Bawa Shabu 5,67 Gram, Nedi Diamankan Polisi

PRABUMULIH – Junaidi alias Nedi Pugok (44) warga Jalan Mayor Iskandar Gang Arena, Rt. 07 Rw. 08 Kelurahan Mangga Besar Kecanatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih diringkus petugas Satres Narkoba Polres Prabumulih, rabu (2/5/18)

Dirinya ditangkap karena terlibat penyalagunaan narkoba jenis shabu dengan berat brutto 5,67 Gram yang didapat dari temannya di Kabupaten PALI

Nedi Pugok yang merupakan residivis Narkoba dengan kasus yang sama ditangkap sekitar pukul 20.00 Wib di Jalan Mayor Iskandar, samping Puskesmas, Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih.

Dengan dasar laporan Lp/A - 53/V/2018/Sumsel/ Res PBM, Tgl 02 Mei 2018. Petugas Polres Prabumulih mengungkap kasus dengan strategi Undercover Buy atau dengan cara Pembelian Secara Terselubung

Saat petugas berhasil menangkap pelaku, petugas melakukan penggeledahan dan didapat barang bukti berupa bungkusan serbuk putih yang diduga Narkoba jenis shabu yang dibuang pelaku saat terpergok oleh petugas

Akibat ulahnya tersangka bersama barang bukti shabu dengan berat 5,67 gram dan Handphone merek Hammer yang diduga digunakan untuk transaksi narkoba berhasil diamankan di Mapolres Prabumulih

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutahuruk, SIK,MH membenarkan telah terjadi penangkapan pelaku penyalagunaan narkoba

“iya pelaku sudah berhasil kita amankan di Mapolres” ungkapnya (sn01)
Share:

Jaring Bibit Muda Dan Ajak Generasi Muda Perangi Narkoba, AK Cholik Darlin Cup Digelar

PALI-- Sebagai daerah baru, tentunya Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) masih butuh Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal demi mendorong percepatan pembangunan, juga perlu orang-orang berpotensi mengharumkan nama baik Kabupaten berjuluk Bumi Serepat Serasan agar bisa lebih dikenal diluar sana.

 

Salahsatunya dari ajang olahraga. Untuk mencari bibit-bibit muda berbakat, Aka Cholik Darlin S.Pdi MM tergugah untuk menggelar turnamen sepakbola. Wakil Komisi I DPRD PALI ini kemudian pada Sabtu (5/5), membuka turnamen sepakbola U-13 AK Cholik Darlin Cup 2018 di Kecamatan Tanah Abang tepatnya di lapangan sepakbola Desa Tanah Abang Timur.



"Alhamdulilah Sore hari ini Bisa Bersilatuhrahmi Bersama Masyarakat se-kecamatan Tanah Abang di Turnament Aka Cholik Darlin Cup 2018 yang diikuti 26 Club dari Kab PALI dan Muara Enim," ungkap Aka Cholik, saat membuka turnamen tersebut.

 

Pembukaan yang dihadiri beberapa Kepala Desa di kecamatan Tanah Abang itu, antara lain Kades Tanah Abang Timur Saputra Efriadi dan Ketua Teamses Pemenangan Aka Cholik Darlin Kecamatan  Tanah Abang Abroni Bron, Caleg DPRD PKS Ustad Asriadi Tamrun , Team PKS MUDA PALI serta para orang Tua Pemain U-13, diharapkan Aka Cholik dapat mencetak bibit atlet sepakbola dari kecamatan Tanah Abang yang bakal mewakili Kabupaten PALI.



"Tujuan kegiatan ini adalah selain menyalurkan hobi anak-anak dalam olahraga sepakbola, juga yang terpenting mencari atlet muda. Jadi harapan saya, usainya kegiatan ini, ada nama atau diantara peserta muncul pemain sepakbola berbakat," tukas anggota Dewan asli Tanah Abang itu.

 

Ajang tersebut juga dikatakan Aka Cholik adalah sarana pemicu generasi muda untuk jauhi narkoba bahkan berperan untuk memeranginya.

"Ada beberapa hal saya bangkitkan semangat mereka, team sepak Bola U-13 diantaranya untuk tidak menggunakan Narkoba termasuk penyalahgunaan komik atau lem Aibon. Serta saya memberikan 20 Pertanyaan seputar sekolah SD dan setiap pertanyaan yang dijawab benar diberi hadiah Rp 50.000 untuk membeli Peralatan sekolah," ujar Aka Cholik.

 

Turnamen tersebut mendapat tanggapan positif dari  Kades Saputra Efendi sebagai tuan rumah ajang tersebut.

 

"Ini bentuk wakil rakyat yang peduli terhadap pemuda serta remaja untuk menghindari narkoba sejak dini. Dan kami berharap agar terus kegiatan ini di adakan setiap 6 bulan sekali,"  harap Kades.

 

Pada turnamen tersebut, Aka Cholik memberikan hadiah bagi pemenang berupa tropi dan uang pembinaan.Dan juara 1-3  bakal diajak jalan-jalan bersama Aka Cholik ke gelora Sriwijaya. Sementara bagi top skor dan pemain terbaik akan ditambah hadian berupa uang pembinaan sebesar Rp 500 ribu.(red)
Share:

Goes to School, KPUD Sambangi SMAN 1 Penukal Utara

PALI-- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) gencar lakukan sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan yang bakal di gelar 27 Juni mendatang.

Setelah beberapa sekolah dikunjungi, kini giliran SMAN 1 Panukal Utara yang mendapat giliran menjadi tempat sosialisasi Pilgub Sumsel, Jumat (4/5).

Ketua KPUD PALI, H Hasyim melalui Adella Rosita, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat mengatakan bahwa kegiatan yang diberi nama Goes to School tersebut merupakan upaya KPU dalam mendorong partisipasi pemilih terutama pemilih pemula.

"Kita kenalkan waktu Pilgub, jumlah Paslon yang ikuti Pilgub dan ajak pemilih pemula untuk datang ke TPS pada 27 Juni," ungkap Adella.


Sasaran kenapa KPUD selalu lakukan sosialisasi ke sekolah, Adella menjelaskan bahwa banyak pelajar SMA yang telah berumur 17 tahun, dan pada umur tersebut, seorang warga negara sudah berhak menjadi pemilih.

"Harapannya, pemilih pemula bisa berpartisipasi pada Pilgub ini. Dipilih pelajar, karena kami ingin, apa yang didapat dari sosialisasi, akan disampaikan ke tengah-tengah masyarakat untuk mengajak masyarakat lain agar menyalurkan haknya dan mendatangi TPS untuk memilih," jelas Adella.


Kegiatan tersebut dikatakan Adella akan terus berlanjut, dan tak hanya sekolah yang bakal didatangi, melainkan akan menyasar juga pada kaum hawa.

"Majelis Ta'lim juga akan kita datangi, sebab saat acara pengajian, jamaah yang didominasi ibu-ibu pasti banyak. Disitulah kita akan menyampaikan sosialisasi dan mengajak kaum perempuan agar datangi TPS,,agar jalannya Pilgub bisa berjalan sukses, " tukas Adella. (red)
Share:

Gondol Dua Unit Handphone, Arta Masuk Sel

PALI-- Arta Suarsa (31) warga Desa Tanah Abang Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) digelandang jajaran Reskrim Polsek Tanah Abang lantaran diduga sebagai pelaku pencurian dengan pemberatan atau Curat yang dilakukan terhadap korbannya Febri (21) warga Tanah Abang Timur pada Selasa (6/3) lalu, yang mengakibatkan korban kehilangan dua unit handphone.

Pelaku Arta ditangkap pada Selasa (1/5) sekira pukul 22:00 WIB, saat pelaku ini tengah berada di rumah kontrakanya,kemudian digelandang ke Mapolsek Tanah Abang untuk diperiksa lebih lanjut.

"Pelaku kita tangkap berdasarkan laporan korban dengan bukti LP.B/III/2018/Sumsel/Res ME/ Sek T.Abang," ungkap Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Tanah Abang AKP Sofyan Ardeni, Jumat (4/5).

Dijelaskan Kapolsek Tanah Abang bahwa kejadian Curat  yang diduga dilakukan pelaku diketahui korban pada Selasa (6/3) sekira pukul 05:30 WIB, saat korban terbangun dari tidur lalu melihat ke-dua handphone yang berada di sampingnya sudah tidak ada lagi serta korban melihat jendela kamarnya terbuka dengan kondisi bagian bawah jendela sudah di rusak.

Kemudian korban melapor kejadian itu ke Mapolsek Tanah Abang. Dan atas laporan itu, lanjut Sofyan pada Selasa (1/5) sekira pukul 22.00 WIB, Unit Intel mendapat informasi dari masyarakat bahwa tersangka sedang berada di rumah kontrakannya.

Mendapat info tersebut, Kapolsek memerintahkan Kanit Reskrim beserta anggota untuk melakukan penangkapan,pada saat di lakukan penangkapan tersangka tidak melakukan perlawanan dan tersangka langsung di amankan ke Polsek Tanah Abang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Pelaku kita jerat pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan penjara maksimal 7 tahun," tandas Sofyan. (red)
Share:

Polisi Tangkap Terduga Pengedar Sabu, Ini Yang Didapat..

PALI-- Perangi Narkoba terus dilakukan jajaran Polsek Tanah Abang untuk menyelamatkan generasi muda serta menekan angka kriminal di wilayah hukum Polsek pimpinan AKP Sofyan Ardeni.

Terbukti pada Rabu (2/5) sekitar pukul 22:00 WIB, seorang pria bernama Dapit alias Kolok (26) warga Desa Tanah Abang Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ditangkap jajaran Polsek Tanah Abang lantaran diduga menjadi salahsatu pengedar narkoba jenis sabu-sabu.

Penangkapan pelaku dijelaskan Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Tanah Abang AKP Sofyan Ardeni berawal dari adanya informasi masyarakat akan adanya pengedar narkoba yang tengah berada di wilayah Desa Tanah Abang Timur.

Mendapat informasi tersebut, jajaran Reskrim Polsek Tanah Abang langsung melakukan penggrebekan disebuah rumah milik salahsatu warga Tanah Abang Timur. Dan benar saja, saat digrebek, didapati pelaku yang diduga sebagai pengedar.

"Kemudian kami geledah pelaku dan didapati dari badan pelaku satu paket kecil sabu-sabu dan dari dalam saku celananya ditemukan satu unit timbangan digital serta sejumlah uang tunai dan satu unit handphone," ungkap Kapolsek Tanah Abang, Jumat (4/5).

Selanjutnya dikatakan Kapolsek Tanah Abang, pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolsek untuk diperiksa lebih lanjut.

"Kita tahan pelaku dan saat ini masih kita interogasi untuk dilakukan pengembangan. Pelaku kita jerat pasal 112 junto 114 UU RI NO 35 tahun 2009 tentang Narkotika," tandas Sofyan. (red)
Share:

Polisi Razia Pelajar Yang Lakukan Konvoi Rayakan Kelulusan

PALI -- Menindaklanjuti banyaknya aksi konvoi di jalan raya oleh para pelajar yang merayakan kelulusan pada Kamis (3/5), jajaran Polsek Talang Ubi langsung lakukan Razia dan membubarkan aksi yang mengganggu dan membahayakan pengguna jalan lainnya tersebut.

Puluhan pelajar digiring di halaman Mapolsek Talang Ubi, dan mengamankan puluhan sepeda motor yang dikendarainya.

"Silahkan merayakan kelulusan, tetapi jangan taruhkan nyawa di jalan raya tanpa menggunakan helm," ungkap Kapolsek Talang Ubi, Kompol Suhardiman, dihadapan puluhan pelajar yang terjaring.

Selanjutnya, dikatakan Suhardiman, orang tua pelajar bakal dipanggil.

Diketahui bahwa pengumuman kelulusan rencananya bakal dilakukan pada Kamis Sore (3/5), namun ratusan pelajar telah melakukan aksi konvoi dan aksi corat-coret baju seragam, tentunya kegiatan tak patut ditiru itu sangat mengganggu ketertiban umum.

Banyak pihak menyayangkan aksi yang dilakukan pelajar tersebut, namun aksi konvoi dan corat-coret seolah jadi tradisi dan sulit dihilangkan. (red)
Share:

Aksi Konvoi dan Corat-coret Baju Seragam Dibubarkan Satpol-PP PALI

PALI-- Pengumuman kelulusan belum dikeluarkan, tetapi aksi konvoi dan aksi corat-coret baju seragam telah banyak terlihat di pusat kota Pendopo Talang Ubi.

Tentunya, aksi yang mengganggu kenyamanan warga lain langsung ditindaklanjuti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dengan membubarkan aksi tersebut.

"Kami bubarkan karena telah mengganggu warga lain. Sebab, konvoi dijalan raya selain menggangu pengendara lain juga bisa mengancam keselamatan pelajar yang melakukan aksi," ungkap Arwan, Kabib Tibum Sarpol-PP PALI, Kamis (3/5).

Sementara itu, Zainul, kepala sekolah SMAN 1 Talang Ubi mengatakan bahwa pengumuman kelulusan tingkat SMA  baru akan disampaikan sore ini, bahkan ada beberapa sekolah melalui website.


"Kami telah beberapa kali memperingatkan pelajar agar jangan melakukan aksi ugal-ugalan atau corat coret baju. Tetapi masih saja dilakukan, padahal kelulusan belum diumumkan," ucapnya.

Aksi tersebut mendapat perhatian anggota dewan dari komisi I, Aka Cholik Darlin. Politisi muda tersebut menyayangkan kegiatan yang tidak mencerminkan budaya timur.

"Lebih baik melakukan aksi sosial atau aksi yang positif lainnya, daripada seperti itu yang menunjukan seperti anak urakan, baju dan rambut dicat, lalu konvoi keliling kota. Padahal budaya kuta tidak seperti itu," ujar Aka Cholik.

Dirinya juga mengapresiasi kinerja Satpol-PP yang cepat tanggap dalam mengentaskan masalah itu.

"Sebelum ada korban, Sarpol-PP bertindak cepat, tindakan ini patut diteladani," puji Aka Cholik. (red/mrsd)
Share:

Tanggapi Keluhan Warga, Komisi II DPRD PALI Tinjau Pasar Tanah Abang

PALI--Lantaran kondisi pasar Inpres Tanah Abang, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sudah termakan usia sehingga di beberapa titik terutama atap bangunan terlihat rusak dimana-mana, tentunya membuat pengunjung pasar tidak nyamanan.

 

Karenanya, warga meminta kepada pemerintah untuk memperbaiki pasar inpres tersebut agar proses aktivitas jual beli lancar dan ketakutan pendagang serta pembeli akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan hilang.

 

"Jadi sebelum roboh dan memakan korban, kami minta pemerintah baik itu dari pusat, provinsi maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PALI supaya segera memperbaiki pasar. Karena perputaran ekonomi terbesar di kecamatan Tanah Abang ada di pasar ini," ucap salah seorang warga Tanah Abang, Toni Candra.

 

Keluhan warga Tanah Abang tersebut, ditanggapi Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PALI, Hairul Mursalin.

 

Bahkan, politisi PPP ini langsung meninjau pasar tersebut, kemudian memanggil Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) Kabupaten PALI.

 

"Setelah kami lihat langsung, memang benar kondisi pasar cukup memprihatinkan. Makanya, kami panggil Disdagprin dan mengusulkan agar pasar tersebut segera di bangun," kata Hairul Mursalin.

 

Sementara, Sekretaris Disdagprin PALI, Razulik SH mengatakan, Disdagprin Kabupaten PALI akan berupaya membangun pasar Tanah Abang pada tahun ini.

 

"Kita akan survei bersama Komisi II dan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim). Kita akan usahakan tahun ini dibangun," terangnya.

 

Apalagi, bebernya, pemerintah pusat bakal mengucurkan dana sebesar Rp6 Miliar untuk pembangunan pasar. Hanya saja, lokasi pembangunan pasar sudah ditentukan di Desa Betung, namun di desa itu masih terkendala surat hibah.

 

"Jadi, apabila dalam satu minggu ini surat hibahnya tidak bisa diselesaikan, maka kami akan usulkan untuk dialihkan pembangunannya ke pasar Tanah Abang," tukasnya.(SN/Adv)
Share:

Sukseskan Pilgub 2018, KPUD PALI Ajak Insan Media Jaga Iklim Kondusif

PALI-- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), mengundang insan media yang bekerja di wilayah Bumi Serepat Serasan dalam rangka silaturami dan berdiskusi untuk mensukseskan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Provinsi Sumatera Selatan, 27 Juni 2018 mendatang, Rabu (2/5) di sekretariat KPUD PALI, KM 7 Kelurahan Handayani Mulya.

Hampir seluruh wartawan dari berbagai media hadiri acara tersebut termasuk ketua PWI PALI, Adv Nurul Falah SH.

H. Hasyim, ketua KPUD PALI mengatakan bahwa menjelang Pilgub 2018 ini, peran media sangat berpengaruh dalam menciptakan situasi politik ditengah-tengah masyarakat.

Untuk itu, H. Hasyim mengajak agar pewarta di Kabupaten PALI ikut berperan dalam mensukseskan gelaran Pilgub.

Dan apabila ada permasalahan dilapangan antara wartawan dan penyelenggara Pemilu maupun dengan instansi lain, H.Hasyim berharap bisa diselesaikan dengan bijak.

"Bermusyawarah atau duduk bersama lebih baik dalam menyelesaikan semua permasalahan. Untuk itu, kami berharap, dengan momen silaturrahmi ini, komunikasi antara kami sebagai penyelenggara Pemilu dan pewarta bisa lebih baik," harap H.Hasyim.

Ketua KPUD PALI juga mengapresiasi kinerja pewarta di PALI yang telah banyak menyebarluaskan informasi di Bumi Serepat Serasan, sehingga meski terbilang baru seumur jagung, PALI telah banyak dikenal.

 

"Kabupaten PALI ini masih sangat muda, tetapi sudah banyak di kenal di Kabupaten lain. Tentunya ini berkat kawan-kawan media yang telah menyebarkan informasi tentang segala hal yang ada di Kabupaten PALI," pujinya. (mrsd)
Share:

Soemarjono, Pimpin DPRD PALI Dan Siap Sampaikan Aspirasi Masyarakat

PALI-- Mendengar nama Drs.H Soemarjono, bagi masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sudah tidak asing lagi. Sebab, nama Pak De, sapaan akrab H Soemarjono yang kini menjabat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PALI, sudah melekat di benak warga Bumi Serepat Serasan.

Dengan ciri khasnya yang santun serta berwibawa dibalut logat jawa yang masih kental, pria kelahiran Blora 1 April 1945 ini mengawali karir sebagai guru di SMA Yayasan Kesejahteraan Pegawai Pertamina (YKPP) Pendopo sejak tahun 1970 sampai tahun 1999 itu, tentunya dari pergaulan dikalangan masyarakat serta pengalamannya tidak diragukan lagi.

Terlebih, suami dari Hj Mulyati, Amd.Pd ini aktif di partai politik sejak tahun 1973.Namun perlu diteladani, bahwa Pak De dari awal meniti dunia politik,hanya kenal dengan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) yang kini jadi PDI-Perjuangan, dan sejak 1973 hingga sekarang, beliau masih tetap setia di bawah naungan partai berlambang banteng moncong putih itu, meskipun perubahan peta politik terus berubah dari jaman ke jaman.

Kinerjanya saat ini, juga tidak diragukan lagi, karena beliau mempunyai modal segudang pengalaman,serta jabatan jadi legislator juga pernah dialaminya ketika PALI masih bergabung di Muara Enim, periode 1999-2009, sehingga lembaga yang dikepalainya berjalan sesuai rel yang ditetapkan, serta menyerap dan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah dalam hal ini Pemkab PALI.


Seperti baru-baru ini adanya kekurang puasan masyarakat terhadap menyusutnya Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang dikeluarkan KPU sebagai landasan Pemilu kepala daerah, Pilgub dan Pileg yang saat ini tengah berjalan pada tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit).Dimana Data Mata Pilih Tetap di Kabupaten PALI saat Pilkada Bupati 2015 lalu yang tercatat ada 131.437 mata pilih, sementara DP4 Pilgub 2018 berkurang menjadi 116.014.

Menengahi permasalahan itu, Pak De langsung mengajak Komisi terkait serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) PALI sambangi Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri RI untuk mencari tahu titik persoalan kenapa jumlah DP4 saat ini menyusut.

"Setelah kita kesana (Ditjen Dukcapil), ternyata jumlah DP4 sekarang adalah hasil laporan dari Disdukcapil PALI kemudian diteruskan ke KPU. Disini kita jangan menyalahkan Disdukcapil PALI, karena mereka (Capil PALI) punya dasar bahwa data itu dari hasil rekapan penduduk yang sudah mendapatkan pelayanan.Seperti warga yang telah melakukan pengurusan administrasi kependidukannya, misal perekaman KTP-E, pembuatan Kartu Keluarga,akte kelahiran, surat nikah dan lain sebagainya.Jadi bagi warga yang sama sekali belum pernah mengurus data kependidukannya, tidak tercatat disana," jelasnya dengan gamblang.

Namun, disampaikan politisi senior PDI-Perjuangan ini bahwa bagi masyarakat yang belum terdaftar di DP4 tidak usah risau maupun khawatir, sebab saat ini KPUD tengah mendata dari rumah kerumah untuk selanjutnya keluar yang namanya Daftar Pemilih Sementara (DPS).


"Kami juga akan segara mengumpulkan seluruh Camat untuk mendata seluruh warganya melalui kepala desa dari data terakhir, agar selain datanya akurat, juga nantinya diketahui mana warga yang belum sama sekali mendapatkan pelayanan kependudukan. Hasilnya nanti apabila ada perubahan, maka kami akan sampaikan ke Ditjen Dukcapil. Untuk hasil nanti dari tahapan Pilgub yakni Coklit, kami yakin datanya akan berubah yakni mengalami penambahan," jelasnya.

Diharapkannya bahwa dengan langsung menelusuri sumber persoalan, keberadaan lembaga tersebut bisa memberikan kepuasan terhadap masyarakat.

"Kita hanya penyambung aspirasi masyarakat, dan setiap yang dikeluhkan masyarakat akan kita upayakan solusinya serta kita sampaikan ke pemerintah untuk segera ditindaklanjuti,kalau selama aspirasi masyarakat tersebut demi kemaslahatan dan kemajuan PALI agar lebih baik lagi serta bisa cepat sejajar dengan kabupaten/kota yang ada di provinsi Sumatera Selatan," pungkasnya. (SN/Adv)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts