Jalan Rusak, PT MHP Dipinta Segera Perbaiki

PALI -- Jalan poros Simpang Raja-Sinar Dewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saat ini kondisinya sudah banyak yang mengalami kerusakan, terutama jalur yang dilintasi angkutan kayu milik PT Musi Hutan Persada, sebab perusahaan tersebut cukup tinggi mobilisasinya mengakibatkan jalan yang sudah dibangun Pemkab PALI babak belur.

Keadaan ini tentu sangat dikeluhkan warga pengguna jalan, karena jalan yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat tersebut banyak yang hancur dan kembali berlumpur.

Selain warga mengeluh, Wakil Ketua DPRD Kabupaten PALI, Devi Harianto SH angkat bicara. Politisi Partai Demokrat ini mengatakan bahwa PT MHP sudah sepatutnya cepat tanggap dan peduli terhadap kondisi jalan tersebut, karena telah digunakan sebagai jalan perlintasan armada angkutanya setiap hari.

"Sudah sepatutnya pihak perusahaan peduli akan jalan itu, sebab telah digunakan menjadi akses operasional kendaraanya. Tentu sudah ada kesepakan, dalam perbaikan jalan. Dan kita pinta itu bisa dipercepat," katanya.

Sementara itu, Etty Murniaty, kepala Dinas PUBM Kabupaten PALI mengaku bahwa pihaknya telah melayangkan surat agar pihak MHP secepatnya memperbaiki jalan yang rusak.

"Sudah kita buat surat, tapi belum ada tanggapan. Mereka sudah janji akan memperbaiki. Tapi masih menunggu instruksi pusat katanya," terang Etty ketika dikonfirmasi media ini, Senin (28/1).

Terpisah, Humas PT MHP Mutakabbir atau biasa disapa Oby mengatakan, bahwa perbaikan jalan tersebut sudah masuk dalam rencana pihaknya. "Jadi sudah masuk dalam rencana kita mas, tinggal waktu dan pelaksanaanya saja," singkatnya.(SN)
Share:

Deklarasi Anti Narkoba, Ratusan siswa penuhi Taman Kota Prabumulih

PRABUMULIH – Ratusan Pelajar dan Mahasiswa di Kota Prabumulih meriahkan Festifal Anti Narkoba dan Deklarasi Aktivis Milenial Anti Narkoba dengan tema Peran Generasi Milenial Memberantas dan Mencegah Narkoba di Taman Kota Prabujaya, selasa (29/1/19)

Acara yang digelar oleh Gerakan Mahasiswa Anti Narkoba (GMAN) Kota Prabumulih itu ditujukan untuk generasi muda yang saat ini menjadi mayoritas pengguna narkoba akibat pergaulan bebas

Ketua Gerakan Anti Narkoba Kota Prabumulih Dodi Hari Utama dalam pidatonya mengatakan jika saat ini indonesia telah darurat narkoba khususnya Kota Prabumulih melalui Badan Narkotika Nasional terus memerangi Pengedar, Pemakai dan Pengguna narkoba yang masih gentayangan di Kota Nanas ini

“ayo bersama sama kita lawan Narkoba, jangan biarkan merusak masa depan anak bangsa” ucapnya memberikan semangat kepada ratusan siswa sekolah yang diutus langsung dalam pagelaran festival anti narkoba

Senada disampaikan, Fitriani Kepala Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Sumatera Selatan (Kesbangpol) yang turut hadir dan memeriahkan Festifal anti narkoba

“inilah contoh kepedulian Pemerintah terhadap masyarakat ditengah hiruk pikuknya dunia bebas yang merusak generasi muda, pemerintah wajib mendukung dan mendeklarasikan perlawanan narkoba bagi kaum mileneal saat ini” tegasnya

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Prabumulih Ibnu Munzakir yang hadir dalam deklarsi itu mengajak semua pelajar dan mahasiswa untuk menjauhi segala bentuk penyalagunaan narkoba

“apa pun bentuk narkoba tidak boleh ada di Prabumulih, siapa pun yang tenggelam dalam gelapnya narkoba pasti kami ringkus” tegasnya

Rian salah satu peserta Festival dan deklarasi anti narkoba dari SMA Negeri 5 Prabumulih mengaku sangat terbantu dengan informasi yang diberikan mengenai bahayanya penggunaan narkoba, siswa kelas XII IPA belum tau persis bahaya dari narkoba itu sendiri

“sangat bermanfaat nian kak acara ini, ini hal pertama aku mengetahui bahaya narkoba untuk kedepan kito sudah bisa antisipasi narkoba” tandasnya
Share:

Gelar Festival Anti Narkoba GMAN. Mengajak Pemuda Pemudi Menjahui Narkoba



PRABUMULIH -- Gerakan Mahasiswa Anti Narkoba (GMAN) gelar festival Anti Narkoba di taman kota Prabujaya, selasa (29/01).

Festival ini bertujuan untuk mendeklarasihkan Aktivis Milenial Anti Narkoba serta mensosialisasikan bahaya narkoba terhadap penggunanya.

Kepala GMAN kota Prabumulih Dodi Hari Utama mengatakan deklarasih aktivis milenial anti narkoba ini dilakukan untuk menjauhkan para generasi muda dari narkoba atau sejenisnya.

"Mengingat narkoba dan sejenisnya inj bisa merusak masa depan generasi muda," ungkapnya.

Dodi juga mengatakan dengan adanya acara ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadal bahayanya narkoba.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumsel, Fitriana mengatakan dengan adanya kegiatan tersebut dapat membantu mencegah penyalagunaan narkoba di kalangan remaja tentunya di kota Prabumulih.

"inilah bentuk dari kepedulian pemerintahan kususnya kota Prabumulih dalam hal memberantas peredaran dan penyalagunaan narkoba," terangnya.
Share:

Kabar Baik Bagi Petani Padi di PALI, Ini Yang Akan Didapat

PALI -- Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian RI bakal menggelontorkan bantuan benih dan pupuk kepada 1.000 petani padi yang ada di Bumi Serepat Serasan di tahun 2019 ini. kabar itu diungkapkan Ahmad Jhoni, kepala Dinas Pertanian Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Selasa (29/1).

Bantuan ini bertujuan mendongkrak hasil padi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan meningkatkan swasembada pangan. Karena diketahui bahwa, selain perkebunan karet, hamparan sawah juga tertentang cukup luas di Kabupaten yang baru berusia lima tahun itu.

Dikatakan Ahmad Jhoni, bahwa saat ini pihaknya baru melakukan pendataan Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL) oleh PPL yang hasilnya akan disampaikan ke kementerian.

"CPCL sudah dipinta, dan PPL saat ini sudah mendata. Untuk penerima tentunya petani yang memiliki lahan sawah," ungkap Ahmad Jhoni.

Bantuan kali ini dijelaskan Ahmad Jhoni berupa benin dan pupuk yang akan disalurkan melalui kelompok tani.

"Kalau tahun sebelumnya masuk rekening masing-masing kelompok tani, namun untuk tahun ini infonya berupa benih dan pupuk, sebab pengadaan barang langsung dilakukan kementerian. Namun untuk pembagian bantuan, belum ada info lanjutan, masih menunggu instruksi Kementerian," terangnya.

Diakui Ahmad Jhoni, bahwa untuk musim tanam tahun 2019 ini, sebagian besar petani padi masih menundanya, karena cuaca masih cukup ekstrem.

"Hujan masih tinggi, alasan itu yang membuat petani padi menunda turun ke sawah karena takut banjir. Namun, untuk bulan Februari, diprediksi petani sudah memulai menanam padi," tutupnya.(SN)
Share:

Adi Susanto. Banyak Hobi Dan Bakat Anak Muda Di Kota Prabumulih Tak Tersalurkan



 

PRABUMULIH -- Beragam bakat yang di miliki oleh anak muda di kota Prabumulih tidak dapat tersalurkan dengan maksimal dikarenakan fasilitas yang dibutuhkan kurang memadai. Seperti fasilitas balap motor, drag, roadrace maupun trail.

 

Berti Miarti adalah salah satu Calon DPRD Provinsi Sumsel yang mewakili kota Prabumulih, PALI, Muarinim. Dari partai PKB Dapil 6 ber no.4 ini mengatakan bahwa bakat anak muda jaman sekarang ini tidak bahkan sudah ada pembalap ataupun komunitas yang beraklih hobi dikarenakan tidak ada pasilitas yang bisa menunjang para pembalap ataupun komunitas yang ada di kota prabumulih.

 

"Minat dan bakat ini berkurang dikarenakan kurangnya pasilitas yang memadai bahkan ada jalur untuk para pembalab motor cross malah di jadikan jalur untuk mobil offroad," Ujarnya, Selasa (29/1).

 

Senada diungkapkan Adi Susanto. Menurutnya, akibat kurang fasilitas yang ada membuat anak muda jaman memilih untuk melakukan balap liar dijalan.

 

"Seharusnya pemerintah itu memberi fasilitas untuk mereka yang hobi dalam hal balab Motor dan seharusnya mendukung anak muda jaman sekarang meraih cita cita mereka," ungkapnya.

 

Dijelaskan Adi, saat ini sudah banyak anak muda kota prabumulih yang berprestasi di bidang balap motor, bahkan sudah ada yang menjuarai tingkat kota.

 

"Kedepan apabila saya dan istri terpilih nanti maka misi selanjutnya akan membuat dan mengajukan fasilitas-fasilitas yang akan mendukung dan membina para anak muda," jelasnya.

 

Lebih jauh Adi menuturkan, untuk pengemar motor Besar atau Moge, NMax dan Vespa akan dibuat suatu wadah untuk merangkul komunitas ini.

 

"supaya berkembang dan kita bimbing kearah yang positif," tuturnya

(T.H)
Share:

8 Raperda Usulan Pemkab PALI Diparipurnakan

PALI-- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) gelar Rapat Paripurna II dalam rangka pembahasan 8 (delapan) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diusulkan pemerintah kabupaten PALI, Selasa (29/1) di Ruang rapat paripurna DPRD PALI.

Kali ini, rapat tersebut dengan agenda Pandangan umum fraksi-fraksi DPRD PALI terhadap pembahasan 8 Raperda.

Adapun 8 Raperda yang dibahas yaitu Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan dan Anak dimana instansi terkaitnya adalah Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA).

Juga Raperda tentang Penyelenggaraan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil instansi terkait adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Selanjutnya adalah Raperda tentang tarif pelayanan kesehatan kelas III pada RSUD Talang Ubi instansi terkait adalah RSUD Talang Ubi. Kemudian Raperda tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa, instansi terkait Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD). Raperda Badan Permusyawaratan Desa (BPD), instansi terkait Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Raperda berikutnya tentang pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah, instansi terkaitnya adalah BPKAD, dan terakhir Raperda tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 5 tahun 2016 tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah, instansi terkait adalah Bappeda.

Rapat dipimpin ketua DPRD PALI, Drs H Soemarjono diikuti 19 anggota Dewan dan dihadiri Bupati PALI, Heri Amalindo serta sejumlah kepala OPD dan FKPD dilingkungan Pemkab PALI.

Setelah semua fraksi menyampaikan pandangan umumnya terhadap Raperda yang diajukan Pemkab PALI, pimpinan sidang memutuskan untuk menskor rapat paripurna yang bakal dilanjutkan pada Senin (4/2) dengan agenda memberikan kesempatan kepada Bupati PALI atas pandangan umum fraksi fraksi dewan.
Share:

Dua warga Mangga Besar kembali ditangkap usai bebas dari penjara

PRABUMULIH – Dua orang Residivis Nara Pidana (Napi) Narkoba di Lapas Mata Merah Palembang (MMP) kembali diringkus Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Prabumulih setelah sebelumnya pernah ditangkap dengan kasus yang sama dan baru beberapa bulan terakhir menghirup udara bebas

Yakni Okardia alias Kadir (34) dan Bambang Herianto (36) yang merupakan warga Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih

Keduanya ditangkap tim gabungan BNN Kota Prabumulih kamis malam karena adanya laporan warga dan hasil penyelidikan anggota BNN menunjukan keterlibatan kedua pelaku penyalagunaan barang haram itu, kamis (24/1/19)

Kadit ditangkap petugas dan dari hasil penggeledahan didapati 7 paket sabu dengab berat bruto mencapai 22,3 gram beserta alat hisap turut diamankan

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Prabumulih, Ibnu Mundzakir didampingi Plt Kepala Seksi Pemberantasan, A Gamal Alrasyid dalam konferensi pers mengatakan pelaku mendapatkan barang tersebut dari rekannya sesama dalam tahanan di Lapas Mata Merah Palembang, senin (28/1/19)

“pengakuannya didapat sabu dari Bambang temannya waktu di lapas” terangnya

Dari hasil penangkapan itu petugas kembali menelusuri jejak narkoba yang menunjukan tersangka baru, dan dari penyelidikan yang cukup mendalam tersangka baru yakni Bambang Herianto kembali diamankan petugas BNN Kota Prabumulih untuk yang kedua kalinya

“kita pakai system buy under cover, pura pura beli ke bandarnya, setelah kita pastikan dia pelaku langsung kita tangkap “ ujar Ibnu
Share:

Disnaker Prabumulih Kembali Buka Pelatihan Kerja Ditahun 2019

PRABUMULIH – Demi menekan angka pengangguran di tanah penghasil nanas Dinas Tenaga Kerja ( Disnaker) Kota Prabumulih menawarkan program Pelatihan yang berbasis kompetensi, senin (28/1/19)

Hal tersebut disampaikan melalui surat edaran yang disampaikan ke desa dan kelurahan yang ada di Prabumulih untuk diteruskan ke masyarakat yang membutuhkan keahlian dan keterampilan dibidang usaha guna mampu bersaing untuk mencari kerja

Kepala Dinas (Kadin) Tenaga Kerjaan Kota Prabumulih Zulkifli AB saat dikonfirmasi mengenai pelatihan tersebut mengatakan pelatihan yang akan dilaksanakan bulan februari itu akan digelar di UPTD BLK Kota Prabumulih

“kita berikan kesempatan bagi masyarakat yang baru lulus sekolah dan warga umum yang saat ini belum bekerja untuk dilatih sesuai kemampuan” ucapnya

Dirinya menambahkan untuk tahun ini Disnaker menargetkan sebanyak sekitar 600 lebih pencari kerja yang ada di Prabumulih akan dilatih sesuai kriteria skill dan non skill

“kalau untuk yang memiliki keahlian seperti Perbengkelan, Salon, rias rambut dan lainnya itu kita bina Selama 3 hari dan diberikan fasilitas untuk mereka” terangnya seraya mengatakan Disnaker akan memberikan beberpa materi untuk peserta sebelum pelatihan

Diketahui Disnaker Kota Prabumulih setiap tahun menggelar pelatihan untuk melatih dan memberikan kesempatan bagi para pencari kerja dan diberikan peluang untuk membuka usaha dengan bantuan pemerintah daerah maupun pusat

Pelatihan yang ada yakni Teknik las, teknik otomotif, teknologi informasi dan komunikasi, bisnis dan manajemen dan tata rias, dengan akhir pendaftaran diaakhir bulan januari 2019
Share:

Pipanya Bocor Dirusak Orang, Ini Pernyataan Pertamina Adera

PALI--Adera Field Manager, Hermansyah melalui Asisten Manager LR Pertamina EP Asset 2 Adera Field, Fredrick Roma Parulian secara resmi menjelaskan kejadian bocornya pipa minyak milik perusahaan Migas Plat merah yang lokasinya masuk wilayah Desa Betung Selatan Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang diketahui pada Jumat pagi (25/1) lalu.

Menurut Fredrick, dari temuan dilapangan petugas HSSE saat mengatasi bocornya pipa itu, ada dugaan dirusak orang tidak dikenal (OTD), dan pelaku pengrusakan pipa minyak itu berniat mencuri pipa. Sebab, dilokasi kejadian, pipa ditemukan ada bekas galian sebelum digesek.

"Dugaan awal, pelaku berniat ingin mencuri pipa, karena disekeliling pipa sudah digali sebelum dipotong, tapi ternyata saat di potong pipa itu aktif dan mengeluarkan minyak," terang Fredrick, Senin sore (28/1).

Beruntung cepat terlihat oleh crew dari pihak Pertamina, dan diakui Fredrick bahwa pihaknya langsung menangani kejadian tersebut hari itu juga.

"Cecerannya tidak sempat meluas. Hanya sekitar radius 15-30 cm dari titik pipa yang bocor. Sementara pelaku masih dalam penelusuran, karena kita sudah koordinasi dengan pihak Kepolisian dan TNI. Atas kejadian itu, pihak Adera jelas mengalami kerugian, tetapi beruntung tidak ada korban jiwa," tukasnya.(SN)
Share:

Bocor, Pipa Pertamina Adera Diduga Sengaja Dirusak OTD

PALI -- Pipa minyak milik PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field yang letaknya dalam wilayah Desa Betung Selatan Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) keluarkan semburan minyak mentah yang langsung mengenai pinggiran kebun karet milik warga. Bocornya pipa tersebut diduga karena sengaja digesek orang tidak bertanggung jawab, sebab ada sejumlah saksi melihat ada bekas gesekan dititik bocornya pipa tersebut.

Menurut Samsul, pemilik kebun yang terkena leleran minyak mentah asal Desa Pengabuan Kecamatan Abab mengatakan bahwa kejadian itu diketahuinya pada Jumat pagi (25/1) lalu.

"Pertama kali mengetahui pipa itu bocor adalah Ujang, adik aku yang langsung mengabari bahwa ada pipa bocor dan mengeluarkan semburan minyak mentah mengenai pinggiran kebun. Lalu aku ke kebun dan terlihat pada bagian pipa yang bocor ada dugaan dirusak orang," ungkap Samsul, Senin (28/1).



Setelah itu, Samsul melaporkan kejadian itu ke pihak Pertamina. "Pagi itu juga pihak Pertamina langsung menutup pipa bocor tersebut," tukasnya.

Terpisah, Field Manager (FM) PT Pertamina Asset 2 Adera Field, Hermansyah melalui Ast Manager Legal and Relation Fredrick Roma Parulian mengakui kejadian tersebut dan pihaknya sudah menangani kebocoran itu.

"Ada dugaan disabotase, namun telah kita atasi. Ceceran minyak tidak masuk ke kebun warga, masih disekitar jalur pipa Right Of Way (ROW)," ujar Fredrick.

Untuk antisipasi kejadian serupa, dikatakan Fredrick, pihak Pertamina Adera sudah berkeja sama dengan TNI dan kepolisian, rutin patroli di area wilayahnya.

"Mudah-mudahan tidak terulang lagi. Untuk kebocoran kali ini, dampaknya tidak terlalu luas, karena memang minyak yang tumpah sedikit," terangnya. (SN)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts