Kerja Senyap KPK Pindahkan Tahanan Korupsi

JAKARTA, SININEWS.COM– Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penahanan Rutan kepada eks Manager Legal PT Duta Palma Nusantara Suheri Terta alias STR atas dugaan Tindak Pidana Korupsi suap alih fungsi hutan di Provinsi Riau tahun 2014. 

STR merupakan warga binaan di Lapas Sialang Bungkuk yang akan bebas pada 5 April 2020, terkait Perkara Pidana Umum (Pidum) Pembakaran Hutan. 

Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, setelah dilakukan serangkaian penyidikan, penyidik KPK melakukan penahanan Rutan kepada tersangka STR atas perkara Tindak Pidana Korupsi Suap kepada Gubernur Riau Annas Makmun dalam Permohonan Rekomendasi Alih Fungsi Hutan di Provinsi Riau Tahun 2015. 

Perkara tersebut terjadi saat tertangkap tangan pada tahun 2015 dan saat itu tertangkap tangan adalah Gubernur dan Gulat Medali Emas Manurung.

“Tersangka STR sebelumnya sempat menjadi buronan Kejaksaan selama 4 tahun sejak 2015, dan baru berhasil dieksekusi oleh Kejaksaan Negeri Pelalawan pada 2019,” kata Ali Fikri melalui keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (5/4/2020). 

Menurut Ali Fikri, STR akan menjalani masa penahanan untuk 20 hari ke depan terhitung sejak tanggal 5 April 2020 sampai dengan 24 April 2020. 

"Tersangka ditahan di Rutan Cabang KPK di Gedung KPK Kavling C1,” ujar Ali Fikri. 

Sebelumnya, STR telah menjalani hukuman penjara selama 1 (satu) tahun di Rutan Pekanbaru atas kasus kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pelalawan dan hukumannya berakhir pada tanggal 5 April 2020. Ali Firli mengatakan, Berita Acara Penahanan tersangka STR telah ditandatangani oleh tersangka di Gedung KPK pada hari Jumat tanggal 3 April 2020. 

"Penyidik Budi Sokmo telah memindahkan status tahanan Atas nama Suheri Terta ke Rutan KPK mulai Jumat (3/4/2020) dan besok (5/4/2020) akan habis masa menjalani pemidanaannya,” ucapnya. 

"Selanjutnya mulai 5 April 2020 tersangka Suheri Terta ditahan penyidik KPK,” katanya menambahkan. 

Selain itu, menurut Ali Firli dalam situasi pandemi Covid-19, KPK tetap bekerja dengan prioritas, namun tetap waspada akan bahaya penyebaran virus corona. 

“Di tengah-tengah keprihatinan ini KPK juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan rasa empati dan peduli pada bangsa ini dengan tidak melakukan korupsi,” pungkasnya.(imo/sn)
Share:

Banyak Lalui Jalan Tikus, Junaidi Anuar: Kita Cegat di Pintu Keluar

Foto. Pemeriksaan di pos pintu masuk PALI Desa Talang Bulang
PALI -- Meski pemerintah gencar mensosialisasikan antisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19, tetapi masih saja banyak warga kurang sadar terhadap bahaya virus yang berasal dari Wuhan tersebut. 

Terbukti masih banyaknya warga yang masuk wilayah PALI menggunakan jalan tikus untuk menghindari pemeriksaan di pintu gerbang PALI Desa Talang Bulang. 

Hal itu diakui Rian, salah satu petugas jaga pada pintu masuk Desa Talang Bulang. 

"Entah apa alasan warga yang kucing-kucingan. Padahal kami hanya mengecek suhu tubuh dan menanyakan riwayat perjalanannya. Jalan tikus itu masuk dari simpang empat Teluk Lubuk Kabupaten Muara Enim dan keluar simpang empat Talang Bulang Kecamatan Talang Ubi," terangnya. 

Mengetahui hal itu, Juniadi Anuar ketua Satgas Covid-19 PALI menegaskan pihaknya tidak mau kecolongan dalam mengantisipasi dan mencegah corona. 

"Kita bakal cegat di pintu keluar jalan tikus itu bersama kepolisian. Sebab, kita tidak ingin kecolongan. Padahal pada pos penjagaan di pintu masuk PALI, kita tidak mempersulit warga yang masuk, hanya memeriksa suhu tubuh dan mendata riwayat perjalanan mereka lalu kita data apabila warga bersangkutan datang dari daerah zona merah," tandas Junaidi. (sn) 
Share:

8 Warga PALI di Rapid Tes, Simak Hasilnya dan Data Terakhir Covid-19

PALI -- Disamping penjagaan dan pengawasan yang cukup ketat dalam mengantisipasi masuknya virus corona, Satuan Gugus Tugas (Satgas) penanggulangan penyebaran Covid-19 Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) juga melakukan pengecekan menggunakan Rapid tes pada warga yang dinyatakan Orang Dalam Pengawasan (ODP).

Menurut Juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19 PALI, dr Zamir bahwa sampai saat ini timnya telah memeriksa 8 warga ODP menggunakan Rapid tes. 

"Alhamdulillah hasilnya semuanya negatif. Dan hari ini kita akan lanjutkan pemeriksaan Rapid tes terhadap warga ODP," ungkap dr Zamir, Minggu (5/4).

Pada kesempatan itu juga, dr Zamir menerangkan data terakhir warga yang dinyatakan ODP di Kabupaten PALI ada 57 orang dan 22 orang sudah selesai pemantauan.

"ODP 57 orang per hari Minggu siang, pelaku perjalanan ada 900 orang per hari Sabtu. Kita awasi dan kita sarankan baik ODP dan pelaku perjalanan untuk isolasi mandiri di rumahnya masing-masing," terangnya. (sn)


Share:

Cegah Covid-19 Masuk PALI, Penjagaan Gerbang Masuk Makin Rapat

PALI -- Makin maraknya pandemik Covid-19 di Indonesia dan ditetapkannya Prabumulih menjadi zona merah membuat tim satuan gugus tugas penanggulangan penyebaran virus corona Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang semakin memperketat penjagaan di pintu masuk Bumi Serepat Serasan.

Bukan hanya orangnya yang diperiksa suhu tubuhnya, tetapi seluruh kendaraan yang masuk PALI wajib masuk dalam kotak sterilisasi yang dipasang ditengah jalan. 

Dikatakan Junaidi Anuar, Ketua Satgas penanggulangan penyebaran Covid-19 Kabupaten PALI bahwa seluruh pos penjagaan dilengkapi kotak sterilisasi yang gunanya menyemprotkan cairan disinfektan bagi kendaraan yang masuk. 

"Antisipasi masuknya virus corona, kita juga semprot seluruh kendaraan dengan disinfektan. Kendaraan harus lalui kotak sterilisasi yang telah kami siapkan," ungkap Junaidi saat meninjau pos penjagaan di pintu masuk Desa Talang Bulang, Minggu (5/4).

Diakuinya bahwa seluruh pos penjagaan yang berjumlah 6 pos dilengkapi kotak sterilisasi. "Seluruhnya kita siapkan kotak sterilisasi selama 24 jam. Sebab, virus ini bisa saja melekat pada kendaraan dan bisa menularkannya," tukasnya. 

Untuk warga yang masuk ke PALI, Junaidi menegaskan seluruhnya ditanya tujuan dan asal perjalanan, kemudian di cek suhu tubuhnya. 

"Kalau tidak jelas tujuan masuk ke PALI terlebih berasal dari zona merah, kami sarankan untuk putar arah. Kami juga mewaspadai adanya warga dengan suhu tubuh diluar batas normal. Warga tersebut kita cek dan diminta istirahat di pos penjagaan sampai suhu tubuhnya menurun baru kita izinkan meneruskan perjalanannya," tandasnya. (sn) 
Share:

Ditengah Pandemik Corona, Dewan Asal PKS Ini Bagi-bagi Ribuan Masker

PALI -- Bantu antisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19, Afias anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dari fraksi PKS membagikan ribuan masker untuk masyarakat Desa Pengabuan Timur Kecamatan Abab, Minggu (5/4).

Aksi bagi-bagi masker tersebut langsung diserbu masyarakat desa setempat, yang memang saat ini membutuhkan barang yang langka ditengah pandemik Covid-19. 

"Kami bagikan lebih kurang 1.200 masker. Ini kami lakukan sebagai bentuk dukungan kami terhadap upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di Bumi Serepat Serasan," ungkap Afias. 

Diharapkannya dengan bantuan tersebut masyarakat yang biasa beraktivitas diluar rumah bisa terhindar dari virus corona. 

"Memang bantuan ini tidak seberapa  tetapi diharapkan bisa mencegah penyebaran virus corona," tukasnya. 

Sebelumnya diketahui bahwa anggota komisi II DPRD PALI ini menyambangi pos terpadu penjagaan di perbatasan PALI-Prabumulih untuk memberikan support terhadap petugas penjagaan dengan memberikan air mineral dan makanan tambahan. (sn) 
Share:

Bersatu Lawan Corona, Afias Kembali Support Penjaga Perbatasan

PALI --- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dari PKS, Afias kembali memberikan semangat kepada petugas penjaga perbatasan antara kota Prabumulih dan PALI di Desa Muara Sungai Kecamatan Tanah Abang dalam menangkal penyebaran virus corona agar tidak masuk ke wilayah Bumi Serepat Serasan, Sabtu (4/4).

Dikatakan Afias bahwa bentuk penyemangat dirinya kepada tim Satgas penanggulangan Covid-19 di perbatasan dengan memberikan sejumlah air mineral dan makanan tambahan. 

"Kami sampaikan apresiasi kepada petugas penjagaan di pos perbatasan yang tiada lelah selama 24 jam memantau dan memeriksa setiap orang masuk dari arah kota Prabumulih. Kami dari fraksi PKS mensupport penuh kinerja mereka (petugas penjagaan), dan apa yang kami berikan meski tidak seberapa nilainya, tetapi diharapkan menjadi penyemangat mereka dalam menjalankan tugas mulia ini," kata anggota komisi II DPRD PALI itu. 

Afias juga menyarankan agar petugas penjagaan tetap memperhatikan kesehatannya. 

"Tugas selama 24 jam, tentu perlu stamina yang kuat. Untuk itu jaga kesehatan  manfaatkan waktu saat istirahat supaya ketahanan tubuh tetap fit," tukasnya. 

Kepada warga PALI juga, Afias berpesan untuk mematuhi anjuran pemerintah dalam menghindari penyebaran Covid-19. 

"Kita semua berharap agar Covid-19 tidak masuk PALI dan wabah ini secara global cepat berakhir agar aktivitas kita semua bisa berjalan normal kembali," harapnya. (sn) 
Share:

Peduli Covid-19, Pertamina EP Asset 3 Disinfeksi Rumah Ibadah

CIREBON, SININEWS.COM - Seiring peningkatan jumlah ODP, PDP dan pasien positif COVID-19 di Indonesia, PT Pertamina EP Asset 3 yang berkedudukan di Kabupaten Cirebon menginisiasikan kegiatan disinfeksi Rumah Ibadah di area sekitar kantor yakni di Desa Klayan dan Desa Jadimulya. 

Sebanyak 13 Masjid dan Musholla mulai disemprot dengan disinfektan pada Kamis, (2/4) dan kegiatan ini ditargetkan selesai pada Selasa, (7/4) mendatang.

Selain disinfeksi, Pertamina EP Asset 3 juga memberikan bantuan berupa peralatan kebersihan dan disinfeksi berupa alat pembersih lantai, sprayer, sarung tangan karet, bahan pembersih lantai, bahan disinfektan hingga sabun cuci tangan.

Pengurus Masjid dan Musholla terkait kemudian juga diberikan edukasi, bagaimana cara membuat bahan disinfeksi dan melakukan penyemprotan disinfektan dengan menggunakan alat-alat yang diberikan.

Asset 3 General Manager Wisnu Hindadari menyampaikan “Tujuan dari kegiatan ini tidak lain agar Musholla dan Masjid juga meningkatkan kesadaran untuk selalu menjaga kebersihan sehingga seluruh pihak dapat bersinergi dalam pencegahan penyebaran virus COVID-19 ini”.

Wisnu juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Program Pencegahan COVID-19 Pertamina EP Asset 3 yang akan dilaksanakan selama masa darurat COVID-19.

Didin, pengurus masjid Al-Ikhlas Jadimulya mengatakan bahwa pihaknya memang belum melakukan dIsinfeksi. Oleh sebab itu, bantuan yang diberikan oleh PT Pertamina EP Asset 3 ini dirasakannya sangat bermanfaat. 

"Kami pengurus Masjid Al-Ikhlas beserta warga Jadimulya mengucapkan Jazakumullah, terima kasih yang sebanyak-banyaknya atas bantuan PT Pertamina EP Asset 3." ungkap Didin.(ril/SN)
Share:

SKK Migas – KKKS Pertamina EP Asset 1 Jambi Field Bantu Ratusan APD Bagi Tenaga Medis RSUD Raden Mattaher

JAMBI, SININEWS.COM - Tingginya kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) yang dibutuhkan dalam penanganan medis bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta Pasien yang telah dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 di Provinsi Jambi khususnya di RSUD Raden Mattaher, mendorong SKK Migas –KKKS Pertamina EP Asset 1 Jambi Field untuk memberikan kontribusinya. 

Pertamina EP Asset 1 Jambi Field merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dan operator Blok Migas di bawah pengawasan dan pengendalian SKK Migas. 

Pertamina EP merupakan anak perusahaan BUMN PT. Pertamina (Persero) yang sepenuhnya dimiliki oleh Republik Indonesia yang dipercaya dan diberikan tugas oleh Pemerintah untuk mengelola 5 Asset Lapangan Migas yang tersebar dari Sabang hingga Merauke, KKKS Pertamina EP Asset 1 Jambi Field tidak hanya melakukan kegiatan pencegahan dan penanggulangan di lingkungan internal perusahaan saja, namun juga menyalurkan bantuan kepada para pemangku kepentingan daerah dan masyarakat.

Jambi Field Manager, Gondo Irawan mengungkapkan bahwa penanganan COVID-19 yang semakin cepat penyebarannya ini merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah namun juga menjadi tanggung jawab semua pihak termasuk pelaku usaha hulu migas sesuai dengan kemampuan masing-masing dengan persetujuan anggaran yang diberikan Pemerintah melalui SKK Migas. 

Gondo menyerahkan bantuan APD kepada RSUD Raden Mattaher berupa 100 paket baju hazmat, 100 pasang sepatu boots, 100 kacamata goggle, 100 pasang sarung tangan steril, 100 pasang sarung tangan non steril, 100 pasang sarung tangan obgyn, 25 box masker N95 dan 10 box masker bedah pada Jumat, (3/4).

“Perlengkapan APD yang kami serahkan ini merupakan hasil dari koordinasi dan komunikasi yang telah kami lakukan sebelumnya dengan SKK Migas dan pihak RSUD Raden Mattaher dan memang alat-alat ini sangat diperlukan oleh tenaga medis yang merupakan garda terdepan dalam penanganan pandemik COVID-19 yang tengah mewabah dilingkungan kita”, ungkap Gondo.

Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi, dr. MHD Fery Kusnadi, SpOG menyampaikan ucapan terima kasih kepada SKK Migas dan KKKS Pertamina EP Asset 1 Jambi Field atas kepeduliannya terhadap keamanan dan keselamatan tenaga medis RSUD Raden Mattaher dalam menjalankan tugasnya. Fery juga mengungkapkan bahwa perlengkapan APD yang diberikan sangat membantu dan sangat bermanfaat terlebih ditengah kondisi sulitnya mendapatkan barang-barang ini dipasaran, dengan adanya bantuan ini, ia mengharapkan agar potensi risiko penularan COVID-19 bagi tenaga medis dapat diminimalisir. 

“Tentunya kami bersyukur atas adanya bantuan dari SKK Migas–Pertamina EP ini. Bantuan yang sangat penting dan sangat dibutuhkan oleh para tenaga medis di RSUD Raden Mattaher”, jelas Fery.

Sementara itu, SKK Migas Sumatera Bagian Selatan terus berkoordinasi intensif dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi dengan mengutamakan bantuan-bantuan pencegahan persebaran Virus COVID-19 di lingkungan dan masyarakat sekitar area operasi KKKS di beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi, “SKK Migas dan KKKS yang beroperasi di wilayah provinsi Jambi secara serempak bergerak untuk melakukan antisipasi-antisipasi kebutuhan di daerah sekitar operasi hulu migas, dan seluruh kegiatan penyaluran bantuan ini akan diinformasikan kepada BPBD dan Dinas Kesehatan tingkat Provinsi, sebagai wujud koordinasi dan kebersamaan antar instansi/lembaga Pemerintah dalam penanganan persebaran virus, hal ini perlu dilakukan agar kita semua dapat saling bahu membahu dan melengkapi kebutuhan yang ada, selain bantuan yang telah disampaikan KKKS Pertamina EP ini, KKKS tentunya lebih besar peranannya kepada masyarakat di lingkungan sekitar wilayah operasinya masing-masing sesuai dengan kemampuan dan anggaran yang disetujui oleh Pemerintah” pungkas Kepala SKK Migas Perwakilan Sumbagsel Adiyanto Agus Handoyo.(RIL/SN)
Share:

Polres Prabumulih Kembali Berikan Bantuan APD ke Tiga Posko Perbatasan

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Setelah menyerahkan bingkisan untuk para petugas di 3 Posko Terpadu Gugus Tugas Penanggulangan Virus Corona (Covid -19) Kota Prabumulih, berupa 1 Krat Susu Beruang, 1 Krat Minuman C1000, 1 Dus Wipol untuk bahan Cairan Disinfektan di masing-masing Posko, pada Kamis lalu (02/04/2020). 

Kini, Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH beserta jajaran kembali memberikan bantuan berupa alat pelindung diri (APD) untuk para petugas di 3 Posko Terpadu Gugus Tugas Penanggulangan Virus Corona (Covid -19) Kota Prabumulih tersebut. 

APD yang diberikan diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Para petugas untuk menunjang SOP atau keamanan diri dalam berkerja. 

"Ini adalah bentuk solidaritas kami untuk mendukung dan memberikan semangat kepada teman-teman yang bekerja di setiap Posko Terpadu ini," kata Kapolres, Jumat (03/04/2020). 

Kapolres mengatakan, APD ini bisa dibersihkan dan disemprot disinfektan supaya bisa digunakan lebih dari satu kali.

"Kebetulan bahan ini yang tidak sekali pakai. Jadi bisa dicuci dan disemprot disinfektan supaya bisa dipakai kembali, yang penting prosesnya benar," ucap Kapolres. 

Ia juga menceritakan, bahwa saat ini memang agak sulit untuk mendapatkan APD yang memang sangat di butuhkan oleh petugas. 

"Untuk saat ini memang APD agak sulit untuk di cari, tapi Alhamdulilah kita mendapatkannya dan sudah kita serahkan kepada para petugas ini," ungkap Kapolres. 

Untuk itu, Kapolres Prabumulih mengajak seluruh elemen masyarakat, baik Organisasi, Perusahan atau perorangan untuk kiranya dapat mensuport atau membantu menyumbangkan APD untuk Petugas tersebut, mengingat mereka adalah petugas di Garda Terdepan untuk menanggulangi wabah Virus ini.

"Kami sangat apresiasi jika ada masyarakat yang dapat membantu menyumbangkan APD atau lainnya kepada para petugas ini, agar kinerja mereka lebih maksimal," pungkasnya.(sn/riok)
Sumber : Monopolisumsel.com
Share:

Nekat Ngemis di Pendopo, Warga Prabumulih Ini di 'Deportasi'

PALI, SININEWS.COM -- Berdalih meminta sumbangan untuk sebuah masjid di kota Prabumulih, Darmati (50) warga Sukajadi Prabumulih Timur berkeliling di pasar Inpres Pendopo Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Sabtu (4/4). Tentu saja, dengan adanya itu, Satgas penanggulangan Covid-19 Kabupaten PALI yang mendapat laporan dari warga langsung mengamankan wanita paruh baya itu. 

Dikatakan Junaidi Anuar, ketua Satgas penanggulangan Covid-19 PALI bahwa pihaknya telah mengecek suhu tubuh warga Prabumulih itu dan meminta warga tersebut balik kanan. 

"Nanti kita akan antar ke perbatasan. Kami bukan melarang meminta sumbangan, tetapi dalam kondisi saat ini, kami terpaksa lakukan itu terlebih Prabumulih jadi daerah zona merah," ungkap Junaidi.

Sementara dari pengakuan Darmawati bahwa dirinya masuk PALI menggunakan travel.

"Aku disuruh Ys (inisial) untuk masuk PALI meminta sumbangan. Hasilnya aku serahkan semua dan hanya diberi ongkos makan dan ongkos travel. Aku tidak mengetahui kalau sekarang Prabumulih dinyatakan zona merah," katanya. (sn) 


Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts