Gali Potensi Kampung KB, DPPKBPPPA PALI Bina Kader KB

PALI -- Memberikan pembekalan kepada pengurus Kampung KB dan Kader Kampung KB tentang Konsep Dasar Kampung KB, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) lakukan pembinaan terhadap kader KB serentak di 15 Kampung KB yang ada di Bumi Serepat Serasan, Senin (6/7).

Dikatakan Dra Yenni Nopriani Kepala DPPKBPPPA PALI bahwa kegiatan itu merupakan upaya pihaknya dalam memberikan wawasan terhadap kader KB yang ada di kampung KB berbasis kelompok kegiatan (Poktan).

"Kegiatan ini dalam rangka menggali potensi diri Kampung KB, menyusun program kerja Kampung KB dan penguatan kelembagaan yang kita lakukan serentak di 15 Kampung KB," ungkap Yenni.

Yenni juga menambahkan bahwa tujuan diadakannya kegiatan itu berharap melahirkan konsep pemikiran yang realistis guna mensinergikan seluruh kekuatan yang ada untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat dalam rangka mewujudkan keluarga kecil yang berkualitas dan menyusun rencana kerja pelaksanaan Kampung KB di masing-masing Pokja.

"Dalam meningkatkan kualitas hidap keluarga dan masyarakat diperlukan keaktifan kegiatan kelompok Tribina yaitu Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR) dan Bina Keluarga Lansia (BKL). Diharapkan dengan kegiatan ini akan meningkatkan pengetahun kader dalam melakukan penyuluhan kepada keluarga sasaran," terangnya. 

Dalam kegiatan tersebut, Yenni menyatakan bahwa selain pembinaan juga membahas secara bersama hal-hal yang berkenaan dengan kelompok kegiatan.

"Disamping melakukan pembinaan kepada kader-kader kelompok dan juga keluarga yang menjadi anggota kelompok kegiatan Tribina kampung KB. Sehingga keluarga tersebut mempunyai pengetahuan dan mampu untuk melakukan pembinaan pada anggota keluarganya yang masih Balita, remaja dan sudah Lansia," tutupnya. (sn) 


Share:

Data Terakhir Positif Corona di PALI Melonjak

PALI -- Perkembangan kasus Covid-19 di Bumi Serepat Serasan terus meningkat, bahkan tidak sampai sepakan kasus terkonfimasi positif melonjak tajam bertambah 26 kasus. Dan dari data gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), sudah ada 51 kasus. 

Dikatakan Mudakir, Plt Kepala Dinas Kesehatan PALI bahwa penambahan kasus positif Covid-19 di PALI sesuai hasil swab dari BBLK Palembang. 

"Hasil swab itu keluar pada tanggal 3 Juli lalu. Dari 26 kasus terkonfimasi positif itu, 24 diantaranya adalah transmisi lokal dari kasus positif yang meninggal. Sementara dua lainnya adalah kasus baru, satu dari Penukal dan satu dari Talang Ubi," ungkap Mudakir, Senin (6/7).

Selain melaporkan adanya terkonfimasi positif Covid-19, Mudakir juga menyebut ada penambahan yang sembuh dari corona. 

"Sampai saat ini ada 15 orang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Alhamdulillah ada penambahan lagi yang sembuh. Yang dinyatakan sembuh telah diperbolehkan pulang, namun tetap harus ikuti protokol kesehatan dan harus lakukan isolasi mandiri dirumahnya selama 14 hari," tukasnya. 

Meski lonjakan kasus positif Covid-19 di PALI meningkat, Mudakir mengharapkan masyarakat PALI tetap tenang. 

"Jangan lupa pakai masker ketika berada di luar rumah. Jaga kesehatan serta patuhi anjuran pemerintah sesuai standar Covid-19. Tetap tenang jangan panik dan berdoa serta berupaya agar wabah ini cepat berlalu," harapnya. (sn)  
Share:

Update Perkembangan Terkini Covid-19 PALI, 5 Juli 2020






Share:

PKB Dukung Heri Amalindo Maju pada Pilkada PALI

PALI -- Bakal calon Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dari petahana, yakni H Heri Amalindo kembali mendapat dukungan dari partai politik untuk maju pada Pilkada yang bakal dilaksanakan serentak 9 Desember 2020 mendatang. Kali ini Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Meski Parpol ini tidak mendapat kursi di DPRD PALI, namun tetap mempunyai basis suara terutama kader partai dan simpatisan juga NU. 

Dukungan terhadap Heri Amalindo disampaikan ketua DPC PKB PALI, Aka Cholik Darlin. Menurut Aka panggilan pria kelahiran Lematang itu bahwa PKB menjatuhkan pilihan kepada petahana karena melihat keberhasilan yang cukup pesat di Bumi Serepat Serasan dibawah pimpinan Heri Amalindo. 

"Kita ketahui bahwa sebelum PALI menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB), infrastruktur jalan buruk, sarana pendidikan kurang apalagi kesehatan. Semenjak beliau (Heri Amalindo) memimpin, perubahan terjadi sangat cepat, jalan di hampir semua wilayah sudah tersentuh bangunan, sekolah berdiri dimana-mana serta fasilitas kesehatan cukup baik," kata Aka Cholik kepada media ini, Minggu (5/7).

Atas dasar penilaian itulah, ditambahkan Aka, DPC PKB PALI merekomendasikan Heri Amalindo untuk melanjutkan pembangunan di Bumi Serepat Serasan.

"Alhamdulillah rekomendasi kita diterima DPW dan SKnya segera dikeluarkan DPP. Untuk memuluskan langkah Heri Amalindo menuju dua periode, PKB PALI telah membentuk posko lebah sampai ke tingkat kecamatan dan desa," tukasnya. 

Pemberian dukungan terhadap Heri Amalindo dibenarkan juga ketua DPW PKB Sumsel Drs Ramlan Holdan. "Dalam waktu dekat ini kita akan ke DPP untuk mengambil SK dukungan terhadap Heri Amalindo untuk maju pada Pilkada di Kabupaten PALI," terang Ramlan. 

Untuk memenangkan kontestasi politik di PALI, Ramlan Holdan menyerukan kepada seluruh kader PKB, simpatisan dan nahdiyin yang ada di PALI agar bersama mendukung dan memilih Heri Amalindo pada 9 Desember mendatang. 

"Kami juga akan gelar deklarasi dan doa bersama di PALI dengan mengajak kader, simpatisan juga nahdiyin. PKB punya nahdiyin, sebab lahirnya PKB dari ulama NU, dan berhidmat kepada NU. Jadi PKB tidak dipisahkan dari nahdiyin. Untuk itu, dalam memenangkan Pilkada di PALI, selain dari tugas DPC juga harus bergandengan dengan NU," pesannya. (sn) 
Share:

Sampaikan Belasungkawa, Bupati HM Ilyas Kunjungi Rumah Warga

INDRALAYA, SININEWS.COM - Wujud kepedulian sebagai Kepala Daerah, Bupati Ogan Ilir (OI) HM Ilyas Panji Alam didampingi Ketua PKK Hj Meli Mustika mengunjungi rumah seorang warga Desa Ulak Kembahang I Kecamatan Pemulutan Kabupaten OI. Kunjungan orang nomor satu di bumi "caram seguguk" ini, sebagai bentuk simpatik belasungkawa kepada keluarga almarhum kakek Umar (80). Almarhum Umar (80) orang tertua di Desa setempat yang baru saja meninggal dunia Sabtu (4/7).

Dihadapan pihak keluarga, Bupati HM Ilyas, menyampaikan belasungkawa kepada pihak keluarga yang ditinggalkan sembari mengatakan kepada keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. 

"Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, saya selaku Bupati Ogan Ilir menyampaikan duka dan belasungkawa kepada pihak keluarga atas meninggalnya orang tua Umar (80)," ucap Bupati HM Ilyas.

Usai mengunjungi rumah duka, dan memberikan bantuan untuk meringankan beban kepada pihak keluarga, Bupati HM Ilyas beserta rombongan langsung menuju ke mobil dinas kendaraan. Sementara itu, dikatakan Usam selaku pihak keluarga, menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati OI yang telah menyempatkan diri mengunjungi kediaman rumah duka. "Terima kasih kami ucapkan kepada Pak Ilyas Panji Alam yang telah berkunjung ke keluarga kami dan mamberikan bantuan kepada keluarga kami," Kata Usam salah satu pihak keluarga almarhum Umar.(Ber)
Share:

Update Perkembangan Terkini Covid-19 PALI, 4 Juli 2020






Share:

Waspadai Politik Uang Pada Pilkada serentak, Bawaslu Sumsel Lakukan 'Siskamling'

PALI -- Iin Irwanto Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumatera Selatan menyatakan dalam melakukan pencegahan terjadinya pelanggaran pada Pilkada serentak yang akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang, pihaknya bakal lakukan siskamling atau keliling melakukan pemantauan dan pengawasan. 

Hal itu diungkapkan Ketua Bawaslu Sumsel saat menyambangi Bumi Serepat Serasan, Jumat (3/7) untuk melihat kesiapan pengawasan menjelang Pilkada serentak. 

"Bawaslu mempunyai fungsi pencegahan, pengawasan dan penindakan," ungkap Iin Irwanto. 

Dalam hal ini ditambahkan ketua Bawaslu sumsel bahwa pihaknya mengutamakan pencegahan. Upaya pencegahan dimulai dengan penelitian, meliputi empat aspek, pertama sosial politik kedua pelaksanaan pemilu jujur adil, jadi seperti apa pelaksanaan pemilu saat pilpres, pileg dan saat pilkada sebelumnya atau pemilihan gubernur.

"Yang ketiga aspek kontestasi, apakah pernah disini ada orang yang hendak nyalon dihambat, terus bagaimana dengan hak pencalon saat proses apakah dihambat atau terjadi masalah. Dan yang terakhir adalah melihat partisipasi politik masyarakat," imbuhnya. 

Iin Irwanto menyimpulkan dalam upaya mensukseskan Pilkada di PALI, Bawaslu  menyusun strategi pencegahan berdasarkan indeks kerawanan. Salah satunya yang menjadi fokus perhatiannya kedepan adalah pencegahan politik uang. 

"Politik uang ini kita ketahui bahwa ketika laporan ada yang masuk tapi penanganannya kadang terkendala  dengan saksi, terkendala dengan alat bukti sehingga menurut kami memang harus mengedukasi, sosialisasi kemasyarakat dan ke seluruh elemen. Kemudian melakukan pengawasan," urainya. 

Upaya pengawasan dikemukakan Iin Irwanto bakal dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya dengan melakukan patroli pengawasan. 

Untuk pencegahan politik uang, nantinya diperintahkan Iin Irwanto bahwa Bawaslu Kabupaten serta jajarannya termasuk pengawas ad hoc yang harus aktif. Karena merekalah yang terdekat, yang lebih memahami sosial politik, sosial budaya di PALI. Tapi secara umum terkait strategi pengawasan, strategi pencegahan tentu Bawaslu mempunyai garis-garis besar yang harus dilakukan.

"Seperti siskamlinglah atau keliling keliling. Ini sebagai early warning system. Jadi kita mendahului dengan memberikan peringatan bahwasanya tidak perlu menggunakan politik uang," kata Ketua Bawaslu Sumsel. 

Kalau misalnya terjadi dan Bawaslu menemukan politik uang tentu ditegaskan Iin Irwanto Bawaslu akan bekerjasama dengan kejaksaan dan kepolisian untuk menindak tegas pelaku tindak pidana politik uang. 

"Hal lain yang harus diwaspadai adalah terkait netralitas ASN. Petahana maju atau tidak tetap masalah itu berpotensi. Dan netralitas ASN ini menjadi perhatian kita. Juga terkait pemanfaatan fasilitas negara. Jadi jangan sampai kampanye nantinya fasilitas negara ini dimanfaatkan para calon. Ada sanksi pidananya apabila ada yang memanfaatkan fasilitas negara untuk kampanye," tandasnya. 

Bagi ASN yang tidak netral, ketua Bawaslu sumsel menjelaskan adanya sanksi tegas. 

"Tindakan tegasnya diambil oleh komisi ASN. Jadi kami sebagai pengawas pemilu itu memproses, menangani pelanggaran tersebut, melakukan kajian kemudian kami akan merekomendasikan kepada komisi ASN. Ketika dalam proses klarifikasi dan pengumpulan bukti ini melanggar netralitas ASN. Ancamannya jelas selain pidana adalah pemecatan," terangnya.

Dari penilaian Bawaslu provinsi, PALI kategori sedang untuk kerawanan pada Pilkada serentak. Dari 261 kabupaten kota di Indonesia, sumsel masuk dalam kerawanan rendah dan sedang. 

"Untuk PALI masuk kategori sedang. Tapi kita tetap mewaspadai potensi potensi yang bisa mengganggu jalannya demokrasi. Misalnya ada petahana maju, jangan sampai kebablasan dengan menggerakkan ASN, menggunakan fasilitas negara atau memanfaatkan bansos," pungkasnya. 

Sementara itu Heru Muharam, Ketua Bawaslu PALI menyatakan dalam menangkal praktek politik uang, pihaknya bakal gencar sosialisasi dengan memasang spanduk imbauan di lima kecamatan se-kabupaten PALI yang isinya menolak politik uang beserta sanksinya. Dimana sanksinya jelas pidana bagi yang memberi dan menerima.

"Kami juga bakal gencar sosialisasi di lima kecamatan sampai ke desa untuk antisipasi netralitas ASN, Kades, BPD dan perangkat desa dengan tujuan kita menciptakan Pilkada PALI 2020 berjalan sukses jujur dan adil," tekadnya. (sn) 





Share:

Update Perkembangan Terkini Covid-19 PALI, 3 Juli 2020






Share:

Ketua DPC PKB PALI Wajibkan Seluruh Kader Aktif Bermedsos

PALI -- Dalam Menyambut hari lahir PKB yang ke-22 pada bulan Juli ini serta menyambut Pilkada serentak 9 Desember 2020, DPC PKB Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)  wajibkan seluruh kader, pengurus dan simpatisan PKB yang ada di Bumi Serepat Serasan untuk mengaktifkan segala jenis media sosial seperti whatsapp, facebook, instagram, twitter dan blogger maupun youtube.

Aka Cholik Darlin SPdI MM Ketua DPC PKB Kabupaten PALI harapkan partai PKB kabupaten PALI harus berada di tengah masyarakat setiap waktu sebagai partai para kiyai dan santri juga partai milenial yang tidak boleh tertinggal kemajuan teknologi.

"Tentu saja saat berada pada pandemi Covid-19 ini, alat satu-satunya komunikasi terbaik adalah secara virtual atau online dengan menggunakan sosial media. Karena untuk menghindari kontak langsung sesuai protokol pemerintah dalam memutuskan mata rantai Covid-19," ungkap tokoh Lematang itu, Jumat (4/7).

Namun ketua DPC PKB juga berharap kepada seluruh kader PKB dari tingkat Desa sampai kabupaten untuk bijak menggunakan kemajuan dunia online yaitu gunakan hal yang positif saja.

"Harus bijak dalam menggunakan medsos. Tidak munculkan hal negatif seperti membully, sara, rasisme juga pornografi yang merusak tatanan moral," pesan mantan anggota DPRD PALI itu. 

Aka Cholik Darlin sarankan agar para kader ikuti halaman facebook DPP PKB , DPW PKB , DPC PKB serat FB , IG ketua Umum Cak Imin , Sekjen DPP, tokoh lainya di pusat serta tingkat DPW sampai DPC agar bisa melihat perkembangan Partai PKB. 

"Terkhusus kader PKB harus rajin ikut kajian NU karena PKB dilahirkan oleh Ulama NU tentu saja kita harus samikna Watokna terhadap arahan Nahdatul Ulama disemua tingkatan," tutupnya. (sn) 
Share:

Update Perkembangan Terkini Covid-19 PALI, 2 Juli 2020






Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts