Pelaku Begal Terhadap Pelajar Dibekuk Tim Kelambit Hitam Polres PALI

PALI -- Tim Kelambit Hitam Satreskrim Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil membekuk Sugito (27) warga Desa Tempirai Selatan Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI karena diduga kuat sebagai pelaku pembegalan terhadap salah satu pelajar asal Desa Tanjung Kurung Kecamatan Abab dengan lokasi kejadian di lokasi Pertamina Desa Tanjung Kurung pada Rabu (18/3/2020) lalu. 

Diungkapkan Kapolres PALI AKBP Yudhi Suharyadi melalui Kasat Reskrim Polres PALI AKP Rahmad Kusnedi bahwa penangkapan pelaku berdasarkan bukti laporan korban Nomor : LP/ B - 59/ III/ 2020/ Sumsel /Sek. Penukal Abab/Res.Pali tanggal 18 Maret 2020.

Dikatakan Kusnedi bahwa aksi yang dilakukan pelaku terjadi pada hari  Rabu tanggal 18 Maret 2020  sekira pukul 13.30 WIB, dengan korban seorang pelajar yang masih berusia 16 tahun. 

Dimana saat kejadian, pelajar bersangkutan bersama dua temannya hendak pergi ke lokasi menggunakan sepeda motor dan membawa handphone dan kamera digital.

Namun ditengah perjalanan tiba-tiba dari arah belakang motor korban dikejar motor pelaku berjumlah dua orang. Pelak langsung menodongkan senjata api rakitan kepada korban untuk menyerahkan sepeda motor yang dikendarai korban serta barang bawaan korban.

Karena ketakutan, akhirnya korban menyerahkan sepeda motor dan handphone serta kamera digital ke pelaku dan pelaku langsung melarikan diri.

Atas kejadian tersebut korbamelaporkan kejadian tersebut ke Polsek Penukal Abab Polres Penukal Abab Lematang Ilir.

Setelah menerima laporan, pada hari Selasa Tanggal 24 Juni 2020 Tim Kelambit Satreskrim Polres PALI mendapatkan informasi bahwa pelaku berada di dalam rumahnya di Desa Tempirai.

Dari informasi tersebut tim Kelambit Satreskrim PALI melakukan menyelidikan lebih lanjut. Setelah informasi tersebut sudah A1 Tim Kelambit dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim langsung berangkat menuju ke desa Tempirai Selatan dan langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku sekira pukul 02.30 WIB. bertempat di Desa. 

"Pada saat itu pelaku sedang berada di dalam rumahnya. Sempat ada perlawanan saat pelaku akan di amanakan, tetapi perlawanan pelaku tidak berarti karena kami telah antisipasi kemudian pelaku bisa di amankan," kata Kasat Reskrim Polres PALI, Rabu (24/6).

Saat penangkapan, ditambahkan Kusnedi diamankan juga barang bukti berupa  1 (satu) unit Sepeda Motor Honda Beat Warna Hitam, 1(satu) unit Sepeda Motor Honda Beat sterit warna putih dan 1 (satu) unit handphone.

"Pelaku saat ini masih kita interogasi guna pengembangan. Sementara teman pelaku masih dalam pengejaran," tandas Kusnedi. (sn) 
Share:

270 KK Desa Talang Bulang Kembali Terima BLT

PALI  -- Pencairan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahun 2020 di Desa Talang Bulang Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memasuki tahap kedua.

Pada Selasa (23/6), sebanyak 270 Kepala Keluarga (KK) menerima penyaluran BLT-DD di bank yang dirujuk pemerintah yakni bank Sumselbabel. 

Dikatakan Menriadi, Kepala Desa Talang Bulang bahwa jumlah penerima BLT-DD merupakan hasil survei tim yang dituangkan dalam musyawarah desa kemudian disetujui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) kabupaten PALI. 

"Alhamdulillah tahap kedua telah disalurkan. Tinggal menunggu tahap terakhir. Untuk jumlah penerima sebanyak 270 KK dan mudah-mudahan tepat sasaran," kata Menriadi. 

Selain BLT-DD, ditambahkan Menriadi bahwa warga desanya juga ada yang menerima BST, BPNT,  Bansos dari Dinsos PALI. 

"Selain penerima manfaat PKH serta BLT-DD,  warga kami juga ada yang mendapat bantuan lainnya dari pemerintah baik dari pusat maupun pemerintah daerah yang tentunya sesuai kriteria," tukasnya. 

Diharapkannya masyarakat yang menerima bantuan saat ini yang diperuntukkan dalam menanggulangi dan menangani permasalahan wabah corona, dimanfaatkan sesuai kebutuhan terutama dalam pemenuhan gizi keluarga agar imunitas anggota keluarga tetap terjaga. 

"Dana bantuan itu khusus untuk menangani masalah wabah Covid-19. Jadi gunakan sebaik-baiknya agar penyebaran virus corona bisa terputus. Dalam memutus rantai penyebaran Covid-19, kita juga dituntut untuk menuruti dan melaksanakan anjuran pemerintah sesuai protokol kesehatan dengan mengacu standar Covid-19," harap Kades. (sn)


Share:

Dituding Lakukan Pemotongan Dana, Koordinator : Dana PKH Itu Program Pusat, Dinsos Ogan Ilir Hanya Sekedar Fasilitator Saja

INDRALAYA,  SININEWS.COM -- Terkait adanya isu pemotongan dana KPM PKH yang dilakukan oleh Oknum Ketua Kelompok KPM PKH. Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ogan Ilir melalui Dinas Sosial membantah tudingan tersebut. 

Menurut Wiwin Muhawarna selaku Koordinator PKH menjelaskan, PKH merupakan program dari pemerintah pusat dan dananya bersumber dari APBN. Sementara Dinsos OI hanya selaku pihak fasilitator saja. Sedangkan untuk SK selaku pelaksana kegiatan langsung dari pihak Kementrian. Sementara Dinas Sosial Kabupaten Ogan Ilir hanya sekedar fasilitator saja.

“Mengenai kabar adanya oknum ketua kelompok KPM PKH desa yang memegang kartu PKH atau ATM PKH yang di pegang oleh Ketua kelompok KPM PKH desa, dan pemotongan uang PKH hari ini akan kami panggil bersama pendamping desanya. Kalaupun memang terbukti adanya oknum yang yang memotong itu bukan atas perintah kami. Kami selaku dinas sosial mendukung kepada warga yang merasa di rugikan untuk melaporkan oknum yang bersangkutan ke pihak berwajib bila memang terbukti,” jelasnya.

Ia memaparkan, program Keluarga Harapan (PKH), untuk kartu PKH dan kartu ATM PKH itu harus di pegang oleh KPM PKH Perorangan. "Tentu tidak boleh oknum Ketua Kelompok KPM PKH yang memegang Kartu ATM PKH dan Buku Tabungan Keluarga Penerima Manfaat," ujarnya, Selasa (23/6). 

Ia menegaskan apabilah ada oknum yang mengumpulkan Kartu ATM dan mencairkan Dana KPM PKH yang bukan atas nama dirinya, pihak Dinsos OI akan menindaklanjuti temuan itu. 

"Bila ada oknum yang mengumpulkan Kartu ATM KPM PKH akan kami keluarkan dari Peserta KPM PKH," tandasnya. 

Wiwin menjelaskan, masa pandemi covid-19 ini, untuk Keluarga Penerima Manfaat Keluarga harapan (KPM PKH), ada tambahan dana sebesar 25 persen. 

"Jadi yang anak SMA biasa mendapatkan uang Rp 2 juta, dengan adanya tambahan 25 persen menjadi Rp. 2.5 jt setahun. Selanjutnya uang tersebut diberikan selama tiga bulan sekali dalam kurun waktu satu tahun," katanya. 

Ia menyebutkan, masa pandemi covid-19 sekarang ini, uang PKH itu dibagikan setiap bulan menurut komponennya masing -masing. "Khusus bagi keluarga penerima PKH dalam masa pandemi covid-19 diberikan sampai bulan Desember mendatang," ujarnya.(Ber)
Share:

Hasil Kerja Keras Semua OPD, ME Kembali Terina WTP

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Pemerintah Kabupaten Muara Enim menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Tanpa Paragraf Penjelasan (TPP) Atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Muara Enim Tahun 2019 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Sumatera Selatan.

Ini merupakan yang ketujuh kalinya Pemkab Muara Enim menerima opini WTP dari BPK sejak Tahun Anggaran 2013 yang lalu sampai dengan Tahun Anggaran 2019 ini.

LHP LKPD diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Selatan, Harry Purwaka SE MSF Ak CSFA CA kepada Plt. Bupati Muara Enim, H. Juarsah, SH di Kantor BPK RI Perwakilan Sumsel, Palembang Pagi ini (23/06/2020) 

Pada kegiatan tersebut penyerahan berbarangan juga dengan Kabupaten Empat Lawang. Plt. Bupati Muara Enim mengatakan opini dengam predikat tertinggi ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh perangkat daerah, pejabat dan staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim beserta Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim.

“Kami berharap semoga opini WTP ini dapat terus dipertahankan sehingga pengelolaan keuangan dan asset daerah di Pemkab Muara Enim semakin hari semakin lebih sempurna,"Ungkap Plt. Bupati.

Dikesempatan ini, Plt. Bupati sampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang telah memberikan bimbingan, asistensi dan penyediaan Perangkat Lunak (Software) Program Aplikasi Simda Keuangan dan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) yang sampai saat ini masih digunakan oleh Pemkab Muara Enim.

Pencapaian itu menurutnya, selain kerja keras dari semua pihak, juga Kabupaten Muara Enim telah memenuhi 4 (empat) kriteria, Penyajian Laporan Keuangan telah wajar, transparan dan akuntabel. Didukung dengan Sistem Pengendalian Intern yang memadai. Adanya kecukupan pengungkapan. Dan Pelaksanaannya telah sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku.

Plt. Bupati berpesan kepada SKPD lingkup Pemkab Muara Enim agar tidak berpuas diri, dan tetap berkomitmen untuk melaksanakan seluruh kegiatan sesuai dengan peraturan yang berlaku, kedepannya prestasi ini akan terus dipertahankan dan kalau bisa ditingkatkan lagi di tahun-tahun mendatang.

Sementara itu Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan Harry Purwaka SE MSF Ak CSFA CA, menyampaikan Apresiasi dan terima kasih kepada Plt Bupati Kabupaten Muara Enim serta jajaran atas kerja sama sehingga selalu dapat berkomitmen melaksanakan Penyelenggaraan Negara khususnya Penyelenggaraan Laporan Keuangan Daerah yang Akuntabel dan Transparan.

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim, Nino Adrian SE, Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim, Ir. H. Hasanudin, M.Si, Asisten III Administrasi Umum, dr. H. Yan Riyadi, MARS. Kepala BPKAD H. Armeli mendri, SE.AK,
Share:

Pasien Sembuh dari Corona di PALI Tambah Satu

PALI --  Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dr Zamir menyebutkan ada penambahan pasien positif Covid-19 sembuh.

Pasien tersebut asal Sumberejo Kelurahan Talang Ubi Utara Kecamatan Talang Ubi. 

Pernyataan sembuh itu dikatakan dr Zamir setelah hasil swab tes yang kedua pasca ditetapkan positif Covid-19 keluar dengan hasil negatif berturut-turut.

"Hasil swab yang kedua keluar pada Senin pagi (22/6). Dan saat ini pasien tersebut telah diperbolehkan pulang. Hanya saja sesuai protokol kesehatan, yang bersangkutan harus tetap lakukan isolasi mandiri di rumahnya selama 14 hari," ucap dr Zamir. 

Dengan penambahan pasien yang sembuh, dr Zamir menyebut saat ini sudah ada tiga pasien sembuh dari corona. 

"Dua dari Kecamatan Tanah Abang dan hari ini dari kecamatan Talang Ubi jenis kelamin perempuan usia 67 tahun," tukasnya. 

Dibalik kabar gembira tersebut, dr Zamir akui ada penambahan kasus terkonfimasi positif Covid-19 hari ini. 

"Data terakhir kasus terkonfimasi positif Covid-19 di Bumi Serepat Serasan berjumlah 18 kasus pada Senin (22/6). Karena, dalam kurun waktu tiga hari terakhir ada penambahan 3 kasus. Dengan rincian pada hari Minggu kemarin  bertambah 2 kasus, satu orang tenaga kesehatan yang bertugas di puskesmas Air Itam Kecamatan Penukal tetapi berdomisili di Talang Ubi. Kasus itu merupakan transmisi lokal. Karena yang bersangkutan sempat memeriksa kasus positif sebelumnya asal Penukal," terang dr Zamir. 

Sementara satu kasus lagi yang keluar swabnya pada hari Minggu ditambahkan dr Zamir adalah anak-anak usia 7 tahun, yang merupakan anak dari kasus nomor 12.

"Dan hari ini keluar lagi hasil swab yang menyatakan satu positif Covid-19. Lagi-lagi, kasus terbaru anak-anak usia 12 tahun dan anak dari kasus nomor 12. Jadi saat ini ada dua anak terpapar yang merupakan anak dari kasus nomor 12. Sementara istri kasus nomor 12 belum keluar hasil swabnya," tutupnya. (sn) 
Share:

Lakukan Pengawasan, Dewan PALI Sidak Proyek Gedung Capil dan Ruang Rapat Paripurna

PALI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) turun ke lapangan tinjau proses pembangunan lanjutan gedung Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan gedung rapat paripurna untuk DPRD PALI, Senin (22/6).

Mulyadi STP, ketua Komisi II DPRD PALI pimpinan rombongan tersebut yang langsung memanggil Plt Kepala Dinas Perkim, Ahmad Hidayat untuk ikut ke lokasi proyek dan meminta penjelasan proses pekerjaan dua bangunan yang menggunakan APBD PALI tersebut.

Ketua komisi II yang datang didampingi anggota komisi II lainnya, antara lain, Afias, Irwanto dan Saiful Hamid menekankan kepada dinas terkait agar ektra melakukan pengawasan.

"Ini supaya hasil pekerjaan bisa sesuai dengan perencanaan dan tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari. Pengawasan harus dilakukan rutin bahkan harus ektra saat proses pengerjaan oleh dinas terkait, jangan hanya menerima laporan saja, tetapi harus sering memantaunya secara langsung," pesan Mulyadi. 

Pengawasan ketika proses pekerjaan berlangsung dimaksudkan supaya ketika ada kekurangan saat pengerjaan bisa diperbaiki. 

"Kualitas pekerjaan yang baik tak lepas dari pengawasan optimal. Untuk itu jangan segan bagi kepala dinas atau PPTK untuk turun kelapangan, tegur apabila ada yang melenceng supaya bisa langsung dibenahi," tukasnya. 

Sementara itu, Ahmad Hidayat, Plt Kepala Dinas Perkim menyatakan bahwa pekerjaan gedung Capil dan ruang rapat paripurna merupakan proyek lanjutan. 

"Untuk gedung Capil mudah-mudahan tahun ini rampung dan bisa difungsikan. Tetapi untuk ruang rapat paripurna masih proses lelang dan kemungkinan belum rampung tahun ini. Pasalnya anggaran dipangkas sebesar 60 persen akibat dialihkan untuk penanganan Covid-19. Namun apabila pelaksana mampu menyelesaikan tahun ini, maka akan dibayarkan tahun 2021," terang Ahmad Hidayat. (sn/ril)
Share:

Upaya Mengentaskan Kemiskinan, Bank Sumsel Babel Bantu Akses Pinjaman Modal Bagi Pedagang di Prabumulih

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Sebanyak 52 orang warga Prabumulih kembali mendapatkan bantuan sarana usaha (gerobak jualan) dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Pemerintah Kota Prabumulih, bantuan diserahkan langsung oleh Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsuddin didamping Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya,M.M di gedung Pendopoan Rumah Dinas, senin (22/6/20) 

Pedagang juga mendapatkan bantuan pinjaman modal usaha kredit untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berupa pinjaman Kredit Usaha Takyat (KUR) dari Bank Sumsel Babel sebesar Rp.1 juta perorang 

Bantuan sarana usaha yang diberikan bagi warga Prabumulih berupa 40 buah gerobak dagang, 10 buah gembong motor (gerobak motor) dan 2 unit etalase souvenir 
“Prabumulih programnya bagus, kita pasti bantu apalagi Prabumulih miliki saham juga, berapa pun pasti kita siap bantu” ucap Achmad Samsudin selaku Dirut BSB 

Tahap awal ini Pemkot Prabumulih melalui Bank Sumsel Babel telah memberikan pinjaman modal (KUR) bagi pedagang sebesar Rp.20 juta untuk 20 pedagang yang nantinya akan digunakan untuk modal usaha 

"Syarat untuk mengajukan pinjaman modal mudah hanya dengan Fotocopi KK dan KTP namun harus memiliki pengalaman dalam usaha yang dia punya (pedagang) minimal 6 sampai 12 bulan" tuturnya
Diektur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Samaudsin melanjutkan tahun 2019 lalu Bank Sumsel Babel mendapatkan penghargaan terkait penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbaik, ditahun ini Pemerintah memberi suntikan dana sebesar Rp.500 Miliar dan hingga saat ini baru terpakai Rp.188 Miliar termasuk Rp.18 Miliar di Kota Prabumulih

Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya, M.M mengatakan bantuan yang diberikan harusnya menjadi kesempatan untuk mengubah taraf hidup, dengan etikat, kemauan dan semaangat akan dapat memajukan usaha

“20 juta pun mereka sanggup pinjamkan asalkan sesuai kriteria dari mereka (BSB), kalau serius pasti akan berhasil, pedagang kita harusnya bersyukurlah gerobak dikasih, pinjaman dikasih” jelas Ridho (tau/sn)    
Share:

52 Pedagang di Prabumulih Kembali Mendapatkan Bantuan Alat Usaha

Foto : Dirut Bank Sumsel Babel didampingi Walikota Prabumulih secara simbolis menyerahkan bantuan alat usaha, senin (22/6/20) di Pendopoan rumah dinas
PRABUMULIH, SININEWS.COM – Sebanyak 52 orang warga Prabumulih kembali mendapatkan bantuan sarana usaha (gerobak jualan) dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Pemerintah Kota Prabumulih, bantuan diserahkan langsung oleh Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsuddin didamping Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya,M.M di gedung Pendopoan Rumah Dinas, senin (22/6/20)

Bantuan sarana usaha yang diberikan bagi warga Prabumulih berupa 40 buah gerobak dagang, 10 buah Rombong motor (gerobak motor) dan 2 unit etalase souvenir 

Tak hanya itu, para pedagang juga mendapatkan bantuan pinjaman modal usaha kredit untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berupa pinjaman Kredit Usaha Takyat (KUR) dari Bank Sumsel Babel sebesar Rp.1 juta perorang
“Prabumulih programnya bagus, kita pasti bantu apalagi Prabumulih miliki saham juga, berapa pun pasti kita siap bantu” ucap Achmad Samsudin selaku Dirut BSB 

Tahap awal ini Pemkot Prabumulih melalui Bank Sumsel Babel telah memberikan pinjaman modal (KUR) bagi pedagang sebesar Rp.20 juta untuk 20 pedagang yang nantinya akan digunakan untuk modal usaha 

Dirut Babel melanjutkan tahun 2019 lalu Bank Sumsel Babel mendapatkan penghargaan terkait penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbaik, ditahun ini Pemerintah memberi suntikan dana sebesar Rp.500 Miliar dan hingga saat ini baru terpakai Rp.188 Miliar termasuk Rp.18 Miliar di Kota Prabumulih
Sementara itu, Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya, M.M mengatakan bantuan yang diberikan harusnya menjadi kesempatan untuk mengubah taraf hidup, dengan etikat, kemauan dan semaangat akan dapat memajukan usaha

“20 juta pun mereka sanggup pinjamkan asalkan sesuai kriteria dari mereka (BSB), kalau serius pasti akan berhasil, pedagang kita harusnya bersyukurlah gerobak dikasih, pinjaman dikasih” jelas Ridho 

Orang nomor satu di Kota Nanas itu berharap para pedagang yang telah diberikan bantuan sarana usaha dan permodalan harus lebih banyak bersyukur dan memanfaat program yang telah diberikan 
Dan tak hanya itu Ridho pun sesekali memberikan peringatan kepada penerima bantuan untuk tidak memperjual belikan alat usaha yang telah diberikan oleh pemerintah dan jika terjadi pihaknya tak akan membantu jika berurusan dengan hukum (tau/sn)
Share:

Update Terkini, Hari Ini Tujuh Pasien Covid-19 Asal Ogan Ilir Dinyatakan Sembuh

INDRALAYA, SININEWS.COM -- Juru bicara tim gugus tugas percepatan penanggulangan covid-19 Kabupaten Ogan Ilir (OI) Wahyudi Wibowo memastikan sebanyak tujuh warga Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang sebelumnya dinyatakan terpapar covid-19 kini dinyatakan sembuh oleh tim medis Rumah Sehat Wisma Atlit Jakabaring Palembang. Ini disampaikan juru bicara Wahyudi Wibowo, Senin (22/6) pukul 17.00. 

"Hari ini ada penambahan sebanyak tujuh pasien yang sembuh dari covid-19," kata Wahyudi. 

Dipaparkan Wahyudi, enam dari tujuh pasien yang sembuh dari covid-19 hari ini, sebagian besar berasal dari Kecamatan Indralaya. Satunya pasien inisial M (57) berjenis kelamin laki-laki asal Kecamatan Tanjung Raja. Diakui Wahyudi, umumnya mereka yang terpapar covid-19 tersebut dan kini telah dinyatakan sembuh merupakan pasien berusia rata-rata diatas 45 tahun dengan kondisi "Imun" yang tergolong lemah. 

Akan tetapi, usai menjalani proses karantina yang berlangsung selama beberapa minggu terakhir. Hasilnya "test swab" dinyatakan negatif covid-19. Disebutkan juru bicara Wahyudi, secara keseluruhan sampai dengan saat ini pasien asal Kabupaten OI yang dinyatakan sembuh berjumlah 56 orang. 

"Jumlah pasien yang sembuh dari covid-19 terus mengalami penambahan. Kita berharap mudah-mudahan kedepan jumlah pasien yang sembuh terus meningkat," harap Wahyudi. 

Sementara diketahui, secara keseluruhan berdasarkan data yang masuk ke Timgus percepatan penanggulangan covid-19 Kabupaten OI, data Orang Dalam Pengawasan (ODP), Orang Tanpa Gejala (OTG), serta Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 449 orang. Perinciannya untuk sample positif sebanyak 65 kasus, sample negatif 285 kasus. Sedangkan pasien yang sedang menjalani proses pemeriksaan berjumlah 99 orang,".(Ber)
Share:

Update Perkembangan Terkini Covid-19 PALI, 22 Juni 2020






Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts