Lawan Petugas Dengan Sajam, Bandar Sabu Tewas ditembus Peluru


MUARA ENIM, SININEWS.COM - Melawan anggota kepolisian dengan mengayunkan senjata tajam saat akan ditangkap, Ismail (43) laki laki warga Desa Talang Nangka yang diduga bandar sabu ini, tewas tertembus timah panas petugas.

Peristiwa ini berawal, Selasa (17/9) berdasarkan informasi dari masyarakat sekitar bahwa di Kebun Karet Dusun Talang Nangka ada sebuah pondok dalam kebun karet, sering dijadikan oleh tersangka untuk berkumpul serta transaksi narkotika.

Dari informasi tersebut, anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Muara Enim langsung melakukan penyelidikan. Dan sekira pukul 20.00 wib, anggota mengetahui posisi pondok tersebut dan langsung melakukan penggerebekan disekitaran pondok.

Sayangnya, sewaktu tersangka akan ditangkap oleh anggota Sat Res Rarkoba, tersangka sempat melakukan perlawanan dengan mencabut sebilah pisau dari pinggang dan mengayunkan pisau tersebut kepada anggota yang akan melakukan penangkapan. 

Setelah sempat melawan, kemudian tersangka melarikan diri ke dalam hutan. Selanjutnya Anggota yangbtidak mau melepaskan buruannya langsung melakukan pengejaran dan memberikan tembakan peringatan. 

Dan lagi lagi, pelaku pada saat akan diamankan kembali mengayunkan pisau dan hampir melukai anggota, sehingga anggota Sat Res Narkoba melakukan tindakan kepolisian secara tegas dan terukur dengan melepaskan tembakan kearah pelaku untuk melumpuhkan dan menghentikan pelaku. 

Selanjutnya usai terkena tembakan, petugas langsung melakukan penggeledahan pada tubuh tersangka. Dan saat dilakukan penggeledahan pada badannya ditemukanlah barang bukti berupa 6 paket diduga narkotika jenis shabu, 1 paket diduga narkotika jenis shabu, 1 bal plastik klip bening, 1 unit timbangan digital, 1 bilah Pisau,1 Pucuk Senjata Api Rakitan.

Semua barang bukti tersebut, ditemukan petugas pada Saku Celana tersangka dan Senjata Api Rakitan ditemukan pada pinggang tersangka serta Satu bilah pisau yang masih dalam genggaman tersangka. 

Selanjutnya, tersangka yang sudah terluka dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Bhayangkara sudah dalam keadaan kritis dan sesampainya di Rumah Sakit Bhayangkara pada pukul 00.00 wib sudah dinyatakan meninggal dunia.

Selanjutnya anggota Satuan Reserse Narkoba mengamankan BB yang ditemukan dan dibawa ke Satuan Reserse narkoba untuk di proses lebih lanjut. Dan terhadap tersangka dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan Visum Luar dan Dalam.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juono didampingi Kasatres Narkoba, AKP I Putu Suryawan, dalam keterangan resminya membenarkan adanya penangkapan terhadap tersangka Ismail warga Dusun I Desa Talang Nangka, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim.

“Saat ini barang bukti sudah kita amankan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Sementara tersangka dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk dilakukan visum,” pungkasnya. (sn/me)
Share:

Plt Bupati Muara Enim Panen Raya Dan Tanam Perdana Padi Rawa di Muara Belida


MUARA ENIM, SININ - Plt Bupati Muara Enim H Juarsah SH bersama Gubenur Sumsel, Kapolda Sumsel, dan Kasdam II Srwijaya melakukan Panen Raya dan Tanam Padi Perdana IP 200 seluas 2 ribu hektar di Desa Arisan Musi Timur Kecamatan Muara Belida Kabupaten Muara Enim, Rabu (18/9) sekitar pukul 09.00 wib.

Dikatakan H Juarsah SH, Pada Tahun 2018, produksi padi Kabupaten Muara Enim sebesar, 173.900,07 ton gabah kering panen, dengan luas panen seluas 38,406 hektar dan produktivitas padi sebesar 45,28 kwintal/ hektar.

Tahun 2019 target produksi padi Kabupaten Muara Enim sebesar 186.061 ton gabah kering panen, dengan sasaran luas panen 39.577 hektar dan produktivitas rata-rata 47,01 kwintal/hektar.

Oleh karena itu, Juarsah mengajak kepada seluruh petani  untuk meningkatkan luas tanam dan produktivitas padi di Tahun 2019 ini. Sehingga diharapkan target produksi padi Kabupaten Muara Enim akan dapat tercapai.

Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan produksi diantaranya peningkatkan indeks pertanaman (IP) dari semula 100 menjadi IP 200.
Intensifikasi pertanian dan ekstensifikasi pertanian. Penggunaan benih padi unggul inbrida seluas 4 ribu hektar.

Pada Tahun 2019, Pemkab Muara Enim melalui dana APBN melaksanakan, pengembangan padi rawa melalui kegiatan SERASI (Selamatkan rawa sejahterakan petani) seluas 2 ribu hektar di Kecamatan Muara Belida dan Sungai Rotan.

Sedangkan untuk program melalui dana APBD Muara Enim, pembangunan jalan usaha tani, rehab jaringan irigasi, dan pengadaan alat mesin pertanian.

Menurut Juarsah, semua program pembangunan pertanian tersebut adalah upaya peningkatan kesejahteraan dan pendapatan petani Kabupaten Muara Enim.

"Saya bangga dengan masyarakat Desa Arisan Musi Timur dan sekitarnya terutama Gabungan Kelompok Tani Usaha Jaya yang sudah berperan aktif menjafi motivator dan pro aktif dalam memajukan pertanian,"ungkap Juarsah.

Ditambahkan Kades Arisan Musi Timur, Imran Hadi dia memyampaikan apresiasinya atas kehadiran Gubernur Sumsel H Herman Deru bersama Kapolda Sumsel, dan Kasdam II Sriwijaya dalam kegiatan panen raya padi sawah di  Desa Arisan Musi Timur Kecamatan Muara Belida. Dikatakannya, 90 persen masyarakatnya adalah petani dan nelayan.

Dia berharap, kedepan, produksi padi di Desa Arisan Musi Timur semakin meningkat dari tahun sebelumnya.(sn/me)
Share:

Ancam Sebar Video Bugil, Pelajar Ini Pasrah Digauli Teman Facebook

PRABUMULIH, SININEWS.COM-Termakan rayuan gombal, siswi di SMA yang belakangan dihebohkan dengan video ‘panas’ beredar di lingkungan sekolah kota Prabumulih Sumatera Selatan (Sumsel) ini menjadi korban pencabulan dilakukan pacarnya sendiri.

Rayuan itu membuat siswi berinisial S ini harus merelakan tubuhnya disetubuhi pria berinisial F yang diketahui baru satu bulan dikenal oleh korban tepatnya pada tanggal 3 Agustus 2019 lalu, melalui aplikasi pesan WhatsApp.

Selain rayuan gombal, korban semakin tak berdaya setelah keduanya sering melakukan video call. Sang siswi pun menunjukkan bagian dadanya ketika melakukan video call dengan sang pacar F. Tanpa sepengetahuan korban, ternyata hal itu direkam diam-diam oleh pelaku.

Berdasarkan keterangan dari korban F saat dibincangi di ruang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Prabumulih tadi siang, Rabu (18/9/2019). Dengan bekal video bugil siswi itu, sang pacar mulai mengajak korban untuk melakukan hubungan badan layaknya suami istri di sebuah tempat kost berlokasi di Kawasan Pasar Prabumulih.

Ajakan tersebut sempat ditolak oleh korban, namun di bawah ancaman akan menyebar video bila tak menuruti nafsu syahwatnya, pria ini tetap memaksa mengajak korban bertemu untuk melakukan hubungan intim.

Tanpa berpikir panjang korban pun kemudian mengiyakan ajakan sang pacar dan pergi ke kosan tersebut. Sesampainya disana, pria bejat ini mengajak korban untuk masuk ke dalam kamar.

Lelaki bejat ini terus merayu korban dengan kata-kata manis dan sayang. Hingga akhirnya, siswi SMA itu merelakan tubuhnya disetubuhi pria yang diketahui warga di wilayah Kelurahan Gunung Ibul, Prabumulih Timur ini.

Dimana menurut korban saat didampingi petugas PPA Polres Prabumulih itu, jika berhubungan badan keduanya di tempat itu sempat direkam video dengan durasi 41 detik.

Korban juga mengaku jika perbuatan dilakukan sang pacar itu hanya satu kali di kosan tersebut.

“Awalnya kenal dengan dia (sang pacar F, red) lewat chat di WA (WhatsApp) lalu dari situ kami saling kenal dan dekat. Dia sampai menyebarkan video itu karena saya minta putus dan dia tidak mau, sehingga akhirnya video itu disebarkan ke teman-teman saya di sekolah sampai akhirnya guru tahu,” ungkapnya.
Share:

Mohon minta Hujan. Ratusan Personil Polres Prabumulih Kembali Gelar Sholat Istisqo


PRABUMULIH, SININEWS.COM – Kemarau panjang yang saat ini dirasakan hampir seluruh lapisan masyarakat sangat berdampak buruk bagi kesehatan, kebakaran yang menjadi salah satu dampak dari kekeringan

Untuk itu pihak Pemerintah telah menerbitkan beberapa peraturan yang tidak memperbolehkan warga membakar kebun disaat hari kemarau

Tak hanya itu, pihak kepolisian Polres Prabumulih juga telah memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak membakar hutan dalam tradisi peremajaan kebun karet dan lainnya

Polres Prabumulih juga kembali melakukan solat meminta hujan (Istisqo) dihalaman Polres Prabumulih yang dibuka langsung oleh Kompol Muhammad, SE Kabag Ren Polres Prabumulih, rabu (18/9/19) pagi sekira pukul 08.00 Wib

Dalam rangkaian solat Istisqo itu para personil Polres Prabumulih berdoa agar sang pencipta memberikan hujan yang saat ini dibutuhkan banyak warga

Ustad Riduan yang turut mengisi acara dengan siraman ceramah agama menambah khidmatnya acara tersebut

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakapolres AKP Harry Barata, para ASN Polres Prabumulih beserta jajaran (sn1)

Share:

Penemuan mayat di Patih Galung, Pihak Rumah Sakit Kesulitan identifikasi korban

Foto : Petugas Medis Rumah Sakit Umum Kota Prabumulih saat melakukan pengecekan mayat yang tinggal tulang

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Penemuan sesosok mayat gemparkan warga Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat, mayat manusia yang kini tinggal tulang itu ditemukan warga di kebun buah naga milik Kamirul, rabu (18/9/19)

Kejadian yang menghebohkan warga itu berawal ditemukan oleh Awang (34) seorang penjaga kebun saat hendak membersihkan kebun yang terkejut melihat potongan kepala manusia yang tergelatak diatas tumpukan jerami kering

Mengetahui kejadian tersebut Awang langsung melaporkan ke RT setempat untuk selanjutnya ditangani oleh pihak kepolisian

Usai kejadian penemuan mayat itu, Ketua RT dibantu warga kembali menemukan tubuh manusia yang tak jauh dari potongan kepala yang sudah menjadi tengkorak

Dr. Dwi saat dibincangi di ruang mayat RS.Umum Daerah Kota Prabumulih untuk saat ini pihaknya belum bisa mengetahui indentitas dan penyebab korban karena kondisi mayat sudah tinggal tulang

"Kita tidak bisa mengetahui lebih jauh tentang mayat ini karena hanya tim forensik yang bisa mengidentifikasinya" ucapnya

Sementara itu, Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk melalui Kapolsek Prabumulih Barat AKP Mursal Hadi membenarkan telah ada laporan warga yang menemukan tengkorak mayat

Hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian sudah mengevakuasi mayat kerumah sakit dan hingga kini belum diketahui jenis kelamin dan penyebab kematian korban (sn1).

Share:

Ambil Berkas Pendaftaran di PDI-P dan PAN, Aka Cholik Bulat Nyalon Wabup PALI

PALI,SININEWS.COM - Kantongi banyak dukungan dari banyak tokoh Lematang dan Abab, Aka Cholik Darlin datangi kantor DPC PDI-P dan PAN Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk mengambil formulir pendaftaran sebagai calon Wakil Bupati PALI pada Pilkada 2020 mendatang.

Kedatangan Aka Cholik dihantarkan beberapa tokoh Lematang dan Abab, diantaranya Taufik, tokoh Abab serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya.

"Saya  mendaftar di PDI-P dan PAN sebagai calon wakil Bupati PALI," ujar anggota DPRD PALI periode 2014-2018 itu.

Aka Cholik menjabarkan alasan kenapa dirinya mencalonkan diri menjadi calon wakil Bupati PALI.

"Banyaknya dorongan masyarakat, terutama warga Lematang dan Abab yang menginginkan saya maju pada Pilkada PALI," terangnya.

Bahkan diakui Aka Cholik bahwa ada beberapa pimpinan pondok pesantren yang siap mendukung pencalonan dirinya.

"Selain pemuka agama, dalam hal ini ada beberapa pimpinan pondok pesantren, juga sejumlah pengusaha, baik itu dalam PALI ataupun luar daerah nyatakan siap mendukung dan siap mensupport penuh apabila saya nyalon," tambahnya.

Ditanya siapa yang bakal didampinginya, Aka Cholik menjawab bahwa dirinya siap menjadi pendamping Heri Amalindo.

"Sesuai keinginan masyarakat Lematang dan Abab, saya diharapkan mendampingi incumben, dan hal itu tentu saja saya sangat siap. Karena visi misi saya dengan beliau (Heri Amalindo) sama, yakni mengedepankan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tandasnya.

Terpisah, Taufik, tokoh Abab membenarkan bahwa warga Kecamatan Abab menginginkan Aka Cholik maju untuk mendampingi Heri Amalindo pada Pilkada PALI 2020.

"Akan sangat serasi apabila Heri Amalindo bersanding dengan Aka Cholik. Karena selama kepemimpinan Heri Amalindo, PALI berkembang pesat, dan latar belakang Aka Cholik yang pernah menjabat anggota dewan juga aktif disetiap kegiatan serta rajin turun ke lapangan dalam menyerap keluhan masyarakat, dipastikan PALI akan cepat lebih maju," kata Taufik. (sn)
Share:

Maju Pada Pilkada PALI, Putra Tempirai Daftar di PDI-P

PALI,SININEWS.COM - Kantor DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali kedatangan tamu untuk mengambil formulir pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati PALI pada Rabu (18/9) sekitar pukul 12.00 WIB.

Hal itu dikemukakan Ketua DPC PDI-P PALI, Ferdian Andreas Lacony melalui sekretarisnya Ardani.

"Pada Rabu, 18 September, Drs H M Teguh Jaya asal Tempirai Kecamatan Penukal mengambil formulir Cabub/Cawabub PALI. Pengambilan berkas diwakilkan oleh Ali Rahman di kantor DPC PDI Perjuangan," ungkap Ardani.

Ardani juga mengatakan bahwa bukan hanya M Teguh Jaya yang mengambil formulir pendaftaran di PDI-P kali ini.

"Kami juga bakal kedatangan tamu, dengan maksud sama, yakni Aka Cholik. Saat ini Aka Cholik tengah diperjalanan," katanya. (sn)
Share:

Akui Banyak Dukungan, Aka Cholik Besok Daftar Cawabup PALI ke PDI-P dan PAN

PALI, SININEWS.COM - Pesta demokrasi di Bumi Serepat Serasan untuk memilih Bupati dan wakil Bupati periode 2020-2025 sepertinya bakal banyak tokoh mencalonkan dirinya. 

Setelah petahana Bupati, yakni Heri Amalindo  lebih dahulu memastikan bakal maju kembali sebagai bakal calon Bupati dengan dibuktikan mengambil formulir pendaftaran di PDI-P dan PAN, disusul Petahana Wakil Bupati, Ferdian Andreas Lacony juga mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon wakil Bupati PALI pada Selasa siang (17/9), nama Aka Cholik Darlin juga mencuat bakal meramaikan Pilkada di Kabupaten PALI yang bakal digelar secara serentak tahun 2020 mendatang. 

Bahkan niat Aka Cholik Darlin untuk maju pada Pilkada PALI bukan hanya omong kosong belaka. Menurut ketua umum Fakar Lematang itu saat dijumpai media ini, Selasa malam (17/9), bahwa dirinya bakal mengambil formulir pendaftaran di PDI-P dan PAN pada Rabu besok. 

"Saya akan mendaftar di PDI-P dan PAN besok (rabu) sebagai calon wakil Bupati PALI," ujar anggota DPRD PALI periode 2014-2018 itu. 

Aka Cholik menjabarkan alasan kenapa dirinya mencalonkan diri menjadi calon wakil Bupati PALI.

"Banyaknya dorongan masyarakat, terutama warga Lematang dan Abab yang menginginkan saya maju pada Pilkada PALI," terangnya. 

Bahkan diakui Aka Cholik bahwa ada beberapa pimpinan pondok pesantren yang siap mendukung pencalonan dirinya. 

"Selain pemuka agama, dalam hal ini ada beberapa pimpinan pondok pesantren, juga sejumlah pengusaha, baik itu dalam PALI ataupun luar daerah nyatakan siap mendukung dan siap mensupport penuh apabila saya nyalon," tambahnya. 

Ditanya siapa yang bakal didampinginya, Aka Cholik menjawab bahwa dirinya siap menjadi pendamping Heri Amalindo. 

"Sesuai keinginan masyarakat Lematang dan Abab, saya diharapkan mendampingi incumben, dan hal itu tentu saja saya sangat siap. Karena visi misi saya dengan beliau (Heri Amalindo) sama, yakni mengedepankan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tandasnya. 

Terpisah, Taufik, tokoh Abab membenarkan bahwa warga Kecamatan Abab menginginkan Aka Cholik maju untuk mendampingi Heri Amalindo pada Pilkada PALI 2020.

"Akan sangat serasi apabila Heri Amalindo bersanding dengan Aka Cholik. Karena selama kepemimpinan Heri Amalindo, PALI berkembang pesat, dan latar belakang Aka Cholik yang pernah menjabat anggota dewan juga aktif disetiap kegiatan serta rajin turun ke lapangan dalam menyerap keluhan masyarakat, dipastikan PALI akan cepat lebih maju," kata Taufik. (sn)
Share:

Tantura berkeliaran, Kemarin malam seorang pemuda dicokok bawa sabu

Foto : Pelaku (tengah) memperlihatkan barang bukti satu paket kecil narkoba jenis sabu

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Tantura Patrol Polisi muda yang berseragam lengkap merupakan tim khusus patroli diwilayah diindikasi kurang aman atau sering terjadi tindakan kejahatan Curas, Curat dan Curanmor (3C)

Tim yang dilengkapi peralatan lengkap dan khusus ini kembali berhasil mengamankan seorang pemuda yang gerak-geriknya mencurigakan petugas, selasa (17/9/19)

Tantura Patrol yang mencurigai Gopindra (31) warga Jalan Jenderal Sudirman Gang suriah Kelurahan Pasar I Kecamatan Prabumulih Utara mengejar pelaku usai terjatuh dari sepeda motor miliknya

“diduga pelaku ini merasa gugup saat melihat kami patroli, dia putar arah motor lalu terjatuh” ucap salah satu anggota Tantura

Pelaku ditangkap sekira pukul 00.15 Wib yang memiliki narkotika jenis Sabu sebanyak satu paket seberat 0,16 gram yang disimpannya didalam kantong celana sebelah kanan, saat kejadian teman pelaku berhasil kabur usai motornya terjatuh

Kejadi tersebut sempat menjadi tontontan warga Jalan Prof.M.Yamin Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Barat, hingga berita ini dimuat pelaku telah dilakukan pemeriksaan oleh petugas (ril/sn01)

Share:

Bongkar Ratusan Lapak PKL di Pasar Inpres, Pedagang : Kami Cuma Cari Makan Pak

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Ratusan lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berada di pasar Inpres tepatnya di jalan Andalas Kelurahan Pasar I Kecamatan Timur Kota Prabumulih ditertibkan oleh UPTD Pasar Pemerintah Kota Prabumulih. 

Lapak tersebut merupakan milik para pedagang yang telah terdaftar sebagai penghuni di Pasar Tradisional Modern (PTM) II. 

Kepala UPTD Pasar Prabumulih Taufik Hidayah mengatakan penertiban 112 lapak pedagang dilakukan lantaran para pedagang ini tidak mengindahkan imbauan untuk pindah ke PTM II. Padahal imbauan untuk mengkosongkan lahan lapak tersebut sudah disampaikan setelah hari raya Idul Fitri.  

"Sudah kami imbau sampai tiga kali. Pertama habis lebaran idul fitri, kedua habis lebaran idul adha hingga kemarin tahun ajaran baru anak-anak sekolah sampai saat ini masih bertahan di tempat ini," ujarnya.

Mengenai kekhawatiran para pedagang terkait sepinya pembeli di PTM I maupun PTM II, Taufik menuturkan itu terjadi lantaran masih adanya pedagang yang berjualan diluar gedung pasar.  

"Selain itu, mungkin faktor turunnya harga karet dan sawit dipasaran. Jadi mau ke pasar juga takut karna ada sebagian bahan yang naik harganya," tuturnya.

Diterangkan Taufik, saat ini lapak pedagang di PTM I maupun PTM II sudah hampir terisi semua. Mulai dari Penjahit, toko pakaian, toko kelontongan dan manisan sudah menempati lapak yang telah disediakan. 

"Hanya saja pedagang kaki lima yang belum menempati lapaknya sehingga terpaksa petugas melakukan penertiban dengan cara pembongkaran," terangnya.

Sementara, Wati salah satu pedagang mengaku diperbolehkan berjualannamun lapak yang ditempati harus mundur sehingga tidak mengganggu arus kendaraan yang melintas dikawasan tersebut. 

"Kami hanya berjualan untuk cari makan pak, kondisi sekarang pasar sepi pembeli. Jangankan mau perbaiki lapak dapat pelaris saja belum," keluhnya.

Dari pantauan, proses penertiban lapak pedagang dilakukan pukul 09.00 wib (17/9) pagi dengan mendapat pengawalan ketat dari tim gabungan Polri, TNI, Pol, Satpol PP, serta UPTD Pasar Prabumulih.

Penertiban lapak pedagang ini akan berlangsung selama lima hari di lokasi berbeda yakni dikawasan Jalan M Yamin dan Jalan Buntu belakang pasar. 
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts