Menjelang Hari Natal, Kebutuhan Pokok Mulai Merangkak Naik

PALI - Perayaan Natal dan pergantian tahun tinggal menunggu hitungan hari, seperti biasanya, apabila mendekati hari-hari besar atau liburan panjang harga kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan. Seperti terpantau di Pasar Inpres Pendopo Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), sejumlah pedagang mengaku ada beberapa jenis bahan pangan merangkak naik.

"Harga telur ayam kini kami jual Rp 24.000/kg, dimana minggu lalu hanya Rp 21.000/kg. Kami naikan harga karena sudah dari pemasoknya yang naik," ujar Mista, salahsatu pedagang di pasar Pendopo, Senin (17/12).

Selain telur, diakui Mista bahwa cabe dan sayuran juga mengalami hal sama. "Kalau cabe naik mungkin akibat cuaca yang saat ini cukup ekstrem. Cabe merah kami jual Rp 35.000/kg, sebelumnya hanya Rp 28.000-30.000/kg. Sayuran juga sama harganya terus merangkak," imbuhnya.

Kenaikan sejumlah bahan pokok tentunya dikeluhkan warga PALI, karena saat ini warga Bumi Serepat Serasan yang sebagian besar petani karet penghasilannya belum juga meningkat.

"Harga karet malah turun, tapi harga pangan kembali naik, ini tentu menyulitkan kami," keluh Herna, warga yang mengaku sebagai petani karet asal Talang Ubi.

Sawiran, petani karet lainnya meminta pemerintah melalui instansi terkait agar berupaya menekan harga kebutuhan pokok agar bisa dikendalikan.

"Antisipasi sejak dini seharusnya dilakukan, jangan sudah melonjak baru sibuk mencari solusinya. Yang kasihan masyarakat terutama petani karet, harga yang saat ini kembali turun ditambah guyuran hujan setiap hari menghancurkan getah yang telah disadap petani, diperparah harga pangan yang merangkak," sarannya
Share:

Sejenis Bunga Bangkai Tumbuh di PALI

PALI-- Secara tidak sengaja, bunga mirip bunga bangkai atau bunga rafflesia ditemukan Krismantio (28), di pekarangan rumah yang baru saja dibelinya di wilayah RT 04/RW 01 Sumberejo Kelurahan Talang Ubi Utara Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Minggu (16/12) saat dirinya dan keluarganya membersihkan lahan tersebut.

Sontak saja, temuan Kris sapaan pria tersebut mengundang banyak warga lainnya untuk melihat secara langsung bunga yang tengah mekar tersebut. Meski baunya tak sedap, tetapi tak mengurungkan niat warga sekitar untuk melihatnya, bahkan tak sedikit menghirup baunya lebih dekat kearah bunga tersebut.

"Mekarnya kami tidak tahu pasti, soalnya tanah ini kami baru beli dan rencananya orang tua kami yang akan membangun di lahan ini. Dan pas kami temukan sudah seperti ini saat bersih-bersih," ucap Kris, Minggu (16/12).

Karena bunga tersebut terlihat aneh, dikatakan Kris, kemudian dirinya memberitahukan keluarganya yang ikut bersih-bersih disekitar halaman tersebut.

"Lalu adik ipar kami memposting temuan kami di sosial media, dan rupanya langsung direspon warga sekitar dengan mendatangi lokasi bunga itu ditemukan," tukasnya.

Sementara itu, Deci warga sekitar yang penasaran melihat bunga langka tersebut mengaku baru pertama kali dilingkungannya tumbuh bunga seperti itu.

"Kalau setahu aku baru kali ini tumbuh bunga seperti ini dilingkungan kami. Setelah aku tahu dari kawan-kawan, lalu datangi ke lokasi untuk melihat dan foto-foto disekitar bunga yang baunya memang tak sedap tapi langka ini," katanya.(red)
Share:

Polsek Penukal Utara berhasil ringkus Bandar shabu

PALI - Jajaran Unit Reskrim Polsek Penukal Utara, berhasil meringkus bandar narkoba jenis sabu-sabu diwilayah hukumnya. Pelakunya, Erwin (22), warga Desa Tanding Marga, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Penangkapan tersebut berlangsung, Sabtu (15/12) sekitar pukul 17.00 WIB, di Jalan Raya Desa Kota Baru, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI. Berawal, saat petugas mendapatkan informasi bahwa akan melintas pembawa sabu antar kabupaten dilokasi kejadian.

Dengan cepat petugas langsung melakukan penghadangan dilokasi kejadian. Benar saja tak butuh waktu lama, pelaku Erwin yang mengendarai sepeda motor Honda CBR 150 warna merah loreng hijau hitam tanpa nopol melintas.

Dengan sigap petugas langsung menghentikan lajunya, setelah berhenti pengeledahan langsung dilakukan. lalu dilakukan pemeriksaan, disaku celana pelaku petugas menemukan sekantong paket sabu-sabu terbungkus plastik klip dibalut lakban hitam.

Sehingga dirinya tak mampu mengelak lagi, kemudian petugas langsung mengiringnya ke Mapolsek Penukal Utara, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, bersamaan barang bukti (BB) yang ditemukan.

Kapolsek Penukal Utara, Iptu Roni Hermawan SH mengatakan, bahwa penangkapan pelaku ini merupakan kepedulian masyarakat yang ingin memberantas mata rantai peredaran narkoba ditengah masyarakat.

"Pelaku sendiri akan kita jerat dengan pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009, dengan ancaman diatas tujuh tahun penjara. Saat ini kita terus lakukan pengembangan lebih lanjut," jelasnya.

Sementara, pelaku Erwin mengakui, bahwa barang haram tersebut merupakan miliknya yang hendak diedarkan. "Benar pak paket sabu itu punya saya dan hendak diedarkan di desa pak. Kalau narkoba ini saya ambil di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba,red)," katanya didepan petugas.
Share:

Lakukan Razia Pembawa Sajam Diamankan Polsek Talang Ubi dan Kendaraan Tak Bawa Surat Ditilang

PALI - Kedapatan membawa senjata tajam, Hermanto (43) warga Sumberejo Kelurahan Talang Ubi Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) diamankan jajaran Polsek Talang Ubi pada Sabtu malam (15/12) saat Polsek Talang Ubi menggelar razia Cipta Kondisi Kamtibmas.

Razia tersebut dipimpin langsung Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan Setiawan yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB didepan Markas Polsek Talang Ubi.

Selain mengamankan pembawa Sajam, Polsek Talang Ubi juga melakukan tilang STNK terhadap satu unit kendaraan roda empat serta tilang kendaraan terhadap 4 unit sepeda motor dan 2 unit kendaraan roda empat.

"Kita kerahkan 30 personil dan razia tersebut berdasarkan nomor Sprint/ 347 / XII / OPS / 1.3 / 2018," ujar Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan Setiawan, Minggu (16/12).

Pada razia tersebut, Kapolsek mengatakan bahwa pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi surat menyurat dan memberikan teguran bagi pengendara yang tidak menaati aturan berlalu lintas.

"Kita juga telah melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan angkutan barang, mobil pribadi dan mobil travel beserta memeriksa barang bawaan penumpang dan pengendara sepeda motor. Giat Razia/2-1 selesai dilaksanakan sekira pukul 22.00 Wib dan giat tersebut berjalan dengan keadaan aman dan lancar," tutupnya.
Share:

Tipu pemborong, Eko Masuk Sel Polsek Talang Ubi

PALI - Eko Prianto (37) warga Jalan Kemang Tanduk, Kecamatan Rambang Kapak Tengah Kota Prabumulih, ditangkap Jajaran Reskrim Polsek Talang Ubi lantaran diduga sebagai pelaku tindak pidana penipuan atau penggelapan terhadap korbannya Dedy (39) warga Dusun I,Desa Maju Jaya, Kecamatan Talang Ubi yang merupakan pemborong salahsatu proyek di Kabupaten PALI.

Pelaku berhasil diringkus pihak kepolisian pada Sabtu (14/12/2018) lalu sekitar pukul 15.00 WIB di sebuah cafe di kawasan Prabumulih tanpa perlawanan, dengan dasar LP/B/236/XII/2018/Sumsel/Resort Muara Enim/Sektor Talang Ubi, Tanggal 23 Nopember 2018, tentang penipuan-pasal 378 KUHP.

Dijelaskan Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan Setiawan bahwa kejadian itu bermula pada Rabu (7/11/2018) pelaku dan korban melakukan perjanjian kerja, yakni jual beli material batu, di Rumah Makan Masdi Solo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, dimana pelaku bermodus menyanggupi permintaan korbannya untuk menyediakan material berupa 250 kubik batu split dengan niilai Rp 86.250.000, dengan kesepakatan barang akan dikirim paling lama 5 hari setelah pembayaran lunas.

"Setelah korban merasa yakin dan percaya perkataan pelaku, kemudian korban melakukan pembayaran secara tunai dan transfer ke nomor rekening pelaku, setelah lima hari berlalu, pelaku belum juga memenuhi janji mengirimkan material sampai dengan saat ini. Ketika korban menanyakan terkait pesanannya, pelaku berusaha menghindar dan terkesan tidak bertanggung jawab," jelas Kapolsek, Minggu (16/12).

Selain itu Kapolsek juga menjelaskan bahwa, Saat korban merasa keberatan dan dirugikan sehingga melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Talang Ubi guna proses hukum lebih lanjut, pihaknya langsung melakukan lidik dan ditemukan 2 alat bukti serta mengidentifikasi pelaku.

"Setelah menerima Laporan tersebut, pihaknya melakukan penyelidikan dan penangkapan yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda M Arafah SH beserta Anggota Reskrim disalahsatu Cafe di kota Prabumulih, tanpa perlawanan." imbuhnya

Setelah berhasil diringkus, lanjut Kapolsek, pelaku mengakui perbuatannya bahwa uang tersebut digunakan untuk keperluan pribadinya, pelaku dan barang bukti berupa satu lembar slip kertas transfer Bank BRI, 1 lembar kwitansi serah terima uang sejumlah Rp.86.250.000,-antara korban dan pelaku.

"Pelaku kita kenakan pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP, dengan ancaman tujuh tahun penjara." pungkasnya.
Share:

PALI Gelar Lari 10k, Bupati Pesankan ini.!

PALI - Lomba lari 10 Kilometer yang digelar Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) PALI digelar Minggu (16/12). Sebanyak 685 atlet dari berbagai daerah adu fisik dan kecepatan dalam ajang yang diberi nama PALI Run 10K Se-sumbagsel Tahun 2018 itu.

Lomba tersebut dilepas langsung Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM didampingi sejumlah kepala OPD dilingkungan Pemkab PALI, ketua Harian KONI PALI Hendrik Halim dengan mengambil start di halaman Kantor Bupati PALI KM 10 dan finish di lapangan Gelora Komplek Pertamina Pendopo.

"Lomba ini ajang untuk mengukur kemampuan kita, karena percuma berlatih tiap hari kalau tidak ikut kompetisi atau lomba," ujar Bupati.

Pada setiap perlombaan olahraga, ditekankan Bupati agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas agar tidak terjadi kecurangan serta untuk menjaga persatuan dan kesatuan sesama atlet.

"Selain untuk menjajal kemampuan serta mengejar prestasi, lomba seperti ini juga sebagai ajang bersilatrahmi agar kita saling mengenal," tukasnya.

Pada hari jadi PALI bulan April mendatang, Bupati berjanji bakal menggelar lomba serupa tetapi eventnya lebih tinggi yakni se-sumatera, anggaran serta hadiahnya juga akan tingkatkan.

"Saat ini PALI Run 10K se-sumbagsel, saat HUT PALI kita akan gelar lomba serupa se-sumatera, dan pada HUT RI Agustus tahun 2019 mendatang, kita laksanakan tingkat nasional. Untuk itu, silahkan berkomotetisi untuk meraih dan meningkatkan prestasi, jaga stamina untuk hadapi ajang-ajang berikutnya," pungkasnya.

Agus Susanto, ketua pelaksana kegiatan PALI Run 10K Se-sumbagsel menyebutkan bahwa jumlah peserta ada 685 atlet, terdiri dari luar daerah 181 atlet dan 504 atlet lokal. Dimana peserta juga dari berbagai daerah selain dari Palembang, antara lain provisi Lampung, Bengkulu dan Jambi.

"Tujuan kegiatan ini adalah untuk menambah wawasan berlomba pada atlet, menggali bibit atlet baru, dan menjaring atlet atletik lokal untuk ikuti Porprov Sumsel tahun 2019 mendatang. Kegiatan ini juga bakal digelar selama tiga hari, dimana pada Senin dan Selasa (17-18/12) bakal dilombakan lari jarak pendek dan mengengah," jelas Agus.

Hadiah yang bakal diboyong pemenang dijabarkan Agus berupa uang pembinaan sebesar Rp 10 juta untuk juara 1 kategori umum, baik putra dan putri. Juara 2 sebesar Rp 7,5 juta, juara 3 sebesar Rp 5 juta. Juara 4 sebesar Rp 3 juta, juara 5 sebesar Rp 2 juta dan juara 6-10 mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 1 juta. Semua pemenang selain mendapatkan uang pembinaan juga mendapat medali dan piagam.

Untuk kategori lokal putra dan putri, juara 1 mendapat uang pembinaan plus medali dan piagam sebesar Rp 6 juta, juara 5 sebesar Rp 5 juta, juara 3 sebesar Rp 4 juta, juara 4 sebesar Rp 3 juta, juara 5 Rp 2 juta, juara 6 Rp 1 juta dan juara 7 sampai 10 mendapatkan uang pembinaan masing-masing Rp 500 ribu.

"Total hadiah sebesar Rp 104 juta," papar Agus.

Pada lomba PALI Run 10K Se-sumbagsel tahun 2018 tersebut pelari asal Palembang yang melaju terdepan dan menginjakan kakinya digaris finish dengan kategori umum putra dengan catatan waktu 30.43.35" atas nama Jauhari Johan, disusul juara 2 asal PALI atas nama Marwan dengan catatan waktu 30.52.15",juara 3 masih atlet PALI atas nama Riki dengan catatan waktu 32.29.95".

Sementara untuk kategori umum putri juara 1 atas nama Ratna Dewi asal PALI catatan waktu 39.55.49", Juara II atas nama Melati asal Muba catatan waktu 40.45.68" dan Juara 3 atas nama Teska asal PALI dengan catatan waktu 41.07.71".

Kategori lokal putra Juara I atas nama Rama dengan catatan waktu 35.57.76",
Juara 2 atas nama Asron dengan catatan waktu 36.22.51" dan
Juara 3 atas nama Albet dengan catatan waktu 38.41.42".

Kategori lokal putri, Juara I atas nama Niken dengan catatan waktu 48.33.93",
Juara 2 atas nama Rahma dengan catatan waktu 51.56.74" dan
Juara 3 atas nama Impiani dengan catatan waktu 53.25.66".
Share:

Sosialisasi Pelayanan Kesehatan, Bupati Pali Berharap Pelayanan Ditingkatkan

PALI -  Heri Amalindo, Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menekankan kepada seluruh para medis yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.

Pesan itu disampaikan orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan saat membuka kegiatan sosialisasi pelayanan RSUD, visi dan misi serta seminar etika dengan moto 'Melayani dengan hati' bersama motivator dan konsultan Dra Tika Bisono, psikolog dari Jakarta, yang dilaksanakan di Gedung Pesos Komplek Pertamina Pendopo, Minggu (16/12).

Sebab, menurut Bupati, sebagai pelayan kesehatan terhadap masyarakat sangat penting artinya dalam mewujudkan PALI sehat. Juga jadikan kebiasaan yang baik diterapkan dalam perilaku sehari-hari, seperti yang paling mudah adalah dengan senyuman.

"Kita harus mampu mengedepankan kepentingan umum, pekerjaan kita masih banyak dan kita perlu motivasi untuk membangun daerah kita ini. Meski hari libur, kita harus siap melayani seperti ilmu dagang yang melayani pembeli seperti raja, kita juga harus seperti itu, melayani masyarakat sesuai moto RSUD Talang Ubi melayani dengan hati," ujar Bupati.

Jasa pelayan kesehatan harus diperhatikan, sebab dikatakan Bupati banyak warga PALI khususnya berobat keluar.

"Kenapa hal itu terjadi, karena salahsatunya dimungkinkan akibat pelayanan. Kami berpesan, siapapun yang datang harus dilayani, ada yang kurang perbaiki, evaluasi terus menerus agar RSUD Talang Ubi dinilai masyarakat pelayanannya bisa memuaskan," harap Bupati.

Pada kesempatan itu juga, Heri Amalindo menyinggung masalah wabah Demam Berdarah Dengue (DBD), dimana akhir-akhir ini banyak warga PALI terjangkit penyakit yang disebabkan nyamuk tersebut.

"Tolong edukasikan apabila mendatangi sekolah-sekolah atau acara lainnya terkait masalah DBD, jangan suruh kaleng bekas, ban bekas maupun sampah lainnya yang dapat menyebabkan air menggenang yang akan menjadi sarang nyamuk. Sampaikan juga untuk menerapkan pola 3M, agar terhindar dari DBD, jangan sudah terjadi baru sibuk mensosialisasikannya," pesannya.

Sementara itu, dr Tri Fitrianti, direktur RDUD Talang Ubi mengemukakan bahwa rumah sakit yang dipimpinnya terus berbenah dalam peningkatan pelayanan serta saat ini RDUD Talang Ubi sudah lulus akreditasi menyandang status Bintang dua tingkat dasar.

"Upaya kita adalah melakukan pelatihan-pelatihan terhadap para medis dan tenaga medis baik internal maupun eksternal, workshop, seminar dan studi banding. Dan harapan kami, rumah sakit ini akan terus meningkat," ucap dr Fitri.
Share:

Pipa Pertamina Bocor, Empat Kolam warga ini tercemar.!

PRABUMULIH – Sejumlah warga Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih mengeluhkan pipa milik perusahaan milik negara (BUMN) yang bocor dan mencemari lingkungan sekitar

PT.Pertamina EP Asset 2 pemilik pipa yang bocor itu telah turun kelokasi untuk dilakukan pembenahan, diketahui kebocoran adalah pipa pendistribusi minyak dari SPU Limau Barat ke SP3 Prabumulih, sabtu (15/12/18)

Menurut informasi kebocoran pipa minyak itu diketahui terjadi sekitar jam 06.00 pagi tadi oleh warga setempat yang mengaku terkena dampak dari kejadian tersebut

Bambang yang merupakan warga Patih Galung sekaligus sebagai Ketua Rt.03 Rw.03 Kelurahan Patih Galung mengatakan Kolam miliknya juga menjadi korban bocornya pipa minyak milik PT.Pertamina Asset 2 dan diketahui empat kolam ikan milik warga juga terkena dampaknya



Dirinya menambahkan jika kolamnya yang berisikan 15.300 ekor bibit ikan yang ada dikolamnya beberapa terkena aliran minyak yang mengalir melalui parit (saluran air)

“ikan gurame kito sekitar 300 an yang berumur 1 sampai 2 tahun pak, dan beberapa sudah siap panen untuk dijual” tuturnya

Sejauh ini Bambang mengatakan kerugian yang dialaminya ditafsir sekitar Rp.80 juta dan masih menunggu pihak perusahaan untuk berkordinasi masalah yang dirugikan akibat kebocoran pipa tersebut

Sementara itu PT.Pertamina Asset 2 Field Prabumulih melalui Erwin selaku Legal Relation mengatakan jika pipa yang bocor tersebut merupakan pipa dari SPU Limau

“kerusakkan pipa sedang didalami tim baik dari Security LR, Pertamina, Kepolisian dan Koramil, Tapi kalau dari pengamatan sementara kebocoran pipa bersumber dari korosi," bebernya.

 

SIMAK VIDEO 15 RIBU BIBIT IKAN GURAME MATI TERKENA LIMBAH PERTAMINA

 

https://m.youtube.com/watch?v=ciqKJvf5t-U

 
Share:

Disdukcapil Pali Musnahkan 4.712 KTP.!

PALI - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memusnahkan sebanyak 4712 KTP Elektronik (e-KTP) yang rusak namun telah diganti dengan yang baru.

Pemusnahan itu sesuai dengan surat perintah Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Kemenntrian Dalam Negeri (Kemendagri) yang mengharuskan pemusnahan e-KTP rusak secara sentak pada Jumat (14/12).

Sekretaris Disdukcapil PALI, Husni Zailani SH mengatakan, jika sebelumnya seluruh e-KTP rusak maka pihaknya harus mengirimkannya ke Kemendagri. Namun, saat ini pihaknya disuruh untuk menghanguskannya sendiri dengan cara dibakar.

"Kalau dulu setiap KTP yang rusak sebelum dikirim ke Kemendagri harus kita bolongi pakai alat untuk membolongi kertas. Tapi, sekarang harus digunting jadi dua dan kita disuruh untuk memusnahkannya dengan cara dibakar," kata Husni saat dibincangi, kemarin (14/12).

Diterangkannya, jumlag KTP yang rusak itu berasal dari perubahan KTP warga yang awalnya nama kabupaten masih Muara Enim lalu dirubah menjadi Kabupaten PALI.
"Ada juga salah cetak dan langsung kita potong. Tapi jumlahnya tidak banyak dibanding dengan perubahan nama kabupaten di KTP itu," terangnya.
Lebih lanjut dijelaskannya, pihaknya baru m3ndapatkan perintah untuk membakar KTP yang rusak pada pagi lalu langsung menghubungi Asissten I Setda PALI, pihak Sat Pol PP dan Kepolisian untuk memghadiri acara pemusnahan itu.

"Jadi orang yang kita undang itu akan menyaksikan pembakaran KTP yang rusak lalu dibuat berita acara dan kita kirimkan Kemendagri. Yang jelas kita menuriut saja apa perintah dari pusat," tukasnya
Share:

DPD KNPI Pali Bagikan 10.000 buku

PALI - Sebagai wujud mendukungnya program Pemerintah kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam gerakan literasi, untuk menciptakan generasi dan masyarakat yang cerdas dan inovatif dengan membaca. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kabupaten PALI membagikan sekitar 10.000 buku kepada pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di sejumlah kabupayen PALI.

Gerakan yang langsung dinahkodai oleh ketua KNPI kabupatrn PALI, M. Anasrul DN SPd I, membagikan berbagai macam judul buku, mulai dari pengetahuan umum hingga kreatifitas usaha serta keagamaan.

"Ini berkat dukungan Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM, dan ketua TP PKK kabupaten PALI Ir Hj Sri Kustina, yang menyuport agar generasi muda khususnya dan masyarakat di Bumi Serepat Serasan umumnya, selain menambah wawasan melalui membaca, juga dapat berinovasi dalam usaha ataupun berkreativitas," jelas Ketua KNPI, Jumat (14/12/2018)

Selain itu, lanjut Anasrul, pihaknya juga berharap agar dengan memberikan buku dapat menambah wawasan dan pengetahuan pelajar terutama bagi sekolah yang telah memiliki pojok baca.

"Untuk saat ini hanya beberapa sekola Menengah Atas yang ada di kecamatan Talang ubi dan kecamatan Tanah Abang, InsayAllah kedepannya kita giatkan lagi keseluruh sekolah SMP dan SD. Terutama untuk menambah minat baca dari pelajar terutama siswa yang disekolahnya memiliki pojok baca, kita memilih buku yang terbaru dan bacaannya memang akan membawa manfaat kedepannya." pungkasnya
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts