Perbaiki Jalan Berlubang, PT EPI Berharap Aktivitas Mudik Lebaran Lancar

PALI-- Meski mobilisasi angkutan batubara tidak lagi beroperasi sejak 8 Juni lalu karena menghadapi lebaran, tetapi untuk menjaga kenyamanan masyarakat sekitar dalam berkendara serta memperlancar arus mudik, PT Energate Prima Indonesia (EPI) melakukan pembersihan sisi badan jalan dan perbaikan jalan yang berlobang di jalur lintasan yang biasa rutin dilalui armada batubara.

Jalan yang merupakan jalur lintas antara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA), dari Desa Talang Bulang sampai Desa Panta Dewa Kecamatan Talang Ubi saat ini tengah dilakukan perbaikan oleh perusahaan tersebut menggunakan alat berat serta menimbun batu pada jalan yang berlubang.

Dikatakan Jabat, Koordinator lapangan PT EPI bahwa apa yang dilakukan perusahaannya adalah bentuk partisipasi agar jalan lintas tersebut lancar digunakan masyarakat dan perusahaan.

"Meski opersasinal kita libur, tetapi kita lakukan pembersihan disisi badan jalan dan perbaikan jalan yang berlubang supaya masyarakat lancar dalam beraktivitas, terlebih saat jelang lebaran tahun ini," ungkapnya, Selasa (12/6).


Diakuinya bahwa pembersihan disisi badan jalan dan perbaikan jalan yang berlobang diperkirakan rampung sebelum H-2 lebaran.

"Mudah-mudahan besok (Rabu) pelaksanaan perbaikan jalan dan pembersihan selesai. Karena jalur yang kita kerjakan mulai dari Desa Talang Bulang sampai Desa Panta Dewa, yang meliputi 8 desa," tambahnya.

Jabat menyebutkan bahwa pengerjaan perbaikan jalan tersebut tak hanya dilakukan saat jelang lebaran saja, melainkan secara rutin dilakukan.

"Selain berdasarkan permintaan kepala desa, kita juga turun kelapangan mengecek langsung. Apabila memang dibutuhkan perbaikan atau pun pembersihan, kemudian langsung kita kerjakan. Diharapkan, dengan adanya kegiatan yang kita lakukan, keberadaan perusahaan kami bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat sekitar," jelasnya. (red)
Share:

1.033 Kertas Suara Rusak

PALI. Setelah pelipatan kertas suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur provinsi Sumatera Selatan selesai dilakukan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) beberapa hari lalu, rupanya banyak kertas suara Pilgub yang rusak.

Kerusakan kertas suara Pilgub ada 1.033 lembar dan kertas suara yang rusak tersebut langsung dikembalikan lagi ke KPU provinsi. Kerusakan didominasi akibat tinta yang tercecer dan mengenai salahsatu gambar pasangan calon.

Selain mengalami kerusakan, ada kekeliruan hitungan yang datang. Yakni dari hitungan 124.191 kertas suara yang datang hanya ada 124.036 lembar kertas suara.

"Dari 124.191 kertas suara yang datang kemudian dihitung dan dilakukan penyortiran serta pelipatan, ternyata hitungannya kurang kirim 155 lembar. Jadi jumlah keseluruhan yang masuk ke KPUD PALI hanya 124.036 lembar. Setelah disortir, dari jumlah itu, ada 1.033 kertas suara rusak," ungkap Ketua KPUD PALI, H Hasyim melalui Sekretaris KPUD PALI, Marmansyah, Senin (11/6).

Setelah dihitung dari jumlah kertas suara yang baik dan rusak, Marmansyah menyebut bahwa kekurangan kertas suara di PALI berjumlah 1.188 lembar.

"Jumlah itu berdasarkan jumlah DPT 121.182 ditambah 2,5 persen, karena kertas suara yang baik ada 123.003 lembar, jadi kekurangan kertas suara 1.188 lembar," tambahnya.

Untuk kekurangan kertas suara, Marmansyah mengatakan bahwa KPUD PALI menunggu kiriman dari KPU provinsi.

"Kita sudah sampaikan ke KPU provinsi, dan tinggal menunggu dikirim kembali," tukasnya.

Dijelaskan Marmansyah, untuk pendistribusian logistik Pilgub, diperkirakan akan dilakukan H-3 pelaksanaan Pilgub.

"Tapi kalau ada instruksi ketua KPUD, jadwal itu bisa saja berubah. Kalau sampai saat ini, selain kertas suara yang kurang, seluruh sampul, seluruh blangko, alat bantu tunanetra dan stiker kertas suara serta daftar pasangan calon belum dikirim KPU provinsi," pungkasnya.(red)
Share:

Libur Lebaran Pun Disdukcapil PALI Tetap Layani Masyarakat

PALI. Masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tidak perlu lagi khawatir dengan adanya libur panjang lebaran, terutama yang belum memiliki KTP elektronik. Karena Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) siap melayani masyarakat ketika libur panjang berlangsung.

Kabar itu dikatakan langsung Kepala Disdukcapil PALI, Rismaliza, Senin (11/6). Hanya saja, waktunya setengah hari.

"Kita tidak akan hambat pelayanan administrasi kependudukan saat libur panjang. Kita tetap buka setiap hari sampai jam 12:00 siang," ungkap Rismaliza.

Petugas Disdukcapil dikatakan Rismaliza hanya libur saat hari lebaran, kemudian akan buka kembali sehari setelah lebaran.

"Untuk itu, silahkan datang ke kantor kami, tetapi kalau hari lebaran libur satu hari untuk memberikan kesempatan kepada petugas kami dalam merayakan hari raya Idul Fitri," tambahnya.

Respon positif datang dari berbagai kalangan, karena disaat orang sibuk mudik dan mempersiapkan lebaran, Disdukcapil tetap memberikan pelayanan.

Seperti dikatakan Romi Suryadi, salahsatu tokoh masyarakat PALI."Seharusnya memang seperti itu, jadi meski libur, masyarakat tidak terhalang untuk mengurus administrasi kependidukannya. Karena, administrasi kependudukan, seperti KTP elektronik sangat penting untuk mengurus segala keperluan," katanya. (red)
Share:

Berbagi Kasih Dibulan Suci, HIPPI Bagikan 300 Paket Sembako

PALI--Himpunan Pengusaha PALI (HIPPI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) membagikan sedikitnya 300 paket sembako kepada warga sekitar yang kurang mampu.

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin organisasi pengusaha asli Bumi Serepat Serasan dan bersama Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM,  dalam berbagi kasih dengan sesama terutama warga sekitar HIPPI berada.

"Alhamdulillah puasa tahun ini kita bisa membagikan 300 paket sembako. Paket sembako ini berkat kekompakan anggota HIPPI yang disisihkan dari keuntungan para anggota juga bantuan dari pak Bupati," ungkap H Thomas Triano, ketua HIPPI didampingi wakil ketuanya H Fathoni, Senin (11/6).

Kegiatan tersebut dijelaskan H Thomas bukan hanya saat bulan puasa saja, melainkan dibeberapa momen lain juga sering dilakukan.

"Selagi kita bisa kenapa tidak, berbagi rejeki dan bersedekah merupakan anjuran agama dan itu akan kita lakukan semampu HIPPI," tambahnya.

Ditambahkan H Fathoni bahwa pemilihan penerima bantuan pihaknya terlebih dahulu melalukan survei dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

"Mudah-mudahan tidak salah sasaran, jadi yang berhak menerima adalah irag yang benar-benar membutuhkan. Dan meskipun tidak seberapa nilainya, namun kami harapkan akan mampu membantu sedikit beban warga yang kurang mampu," ucapnya. (red)
Share:

Pulang Dari Kebun, Petani Dibacok Tiga Orang Tak Dikenal

PALI. Entah apa motifnya, tiba-tiba saja salahsatu warga Desa Sungai Langan Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bernama Wanhar (40), diserang tiga orang tak dikenal dan langsung membacok korban secara membabi buta, mengakibatkan korban mengalami luka senjata tajam disekujur tubuhnya dan terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RDUD) PALI.

Atas kejadian tersebut, membuat warga lainnya gempar dan langsung melarikan korban ke rumah sakit. Warga pun bertanya-tanya mengenai motif apa dibalik itu, sebab apabila memang ketiga pelaku hendak melakukan perampokan, harta benda korban tidak satupun yang dibawa lari termasuk sepeda motor yang dikendarai korban saat kejadian.

Dari keterangan sejumlah saksi bahwa Kejadian tersebut bermula pada Sabtu (9/6/2018) sekitar pukul 12:00 WIB ketika korban Wanhar dan istrinya hendak pulang dari kebun karet. Tiba-tiba di salahsatu jalan yang ada di dusun III desa Sungai Langan, korban dihadang oleh tiga orang yang belum diketahui identitasnya.

"Ketiga orang tersebut langsung menghadang di tengah jalan dan mengayunkan senjata tajam," jelas Anita (33) istri korban yang menyaksikan langsung kejadian itu.

Mengetahui hal itu, dirinya langsung menarik para pelaku agar tidak membacoki suaminya, karena terlihat suaminya sudah terkapar.

"Mereka hanya menyerang suami saya, dan saya sepontan menarik para pelaku lalu merangkul suami saya, tidak tahu berapa kali suami saya di bacok. Setelah itu mereka langsung pergi menggunakan dua sepeda motor." lanjut istrinya.

Saksi lain yang melihat langsung kejadian menyebutkan bahwa ketiga pelaku sudah dari lama menunggu korban. Dan saat korban Wanhar melintas, ketiga pelaku langsung mendorong korban yang masih diatas kendaraan sepeda motor hingga terguling.

"Bukannya kami tadi mau menolong, tetapi ketiga orang itu mengancam dengan menggunakan golok dan parang, dan akan mengejar kami. Setelah mereka pergi, barulah kami menolong korban dan membawany ke RSUD." terang Erwin warga setempat.

Setelah mendapatkan perawatan di RSUD PALI, tim medis memutuskan untuk merujuk korban ke RSMH kota Palembang agar mendapatkan perawatan yang lebih intensif.

Karena menurut salahsatu dokter yang menangani korban bahwa alat dan tenaga medis di RSUD PALI masih terbatas, sedangkan korban mengalami luka dan ada sebagian tulang yang patah.

"Kondisi korban saat ini sudah mulai stabil. Tapi karena memang harus dilakukan operasi bedah, pasien kita rujuk ke RSMH, untuk ditangan lebih lanjut," jelas dr M Fadli Hartanu.

Sementara itu, Iptu Acep YS, Kapolsek Penukal Abab membenarkan kejadian tersebut. Dan pihaknya telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi.

"Dari keterangan para saksi mata, korban dihadang oleh pelaku berinisial  Ar dan D, sementara yang satunya belum di ketahui identitasnya. Diperkirakan motifnya karena tersinggung, karena salahsatu pelaku berinisial D dituduh korban mengambil velg motor keluarga korban yang hilang," ungkap Acep, Minggu (10/6).

Acep menargetkan bahwa pihaknya bakal mengungkap kasus dan menangkap para pelaku secepatnya. "Insyaallah dibawah lebaran ini semua pekaku bisa digulung," katanya. (Marsindo)
Share:

Tak Ingin Asean Games Terganggu Asap, PT MHP Ajak Warga Hindari Karhutlah

PALI. Dukung program pemerintah mewujudkan Zero hotspot di provinsi Sumatera Selatan, PT. Musi Hutan Persada (MHP) bekerja sama dengan Mahasiswa KKN Universitas Unsri Palembang dan Pemerintah Desa Sungai Baung Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), mengajak masyarakat agar tidak membakar lahan ketika membuka ladang baru serta ikut berpartisipasi memantau dan menjaga lingkungan dari bahaya api.

Kegiatan tersebut dilakukan berbarengan dengan peringatan malam Nuzulul Quran, malam dimana kitab Suci Umat Islam (Al-Qur’an) diturunkan secara keseluruhan dari Lauhil Mahfudz ke Baitul ‘Izzah. Yang pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan di masjid At-Taqwa Dusun V Sungai Baung.

"Kegiatan Penyuluhan Gakum Undang-undang No.18 Tahun 2013 Tentang Pencengahan & Pemberantasan perusakan hutan dan Sosialisasi Maklumat bersama Gubernur Sumsel,Kapolda Sumsel dan Pangdam II Sriwijaya tentang larangan pembakaran hutan, lahan atau ilalang/semak belukar kita lakukan langsung ketengah-tengah masyarakat," kata Head Unit VI Lubuk Guci PT MHP, Andri Budiyatno didampingi Mutakabir, Sup'v Legal&CSR Wil II Benakat.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk dari sosialisasi, pencegahan serta penanggulangan kebakaran lahan/hutan kepada masyarakat, dimana pada kegiatan tersebut ditambahkan Andri Budiyanto, dilakukan kepada masyarakat Desa Sungai Baung, yang letak geografisnya tidak jauh dari operasional perusahaan tersebut.

"Kita mengajak dan menghimbau agar kiranya masyarakat secara bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Sebab, Sumsel secara resmi sebagai salah tuan rumah Pesta Olahraga Asian Games ke-18, yaitu acara olah raga multi-event regional Asia yang akan diselenggarakan di Indonesia, yakni dI Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus  mendatang," jelasnya.

Selain Andri Budiyanto, Mutakabir yang akrab di sapa Obby tersebut menginginkan dengan adanya kegiatan tersebut masyarakat Desa Sungai Baung bersama-sama mencegah agar tidak terjadi kebakaran hutan saat jelang pesta event olahraga internasional tersebut.

"Jangan sampai menimbulkan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang akan mengganggu perhelatan akbar tersebut, Hal ini tidak boleh terjadi seperti pada 2015," ucap Obby.

Sementara kepala desa Sungai Baung , Syamsuddin mengatakan, pemerintah desa memang sudah mempersiapkan diri supaya kebakaran hutan dan lahan tidak terjadi.

"Persiapan dalam pencegahan kebakaran hutan di desa kami antara lain membentuk posko siaga bencana. Karena pencegahan yang dimulai sejak dini sangat penting. Mengingat, hutan dan lahan di provinsi Sumsel termasuk di desa kami rawan terbakar," ujar Kades. (red)
Share:

Gelar Aksi Sosial, LMP Prabumulih Bagikan Ratusan Takjil

PRABUMULIH – Organisasi Masyarakat Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang Kota Prabumulih (Macab) Provinsi Sumatera Selatan kali ini menggelar aksi sosial di alun-alun Kota Prabumulih tepatnya di depan Patung Kuda Putih, jum’at (8/6/18)

Ormas yang dipimpin wanita kelahiran Minang itu mengajak seluruh anggotanya untuk membagikan ratusan Takjil disekitaran jalan Jenderal Sudirman Kota Prabumulih dengan target masyarakat yang kurang mampu


Sekitar 200 lebih kotak takjil langsung dibagikan kepada warga yang melewati jalan sudirman, tak hanya itu puluhan pemulung yang sempat melintas didepan rombongan Laskat Merah Putih langsung dihampiri dan diberikan bingkisan untuk mereka berbuka

“Kita hanya memberikan dan membantu sesuai kemampuan kita, semoga yang kita berikan bisa meringankan beban mereka yang kurang mampu” ungkap Sulastri, S.sos selaku ketua LMP saat dibincangi



Dirinya juga mengatakan program jangka pendek ini digelar setiap tahun disetiap bulan ramadhan dan bantuan tersebut berasal dari sumbangan anggota laskar ” tutupnya

Vivin Sujana salah satu anggota srikandi LMP juga mengatakan dirinya sangat banyak mendapatkan pengalaman dalam organisasi yang belum lama ini diikutinya yang bersama-sama memberikan bantuan kepada masyarakat

“kegiatan seperti ini sangat memberikan motivasi bagi kita anggota dan terlihat rasa kekompakan yang ditunjukan oleh anggota Laskar” ungkapnya bangga



Kegiatan pembagian takjil yang dimulai selepas solat Ashar itu diakhiri dengan berbuka puasa bersama (Bukber) anggota Laskar Merah Putih Macab Kota Prabumulih (sn01)
Share:

H-8 Lebaran, Antrian Bank Mulai Ramai Diserbu Nasabah

PRABUMULIH – Hari Raya Idul Fitri 1439 H yang sudah mulai menghitung hari, sebagian masyarakat sudah mulai sibuk mempercantik rumah dengan membeli dan menghias furniture rumah dan mulai sibuk dengan membeli kue untuk menyambut hari lebaran

Tak hanya itu masyarakat khususnya warga Kota Prabumulih juga disibukan dengan berbagai kegiatan menyambut bulan suci ramadhan

Kesibukan juga terlihat saat Tunjangan Hari Raya (THR) yang mulai diberikan kepada pegawai negeri sipil (PNS) dan pekerja swasta lainnya hal ini terlihat dari panjangnya antrian nasabah Bank Sumsel Babel, kamis (7/6/18)

“bank bukanyo dari jam 08.00 pagi sudah mulai ramai antriannyo pak, kalau bapak mau nabung atau menarik tabungan disarankan di pagi hari pak” ungkap petugas keamanan salah satu bank yang enggan disebut namanya

Dirinya mengatakan khusus dibulan ramadhan ini bank hanya melayani setengah hari yakni dari jam 08.00 pagi sampai pukul 14.54

Rio salah seorang nasabah bank sumsel saat dibincangi wartawan ini mengatakan dirinya sudah satu jam lebih menunggu antrian untuk mengambil uang THR

“Lamo nian kak antriannyo, no antri aku 387 yang dipanggil baru 200 an” katanya sedikit kesal

Dari pantauan media ini membludaknya antrian nasabah bank H-8 lebaran terjadi karena para pekerja mulai mencairkan THR dan bertepatan dengan masuknya ajaran baru yang memungkinkan para nasabah untuk registrasi dan pengurusan berkas yang berhubungan dengan sekolah di bank yang bekerjasama dengan pihak sekolah dan universitas (sn01)

Share:

Bank Sampah unit Gunung Kemala Melakukan Pencairan Kedua

PRABUMULIH – Bank Sampah Unit Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat kembali melakukan pencairan tabungan sampah untuk yang kedua kalinya di Aula Kantor Lurah, rabu (6/6/18)

Kegiatan pencairan tabungan dari sampah yang langsung diberikan oleh Bank Sampah Prabumulih (BSP) Desti Fajarini mengatakan dalam sambutannya sangat berterima kasih atas partisipasi warga Gunung Kemala secara tidak langsung telah menyelamatkan lingkungan dari sampah dengan cara memilah dan dikumpulkan kemudian ditabung ke BSP



Ia juga mengatakan tahun lalu Bank Sampah Gunung Kemala (BSG) yang dikelola langsung oleh pemuda Karang Taruna Gunung Kemala itu mendapatkan sampah terbanyak yakni sekitar Rp.15 juta setelah kurang lebih satu tahun penimbangan

“Tahun lalu di Kelurahan ini mendapat nilai tertinggi, itu berarti warganya sangat antusias” bebernya

Lanjutnya, namun untuk tahun ini predikat itu pindah ke Bank Sampah Desa Tanjung Menang Prabumulih Selatan yang digawangi oleh ibu-ibu PKK

Taufik Indrajaya, selaku ketua Bank Sampah Gunung Kemala sekaligus Ketua Karang Taruna Gunung Kemala mengatakan pihaknya sangat bersyukur karena dengan program Bank Sampah yang dilounching sejak tahun 2015 lalu banyak perubahan yang bisa dirasakan oleh warga

“allhamdulillah pencairan bank sampah kedua ini berjalan lancar, kami berharap program ini terus berlanjut” tuturnya



Dalam sambutannya yang dihadiri puluhan masyarakat Gunung Kemala ia mengatakan dirinya berpamitan tidak bisa melanjutkan program Karang Taruna yang telah banyak membuat perubahan bagi masyarakat, dirinya beralasan karena tahun depan jabatan yang dipikul selama ini akan berakhir mulai tahun depan

“ tahun depan saya memohon maaf tidak bisa melanjutkan program ini lagi, tapi saya harap bank sampah ini tetap jalan dengan kepengurusan baru nanti” harapnya

Dari data pencairan tabungan BSP warga Gunung Kemala yang menjadi nasabah saat ini sekitar 133 orang belum termasuk di RW.04 (sn01)
Share:

Kepala OPD Harus Piket Saat Libur Panjang, Begini Penjelasan Sekda PALI

PALI-- Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melakukan terobosan dalam melakukan pelayanan terhadap masyarakat saat libur panjang atau cuti bersama saat lebaran tahun 2018 ini.

Dimana meskipun dalam keadaan libur panjang, tetapi ketika ada masyarakat yang butuh pelayanan maupun saat terjadi musibah atau bencana, pegawai ataupun pejabat pemerintahan tetap berada di Kabupaten PALI.

Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diwajibkan minimal menugaskan dua orang pegawainya untuk piket dikantornya masing-masing. Kebijakan ini, selain mengantisipasi adanya pelayanan masyarakat juga menjaga kantornya dari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Jangan sampai ketika semuanya libur, kantor kita dibobol pencuri. Karena hal itu pernah terjadi saat libur panjang, untuk itu, kita keluarkan kebijakan itu dan tidak lama lagi pak Bupati menandatanganinya," ungkap Sahron Nazil, Plt Sekda PALI.

Selain pegawai yang piket, Sekda juga menyebut bahwa kepala OPD juga harus piket rata-rata 4 orang kepala OPD setiap harinya nongkrong di PALI. Hal itu dilakukan agar ketika Bupati memerlukan secara mendadak, maka ada kepala OPD yang mendampingi.

"Artinya, selama libur panjang ada kepala OPD rata-rata empat orang standby di PALI. Dan selama libur panjang, seluruh kepala OPD wajib tidak mematikan pesawat selulernya," tandasnya.

Usai libur panjang nanti, dikatakan Sekda akan ada reward bagi pegawai yang taat aturan, dimana reward tersebut diberikan atas penilaian tim saat inspeksi mendadak (Sidak) setiap pasca liburan atau Sidak waktu-waktu tertentu.

"Kita rubah image ketika sidak yang melanggar diberikan sangsi, untuk kedepan kita berikan bonus atau reward kepada seluruh pegawai, baik itu ASN ataupun TKS yang rajin, berdedikasi, loyal terhadap pimpinan dan disiplin," jelasnya.

Untuk itu, Sekda mengajak kepada seluruh pegawai dalam lingkungan Pemkab PALI agar meningkatkan disiplin kerja dan tidak mangkir saat awal kerja pasca libur panjang lebaran.

"Sesuai instruksi kementerian, pemerintah tidak akan memberikan cuti setelah libur panjang, kecuali memang urgen, seperti sakit atau melahirkan. Jadi taatilah peraturan agar pelayanan terhadap masyarakat tidak terhambat," pungkasnya. (red)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts