Hasil Penghitungan Suara di TPS 3 Handayani, Paslon Nomor Urut 4 Unggul

PALI-- Proses penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 3 kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sudah selesai dilakukan KPPS. Dan dari hasil akhir penghitungan suara, pasangan calon nomor urut 4,yakni Dodi Giri unggul.

 

Proses pemilihan berjalan dengan aman, dimana TPS tersebut merupakan tempat Bupati PALI Ir Heri Amalindo MM serta ketua DPRD PALI Drs H Soemarjono dan kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) PALI, Asrohi menyalurkan hak pilihnya menentukan Gubernur dan wakil gubernur Sumatera Selatan periode 2018-2023.

 

Inilah hasil penghitungan suara di TPS 3 kelurahan Handayani Mulya dari ke empat pasangan calon. Paslon nomor 1 mendapat 91 suara, Paslon nomor urut 2 mendapat 27 suara, Paslon nomor urut 3 mendapat 41 suara, dan Paslon nomor 4 memdapat 164 suara. Sementara ada 3 surat suara yang tidak sah.

 

Dari pantauan media ini dibeberapa TPS, saat berita ini diturunkan masih melakukan penghitungan. (red/mrsd)
Share:

KPUD dan Petugas Pemungutan Suara Datangi RSUD PALI

PALI-- Pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) didatangi Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) PALI dan petugas pemungutan suara serta pengawas Pemilu.

Kedatangan panitia pemungutan suara tersebut tak lain adalah untuk menjemput bola terhadap pemilih yang tengah dirawat di rumah sakit tersebut untuk menyalurkan suaranya dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) provinsi Sumatera Selatan yang digelar secara serentak pada Rabu (27/6).

"Ada 34 pasien yang terdata sebagai pemilih,tetapi hanya ada 8 pasien yang menggunakan hak pilihnya, karena yang lain sudah pulang ke rumanya masing-masing. Selain pasien, keluarga pasien juga kita pinta untuk ikut mencoblos saat kita datangi ke RSUD," ungkap ketua KPUD PALI H Hasyim melalui Adella Rosita, Divisi SDM dan partisipasi masyarakat.

Bagi pemilih diluar TPS diwilayah RSUD PALI, dijelaskan Adella bisa menggunakan hak pilihnya dengan melampirkan formulir A5.

"Kalau yang berdomisili di dekat TPS rumah sakit, cukup memberikan formulir C6 KWK atau KTP elektroniknya. Tetapi diluar TPS harus ada formulir A5," terangnya.

Selain petugas pemungutan suara dan pengawas Pemilu, Adella juga mengatakan bahwa seluruh saksi dari empat Paslon peserta Pilgub juga dihadirkan.

"Untuk pengawas dari Panwaslu ikut serta dan dari para saksi juga kita ajak," imbuhnya seraya berharap Pilgub di PALI bisa berjalan sukses. (red)
Share:

Bupati PALI Nyoblos Di TPS 3 Handayani Mulya

PALI--Proses Pilkada serentak di 171 daerah di Indonesia dilangsungkan Rabu (27/6). Termasuk di provinsi Sumatera Selatan, yang bakal menentukan gubernur dan wakil gubernur periode 2018-2023.

Sejak pukul 08:00 WIB, pemilih di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mulai berdatangan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), tak terkecuali orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan.

Sejak pukul 07:30 WIB, Bupati PALI Ir Heri Amalindo MM didampingi sang Istri Hj Sri Kustina dan dua orang putranya telah datang ke TPS 3 kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi, dan di TPS itulah, Bupati beserta keluarga menyalurkan suaranya.

Sementara wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony dan keluarganya mencoblos di TPS 9 kelurahan Pasar Bhayangkara kecamatan Talang Ubi.


"Mudah-mudahan proses Pilkada serentak di Kabupaten PALI bisa berjalan lancar dan sukses," ungkap Bupati melalui Wabup, Rabu (27/6).

Wabup juga berpesan, siapapun yang terpilih nanti, seluruh masyarakat PALI bisa menerimanya.

"Ini kompetisi, jadi masyarakat harus menerima siapapun pasangan calon  yang terpilih," pesannya.

Pada Pilgub tahun ini, Wabup berharap tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten PALI tinggi.

"Sosialisasi sudah dilakukan panitia pemilihan diberbagai media dan setiap kesempatan, kami berharap partisipasi masyarakat tinggi dan masyarakat bisa memilih sesuai hati nuraninya. Perbedaan bukan menjadikan perpecahan, tapi ini adalah pesta demokrasi yang harus kita jaga dan sukseskan," harap Wabup.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) PALI H Hasyim menyebut bahwa pihaknya selain ada TPS untuk melakukan pemungutan suara, juga bakal menjemput bola terhadap pemilih yang tidak bisa mendatangi TPS.

"Seperti ada pemilih yang sakit, akan didatangi petugas ke rumahnya atau yang berada di rumah sakit, juga bakal dijemput bola. Tak terkecuali yang sedang ada dalam tahanan kepolisian, kita akan datangi juga," jelas H Hasyim didampingi Adella Rosita, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPUD PALI. (red/mrsd)
Share:

Jelang Pilgub, Ketua Dewan Himbau Warga PALI Tetap Jaga Persatuan

PALI-- Sehari jelang Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur (Pilgub) provinsi Sumatera Selatan, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Drs Soemarjono, menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di Bumi Serepat Serasan untuk menjaga persatuan serta memelihara iklim kondusif yang selama ini terjaga.

"Pilihan silahkan berbeda, tetapi kita tetap jaga persaudaraan dan persatuan. Sebab, Pemilu atau memilih kepala daerah termasuk Gubernur adalah pesta demokrasi yang terus dilaksanakan dalam lima tahun sekali," ucap Soemarjono, Selasa (26/7).

Yang terpenting kata Ketua DPRD PALI bahwa seluruh pemilih harus datang ke TPS untuk menyalurkan hak suaranya.

"Karena suara pemilih menentukan pemimpin kita kedepan. Jadi silahkan datang ke TPS. Apabila tidak menerima formulir C6 KWK, bawa saja KTP elektroniknya, sebab kalau sebagai pemilih tetap berhak," tambahnya.

Pasca pemilihan, Ketua DPRD berpesan kepada seluruh masyarakat bahwa siapapun pemenang Pilgub adalah pemimpin Sumsel kedepan, serta yang kalah harus menerima secara legowo.

"Yang menang jangan berlebihan merayakan kemenangannya, dan yang kalah harus legowo, jangan sampai nanti mengajak pendukungnya membuat kegaduhan. Sebab, pada arena pesta demokrasi, pasti ada yang kalah dan yang menang. Dan bagi masyarakat PALI, jangan terpancing apabila ada yang mengajak untuk melakukan tindakan yang sifatnya ingin memecah belah," pesannya. (red/mrsd)
Share:

Inspektorat PALI Himbau ASN Netral Jelang Pilgub

PALI-- Dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) provinsi Sumatera Selatan yang bakal digelar secara serentak besok (27/6), Inspektorat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), terus monitor dalam pelaksaan pesta demokrasi tersebut.

 

Hal itu dikatakan langsung kepala Inspektorat PALI, Husni Thamrin Ciknung, Selasa (26/6). Diakuinya saat ini untuk wilayah kabuapten PALI aman dan terkendali, belum ada laporan dari Panwaslu maupun masyrakat yang melaporkan adanya pegawai berstatus PNS yang tidak netral.

"Untuk saat ini masih aman, kegiatan Inspektorat tetap memantau proses Pilgub di PALI. Apabila ada temuan akan ketidaknetralan oknum ASN, maka silahkan laporkan ke kami," ungkap Husni Thamrin.

 

Dia berharap proses Pilgub berjalan lancar, dan dirinya menghimbau kepada seluruh ASN tetap netral sampai Pilgub usai.

 

"Menjaga netralitas harga mati bagi ASN ,untuk pilihan, sepenuhnya hak setiap pegawai," tandasnya. (red/mrsd)
Share:

437 KK di PALI Terima BSPS

PALI--Tahun 2018 ini, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia menyalurkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada 437 Kepala Keluarga (KK) yang ada di Bumi Serepat Serasan.

Kabar itu diungkapkan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Etty Murniaty melalui Ahmad Hidayat  Kabid Perumahan, Selasa (26/6).

Dikatakan Ahmad Hidayat bahwa BSPS merupakan bantuan langsung menggunakan APBN yang nantinya bakal diterima warga melalui rekeningnya masing-masing.

Tetapi sebelum menerima bantuan tersebut, dijelaskan Ahmad Hidayat terlebih dahulu, warga penerima membuat kontrak dengan toko bangunan, selanjutnya melakukan pemesanan. Kemudian setelah pengiriman material sampai kepada warga penerima dan lengkap sesuai pesanan, maka bantuan baru akan dikirim ke rekening bersangkutan.

"Seleksi pemerima program BSPS telah dilakukan beberapa tahap, seperti melakukan survei dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan. Dan tahun ini kita dapat 437 penerima, dan saat ini sebagian penerima sudah ada dalam tahapan pengiriman mateial," ungkap Ahmad Hidayat.

Ditambahkan Kabid Perumahan Dinas Perkim PALI bahwa jumlah penerima BSPS terdiri dari 73 penerima di Desa Suka Rame Kecamatan Penukal Utara, 175 penerima di Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi dan 89 penerima di Desa Curup Kecamatan Tanah Abang.

"Masing-masing penerima mendapat bantuan sebesar Rp 15 juta. Pencairan bantuan tersebut akan disalurkan dua tahap. Dan dari angka tersebut ada Rp 2,5 juta diperuntukkan biaya upah tukang," jelasnya.

Diharapkannya kepada seluruh masyarakat agar mengawasi bersama-sama pelaksanaan program tersebut.

"Kita hanya bertugas monitoring, dan program ini mari kita awasi bersama. Apabila ada temuan penyalahgunaan, maka silahkan laporkan ke kita. Karena sangsinya yang bersangkutan harus mengembalikan dana ke rekening negara atau melalui rekening penerima bersangkutan. Namun, apabila ada penerima menjual material, maka tindakan itu berurusan dengan hukum," tandasnya.

Saat ini diakui Ahmad Hidayat pihaknya terus mengajukan penerima BSPS dan diharapkan tahun ini juga penerima bisa bertambah. Sebab dari data yang dimiliki Dinas Perkim, rumah tidak layak huni di PALI ada 6.221, sementara yang sudah terealisasi sebanyak 1.143. Untuk sisanya, ditargetkan pihak Perkim selesai tiga tahun kedepan.

"Masih ada 5.078 rumah tidak layak huni, dan kami prediksi bakal rampung tiga tahun kedepan. Pasalnya, selain dari anggaran pemerintah, kami harapkan ada CSR perusahaan ikut andil dalam mengentaskan program rumah tidak layak huni menjadi layak huni," tukasnya. (red/mrsd)
Share:

Polres Prabumulih Berikan Pelayanan Optimal

PRABUMULIH - Kepolisian Resor Prabumulih  Polda Sumatera Selatan terus meneguhkan semangat dan komitmen seluruh jajarannya dalam mewujudkan reformasi birokrasi khususnya dalam pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, S.I.K., M.H mengatakan bahwa, salah satu upaya pencegahan tindak pidana korupsi adalah dengan cara mewujudkan Zona Integritas  menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)  sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi (RB) Nomor 52 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM Lingkungan Instansi Pemerintah.

”Upaya pembangunan Zona Integritas dimulai dengan adanya Komitmen bersama baik dari Pimpinan dan seluruh personel Polres Prabumulih dan terus berupaya meningkatkan pelayanan public melalui 3 pelayanan unggulan yaitu : pelayanan SKCK ( Surat Keterangan Catatan Kepolisian), pelayanan SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu), serta pelayanan SATPAS (Satuan Penyelenggara Adminstrasi SIM). Untuk menuju terbentuknya wilayah bebas dari korupsi, maka terlebih dahulu perlu dibangun zona integritas di lingkungan unit kerja/Satuan dan Fungsi. Zona integritas merupakan predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan wilayah bebas dari korupsi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Predikat tersebut diperoleh melalui beberapa tahapan dalam pembangunan zona integritas.

Dalam membangun zona integritas menuju terbentuknya wilayah bebas dari korupsi, Polres Prabumulih sendiri memiliki motto ” Wujudkan Impian Menjadi Kenyataan ” ujar Kapolres AKBP Tito.

Kapolres Prabumulih menyatakan bahwa pihaknya harus optimis mampu untuk membuat Polres Prabumulih menyandang Predikat Zona Integritas, menurutnya hal ini didasari dari kegigihan dan kerja keras personel Polres Prabumulih yang ditunjukan dalam hal membenahi sistem pelayanan, memaksimalkan kinerja dan membuat terobosan / inovasi dalam menyajikan pelayanan kepada masyarakat secara bersama – sama dan optimal, dengan kesiapan unit kerja satuan dan Fungsi maupun Polsek jajaran Polres Prabumulih pihaknya Optimis bahwa Polres Prabumulih bisa meraih predikat Zona Integritas

“Disinilah tantangannya, bagaimana Polres Prabumulih dan jajaran bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Jelas syaratnya, jelas waktunya, termasuk biayanya , sehingga ada kepastian yang jelas bagi masyarakat” jelas Kapolres Prabumulih (bio/sn01)
Share:

Lantik DPC ABPEDNAS, Bupati Berikan Pesan Ini..

PALI--Dewan Pengurus Cabang Asosiasi Badan Pemusyawaratan Desa Nasional (DPC ABPEDNAS) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) resmi dilantik oleh Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM, Senin (25/6) di gedung Orkes Komplek Pertamina Pendopo.

Pelantikan tersebut dihadiri wakil ketua DPRD PALI Darmadi Suhaimi, ketua DPD ABPEDNAS provinsi Sumatera Selatan Junaidi, sejumlah kepala OPD dan FKPD dilingkugan Pemkab PALI.

Junaidi, ketua DPD ABPEDNAS provinsi Sumatera Selatan mengajak seluruh anggota Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) diseluruh Bumi Serepat Serasan agar memandang kedepan.

Dan Juniadi menyarankan jangan melihat kebelakang, apabila sebelumnya tidak pernah diajak, maka kedepan BPD diharapkannya bisa bersinergi dengan kepala desa untuk bersama-sama membangun desanya masing-masing.

"Inilah momen yang bagus untuk mensinergikan antara BPD dan Kepala Desa (Kades) untuk menata kelola desanya masing-masing. Karena berawal dari desa yang kuat negara pun pasti kuat," ajak Junaidi.

Sementara Bupati PALI, memberikan pesan agar BPD serta Kades bersinergi dalam membangun desanya. Sebab fungsi BPD adalah membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa dan melakukan pengawasan kinerja kepala desa.

"BPD jangan membuat gaduh desa, begitupun kepala desa agar menggunakan Dana Desa sesuai ketentuan yang ada. Jadi intinya BPD dan Kades harus bersinergi membangun desa, dan apabila ada masalah, silahkan selesaikan dengan musyawarah sesuai namanya badan permusyawaratan," pesan Bupati. (red/mrsd)
Share:

Masa Tenang Pilgub, Satpol-PP PALI dan Panwaslu Sapu Rata APK

PALI-- Alat Peraga Kampenye (APK) yang seharusnya tidak terpampang lagi saat masa tenang usai tahapan kampenye habis dibersihkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) PALI serta Panwascam.

Pembersihan APK dilakukan serentak di lima kecamatan tanpa terkecuali. Sebab, saat masa tenang tidak diperbolehkan lagi adanya kegiatan maupun alat peraga yang sengaja dipasang oleh peserta Pilkada.

"Kita hanya membantu Panwaslu dalam membersihkan APK, karena kita ketahui bahwa Pilgub tiga hari lagi bakal digelar, serta saat ini, tahapan kampanye sudah usai dan memasuki masa tenang dimulai sejak tanggal 24-26 Juni 2018," ujar Zulkopli, Plt Satpol-PP PALI.

Dikatakan Zulkopli, bahwa pihaknya telah menugaskan seluruh anggotanya sejak Minggu (24/6), yakni saat masa tenang dimulai untuk membersihkan APK, kecuali di Posko pemenangan Paslon peserta Pilgub.

"Kita bagi tugas untuk membersihkan APK di seluruh kecamatan. Dan dari hasil kegiatan itu, puluhan APK yang terpampang di pinggir jalan sudah kita lepaskan," jelas Zulkopli.

Sementara itu, Ketua Panwaslu PALI Idris SE melalui anggotanya Basrul, menyatakan bahwa Panwaslu PALI telah memberikan surat edaran kepada seluruh tim sukses pasangan calon agar melepas semua APK maupun atribut kampanye pasca tahapan kampanye.

"Kita telah lakukan touring atau patroli keliling ke semua kecamatan, untuk memastikan APK telah bersih. Selama patroli keliling, kita juga melepas APK atau atribut lainnya yang masih terpasang," ucap Basrul.

Basrul juga menghimbau kepada seluruh Timses maupun relawan Paslon peserta Pilgub agar dengan suka rela melepas APK serta tidak mengadakan kegiatan yang sifatnya mengajak pemilih untuk mendukung kandidatnya.

"Kalau ada ditemukan kegiatan terselubung yang isinya mengajak pemilih untuk mendukung salahsatu Paslon, maka kami akan tindak tegas," tandasnya. (red)
Share:

Aka Cholik Ajak Pemilih di PALI Jangan Golput

PALI--Pesta demokrasi di provinsi Sumatera Selatan dalam memilih calon Gubernur dan Wakil Gubernur tinggal menghitung hari, bahkan saat ini, tahapan Pilgub dalam masa tenang, karena tahapan kampanye telah berlalu.

Pilgub yang bakal digelar secara serentak pada Rabu (27/6) mendatang, diharapkan sejumlah pihak bisa sukses terlaksana dengan angka partisipasi pemilih bisa maksimal.

Seperti disuarakan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui wakil ketuanya, Aka Cholik Darlin.

Politisi muda asal Kecamatan Tanah Abang tersebut menghimbau masyarakat pemilih ikut mensukseskan gelaran Pilkada tersebut untuk memilih pemimpin provinsi Sumatera Selatan diperiode berikutnya.

"Kami yang bermitra dengan KPU berharap banyak agar masyarakat PALI yang terdaftar jadi pemilih untuk datang ke TPS masing-masing," ajak Aka Cholik, Senin (25/6).

Untuk pilihan dikatakan Aka Cholik diserahkan sepenuhnya kepada para pemilih, karena selaku mitra dengan KPU, dirinya ingin proses Pilgub tidak mengalami hambatan.

"Silahkan pilih pasangan calon yang sesuai dengan hati nurani, salurkan suara di TPS, karena suara anda menentukan nasib provinsi Sumsel kedepan," ujarnya.

Ditambahkan Aka Cholik, bahwa Komisi I akan terus memantau proses Pilgub di Kabupaten PALI saat masa tenang dan pada hari pemilihan.

"Kami akan terus pantau, dan informasinya, logistik sudah didistribusikan. Artinya, Pilgub tinggal pelaksanaannya saja, dan berharap seluruh pemilih sudah menerima surat undangan atau formulir C6 KWK, serta bagi yang belum menerima, tetap datang ke TPS,serta jangan sampai Golput," tukasnya.(red/mrsd)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts