bandarnya.

"Dalam rangka memberantas peredaran narkoba, pemerintah desa yang secara langsung tahu perkembangan wilayahnya harus bisa mengayomi, menghimbau dan mengingatkan warganya untuk tidak mendukung apapun bentuk kejahatan terutama mengenai narkoba," harap Wabup. (red)
Share:

Setelah Dikukuhkan, BCAD PKS PALI Fokus Pada Tahun Pemenangan Pilkada, Pileg dan Pilpres

PALI--Sebanyak 25 Bakal Calon Anggota Dewan (BCAD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dikukuhkan dan dilounching oleh DPW PKS Sumsel.

Kegiatan tersebut dilaksanlan pada Minggu (25/3) lalu, di Ballroom Hotel Horison Ultima Palembang. Dihadiri Presiden PKS yang diwakili Sekjend DPP Ust Mistafa Kamal, SS, Ust Abdul Hakim Kaderisasi DPP, Anggota DPR RI KH. Moch Iqbal Romzie, Ketua Wilayah Dakwah Sumbagsel Ust Ghufron Aziz. Unsur DPW ada Ketum DPW ust Erza Saladin, ST, Sekjend DPW Irwan Irawadi SIP, dan unsur DPW lainnya.

"Acara ini juga dihadiri sekitar 2000 lebih  kader PKS se-sumsel. Acara itu juga bagian dari konsolidasi dan pengokohan struktur dan kader PKS se-sumsel dalam menyambut tahun pemenangan Pilkada Sumsel dan PILEG 2019," terang Kuyung Rizal, ketua DPD PKS Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Rabu (28/3).

Mengenai target perolehan kursi saat Pileg 2019 mendatang dikatakan Kuyung Rizal bahwa DPD PKS PALI tidak muluk-muluk dalam mengejar target.

"Kita cukup tiga kursi untuk satu fraksi adalah target realistis. Memang tidak mudah, namun kami jajaran struktur dan kader sudah meguatkan tekad untuk mencapainya," tekad Kuyung Rizal.

Adapun tim seleksi BCAD itu, diakui Kuyung Rizal bahwa tim tersebut sudah bekerja setahun lalu, sehingga BCAD yang ada memang hasil seleksi yang terbaik.

"Cukup panjang dalam menyeleksi, dan ada beberapa kali mengalami perubahan. Akan tetap ada evaluasi terkait penokohan dan pemenangan mereka terhadap PKS sampai DCT nanti," tambah Kuyung.

Untuk mencapai target, Kuyung Rizal memberikan arahan kepada seluruh kader serta BCAD agar fokus pada tahun pemenangan Pilkada, Pileg serta Pilpres 2019 mendatang.

Ditegaskan Kuyung Rizal bahwa PKS PALI akan siap mendukung program pemerintah Kabupaten PALI selama itu demi kemaslahatan masyarakat dan kemajuan kabupaten berjuluk Bumi Serepat Serasan.

"Kami mengharapkan bantuan dan dukungan nyata dari masyarakat PALI agar dapat bersama PKS membawa Kabupaten ini menjadi lebih baik. kami juga siap bersinergi dengan Pemda PALI," harap ketua DPD PKS PALI. (red)
Share:

Welcome Kapolres Baru, Pertamina Pendopo Siap Dukung Kepolisian

PALI--Heri Aminanto, Field Manager (FM) PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field menyambut kedatangan Kapolres Muara Enim dan PALI baru yakni AKBP After Juwono SH.SIK.MH yang menggantikan Kapolres lama AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP saat acara pisah sambut di gedung Arsendora, Selasa malam (27/3).

"Kami berharap dengan kepada Kapolres baru lebih meningkatkan lagi keamanan di wilayah Kabupaten PALI untuk memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dan perusahaan yang beroperasi di wilayah Bumi Serepat Serasan," harap Heri Aminanto.

Pihak Pertamina Pendopo juga menyatakan dukungan kepada kepolisian agar tercipta rasa aman agar aktivitas masyarakat lancar serta operasional perusahaan tidak mengalami hambatan. 

"Apabila daerah kita aman maka investasi lancar dan pastinya  mengundang banyak investor datang untuk  menanamkan modalnya di Kabupaten PALI khususnya," tukas Heri Aminanto.

Pada acara pisah sambut tersebut, selain FM Pertamina Pendopo, hadir juga orang nomor satu di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),Heri Amalindo, sejumlah anggota DPRD PALI, Kapolres baru dan lama serta sejumlah kepala OPD dan FKPD dilingkugan Pemkab PALI.

Saat sambutan, Kapolres baru AKBP After Juwono meminta dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten PALI dalam menjalankan tugasnya untuk lebih meningkatkan pengamanan di Bumi Serepat Serasan dan Kabupaten Muara Enim.

"Beberapa hari lalu kami sudah lakukan serah terima jabatan di Kabupaten Muara Enim, dan kali ini pisah sambut. Kami bekerja tidak bisa sendirian, melainkan perlu dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan rasa aman serta dalam menegakan hukum di PALI dan Muara Enim," ucap Kapolres. (marsindo)
Share:

Program KAT Bakal Tembus Wilayah Terpencil

PALI--Kementrian sosial akan melakukan Pemberdayaan masyarakat terpencil yang belum tersentuh pembangunan melalui program  KAT (Komunitas Adat Terpencil ) oleh Kementerian Sosial dengan Dinas sosial Kabupaten PALI dengan program KAT ini di harapkan masyarakat terasing dan terpencil di PALI dapat tersentuh pembangunan , demikian yang di sampaikan Harapan Lumban Gaol direktur pemberdayaan masyarakat terpencil Kementrian sosial dalam Sosialisasi KAT di aula kantor Bupati PALI KM 10 , Selasa (27/3).

 

Masih menurut Harapan Lumban Gaol untuk tahap pertama pihaknya bersama Dinsos PALI akan mendata masyarakat terpencil dan terisolasi yang ada di PALI untuk di masukan dalam progam KAT dan program KAT ini akan melibatkan akademisi maupun pihak universitas untuk menentukan  masyarakat mana yang termasuk dalam program KAT.

Diungkapkan Harapan Lumban Gaol kesenjangan dimaksud salah satunya dialami oleh Komunitas Adat Terpencil (KAT) atau yang sebelumnya dikenal sebagai Suku Terasing dan Masyarakat Terasing. Permasalahan yang dialami warga KAT melekat dan identik dengan kriteria atau karakteristik KAT, bersifat kompleks dan multidimensional sehingga perlu upaya pemberdayaan secara komprehensif, holistik, terintegral, dan melembaga (berkesinambungan) baik oleh pemerintah, dunia usaha dan komponen masyarakat sipil.

 

Sementara itu kepala dinas sosial Kabupaten PALI Irawan Sulaiman usai acara tersebut mengungkapkan saat ini masih terditeksi keberadaan masyarakat terpencil di Kabupaten PALI seperti Talang Sibetung yang ada di Penukal yang saat ini terdata di Dinsos PALI  lebih kurang 30 kepala keluarga dan tidak tertutup kemungkinan masyarakat suku terasing lainya seperti ada laporan tentang keberadaan suku anak dalam di kawasan Semangus

 

"Semuanya nanti akan kita upayakan untuk di berdayakan agar dapat menimati pembangunan yang digalakan pemerintah Kabupaten PALI sebagaimana arahan Bupati Heri amalindo agar semua masyarakat di PALI dapat menikmati pembangunan ini." ucap Irawan.

 

Upaya pertama nantinya dikatakan  kepala Dinsos akan bekerja sama dengan dinsos Provinsi Sumatera Selatan dan pihak universitas akan menetukan karakteristik masyarakat yang menjadi sasaran program KAT  kementrian sosial setelah  itu pemebrdayaan yang di maksud bisa penyediaan pemukiman dan kebutuhan hidup lainya  yang telah di  siapkan Kemsos RI dalam program KAT tersebut. (msd)
Share:

DPRD PALI Gelar Paripurna Bahas LKPJ Bupati

PALI-- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) gelar rapat paripurna dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati PALI tahun anggaran 2017,Selasa (27/3).

Rapat paripurna tersebut dihadiri 14 anggota dewan dari 25 anggota yang ada dan dipimpin langsung ketua DPRD PALI Drs H. Soemarjono.

Agenda paripurna tersebut adalah pengesahan jadwal rapat paripurna LKPJ Bupati PALI serta penyampaian nota LKPJ oleh Bupati PALI.

Bupati PALI, Ir H Heri Amalindo MM menerangkan laporannya dihadapan forum bahwa LKPJ disusun berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) tahun 2016-2021, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD),kebijakan umum APBD, prioritas plafon anggaran dan Perda nomor 5 tahun 2017 tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah PALI tahun anggaran 2017.

"Sesuai RPJMD bahwa visi PALI Serasi Nia,untuk mewujudkan itu kami mempunyai misi yang diemban yakni memperkuat sarana dan prasarana ekonomi rakyat berbasis sumber daya dan kearifan lokal yang mandiri," terang Bupati.

Selain itu mengembangkan pusat-pusat pertumbuhan dan pelayanan industri hilir dikatakan Bupati merupakan upaya yang dilakukan pemerintah dalam melaksanakan misi dalam mewujudkan visi PALI Serasi Nia.

Disamping itu ada juga meningkatkan pemerataan pembangunan berkesinambungan,mewujudkan tata pemerintahan yang jujur dan bersih, serta profesional juga demokratis. Serta membangun sumber daya insani yang berkualitas.

"Pada prinsipnya ada peningkatan ekonomi masyarakat di kabupaten PALI tahun 2017, namun masih masih tinggi angka kemiskinan. Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan untuk tahun-tahun kedepan agar visi PALI Serasi Nia bisa segera terwujud," ucap Bupati.

Rapat diskor sampai tanggal 9 april untuk mendengarkan pandangan fraksi-fraksi dewan,setelah itu Bupati menyerahkan nota LKPJ ke pimpinan Dewan. (SN/Adv)
Share:

KPU PALI Bakal Digugat Kader PPP

foto::net

PALI-- Lantaran telah mengeluarkan rekomendasi atas nama Suyitno sebagai calon kuat menggantikan Aka Cholik Darlin dari kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PALI sebagai tindak lanjut telah diajukannya Pergantian Antar Waktu (PAW) oleh pimpinan DPRD PALI terhadap Aka Cholik, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) PALI diprotes keras oleh Syamsiar ST, salahsatu kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Karena menurut Syamsiar bahwa KPUD PALI telah keliru mengeluarkan rekomendasi atas nama Suyitno, sebab sesuai peraturan bahwa apabila ada anggota dewan diberhentikan, maka yang berhak menggantikan adalah calon legislatif yang memperoleh suara terbanyak dibawah anggota dewan yang diberhentikan.

Bukti protes telah dilayangkan Syamsiar ke KPUD PALI sejak tanggal 19 Maret 2018,dan apabila surat sangahan dari Syamsiar tidak diindahkan, maka dirinya mengancam akan membawa permasalahan tersebut ke ranah hukum atau melaporkannya ke Dewan Kehormatan Pengawas Pemilihan Umum.

"Keputusan itu merupakan Inkonstitusional, karena tidak berdasar. Sebab yang berhak menggantikan Aka Cholik adalah saya yang memperoleh suara sebanyak 1.039 suara, sedangkan Suyitno hanya memperoleh 573 suara," ungkap Syamsiar, kepada media ini, Senin (26/3).

Sebenarnya  diakui Syamsiar bahwa di bawah Aka Cholik adalah Jon Nedi yang memperoleh suara sebanyak 1.297 suara, tetapi karena Jon Nedi talah mengundurkan diri dari calon legislatif periode 2014-2019,maka selanjutnya yang berhak menggantikan adalah Syamsiar.

"Sampai detik ini saya masih kader PPP dengan nomor KTA 12.09.03.10.0000006,dan saya tidak pernah mengundurkan diri sebagai calon legislatif tahun 2014-2019,serta tidak pernah ada keputusan pengadilan atau instansi yang berwenang yang menggugurkan saya dari pencalonan legislatif periode 2014-2019," tukasnya.

Terkait ada tuduhan bahwa dirinya ikut pada PPP Djan Faridz, Syamsiar membantah bahwa dirinya ikut PPP yang diakui pemerintah.

"Saya tidak pernah ikut-ikutan berkonflik, saya ikut yang diakui pemerintah,yakni pimpinan Romahurmuziy," tandasnya.

Sementara itu H.Hasyim ketua KPUD PALI membenarkan adanya surat dari Syamsiar, tetapi surat tersebut bukan merupakan gugatan melainkan menanyakan.

Ketua KPUD PALI membantah bahwa yang mengeluarkan nama PAW adalah dari partai bersangkutan, KPU hanya mengeluarkan rekomendasi setelah beberapa kali berkonsultasi dengan pimpinan Parpol di DPP.

"Jadi kalau mau klasifikasi, seharusnya menanyakan ke internal PPP. Kami mengeluarkan rekomendasi sesuai fakta dan kami tidak hanya menerima SK pemberhentian saudara Syamsiar tetapi kami bawa juga ke DPP menanyakan SK tersebut," kata H.Hasyim.

Nantinya ditambahkan H.Hasyim bahwa apakah surat dari Syamsiar akan dijawab atau tidak masih menunggu hasil rapat komisioner.

"Kami hanya meneruskan permintaan dari DPRD dan Parpol bersangkutan serta berdasarkan fakta-fakta legal di KPU. Jadi bukan kami yang menentukan nama-nama PAW," terang H. Hasyim.(red)
Share:

Pencuri Besi Rel KA diringkus polisi

PRABUMULIH – Lagi berkat aduan masyarakat Dua pemuda kembali diringkus petugas lantaran melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat), yakni Dian Saputra (22) warga jalan Jend.Sudirman Rt.02 Rw.02 Kelurahan Pasar 1 Kecamatan Prabumulih Barat dan Septian Ali Pratama (26) warga Jalan Kenari Rt.01 Rw.04 Kelurahan Pasar 1 Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih beserta rekannya RE yang saat ini masih buron, senin (26/3/18)

Ketiga pelaku melakukan pencurian Rel Kereta Api milik PT.KAI di Rel Kereta Api KM 326 antara station Prabumulih dan Penimur daerah Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat, sepanjang enam meter besi berhasil mereka potong

Para pelaku melakukan aksinya dimalam hari ketika sebagian masyarakat sudah mulai pulas, sekitar pukul 24.00 wib ketiga pelaku melakukan pencurian

Guna melancarkan aksinya para pelaku membagi tugas, Dian Saputra yang saat itu bertugas menyiram besi rel kereta api agar proses pemotongan besi yang dilakukan Septian dan RE sebagai pemotong besi agar menjadi muda digergaji

Berkat kesigapan petugas Team Opsnal Polsek Prabumulih Barat dan team Tantura Polres Prabumulih yang mendapatkan laporan warga bahwa telah terjadi pencurian besi rel kereta api

Dari laporan yang tertulis No. Pol LP / B / 11 / III / Pbm Brt .tgl 26-03-2018 petugas terjun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) dan berhasil menangkap kedua pelaku

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut
“Ya benar kedua pelaku beserta barang bukti berupa geraji dan besi rel kereta api sudah diamankan di Polsek Prabumulih Barat guna penyelidikan lebih lanjut” tegasnya (bio/sn01)
Share:

Secara Mengejutkan, Pelari PALI Masuk 7 Besar

PALI--Pelari asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) secara mengejutkan telah suskes masuk tujuh besar yang menyentuh garis finish pada event Bengkulu Run yang digelar pemerintah Kota Bengkulu dalam memperingati hari jadi ke-299 daerah tersebut.

 

Ini menjadi kado istimewa bagi kabupaten berjuluk Bumi Serepat Serasan yang saat ini belum genap berusia lima tahun tersebut.Karena pesaing-pesaingnya bukan lawan mudah, sebab banyak diantaranya adalah atlet atau pelari senior kelas regional bahkan sudah menancapkan namanya sebagai atlet atletik nasional.

 

Niken Ardia dan Rama Rodiansyah yang merupakan siswa SMA YKPP Pendopo kelas 12 salahsatu pelari PALI mengatakan suatu kebanggaan tersendiri bagi keduanya yang mampu bersaing ketat dengan pelari senior dan Nasional sehingga dia mampu menyentuh garis  finish di posisi tujuh besar.

 

"Alhamdulillah meskipun kami atlet junior masih tergolong pelajar diikutsertakan di kelas dewasa yang jam terbangnya tentu jauh lebih berpengalaman dari pada kami, namun kami mampu bersaing sehingga kami finish di urutan ke 7 Nasional, tentu ini jadi modal penting bagi kami untuk terus berlatih mengasah kemampuan ketika mengikuti event-event selanjutnya," Ujar kedua pelajar SMA YKPP tersebut

Sementara itu Suharja pelatih atletik Kabupaten PALI mengatakan cukup bangga apa yang telah ditorehkan oleh anak asuhnya meskipun finish di urutan 7 besar Nasional, namun itu menjadi prestasi luar biasa.

"Ini merupakan capaian yang luar biasa bagi anak asuh kami sehingga mampu finish di urutan ke 7 besar," ucapnya bangga seraya menambahkan bahwa  kemajuan atletik Kabupaten PALI, tidak terlepas dari dukungan dari Ketua Umum Koni Kabupaten PALI, Ir H Heri Amalindo MM, dan Ketua Harian KONI Hendrik Halim, yang telah mendukung dan memberikan motivasi kepada para atlet juga timnya.(marsindo)
Share:

Seknas JOKOWI Dikukuhkan

PALI--Sekretariat Nasional Jaringan Organisasi Komunitas Warga Indonesia (Seknas JOKOWI) di lima Kabupaten/kota dalam wilayah Provinsi Sumatera Selatan termasuk di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dikukuhkan, Senin (26/3) di gedung Pesos Komplek Pertamina Pendopo.

 

Seknas JOKOWI merupakan organisasi relawan yang berperan besar memenangkan Jokowi dalam Pilpres 2014 lalu. Dan kali ini berbarengan dengan pengukuhan organisasi itu, Seknas Jokowi berinisiatif mendeklarasikan gerakan Jokowi 2 Periode.

“Merupakan kehormatan besar bagi Seknas JOKOWI PALI menjadi tuan rumah deklarasi perdana gerakan Jokowi 2 Periode. Seluruh jajaran pengurus dan simpatisan organisasi ini  siap memenangkan Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang,” ujar Aprizal Muslim Ketua Seknas JOKOWI  sesaat setelah dilantik.

Acara deklarasi dan pengukuhan ini juga dihadiri Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM, Dewan Pimpinan Nasional Seknas Jokowi Muhammad Yamin, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota yang akan dilantik, seperti kabupaten Muara Enin, Lahat, Empat Lawang, dan Kota Pagaralam

Ditempat yang sama, ketua DPN Seknas JOKOWI, Muhammad Yamin, menjelaskan bahwa pihaknya yakin untuk memenangkan dalam pengusungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden pada priode yang akan datang.

"2019 mendatang, kita yakin, Pak Jokowi akan menjadi presiden kita lagi. Seperti yang kita rasakan saat ini, pembangunan yang merata hingga kepelosok-pelosok desa, membuktikan bahwa keseriusan beliau dalam membangun bangsa dan negera ini." jelasnya

Selain itu, Yamin juga menerangkan bahwa, Seknas JOKOWI  ini merupakan bentuk perhatian Presiden Jokowi kepada relawan-relawannya terdahulu untuk tetap bersatu.

"Organisasi ini berisikan relawan pendukung (Presiden) Jokowi, ini merupakan restu beliau untuk tetap bersatu dan bergerak sebagai kaki dan tangan dalam pembangunan di daerah-daerah. Di Sumsel Sendiri hampir seluruh daerah telah dilakukan pelantikan sisanya kita tinggal menunggu tanggal pelantikannya," pungkasnya.(marsindo)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts