MUARA ENIM, SININEWS.COM - Sebagai wujud kepedulian dan membantu meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19, PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
PALI-- Pantau kondisi banjir yang saat ini melanda hampir di seluruh wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Lematang Kecamatan Tanah Abang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
PALI--Sebanyak 110 paket sembako dibagikan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Sabtu (16/2) diperuntukkan bagi korban banjir di Desa Curup Kecamatan Tanah Abang
PRABUMULIH – Kemacaten Parah kembali terjadi Jalan lintas Baturaja-Kota Prabumulih, kali ini jalur yang terparah berada diwilayah Kota Nanas tepatnya di depan SPPBE Desa Karang Bindusalahan
PRABUMULIH--Asnawai ((40) warga Desa Karang Agung Kecamatan Abab Kabupaten PALI ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih pada Kamis (14/2) sekitar pukul 09.00 WIB
PALI, SININEWS.COM - Kisah tragis dialami Bagas, bocah yang baru berusia 5 tahun Warga Talang Nangka Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim yang tenggelam di Sungai Lematang wilayah Desa Modong Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Minggu (11/8) sekitar pukul 15.00 WIB.
Dari informasi yang berhasil dihimpun media ini, bahwa korban sebelum tenggelam tengah bermain ditepian sungai yang saat ini kondisinya memang tengah surut.
"Korban sedang bermain, begitu mengetahui korban tenggelam, warga langsung menuju tepian sungai untuk melakukan pencarian. Dan hingga saat ini, pencarian tengah dilakukan warga," ucap Hermawan, warga setempat.
Kejadian tenggelamnya bocah asal Modong dibenarkan Kapolsek Tanah Abang AKP Sofyan Ardeni. Dia mengaku bahwa sudah ada anggotanya membantu pencarian.
"Ya, saya dapat telepon dari pak Kades terkait adanya anak tenggelam. Satu anggota kita sedang bersama-sama masyarakat membantu melakukan pencarian disana," terang Kapolsek.
Hal sama juga diutarakan Junaidi Anuar, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI. Pihaknya langsung meluncur ke TKP saat menerima laporan.
"Tim TRC BPBD terjun kelapangan untuk lakukan pencarian. Mudah-mudahan korban bisa cepat ditemukan dengan kondisi selamat," harap dia. (sn)
PALI, SININEWS. COM - Kebakaran terjadi lagi di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saat warga tengah merayakan hari raya Idul Adha, Minggu (11/8). Kali ini melanda rumah Maruli Panjaitan (26), RT 26/RW 06 Rejosari Kelurahan Talang Ubi Utara Kecamatan Talang Ubi.
Kejadian diketahui warga setempat sekitar pukul 13.00 WIB, dan pertama kali api dilihat berasal dari arah kamar.
"Saat kejadian, penghuni rumah tengah bersilaturahmi ke rumah kerabatnya, karena hari ini lebaran haji," ungkap Jaelani, RT setempat.
Kemudian warga berhamburan berupaya memadamkan api. "Namun karena alat manual dan warga panik, api menjalar kr seluruh ruangan. Lalu kami hubungi Damkar Pemda PALI dan Pertamina," tambahnya.
Diakui Jaelani bahwa api cepat menjalar karena bangunan rumah korban terbuat dari kayu.
"Diduga dari arus pendek, karena api terlihat pertama kali dari arah kamar, yang terlihat anak kecil tetangga korban yang langsung berteriak memanggil ayahnya bahwa ada api di rumah Maruli," imbuh Jaelani.
Sementara itu, Junaidi Anuar, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI melaporkan bahwa pihaknya begitu mendapat informasi adanya kebakaran langsung menghubungi Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (DPBK).
"Damkar langsung meluncur ke lapangan, namun rumah korban tidak bisa diselamatkan. Karena angin cukup kencang dan kondisi saat ini puncak kemarau," terang Junaidi. (sn)
PALI,SININEWS.COM - Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field pada hari raya Idul Adha tahun 1440 H menyebar 20 ekor sapi dan kambing 21 ekor di empat Kabupaten yang menjadi wilayah kerja perusahaan Migas plat merah tersebut untuk dijadikan hewan kurban.
Bukan hanya itu, para pegawai Pertamina juga menyumbangkan hewan kurban berupa 14 ekor sapi dan 6 ekor kambing, dimana penyembelihan hewan kurban itu dilakukan di Lapangan Tenis Komplek Arsendora Pertamina Pendopo, Minggu (11/8), yang bakal dibagikan ke 1.400 penerima di kota Pendopo.
Pjs Field Manager Pertamina Pendopo, Sulistio Handono didampingi Ast Manajer, Ferry Prasetyo Wibowo menyebut bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan pegawai Pertamina.
"Untuk hewan kurban yang disebarkan di empat kabupaten wilayah kerja Pertamina berasal dari perusahaan. Sementara yang dilakukan penyembelihan di komplek Pertamina berasal dari kumpulan pekerja," ujar Sulistio.
Pada kurban tahun 2019 ini, diakui Sulistio bakal dibagikan 3.500 paket.
"Untuk di Talang Ubi sekitar 1.400 paket, sementara jumlah keseluruhan bisa mencapai 3.500 paket yang bakal dibagikan ke penerima," tutupnya.(sn)
PALI, SININEWS.COM - Danau Batanghari Siku yang berada di Desa Karta Dewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang lama digadang-gadang menjadi objek wisata sebentar lagi terwujud.
Pasalnya, saat ini pembangunan danau Batanghari Siku tengah dikerjakan Pemerintah Kabupaten PALI.
"Saat ini tengah dikerjakan, tahap awal katanya baru normalisasi seluas 32 hektar. Meski baru tahap awal, tapi impian kami jadikan desa kami jadi desa wisata sudah diambang mata," ungkap Amrin, warga setempat Jumat (9/8).
Tentu saja, dengan dibangunnya Danau Batanghari Siku, Amrin dan warga lainnya optimis apabila proyek itu selesai, pengunjung bakal banyak kunjungi potensi yang menyimpan keindahan alam tersebut.
"Semakin banyak pengunjung, maka akan semakin lebar jalan membaiknya perekonomian warga setempat. Terlebih setelah melihat sket hasil akhir, menambah yakin kalau danau Batanghari Siku bakal jadi buruan wisatawan," tukasnya.
Sama halnya diutarakan Herman, warga lainnya bahwa selain jadi objek wisata, Danau Batanghari Siku menjadi embung penyimpan air.
"Cadangan air akan tertampung di Danau Batanghari Siku, artinya saat kemarau bisa mengatasi permasalahan air bersih di daerah Karta Dewa dan sekitarnya," kata Herman.
Herman juga menyampaikan harapannya agar selain pembangunan danau Batanghari Siku, juga didukung pembangunan sarana pendukung lainnya, terutama akses jalan menuju danau tersebut.
"Akses jalan penghubung juga harus diperhatikan, dan kami usul jalan penghubung Karta Dewa menuju Jerambah Besi juga bisa dibuka dan dibangun, untuk mempermudah warga atau pengunjung dari arah Pendopo menuju Danau Batanghari Siku," harap dia. (sn)
Foto : Pelaku Elen (26) pelaku pencurian sepeda motor di Desa Karangan
PRABUMULIH, SININEWS.COM – Kejahatan jalan seperti tak pernah dibisa musnahkan, dengan adanya kesemapat pelaku mampu mengambil alih kondisi korban dengan tujuan menguasai harta korbannya, seperti halnya Elen Pebri Petrik alias Elen (26) Warga Dusun II Desa Karangan Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih diamankan tim Reskrim Polres Prabumulih, kamis (8/8/19) sekitar pukul 19.30 Wib
Pelaku Elen yang dikenal warga jarang berkomunikasi dengan tetangga itu ditangkap lantaran laporan korban No.LP/B/147/VIII/2019/sumsel/Polres Pbm/8 Agustus 2019 karena melakukan aksi pencurian sepeda motor dengan kekerasan didepan Warung Desa Karangan saat korban sedang istrahat dan memarkirkan motor scoopy yang tak jauh dari SPBU
“dio duduk depan warung pak, aku hampiri dengan kawan lalu kami pukul dio, hingga dio lari” ucap pelaku saat diintrogasi petugas
Diketahui pelaku melarikan motor scoopy korban setelah dikejar dan dipukili, hingga korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepihak kepolisian
Sementara itu, Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, SIK.MH didampingi Wakapolres Harry Barata dalam konferensi Pers mengatakan pelaku diamankan dengan barang bukti berupa Sepeda motor dan alat salon yang diduga milik korbannya
“kita berhasil amankan barang bukti seperti tas yang berisikan alat salon “ terang kapolres
Hingga berita ini diturunkan Kapolres memerintahkan anggotanya untuk mengejar pelaku lainnya yang hingga kini masih buron dengan inisial BD dan pelaku juga diancam dengan pasal 365 KUHP ayat 1 dengan hukuman paling lama 12 tahun penjara (sn)
PALI, SININEWS.COM - Lagi-lagi kejadian kebakaran melanda di wilayah Bumi Serepat Serasan pada Jumat (9/8). Setelah pada Jumat pagi api ngamuk di Talang Ojan Kelurahan Talang Ubi Utara yang menghanguskan rumah Sukori, pada siang ini sekitar pukul 11.30 WIB, api kembali berkobar membakar rumah Yanti yang ada di Gang Masjid Kelurahan Talang Ubi Selatan Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
"Saat kejadian, aku tengah memasak di belakang, dan ada ibu tengah berada di ruang tamu. Asal api diketahui pertama kali di kamar utama," terang Yanti kepada media ini.
Dia mengakui bahwa dirinya sempat menyiram api, namun api malah membesar dan membakar kasur serta isi dalam kamar utama kemudian menjalar ke semua ruangan.
"Lalu aku berteriak minta tolong, kemudian warga lain berdatangan dan berupaya memadamkan api," tambahnya.
Sementara itu, Ibrahim Cik Ading, Plt Kepala Kepala Dinas Damkar menyebut bahwa pihaknya menurunkan seluruh alat yang dimiliki.
"Kita turunkan dua unit Damkar dan satu unit mobil tangki air. Api berhasil dipadamkan dan langsung dilakukan pendinginan. Hari ini ada dua kejadian, dan dua korban rumahnya terbakar," kata Ibrahim. (sn)
PALI, SININEWS.COM - Dengan adanya perbaikan di Lapangan Gelora Komplek Pertamina Pendopo, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bakal menggelar upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) bakal dilaksanakan di lapangan terbang eks Stanvack.
"Biasanya kita laksanakan di Lapangan Gelora, namun karena saat ini tengah direnovasi, kita alihkan ke lapangan terbang eks Stanvack Kelurahan Handayani Mulya," ungkap Darmawi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten PALI, Jumat (9/8).
Diakui Darmawi bahwa saat ini persiapan dilakukan Pemkab PALI. "Lapter atau bakal lokasi upacara tengah dibersihkan," tukasnya.
Selain penataan lokasi bakal upacara, dikatakan Darmawi bahwa pemusatan pelatihan bagi anggota Paskibraka juga dilakukan di Lapter tersebut.
"Latihan anak-anak Paskibraka juga di Lapter. Pemusatan latihan Paskibraka dibawah pembinaan dari anggota TNI, Kepolisian dan Brimob juga dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI)," tutupnya. (sn)
PALI, SININEWS.COM - Sebuah mobil tangki pembawa BBM jenis solar sebanyak 16.000 liter dengan nomor polisi BG 8532 IJ terguling di Jalan Merdeka tepatnya depan Hotel Pariwara Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Jumat (9/8) pagi.
Akibatnya, BBM jenis solar menetes dari dalam tangki dan menjadi tontonan warga. Tetapi beruntung tidak ada korban jiwa atas kejadian itu.
"Minyak ini mau dibawa ke PT KIM, tapi terkena musibah disini," ungkap Dedi, pengemudi mobil tersebut.
Dia mengaku bahwa dirinya mengantuk saat mengemudikan mobil tersebut. "Iya, ngantuk pak, kejadian ini subuh. Tapi yang jelas ini musibah. Karena saya hampir setiap hari membawa minyak ke daerah ini," katanya.
Sementara Feri, warga yang melintas mengkhawatirkan kalau lambat dievakuasi kendaraan yang terguling itu akan menimbulkan kebakaran.
"Minyak yang keluar dari tangki bisa memicu kebakaran, karena saat ini kondisi kemarau dan cuaca cukup menyengat. Apalagi kejadian dipinggir jalan raya, dimana banyak warga melintas yang merokok," ucap dia. (Sn)
PALI, SININEWS.COM - Kebakaran kembali terjadi, kali ini api ngamuk di wilayah Talang Ojan Kelurahan Talang Ubi Utara Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Jumat (9/8) sekitar pukul 09.00 WIB.
Akibat kejadian itu, rumah milik Sukori (35) rata dengan tanah, dan satu rumah lain milik Nila (38) nyaris hangus. Tetapi beruntung, dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa, karena saat kejadian, seluruh penghuni rumah tengah beraktivitas diluar rumah.
"Asal api diketahui dari arah tengah rumah Sukori. Dan pertama kali diketahui api sudah membesar," terang Rahman, salah satu warga sekitar.
Saat mengetahui adanya api, warga pun berhamburan mendekati lokasi dan langsung berupaya memadamkan api dan langsung menghubungi Damkar dan Pertamina.
"Kita langsung hubungi Damkar, dan setelah beberapa menit, Damkar dari Pertamina datang lebih awal. Api pun berhasil dipadamkan, namun rumah Sukori seluruhnya hangus, tapi rumah disebelahnya berhasil diselamatkan," tambah Rahman.
Sementara Sukori mengaku bahwa saat kejadian dirinya sudah berangkat bekerja. "Istri aku tengah menyadap karet, seluruh rumah aku rata dengan tanah, yang tersisa hanya baju yang dipakai pak," kata Sukori.
MUARA ENIM, SININEWS.COM --Upaya Sat Narkoba Polres Muara Enim untuk memburu bandar narkoba yang menjadi pemasok narkoba di wilayah Muara Enim dan Kabupaten PALI, pasca dibekuknya 25 orang pengedar narkoba dalam operasi Antik Musi 2019 pada 16-31 Juli lalu, membuahkan hasil.
Terbukti, satu bandar narkoba yang menjadi pemasok narkoba di wilayah Kabupaten PALI berhasil diringkus petugas Sar Narkoba, Rabu (7/8) sekitar pukul 07.30 WIB saat berada di rumahnya.
Tersangka merupakan menantu salah satu Kepala Desa ini, bernama Endang Sapari (29), warga Dusun III, Desa Air Itam, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI.
Selain mengamankan tersangka, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti 8 paket besar sabu sabu seberat 137,30 gram, 29 paket kecil sabu seberat 9.12 gram, 36 butir pil ekstasi warna ungu seberat 11,70 gram, 2 butir pil ekstasi warna hijau seberat 0,97 gram, 1 buah sekop.
Narkoba ditemukan di bawah jok sepeda motor jenis Yamaha NMax warna putih Nopol BG 5611 AFG yang turut dijadikan barang bukti.
Kini tersangka berikut barang buktinya diamankan di Sat Narkoba Polres Muara Enim untuk menjalani peruses hukum.
Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono bersama Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta dan Kasat Narkoba, AKP I Putu Suryawan Sik, pada jumpa pers kepada awak media, Kamis (8/8) mengatakan bahwa Polres selalu konsisten dan tegas untuk memberantas narkoba.
Karena narkoba, merusak generasi penerus dan anak bangsa. Pada bulan Juli, lanjutnya, saat dilakukan oprasi antik, Polres memberikan kontribusi terbanyak mengungkap kasus narkoba berjumlah 20 kasus dengan 25 tersangka.
Tindak lanjut operasi Antik tersebut, lanjutnya, pihaknya melakukan penyelidikan cukup panjang di daerah cukup rawan, diantaranya di Desa Air Itam. Setelah melakukan penyelidikan, berhasil membekuk pelaku.
“Ini membuktikan bahwasanya prediksi ataupun penyelidikan harus diteruskan secara konsisten di daerah tersebut. Makanya bulan depan kami akan lakukan pola khusus dengan operasi khusus. Dalam rangka memberikan keamanan kepada warga disekitar Muara Enim dan PALI agar terhindar dari narkoba,” jelasnya.
Menurutnya, dari pengembangan kasus tersebut, tersangka mengangaku mendapatkan narkoba dari bandar berinisial S.
“ Ada beberapa modus operandi yang bida kita datakan peredaran narkoba, antara lain pada saat ada hiburan malam di desa dijadikan sasaran pelaku untuk mengedarkan ekstasi dan sabu. Tersangka dijerat pasal pasal 114 ayat 2 UU RI nomor 32 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara,” tegasnya.
Pihaknya sudah datakan, 3 orang bandar besar di Air Itam, masih dalam proses penyelidikan. Pihaknya juga juga berkordinasi dengan Polda Sumsel.
Ditegaskannya juga bahwa, peredaran narkoba di Muara Enim berasal dari PALI. Barang tersebut masuk ke PALI beraral dari Medan dan Aceh melalui jalur Sungai.
Pencegahan masuknya narkoba ke PALI melalui jalur Sungai, pihaknya mengalami keterbatasan sarana prasarana, namun pihaknya tetap berkordinasi dengan Polda Sumsel.
“Untuk jalur darat tentu jadi kewajiban kami akan melakukan protek, agar barang itu tidak masuk lewat darat,” tegasnya. Bulan depan pihaknya akan melakukan operasi materi kewilayahan dengan sasaran tertentu dengan personil khusus untuk mengurangi peredaran narkoba di PALI.
Sementara itu, tersangka mengaku, barang tersebut didapatnya dari temannya dengan membeli seharga Rp 60 juta/ons. Barang haram itu diedarkannya di wilayah Air Itam pada saat ada acara orgen tunggal.
“Untuk paket kecil aku jual Rp 100 ribu/paket dan paket sedang Rp 200 ribu/paket,” jelasnya. Dia mengaku, jika mengeluarkan modal Rp 60 juta, akan mendapatkan untuk sebesar Rp 5 juta.
Uang tersebut dipergunakannya untuk memenuhi kebutuhan anak dan istrinya. Kemudian digunakan juga untuk membuat rumah dan membeli kendaraan sepeda motor.