Wisata Religi Sampai Live di TV, Jamaah Majelis Ta'lim Asal PALI Ini Ingin Nambah Wawasan

PALI - Kembangkan wawasan serta memperdalam keimanan, 40 orang jamaah Majelis Ta'lim Raudatunnisa, Desa Babat Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bertolak ke Jakarta untuk lakukan wisata religi ke beberapa tempat di Ibukota.

Keberangkatan jamaah Majelis Ta'lim Desa Babat itu sejak Sabtu (17/11) kemudian direncanakan akan kembali lagi ke Desa Babat pada Rabu (21/11). Bahkan, puncak kegiatan tersebut, rombongan yang berangkat melalui travel and tour Al-Dhaifullah Betung Abab pembina Ernawati SKM. M.Kes lakukan siaran langsung di acara Islam itu Indah di Trans Tv pada Senin Subuh (19/11).

"Kita kunjungi dan melakukan ibadah di Masjid Kubah Emas, Masjid istiqlal, Masjid At-tiin, TMII, Tugu Monas dan terakhir live di Trans Tv pada acara Islam itu indah," ujar Samsiah Arka, kepala rombongan.

Untuk biaya, diakui Samsiah merupakan biaya sendiri, tetapi ada juga bantuan dari Bupati PALI. " Rp 1.800/orang, biaya tersebut termasuk makan dan penginapan selama perjalanan dan kegiatan. Dari pak Bupati PALI juga ada bantuan uang saku," terangnya.

Sementara itu, Ernawati, pembina travel and tour Al-Dhaifullah mengatakan bahwa pihaknya selain sebagai jasa wisata, juga memfasilitasi kegiatan live di Trans TV. "Kita komitmen berikan pelayanan terbaik, dan wisata religi ini selain mengunjungi masjid-masjid bersejarah, juga kita koordinasi dengan pihak Trans TV untuk ikut siaran langsung di acara Islam itu indah, dan alhamdulillah, rombongan kita bisa," ucapnya.
Share:

Bupati Lepas 560 Linmas Untuk Dilatih Mental dan Disiplin di Pusdikkav Bandung

PALI - Sebanyak 560 anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) meninggalkan tanah kelahirannya menuju Bandung Provinsi Jawa Barat untuk dididik di Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikkav) Padalarang dalam program Pembinaan Mental dan Fisik (Bintalsik) dari Pemerintah Kabupaten PALI.

Keberangkatan ratusan anggota Linmas ini merupakan angkatan ke dua yang sebelumnya Pemkab PALI juga mengirim ratusan Linmas ke tempat yang sama. Pelepasan keberangkatan Linmas langsung dilakukan orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan, Ir Heri Amalindo disaksikan Ketua DPRD PALI Drs Soemarjono, sejumlah kepala OPD dan FKPD dilingkungan Pemkab PALI, Senin (19/11).



"Ini pelatihan mental, bukan untuk gagah gagahan. Tetapi untuk meningkatkan disiplin dan dari namanya satuan perlindungan masyarakat, dimana sebagai anggota perlindungan masyarakat harus mempunyai mental yang kuat," kata Bupati PALI.

Kalau kuat, ditambahkan Bupati bisa menunjang pembangunan. Sebab, bagaimana membangun apabila anggota Linmas lemah. "Kuat dan bersatu kunci pembangunan di daerah kita bisa tercapai," tukas Bupati.

Saat berada di Pusdikkav, Bupati berpesan kepada seluruh peserta Bintalsik agar menjaga nama baik Kabupaten PALI. "Jaga juga kesehatan, jaga kekompakan. Semoga ilmu yang didapat saat pelatihan bisa bermanfaat dan menjadi pengalaman bagi peserta," pesan Bupati.



Sementara itu, Zulkopli, Kepala Satpol.PP PALI mengemukakan bahwa angkatan pertama sebanyak 560 orang telah diberangkatkan ke Pusdikkav dan Pusdikpom Bandung, terdiri dari 100 orang anggota Satpol.PP dan 460 anggota Linmas pada April 2018 lalu.

"Kali ini kita akan berangkatkan lagi anggota Linmas yang belum berangkat pada tahap pertama," ungkap Zulkopli.

Bintalsik tersebut dijelaskan Zulkopli merupakan kegiatan yang perlu dikuasai anggota Linmas dan Satpol.PP, sebab Linmas merupakan ujung tombak terciptanya lingkungan yang kondusif, serta Satpol.PP bertugas dalam menegakan aturan Perbup serta mengawal Perda.



"Terlebih saat ini memasuki tahun politik, anggota Linmas kita harapkan mampu berperan menjaga lingkungannya agar tetap aman, nyaman dan kondusif," tukasnya.

Kegiatan Bintalsik tahap kedua, ditambahkan Zulkopli dilaksanakan selama 10 hari. "Berangkat tanggal 19 November dan pulang tanggal 28 November 2018. Dengan kegiatan ini, diharapkan bisa menambah wawasan peserta dan dengan pendidikan semi militer di Pusdikkav, menambah percaya diri seluruh anggota Linmas dalam menjalankan tugasnya," harap Zulkopli. (Adv/sn)
Share:

Pelajar SMA diduga Terseret Arus Sungai di Desa Baru Rambang

PRABUMULIH – Seorang pelajar SMA terseret air Sungai Rambang saat sedang bermain air bersama tiga belas rekannya di Desa Baru Rambang Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim, minggu (18/11/18) sekitar pukul 16.00 wib

Alif Alamanda Rosa (16) warga Kelurahan Prabumulih (Tikungan Padi Kota Prabumulih) diduga terseret derasnya air sungai rambang saat sedang mandi

Kejadian naas itu bermula saat 13 rombongan dari SMA Negeri 2 Prabumulih itu hendak mandi di sungai rambang di Desa Baru Rambang, menurut kesaksian teman korban Viki Alfareno (16) korban Alif saat itu kelelahan setelah lama berenang disungai

Viki mengatakan korban sempat minta pertolongan karena sudah kelelahan. Teman-temannya pun berusahan menolongnya dengan mencoba menggapai tangan Alif, namun karena arus air yang cukup deras korban pun terseret air sungai

Hingga berita ini diturunkan petugas bersama masyarakat setempat masih melakukan pencarian terhadap korban (sn).
Share:

Begini Kronologi Tenggelamnya Siswi SMP di PALI Saat Ikuti Kegiatan Pramuka

PALI -- Meninggalnya Rada Mangisti (13) siswi kelas 2 SMPN 4 Talang Ubi rupanya diduga akibat tidak bisa berenang saat mandi di Bendungan hulu sungai Batang Hari Siku yang letaknya tak jauh dari lokasi sekolah tersebut, saat korban usai mengikuti kegiatan Hiking pramuka. Hal tersebut diungkapkan Bagas (13) teman sekelas korban yang juga ikut kegiatan ekstra kurikuler sekolah tersebut pada Minggu (18/11).

"Setelah hiking, badan kami kotor, lalu kami dipersilahkan oleh pembina untuk membersihkan badan dan makan siang. Saat membersihkan badan, beberapa kawan ada yang mandi termasuk Rada persis di pintu bendungan yang airnya cukup deras. Posisi aku dan Rada cukup jauh, tetapi aku lihat dia terjun dari atas pintu bendungan," terang Bagas.

Namun, setelah beberapa lama, diakui Bagas, korban tidak keluar-keluar dari dalam air. Kemudian, Bagas menghampiri pembina pramuka memberitahukan bahwa korban terjun ke dalam air tetapi tidak kunjung kembali.

"Lalu pembina kami menyuruh siswa yang mandi untuk segera keluar dari sungai, lalu meminta tolong warga sekitar untuk membantu mencari Rada, dan setelah di selam, ternyata Rada berada di dalam air. Kemudian Rada diangkat keatas dan di bawa ke Bidan desa selanjutnya dibawa ke rumah sakit," tukasnya.
Share:

Ribuan Kontestan LIDA 2 Padati Gedung Kesenian Prabumulih

PRABUMULIH – Ribuan masyarakat Sumatera Selatan antusias ikuti audisi Liga Dangdut (LIDA) 2 yang diselenggarakan Indosiar salah satu televisi swasta nasional di Gedung Kesenian Rumah Dinas Walikota Prabumulih, Minggu (18/11).

Tercatat, sebanyak 1038 kontestan ambil bagian ikut audisi LIDA 2. Jumlah tersebut mengalami peningkatan signifikan sampai lima kali lipat jika dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya diikuti 200 orang kontestan saja.

Koordinator acara, Nawang Wulan mengatakan audisi LIDA 2 di Kota Prabumulih lebih meriah jika dibandingkan tahun sebelumnya. "Ini lebih antusias. Di Palembang gak sebanyak ini, lebih banyak di Prabumulih," Ujar Wulan.

Tercatat, 500 undangan yang disediakan panitia ludes dalam hitungan menit, bahkan panitia harus menyediakan 300 undangan tambahan guna menenuhi kebutuhan kontestan.

"Belum lagi yang daftar melalui WA (Whatsapp) dan Online, karena pendaftaran audisi kali ini juga masyarakat dikasih kemudahan, bisa daftar melalui aplikasi WA dan download secara online," ungkapnya.

Menurut Wulan, salah satu faktor meningkatnya jumlah kontestan audisi tahun ini terjadi karena adanya salah satu wakil Sumsel yang berhasil menjadi juara dalam kompetisi dangdut tersebut. "Jadi kalau ada perwakilan dari daerah yang jadi juara satu, dua atau tiga, disana pesertanya meningkat," terangnya.

Meskipun jumlah pendaftar audisi LIDA 2 mengalami peningkatan,  kata Wulan, namun proses audisi tetap akan diselesaikan dalam satu hari. "Karena besok kita harus pulang dan lakukan audisi di provinsi lainnya," katanya.

Wulan menjelaskan proses audisi LIDA di 34 provinsi di Indonesia tersebut harus selesai sampai akhir desember. "Januari itu kita sudah mulai on air, jadi harus selesai akhir Desember," jelasnya.

Disinggung mengenai Provinsi yang memiliki antusias tinggi dalam mengikuti audisi LIDA, Wulan menuturkan sejauh ini ada tiga wilayah dan salah satunya adalah Kota Prabumulih. "Kemarin itu Jambi, Kendari dan Prabumulih juga banyak," tambahnya.
Share:

Siswa SMP Tewas Tenggelam saat Pramuka!

PALI - Rada Mangisti (13) kelas 2 SMPN 4 Talang Ubi Warga Desa Persiapan Jerambah Besi Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) harus meregang nyawa saat ikuti kegiatan pramuka di sekolahnya lantaran tenggelam di Sungai Batang Hari Siku Desa Karta Dewa, Minggu (18/11) sekitar pukul 11.30 WIB.

Dari keterangan Dodi, pembina pramuka yang mendampingi kegiatan tersebut mengatakan bahwa dirinya mengetahui korban tenggelam dari siswa lainnya yang berteriak-teriak bahwa ada salahsatu siswa pramuka tenggelam.

"Kegiatan dimulai sekitar pukul 10.30 WIB. Dan sekitar pukul 11.00 WIB kegiatan selesai, kemudian siswa bersih-bersih dipinggir sungai. Posisi aku membina siswa laki-laki, dan yang perempuan ada pembina lain. Saat itu, posisi korban pertama kali aku ketahui sudah berada diatas, entah siapa yang pertama kali mengangkatnya, karena jarak antara siswa pramuka laki-laki dan perempuan cukup jauh," ungkap Dodi kepada media ini saat di ruang UGD RSUD PALI.

Kemudian ditambahkan Dodi, dirinya langsung memberikan pertolongan dengan menekan perut korban, tetapi korban tidak sadar-sadar. "Karena tak bergerak lagi, maka kami minta tolong warga sekitar untuk membawa korban ke rumah sakit," tukasnya.

Sementara itu, Hendra, ayah korban mengatakan bahwa anaknya pamit bersama kawan-kawannya untuk pergi ikuti kegiatan pramuka sekitar pukul 06.00 pagi menggunakan kendaraan jemputan sekolah. "Kami ketahui anak kami masuk ke sungai dari kepala desa yang dihubungi pihak sekolah. Yang kami sesalkan, kenapa pembina pramuka tidak mengetahui anak kami masuk sungai. Karena, melihat jasad anak kami, sepertinya sudah lama tenggelam, sebab, sekujur tubuhnya sudah membiru," ucapnya. sn
Share:

Lantaran Ini Andri Dibekuk Polsek Tanah Abang

PALI--Jajaran Polsek Tanah Abang berhasil meringkus Andri Kandra alias And (28) warga Dusun II Desa Raja Selatan kecamatan Tanah Abang kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) lantaran diduga telah melakukan penganiayaan terhadap Andi Saputri warga satu desa dengan pelaku yang masih terbilang tetangganya sendiri.

Pelaku And diringkus berdasarkan laporan korbannya dengan bukti LP / B / 65 / X /2018 / Sumsel/ Res ME / Sek Tanah Abang tgl 25 Oktober 2018.

"Kejadian itu bermula pada hari kamis tanggal 25 Oktober 2018 sekira pukul 19.00 WIB lalu, tepatnya di dapur rumah korban, saat itu korban sedang memasak, pelaku datang dengan istrinya hendak meminta uang arisan yang telah bubar sebanyak Rp. 1.500.000,- yang awalnya sebanyak Rp. 1.800.000,- dan telah di bayar korban sebanyak Rp. 300.000,- korban dan pelaku sudah pernah melakukan perjanjian di atas materai 6000, di rumah kepala Desa Raja Selatan, " ungkap Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono, melalui Kapolsek Tanah Abang AKP Sofyan Ardeni, SH.

Dijelaskan Kapolsek, pelaku naik pitam lantaran korban telah ingkar atau melewati batas waktu yang telah disepakati, dan pelaku nekat langsung memukul korban sebanyak tiga kali.

"Pelaku tersulut emosi dan langsung memukul korban, pelaku sempat di halangi oleh istrinya sebelum terjadi pemukulan. Selanjutnya pelaku di bawa oleh warga untuk di tenangkan namun pelaku kembali membawa senjata tajam jenis parang. Atas kejadian tersebut korban mengalami luka memar bercak merah kebiruan di bagian alis mata sebelah kiri," tambah Sofyan

Dari laporan korban tersebut, lanjut Kapolsek petugas berhasil mengetahui keberadaan pelaku yang sebelumnya bersembunyi, kemudian mengamankan pelaku saat perjalanan pulang hajatan pada Kamis 15 November 2018.

"Pelaku terlihat saat menghadiri sebuah acara hajatan di Desa Raja Selatan kecamatan Tanah Abang, saat itu kanit Reskrim polsek Tanah Abang mempersiapkan anggotanya dan langsung kita amankan tanpa perlawanan dari pelaku. Pelaku kita jerat dengan pasar 351 KUHP dengan ancaman tiga tahun penjara," tandasnya.(red)
Share:

Kota Prabumulih Tuan Rumah Menjaring Duta LIDA 2, Catat Hari dan Tanggalnya

PRABUMULIH -- Sebagai stasiun TV yang unggul dalam program talent search termasuk musik dangdut, Indosiar terus berupaya untuk memperluas khasanah musik dangdut ke penjuru negeri.

Tahun lalu Indosiar telah sukses menggelar ajang pencarian bakat terbesar “Liga Dangdut Indonesia (LIDA)” hingga memperoleh Piagam Penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia untuk program LIDA sebagai Program Pencarian Bakat dengan Peserta dari Provinsi Terbanyak.

Tahun ini Indosiar kembali akan menjaring duta-duta dangdut terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia dalam audisi “Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2”. Pekan ketujuh audisi LIDA 2 akan berlangsung di tiga provinsi yakni Papua Barat, Papua dan Sumatera Selatan. Audisi LIDA 2 Provinsi Sumatera Selatan diselenggarakan di Gedung Kesenian, Rumah Dinas Walikota Prabumulih, Jl. Jend. Sudirman KM. 6, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan pada hari Minggu, 18 November 2018.

Tahun ke-2 penyelenggaraan program Liga Dangdut Indonesia akan mempertemukan duta dangdut terbaik dari provinsi paling barat di Indonesia sampai paling timur. Mereka akan membawa beragam kekayaan budaya hingga mengenalkan kearifan lokal dari provinsi asalnya di panggung Liga Dangdut Indonesia 2.

“Melalui program Liga Dangdut Indonesia 2 ini Indosiar berharap dapat menjadi program yang inspiratif dan akan melahirkan Idola Indonesia dengan kualitas vokal dangdut terbaik hingga turut meramaikan industri hiburan tanah air ”, tutur Ekin Gabriel selaku VP - PSRD Division Head.

Calon peserta yang memiliki bakat menyanyi dangdut pria maupun wanita berusia 15 – 25 tahun dapat datang langsung ke lokasi audisi dengan membawa data diri beserta foto. Formulir pendaftaran dapat diambil langsung di lokasi audisi secara gratis. Calon peserta hanya diperbolehkan mengikuti audisi LIDA 2 di provinsi yang sesuai dengan keterangan di kartu identitas.

Selain itu Indosiar juga memberikan kemudahan kepada calon peserta untuk dapat mendaftarkan diri melalui Official Whatsapp LIDA 2 : 0821-2209-8667. Berbeda dengan LIDA tahun sebelumnya, LIDA 2 akan digelar semakin kompetitif dengan memilih Idola Indonesia yang mewakili seluruh provinsi.

Proses audisi di masing-masing provinsi, nantinya Indosiar akan membawa data dari 10 peserta terbaik ke Jakarta yang kemudian akan diseleksi kembali untuk memilih duta dangdut terbaik yang akan bersaing di panggung Liga Dangdut Indonesia 2.

Sebelumnya audisi LIDA 2 telah menyambangi Provinsi Jambi, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Banten, Maluku Utara, Kalimantan Selatan, Riau, Bali, Kalimantan Barat, DI Yogyakarta, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara dan masih akan terus berlanjut ke 14 provinsi di Indonesia lainnya.

Pekan depan Indosiar akan menyambangi Provinsi Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Utara pada hari Minggu, 25 November 2018. Ikuti audisi Liga Dangdut Indonesia 2 di Provinsi Anda! Gratis! (ril)
Share:

Cegah Konflik Sedini Mungkin, Ini Harapan Sekda PALI

PALI -- Sekda Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Syahron Nazil berharap kepada seluruh tim terpadu penanggulangan konflik sosial agar mengantisipasi sedini mungkin adanya isu-isu yang dapat membelah persatuan dan kesatuan serta dapat memicu konflik.

Harapan itu dikatakan Sekda Pali saat membuka rapat koordinasi dan evaluasi tim terpadu penanganan konflik sosial Kabupaten PALI, Jumat (16/11) di Ruang Rapat Kantor Bupati PALI.

"Melalui pertemuan ini kita dapat berbagi strategi apa saja isu yang berkembang ditengah-tengah masyarakat terlebih yang bisa mengganggu penyelenggaraan pemerintah maupun ketertiban masyarakat. Hal itulah yang harus dicegah sedini mungkin agar tidak meluas dan tidak terjadi gejolak," harap Sekda.

Apalagi saat ini menjelang Pemilu, diakui Sekda banyak isu-isu yang harus diantisipasi agar tidak terjadi konflik dan gesekan. Selain isu jelang Pemilu, isu lainnya di PALI yang tengah berkembang adalah narkoba. Untuk itu, pada kegiatan tersebut, dihadirkan kepala BNN Muara Enim dan PALI agar bisa saling tukar strategi dalam menangani isu narkoba.

"Isu lainnya adalah kerukunan antar umat beragama. Tetapi saat ini yang menjadi kritis bukan antar umat beragama tetapi justru konflik seagama. Juga konflik lahan, konflik limbah juga yang paling berbahaya adalah berita bohong atau hoax. Dari situlah, ada panggilan untuk kita agar kita menyampaikan berita yang benar," tukasnya.

Sementara itu, Dra Darmawi, kepala Kesbangpol Kabupaten PALI menjabarkan tujuan pelaksanaan rapat koordinasi dan evaluasi Tim terpadu penanganan konflik. Dimana rapat tersebut untuk melakukan pemetaan terhadap konflik atau gejolak dan penyelesaian konflik dengan mengantisipasi setiap ancaman, tantangan dan gangguan demi terciptanya atau mempertahankan keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Kegiatan tersebut juga dijelaskan Darmawi bertujuan memberikan pemahaman yang sama tentang tim terpadu juga memberikan pemahaman yang detail tentang tugas masing-masing instansi terkait dengan harapan terciptanya pemahaman mengenai tugas dan fungsi tim terpadu dan sekretariat komunitas intelijen daerah (Kominda).

"Serta tercapainya efektivitas dalam pelaksanaan tugas sesuai kebijakan yang berkaitan dengan deteksi dini peringatan dini terhadap ancaman stabilitas nasional di Kabupaten PALI," jabarnya.
Share:

Pria ini diringkus Polisi Gara gara Bola Lampu.Kenapa?

PRABUMULIH – Satres Narkoba Polres Prabumulih Pimpinan Kanit Idik 1 Ipda Sardinata, SH kembali berhasil mengungkap kasus penyalagunaan narkotika jenis sabu

Kali ini polisi berhasil mengamankan Wahyu Putra Pratama (23) warga Jalan Bukit Lebar Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih dikediamannya sekitar pukul 11.00 wib

Berawal dari beberapa laporan masyarakat petugas mengendus keberadaan pelaku penyalagunaan narkoba yang sering bertransaksi dan menggunakan narkoba dirumahnya

Petugas pun langsung melakukan penggeledahan dikediamannya disaksikan oleh RT.01 Kelurahan Majasari dan didapati sembilan kantung kecil narkotika berjenis sabu yang disimpan dan lampu neon

Hal tersebut terungkap ketika petugas sebelumnya tidak menemukan barang bukti cukup dibadan pelaku untuk menangkapnya, tak habis akal petugas menyisir tempat kecil dirumah tersangka, dan ditemukan lampu neon yang didalamnya berisi paketan sabu

Hal itu dilakukan tersangka untuk mengelabuhi petugas agar terhindar dari jerat hukum

Sementara itu, Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk, SIK.MM membenarkan kejadian tersebut

“benar palaku beserta barang bukti sabu seberat 1,62 gram dan sejumlah uang yang diduga hasil penjualan sabu ikut diamankan untuk proses penyidikan”tegas nya (bio/Tau)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts