Wujudkan Wilayah Bebas Korupsi, Kapolres Prabumulih Siap Copot Bagi Yang Melanggar

PRABUMULIH – Polres Prabumulih saat ini tengah menerapkan Zona Intregritas di wilayah hukumnya. Bahkan Kapolres AKBP Tito Travolta pun mengingatkan personelnya untuk tidak menerima setiap pemberian dalam bentuk apapun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita bersama seluruh anggota telah berkomitmen untuk tidak korupsi dan ini terus ditekankan kepada seluruh anggota, Polres Prabumulih saat ini masuk zona integritas wilayah bebas korupsi sehingga harus betul-betul bebas. Jika masih ada anggota yang coba-coba maka yang bersangkutan tidak cocok di Polres Prabumulih. Artinya siap siap kita pindahkan,” tegasnya saat dibincangi di ruang kerjanya, Senin (2/7/2018).

Menurut Tito, pihaknya tidak main-main dalam memberikan sanksi terhadap anggota yang masih melakukan pungli, meminta uang atau menerima uang sebagai imbalan administrasi atau tanda terimakasih dari masyarakat dalam melakukan pengurusan atau pengamanan pelayanan.

“Setiap hari kita ingatkan dan kita tekankan, jika masih ada anggota yang melakukan tentu semua yang dibangun selama ini akan runtuh semuanya. Tentu hal itu tidak boleh terjadi dan kita tidak mau main-main,” tegas Tito.

Kapolres berharap kerjasama baik dari masyarakat yang selama ini berpikiran memberikan tanda terimakasih atau imbalan berbentuk apapun, mulai saat ini hingga kedepan harus dihilangkan.

“Tidak ada imbalan terimakasih atau apa, masyarakat harus mendukung juga upaya Polres Prabumulih ini. Jangan urus SKCK atau SIM malah memberi petugas uang terimakasih, anggota juga tidak boleh menerima, semua pelayanan sudah ada tarif resminya dan petugas sudah ada gaji,” jelasnya.

Lebih lanjut Tito menyampaikan kepada lapisan masyarakat agar bersama untuk mengawal Polres Prabumulih agar mendapatkan predikat ZI tersebut, meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mencegah terjadinya korupsi dilingkungan Polres Prabumulih.

“Pengaduan terhadap kualitas pelayanan, masyarakat tentu bisa menghubungi langsung ke nomor telpon dan nomor pesan singkat (SMS) sekaligus nomor WA pelayanan petugas yang siap melayani masyarakat langsung ke 081389110110. Sedangkan untuk Call Centre terkait kejadian dan situasi darurat langsung hubungi ke 110 dari handphone yang akan terhubung ke Polres kita ini,” tandasnya.

Kapolres juga menambahkan, saat ini jajarannya tengah mempersiapkan tiga program lainnya yang bakal menjadi program unggulan di Polres Prabumulih. "Belum bisa kita bocorkan, saat ini tengah merancang SOP nya. Dan dalam waktu dekat akan segera kita launching," tukasnya.

Seperti diketahui, saat ini Polres Prabumulih tengah melakukan pembenanah dan meningkatkan pelayanan kepada masyaraka. Guna menjadikan Polres Prabumulih sebagai zona integritas wilayah bebas korupsi. (old/sn01)0
Share:

Hanya Gegara Batas Lahan, Dua Sekarat Dua Masuk Bui

PALI--Polsek Penukal Abab berhasil membekuk dua pria yang masih ada hubungan darah, yakni bapak dan anaknya. Tersangka dimaksud adalah Burnawi (46) bersama anaknya Dapitri (28), warga Desa Mangku Negara, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Kedua tersangka ini ditangkap lantaran melakukan pengeroyokan terhadap tetangganya sendiri hingga sekarat.

Penangkapan tersebut berlangsung, Minggu (1/7) sekitar pukul 16.00 WIB, setelah melakukan pengeroyokan terhadap korban Eli (50) dan anaknya Heru (30) hingga mengalami beberapa luka bacok di bagian kepala atas dan pundaknya yang menyebabkan darah mengucur dari arah lukanya.

Kejadian itu berawal antara pelaku Burnawi dan korban Eli cekcok mulut, lantaran sama-sama saling klaim patok tanah tempat tinggalnya, yang membuat korban Eli naik pitam dan memukul kepala pelaku Burnawi dengan menggunakan kayu.

Anak pelaku Dapitri, yang melihat kejadian tersebut didepanya, langsung mengambil senjata tajam jenis parang lalu membacok bagian kepala dan pundak korban. Anak korban Heru yang melihat orang tuanya sudah bersimbah darah, mencoba membantu.

Namun, dirinya keburu dibacok oleh pelaku Burnawi yang ternyata sudah mengambil parang lainya didalam rumahnya. Sehingga membuatnya ikut tersungkur. Melihat kondisi kedua korban sudah bersimbah darah, membuatnya langsung kabur menuju bidan desa setempat untuk mendapatkan perawatan lalu ditangkap.

Kapolsek Penukal Abab Iptu Acep YS, melalui Kanit Reskrim Ipda Muhammad Arafah mengatakan, bahwa pihaknya mengamankan kedua pelaku tanpa perlawanan. Saat ini pihaknya sedang mencari barang bukti dua bilah parang yang digunakan pelaku, diduga disembunyikan oleh keluarga pelaku.

"Kedua pelaku sudah kita amankan. Saat ini kita sedang mencari barang bukti sajam yang digunakan. Sedangkan kedua korban, sedang menjalani perawatan, akibat luka bacok yang cukup serius dialaminya dibagian kepala dan pundak," jelasnya.

Sementara, pelaku Burnawi mengaku, bahwa dirinya bersama anaknya melakukan pembacokan tersebut karena emosi setelah korban Eli terlebih dahulu melakukan pemukulan terhadap dirinya.

"Keluarga Eli memang kelewatan. Patok pembatas lahan malah digeser Eli. Dari itu saya kesal dan menanyakan masalah itu baik-baik. Tapi justru malah saya dipukul olehnya dengan menggunakan balok kayu pak. Lalu anak saya ikut emosi dan membacoknya," katanya. (red/mrsd)
Share:

KPUD PALI Sosialisasikan Tahapan Pencalonan Anggota DPRD

PALI-- Sosialisasi tahapan pencalonan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten/Kota dalam Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Senin (2/7) di hotel Nurthania Pendopo, Kecamatan Talang Ubi.

Kegiatan tersebut dibuka Bupati PALI melalui Staff ahli, Muhammad Husni diikuti Ketua KPUD PALI H Hasyim serta seluruh anggota komisioner KPUD dan dihadiri seluruh pimpinan atau pengurus Partai politik peserta Pemilu juga beberapa kepala FKPD dilingkungan Pemkab PALI.

Adella Rosita, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPUD PALI menyebutkan bahwa tujuan tersebut adalah untuk mensosilisasikan kepada masyarakat tentang tahapan dan syarat pencalonan anggota DPRD Kabupaten/kota pada Pemilu tahun 2019.

Sementara ketua KPUD PALI menjelaskan bahwa pelaksanaan Pemilu merupakan tugas KPU selaku penyelenggara untuk mensukseskannya salahsatunya mensosilisasikan tahapan-tahapannya.

Kali ini sosialisasi tahapan Pemilu, yakni tahapan pencalonan anggota DPRD kabupaten/kota.

"Berharap nanti sampai tahap pemilihan tidak ada kendala yang berarti," ucap Ketua KPUD PALI.

Dikataknya bahwa telah dilangsungkan beberapa hari lalu pemilihan gubernur dan wakil gubernur provinsi Sumsel yang digelar secara serentak. Pada Pilgub lalu, proses pemilihan dari tahapan sampai pelaksanaan di Kabupaten PALI berlangsung aman dan damai.

"Alhamdulillah Pilgub telah berlangsung kondusif, ini cermin Kabupaten PALI yang cinta menjaga persatuan. Kesuksesan Pilgub yang telah digelar di PALI juga berkat kerjasama semua pihak, termasuk dari Panwaslu serta stakehoder lainnya. Dan mudah-mudahan, pada Pemilu 2019 mendatang bisa sukses seperti Pilgub," harapnya.

Ditempat sama, Bupati PALI diwakili staff Ahli, Muhammad Husni menyatakan bahwa selaku pemerintah mengapresiasi kepada KPU yang telah menyelenggarakan Pilgub dengan baik.

Diketahui bahwa PALI merupakan DOB yang perlu percepatan pembangunan. Untuk itu Staf Ahli beharap kerjasama semua pihak termasuk partai politik untuk bersama-sama membangun PALI.

"Pelaksanaan Pemilu 2019 kami harapkan bisa berjalan dengan baik dan stabilitas yang saat ini tercipta bisa tetap terjaga. Mari kita awasi bersama Pemilu ini dari mulai tahapan sampai pelaksanaan agar berjalan sukses, aman dan damai," pesannya. (red/mrsd)
Share:

Lomba Menulis Essai II, Pemenang Bakal Keliling Eropa

PALI-- Grand final lomba menulis essai II tingkat SMA/SMK mahasiswa se-kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) digelar Minggu (1/7) di hotel Nurthania Pendopo Talang Ubi. Gelaran grand final tersebut merupakan puncak lomba menulis essai yang sebelumnya telah melalui beberapa rangkaian lomba.

Lomba tersebut dalam rangka hari jadi ke-5 tahun kabupaten PALI dengan mengusung tiga tema yakni 'Sudut pandangku terhadap perilaku masyarakat Kabupaten PALI, konsep pembangunan lingkungan untuk kabupaten PALI cemerlang serta kabupaten PALI cemerlang dan kearifan lokal tak hilang'.

Dimana awal dibuka perlombaan, peserta berjumlah 91 peserta dari tingkat SLTA,sementara dari mahasiswa ada 14  peserta.

"Saat ini sudah didapatkan 25 peserta yang telah lolos proses perlombaan, terdiri dari 10 finalis dari mahasiswa dan 15 finalis dari tingkat SLTA," ungkap Irwansyah ketua pelaksana kegiatan tersebut.

Untuk hadiah utama dikatakan Irwansyah masih sama dengan lomba menulis essai pertama, yakni berkeliling ke eropa.

Selain itu, Irwansyah juga menjelaskan bahwa Lomba menulis tahap kedua tersebut telah dilaksanakan sejak April 2018 hingga Juni 2018, dengan tahapan menyeleksi sebanyak 10 tulisan esai terbaik tingkat mahasiswa dan 15 tulisan terbaik ditingkat pelajar.

"Hadiah utama sendiri sama dengan kegiatan pada sebelumnya, yaitu berkesempatan keliling benua Eropa untuk juara pertama. Jadi ada dua orang peserta yang berkesempatan untuk berkeliling benua Eropa, satu peserta tingkat Mahasiswa dan satu peserta tingkat Pelajar. Selain itu, untuk seluruh peserta akan mendapatkan piangam dan uang pembinaan." tambahnya.

Sementara itu, Bupati PALI Heri Amalindo yang menutup langsung kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sebagai langkah pembangunan karakter dan literasi generasi yang ada di Bumi Serepat Serasan.

"Literasi pembangunan pendidikan adalah salahsatu penunjang kemajuan suatu daerah, dengan demikian adanya lomba menulis esai ini akan menciptakan karakter generasi penerus yang cerdas dan kreatif. Dengan lomba menulis esai makan akan menimbulkan niat untuk membaca, barulah mereka dapat menulis." jelas Bupati, seraya menutup kegiatan tersebut dan membagikan hadiah pada para pemenang.

Selain sebagai ajang untuk mengasah kemampuan menulis, sebagai pemerintah, kami juga dapat mengetahui kondisi yang terjadi di setiap sudut kabupaten, dengan demikian kami dapat mengetahui apa yang dibutuhkn oleh masyarakat.

"Kami mengucapkan selamat kepada para pemenang yang berhasil menjadi yang terbaik. Selain itu kami juga mengingatkan kepada seluruh generasi muda kabupaten PALI yang belum berhasil untuk mencoba dan mencoba lagi, sebagai pemuda yang memiliki semangat."  imbuhnya

Selain itu Bupati menjajikan bahwa kegiatan ini akan terus berkesinambungan, dan akan berkoordinasi dengan pihak lainnya bagaimana untuk peningkatan kedepannya, dan bagaiman materi yang akan di lombakan sebagai peningkatan mutu

"InsyaAllah pada peringatan sumpah Pemuda nanti sebagai kegiatan ke tiga dan Desember 2018 sebagai kegiatan yang ke empat dan Febuari 2019 sebagai kegiatan ke lima, dan terus nantinya akan kita laksanakan." tutupnya.

Salahsatu pemenang yang berhasil keluar sebagai yang terbaik dan mendapatkan kesempatan berkeliling benua Eropa di tingkat mahasiswa, yakni Ariska yang tercatat sebagai mahasiswa politeknik Sriwijaya jurusan tehnik kimia, menuliskan bahwa dirinya berharap dalam tulisannya kabupaten PALI sebagai kabupaten produksi.

"Intinya dalam tulisan esai yang saya buat adalah setiap desa dikabupaten PALI memiliki produk atau ciri khas tersendiri, dengan demikian kabupaten PALI dapat menjadi kabupaten yang Produktif." pungkasnya

Adapun pemenang lomba menulis essai II adalah:

Juara

1. Rian Sanjaya, SMK N Sumsel

2. Meisin Neli Elinda, SMA N 1 Talang ubi

3. Felig, SMA N 1 Talang ubi

Harapan

1. Rinda Anggra, SMA N 1 Tanah Abang

2. Nurul Rahmadina, SMA YKPP

3. Anisa Fitri, SMK Sumsel

Tingkat Mahasiwa

Juara

1. Ariska, Politek Sriwijaya Palembang

2. Wahyu Dwi, UPI Bandung

3. Meli Asmadeti, Unsri Palembang

Harapan

1. Pildi, Unsri Palembang

2. Ica Sintia, Unsri Palembang

3. Arian sanjaya, Unsri Palembang.(red/mrsd)
Share:

Tes Calistung Tak Diwajibkan Daftar Masuk SD



Foto:: Kamriadi ,Kadisdik PALI

 

PALI-- Memasuki ajaran baru, Dinas Pendidikan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menghimbau kepada seluruh Sekolah Dasar agar tidak mewajibkan calon siswanya untuk melampirkan ijazah TK atau PAUD serta melakukan tes baca tulis dan hitung (Calistung) saat mendaftar.

Sebab, ijazah TK maupun PAUD bahkan tes Calistung bukanlah syarat utama untuk masuk SD, karena syarat utama masuk SD adalah usia, dimana usia minimal masuk SD adalah 5,6 tahun.

"Kami himbau seluruh calon siswa SD yang mendaftar disuatu sekolah harus diterima semua, apabila umurnya sudah memenuhi syarat," ucap Kamriadi, Kepala Disdik PALI.

Tidak mewajibkan ijazah TK atau PAUD untuk masuk SD bukanlah mengesampingkan sekolah tingkat usia dini tersebut, tetapi dijelaskan Kamriadi bahwa masih adanya desa-desa pelosok yang belum memiliki TK atau PAUD.

"Bagi yang telah ada ijazah TK atau PAUD itu lebih bagus, dan kami sarankan juga kepada orang tua untuk mendidik anaknya masuk PAUD terlebih dahulu ketika usia anak menginjak 4-5 tahun apabila dilingkungannya sudah berdiri sekolah usia dini itu. Tetapi bagi yang jaraknya jauh atau belum ada TK, silahkan daftarkan langsung ke SD terdekat kalau anaknya telah berusia 5,6 tahun," jelasnya.

Karena dikatakan Kamriadi bahwa tahun 2018 ini, pihaknya menginginkan semua anak yang telah berusia 5,6-7 tahun bersekolah semua. Dan diakui Kamriadi  bahwa kepala daerah PALI yakni Bupati sangat peduli dengan dunia pendidikan di Kabupaten PALI. Sebab, selain mendorong pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, Pemkab juga berupaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pengajar non PNS dengan memberikan tunjangan transport serta pemberian THR.

"Jadi kita tidak ingin dengar ada anak tidak sekolah, serta tenaga pengajar juga diperhatikan oleh pemerintah," tukasnya.(red/mrsd)
Share:

KPUD PALI Keluarkan Pengumuman Pengajuan Balon DPRD, Begini Penjelasannya..

PALI-- Baru saja selesai menggelar Pemilihan Gubernur dan wakil gubernur provinsi Sumatera Selatan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali mensosialisasikan Pemilu Legislatif (Pileg) 2019. Tak terkecuali KPU Daerah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Terhitung 1 Juli 2018, KPUD PALI mengumumkan pengajuan Bakal Calon (Balon) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam Pemilu 2019 mendatang.

Pengumuman tersebut dikeluarkan berdasarkan ketentuan undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu serta memperhatikan peraturan KPU nomor 5 tahun 2018 tentang perubahan peraturan KPU nomor 7 tahun 2017 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan Pemilu tahun 2019 serta peraturan KPU nomor 20 tahun 2018 tentang pencalonan anggota DPR, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota.

Pengumuman tersebut dijelaskan Ketua KPUD PALI, H Hasyim melalui Adella Rosita Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat bahwa waktu ketentuan pengajuan bakal calon dilaksanakan selama 14 hari mulai 4-17 juli waktunya dari hari pertama sampai hari ke 13 adalah mulai pukul 08:00-16:00 WIB, sedangkan hari terakhir pengajuan adalah mulai pukul 08:00-24:00 WIB.

"Tempatnya langsung di kantor KPUD PALI Jalan Merdeka KM 9 Talang Kelapa Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi," jelas Adella, Minggu (1/7).

Dijabarkan Adella bahwa ketentuan pengajuan bakal calon oleh partai politik  dilakukan satu kali pada masa pengajuan serta Parpol wajib memasukan data pengajuan bakal calon dan data bakal calon serta mengunggah dokumen persyaratan pengajuan bakal calon dan dokumen bakal calon kedalam Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

Adapun syarat pengajuan bakal calon dipaparkan Adella adalah diajukan oleh pimpinan Parpol atau kepengurusan yang sah sesuai tingkatannya, jumlah bakal calon paling banyak 100 persen dari jumlah kursi yang ditetapkan disetiap  Dapil, disusun dalam daftar bakal calon yang wajib memuat keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen disetiap Dapil, disetiap tiga orang bakal calon pada susunan daftar calon wajib terdapat paling sedikit ada satu orang bakal calon perempuan.

"Bakal calon anggota DPRD adalah WNI yang telah memenuhi persyaratan antara lain telah berumur 21 tahun terhitung ditetapkan DCT, bertaqwa kepada Tuhan YME, bertempat tinggal di wilayah NKRI, dapat berbicara, membaca dan menulis dalam bahasa Indonesia, berpendidikan paling rendah SMA atau sederajat, setia pada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka tunggal ika, tidak pernah sebagai terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum  yang diancam pidana penjara selama 5 tahun atau lebih," beber Adella.

Syarat lain bakal calon DPRD adalah bukan mantan terpidana bandar  narkoba, kejahatan seksual terhadap anak atau korupsi. Juga diterangkan Adella adalah harus sehat jasmani dan rohani, terbebas dari pengaruh narkoba, serta terpenting terdaftar sebagai pemilih.

"Bersedia bekerja penuh waktu, bersedia mengundurkan diri dari jabatan gubernur, Bupati/walikota, atau Wabu/Wawako, kepala desa atau perangkat desa yang mencakup unsur staf yang membantu kepala desa dalam menentukan penyusunan kebijakan dan koordinasi yang diwadahi sekretariat desa, ASN, TNI, Polri, direksi atau komisaris BUMN, BUMD, Bumdes, atau badan lain yang bersumber dari anggaran negara," tukasnya.

Untuk lebih jelasnya, diungkapkan Adella bahwa waktu persyaratan lain pengajuan bakal calon DPRD bisa diakses melalui infopemilu.kpu.go.id

"Atau datang ke kantor KPUD PALI untuk memperoleh informasi lengkap melalui helpdesk terpadu KPUD PALI," pungkasnya. (red/mrsd)
Share:

Patroli Udara Rutin, BPBD Ingin Wujudkan PALI Zero Hotspot dan Sukseskan Asean Games

PALI-- Mencegah adanya kebakaran hutan dan lahan atau Karhutlah di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PALI lalukakan patroli udara secara rutin menggunakan pesawat helikopter milik BPBD provinsi Sumatera Selatan.

"Meski curah hujan masih terjadi, tetapi kami tak ingin kecolongan. Ada panas sedikit, bisa saja masyarakat ada yang masih nekat membakar lahannya saat membuka ladang baru," ungkap Junaidi Anuar, kepala BPBD PALI, saat hendak lakukan patroli udara, Jumat (29/6).

Junaidi mengakui bahwa kegiatan tersebut juga dilakukan untuk mensukseskan even internasional yang bakal digelar pada Agustus mendatang yang dilaksanakan di Palembang dan Jakarta.

"Asean Games harus sukses termasuk bebas asap yang diakibatkan adanya kebakaran lahan atau hutan. Kita lakukan patroli rutin karena daerah kita termasuk daerah rawan Karhutlah," tukasnya.

Apabila saat patroli udara ditemukan adanya Karhutlah yang disebabkan kesengajaan, maka ditegaskan Junaidi pihaknya akan melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.


"Kalau ada Karhutlah saat patroli, maka kita akan lakukan shok terapi dengan cara mengitari lokasi pembakaran dan meminta warga yang membakar agar secepatnya memadamkan api supaya jangan menyebar luas. Namun kalau membandel, maka kami akan laporkan ke pihak berwajib," jelasnya.

Namun kalau ada Karhutlah yang arealnya cukup luas serta medan sulit dijangkau, Junaidi bakal meminta BPBD provinsi untuk mengirim pesawat water boom.

"Ada dua pesawat helikopter patroli yang siap berkeliling setiap hari memantau Karhutlah, dan ada satu pesawat water boom untuk padamkan api apabila ada arealnya luas dan sudah membahayakan. Intinya, kita lakukan ini agar PALI khususnya dan Sumsel pada umumnya menuju Zero hotspot," tandasnya seraya mengajak masyarakat agar menghindari pembakaran lahan, karena sangsi cukup berat, yakni denda Rp 3 miliar yang terbukti dengan sengaja membakar hutan lahannya saat membuka ladang atau perkebunan. (red/mrsd)
Share:

Pleno Rekapitulasi Hasil Pilgub Sumsel di Talang Ubi Digelar

PALI-- Rekapitulasi hasil pemilihan Gubernur dan wakil gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan kecamatan Talang Ubi dilakukan Jumat (29/6) di gedung Serbaguna Pendopo.

Sebanyak 129 kotak suara dari 129 TPS di kecamatan Talang Ubi sudah diterima Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Penghitungan hasil Pilgub tersebut dikawal ketat anggota kepolisian dan disaksikan anggota Panwaslu, saksi dari masing-masing Paslon peserta Pilgub serta PPS dari seluruh desa dan kelurahan yang ada dalam wilayah Kecamatan Talang Ubi.

"Alhamdulillah, setelah kita sama-sama melaksanakan pemilihan pada 27 Juni yang lalu, hari ini kita lakukan rapat pleno rekapitulasi hasil pemungutan suara Pilgub kecamatan Talang Ubi. Sebelumnya diketahui bahwa empat kecamatan lain telah melakukan rekapitulasi dimasing-masing kecamatan," ungkap H Hasyim ketua KPUD PALI didampingi Santosa, anggota komisioner KPUD saat membuka rapat pleno.

Setelah rapat pleno rekapitulasi tingkat kecamatan dilaksanakan, dikatakan H Hasyim akan dilaksanakan tahapan selanjutnya.

"Rapat pleno rekapitulasi tingkat kabupaten insyaallah setelah semua kecamatan selesai, kita akan gelar, waktu pelaksanaannya kalau tidak ada kendala pada 4 Juli," tukasnya.

Diakui H Hasyim bahwa pelaksanaan Pilgub di PALI berjalan lancar. "Mudah-mudahan kondusif sampai proses Pilgub selesai," harapnya.

Ditambahkan Santosa, bahwa untuk hasil akhir Pilgub di Kabupaten PALI  pihaknya belum bisa memberikan keterangan, sebab harus menunggu rapat pleno tingkat Kabupaten.

"Kita tunggu saja nanti setelah rapat pleno KPUD PALI, kalau saat ini masih tahap rekapitulasi tingkat kecamatan. Dan di Kecamatan Talang Ubi saja, diperkirakan selesai sore nanti bahkan sampai besok," terang Santosa. (red/mrsd)
Share:

Pj Wako Prabumulih Tinjau Pelaksanaan Pilkada di Prabumulih

Penjabat (Pj) Walikota Prabumulih H.Richard Chahyadi, AP, MS.i bersama unsur Muspida tinjau pesta demokrasi dengan turut memantau jalannya pemilihan dibeberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Kota Prabumulih, rabu (27/6/18)

Dari beberapa kunjungan yang dilakukan oleh Pjs Walikota Prabumulih yakni mengunjungi TPS 06 yang berada di Kelurahan Cambai, TPS 02 di Kelurahan Sindur dan TPS 010 yang berada di Jalan Lingkar.



Lalu rombongan kembali bergerak dengan mengunjungi TPS 24 dan 25 di Perumnas Prabu Indah yang berada dikawasan Kelurahan Gunung Ibul, dan TPS 10 Kelurahan Muntang Tapus dan terakhir mengunjungi TPS 05 Kelurahan Payuputat yang berada diujung barat kota Prabumulih.

“Kita lihat tadi antusias warga sangat tinggi dan rata-rata pelaksanaanya aman dan lancar,” ungkap Richard



Dirinya menambahkan partisipasi masyarakat Prabumulih yang memilih dalam Pilkada tahun ini sangat tinggi yakni sekitar 70% dan dirinya berharap akan terus meningkat ditahun berikutnya.

Dalam Pilkada tahun ini juga tampak terlihat unsur Muspida Kota Prabumulih yang ikut memantau jalannya Pilkada serentak yakni Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutahuruk, SIK, MH dan Ketua DPRD Kota Prabumulih H.Ahmad Palo, SE yang ikut memberikan hak suaranya di tempat pemungutan suara.



Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak diseluruh Indonesia tahun ini banyak menarik perhatian masyarakat, dari data Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat setidaknya sekitar 115 Kabupaten, 39 Kota dan 17 Provinsi seindonesia ikut berpartisipasi dalam Pilkada Serentak Tahun 2018

Dari beberapa Kota yang ikut pesta demokrasi serentak itu Kota Prabumulih menjadi salah satu Kota yang ikut dalam meriahnya demokrasi politik di Indonesia, menariknya lagi Kota Prabumulih Sumatera Selatan hanya memiliki Calon tunggal untuk memperebutkan tiket Walikota dan Wakil Walikota Prabumulih.(adv/sn01)
Share:

Rekapitulasi Hasil Pilgub Sumsel di PALI Tingkat Kecamatan Mulai Dilaksanakan

PALI-- Empat kecamatan dalam wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Kamis (28/6) mulai lakukan perekapan hasil pemilihan gubernur dan wakil gubernur provinsi Sumatera Selatan periode 2018-2023.

Pantauan media ini dibeberapa kecamatan, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) serta PPS disaksikan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan saksi empat Pasangan Calon (Paslon) peserta Pilgub dalam pengawalan ketat kepolisian dibantu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) PALI tengah melakukan rekapitulasi hasil Pilgub yang telah digelar secara serentak pada Rabu (27/6).

"Hanya kecamatan Talang Ubi yang belum menggelar rekapitulasi, tetapi rencananya pada Jumat (29/6) kecamatan Talang Ubi akan melalukan perekapan," ungkap Ketua KPUD PALI, H Hasyim melalui Adi Candra, salahsatu anggota komisioner KPUD PALI saat melakukan pemantauan perekapan hasil Pilgub di Kecamatan Tanah Abang, Kamis (28/6).

Dijelaskannya ke empat kecamatan tersebut adalah Tanah Abang, Abab, Penukal dan Penukal Utara. Namun, untuk hasil rekapan, Adi Candra mengatakan bahwa pihaknya belum bisa merilis sebelum ada rapat pleno KPUD.

"Hasil pastinya tunggu saja setelah rapat pleno, karena ketentuannya seperti itu. Rapat pleno KPUD rencananya bakal digelar tanggal 4-6 Juli," jelas Adi Candra.

Diakui Adi Candra bahwa secera keseluruhan, pelaksanaan Pilgub di Kabupaten PALI terlaksana aman dan kondusif.

"Alhamdulillah berjalan sukses, dan keadaan ini bisa berlangsung sampai rapat pleno KPUD dalam merekapitulasi hasil Pilgub tingkat kabupaten," harapnya. (red/mrsd)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts