Siap Siap, 45 Ribu Pelanggan PLN Bakal Kebagian Hadiah

MUARA ENIM -- Bersiap siaplah bagi pelanggan PLN di Wilayah Muara Enim, Pasalnya, dari 45 ribu pelanggan listrik pra bayar ada empat pelanggan beruntung yang akan mendapatkan hadiah kompor listrik dari PLN.

Manager PT PLN Rayon Muara Enim, Randhy Kusriansyah mengatakan, pemberian hadiah ini sebagai bentuk penghargaan kepada pelanggan dan salah satu cara untuk memberikan pengertian kepada masyarakat untuk bijak dalam menggubakan listrik.

“Dan sekaligus juga ini sebagai bentuk perayaan hari listrik nasional yang jatuh pada tanggal 27 Oktober nanti. Dan kami harap, dengan adanya hadiah hadiah lainnya juga tang nanti kami berikan bisa menambah kesadaran masyarakat dalam membayar tagihan,” ujarnya, Senin (10/9).

Sebagai persyaratan penerima hadiah yang nantinya akan diubdi adalah, pelanggan yang membayar tagihan bulanannya dengan tertib dibawah tanggal 10 pada bulan Septemtember dan Oktober untuk termin pertama.

“Sedangkan pada termin ke dua pelanggan yang membayar dibawah tanggal 10 bulan November dan Desember. Selain hadiah kompor, kita juga memneyediakan hadiah hadiah menariknya bagi pelanggan,” tambah Randy.

Diterangan Randy, sistem pembayaran yang ada di PLN nanti akan membaca secara otomatis pelanggan pelanggan yang telah melunasi tagihannya di bawah tanggal 10 dan selanjutnya akan diadakan pengundian.

“Kami harapkan kesadaran pembayaran tagihan bagi pelanggan akan semakin membaik meskipun saat ini dalam catatan yang kami miliki tidak banyak pelanggan yang menunggak atau denda karena keterlambatan pembayaran,” pungkasnya.
Share:

Warga Pawai Obor 1 Muharram

MUARA ENIM -- Meski Pemkab Muara Enim tidak membuat acara khusus dalam menyambut tahu baru Hijriyah 1 Muharram 1440 H, sebagaimana penyambutan pergantian tahun baru masehi. Namun masyarakat Muara Enim membuat acara sendiri sendiri untuk memeriahkan penyambutan pergantian tahun baru Islam tersebut.

Acara yang digelar masyarakat tersebut ada yang melakukan dengan cara pawai ta’aruf dengan membawa obor dan ada juga dengan mengadakan ceramah di masjid masjid. Itu semua dilakukan masyarakat, agar pergantian tahun baru Islam tersebut benar benar dirasakan masyarakat.

Pawai ta’aruf dengan membawa obor itu dilakukan masyarakat Desa Tegal Rejo, Kecamatan Lawang Kidul, Muara Enim. Ratusan masyarakat dengan menggunakan kostum busana muslim mengadakan pawai dengan berjalan kaki menelusuri sejumlah ruas jalan protokol yang ada di dalam kawasan kota Tanjung Enim, Kecamatan Kawang Kidul.

Pada pawai tersebut, mereka menggelar berbagai kesenian yang bernuasa islami seperti rebana. Suasana pawai tersebut benar benar meriah dan mendapat simpatik dari masyarakat.

Pawai serupa juga dilakukan jemaah masjid Al-Amin dan masyarakat Kelurahan Pasar I Pelitasari. Ratusan jemaah berama masyarakat bergabung melakukan pawai ta’aruf dengan membawa obor. Pawai tersebut juga diiikuti Lurah Pasar Satu, Miptasari.

Mereka pawai dengan cara berjalan kaki menelusuri sejumlah ruas jalan dalam Kota Muara Enim. Pawai yang digelar tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat Kota Muara Enim.

Sementara itu, jemaah masjid Al-Ikhlas RT-03 Kelurahan Pasar 1 Pelitasari juga mengadakan acara penyambutan 1 Muharam. Jemaah ini tidak melakukan pawai, tetapi mengadakan tausiah. Bertindak sebagai penceramah pada acara tersebut ustadz Angga (Imam Masjid Agung).
Share:

Gunawan Ditangkap Polisi, Ini Penyebabnya..

PALI -- Gunawan alias Gun (34) warga Talang Pipa Kelurahan Talang Ubi Barat Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dibekuk tim elang Reskrim Polsek Talang Ubi karena diduga sebagai pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) yang menimpa korbannya bernam Leopaska, seorang karyawan swasta yang menghuni mess PT Santika Kelurahan Talang Ubi Timur.

Pelaku Gun ditangkap pada Sabtu (8/9) sekitar pukul 14.10 WIB saat pelaku ini berada di rumahnya setelah polisi melalukan penyelidikan atas dasar laporan korbannya dengan bukti LP / B / 180 / VIII / 2018 / SUMSEL / RES M ENIM / SEK TL UBI, tanggal 09 Agustus 2018

Dijelaskan Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono bahwa kejadian tersebut bermula pada Kamis 9 Agustus 2018 lalu sekira pukul 04.00 WIB saat korban sedang tidur di Mess tersebut.

Setelah pagi hari saat korban bangun dari tidurnya, korban melihat handphone miliknya yang di letakkan di kamar samping korban tidur ternyata sudah hilang,atas kejadian tersebut korban melaporkan ke Polsek Talang Ubi.

"Berdasarkan laporan tersebut Tim Elang Polsek Talang Ubi langsung melakukan penyelidikan terhadap pelaku, dan dari hasil penyelidikan di ketahui pelakunya adalah Gun," ungkap Kapolres melalui Kanit Reskrim Polsek Talang Ubi Ipda Nasron Junaidi, Minggu (9/9).

Setelah diketahui identitas pelaku, dikatakan Nasron bahwa Tim Elang mencari keberadaan pelaku.

"Mendapat informasi bahwa pelaku Gun sedang berada di rumahnya, Tim elang langsung menuju ke TKP kemudian melakukan penangkapan terhdap pelaku bersama dengan barang buktinya berupa handphone," tukasnya.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawah ke Polsek Talang Ubi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Adapun barang bukti yang ikut diamankan dijelaskan Nasron berupa satu unit handphone merk Apple Iphone 7, satu unit handphone merk Apple IPhone 5 dan satu unit handphone jenis Ipad merk Apple.

"Pelaku kita kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan penjara diatas 7 tahun," tandasnya.(red)
Share:

Tabrak Mobil Pengangkut Bambu, Wadanyon Armed Martapura Tewas

MUARA ENIM -- Kejadian naas terjadi di Jalan Umum Desa Menanti dusun 3 Kecamatan Lubay Kabupaten Muara Enim, Kamis (6/9) malam sekitar pukul 23.30 wib. Kecelakaan berat yang terjadi mengakibatkan Wadanyon Armed Martapura, Mayor Ardi meninggal di tempat.

Peristiwa mengenaskan ini terjadi saat mobil yang ditumpangi oleh Wadanyon Armed, Mayor Ardi beserta anak dan istrinya akan menuju ke Prabumulih dari arah Baturaja menggunakan mobil dinas Mitshubishi Triton no.reg dinas 7348-II TNI batalion Armed 15 yang dikemudikan oleh Pratu Kuncoro.

Setiba di Tkp takni jalan lurus dan dekat pemukiman penduduk, ada Mobil Truck dengan nomor polisi BG.8074.VA bermuatan Bambu yang dikemudikan oleh Yesi Candra yang  sedang berhenti di lajur kiri badan jalan dari arah yang sama.

Diduga pengemudi Mobil  Mitsubhisi Triton berjalan dengan kecepatan tinggi dan kurang Konsenterasi sehingga tidak memperhatikan Mobil Truck yang bermuatan Bambu sedang berhenti dibadan jalan. Akibatnya Mobil Triton menabrak bagian belakang Muatan Bambu di mobil truk.

Akibat tabrakan yang tidak terhindarkan tersebut, mengakibatkan penumpang Mobil Triton mengalami luka-luka yakni sang sopir, serta penumpang di kursi belakang yang langsung dilarikan ke RS Belimbing dan penumpang di sisi sopir yakni wadanyon Mayor Ardi meninggal dunia di tempat.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juono, melalui Kasat Lantas AKP Adik Listiyono saat dihubungi membenarkan adanya lakalantas di jalan lintas Kecamatan Lubay antara kendaraan Dinas Armed dan truk pengangkut bambu.

“Saat ini, kita sudah melakukan oleh tempat kejadian perkara. Memibta keterangan dari saksi saksi di sekitar lokasi serta mengamankan barang bukti ke Polsek Lubay. Dan korban luka sudah di bawa ke RS Belimbing dan korban tewas sudah di rujuk ke RS Charitas Palembang,” ujar Kasat.

Dalam kecelakaan kali ini, kerugian yang ditaksir sekitar Rp 15 juta. Dan tindakan selanjutnya petugas menduga kecelakaan diakibatkan sopir mobil dinas Armed lalai dan tidak fokus dalam mengemudikan kendaraannya.(WN)
Share:

Bandar Kampung Tak Berkutik Diciduk Petugas

MUARA ENIM --Berakhir sudah petualangan Indawan (34) pengedar ganja kelas kampung ini. Kesempatanya mengumpulkan uang dari para pelangganya dibsekitar rumah harus berakhir usai dirinya ditangkap pihak kepolisian.

Peristiwa penangkapan tersangka warga jalan Pramuka gg Waspada Kelurahan Pasar II Muara Enim yang sehari harinya merupakan buruh lepas ini terjadi pada Kamis (6/9) sekitar pukul 23.00 wib.

Petugas Restik Polres Muara Enim melakukan penangkapan terhadap tersangka ini berdasarkan laporan dari masyarakat yang resah bahwa di sekitaran Jalan Pramuka Gang Waspada sering dipakai sebagai tempat transaksi narkoba jenis ganja.

Mendapat laporan tersebut, petugas langsung bergerak cepat dengan melakukan pengintaian dan penyelidikan untuk memastikan laporan yang diajukan oleh masyarakat. Benar saja, ysai melalukan pendekatan diliningkungan, perugas berhasil mengamankan tersangka.

Oleh petugas, tersangka yang sudah dipastikan berada di rumah, ditangkap dirumahnya petugas di rumahnya saat sedang membungkus paket paket kecil narkoba jenis ganja yang akan di edarkannya.

Dari penagkapan terhadap tersangka, didapati setidaknya 63 paket kecil ganja siap edar dan satu gulungan ganja yang masih belum di paket paket dengan berat bruto sekitar 1,5 kilogram.

Selanjutnya, usai mengamankan tersangka, petugas langsung mengadakan pengembangan menanyakan sumber ganja yang diperoleh tersangaka. Dari pengembangan diketahui bahwa ganja didapat tersangka dari DPO bernama Aji tetangganya sendiri.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juono didampingi Kabagops Kompol Irwan Andespa, saat dikonfirmasi, Jumat (7/9) membenarka adanya penangkapan tersangka atas nama Indawan warga Jalan Pramuka atas kepemilikan ganja seberat 1,5 kilogram.

“Saat ini petugas sudah mengamankan tersangka untuk dimintai keterangan dan pengembangan serta petugas sudah mengamankan barang bukti. Dan saat ini tersangka sudah kita amankan di mapolres,” pungkasnya.(WN)
Share:

DPPPA Sumsel Bantu Kelompok Wanita di PALI, Ini Harapannya...

PALI--. Kelompok Usaha Wanita Prima Desa Tempirai Selatan Kecamatan Penukal Utara terima bantuan peralatan usaha dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Sumatera Selatan.

Bantuan tersebut diberikan langsung kepala DPPPA Sumsel Hj Susna Sudarti sebagai upaya peningkatan usaha dan sebagai bentuk upaya pemberdayaan perempuan yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan keluarga dibidang ekonomi.

Dijelaskan kepala DPPPA provinsi Sumsel melalui Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) PALI, Yenni Nopriani bahwa program tersebut merupakan salah satu dari program unggulan kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak RI yang meliputi 'Three Ends'.

"Yang pertama akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, kedua akhiri perdagangan orang dan ketiga akhiri kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan," ungkap Yenni Nopriani, Kamis (6/9).

Batuan tersebut dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender disemua aspek kehidupan. "Yang dibantu adalah kelompok usaha wanita, ini sengaja dilakukan dalam pengarusutamaan gender di kabupaten PALI. Bantuan ini juga diharapkan akan jadi penyemangat kelompok wanita di desa Tempirai Selatan untuk menopang ekonomi keluarganya," urainya.

Semakin maju dan meningkat setiap usaha wanita menjadi keinginan pemerintah.

"Kita akan terus bina dan dorong peningkatan setiap usaha yang dikelola kelompok wanita, terlebih alat produksi seperti alat pembuatan sirup rosela dan peralatan lainnya telah dibantu provinsi," pungkasnya.

Perlu diketahui bahwa pengarusutamaan gender atau disingkat PUG adalah strategi yang dilakukan secara rasional dan sistimatis untuk mencapai dan mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam sejumlah aspek kehidupan manusia (rumah tangga, masyarakat dan negara), melalui kebijakan dan program yang memperhatikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan dan permasalahan perempuan dan laki-laki ke dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi dari seluruh kebijakan dan program diberbagai bidang kehidupan dan pembangunan.(red)
Share:

Terjaring Razia , Pria ini Kedapatan Simpan Sabu

"Foto : Pelaku Supriadi warga mangga besar diduga pemuja sabu"


PRABUMULIH, - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Prabumulih kembali mengamankan seorang pelaku panyalahgunaan barang haram narkotika, petugas menemukan satu paket sabu seberat 0,24 gram dan satu buah telepon genggam.

Guna membantu proses penyidikan pria yang diketahui bernama Supriyadi (28) warga RT 13 RW 06, Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Prabumulih Utara ini langsung digelandang ke kantor BNN Kota Prabumulih.

Informasi yang diperoleh, pria yang berprofesi sebagai buruh ini tak berkutik saat diamankan anggota seksi berantas di kawasan Jalan Raya Sungai Medang, Kelurahan Prabujaya tepatnya didepan kantor PDAM Kecamatan Prabumulih Timur, Selasa (4/9/2018) kemarin sekitar pukul 11.30 Wib.

Sementara itu Kepala BNN Kota Prabumulih Ibnu Mundzakir mengatakan, untuk sementara pelaku dan barang bukti masih diamankan diruang tahanan sementara BNNK Prabumulih.

"Masih kita periksa lebih lanjut, guna dilakukan pengembangan. Dan selanjutnya pelaku akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku," kata Ibnu, Rabu (5/9/2018).

Ibnu menjelaskan, paket sabu tersebut ditemukan petugas dari balik saku celana pelaku. "Hingga saat ini kami terus berupaya memberantas peredaran narkoba di Kota Prabumulih, mulai dari bandar, kurir hingga penyalahgunaan narkotika," ungkapnya.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 112 Junto Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan terancam maksimal 4 tahun kurungan penjara. (old/TAU)
Share:

Hewan Kaki Empat Harus Dikandangkan, Hiburan OT Juga Dibatasi, Begini Tujuannya

PALI--Memelihara ketertiban umum pemerintah kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) keluarkan dua Peraturan Bupati (Perbup),yakni Perbup nomor 28 Tahun 2018 tentang hewan ternak berkaki empat dan Perbup nomor 44 tahun 2018 tentang penyelenggaraan hiburan orgen tuggal, orkes band dan hiburan menggunakan musik elektronik.

"Hewan ternak yang berkeliaran sering menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas dan menyebabkan korban jiwa, akibat hewan yang berkeliaran juga sering terjadi perselisihan antara warga dan pemilik hewan. Oleh karena itulah Perbup ini dikeluarkan," jelas Plt Sekda PALI Syahron Nazil saat membuka sosialisasi Perda dan Perbup Kabupaten PALI, Kamis (6/9) di gedung Pesos Komplek Pertamina.

Selain menertibkan hewan liar, Perbup membatasi penyelenggaraan hiburan orgen tunggal juga dikeluarkan dalam menekan peredaran dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang serta narkoba.

"Mari bersama-sama bergandengan tangan untuk mendukung peraturan bupati ini dan mendukung pemberantasan narkoba. Tentunya timbulnya Perbup ini ada pro dan kontra, itu sesuatu yang wajar. Tetapi percayalah keputusan ini yang menjadi prioritas nasional itu dalam rangka melindungi anak cucu kita, apalagi remaja saat ini sangat rentan terhadap pengaruh narkoba," imbuhnya.

Sementara itu, Zulkopli, Plt kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten PALI yang menjadi penyelenggara kegiatan tersebut menerangkan bahwa tujuan sosialisasi tersebut adalah mewujudkan masyarakat taat hukum menuju PALI Cemerlang juga menginginkan generasi yang sehat.

"Sering kita laksanakan kegiatan penertiban hiburan orgen tunggal. Dalam hal ini, pemerintah tidak melarang menggelar hiburan orgen tunggal atau sejenisnya, tetapi yang perlu dipatuhi adalah waktu penyelenggaraannya jangan sampai melebihi batas izin yang telah dikeluarkan kepolisian," urai Zulkopli.

Dia juga menegaskan bahwa pihaknya akan menegakan Perbup yang telah dikeluarkan. "Sangsi jelas telah tertuang pada isi Perbup tersebut apabila dengan sengaja dilanggar, jadi kami berharap kerjasama seluruh elemen masyarakat agar Perbup pembatasan hiburan orgen tunggal ini bisa diterapkan guna melindungi generasi penerus kita dari ancaman narkoba, serta Perbup binatang berkaki empat untuk meningkatkan ketertiban umum," tandasnya.

Pada kesempatan itu juga, Pemkab PALI melalui Sekda memberikan penghargaan terhadap anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlimmas) yang telah mengabdi selama lebih dari 15 tahun.(red)
Share:

Siapa Yang Melihat Pasti Iba, Hermanyanto TigaTahun Tengkurap Gegara Jatuh dari Pohon Petai

PALI--.Hermanyanto (38) warga Karang Anyar Kelurahan Pasar Bhayangkara Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kondisinya saat ini hanya bisa tengkurap karena selain mengalami kelumpuhan, bagian tulang bawah pinggangnya luka membusuk akibat jatuh dari atas pohon petai.

Kelumpuhan yang dialami Hermanyanto telah berlangsung lebih dari tiga tahun, dan meski telah diobati dengan berbagai cara, tetapi sakit yang dideritanya tidak kunjung sembuh.

"Kejadian sudah lebih dari tiga tahun, saat itu aku jatuh dengan posisi duduk diatas ketinggian lebih kurang 15 meter. Saat kejadian, aku sendirian memanjat pohon tanpa mengajak teman, sehingga tidak ada orang yang mengetahuinya. Ketika jatuh, badan aku tidak dapat lagi digerakan, membuat aku bertahan semalaman di lokasi kejadian sampai pagi harinya istri aku menemukan aku," terang Hermanyanto, Kamis (6/9).

Sejak kejadian itu, dirinya mengaku telah berobat ke rumah sakit dan bantuan pemerintah kabupaten PALI sering dia dapatkan. Tetapi saat pulang dari rumah sakit dan diarahkan dokter untuk kontrol dan berobat jalan, dirinya kesulitan karena kondisinya lumpuh.

"Menuju rumah sakit memang tidak begitu jauh, tetapi karena kondisi lumpuh dan akses rumah kami hanya bisa dilalui sepeda motor, jadi aku hanya diam di rumah karena tidak mau merepotkan orang lain apabila harus berobat jalan," tukasnya.

Selama Hermanyanto sakit, tulang punggung keluarganya diambil alih sang istri, yang hanya menjadi buruh nyadap karet untuk menghidupi keluarga dan tiga orang anaknya.

"Tidak ada pilihan lain pak, aku harus menghidupi keluarga dengan menyadap karet. Sepulang menyadap aku rawat suami aku dan memberikan obat seadanya, sebab kalau dirawat lama di rumah sakit, selain harus ditunggu yang tentunya butuh biaya juga aku tidak bisa mencarikan nafkah," ungkap Ema (33) istri Hermanyanto saat ditanyai media ini.

Sementara itu, dr H Muzakir, kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI yang ikut melihat kondisi Hermanyanto menjelaskan bahwa apabila pasien dan keluarga pasien mau dirawat di rumah sakit, seluruh biaya perobatan ditanggung pemerintah.

Hanya saja, kendala yang membuat keluarga keberatan adalah saat menunggu pasien. Tetapi saat ini diakui dr Muzakir, pihaknya telah menyiapkan rumah singgah bagi keluarga pasien, baik itu di Kabupaten PALI sendiri maupun di kota Palembang, Prabumulih dan Muara Enim yang lokasinya dekat dengan rumah sakit.

"Pemerintah biayayai pengobatan pasien ini. Tetapi dari hasil diagnosa, untuk luka dibagian punggang dan kaki pasien bisa disembuhkan namun perlu perawatan intensif. Namun untuk lumpahnya, tipis harapan untuk sembuh," terang dr Muzakir.(red)
Share:

Numpuk Pinggir Jalan, Aroma Sampah Merebak

PALI-- Warga Jalan Baru Kelurahan Talang Ubi Utara Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengeluhkan tumpukan sampah dipinggir jalan yang sengaja dibuang warga akibat tidak adanya bak penampungan sampah maupun tempat pembuangan sampah.

Bau menyengat yang timbul karena aroma tak sedap tentu saja sangat mengganggu warga terlebih tumpukan sampah tersebut tak jauh dari pemukiman. Belum lagi serbuan lalat yang mengerumuni tumpukan sampah itu, dimana tentunya sebagian lalat tersebut juga banyak yang datangi ke pemukiman.

"Sebenarnya sampah ini dibuang warga bukan dari wilayah kami, tetapi dari wilayah tetangga karena tidak ada penampungan sampah. Kondisi ini sudah lebih dari satu tahun yang tentunya mengganggu kami karena rumah kami cukup dekat dengan tumpukan sampah ini," ungkap Ayik, salahsatu warga Jalan Baru, Rabu (5/9).

Dirinya menyebut bahwa bukan salah warga yang membuang sampah sembarangan, tetapi akibat tidak adanya sarana untuk menampung sampah.

"Kami berharap ada solusi dari pemerintah mengatasi ini, sebab bau dan lalat menjadi ancaman bagi kesehatan kami," tukasnya.

Dikatakan juga Ari, pengendara sepeda motor yang melintas disekitar tumpukan sampah bahwa selain bau juga merusak keindahan lingkungan, terlebih lagi, tumpukan sampah persis didepan bangunan sekolah.

"Untuk itu kami meminta instansi terkait agar menyediakan tempat penampungan sampah kemudian mengangkutnya ke tempat pembuangan akhir, agar warga tidak membuang sampah dipinggir jalan," harap Ari.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) PALI, Yuhairuddin berjanji bakal menuntaskan permasalahan itu.

"Kita akan segera perintahkan kepala bidang ini untuk kelokasi agar mengupayakan menuntaskan masalah itu," tandasnya.(red)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts