Ridho Yahya Kembali Semprotkan Disinfekatan serta Bagikan Ratusan Masker ke Warga

Foto : Ridho Yahya membagikan masker kesejumlah warga usai pelepasan relawan penyemprotan disinfekatan, selasa (21/4/20)
PRABUMULIH, SININEWS.COM – Pemerintah Kota Prabumulih kembali melakukan penyemprotan disinfektan secara masal kesejumlah daerah kota hingga ke desa-desa, penyemprotan yang keempat kalinya itu diharapkan dapat mengurangi penyebaran virus corona (Covid-19), selasa (21/4/20)

Sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas), Lembaga Swadaya yang ada di Kota Prabumulih, Siswa Pramuka, Perangkat OPD kedinasan serta beberapa Perusahaan turut andil melakukan penyemprotan disinfektan 

Pelepasan ratusan relawan penyemprotan disinfektan dibuka langsung Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya, MM yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Elman, ST berharap dengan pencegahan tersebut dapat mengurangi langkah penyebaran virus corona 
"Ridho Yahya menerima beberpa bantuan dari jumlah instansi dan perusahaan
“Kita sangat berterima kasih atas partisipasi masyarakat Kota Prabumulih dengan ikhlas membantu memerangi covid-19 ini, dan berharap kepala Allah virus ini cepat berakhir” ucapnya dalam sambutan pelepasan rombongan relawan disinfektan dikediamannya pendopoan rumah dinas Prabumulih 

Tak hanya itu Pemerintah berterimakasih atas bantuan dari berbagai instansi dan perusahaan berupa 560 buah APD untuk tenaga medis dari SKPD dilingkungan Pemkot Prabumulih, 20.000 masker yang disumbang oleh seluruh sekolah (TK,SD,SMP,SMA dan SMK) di Kota Prabumulih, serta PT.Bukit Asam memberikan bantuan berupa uang tunas sebesar Rp.150 juta, 50 Set pakaian Hazmat medis dari PT.TEL serta PT.Pertamina turut menyumbang satu buah tangki air untuk cuci tangan 
Sejumlah bantuan tersebut terus mengalir yang merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam memerangi virus corona diwilayah zona merah 

Untuk diketahui Pemerintah Kota Prabumulih saat ini telah membagikan 34.000 paket sembako kepada seluruh warga Kota Prabumulih dengan rincian 20kg beras, 2 Dus mie instan serta 1 buah botol kecap 

"kita sudah berikan bantuan sembako awal 16 ribu dan ditambah lagi 16ribu hingga saat ini sekitar 34 ribu sembako sudah kita sebar” terang Ridho seraya berharap warga Prabumulih untuk secara sadar mengikuti anjuran pemerintah.(sn/adv).
Share:

Desa Ujan Mas Ulu Jadi Desa Definitif

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Berdasarkan hasil Rapat Paripurna XII, Selasa (21/04) di Gedung DPRD Muara Enim, seluruh fraksi di DPRD Kabupaten Muara Enim sepakat mendukung Raperda pembentukan Desa Persiapan Ujan Mas Ulu di Desa Ujan Mas Lama, Kecamatan Ujan Mas menjadi desa definitif. 

Secara prinsip seluruh fraksi menyetujui semua Raperda yang diajukan oleh Plt. Bupati Muara Enim, namun tentunya ada beberapa catatan dan pertimbangan dari masing-masing fraksi yang nantinya akan dijawab pada agenda penyampaian jawaban Bupati Muara Enim di Rapat Paripurna XII esok hari (22/04). 

Disela penyampaian pemandangan umum tadi, masing-masing fraksi juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemkab. Muara Enim yang dinilai telah maksimal serta tanggap dalam penanganan wabah Covid-19 di Kabupaten Muara Enim.

Selain Raperda pembentukan Desa Ujan Mas Ulu, terdapat 6 Raperda lainnya yang menjadi pembahasan, yaitu Raperda Pembentukan OPD Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Raperda Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak, Raperda Pembentukan Lembaga Penyiaran Publik Lokal Suara Muara Enim, serta masing-masing Raperda Penambahan Penyertaan Modal Bank Sumsel Babel, PDAM Lematang Enim dan BPR Gerbang Serasan.(SN)
Share:

Data Covid-19 Terbaru di PALI 21 April 2020




Share:

Bantu Warga Terdampak Corona, Kwarcab PALI Bagikan 1.000 Paket Sembako

PALI -- Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) membagikan sedikitnya 1.000 paket sembako yang terdiri dari satu sak beras dan satu dus mie instan kepada masyarakat yang terdampak wabah pandemik Covid-19 terutama yang kurang mampu di wilayah Bumi Serepat Serasan, Selasa (21/4).

Menurut ketua Kwarcab PALI H Heri Amalindo bahwa kegiatan bakti sosial tersebut dalam rangka membantu kesulitan warga kabupaten PALI ditengah wabah corona. 

"Pembagian bantuan ini dilakukan door to door atau ke rumah-rumah penerima yang dibagikan oleh pengurus pramuka pada masing-masing Kwaran agar tidak mengundang keramaian," kata Heri Amalindo. 

Ketua Kwarcab PALI yang juga saat ini menjabat Bupati PALI menerangkan bahwa anggaran pemberian bantuan tersebut berasal dari dana kegiatan pramuka yang ditunda akibat wabah corona dan dialihkan untuk membantu warga kurang mampu. 

"Ini dana untuk kegiatan pramuka yang dialihkan dalam membantu masyarakat mengurangi beban hidup ditengah corona. Nilai bantuan memang tidak seberapa tetapi diharapkan bisa meringankan kesulitan masyarakat yang terdampak corona," terangnya. 

Untuk data penerima, diakui ketua Kwartir PALI memang tidak melalui RT atau RW maupun Kades namun data diperoleh dari anggota pramuka yang mendata langsung penerima bantuan. 

"Bukan kami pilih kasih, namun bantuan ini terbatas dan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar layak menerima bantuan ini," tukasnya. 

Heri Amalindo juga mengajak masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19 harus bersatu padu dan bersama-sama ikuti protokol kesehatan. 

"Mencegah corona harus dari diri kita sendiri sebagai bentuk sayang kepada keluarga dan orang lain dalam lingkungan kita. Sebab, kalau ada satu orang saja terpapar, maka akan banyak orang lain tertular. Dalam mencegah penyebaran Covid-19, yang harus kita lakukan sejak awal adalah wajib memakai masker saat beraktivitas diluar rumah. Banyak-banyak minum air hangat, cuci tangan pakai sabun setelah beraktivitas dan upayakan berkumur pakai air garam setiap hari. Mudah-mudahan dengan kita patuhi anjuran dan membiasakan diri menjaga kesehatan, PALI terbebas dari kasus wabah global ini," saran dan harap Bupati PALI. (sn) 


Share:

Cegah Penularan Covid-19, Pertamina EP Asset 3 Salurkan Ribuan Hand Sanitizer dan Ratusan Baju Hazmat

CIREBON, SININEWS.COM - Sebagai tindak lanjut dari Program Pencegahan Covid-19 Pertamina EP Asset 3, Jumat 17 April 2020 telah diserahkan sebanyak 200 baju hazmat untuk mendukung perjuangan tenaga medis di RS Gunung Jati Kabupaten Cirebon. Baju hazmat diserahkan oleh Asset 3 Legal & Relation Manager - Heri Fandra kepada perwakilan tim medis RS Gunung Jati.

Selain baju hazmat, Pertamina EP Asset 3 yang meliputi Subang Field, Jatibarang Field dan Tambun Field juga telah menyalurkan sebanyak 2.650 botol hand sanitizer 250 mililiter ke berbagai fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan Rumah Sakit, juga kantor Pemerintah Kecamatan dan Desa di Kabupaten Bekasi, Subang, Indramayu, Cirebon serta Kota Cirebon. Selanjutnya akan didistribusikan 750 botol hand sanitizer 50 mililiter bagi masyarakat di sekitar Kecamatan Gunung Jati yang masih harus bekerja di luar rumah selama masa darurat covid-19.

Sebelumnya sebanyak 100 buah baju hazmat juga telah diserahkan Pertamina EP Asset 3 Subang Field bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Subang. Selain itu Subang Field juga telah menyampaikan 3 set unit tempat pencuci tangan portable untuk Pasar Jatireja, Sekaseneng dan Bobos di Kabupaten Subang. Menyusul Pertamina EP Asset 3 Subang Field akan menyerahkan 100 baju hazmat lagi bagi Fasilitas Kesehatan di Kabupaten Karawang.

Di Kabupaten Bekasi,  Pertamina EP Asset 3 Tambun Field telah menyerahkan 3 set sarana cuci tangan portable bagi Masjid dan Kantor Kecamatan Babelan serta nagi Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kabupaten Bekasi. Sebanyak 750 botol hand sanitizer 250 mililiter juga telah didistribusikan ke berbagai sarana umum dan perkantoran yang tidak memungkinkan pelaksanaan work from home (WFH).

Sementara di Indramayu,  Pertamina EP Asset 3 Jatibarang Field menyalurkan sebanyak 675 botol hand sanitizer 250 mililiter dan 250 botol hand sanitizer 50 mililiter untuk 54 Puskesmas di sekitar Kabupaten Indramayu juga 3 RSUD dan Kantor Kecamatan dan Pemerintahan di Kabupaten Indramayu.

Heri Fandra menyampaikan “Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari PT Pertamina EP Asset 3 terhadap pekerja medis maupun penyediaan fasilitas kesehatan agar dapat melayani masyarakat dengan baik. Semoga pandemi ini segera kita lewati”.

RSUD Gunung Jati merupakan RS rujukan Pemerintah untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Cirebon. Dokter Ismail Jamaludin selaku Direktur RSUD Gunung Jati menyampaikan “Saat ini APD memang sangat kami butuhkan, terima kasih Pertamina EP atas APD dan hand sanitizer yang telah disampaikan hari ini”, pungkasnya.(ril)
Share:

Soal Warga Purun Meninggal Mendadak di Panta Dewa, Begini Keterangan Jubir Gugus Tugas Covid-19 PALI


PALI -- Meninggalnya salah satu warga Desa Purun Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) di Desa Panta Dewa Kecamatan Talang Ubi yang secara mendadak dan sempat membuat geger warga sekitar lokasi kejadian pada Senin (20/4) sekitar pukul 17.00 WIB ternyata bukan akibat terpapar virus corona atau Covid-19.

Hal itu dijelaskan langsung juru bicara gugus tugas percepatan penanggulangan Covid-19 kabupaten PALI, dr Zamir.

Menurut dr Zamir bahwa setelah dilakukan pengecekan fisik terhadap jasad korban, dipastikan penyebab kematian korban akibat penyakit lain. 

"Korban diduga tersedak oleh muntahan yang masuk ke saluran nafas atau bahasa medisnya disebut sebagai aspirasi. Jadi bukan karena corona," ungkap dr Zamir, Senin (20/4).

Setelah dilakukan pemeriksaan, diterangkan dr Zamir bahwa korban langsung dibawa ke rumah keluarganya di Desa Purun. 

"Korban kita evakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan," tandasnya.

Atas kejadian itu, dr Zamir menghimbau masyarakat jangan panik dan jangan asal menyebar isu yang membuat warga lain resah. 

"Sudah kami pastikan bahwa korban bukan karena corona, dan masyarakat pun harap tenang karena hingga saat ini PALI masih aman dari Covid-19," tegasnya. (sn)  
Share:

Panta Dewa Gempar, Warga Purun Mendadak Meninggal di Desa Itu

PALI -- Warga Desa Panta Dewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendadak gempar lantaran pada Senin (20/4) sekitar pukul 17.00 WIB ada salah satu warga Desa Purun Kecamatan Penukal Kabupaten PALI mendadak meninggal di rumah kerabatnya di Desa Panta Dewa. 

Dari keterangan Wandra Kepala Desa Panta Dewa, bahwa korban diketahui bernama Haikal berusia sekitar 21 tahun. 

"Dari informasi yang kami dapat, korban tengah berkunjung ke rumah kerabatnya di desa kami. Tetapi sekitar pukul 5 sore, korban hendak mencuci muka, tapi tiba-tiba pingsan dan tidak lama kemudian meninggal," kata Kades.

Karena saat ini tengah heboh akan adanya wabah corona, Kades menyebut bahwa warga yang mengetahui kejadian itu tidak berani mendekat atau memindahkan jasad korban. 

"Warga ketakutan dan tidak berani mendekat atau menyentuh jasad korban yang tergeletak di dekat rumah karena khawatir meninggalnya korban akibat corona. Lalu kami hubungi tim gugus tugas kabupaten PALI," tukas Kades. 

Diakui Kades bahwa setelah dihubungi, tim datang dan memeriksa jasad korban. 

"Dari keterangan tim medis, penyebab meninggalnya korban bukan karena corona. Setelah di cek, barulah korban disemayamkan," terangnya. 

Sementara, tim medis yang memeriksa jasad korban hingga berita ini diturunkan belum mengeluarkan pernyataan resminya. (sn) 
Share:

Jual Sabu, Ibu RT Ini Diringkus

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Satuan ResNarkoba Polres Muara Enim berhasil mengamankan seorang Ibu Rumah Tangga yang kedapatan miliki 5 (Lima ) paket diduga narkotika jenis shabu berat bruto 11,57 gram Di dalam rumah yang beralamatkan di Jln Bambang Utoyo Kelurahan Pasar III Kecamatan Muara Enim. Pelaku Tersebut Bernama Tatul Huja (35).

Penangkapan tersebut berawal pada hari Rabu Tanggal 15 April 2020 sekira pukul 23.00 wib, pihak kepolisian berhasil mengamankan tersangka di dalam rumahnya yang mana sebelumnya polisi berhasil melakukan pengembang terhadap tersangka Agus Setiawan.

Setelah diamankan, kemudian dilakukan pencarian barang bukti dan di temukan 5 (lima) paket diduga Narkotika jenis sabu, 1 (satu) unit timbangan digital warna Putih dan 1 (satu) Ball klip plastic bening warna putih dan 1 (satu) unit Hp merk Samsung warna Hitam No 082282044***. 

Kemudian tersangka beserta barang bukti yangbberhasil didapati perugas dirumahnya di bawah ke Satuan Reserse Narkoba Polres Muara Enim untuk dimintai keterangan lebih lanjut.  

Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syaputra S.H., S.I.K., M.M., melalui Kasat Reserse Narkoba Polres Muara Enim AKP I Putu Suryawan SH SIK menjelaskan, pelaku dan barang bukti tersebut sudah kita amankan di sat Resnarkoba Polres Muara Enim guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 5 (Lima ) paket diduga narkotika jenis shabu berat bruto 11,57 gram, 1(Satu) unit timbangan Digital warna Putih, 1 (satu) bal Klip plastic bening warna Putih , 1 (satu) Unit Hp Merk Samsung warna Hitam dan Tutup AKP I Putu Suryawa Kasat ResNarkoba Polres Muara Enim,” pungkasnya.
Share:

Data Covid-19 Terbaru di PALI 20 April 2020





Share:

Gerak Cepat Pemkab Ogan Ilir Pasca Ditemukan Pasien Covid-19

INDRALAYA, SININEWS.COM - Memutus mata rantai penyebaran Virus Corona  (Covid -19) di Bumi Caram Seguguk. Kembali Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir menambah Posko Covid -19 dari 7 posko menjadi 10 posko.

Penambahan ini sebagai langkah gerak cepat Pemkab OI menindaklanjuti penetapan zona kuning oleh gugus tugas Covid -19 Provinsi Sumatera Selatan setelah diketahui adanya pasien positif terpapar virus corona berasal dari Ogan Ilir.

Adapun posko covid-19 Kabupaten OI tambahan tersebut yakni posko perbatasan OI-Prabumulih (Desa Tanjung Bulan Kec Rambang Kuang), Posko Ogan Ilir - OKI  ( Desa Pandang Arang Kec. Kandis) posko perbatasan OI-Palembang/Banyuasin  (Desa Babat Saudagar Kec. Pemulutan).

Bupati OI H.M Ilyas Panji Alam SE SH MM melalui juru bicara covid-19 Kabupaten OI Wahyudi Wibowo SE M.Si mengatakan penambahan ini sebagai tindaklanjut karena adanya satu pasien positif  terpapar Covid 19. 

"Dengan adanya penambahan posko dari 7 menjadi 10 diharapkan langkah antisipatif bisa berjalan dengan maksimal, dan posko tambahan ini sudah berjalan sejak tanggal (19/4/2020) ujarnya , Senin  (20/4) di ruang kerjanya.

Sedangkan upaya yang dilakukan oleh tim posko covit-19 lanjutnya adalah dengan melakukan pemeriksaan pengendara yang masuk ke wilayah Ogan Ilir dan mendata perjalanan dan suhu tubuh masyarakat tersebut.

"Pensterilan kendaraan dari luar Kabupaten,  melakukan penyemprotan disinfektan di fasilitas umum dan sosialisasi serta himbauan tentang bahaya covid - 19," pungkasnya.(Ber)


Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts