Satu Desa Masih Berstatus Tertinggal

PRABUMULIH – Dari 12 desa di Kota Prabumulih, hanya 1 desa masih menyandang status desa tertinggal.

Desa itu adalah Desa Rambang Senuling Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT). Status tersebut berdasarkan hasil penilaian IDM (indek Desa Membangun) yang dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DMPD) kota Prabumulih.

“Semua naik status jadi desa berkembang kecuali desa Rambang Senuling, nilainya belum mencukupi,” kata Kepala DPMD Akhmad Fauzan Akmal.

Kabid Pemdes Fatkhan Mubina menerangkan, masih ada kriteria penilaian di desa Rambang Senuling yang belum terpenuhi. Salah satunya fasilitas perekonomian. “Penunjang ekonominya masih rendah, salah satunya pasarnya belum ada,” ungkapnya.

Ia mengutarakan dalam penilaian terdapat penilaian IKE (Indek Ketahanan Ekonomi), IKL (Indek Ketahanan Lingkungan) dan IKS (Indek Ketahanan Sosial). “Ada sekitar 800 item yang harus diisi, dan dalam memasukkan data hanya dimasukkan dalam sistem jadi nilainya langsung keluar,” terangnya.

Terpisah Kepala Desa Rambang Senuling, mengakui desanya belum bisa naik status. Menurutnya, memang masih ada yang belum tepenuhi. “Kalau pasar sebetulnya ada tapi masih terbatas, tapi yang lain masih ada yang belum seperti jamban. Masih banyak yang belum punya WC sendiri karena masih menggunakan WC yang dibangun PNPM dulu,” tungkasnya.(SN)
Share:

Update Perkembangan Terkini Covid-19 PALI, 1 Juli 2020






Share:

Polsek Minta Polda Turun Tangan Selidiki Lokasi Kebakaran Gudang BBM

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Untuk mengetahui lebih jauh penyebab terbakarnya gudang diduga tempat penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Dusun I, Desa Cinta Kasih, Kecamatan Gelumbang yang terjadi Senin (29/06/2020) siang. Pihak Polsek Gunung Megang meminta bantuan dari tim labfor Polda Sumatera Selatan yang dibantu oleh tin labfor Polres Muara Enim.

Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ini dipimpin langsung okeh Kapolsek Gunung Megang, AKP Herli Setiawan. Sementara itu tim labfor dari Polda Sumsel dipimpin oleh Kompol Ari beserta anggota. 

Kapolsek Gunung Megang, AKP Herli Setiawan mengatakan, dari hasil infrstigasi di lapangan smentara, petugas memintai ketrangan dari para saksi saksi yang pertama kali melihat api mulai berkobar.

“Jadi kita memeinta lngsung tim labfor dari Palembang. Agar penyidikan ini benar benar transparan dan mendapatkan hasil yang tepat guna mengetahui benar penyebab terjadinya kebakaran,” ujar Kapolsek.

Mantan Kapolsek Lawang Kidul ini juga mengatakan, keterlibatan pihak Polda Sumsel dan Polres Muara Enim dalam pengungkapan penyebab kebakaran agar nantinya bisa diketahui siapa yang akan menjadi tetsangka dalam kebakaran kemarin.

“Ini sebagai bentuk keseriusan kita dalam mengungkap kasus kebakaran yang menebabkan rumah dan gudang yang terbakar kemarin. Jadi nanti tidak ada yang ditutupi dari hasil pemeriksaan labfor dari Polda Sumsel,” ujarnya.

Dilapangan, petugas Labfor dari Polda selain memintai keterangan dari para saksi saksi, petugas juga mengambil sample sisa kebakaran untuk nantinya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di lab di Palembang. 

“Hasilnya memang belum keluar. Saat ini sample sudah di bawa ke Palembang untuk di  lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Nanti apabila memang terbukti kelalalian maka akan ada tersangka,” pungkasnya.
Share:

Bupati HM Ilyas Panji Alam Berikan Bantuan Pengobatan Gratis Balita Penderita "Bibir Sumbing"

INDRALAYA, SININEWS.COM - Wujud upaya kepedulian pemerintah kepada warganya, Bupati Ogan Ilir (OI) HM Ilyas Panji Alam memberikan bantuan pengobatan gratis kepada seorang "Balita" jenis kelamin laki-laki berusia empat bulan penderita "bibir sumbing". 

Pemberian bantuan pengobatan gratis yang diberikan oleh orang nomor satu di Kabupaten OI ini, disaat Bupati HM Ilyas Panji Alam menghadiri giat upacara dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke-74 yang berlangsung di halaman Mapolres OI, Rabu (1/7). 

Dikatakan Bupati HM Ilyas, Balita malang bernama Dzaky Almair Fahreza itu, rencananya akan dibawa dan di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang (RSMP) dan sepenuhnya ditangani oleh dr Iqmal Perliansa dari Yayasan Umi Romlah. 

"Untuk biaya pengobatan, biaya pemberangkatan pengantaran calon pasien menuju ke rumah sakit, akomodasi pihak keluarga semuanya gratis," kata Bupati HM Ilyas Panji Alam disela-sela giat pengantaran calon pasien operasi bibir sumbing. 

Selain didampingi Bupati OI, pelepasan calon pasien menuju ke RS Muhammadiyah Palembang juga didampingi oleh Ketua DPRD Ogan Ilir Soeharto Hasyim. Seperti diketahui, balita malang buah hati pasangan Afriadi dengan Akinda Afriani warga Kelurahan Indralaya Mulya ini, rencananya setelah tiba di RSMP, langsung diberikan perawatan medis oleh tim dokter spesialis bedah melalui operasi medis secara bertahap sampai penyembuhan.

"Mudah-mudahan tahap pengobatan kepada anak kita ini, berjalan lancar tanpa hambatan. Kita sama-sama berharap semoga operasinya berjalan lancar," ucap Bupati HM Ilyas. 

Sementara itu, Afriadi didampingi isterinya Akinda selaku orang tua balita malang penderita sumbing ini, mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati OI HM Ilyas Panji Alam yang telah membantu memberikan biaya pengobatan gratis kepada putranya. Mengingat selaku orang tua Balita tersebut, dirinya menyadari betul untuk biaya pengobatan tidaklah sedikit bagi buah hatinya yang mengalami kelainan dari sejak lahir. "Terima kasih banyak pak Bupati atas bantuan yang telah diberikan kepada kami untuk sepenuhnya pengobatan gratis kepada putra kami," ucap Afriadi didampingi sang isteri. 

Untuk kesekian kalinya sejak lebih dari tiga tahun terakhir, Bupati OI HM Ilyas Panji Alam melalui BPC HIPMI memberikan bantuan pengobatan gratis kepada warga masyarakat Kabupaten OI khususnya bagi warga penderita "bibir sumbing, langit-langit sumbing". 

Berdasarkan misinya kedepan, Kabupaten Ogan Ilir bebas dari segala macam penyakit bibir sumbing dan langit-langit sumbing. Karena diketahui, biaya operasi kelainan penyakit yang bersumber faktor bawaan lahir ataupun faktor lain ini, dapat menghabiskan dana sebesar ratusan juta rupiah. Bahkan lebih. 

"Semuanya kita berikan gratis, tanpa dipungut biaya sepeserpun," tambah Bupati HM Ilyas Panji Alam.(Ber)
Share:

HUT Bhayangkara, Polres PALI Ungkap Peredaran Upal dan Begal

PALI  -- Tepat di Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-74, Rabu (1/7) Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) merelease dua kasus yang berhasil diungkap dalam satu pekan terakhir ini. Salah satu kasus yang berhasil diungkap adalah peredaran uang palsu di wilayah Bumi Serepat Serasan. 

Dalam pengungkapan kasus tersebut, dua tersangka ditangkap, yakni Rino Ardino (41) dan Taeng (38) keduanya warga Desa Pengabuan Kecamatan Abab. 

Dikatakan Kapolres PALI AKBP Yudhi Suharyadi melalui Wakapolres PALI Kompol M Rizvy Q bahwa dari hasil penyelidikan, uang palsu itu dicetak menggunakan kertas HVS. Namun untuk lokasi percetakan masih dalam penyelidikan dan diduga bukan berada di wilayah PALI. 

"Kasus ini ditangani Pidsus, dua pelaku ini diamankan polisi ketika tengah bertransaksi di sebuah warung di Desa Gunung Menang Kecamatan Penukal pada Kamis tanggal 25 Juni 2020 sekitar pukul 19.00 WIB. Upal itu terbuat dari kertas HVS," ungkap Wakapolres, Rabu (1/7).

Dimana modus pelaku dijelaskan Wakapolres dengan cara membeli sebungkus rokok seharga Rp 15.000 dan dibayar dengan uang diduga palsu pecahan Rp 100.000. Kemudian pemilik warung berteriak kepada tersangka bahwa uang tersebut  palsu yang kebetulan saat itu ada anggota Kepolisian Polres PALI tengah lakukan patroli rutin yang langsung mengamankan tersangka dan barang bukti berupa uang palsu sebesar Rp. 2.500.000 (dua juta lima ratus ribu rupiah) pecahan Rp. 100.000 ( seratus ribu rupiah).

"Pelaku kita jerat dengan Pasal 36 ayat 2 dan4, Undang-undang nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman 5 tahun penjara," tandas Wakapolres. 

Setelah dilakukan pengembangan, pelaku akui bahwa uang diduga palsu itu diperoleh dari seseorang, yang saat ini orang tersebut kita tetapkan sebagai DPO. 

"Uang itu didapat dari seseorang yang identitasnya telah diketahui," imbuhnya. 

Selain membongkar jaringan pengedar upal, Polres PALI juga berhasil menangkap satu anggota kawanan begal.

"Satu anggota kawanan begal kami tangkap, warga desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara dengan korbannya pelajar lokasi kejadian di Desa Tanjung Kurung Kecamatan Abab. Pelaku lainnya masih dilakukan pengejaran," tutup Wakapolres. (sn) 
Share:

Atasi Longsor di Wilayah Ini, Dinas PU PALI Segera Bangun Turap

PALI -- Adanya laporan warga setempat yang pemukimannya nyaris tertimbun tanah longsor di wilayah Talang Jawa Kelurahan Talang Ubi Barat Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) langsung ditindaklanjuti kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Hilmansyah bersama beberapa stafnya dengan terjun ke lapangan pada Rabu (1/7).

Setelah melihat secara langsung kondisi dilapangan, Hilmansyah menyatakan bahwa pihaknya segera membangun turap atau tanggul penahan tanah sekaligus drainasenya. 

"Ini sudah membahayakan warga setempat. Sebab, disekitar tanah longsor ini ada 5 Kepala keluarga pemukimannya berada persis dibawah tanah longsor. Dan untuk atasi permasalahan ini, kita bakal gunakan anggaran tanggap darurat dengan membangun tanggul penahan. Disamping itu, untuk memperlancar aliran air ketika hujan turun kita juga bakal bangun drainase," ungkap Hilmansyah. 

Hilmansyah juga menyebutkan bahwa ada bangunan sekolah di sekitar lokasi yang juga terancam longsor. 

"Kami akan berkoordinasi dengan dinas pendidikan terkait bangunan sekolah yang juga terlihat membahayakan karena tanah disekitar labil. Namun, kami prioritaskan dahulu pembangunan tanggul penahan dan drainase, yang mudah-mudahan bisa menahan tanah sehingga lokasi tersebut tidak lagi longsor," tandasnya. 

Sementara itu, Destrianto (40) salah satu warga setempat mengaku bahwa lokasi tanah longsor yang berada persis dibelakang rumahnya nyaris menimbun kediamannya. 

"Longsor ini terjadi pada pekan lalu saat hujan terakhir turun. Tanah longsor telah mengenai dinding belakang rumah. Imbas dari longsoran itu, saluran air tertutup tanah akibatnya rumah kami kebanjiran," katanya. 

Dengan adanya respon dari Dinas PU, Desrianto meminta agar lokasi longsoran segera di perbaiki karena dikhawatirkan ketika turun hujan kembali longsor. 

"Kami takutkan selain tanah yang longsor, diatasnya ada bangunan sekolah yang ikut ambruk dan menimbun rumah kami ketika longsor. Untuk itu kami sangat berharap Pemkab PALI untuk segera merealisasikan pembangunan turap dan drainase," harapnya. (sn) 


Share:

Sementara Ermanadi Pimpin DPRD Muara Enim

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Sejak dinonaktifkannya Ketua DPRD Muara Enim, Areis HB, kirsi pimpinan sempat kosong, namun sementara ini Wakil Ketua 1 DPRD Muara Enim dari Partai Demokrat, H Ermanadi ditetapkan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sementara Ketua DPRD Muara Enim.

"Saat ini, Plt Sementara Ketua DPRD Muara Enim dijabat Ermanadi sesuai dengan SK DPRD Muara Enim No 6 tahun 2020, tertanggal 27 April 2020 tentang Penetapan Ketua Plt Sementara DPRD Muara Enim," tutur Sekretaris Dewan (Sekwan), Lido Saptoni, Selasa (30/06/2020).

Masa jabatan Ermanadi sendiri, kata Lido, berakhir dengan sendirinya setelah diterimanya Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumsel terkait Plt Ketua DPRD Muara Enim yang telah diajukan.

"Setelah kita terima SK dari Gubernur, secara otomatis jabatan Plt Sementara Ketua DPRD Muara Enim berakhir. Dan digantikan Liono Basuki sebagai Plt Ketua DPRD Muara Enim yang telah diajukan," terang Lido.

Lido menjelaskan, ditunjuknya Ermanadi sebagai Plt Sementara Ketua DPRD Muara Enim diatur dalam Tata Tertib DPRD Muara Enim Pasal 38, dimana apabila Ketua DPRD berhalangan, maka para Wakil Ketua bermusyarawah untuk menentukan siapa yang bertindak atas nama Ketua DPRD Sementara.

"Sedangkan diusulkannya Liono Basuki menjadi Plt Ketua DPRD Muara Enim diatur dalam Tata Tertib DPRD Muara Enim Pasal 39, dimana apabila Ketua DPRD Muara Enim berhalangan, maka partai pengusung mengusulkan kembali dan diumumkan pada Rapat Paripurna.

Sementara itu, Plt Sementara Ketua DPRD Muara Enim, Ermanadi mengaku penunjukannya sebagai Plt Sementara Ketua DPRD sah secara hukum. Karena telah melalui Rapat Musyawarah Wakil Pimpinan DPRD Muara Enim sesuai dengan Tata Tertib yang diatur.

"Saya akan menjalankan tugas dengan sebaiknya. Sembari menunggu keluarnya SK dari Gubernur Sumsel terkait penunjukan Plt Ketua DPRD Muara Enim, yang akan dijabat Liono Basuki dari Partai PDI Perjuangan," pungkasnya.
Share:

Muara Enim Siap Maksimalkan Personil Dan Peralatan Atasi Karhutla

MUARA ENIM, SININEWS.COM
Untuk mengantisipasi bencana tahunan Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) yang kerap terjadi, serta penetapan status siaga darurat bencana asap di Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Kabupaten Muara Enim siap memaksimalakan personil dan peralatan yang dimiliki agar peristiwa rutin ini bisa cepat diatasi dan diantisipasi. 

Hal ini diungkapkan Plt Bupati Muara Enim, H Juarsah saat menghadiri Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2020.

“Apalagi dengan bantuan dana dari Gubernur tentunya akan menambah daya dan usaha dalam menunjang kegiatan tersebut,” ujar Juarsah. Pada Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2020 yang dipimpin oleh Gubernur Sumatera Selatan di Kebun Raya Sriwijaya, Desa Patra Tani, Kecamatan Muara Belida, Kabupaten Muara Enim.

Sementara itu, dalam sambutannya Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menyampaikan bahwa kegiatan apel ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan personil dan peralatan lintas sektoral, baik pemerintahan daerah, Kepolisian, TNI, BNPB maupun masyarakat luas dalam menghadapi Karhutla di wilayah Provinsi Sumatera Selatan. 

“Semua institusi yang ada saya minta agar fokus pada patroli dan sosialisasi langsung kepada masyarakat. Karena hal tersebut memiliki peran penting dalam mengantisipasi kebakaran khususnya dilingkungan terdekat pada pemukiman,” ujarnya.

Sebelumnya, pada awal bulan ini, Kabupaten Muara Enim telah menetapkan status Siaga Darurat Bencana Karhutla melalui SK Nomor 468/KPTS/BPBD/2020 tertanggal 2 Juni 2020. Disamping itu, Plt. Bupati juga telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menyiapkan 8 (delapan) pos komando (Posko) yang tersebar di kawasan lahan gambut dan kawasan lahan organik. 

Tak hanya itu, semua perusahaan BUMN/BUMD/BUMS yang beroperasi di Kabupaten Muara Enim, termasuk aparat mulai dari desa hingga kecamatan juga telah disiagakan dan siap dalam mengatasi bencana tahunan di wilayah masing masing.

Dalam kegiatan ini, Plt. Bupati menerima bantuan dana dari Gubernur Sumatera Selatan untuk pencegahan dan penanggulangan bencana Karhutla di Kabupaten Muara Enim berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Selatan Nomor.360/KPTS/BPKAD/2020 tentang Alokasi Belanja Bantuan Keuangan Bersifat Khusus dalam rangka Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla sebesar Rp 5 miliar yang diperuntukkan bagi pengadaan peralatan personil pemadam kebakaran, mobil tanki mesin pompa, genset, peralatan komunikasi dan lain sebagainya.
Share:

Ketua Hanura PALI Akui DPP Telah Keluarkan SK Dukungan, Hanya....

PALI -- Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Horizal akui bahwa SK dukungan pada salah satu kandidat bakal calon Bupati PALI dari DPP Partai Hanura telah keluar.

Hanya saja, menurut Horizal surat pemberitahuan hingga Selasa sore (30/6), DPC Hanura PALI belum menerimanya secara resmi.

"Kami hanya tahu dari facebook adanya SK dukungan terhadap Devi Haryanto dari DPP. Tapi kalau secara resmi belum kami terima," ungkap Horizal. 

Atas dasar itulah, dirinya selaku ketua DPC Hanura pada Senin kemarin mendatangi sekretariat DPC di bilangan Handayani Mulya Talang Ubi untuk memastikan SK itu. 

"Setelah di cek memang belum ada surat resmi masuk. Mungkin belum sampai. Dan kalaupun nanti sudah kami terima, akan kami umumkan. Terlepas dukungan kepada siapa saja, kami akan jalankan perintah partai," tandasnya. 

Diketahui bahwa jelang Pilkada di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang bakal digelar serentak pada 9 Desember 2020 saat ini sudah terasa auranya. Pasalnya sejumlah partai politik sudah mengeluarkan rekomendasi atau SK dukungan terhadap bakal calon pemimpin di Bumi Serepat Serasan. (sn) 
Share:

Update Perkembangan Terkini Covid-19 PALI, 30 Juni 2020






Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts